Pengoperasian Mesin Las Inverter
Tujuan
Prosedur ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan petunjuk dalam melakukan pengelasan dengan menggunakan mesin las inverter / travo, dengan tujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang bisa berakibat terhadap karyawan, kerusakan property dan terhambatnya produktifitas
Ruang lingkup mesin las ini meliputi untuk pekerjaan pengelasan besi maupun stainless, baik yang berupa plat atau batangan.
Penanggungjawab dari Standard Operating Procedure ini adalah Juru Las, Helper dan Supervisor.
Pra syarat
Juru las & Helper telah mengikuti pelatihan Electrical Safety Awareness Mesin las listrik telah dikomisioning dan dipasangi tagging serta masih valid
Personal Protective Equipment ( PPE )
Sepatu safety, appron, sarung tangan kulit, kaca mata hitam, pelindung muka / Welding Mask.
Step 1 Persiapan
· Lakukan pemeriksaan awal pada mesin las dan semua aksesoriesnya dan pastikan semuanya dalam kondisi baik / layak pakai.
Juru las / Helper
· Jika dalam pemeriksaan dijumpai kerusakan / alat tidak layak pakai, maka dilarang digunakan, segera pasang Out of Service Tag dan laporkan kepada atasan untuk ditindaklanjuti.
Juru Las, Helper & Supv.
· Pastikan ijin tertulis telah diperoleh apabila akan melakukan pekerjaan pengelasan di ruang terbatas ( Hot Work Permit ).
Supv.
· Pastikan mesin las telah dipasangi tagging dan masih valid.
Supv.
· Pastikan kondisi electrode holder atau penjepit ground dalam kondisi baik.
Juru Las
· Pastikan area kerja aman dari material yang mudah terbakar.
Juru Las
· Sebelum melakukan pengelasan, gunakan kaca mata atau topeng khusus untuk las agar tidak terkena efek sinar ultraviolet.
Juru Las
Step 2 Mengelas
· Pasang clamp massa di terminal minus ( - ) dan tang pemegang elektroda di terminal plus (+).
Juru Las / Helper
· Hubungkan kabel power dengan sumber listrik.
Gunakan sumber listrik yang sesuai dengan spesifikasi mesin las anda, kalau mesin las anda 900 Watt maka gunakan sumber listrik yang lebih besar dari daya yang dibutuhkan. Kurangnya daya listrik mengakibatkan hasil pengelasan tidak matang/tidak maksimal, mesin las drop. Kalau mesin las anda sudah dilengkapi dengan generator protector, maka anda bisa menggunakan generator sebagai sumber listriknya
Juru Las / Helper
· Pilih / sesuaikan ampere
Pilih ampere sesuai dengan benda kerja yang akan anda las. Penentuan ampere akan menentukan seberapa panas yang akan dihasilkan. Semakin besar ampernya maka akan semakin besar pula panas yang dihasilkan. Panas yang dihasilkan juga dapat menentukan kematangan hasil pengelasan
Juru Las / Helper
· Jepitkan jepit tang massa pada benda kerja yang akan dilas, massa berfungsi sebagai ground ( pasang penjepit grouding sedekat mungkin dengan lokasi pengelasan )
Juru Las / Helper
· Pasang electrode ( gunakan sarung tangan las )
Pemilihan kawat elektroda harus disesuaikan dengan kemampuan mesin las agar hasil pengelasan bisa sempurna. Pergerakan elektroda harus konstan agar hasil pengelasan matang dan tidak lobang-lobang.
Juru Las / Helper
· Pastikan Welder bisa melihat busur las dengan baik, serta memiliki ruang gerak yang aman untuk mengelas.
Juru Las / Helper
· Lakukan pengelasan dengan penuh konsentrasi.
Supv.
· Selalu kenakan sarung tangan dan kaca mata las pada saat chipping dan brushing.
Fluk atau kotoran las dihasilkan dari elektroda yang terbakar, kawat elektroda menjadi besi perekat sedangkan lapisan elektroda menjadi fluk/pembungkus las, fluk biasanya menempel diatas pengelasan kalau tidak dibersihkan akan menyebabkan hasil pengelasan tidak rapi dan mudah berkarat. Untuk membersihkan fluk dengan alat yang biasanya disertakan pada mesin las saat anda membelinya. Ketok-ketok lalu sikat, lakukan secara perlahan dan rapi agar hasil pengelasan yang anda lakukan juga terlihat rapi.
