Mlopoharjo, 18 Juli 2024 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP), Kusciana Iman Putra telah melaksanakan program kerja yang fokus pada edukasi dan penyuluhan tentang bahaya stunting pada anak dan bentuk pencegahannya di Desa Mlopoharjo. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting sebagai salah satu langkah mencapai generasi yang sehat dan produktif.
Kegiatan KKN yang berlangsung selama 45 hari, di mana mahasiswa KKN melakukan serangkaian penyuluhan di beberapa titik strategis di desa, seperti balai desa dan dusun-dusun. Materi yang disampaikan mencakup definisi dan bahaya stunting, faktor-faktor yang mempengaruhi, serta langkah-langkah preventif yang sesuai dengan kebijakan nasional.
Salah satu mahasiswa KKN S1 Program Studi Administrasi Publik, Kusciana Iman Putra (21), menjelaskan, "Stunting adalah kondisi di mana anak mengalami gangguan pertumbuhan karena kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang. Jika tidak ditangani sejak dini, dapat berdampak pada perkembangan kognitif dan fisik anak, sehingga mempengaruhi produktivitas di masa depan."
Dalam upaya memperkuat program, mahasiswa KKN mendistribusikan pamflet tentang pencegahan stunting yang disusun berdasarkan kebijakan nasional. Pamflet ini berisi informasi praktis dan mudah dipahami tentang Pengertian Stunting, Bahayanya Stunting, Dampak bagi Ketahanan Nasional, dan Bentuk Pencegahan berdasarkan Kebijakan Nasional.
Kepala Desa Mlopoharjo, Bapak Budi Santosa, menyambut baik inisiatif ini. "Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN Universitas Diponegoro atas dedikasi mereka dalam membantu masyarakat desa memahami dan mencegah stunting. Semoga edukasi ini dapat berlanjut dan memberikan dampak positif bagi generasi mendatang," ujarnya.
Melalui program kerja ini, diharapkan masyarakat Desa Mlopoharjo dapat lebih sadar akan pentingnya pencegahan stunting dan mampu mengimplementasikan pola hidup sehat demi masa depan yang lebih baik.
Penulis: Kusciana Iman Putra