Pengangkatan & Penyanggaan Beban
Pengangkatan & Penyanggaan Beban
Tujuan
Prosedur ini dengan tujuan untuk memberikan petunjuk tentang langkah / tindakan aman yang harus dilakukan pada saat melakukan pengangkatan dan penyanggaan beban untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang bisa berakibat terhadap karyawan, kerusakan property dan terhambatnya produktifitas.
Ruang lingkup dari prosedur ini meliputi pengangkatan & penyanggaan beban dengan menggunakan alat angkat / alat penyangga serta pengangkatan beban secara manual.
Penanggung jawab dari Standard Operating Procedure ini adalah Pekerja, Supervisor dan / atau Pengawas.
Pra syarat :
Telah mengikuti pelatihan Pengangkatan dan Penyanggaan Beban dan / atau Manual Handling.
Memahami prosedur kerja yang aman ( SOP )
Step 1 Persiapan
· Untuk pengangkatan secara manual, terlebih dahulu ukurlah ( dengan kira- kira ) berat beban yang akan diangkat dengan cara mengangkat sebagian / sisi dari beban ( beban max. yang bisa diangkat secara manual adalah 18 kg / orang ) dan jika beratnya lebih dari 18 kg, maka HARUS diangkat lebih dari satu orang, sesuaikan antara berat beban dengan jumlah orang yang akan mengangkat.
Pekerja
· Pastikan area / akses untuk mengangkat dan menurunkan beban, dalam keadaan bebas dari hambatan ( tidak ada benda yang menghalangi / mengganggu jalan ) dan jika terdapat benda yang menghalangi jalan, maka singkirkan terlebih dahulu.
Pekerja
· Pastikan akses untuk mengangkat dan menurunkan beban, dalam keadaan bersih dari kotoran yang bisa menyebabkan licin ( misal ; bekas tumpahan oli, lumpur, dll ) dan jika terdapat kotoran tersebut, maka bersihkan terlebih dahulu.
Pekerja
· Pastikan pegangan pada beban ( jika ada ), termasuk sarung tangan, dalam kondisi bersih dari kotoran yang bisa menyebabkan licin saat diangkat ( misal ; grease, lumpur, dll )
Pekerja
· Jika menggunakan chain block atau alat bantu angkat lainya ( rantai, sling atau webing ), maka lakukan inspeksi / pre start check sebelum digunakan, yang meliputi antara lain ;
o Periksa SWL, pastikan ada dan bisa dibaca dengan jelas.
o Pastikan SWL dari alat bantu angkat lebih besar dari pada beban yang akan diangkat.
o Periksa kondisi rantai, pastikan tidak ada mata rantai yang retak, aus atau ada tanda kerusakan lainya.
o Periksa kondisi webbing / sling, pastikan tidak ada serabut sling / webing yang aus, robek, atau tanda kerusakan lainya.
o Periksa kondisi chain block, pastikan SWL bisa terbaca dengan jelas, kondisi hook, safety latch, rantai dll, dalam kondisi baik / aman.
o Periksa stand, pastikan SWL bisa terbaca dengan jelas, pipa tidak retak, bengkok atau tidak ada tanda kerusakan lainya.
Pekerja
· Jika pada waktu pemeriksaan dijumpai alat dalam kondisi tidak layak pakai / rusak , maka Dilarang digunakan, segera pasang Out of Service Tag dan laporkan kepada atasan untuk ditindaklanjuti.
Pekerja
Step 2 Pengangkatan
1) Pengangkatan Manual :
· Peganglah beban pada pegangan yang tersedia ( jika ada ) atau pada tempat yang sekiranya mampu untuk menahan saat beban tersebut diangkat.
· Posisikan tubuh secara benar ( punggung lurus / tidak membungkuk ) hal tersebut untuk menghindari terjadinya cedera punggung.
· Tekuklah kedua lutut dan gunakan tumpuan kaki untuk mengangkat ( jangan menggunakan tenaga punggung ) hal tersebut untuk menghindari cedera otot punggung atau syaraf terjepit.
· Angkatlah beban dengan posisi menghadap pada benda yang akan diangkat, dan tempelkan beban yang akan diangkat ke tubuh ( agar beban tidak mudah terlepas ).
· Jangan mengambil / mengangkat beban secara manual dengan posisi miring / dari samping, sebab jika posisi beban berada di samping, maka posisi tubuh juga akan ikut miring dan tumpuan hanya tertumpu pada satu kaki, sehinga hal ini bisa mengakibatkan cedera.
