Pengenalan Alat Pelindung Diri
Pengenalan Alat Pelindung Diri
Alat Pelindung Diri selanjutnya disingkat APD adalah suatu alat yang mempunyai kemampuan untuk melindungi seseorang yang fungsinya mengisolasi sebagian atau seluruh tubuh dari potensi bahaya di tempat kerja.
~Permanaker dan transmigrasi No. 8 Tahun 2010
Dalam ISO 45001, hierarki pengendalian dimaksudkan untuk memberikan pendekatan secara sistematis dalam meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), menghilangkan bahaya, dan mengurangi atau mengendalikan risiko K3.
Eliminasi
Tingkat pengendalian bahaya yang paling efektif Menghilangkan bahaya dari tempat kerja.
Subtitusi
Menggunakan item/bahan/perangkat yang lebih aman menggunakan bahan kimia yang sama, namun dalam bentuk yang berbeda.
Perancangan/Engineering Control
Modifikasi/perancangan alat/mesin/tempat kerja yang lebih aman. Contoh: isolasi, ventilasi, modifikasi perlengkapan, dll.
Administrasi
Mengkehendaki pekerja untuk melakukan sesuatu. Contoh:
Membuat prosedur, izin kerja, dan pelatihan kerja secara aman
Inspeksi dan perawatan
Pemantauan terhadap penggunaan material dengan potensi bahaya yang tinggi
Training
Alarm, rambu dan peringatan
Area yang teregulasi
Membatasi jumlah paparan waktu atau jarak
APD
APD dipakai sebagai upaya terakhir dalam usaha melindungi tenaga kerja apabila usaha rekayasa (engineering) dan administratif tidak dapat dilakukan dengan baik. Namun pemakaian APD bukanlah pengganti dari kedua usaha tersebut, namun sebagai usaha akhir.