Pengoperasian Grader


Tujuan

Prosedur ini dibuat untuk memberikan petunjuk tentang cara mengoperasikan Grader yang benar dan aman dengan tujuan untuk memaksimalkan produktifitas alat serta untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang bisa berakibat terhadap karyawan, kerusakan property dan terhambatnya produktifitas.

 

Ruang lingkup ini terbatas hanya untuk mengoperasikan Grader Komatsu dengan type 120 K di area kerja KPC.

Penanggung jawab dari Standard Operating Procedure ini adalah Operator, Supervisor dan / atau Pengawas.


Personal Protective Equipment ( PPE )

Sepatu safety, kaca mata safety ( jika diperlukan ), ear plug ( kecuali jika berada di dalam kabin yang layak )

Step 1 Persiapan

 

Sebelum bekerja, Operator dan Pengawas harus memastikan bahwa :

 

. Telah dilakukan pre start check dengan menggunakan form yang tersedia dan semuanya dalam kondisi baik / layak pakai.

Operator

. Memiliki Kimper yang sesuai dan valid.

Supv.

. Kompeten atau mampu dalam melakukan pekerjaan yang diberikan.

Supv.

. Jika Operator disuruh untuk melakukan pekerjaan yang dia anggap berbahaya atau tidak mampu untuk melakukanya, maka segera lapor kepada Supervisor. Dengan demikian Supervisor dapat menilai kembali pekerjaan tersebut atau memberikan tugas tersebut kepada Operator lain yang lebih berpengalaman / kompeten untuk melakukan tugas tersebut.

Operator  &

Pengawas / Supv.

Step 2 Ripping dan Penghancuran

 

Ripping dan Penghancuran harus dilakukan ketika permukaan tidak bisa diratakan karena keadaan permukaan jalan yang tidak bisa dipotong akibat lapisan atau material yang padat dan keras.

Semua aktivitas penghancuran / ripping harus dilakukan seperti berikut :

 

§   Selalu lakukan ripping dengan menggunakan gigi rendah.

Operator

§   Pilihlah perseneling atau gigi yang sesuai dan bergerak maju dengan power dan kecepatan yang rendah sebelum menurunkan ripper ke permukaan tanah, ketika penetrasi telah dilakukan tingkatkan power dan kecepatan sesuai dengan kebutuhan

Operator

§   Jangan turunkan ripper ke tanah ketika mesin dihentikan dan mulailah melakukan ripping dari posisi diam.

Operator

§   Jangan turunkan ripper ke tanah dengan power yang tinggi atau bergerak dengan kecepatan tinggi.

Operator

§   Jangan coba untuk menaikkan gigi ketika sedang melakukan ripping.

Operator

§   Tetaplah mengawasi tingkat kelicinan / selip pada roda ketika melakukan ripping dan kurangi kedalaman untuk mecegah roda selip.

Operator

§   Jangan mencoba berbelok secara tajam ketika sedang melakukan ripping.

Operator

Step 3 Pembersihan Lantai / Permukaan Tanah


Area loading sangat berpotensi terjadi tabrakan dan insiden yang terkadang disebabkan oleh keadaan yang padat / ramai dan area terbatas. Saat mengoperasikan grader, patuhi prosedur berikut :

§   Perhatikan   selalu   lampu penerangan, pondok, checker dan sebagainya.

Operator

§   Segala sesuatunya bisa berubah sejak terakhir kali anda berada di area loading, buatlah selalu penilaian singkat mengenai bahaya saat masuk ke area tersebut sehingga anda mengetahui / terbiasa dengan potensi- potensi bahaya tersebut sebelum mulai melakukan pembersihan misalnya mungkin laser telah ada atau digunakan di loading point

Operator

§   Beritahukan maksud anda untuk meratakan / membersihkan lantai pit pada operator loading unit SEBELUM mulai meratakan / membersihkannya.

Operator

§   Ketahuilah selalu blind spot operator excavator yaitu di sebelah kanan excavator.

Operator

§   Periksa selalu bagian belakang sebelum mundur.

Operator

§   Perhatikan permintaan operator excavator dan jangan dorong material ke area yang dapat menyulitkan operator excavator untuk mencapainya atau dimana trucknya harus masuk dengan mundur untuk loading.

Operator

§   Bekerjalah bersama dengan truck dan excavator untuk meminimalkan hilangnya produksi dan memastikan keselamatan.

Operator

§   Perhatikanlah selalu personil dan peralatan yang ada disekitar anda.

Operator

§   Beritahu operator unit loading saat pembersihan telah selesai dan grader telah meninggalkan digging area (area penggalian).

