TOKOH PENEMU MODEL ASSURE
Sharon Smaldino , Robert Henich, James Russel, dan Michael Molenda (2002).
DEFINISI MENURUT PARA AHLI
a. Menurut Heinich, Molenda, Russell, & Smaldino (2002), model pengembangan ASSURE merupakan singkatan dari komponen atau langkah penting yang terdapat di dalamnya yaitu: menganalisis karakteristik siswa (analyze learner characteristics); menetapkan tujuan pembelajaran (state performance objectives); memilih metode, media, dan bahan pelajaran (select methods, media and materials); memanfaatkan media dan bahan pelajaran (utilitize materials); mengaktifkan keterlibatan siswa (requires learner participation); evaluasi dan revisi (evaluation and revisi)
b. Menurut Afandi dan Badarudin (2011), model ASSURE merupakan suatu model yang merupakan sebuah formulasi untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) atau disebut juga model berorientasi kelas (Rustandi et al., 2022).
LANGKAH-LANGKAH MODEL PENGEMBANGAN MODEL ASSURE
a. Analyze Learners
Tahapan ini menganalisa karakteristik peserta didik yang mengacu pada analisa kondisi pembelajaran. tahap ini menganalisa proses kegiatan belajar mengajar serta bahan ajar yang digunakan (Rustandi et al., 2022).
b. State Objectives
Tahap selanjutnya yakni menentukan tujuan dan standar pembelajaran sesuai Rencana pembelajaran yang berlakukan di sekolah lokasi penelitian agar dapat merancang media dengan relevan (Rustandi et al., 2022).
c. Select Methods, Media and Materials
Suatu prosedur yang dilalui dalam merumuskan metode, media dan materi (Rustandi et al., 2022).
d. Utilize Media and Materials
Selanjutnya adalah pemanfaatan media edukasi dan penilaian terhadap media pembelajaran tersebut. penilaian media dilakukan oleh 2 (dua) orang ahli media, dan seorang guru sebagai ahli materi (Rustandi et al., 2022).
e. Require Learner Participation
Tahapan selanjutnya implementasi media edukasi dalam proses kegiatan belajar mengajar. Kegiatan ini juga melibatkan peserta didik dan guru dalam melakukan penilaian aplikasi dari segi kepraktisan (Rustandi et al., 2022).
KELEBIHAN MODEL ASSURE
a. Sederhana dan sistematik
b. Perencanaan yang menekankan keaktifan siswa dalam pebelajaran, karena guru harus memanfaatkan metode, media, dan materi yang sesuai.
c. Dapat diterapkan sendiri oleh guru.
KEKURANGAN MODEL ASSURE
a. Adanya persiapan khusus yang lebih mendetail dan membutuhkan waktu.
b. Tidak mencakup semua mata pelajaran tertntu.
CONTOH PENERAPAN MODEL PENGEMBANGAN ASSURE DALAM BEBERAPA PENELITIAN
REFERENSI
Rustandi, A., Studi, P., Komputer, P., Mulawarman, U., Objectives, S., Methodes, S., Media, U., & Participation, R. L. (2022). Jurnal Utile PENERAPAN MODEL ASSURE DALAM MENGEMBANGKAN MEDIA PEMBELAJARAN DI SMKN 3 PENAJAM PASER UTARA Perkembangan teknologi dewasa ini terus mengalami peningkatan yang sangat signifikan baik dari segi kuantitas maupun kualitas . Teknologi secara massi. VIII, 6–18.