Karena Kurangnya Promosi Media Online, Gudem Bee Farm Sepi Pengunjung
Karena Kurangnya Promosi Media Online, Gudem Bee Farm Sepi Pengunjung
Pada gambar di atas menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan lokal ke Taman Wisata Edukasi Gudem Bee Farm selama tahun 2022. Pada bulan Februari, jumlah kunjungan tercatat sebesar 204 wisatawan. Namun, pada bulan Maret, terjadi penurunan menjadi 186 wisatawan. Kunjungan meningkat sedikit pada bulan April menjadi 141 wisatawan, tetapi kemudian menurun drastis pada bulan Mei dengan jumlah kunjungan mencapai 0. Pada bulan Juni, kunjungan mulai meningkat lagi menjadi 19 wisatawan, dan pada bulan Juli, kunjungan meningkat signifikan menjadi 128 wisatawan.
Bulan Agustus mencatat jumlah kunjungan tertinggi dengan 451 wisatawan, yang mungkin disebabkan oleh liburan musim panas atau acara khusus yang diadakan pada bulan tersebut. Namun, pada bulan September, kunjungan menurun tajam menjadi 68 wisatawan. Kunjungan kembali meningkat pada bulan Oktober menjadi 147 wisatawan, dan terus meningkat pada bulan November menjadi 363 wisatawan. Pada bulan Desember, jumlah kunjungan menurun menjadi 200 wisatawan.
Secara keseluruhan, jumlah kunjungan menunjukkan fluktuasi yang cukup besar sepanjang tahun. Penurunan drastis pada bulan Mei mungkin disebabkan oleh faktor eksternal seperti cuaca buruk, penutupan sementara, atau kebijakan tertentu. Peningkatan signifikan dari Juni ke Juli dan dari September ke November menunjukkan adanya faktor-faktor yang menarik lebih banyak wisatawan pada bulan-bulan tersebut.
Bulan-bulan dengan jumlah kunjungan tinggi, seperti Agustus dan November, mungkin menunjukkan adanya tren musiman di mana wisatawan lebih cenderung berkunjung pada waktu-waktu tertentu dalam setahun. Kesimpulannya, grafik ini menunjukkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan lokal ke Taman Wisata Edukasi Gudem Bee Farm sangat bervariasi sepanjang tahun 2022, dengan puncak kunjungan terjadi pada bulan Agustus dan penurunan signifikan pada bulan Mei. Analisis lebih lanjut mungkin diperlukan untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi fluktuasi ini.
Sedangkan dari hasil wawancara dengan Bapak Sertu Meldi Wahyuda, kami dapatkan informasi bahwa Gudem Bee Farm belum memiliki perencanaan kampanye pemasaran yang strategis. Di samping itu diakui bahwa Gudem Bee Farm belum optimal dalam bidang pemasaran digital (digital merketing) sebagai pelengkap lini pemasaran yang menembus sempadan negeri. Keadaan ini, menurut beliau, disebabkan oleh kurangnya sumber daya manusia sebagai pengelola pemasaran digital yang meliputi pemasaran melalui online shop, media sosial dan marketplace. Beliau mengharapakan Gudem Bee Farm memiliki web site resmi sebagai ajang promosi dan edukasi, media sosial dengan konten-konten yang kreatif dan update yang konsisten, disamping manajemen sosial media yang strategis.