TDS
TDS
Tujuan
Prosedur ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan petunjuk tentang langkah-langkah aman yang harus dilakukan pada saat melakukan pekerjaan TDS ( Tire Drop Structure ) agar terhindar dari kecelakaan yang bisa berakibat terhadap karyawan, kerusakan alat dan terhambatnya produktifitas.
Ruang lingkup dari prosedur ini meliputi ;
1. Mobilisasi alat. .
2. Pengangkutan ban bekas ( Euclid, 777, dll )
3. Mengambil / mengangkaut Geotech dari laydown.
4. Loading, hauling & dumping bolder.
5. Membuat kanal / saluran air
6. Menghampar / memasang Geotech
7. Setting ban
8. Mengebor ban & pasang baut
9. Isi ban dengan bolder
Penanggung jawab dari Standard Operating Procedure ini adalah Supervisor, Helper, Operator.
Step 1 Persiapan
· Lakukan pemeriksaan pada semua kendaraan dan peralatan yang akan digunakan ( pre start check ) dan pastikan semua dalam kondisi baik / layak pakai.
Operator
· Pastikan Alat dan kendaraan yang akan dipakai memiliki stiker komisioning yang masih valid / berlaku.
Supv.
· Pastikan semua operator memiliki Kimper yang sesuai dan masih berlaku.
Supv.
· Pastikan semua peralatan listrik yang akan dipakai telah dilengkapi dengan tagging yang masih berlaku.
Supv.
· Jika pada waktu pemeriksaan dijumpai kerusakan / alat dalam kondisi tidak layak pakai, maka Dilarang digunakan, segera laporkan kepada atasan untuk ditindaklanjuti.
Operator & Supv.
Step 2 Mobilisasi Alat ke Lokasi Kerja
· Parkirkan lowboy yang akan digunakan untuk mengangkut alat pada tempat yang aman ( pada permukaan tanah yang datar, keras dan tidak mengganggu lalu-lintas ) lalu pasang ganjal roda dan pasang demarkasi / safety cone.
Operator, Helper
· Turunkan ram door dan pastikan ada spotter yang mengarahkan saat alat dinaikan ke atas lowboy.
Operator & Helper
· Operator lowboy Dilarang turun dari kabin pada saat lowboy dinaiki alat.
Operator
· Setelah alat berada pada posisi yang pas di atas lowboy, tarik rem parkir, matikan mesin alat dan pasang ganjal pada track atau roda dari alat kemudian ikatlah alat dengan memakai webbing yang tersedia dan pastikan telah terikat dengan kuat dan benar.
Operator & Helper
· Pastikan ijin Escort ( jika diperlukan ) telah didapat sebelum mobilisasi dilakukan.
Supv.
· Jalankan kendaraan dengan hati-hati, dan patuhi rambu-rambu jalan yang ada.
Operator
· Kurangi kecepatan pada saat berada di tikungan, turunan atau jalan yang ramai serta jangan melakukan pengereman secara mendadak.
Operator
· Pada saat akan menurunkan alat, pastikan lowboy telah diparkirkan pada tempat yang aman ( pada permukaan tanah yang datar, keras dan tidak mengganggu lalu-lintas ) tarik rem parkir, pasang ganjal roda, pasang demarkasi / safety cone dan turunkan bar.
Operator
· Pada saat alat diturunkan dari lowboy, operator lowboy harus tetap berada pada kabin dan pastikan ada spotter yang bertugas untuk mengarahkan alat saat turun dengan selalu menjaga jarak aman dari alat.
Operator & Helper
· Gunakan isyarat baku yang bisa dipahami oleh operator alat, saat memberi aba-aba / mengarahkan operator.
Helper / Spotter
Step 3 Mengangkut Ban Bekas ( 777, Euclid, dll… ) ke Lokasi.
· Parkirkan trailer di tempat yang tidak mengganggu jalan, tarik rem parkir, ganjal roda, dan pastikan operator trailer tidak keluar dari kabin saat dimuati ban.
Operator
· Pastikan ada spotter yang membantu mengarahkan saat menaikan dan menurunkan ban.
Helper / Spotter
· Selalu lakukan komunikasi dua arah dengan operator tire handler / excavator dengan selalu menjaga jarak aman dari alat.
Operator
· Ikatlah ban yang sudah dinaikan di atas trailer dengan kuat, menggunakan webbing.
Helper
· Jalankan kendaraan / trailer dengan hati-hati dengan selalu mematuhi rambu-rambu jalan yang ada dan pastikan operator ditemani oleh spotter
/ helper.
Operator
· Kurangi kecepatan pada saat berada di tikungan, turunan atau jalan yang ramai serta jangan melakukan pengereman secara mendadak.