Operator

Step 6 Mengisi Bahan Bakar di Area Kerja

 . Jalankan Grader ke lokasi pengisian fuel.

Operator

. Pastikan area pengisian fuel datar, permukaan tanah keras dan aman.

Operator

. Posisikan Grader di dekat Fuel Truck ( dalam radius aman / 30 m ), dan operator Fuel Truck yang akan memposisikan kendaraanya ke Grader.

Operator

. Turunkan semua peralatan ( blade, dll ) matikan mesin dan operator turun dari alat.

Operator

. Pada saat proses pengisian hingga selesai, Dilarang menggunakan hand phone, menyalakan api atau merokok di dekat area pengisian.

Operator

. Catat hours meter / kilo meter Grader, serta jumlah fuelnya dengan menggunakan form yang tersedia.

Operator

. Jika penambahan bahan bakar dilakukan pada night shift ( jam kerja malam ), posisikan Grader dekat lampu penerangan atau lighting plant untuk membantu penglihatan crew servis dan alat lain di area tersebut.

Operator

CATATAN :

 

Hal-hal yang seharusnya dilakukan

 

§   Lakukan prestart check dan catat dengan menggunakan check yang telah disediakan.

Operator

§   Perhatikan selalu pengukur dan lampu peringatan selama operasi, jangan melanjutkan pekerjaan jika alarm atau lampu peringatan menyala.

Operator

§   Selalu   bekerja  dalam   posisi  duduk   dan   gunakan   selalu   sabuk pengaman.

Operator

§   Gunakan pelindung telinga jika dibutuhkan.

Operator

§   Lihat ke belakang sebelum mundur.

Operator

§   Waspada terhadap alat dan orang disekitar tempat kerja anda.

Operator

§   Tinggalkan grader dalam keadaan aman dan jelas dilihat jika tidak ada pengawasan.

Operator

§   Bekerjalah dengan pintu tertutup.

Operator

§   Selalu amati dan waspada terhadap lalu lintas setiap saat.

Operator

§   Selalu bekerja dengan lampu kerja ( lampu depan dan belakang ) menyala setiap saat, baik siang maupun malam hari.

Operator


§   Beri peringatan pada semua kendaraan lain melalui radio dua arah saat anda:

-          Bekerja pada ramp / lerengan

-          Bekerja melawan arus lalu lintas

Operator

§   Amati dan berhati-hatilah terhadap orang-orang yang ada di sekitar anda.

Operator

§   Beri informasi kepada pengguna jalan lain mengenai bebatuan yang ada di windrow (“tai grader”) yang dapat merusak ban.

Operator

Hal-hal yang seharusnya jangan dilakukan :

 

§   Meninggalkan grader tanpa pengawasan di tepi daerah penimbunan.

Operator

§   Meninggalkan grader tanpa pengawasan di daerah yang kurang cahaya.

Operator

§   Meninggalkan grader tanpa pengawasan di bawah dinding / tebing yang tinggi.

Operator

§   Meratakan tumpahan ke atau mendekati kabel listrik

Operator

§   Merubah arah tanpa memperhatikan SEMUA arah lalu lintas.

Operator

§  Mundur tanpa melihat ke bagian belakang.

Operator

§  Memulai grading di bawah puncak.

Operator

§   Bekerja melintasi kemiringan.

Operator

§   Bekerja pada pinggir ketinggian

Operator

§   Memotong material pada suatu tebing atau tepian tanpa memeriksa keberadaan personnel / kendaraan / alat yang berada di bawah area kerja anda.

Operator

§   Lupa melakukan prestart check

Operator

§   Meng-grade atau meratakan diatas gigi 3, Melakukan grading diatas dari gigi 3 akan mendapatkan tindakan disiplin.

Operator

§   Menambah gigi ketika ripping.

Operator

·          Jangan memulai pekerjaan baru jika perkerjaan lama belum selesai: misalnya meninggalkan windrow (“tai grader”) pada permukaan jalan yang sedang digunakan

Operator

Step 7 Keadaan Darurat

 

. Jika Anda mampu dan terlatih serta kondisi aman, maka segeralah tolong korban dan bawa ke tempat yang aman, lalu segera hubungi Emergency Respon Team / ERT ( ikuti Prosedur Pelaporan Keadaan Darurat SOP AM-40 )

. Jika kondisi tidak aman atau Anda tidak mampu untuk memberikan pertolongan, maka segeralah menuju ke tempat yang aman dan hubungi ERT ( ikuti Prosedur Pelaporan Keadaan Darurat SOP AM-40 )

Operator  & Supv.