HDPE
HDPE
Tujuan
Prosedur ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan petunjuk tentang tindakan aman yang harus dilakukan pada saat melakukan pemasangan / penyambungan pipa HDPE agar terhindar dari kecelakaan yang bisa berakibat terhadap pekerja, kerusakan alat dan terhambatnya produktifitas.
Ruang lingkup dari prosedur ini meliputi ;
1. Pemotongan.
2. Menyangga pipa dengan chain block
3. Mengoperasikan genset.
4. Penyambungan.
5 Penarikan.
Penanggung jawab dari Standard Operating Procedure ini adalah Pekerja / Helper, Plumber dan Supervisor.
Personal Protective Equipment ( PPE )
Sepatu safety / sepatu boot, helm, kaca mata safety, sarung tangan.
· Naikan / turunkan mesin dan peralatan kerja dari mobil dengan hati-hati / pegang dengan erat, gunakan tumpuan kaki / lutut ditekuk, punggung lurus dengan posisi menghadap ke alat ( sesuaikan antara berat beban dengan jumlah orang yang mengangkat, beban max. 18 kg / orang ) dan selalu posisikan jari tangan pada jarak yang aman dari titik jepit.
Pekerja
· Sebelum mesin dan peralatan digunakan, pastikan :
o Semua peralatan listrik yang akan digunakan telah dipasangi tag / label dengan warna yang sesuai ( masih berlaku )
o Tidak ada kabel ( dari mesin atau kabel extension ) yang luka hingga terlihat serabut kabel bagian dalamnya.
o Jika dijumpai kerusakan / kondisi tidak layak pakai, maka peralatan DILARANG digunakan, segera pasang Label Peralatan Rusak dan laporkan kepada atasan untuk ditindaklanjuti.
Pekerja & Supv.
Step 2 Menyangga pipa dengan Chain Block
· Lakukan pemeriksaan secara fisual untuk memastikan bahwa kondisi dari stand, chain block dan perlengkapan lainya dari alat angkat dalam keadaan baik / layak pakai.
Pekerja
/Helper
· Jika pada waktu pemeriksaan dijumpai alat dalam kondisi rusak, maka Dilarang digunakan, segera laporkan kepada atasan untuk ditindaklanjuti.
Pekerja
/Helper
· Pastikan semua peralatan angkat memiliki SWL dan bisa terbaca dengan jelas serta beban yang akan diangkat tidak melebihi dari SWL peralatan angkat yang ada.
Pekerja
/Helper
· Dirikan stand pada permukaan yang datar, rata dan keras, serta pastikan stand sudah terpasang dengan benar.
Pekerja
/Helper
· Jika beban yang akan diangkat memiliki lidah pegangan ( Lug ), maka masukan hook dari chain block ke Lug dan kancingkan safety latch-nya dengan benar.
Pekerja
/Helper
· Jika beban yang akan diangkat tidak memiliki lidah pegangan ( lug ), maka ikatlah beban dengan menggunakan rantai, sling atau webbing secara kuat dan benar agar beban tidak bergeser pada saat diangkat, lalu kaitkan hook dari chain block ke rantai pengikat, webbing atau sling yang sudah terpasang.
Pekerja
/Helper
· Setelah beban ( pipa ) sudah berada pada posisi yang pas, kemudian tariklah rantai dari chain block secara perlahan sampai mencapai ketinggian yang diinginkan ( sekitar 30 cm dari tanah ).
Pekerja
/Helper
· Pastikan tidak ada orang yang berada di bawah beban yang sedang diangkat atau dalam radius pengangkatan.
Pekerja & Supv.
· Selalu lakukan koordinasi yang baik antara semua pekerja yang terlibat dalam proses pengangkatan.
Pekerja
/Helper
· Sebelum genset digunakan / dihidupkan, pastikan :
o Terdapat stiker commissioning genset dan masih berlaku / valid.
