Asal-usul:
Congklak merupakan permainan tradisional yang berasal dari budaya Melayu dan telah dikenal sejak zaman kerajaan. Di Indonesia, permainan ini populer di berbagai daerah dengan nama berbeda, seperti dakon (Jawa), mokaotan (Sulawesi), dan neklek (Sumatera).
Manfaat:
Mengasah kemampuan berhitung dan logika.
Mengembangkan strategi dan perencanaan.
Menumbuhkan kesabaran dan ketelitian.
Mengajarkan nilai sportivitas dan bergiliran.
Cara Main:
Papan congklak terdiri dari 14 lubang kecil dan 2 lubang besar (lumbung). Setiap lubang kecil diisi dengan jumlah biji yang sama. Pemain mengambil semua biji dari satu lubang, lalu menaburkannya satu per satu ke lubang berikutnya searah jarum jam. Tujuannya adalah mengumpulkan biji terbanyak di lumbung milik sendiri. Permainan berakhir ketika semua lubang kecil kosong.