TOKOH PENEMU MODEL PLOMP
Tjeerd Plomp
DEFINISI MENURUT PARA AHLI
Model penelitian yang mengacu pada pengembangan PLOMP (2013: 17-19) ini terdiri dari 5 fase yaitu: yaitu fase pengkaji awal (preliminary investigation), perancang (design), realisasi/ kontruksi (realization/construction), tes, evaluasi, dan revisi (test, evaluation, and revision) dan implementasi (implementation) (Zahara et al., 2020).
LANGKAH-LANGKAH MODEL PENGEMBANGAN MODEL PLOMP
a. Fase Pengkajian Awal (Preliminary Investigation Phase)
Pada fase ini dilakukan analisis masalah pembelajaran, analisis kurikulum, analisis karakteristik mahasiswa, dan pengkajian teori pendukung terkait pengembangan perangkat (Arianti & Hardiyanto, 2018).
b. Fase Pengembangan (Prototyping Phase)
Pada tahap pengembangan terdiri dari 2 tahap, yaitu : menyusun rancangan awal dan merealisasi rancangan.
c. Fase Penilaian (assessment phase)
Berdasarkan prosedur pengembangan maka pada tahap pelaksanaan pengembangan perlu dilakukan ujicoba yaitu untuk mendapatkan pendapat atau tanggapan mengenai kelayakan buku model dan petunjuk pelaksanaan model serta perangat pembelajaran yang dikem-bangkan. Sebelum produk yang dikembangkan diujicobakan, produk ini terlebih dahulu divalidasi oleh tim ahli, yaitu ahli media.
KELEBIHAN MODEL PLOMP
Prosedurnya yang jelas dan sistematis serta sesuai dengan proses pengembangan yang dilakukan oleh peneliti.
KEKURANGAN MODEL PLOMP
Untuk memperoleh prototipe perangkat pembelajaran yang berkualitas diperlukan bukti kualitas. Uji kualitas prototipe dapat menggunakan uji kevalidan,kepraktisan, dan keefektifan.
CONTOH PENERAPAN MODEL PENGEMBANGAN PLOMP DALAM BEBERAPA PENELITIAN
REFERENSI
Zahara, S., Fitriati, & Salmina, M. (2020). Pengembangan Perangkgat Pembelajaran Dengan Pendekatan PMRI Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Pada Materi Kubus Dan Balok. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan, 1(1), 1–12. https://www.jim.bbg.ac.id.