Juru Las / Helper
tep 3 Mematikan Mesin Las Inverter
· Putar Switch pada posisi OFF
Juru Las / Helper
· Lepas semua aksesories mesin las, gulung kabel yang ada dan kembalikan ke tempat semula
Helper
· Pastikan posisi Switch selalu dalam posisi OFF bila mesin sedang tidak digunakan,untuk memutus aliran listrik dari Batery.
Juru Las / Helper
CATATAN :
Beberapa hal yang perlu dilakukan untuk merawat mesin trafo las inverter adalah:
· Mesin las inverter biasanya sudah dilengkapi dengan sensor thermostat untuk mengamankan ketika terjadi overheat, namun kelebihan panas yang dialami oleh mesin tetap masih memerlukan suplay pendinginan yang lebih maksimal dari kipas pendinginnya. Oleh karena itu, sirkulasi udara yang dihasilkan oleh kipas pendingin tetap harus diperhatikan apakah berfungsi dengan baik.
· Karena lokasi pekerjaan yang tidak bisa menjamin akan kebersihan, maka upayakan untuk sering membersihkan unit mesin las dari penumpukan debu atau serbuk besi yang biasanya masuk ke dalam mesin. Karena meskipun hanya terlihat debu, kotoran seperti ini juga bisa menyebabkan hubungan arus pendek antara sirkuit elektronikanya apalagi jika debu yang dihasilkan dari serbuk besi pada saat proses menggerinda atau memotong.
· Hindarkan dari berbagai macam cairan. Rangkaian elektronika yang ada pada mesin las inverter sangat rentan terhadap segala bentuk cairan karena akan mengakibatkan hubungan pendek pada sirkuit maupun pada konektor - konektor komponen lainnya. Dengan demikian perlu dijaga peletakan unit mesin, ketika melakukan proses kerja maupun pada saat penyimpanan. Pastikan jauh dari material yang bersifat cair.
· Gunakan sumber daya listrik yang stabil untuk menyalakan mesin las inverter. Dengan sumber daya yang stabil akan membuat kerja mesin menjadi lebih statis dan mampu memperpanjang usia regulatornya.
· Hindari pemakaian sumber listrik yang berasal dari generator (genset) yang tidak dilengkapi dengan penyetabil tegangan. Karena jika arus listrik yang dihasilkan generator tersebut masih naik turun maka selain hasil pengelasan yang kurang baik, juga dapat menyebabkan regulator unit mesin las inverter cepat rusak.
· Sesuaikan kawat atau elektroda las dengan kemampuan yang di ijinkan oleh spesifikasi mesin. Hal ini sangat penting agar dapat memberikan hasil kerja yang sempurna selain itu juga dapat menjaga kinerja mesin tetap dalam kondisi prima.
Juru Las / Helper
Step 4 Keadaan Darurat
a. Tersetrum
· Hubungi Emergency Service ( Tlp. 0549-52-3000 ) atau radio trunking chanel 1A radio tait chanel P1. atau PT.DH On Call ( 081254443 )- Jika di area Bengalon
· Jika Anda mampu dan terlatih serta kondisi aman, maka segeralah tolong korban dan bawa ke tempat yang aman, lalu segera hubungi Emergency Respon Team / ERT (ikuti Prosedur Pelaporan Keadaan Darurat SOP AM-40)
· Jika kondisi tidak aman atau Anda tidak mampu untuk memberikan pertolongan, maka segeralah menuju ke tempat yang aman dan hubungi ERT ( ikuti Prosedur Pelaporan Keadaan Darurat SOP AM-40 )
Juru Las, Helper & Supv.
b. Kebakaran
· Segera ambil APAR / Fire Extinguiser, tarik pin pada APAR, arahkan hose ke sumber api, tekan handle lalu semprotkan / sapukan ke sumber api sehingga api padam ( lakukan hal tersebut jika aman untuk dilakukan )
· Jika kebakaran tidak bisa dikendalikan, segera hubungi ;
Emergency Service ( Tlp. 0549-52-3000 ) atau radio trunking chanel 1A radio Tait chanel P1 atau PT.DH On Call ( 081254443 )- Jika di area Bengalon.