Pengoperasian Mixer / Molen

Tujuan

Prosedur ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan petunjuk tentang urutan langkah aman yang harus dilakukan pada saat mengoperasikan Mixer / Molen, agar terhindar dari kecelakaan kerja yang bisa berakibat terhadap karyawan, kerusakan property dan terhambatnya produktifitas.

Ruang lingkup dari prosedur ini meliputi ;

. Menaikan / menurunkan mesin

. Mengoperasikan mesin ( menghidupkan, mengoperasikan dan mematikan mesin )

. Mengangkat dan memasukan material ( semen, pasir, koral )

Penanggung jawab dari Standard Operating Procedure ini adalah Supervisor, Pekerja.

 Pra syarat :

Memahami dengan prosedur kerja aman ( SOP ). Fit untuk bekerja.

 Personal Protective Equipment ( PPE )

Sepatu safety, helm, kaca mata, sarung tangan, ear plug, masker debu.

Step 1 Persiapan

. Naikan / turunkan Mixer dari kendaraan ( ketika dibawa ke lapangan ), dengan hati-hati, pegang dengan erat, gunakan tumpuan kaki / lutut ditekuk, punggung lurus dengan posisi menghadap ke beban ( ikuti prosedur manual handling ).

Pekerja

. Lakukan secara bersama - sama pada saat mengangkat atau meletakan mesin dengan selalu menjaga jarak aman dari titik jepit.

Pekerja

. Sebelum mixer digunakan, lakukanlah pre start check dan pastikan ;

ü  Tidak ada baut dari mesin yang longgar, kendor atau hilang.

ü  Oli mesin berada pada posisi antara min. dan max. ( tidak berada pada posisi di bawah min. ) dan jika berada pada level di bawah min. maka tambahkanlah oli mesin dengan jenis yang sama.

ü  Pastikan semua bagian yang berputar sudah diberi pelumas / digreasing / di-spet sebelum mesin digunakan.

ü  Pastikan bagian mesin yang berputar ada pelindungnya / guarding

Pekerja

. Jika mesin dijumpai dalam kondisi tidak layak pakai, maka DILARANG digunakan, segera pasang label peralatan rusak serta laporkan kepada atasan agar ditindak lanjuti.

Pekerja, Supv.

Step 2 Mengoperasikan Mixer / Molen

§   Buka tutup atau pelindung mesin dengan mengangkat ke atas lalu pasang batang besi penganjal ( pastikan batang pengganjal telah terpasang dengan benar dan pas ).

Pekerja

§   Periksa kondisi oli mesin, air pendingin dan minyak atau solar sebelum mesin dihidupkan.

Pekerja

§   Putar katup bahan bakar ke posisi open.

Pekerja

§   Stel handle / gagang gas ke posisi yang di inginkan.

Pekerja

§   Tekan katup / chock dengan menggunakan tangan kiri, dan secara bersamaan masukkan engkol mesin / slenger ke tempatnya.

Pekerja

§   Putar engkol mesin searah jarum jam / ke kanan, kurang lebih 3 - 5 putaran, lalu katup / chock dilepaskan ( jaga jarak aman dari kemungkinan terlepasnya engkol dan mengenai muka ). Atau sampai mesin menyala.

Pekerja

§   Stel handle gas sesuai keperluan.

Pekerja

§   Tutup penutup mesin setelah mesin berjalan.

Pekerja

§   Lepaskan besi pengunci sterr drum.

Pekerja

§   Putar sterr / untuk mengarahkan mulut drum, sampai kemiringan yang diinginkan untuk diisi material ( semen, pasir, koral )

Pekerja

§   Pasang kembali lock steer drum.

Pekerja

§   Masukan material concrete ( semen, pasir, koral ) ke dalam drum dengan selalu menjaga jarak aman dari bilah pengaduk yang terdapat pada bagian dalam drum

Pekerja

§   Pastikan pengisian material concrete ke dalam drum tidak melebihi kapasitas drum.

Pekerja

§   Jangan menempatkan tangan di area gear yang sedang berputar.

Pekerja

§   Setelah material tercampur dengan rata, maka putar sterr drum untuk menuangkan material concrete yang sudah siap ke dalam tempat yang telah disediakan.

Pekerja

Step 3 Matikan Mesin

 §   Stel handle / gagang gas ke kiri penuh atau posisi off.

Pekerja

§   Tutup katup bahan bakar.

Pekerja

§   Bersihkan drum dari sisa material dengan air.

Pekerja

§   Lepas lock sterr drum.

Pekerja

§   Putar sterr drum ke arah bawah untuk menuangkan bekas air yang telah dipakai untuk membersihkan drum.

Pekerja

§   Pekerjaan selesai.

§   Naikan mesin mixer ke atas mobil ( setelah selesai ), dengan hati-hati, pegang dengan erat, gunakan tumpuan kaki / lutut ditekuk, punggung lurus dengan posisi menghadap ke alat ( ikuti prosedur manual handling )

Pekerja

Step 4 Keadaan Darurat

 ·         Jika terjadi keadaan darurat, maka ikuti Prosedur keadaan Darurat ( SOP-AM-40 )

Pekerja dan Supervisor