Pengoperasian Mesin Las Listrik 

Tujuan

Prosedur ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan petunjuk dalam melakukan pengelasan dengan menggunakan mesin las, dengan tujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang bisa berakibat terhadap karyawan, kerusakan property dan terhambatnya produktifitas.

Ruang lingkup mesin las ini terbatas hanya untuk pekerjaan pengelasan, dan bukan untuk tujuan lainya ( misal; penambahan outlet pada mesin untuk tujuan mengebor, menggerinda, dll.. )

 Penanggungjawab dari Standard Operating Procedure ini adalah Juru Las, Helper dan Supervisor.

Step 1 Persiapan

·          Lakukan pemeriksaan awal pada mesin las dan semua aksesoriesnya dan pastikan semuanya dalam kondisi baik / layak pakai.

Juru   las   / Helper

·          Jika dalam pemeriksaan dijumpai kerusakan / alat tidak layak pakai, maka dilarang digunakan, segera pasang Out of Service Tag dan laporkan kepada atasan untuk ditindaklanjuti.

Juru Las, Helper & Supv.

·          Pastikan   ijin tertulis telah diperoleh apabila akan melakukan pekerjaan pengelasan di ruang terbatas ( Hot Work Permit ).

Supv.

·          Pastikan mesin las telah dipasangi tagging dan stiker komisioning yang valid.

Supv.

·          Pastikan kondisi electrode holder atau penjepit ground dalam kondisi baik.

Juru Las

·          Pastikan area kerja aman dari material yang mudah terbakar.

Juru Las

Step 2 Menghidupkan Mesin Las

·          Putar Switch pada posisi “ON” / “RUN” dan pastikan lampu tanda Batry Charging menyala.

Juru  Las   / Helper

 ·          Putar dan tahan tombol selama 30 detik pada posisi “Glow / Warm

Juru  Las   / Helper

·          Setelah 30 detik release Start Engine.

Juru  Las   / Helper

·          Periksa dan pastikan lampu tanda pengaman mesin dan pengisian batry padam, sebagai tanda mesin dan pengisian batry berjalan normal.

Juru  Las   / Helper

·          Bila Lampu tanda pengaman mesin menyala setelah mesin dihidupkan dan beberapa saat kemudian mesin mati, berarti ada indikasi gangguan pada mesin ( segera pasang Out of Service Tag dan laporkan pada atasan ).

Juru  Las   / Helper

·          Biarkan beberapa saat mesin untuk proses pemanasan, sebelum mesin las digunakan.

Juru  Las   / Helper

·          Dilarang menambah Power Outlet pada mesin las.

Supv.

·          Stop pemakaian peralatan listrik di luar ruangan / tempat terbuka pada saat hujan.

Juru  Las   / Helper

·          Pastikan mesin dalam keadaan mati saat akan mengisi / menambah bahan bakar.

Helper

Step 3 Mengelas

·          Rentangkan kabel power dan tancapkan ke outlet yang tersedia dengan benar.

Helper

·          Hubungkan / sambungkan kabel las dengan mesin las.

Helper

·          Pasang penjepit grouding sedekat mungkin dengan lokasi pengelasan.

Helper

·          Hidukan mesin dan atur temperature sesuai dengan keperluan

Juru Las

·          Pasang electrode ( gunakan sarung tangan las )

Juru  Las   / Helper

·          Pastikan Welder bisa melihat busur las dengan baik, serta memiliki ruang gerak yang aman untuk mengelas.

Juru Las

·          Lakukan pengelasan dengan penuh konsentrasi.

Juru Las

·          Selalu kenakan sarung tangan dan kaca mata las pada saat chipping dan brushing.

Juru Las

Step 4 Mematikan Mesin Las

 ·          Putar Switch pada posisi OFF

Juru  Las   / Helper

·          Tutup saluran bahan bakar dari tangki.

Helper

·          Pastikan posisi Switch selalu dalam posisi OFF bila mesin sedang tidak digunakan,untuk memutus aliran listrik dari Bateray.

Juru  Las   / Helper


Step 4 Keadaan Darurat

a. Tersetrum

·              Hubungi Emergency Service ( Tlp. 0549-52-3000 ) atau radio trunking chanel 1A radio tait chanel P1.

·              Jika Anda mampu dan terlatih serta kondisi aman, maka segeralah tolong korban dan bawa ke tempat yang aman, lalu segera hubungi Emergency Respon Team / ERT ( ikuti Prosedur Pelaporan Keadaan Darurat SOP AM-40 )

·              Jika kondisi tidak aman atau Anda tidak mampu untuk memberikan pertolongan, maka segeralah menuju ke tempat yang aman dan hubungi ERT ( ikuti Prosedur Pelaporan Keadaan Darurat SOP AM-40 )

b. Kebakaran

·              Segera ambil APAR / Fire Extinguiser, tarik pin pada APAR, arahkan hose ke sumber api, tekan handle lalu semprotkan / sapukan ke sumber api sehingga api padam ( lakukan hal tersebut jika aman untuk dilakukan )

·              Jika kebakaran tidak bisa dikendalikan, segera hubungi ;

·              Emergency Service ( Tlp. 0549-52-3000 ) atau radio trunking chanel 1A radio Tait chanel P1

Juru Las, Helper & Supv.