Setiap hendak melaksanakan ibadah, baik itu shalat maupun membaca Al-Quran, kita diharuskan untuk membersihkan diri dengan wudhu. Wudhu menjadi sebuah syariat kesucian yang Allah tetapkan kepada kaum muslimin. Berwudhu adalah menyucikan diri dari hadats kecil dengan air suci dan menyucikan. Perintah berwudhu bersamaan dengan perintah wajib sholat 5 waktu. Berwudhu wajib dilakukan sebelum mengerjakan sholat. Berwudhu merupakan syarat sah sholat.
Syarat wajib dari semua ibadah seperti bersuci (wudhu), shalat, zakat, puasa, dan haji adalah beragama Islam.
Wudhu tidak diwajibkan bagi anak-anak dan tidak wajib bagi seorang yang mumayyiz (menjelang baligh).
Usahakan ketika berwudhu, menggunakan air mengalir yang suci.
Niat ketika membasuh wajah.
Membasuh wajah.
Membasuh kedua tangan sampai siku-siku.
Mengusap sebagian kepala atau rambut yang ada di atas kepala.
Membasuh kedua kaki sampai mata kaki.
Tertib (mendahulukan anggota tubuh yang seharusnya di awal dan mengakhirinya dengan anggota tubuh yang seharusnya di akhir).
Hal-hal yang menyebabkan batalnya sebuah wudhu adalah:
Keluarnya sesuatu dari salah satu dua jalan (kemaluan, baik dari depan maupun dari belakang, kecuali sperma).
Tidurnya orang yang tidak menetapkan pantatnya pada tempat duduk.
Hilang akal sebab gila, epilepsi, mabuk, atau sakit.
Bersentuhan kulit dengan laki-laki atau perempuan yang bukan mahramnya.
Menyentuh kubul atau dubur dengan telapak tangan maupun jari-jari tangan.
Berwudhu ternyata tidak hanya sekadar beribadah saja, tetapi juga bisa berpengaruh pada kesehatan diri manusia. Para ahli lembaga riset trombosis di London, Inggris, menyebutkan bahwa apabila ada seseorang yang rajin membasuh wajah dan mulutnya setiap hari, maka dia akan terhindar dari berbagai bakteri di kulit.
Hal tersebut karena air dapat meningkatkan produksi sel-sel darah putih (leukosit) yang berperan sebagai sistem pertahanan tubuh (imunitas).
Seorang pakar kedokteran dari Universitas Kairo, Dr. Abdul Wahid, berpendapat bahwa wudhu yang dilakukan lima kali sehari ternyata dapat menghindarkan diri dari kotoran dan debu, sehingga baik bagi kesehatan kulit.
Dalam penemuan tersebut, juga menyebutkan bahwa wudhu berdampak baik dalam upaya menjaga gigi dan gusi. Menggosok gigi dan berkumur merupakan hal penting, bahkan para dokter kerap kali memberikan resep tersebut supaya gigi kita selalu sehat.
Pada Kongres Antar Negara-Negara Islam mengenai Kesehatan Dalam Perspektif Al-Quran dan as-Sunnah di Kairo, Dr. Mustafa Suhatah, menyebutkan bahwa membasuh atau menghirup air ke dalam hidup saat berwudhu (hukumnya sunnah), ternyata dapat mencegah masuknya kuman ke tubuh.
Hal tersebut karena rongga hidup menjadi salah satu sarang berkembangbiaknya sejumlah kuman. Pendapat tersebut juga didukung dan dibenarkan dalam perspektif ilmu biologi.
Dalam 40 Seni Hidup Bahagia Berdasarkan Tuntunan Al-Quran, As-Sunnah, dan Salafus Shalihin, Baron Omar Rolf Ehrenfels, mengungkapkan bahwa pusat kesadaran manusia terletak pada wajah, tangan dan kaki.
Jika syaraf seseorang lemah, maka seseorang tersebut akan mudah ngantuk, loyo, dan tidak bergairah. Sehingga, harus dicegah dengan membasuh wajah, tangan, dan kakinya dengan air supaya pulih (berwudhu).