Operator
· Pada saat akan menurunkan ban, pastikan trailer telah diparkirkan pada tempat yang aman ( pada permukaan tanah yang datar, dan tidak mengganggu lalu-lintas ) tarik rem parkir, pasang ganjal roda, pasang demarkasi / safety cone.
Operator & Helper
· Jaga selalu jarak aman dari alat yang sedang bekerja.
Operator
Step 4 Mengambil, memotong dan mengangkut Geotextile dari Laydown KPC
· Pastikan ijin sudah didapat sebelum masuk ke area laydown / mengambil geotext.
Supv.
· Ambil geotextile dari tumpukan yang paling atas dengan cara menarik atau mendorong dengan kaki ( sedikitnya 3 s/d 4 orang ) sehingga geotext yang diinginkan jatuh ke tanah, lalu buka gulungan geotext dan potong sesuai dengan ukuran yang dikehendaki dengan memakai cutter.
Helper
· Selalu posisikan tangan pada jarak yang aman dari mata cutter saat melakukan pemotongan geotext ( gunakan cutter lengkap dengan peganganya / jangan memotong dengan hanya menggunakan mata cutternya saja )
Helper
· Gulung geotext yang telah dipotong dengan rapi, naikan dan susun di atas mobil lalu ikat dengan kuat agar tidak terjatuh saat dalam perjalanan.
Helper
Step 5 Loading, Hauling dan Dumping Bolder
· Pastikan Excavator berpijak pada tempat yang aman saat akan mengisi bolder ke DT ( tidak berpijak pada tanah yang labil / mudah longsor atau terlalu ke tepi tebing )
Operator
· Selalu lakukan komunikasi yang baik antara operator Excavator dengan operator DT dan jaga jarak aman dari ayunan bucket excavator saat akan mendekat untuk loading.
Operator
· Jangan memberikan muatan pada DT melebihi kapasitas yang diijinkan (max. 20 T)
Operator
· Letakan bolder ke dalam bak DT dengan hati-hati ( jangan dijatuhkan dari jarak yang tinggi )
Operator
· Bunyikan klakson panjang untuk memberitahukan kepada operator DT saat muatan sudah cukup / harus diangkut.
Operator
· Jaga selalu jarak aman saat beriringan sesama DT dan patuhi rambu- rambu yang ada.
Operator
· Kurangi kecepatan kendaraan pada saat berada di tikungan, jalan yang berdebu atau licin dan hentikan kendaraan saat hujan deras ( jika diperlukan )
Operator
· Pastikan ada spotter yang bertugas mengarahkan / memberikan aba-aba saat DT akan menumpahkan muatan / dumping dan selalu jaga jarak aman dari tumpahan material / bolder.
Operator
· Jangan melakukan dumping dengan posisi DT miring ( lakukan dumping pada tempat yang datar
Operator
Step 6 Membuat Kanal / Saluran Air ( dengan Excavator )
· Lakukan survey lokasi sebelum melakukan pekerjaan dan pastikan lokasi yang akan dilalui atau dikerjakan tidak lembek dengan cara menancapkan kuku bucket ke tanah dan jika dijumpai kondisi tanah dalam keadaan lembek atau labil maka hentikan dahulu kegiatan untuk sementara waktu dan laporkan kepada atasan.
Operator, Supv.
· Buat ramp untuk jalur / area kerja excavator dan jaga jarak aman dari tepi tebing.
Operator
· Lakukan pengawasan secara terus menerus / full supervisi dan selalu lakukan komunikasi yang positif dengan operator excavator saat pekerjaan berlangsung hingga selesai.
Supv.
Step 7 Memasang / Menghampar Geotextile
· Tutup kanal yang telah dibuat untuk sementara waktu sebelum geotext dihampar dan arahkan aliran air ke jalur lain ( jalur aliran air sementara ).
Operator
· Bentangkan / hamparkan geotext dari dataran yang lebih tinggi / bagian atas lalu ke arah bawah untuk lebih menghemat tenaga, dengan selalu memperhatikan pijakan kaki / pastikan selalu berpijak pada tempat yang aman.
Helper
· Sediakan air minum di dekat lokasi kerja dan pakailah pakaian dengan warna yang tidak menyerap panas untuk mengurangi bahaya dehidrasi.
Supv.
· Buat overlaping dari tiap sambungan geotext yang satu dengan yang lainya ( sekitar 30 cm ) lalu timbunlah bagian atas dari geotext dengan menggunakan tanah.
Helper
· Selalu jaga jarak aman dari radius swing excavator yang sedang bekerja (12 m) dan lakukan kontak positif dengan operator pada saat akan mendekati alat yang sedang bekerja, pastikan operator mengetahui akan keberadaan kita dengan meletakkan bucket ke tanah, mesin dimatikan dan operator turun dari alat.