· Perhatikan posisi tangan saat akan menurunkan beban, posisikan tangan pada tempat yang aman dari titik jepit dan letakkan beban dengan hati-hati agar tangan tidak terjepit / tertindih barang ( jangan dijatuhkan atau dilemparkan )
· Apabila beban diangkat lebih dari satu orang, maka lakukan komunikasi yang baik saat proses mengangkat dan menurunkan beban berlangsung
Pekerja
2) Pengangkatan Menggunakan Mesin dan Alat Bantu Angkat :
· Periksa alat angkat sebelum digunakan dan pastikan dalam kondisi baik / aman.
· Pastikan berat beban yang akan diangkat tidak melebihi SWL dari mesin atau alat bantu angkat yang akan digunakan.
· Pasang / kaitkan hook ke anchor / tempat untuk mengaitkan yang terdapat pada benda yang akan diangkat dan pastikan safety latch telah terpasang dengan benar. Atau
· Pasang / kaitkan hook ke rantai, webing, atau sling dan pastikan rantai, webing atau sling tersebut telah terpasang dengan pas dan benar ( pada posisi yang seimbang saat beban diangkat )
· Tarik rantai pada chain block secara teratur sehingga beban yang diangkat mencapai ketinggian yang diiginkan ( jangan terlalu tinggi ) dan jika tidak mampu menarik rantai sendirian / karena berat, maka mintalah bantuan orang lain untuk membantu menarik.
· Dilarang berada di bawah beban yang diangkat selama proses pengangkatan berlangsung.
· Pastikan ada orang yang bertugas untuk mengarahkan pada saat pengangkatan dan penurunan berlangsung.
· Pasang Sign dan / atau demarkasi area kerja untuk menghindari orang lewat atau berada di bawah atau di dalam radius pengangkatan.
· Selalu lakukan komunikasi yang baik ( dengan isyarat tangan ) antara orang yang bertugas menarik chain block dengan orang yang mengarahkan beban.
Pekerja
· Periksa alat penyangga beban atau dongkrak sebelum digunakan dan pastikan dalam kondisi baik / aman.
Pekerja
· Pastikan alat penyangga beban atau dongkrak memiliki SWL dan bisa dibaca dengan jelas.
Pekerja
· Pastikan berat beban yang akan disangga atau didongkrak tidak melebihi SWL dari alat penyangga atau dongkrak yang digunakan.
Pekerja
· Letakan / pasang alat penyangga atau dongkrak, pada tempat yang rata, keras dan tempatkan pada posisi yang pas dan aman ( pada posisi yang bisa menyangga beban dengan kuat / tidak goyah ).
Pekerja
· Dilarang menggunakan dongkrak untuk menyangga beban dalam waktu yang lama, gunakan alat penyangga / stand, untuk menyangga beban dalam waktu yang lama.
Pekerja
Step 4 Keadaan Darurat
· Jika Anda mampu dan terlatih serta kondisi aman, maka segeralah tolong korban dan bawa ke tempat yang aman, lalu segera hubungi Emergency Respon Team / ERT ( ikuti Prosedur Pelaporan Keadaan Darurat SOP AM-40 )
· Jika kondisi tidak aman atau Anda tidak mampu untuk memberikan pertolongan, maka segeralah menuju ke tempat yang aman dan hubungi ERT ( ikuti Prosedur Pelaporan Keadaan Darurat SOP AM-40 )
Pekerja & Supervisor
Catatan :
· Semua alat bantu atau perangkat angkat yang diketahui atau ditengarai pernah kelebihan muatan harus ditarik dari penggunaan dan diberi Label Peralatan Rusak. Peralatan ini harus diinspeksi atau di-test, dan boleh digunakan kembali bila telah sesuai dengan spesifikasi yang dipersyaratkan oleh pabrik pembuatnya.
· Alat bantu angkat yang tidak memenuhi syarat spesifikasi yang ditentukan harus dihancurkan.
· Sling harus digunakan sesuai spesifikasinya. Sling angkat digunakan untuk mengangkat beban, dan sling tarik digunakan untuk menarik. Jangan menggunakan sling tarik untuk mengangkat atau sebaliknya.
· Dalam situasi darurat, sling angkat dapat digunakan untuk menarik tetapi setelah itu tidak boleh digunakan lagi untuk mengangkat.