Pekerja
o Telah dipasangi tag / label, dengan warna yang sesuai ( masih valid )
Pekerja
o Tidak ada kabel ( extension atau kabel ground ) yang luka hingga terlihat serabut kabel bagian dalamnya.
Pekerja
o Oli mesin berada pada posisi antara min. dan max. ( tidak berada pada posisi di bawah min. ) dan fuel berada pada level yang cukup.
Pekerja
o Jika dijumpai kerusakan pada mesin / kondisi tidak layak pakai, maka alat DILARANG digunakan, pasang Label Peralatan Rusak dan laporkan kepada atasan untuk ditindaklanjuti.
Pekerja
o Hubungkan / sambungkan kabel extension ke genset.
Pekerja
o Tancapkan Grounding Stick ke tanah ( sekitar 30 s/d 50 cm )
Pekerja
o Putar kran bensin ke posisi On.
Pekerja
o Tarik Choke, lalu putar dan tahan kunci starter ke posisi On hingga mesin menyala atau tarik / sentakan tali starter manual dengan posisi lutut ditekuk ( jaga selalu keseimbangan tubuh ) hingga mesin menyala.
Pekerja
o Kembalikan Choke ke posisi semula jika mesin sudah menyala.
Pekerja
Step 4 Penyambungan
· Hubungkan Hydraulic Pump dengan Base Frame dan penyambung slang
hydraulic.
Pekerja
· Pasang pipa yang akan disambung ke Base Frame dan pasang pengganjal jika diperlukan agar ketinggian pipa sama. Selalu posisikan jari tangan pada jarak yang aman dari titik jepit / nip point dan lakukan komunikasi yang baik saat mengangkat atau memposisikan pipa.
Pekerja
· Pasang Clamp penjepit dan kencangkan bautnya. Pastikan kedua ujung pipa yang akan disambung menonjol keluar kira kira 2 cm s/d 5 cm.
Pekerja
· Bersihkan kedua ujung pipa dengan kain lap basah.
Pekerja
· Buka Carriage Base Frame dengan cara mengatur tuas Hydroulic Pump.
Pekerja
· Hidupkan mesin pemotong dan kunci perlahan. Tutup Carriage Base Frame dengan cara mengatur tuas hydraulic dan pastikan kedua ujung pipa telah terpotong dengan rata.
Plumber
· Buka penuh Carriage Base Frame, lalu keluarkan mesin pemotong dari Base Frame ( ikuti Prosedur Manual Handling ) dan tempatkan di Stand Basket dengan benar.
Plumber & Pekerja
· Keluarkan sisa potongan pipa pada Base Frame, pastikan permukaan kedua pipa sudah terpotong rata, jika belum maka ulangi lagi langkah di atas.
Pekerja
· Tutup penuh Cariage Base Frame dan periksa center level dengan menggunakan salah satu sisi clamp pipa pada Base Frame. Pastikan tidak ada gap antara dua pipa yang telah dipotong ( rata ), jika masih ada lakukan lagi pemotongan.
Plumber
· Bersihkan kedua ujung pipa dari debu, minyak atau grease dengan menggunakan cairan alkohol agar daya rekatnya lebih kuat.
Pekerja
· Pasang plate pamanas yang ke dalam Cariage Base Frame, kemudian rapatkan Carriage dengan cara mengatur tuas pada Hidraulik Pump dan lakukan pemanasan pada plate pemanas sehingga mencapai temperature 200 °c
Plumber & Pekerja
· Jika pipa bergerak lepas dari pemanas, atur kembali tuas Hydraulic Pump pada posisi Low Presure ( tidak melebihi 6.3 bar ). Pastikan kedua ujung pipa menyentuh plate pemanas dengan sempurna dan biarkan sampai kedua ujung pipa meleleh / menyatu ( sekitar 2 mm ).
