Bertani sekarang bukan hanya dilakukan secara konvensional pada lahan sawah ataupun Tegal. Pertanian sekarang sudah bergeser ke arah pertanian modern atau Urban farming yang menjangkau masyarakat di daerah perkotaan atau masyarakat pedesaan yang sudah berkembang. Beberapa model pertanian yang dapat dikatakan Urban farming contohnya adalah aeroponik dan hidroponik. Aeroponik merupakan metode budidaya pertanian dengan memanfaatkan udara sebagai media penghantar nutrisi tanaman. Menurut Chilean Journal of Agricultural Research, aeroponik adalah teknik modern untuk menumbuhkan tanaman pertanian dengan memberikan larutan nutrisi di udara tanpa tanah. Akar tanaman akan menerima nutris melalui semprotan dari nosel atomisasi.
Sedangkan Hidroponik adalah salah satu metode dalam budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan media tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan hara nutrisi bagi tanaman.
Kedua metode budidaya tanaman tersebut sangat cocok terutama bagi masyarakat daerah perkotaan. Hal ini karena kedua metode tersebut tidak membutuhkan lahan yang luas kemudian juga lebih bersih daripada budidaya menggunakan tanah.
Siang ini Jumat 21 Oktober 2022 terlihat seorang Penyuluh Pertanian sedang sibuk menyemai benih sayuran di sebuah Green House yang ada di BPP Bangsalsari. Green house ini merupakan sarana pembelajaran bagi masyarakat yang dikelola BPP Bangsalsari mulai tahun 2021. Adalah Dadik Setyo Wahyudi, selaku Penyuluh Pertanian yang bertanggung jawab merawat tanaman yang ada di Green House ini. Dia mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan di green house ini merupakan upaya memberikan pembelajaran kepada masyarakat bahwa pertanian saat ini dapat dilakukan bahkan dari rumah, dengan mudah tanpa harus kotor-kotor dengan tanah dan hasil yang tidak kalah bahkan jauh lebih memiliki nilai ekonomis yang tinggi. "Green house ini kita letakkan di sini supaya masyarakat dapat melihat dan bagi yang ingin belajar langsung dapat menghubungi kami selaku petugas yang ada di Kecamatan Bangsalsari, Panti, ataupun Sukorambi" demikian Dadik Wahyudi menyampaikan. Harapannya dengan adanya green house ini dapat menarik minat masyarakat untuk bertani secara hidroponik. "Tantangan ke depan ini lahan pertanian semakin sempit, sedangkan kebutuhan akan pangan itu tetap bahkan cenderung meningkat. Hal inilah yang perlu disikapi oleh masyarakat agar masyarakat bisa memanfaatkan lahan pekarangan mereka untuk ketahanan pangan" tambah Dadik.