Survey / Merintis jalan
Survey / Merintis jalan
Tujuan
Prosedur ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan petunjuk tentang langkah-langkah aman yang harus dilakukan pada saat melakukan kegiatan survey dan / merintis jalan sebagai persiapan untuk pekerjaan land clearing agar terhindar dari kecelakaan yang bisa berakibat terhadap pekerja atau berdampak pada kerusakan lingkungan.
Ruang lingkup ini terbatas hanya untuk kegiatan survey dan / merintis jalan sebagai persiapan kegiatan land clearing.
Penanggung jawab dari Standard Operating Procedure ini adalah Pekerja dan Supervisor.
Personal Protective Equipment ( PPE )
Sepatu safety / boot, helm, kaca mata safety, sarung tangan, bee net ( jika diperlukan ).
. Lakukan briefing untuk membahas mengenai kemungkinan bahaya yang bisa terjadi beserta kontrol bahayanya, serta langkah kerja yang akan dilakukan pada hari itu agar pekerjaan dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Supervisor
. Siapkan dan periksa semua perlengkapan yang diperlukan ( radio, parang, batu asahan, P3K, air minum, tenda dll ) pastikan semua telah dibawa dan dalam kondisi baik.
Pekerja & Supv.
Step 2 Membuka Akses Jalan
. Harus ada paling sedikit dua orang yang bekerja bersama secara berdekatan / jangan bekerja sendirian ( jarak minimal 3m ).
Supv.
. Jaga jarak aman saat sedang membuat akses jalan masuk ke dalam hutan dengan menggunakan parang.
Pekerja
. Penebang yang paling depan harus waspada terhadap lereng yang terjal yang ada di depan, sisi kiri atau kanan, serta waspada terhadap kemungkinan tergelincir dan terjatuh.
Pekerja
. Selalu perhatikan pijakan kaki, berpijaklah pada tempat yang aman, gunakan tongkat untuk memastikan tempat yang akan dipijak lembek atau tidak ( jika diperlukan )
Pekerja
. Waspadalah selalu terhadap ;
o Binatang buas seperti ; ular, buaya, tawon dan serangga lainya yang menyengat ( gunakan cream anti nyamuk dan bee net / jika diperlukan )
o Pohon yang sudah mati / membusuk yang bisa tumbang sewaktu- waktu dan menjadi sumber bahaya.
Pekerja
. Gunakan metode penandaan jejak yang disepakati ( gunakan pita bendera warna terang ) agar bisa kembali dengan selamat ke tempat semula.
Pekerja
. Jangan menebang pohon melebihi dari batas yang telah ditentukan.
Pekerja
. Dilarang berburu atau dengan sengaja membunuh binatang.
Pekerja
. Lakukan selalu komunikasi yang baik antara Supervisor dengan crew-nya.
Pekerja
. Buatlah tenda untuk tempat berteduh / beristirahat di tempat yang aman dan mudah terlihat.
Pekerja & Supv.
. Keluarlah dengan mengikuti jalur / tanda yang telah dibuat dengan tetap selalu waspada dari kemungkinan bahaya yang bisa terjadi.
Pekerja
. Supervisor harus memastikan semua crew-nya telah lengkap dan semua peralatan tidak ada yang tertinggal pada saat akan pulang meninggalkan lokasi.
Pekerja & Supv.
. Pastikan semua api sudah dipadamkan pada saat akan meninggalkan lokasi kerja.
Pekerja & Supv.
. Semua sampah, seperti kertas, kaleng, dsb harus dikumpulkan dan dibuang ke tempat sampah setibanya kembali di daerah perkantoran.
Pekerja & Supv.
Step 4 Keadaan Darurat
4.1 Digigit / diserang binatang buas / berbisa ( ular, buaya, dll.. )
o Amankan diri penolong dan tempat kejadian.
o Segera evakuasi korban ke tempat yang aman.
o Tenangkan korban.
o Lakukan penilaian dini.
o segera hubungi Emergency Respon Team / ERT ( ikuti Prosedur Pelaporan Keadaan Darurat SOP AM-40 )
o Sambil menunggu bantuan yang lebih memadai datang, rawat korban, bila perlu pasang bidai atau pembalut elastis dengan pola spiral pada daerah anggota gerak yang digigit.
Pekerja & Supv.
4.2 Pekerja terjatuh ke jurang
o Jika Anda mampu dan terlatih serta kondisi aman, maka segeralah tolong korban dan bawa ke tempat yang aman, lalu segera hubungi Emergency Respon Team / ERT ( ikuti Prosedur Pelaporan Keadaan Darurat SOP AM-40 )
o Jika kondisi tidak aman atau Anda tidak mampu untuk memberikan pertolongan, maka segeralah menuju ke tempat yang aman dan hubungi ERT ( ikuti Prosedur Pelaporan Keadaan Darurat SOP AM-40 )