Cegah Kekerasan, Ciptakan Lingkungan Aman
Tepat satu bulan yang lalu, Kegiatan Diskusi Bersama BEM Fakultas Psikologi, GMKI Cabang Makassar Komisariat Gunsar UNM, Komisariat Elim 45 Unibos, Komisariat Hukum Ukip, dan HMI Komisariat Psikologi Unibos Cabang Makassar telah dilaksanakan pada Hari Jumat, 13 Desember 2024 di Student Center GMKI. Kegiatan ini berjalan dengan lancar yang dihadiri oleh Pengurus BEM dan DLM Fakultas Psikologi Universitas Bosowa serta Keluarga Besar Mahasiswa Psikologi. Kegiatan ini dibuka oleh sambutan dari setiap perwakilan lembaga. Kegiatan ini mengusung tema “Lindungi Semua, Penuhi Hak Korban, Akhiri Kekerasan terhadap Perempuan”. BEM Fakultas Psikologi Universitas Bosowa Periode 2024-2025 berkolaborasi dengan GMKI Cabang Makassar Komisariat Gunsar UNM, Komisariat Elim 45 Unibos, Komisariat Hukum Ukip, dan HMI Komisariat Psikologi Unibos Cabang Makassar. Kegiatan Diskusi Bersama ini mendatangkan tiga pembicara yang menjadi ahli di bidangnya masing-masing diantaranya Lusia Palulungan, S.H., M.Hum merupakan Program Manager INKLUSI BAKTI kemudian Hj. Nuraida, S.H merupakan Kepala Seksi Pengaduan UPT PPA Prov. Sulsel, dan yang terakhir Titin Florentina Purwasetiawatik, M.Psi., Psikolog. yang merupakan Dosen Fakultas Psikologi Universitas Bosowa.
Banyak pesan dan harapan yang disampaikan pada kegiatan ini untuk peserta Diskusi "siapapun itu bisa menjadi pelaku dan siapapun bisa menjadi korban" ujar Ibu Lusia Palulungan, S.H., M.Hum kemudian terdapat juga pesan bahwa "jika mendapatkan sebuah kasus jangan sungkan untuk memberi informasi atau berkoordinasi langsung dengan Pengaduan UPT PPA Prov. Sulsel agar supaya UPT PPA dapat langsung mencari tahu kejelasan kasus tersebut untuk ditangani" ujar Ibu Hj. Nuraida, S.H dan yang terakhir adalah “satu anak saja, satu orang yang diselamatkan itu sudah membantu menyelamatkan bangsa ini” ujar Bu Titin Florentina Purwasetiawatik, M.Psi., Psikolog. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan foto bersama seluruh peserta Kegiatan Diskusi Bersama. Dengan terlaksananya kegiatan Diskusi Bersama ini, diharapkan peserta mendapatkan pemahaman, pendekatan, dan pemulihan terkait korban kekerasan khususnya bagi perempuan.
Foto Bersama