Plumber
· Lepaskan sumber listrik dari Base Plate dan mesin pemotong, buka Carriage dan keluarkan plate pemanas, tutup kembali Carriage dan atur Presure Hydraulic Pump hingga ketebalan sambungan yang diinginkan :
* 225 mm – 315 mm = 12 – 26 mm
* 335 mm – 400 mm = 18 – 27 mm
Plumber
· Biarkan posisi Presure Hydraulic Pump dalam proses pendinginan. Waktu pendinginan sebagai berikut ;
* Diameter 225 – 315 mm = +/- 40 menit
* Diameter 355 – 400 mm = +/- 45 menit
Plumber
· Proses penyambungan selesai, release Pressure Hydraulic Pump, lepaskan semua Clamp pipa, keluarkan pipa yang telah disambung dari Base Frame.
Plumber & Pekerja
· Sebelum chain saw digunakan, lakukan pemeriksaan dengan menggunankan checklist yang ada.
Plumber
· Pastikan chain saw telah dipasangi tagging, masih valid dan alat dalam kondisi baik / layak pakai ( jika menggunakan chain saw listrik ).
Plumber & Pekerja
· Pastikan fuel chain saw dalam kondisi cukup, dan alat dalam kondisi baik / layak pakai ( jika menggunakan chain saw denga bahan bakar bensin campur / fuel ).
Plumber & Pekerja
· Siapkan pipa yang akan dipotong di lokasi yang tidak mengganggu jalan / aman dan berilah ganjal.
Pekerja
· Bersihkan pipa yang akan dipotong dari lumpur atau kotoran lainya.
Pekerja
· Pilih posisi memotong yang aman, dan kaki bisa berpijak pada tempat yang aman / tidak licin yang dapat menggaggu keseimbangan.
Pekerja
· Gunakan PPE yang dipersyaratkan ( helm, kaca mata, sepatu safety, sarung tangan dan ear plug ) pada saat pemotongan.
Plumber & Pekerja
· Pegang mesin dengan kedua tangan dengan kuat dan benar selama pemotongan berlangsung.
Plumber
· Hidupkan mesin dengan cara menekan tombol ”On” dan pastikan putaran rantai maksimal sebelum dikenakan ke object yang akan dipotong ( untuk chain saw listrik ) atau
Plumber
· Selama mesin pemotong bekerja lakukan pelumasan rantai dengan cara menekan tombol oli pelumas sebanyak 5 - 6 kali setiap 2 atau 3 menit.
Plumber
· Setelah pemotongan selesai, tekan tombol “Off” dan tunggu sehingga rantai benar - benar telah berhenti / tidak berputar, kemudian lepaskan dari sumber listrik dan gulung kembali kabelnya dengan rapi.
Plumber
Step 6 Penarikan Pipa Memakai LV
· Sebelum penarikan dilakukan, periksa kondisi LV yang akan digunakan untuk menarik pipa dan pastikan semua dalam kondisi baik / laik pakai.
Driver
· Periksa rantai yang akan digunakan untuk menarik dan pastikan SWL rantai lebih besar daripada pipa yang akan ditarik.
Driver & karyawan
· Kaitkan hook yang terdapat pada rantai ke ring yang sudah terpasang pada pipa, lalu kaitkan ujung rantai yang satunya ( hook ) ke anchor yang terdapat pada LV.
Karyawan
· Sebelum LV dijalankan pastikan area penarikan dalam kondisi clear / aman serta ada petugas yang mengarahkan pada saat proses penarikan berlangsung.
Karyawan & Supv.
· Aktifkan double gardan pada LV ( posisikan ke 4L ) agar proses penarikan pipa lebih ringan dan masukan ke gigi 1 lalu jalankan LV mengikuti aba-aba
/ arahan dari spotter hingga pipa bergeser / berada pada tempat yang diinginkan.
Driver
· Panjang pipa yang boleh ditarik dengan memakai LV tidak boleh lebih dari 5 joint (60 m).
Supv.
· Pastikan ijin sudah didapatkan dari responsible area, apabila di area kerja terdapat kabel listrik, atau pipa air / solar.
Supv.