Operator
Step 8 Memasang / Setting Ban ke Kanal
· Ambil dan pasanglah ban secara satu persatu, pastikan ban sudah berada pada posisi yang kuat dan benar pada bucket excavator saat diangkat dan dipasang ke kanal.
Operator
· Jangan mengangkat bucket terlalu tinggi saat mengangkat ban yang akan dipasang. Pengangkan ban dengan menggunakan bucket excavator hanya diijikan dengan tujuan untuk mengambil ban dari tumpukan saja ( pengangkatan ban yang terlalu sering dalam jangka waktu yang lama / dengan menggunakan bucket sambil berjalan, dapat mengakibatkan alat, cepat rusak / low power, karena tidak sesuai dengan peruntukanya )
Operator
· Setelah ban diambil dari tumpukan, lalu letakan ke tanah, kemudian doronglah ban dengan menggunakan bucket menuju ke kanal yang sudah dibuat
Operator
· Jaga selalu jarak aman dari arah putaran / swing bucket excavator, lakukan komunikasi positif dengan operator saat akan mendekat dan pastikan operator mengerti dengan maksud kita dengan tanda
Operator
meletakkan bucket ke tanah, mesin dimatikan dan operator turun dari alat.
· Pastikan track dari exca selalu berpijak pada tanah yang kuat ( tidak lembek / labil ) dan selalu jaga jarak aman dari tebing.
Operator
Step 9 Mengebor Ban dan Memasang Baut
· Dekatkan peralatan yang akan dipakai untuk mengebor ( mesin bor, genset, kable ekstension ) dengan ban yang akan dibor dengan mengikuti Prosedur Manual Handling.
Helper
· Lakukan pemeriksaan awal / pre start check pada semua peralatan dengan menggunakan check list yang ada, pastikan dalam kondisi baik, sudah dipasangi taging, dan masih valid.
Helper
· Angkat / pegang dan posisikan mata bor ke tempat yang akan dibor ( 2 orang menahan handle dari mesin bor, 1 orang menekan mesin bor dengan menggunakan linggis atau kayu, dan 1 orang di bagian switch on- off dari mesin bor )
Helper
· Letakan genset pada lokasi yang datar, keras dan kering, lalu nyalakan genset dan pasang kabel ekstension ke genset ( pastikan stick grounding terpasang).
Helper
· Pastikan area pengeboran dalam kondisi kering atau tidak lembab, apabila pada saat mengebor terjadi hujan, maka hentikan pekerjaan dan amankan semua peralatan listrik dari guyuran air hujan.
Helper & Supv.
· Pastikan semua orang sudah siap pada posisinya masing-masing, hubungkan kabel dari mesin bor ke power dan nyalakan mesin bor.
Helper
· Berikan tekanan yang sedang pada mesin bor / jangan terlalu kuat menekan, ( hal tersebut untuk menghindari mata bor terjepit atau terhentak terlalu keras pada saat yang dibor sudah tembus ) dan jaga selalu jarak aman dari putaran mata bor serta jaga keseimbangan tubuh.
Helper
· Setelah object yang dibor sudah tembus, tarik mata bor dalam kondisi masih berputar agar tidak terjepit dan lebih ringan ( jangan pegang mata bor yang dalam kondisi masih panas )
Helper
· Setelah semua lubang yang diperlukan telah selesai dibor, lalu pasang baut, washer dan mur ke dalam lubang yang sudah siap dan kencangkan dengan memakai kunci yang sudah disiapkan.
Helper
· Jaga selalu keseimbangan tubuh saat mengencangkan baut, pastikan tangan dan kunci dalam kondisi tidak licin, serta jaga jarak aman dari titik jepit.
Helper
Step 10 Mengisi Ban dengan Material Bolder
· Pastikan Excavator selalu berpijak pada tempat yang aman saat akan mengisi bolder ke ban yang sudah dibor ( tidak berpijak pada tanah yang labil / mudah longsor atau terlalu ke tepi tebing )
Operator
· Isi ban yang sudah dibor dengan menggunakan batu bolder dan pastikan semua bagian ban telah terisi dengan bolder, agar ban tidak mudah hanyut terbawa arus air.
Operator
· Jaga selalu jarak aman dari radius swing excavator yang sedang bekerja (12 m) dan lakukan kontak positif dengan operator pada saat akan mendekati alat yang sedang bekerja, pastikan operator mengetahui akan keberadaan kita dengan meletakkan bucket ke tanah, mesin dimatikan dan operator turun dari alat.
Operator & Helper
Catatan :
* Jika lokasi kerja berada di dekat air dengan kedalaman 1 m atau lebih, maka pakai jaket pelampung.
Supervisor
* Jika lokasi kerja berada di dekat dinding yang mudah longsor, maka selalu jaga jarak aman minimal 1.5 x ketinggian dinding.
Supervisor