“Raja Siomay Raffasya Kedai Rumahan Yang Jadi Primadona Kota Bengkulu”
Penulis: Wahyuni
“Raja Siomay Raffasya Kedai Rumahan Yang Jadi Primadona Kota Bengkulu”
Penulis: Wahyuni
Bernama Raja Siomay Raffasya, kedai sederhana yang berlokasi di Perumahan Dolog Kelurahan Lingkar Barat, Kota Bengkulu ini menawarkan cita rasa siomay khas yang mengunggah selera. Dikelola oleh pasangan suami istri muda Ria Nur Arifah (27) dan Deka Irawan (29), Raja Siomay Raffasya kini menjadi salah satu destinasi kuliner favorit warga Bengkulu.
Ide membuka usaha Siomay ini bermula dari sang ibu, Bude Larmi, yang lebih dulu dikenal lewat kedainya di Kota Curup, Kabupaten Rejang Lebong, dengan nama Kedai Bude Larmi. Melihat kesuksesan usaha tersebut, pasangan Ria dan Deka kemudian memutuskan untuk membuka cabang di Bengkulu. Nama “ Raja Siomay Raffasya” dipilih sebagai bentuk penghargaan kepada keluarga, yang diambil dari nama anak pertama mereka sekaligus cucu pertama Bude Larmi.
Menurut Ria, rencana membuka kedai ini sebenarnya sudah ada sejak dua tahun lalu. Namun, karena berbagai pertimbangan, realisasinya baru bisa dilakukan pada tahun 2024. “ Kami mulai buka pada 22 Desember 2024 di halaman rumah, dan mulai ramai sejak 30 Desember 2024 setelah videonya viral di Tiktok dan Instagram,” ujar Deka saat ditemui di kedai mereka.
Sebelum viral, penjualan siomay mereka hanya berkisar antara 2-3 kilogram adonan per hari. Namun, setelah aktif melakukan promosi di media sosial, penjualan melonjak hingga 40 kilogram per hari. Strategi digital melalui platform seperti Tiktok dan Instagram menjadi salah satu kunci utama keberhasilan mereka. “Awalnya Cuma coba-coba upload video masak dan suasana jualan, ternyata banyak yang tertarik dan datang langsung,” tambah Ria.
Dari luar, Raja Siomay Raffasya tampak seperti rumah biasa. Namun, suasana hangat aroma khas siomay yang menggoda langsung menyambut pengunjung saat memasuki halaman kedai. Menu yang ditawarkan pun sangat beragam. Selain siomay original dengan bumbu kacang gurih, terdapat beberapa varian menu andalan seperti siomay bakso premium, siomay bakso jumbo dan siomay bakso kriwil rawit yang menjadi favorit pelanggan pecinta pedas. Tidak hanya siomay, kedai ini juga menyediakan menu lain seperti soto dan bakso kuah yang tak kalah mengunggah selera.
Untuk melengkapi hidangan, tersedia pula berbagai pilihan minuman segar seperti es teh, es jeruk, lemon tea, kopi hitam, dan teh panas. Menariknya, Raja Siomay Raffasya juga menghadirkan inovasi dengan menyediakan hampers siomay yang cocok dijadikan oleh-oleh khas Bengkulu atau hadiah untuk orang terdekat.
Menjelang hari raya, kedai ini pun menawarkan paket lebaran special yang berisi aneka siomay, bakso, dan pelengkap lainnya yang dikemas menarik. Paket ini banyak diminnati pelanggan yang ingin menghadirkan hidangan praktis namun lezat saat berkumpul Bersama keluarga. “Setiap mendekati lebaran, kami buka pemesanan hampers dan paket lebaran. Biasanya cepat habis karena banyak pelanggan yang pesan untuk dikirim ke sanak saudara,” ujar Ria.
Kini, kedai rumahan ini tidak hanya dikunjungi warga sekitar, tetapi juga pembeli dari berbagi wilayah di Kota Bengkulu. Banyak pelanggan rela antre demi mencicipi cita rasa siomay khas racikan keluarga Bude Larmi. Tak jarang pula influencer dan food blogger lokal datang untuk meliput dan mengulas kedai ini, menjadikan Raja Siomay Raffasya semakin dikenal luas di media sosial.
Keberhasilan Raja Siomay Raffasya tidak datang secara instan. Konsistensi menjaga rasa, pelayanan yang ramah, serta keuletan dalam berbisnis menjadi faktor penting dibalik kesuksesan mereka. “Kami ingin usaha ini terus berkembang, bisa buka cabang di tempat lain, dan tetap mempertahankan cita rasa khas keluarga kami,” tutur Deka penuh semangat.
Dengan perpaduan antara resep turun temurun dan strategi promosi modern, Raja Siomay Raffasya berhasil membuktikan bahwa usaha kuliner rumahan pun dapat bersaing di era digital. Kini, kedai sederhana di Perumahan dolog tersebut bukan hanya tempat makan, tetapi juga symbol inspirasi bagi para pelaku usaha muda di Bengkulu yang ingin sukses lewat kreativitas dan kerja keras.