· Pastikan ada satu orang pengawas atau orang yang diberi otorisasi sebagai pengawas di lokasi berlangsungnya pekerjaan, yang berfungsi sebagai pemberi komando sekaligus sebagai pengawas terhadap keselamatan kerja.
Supv.
· Pastikan posisi pengawas / pemberi aba-aba dengan operator excavator dapat terlihat dengan jelas dan dapat melakukan komunikasi dengan baik.
Supv.
· Pastikan alat bantu angkat yang akan digunakan memiliki SWL yang lebih besar dari pipa yang akan diangkat.
Supv.
· Kaitkan alat bantu angkat ( rantai / webbing ) ke pipa yang akan diangkat, lalu angkatlah pipa yang akan disambung sampai dengan ketinggian yang diinginkan.
Supv.
· Selama pipa diangkat / diposisikan oleh excavator, tidak boleh ada orang yang berada di bawah / di dekat pipa dan excavator.
· Pasang alat penyambung pipa pada pipa yang akan disambung ( ikuti step 2 )
Supv.
Step 8 Bekerja di Dekat Air ( misal ; kolam, rawa, dll… )
. Pastikan semua karyawan yang terlibat dengan pekerjaan di dekat air dengan kedalaman 1 m atau lebih, telah menggunakan Jaket pelampung dengan baik dan benar.
Supv.
. Batasi waktu bekerja di dekat air, jika ada pekerjaan yang bisa dilakukan di darat / tidak harus di dekat air, maka lakukanlah pekerjaan tersebut di darat.
Supv.
. Waspadai bahaya binatang air ( misal; buaya, ular, dll.. ) Jika menjumpai adanya keberadaan binatang tersebut atau sarangnya, maka jangan diganggu / diusik, segera laporkan ke user agar segera ditindak lanjuti.
Supv.
. Pasang sign “ Hati-hati ada pekerjaan “ jarak +/- 50 m dari lokasi kerja
Supv.
. Demarkasi area kerja ( safety cone atau pita ).
Supv.
. Pastikan kondisi jalan aman, saat akan menyebrang / berjalan di luar area yang didemarkasi ( tidak ada kendaraan yang melintas )
Supv
. Selalu kenakan PPE yang dipersyaratkan
Supv.
Step 10 Naikan Peralatan Kerja
· Bersihkan semua peralatan kerja yang telah dipakai dari kotoran dan naikan kembali ke mobil ( pastikan tidak ada peralatan kerja yang tertinggal )
Pekerja
· Saat menaikan peralatan kerja ke mobil, pastikan antara berat beban yang diangkat dengan jumlah orang yang mengangkat beban sesuai ( beban max. 18 kg / orang, ikuti Prosedur Manual Handling )
Pekerja
· Pastikan semua pekerjaan telah diselesaikan dengan benar.
Supv.
· Kumpulkan sampah yang dihasilkan dari pekerjaan dan buang ke tempat sampah.
Pekerja
. 10.1 Pekerja tersetrum
Jika Anda mampu dan terlatih serta kondisi aman, maka segeralah tolong korban dan bawa ke tempat yang aman, lalu segera hubungi Emergency Respon Team / ERT ( ikuti Prosedur Pelaporan Keadaan Darurat SOP AM-40 )
. 10.2 Digigit binatang air :
Amankan diri penolong dan tempat kejadian. Segera evakuasi korban ke tempat yang aman. Tenangkan korban.
Segera hubungi Emergency Service (ikuti Prosedur Pelaporan Keadaan Darurat SOP AM-40)
Sambil menunggu bantuan yang lebih memadai datang, rawat korban, bila perlu pasang bidai atau pembalut elastis dengan pola spiral pada daerah anggota gerak yang digigit.
Catatan :
. Stop pekerjaan saat terjadi hujan dan lindungi semua peralatan listrik dari guyuran air hujan.
. Pastikan tangan dan lokasi kerja dalam keadaan kering ( tidak basah/ lembab ) saat menggunakan peralatan listrik.
Supervisor