Pengoperasian Gerinda Potong
Pengoperasian Gerinda Potong
Tujuan
Prosedur ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan petunjuk tentang tindakan yang benar dan aman yang harus dilakukan pada saat memotong material ( pipa, beton neser, dll ) dengan menggunakan mesin grinda potong / Cutter Mechine dengan tujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang bisa berakibat terhadap karyawan, kerusakan property dan terhambatnya produktifitas.
Ruang lingkup ini terbatas hanya untuk pemotongan pipa dengan diameter tidak lebih dari 4 ”
atau beton neser dengan diameter tidak lebih dari 16 ”
Penanggung jawab dari Standard Operating Procedure ini adalah Pekerja dan Supervisor.
Step 1 Persiapan
· Ambil / angkat mesin grinda potong dari tempat peralatan dengan erat, gunakan tumpuan kaki / lutut ditekuk, punggung lurus dengan posisi menghadap ke beban ( ikuti Prosedur Manual Handling )
Pekerja
· Lakukan pemeriksaan awal sebelum peralatan digunakan ( Pre Start Check) dan pastikan semuanya dalam kondisi baik / aman serta telah dipasangi tagging yang masih berlaku / valid.
Pekerja
· Pastikan mata gerinda dalam kondisi layak pakai, telah terpasang dengan kuat dan benar, serta Rpm ( rotasi per menit ) dari mata gerinda lebih besar daripada Rpm mesin.
Pekerja & Supv.
· Jika dalam pemeriksaan dijumpai kerusakan / alat tidak layak pakai, maka dilarang digunakan, segera pasang out of service tag dan laporkan kepada atasan untuk ditindaklanjuti.
Pekerja & Supv.
Step 2 Memotong
· Pastikan tangan dan lokasi kerja tidak basah / lembab saat menggunakan gerinda potong atau peralatan listrik lainya.
Pekerja
· Jangan gunakan gerinda potong atau peralatan listrik lainya di tempat terbuka pada saat terjadi hujan, segera hentikan pekerjaan dan lindungi semua peralatan listrik dari air hujan.
Pekerja
· Pastikan kabel dari mesin potong, berada di belakang atau di samping mesin serta pastikan pula tidak ada kebel yang tergulung atau tertindih benda berat agar tidak terjadi akumulasi panas, dan arahkan percikan api dari mesin potong ke tempat yang aman ( tidak mengarah pada benda- benda yang mudah terbakar, misal ; tabung oxy / axetelin ).
Pekerja
· Pastikan pelindung gerinda selalu terpasang pada saat melakukan pemotongan.
Pekerja
· Pastikan tersedia tabung pemadam di lokasi kerja.
Supv.
· Tempatkan material yang akan dipotong pada posisi yang pas dengan ukuran, lalu kencangkan baut untuk penahan material pada mesin pemotong.
Pekerja
· Tekan tombol On / Off ( warna hitam ) ke posisi On dan tahan terus hingga material terpotong atau tekan tombol warna hitam kemudian tekan tombol merah ( tombol hitam bisa dilepas )
Pekerja
· Potong material dengan tekanan mesin yang sedang ( jangan terlalu ditekan ) jika material yang akan dipotong terlalu tebal, maka jangan dipaksakan / jangan gunakan mesin pemotong ( gunakan las axetellin untuk memotongnya )
Pekerja
· Tekan kembali tombol merah setelah pemotongan material selesai atau lepaskan tekanan pada switch On-Off.
Pekerja
Step 3 Pekerjaan Selesai
· Pastikan semua peralatan litrik telah dimatikan ( kabel dilepas dari power ) setelah selesai kerja atau ketika akan pulang.
Pekerja
· Saat akan mematikan peralatan listrik, awali dengan melepas kabel dari power / outlet, kemudian lepaskan kabel dari peralatan listrik.
Pekerja
· Jika telah selesai, maka gulung kabelnya dengan rapi, bersihkan alat dari kotoran dan kembalikan peralatan ke tempat penyimpanan alat.
Pekerja
Step 4 Keadaan Darurat
Tersengat listrik / tersetrum
· Hubungi Emergency Service ( Tlp. 0549-52-3000 ) atau radio trunking chanel 1A radio tait chanel P1.
· Jika Anda mampu dan terlatih serta kondisi aman, maka segeralah tolong korban dan bawa ke tempat yang aman, lalu segera hubungi Emergency Respon Team / ERT ( ikuti Prosedur Pelaporan Keadaan Darurat SOP AM-40 )
Pekerja & Supv.
· Jika kondisi tidak aman atau Anda tidak mampu untuk memberikan pertolongan, maka segeralah menuju ke tempat yang aman dan hubungi ERT ( ikuti Prosedur Pelaporan Keadaan Darurat SOP AM-40 )