Rasul adalah laki-laki pilihan Allah yang diberi risalah / wahyu, dan wajib menyampaikan risalah / wahyu tersebut kepada manusia (ummatnya). Sebagai orang Islam sudah sepatutnya kita harus mengimani (percaya dan meyakini) adanya rasul-rasul Allah. Bagaimana cara kita mengimani rasul-rasul Allah?, yaitu dengan mempelajari kisah-kisahnya, dan mengambil hikmah (pelajaran baik) dari kisah rasul-rasul tersebut kemudian kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Allah Swt. telah berfirman dalam Q.S. Al-Ahzab ayat 21:
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ
Artinya: Sungguh, pada (diri) Rasulullah benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat serta yang banyak mengingat Allah.
Nabi Daud a.s. adalah salah seorang nabi dari Bani Israil, yaitu dari Sibith (suku) Yahuda. Nabi Daud adalah keturunan ke-13 dari Nabi Ibrahim a.s. Nabi Daud hidup pada masa Raja Thalut yang beriman, dan Raja Jalut yang kafir. Ketika itu terjadi peperangan antara tentara Thalut dan tentara Jalut. Tentara Thalut dapat mengalahkan Jalut serta bala tentaranya dengan ziin Allah Swt. dan Nabi Dau a.s. adalah salah seorang bala tentara Thalut yang dapat membunuh Raja Jalut.
Setelah Thalut wafat, Nabi Daud a.s. diangkat menjadi Raja, Allah memberikan kerajaan dan ilmu pengetahuan kepada Nabi Daud a.s. Kemudian Allah mengangkatnya menjadi rasul dan memberikan karunia yang agung, yaitu kitab Zabur. Nabi Daud a.s. adalah seorang Nabi yang amat taat kepada Allah Swt, mempunyai kekuatan di dalam beribadah terutama shalat malam dan berpuasa separuh tahun, yaitu sehari berpuasa dan sehari berbuka, bersalang-seling.
Diberi karunia berupa Kitab Zabur.
Mempunyai suara yang sangat merdu.
Gunung-gunung dan burung-burung ikut bertasbih bersama Nabi Daud a.s.
Memahami bahasa burung-burung dan binatang lainnya.
Nabi Daud a.s. dapat melunakkan besi, kemudian ia dapat mengubah bentuk besi itu tanpa memerlukan api atau peralatan apapun.
Nabi Daud a.s. sangat taat kepada Allah Swt.
Kuat beribadah terutama shalat malam.
Berpuasa separuh tahun, yaitu sehari berpuasa dan sehari berbuka.
Banyak beramal salih.
Memiliki keberanian yang luar biasa.