Kajian Psikologi vol.3 !!!
Departemen Penelitian dan Pengembangan
Departemen Penelitian dan Pengembangan
PSIKOLOGI FORENSIK: APA DAN BAGAIMANA IMPLEMENTASINYA DI INDONESIA
BEM Fakultas Psikologi Universitas Bosowa kembali menghadirkan Kajian Psikologi yang kali ini bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Psikologi Jurusan Pendidikan Psikologi dan Bimbingan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Pengetahuan Sosial Universitas Negeri Manado (HIMAPSI JPPB FIPP UNIMA) serta Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia (APSIFOR) menyelenggarakan kegiatan bertajuk "Psikologi Forensik: Apa dan Bagaimana Implementasinya di Indonesia"
Kajian Psikologi ini telah sukses dilaksanakan secara Online pada hari Selasa, 04 Juni 2024 dengan menghadirkan Bapak Zera Mendoza. M.Psi., Psikolog (Wakil Ketua Bidang 1 dan 2 PP APSIFOR) dan Ibu Ika Amalia Kusumawardhani, M.Psi., Psikolog (HUMAS PP APSIFOR) sebagai pemateri. Kegiatan ini dihadiri oleh total 57 peserta yang berasal dari perwakilan tiga lembaga yang berkolaborasi. Kegiatan ini menyediakan forum diskusi antara akademisi dan praktisi yang tentunya dapat meningkatkan pemahaman peserta tentang konsep dan implementasi psikologi forensik di Indonesia.
Kajian Psikologi dimulai dengan pemberian materi Sejarah dan Profil Organisasi APSIFOR oleh Ibu Ika Amalia Kusumawardhani, M.Psi., Psikolog. Ibu Ika Amalia sapaan akrabnya mengatakan bahwa “Kehadiran Psikolog Forensik di Indonesia tentu untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam persoalan hukum”.
Materi kedua dibawakan oleh Bapak Zera Mendoza, S.Psi., M.Psi., Psikolog mengenai Peran dan Masa Depan Psikologi Forensik mengatakan bahwa “Dengan banyaknya kasus forensik di Indonesia, maka demand akan kebutuhan seorang Psikolog Forensik penting untuk di perhatikan. Hal ini tentu untuk memberikan sudut pandang lain yang cukup komprehensif dalam melihat suatu kejahatan”
"Satu kata yang bisa menggambarkan kesan kami terkait kegiatan ini adalah kagum. Kagum bisa melihat senior-senior kita yang telah berkiprah di Asosiasi psikologi Forensik membagikan pengetahuan mereka terkait psikologi forensik di Indonesia. Saya sendiri juga senang bisa melihat kerjasama dan komunikasi yang baik dari Unima dan juga Unibos untuk menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga kegiatan kerjasama pertama ini bisa menjadi momentum buat kita semua memulai kerjasama-kerjasama lainnya yang tentunya lebih baik lagi." Gratio Waranly Rondonuwu selaku Ketua Umum HIMAPSI UNIMA.
Ketua Umum BEM Fakultas Psikologi Universitas Bosowa, Rahmat Adriansyah Arlan menuturkan "Langkah kolaborasi dengan HIMAPSI UNIMA dan juga Asosiasi Psikologi Forensik berakar dari keresahan saya bahwa masih banyak yang salah kaprah mengenai dunia forensik di psikologi khususnya. Banyak yang kemudian menjadi misskonsepsi pada mahasiswa psikologi itu sendiri. Semoga dengan hadirnya kegiatan kolaborasi ini bisa membuka cakrawala berpikir teman-teman Psikologi di seluruh Indonesia."
KABINET #MARGANA GANTARI