FATIQUE
FATIQUE
1.0 Tujuan
Prosedur ini dibuat dengan tujuan memberikan petunjuk tentang tindakan yang harus dilakukan pada saat mengalami gejal fatique agar terhindar dari kecelakaan yang bisa berakibat terhadap pekerja, kerusakan peralatan atau terhambatnya produktifitas
2.0 lingkup
Ruang lingkup ini terbatas hanya pada tindakan yang harus dilakukan pada saat mengalami gejala fatique
3.0 Tangung jawab
Penanggung jawab dari Standard Operating Procedure ini adalah Pekerja, Supervisor dan / atau Pengawas. Supervisor / pengawas berkewajiban melakukan fatique monitoring di awal shift dan pada saat jam-jam kritis fatique.
Pra syarat :
Memahami prosedur kerja yang aman ( SOP )
Personal Protective Equipment ( PPE )
Sepatu safety, helm.
4.0 Prosedur
1 Penyebab
Hal-hal yang menyebabkan terjadinya fatique ;
o Kualitas tidur yang kurang baik
o Kurang istirahat
o Melakukan aktifitas kerja pada saat alamiah tidur
o tidur kurang dari 5 jam
o tidur 5 jam harus Observasi oleh supervisor
(Penanggung jawab Pekerja)
2 Gejala
Gejala ringan;
o Resah, gelisah
o Fikiran melayang
o Sering mengucek mata
o Gerakan kacau
o Menguap
Gejala sedang;
o Terlihat lelah, kuyu
o Banyak diam
o Sering menutup mata ( antara 1 sampai 2 detik )
o Penglihatan sulit untuk focus
o Susah menjalankan perintah
o Sering menguap
Fatique serius;
o Tidak dapat atau sedikit sekali untuk bisa melakukan aktifitas
o Berkunang-kunang
o Menutup mata lebih dari dua detik
o Tidak merespon terhadap orang di sekitar
o Kepala, badan terasa kaku, kejang
o Micro sleeps
(Penanggung jawab Pekerja)
3 Tindakan
Apabila mengalami gejala di atas, segera ;
o Stop berkendara
o Lakukan olahraga ringan
o Cuci muka
o Minum air putih
o Hadapkan wajah ke sinar /lampu
(Penanggung jawab Pekerja)
Jika tidak bisa membantu, segera lapor ke Supervisor.
Supervisor harus segera mengambil tindakan yang tepat jika menjumpai karyawan yang mengalami fatique / sudah melakukan tindakan di atas namun masih fatique
( perintahkan karyawan untuk istirahat / tidak mengoperasikan kendaraan atau alat )
(Penanggung jawab Pengawas)
4 Fatique Check / Monitoring
Fatique check di awal shift
o Masing-masing Karyawan harus mengisi form fatique check di awal shift dengan jujur / sesuai dengan kondisi sebenarnya.
(Penanggung jawab Pekerja)
Fatique monitoring
o Fatique monitoring dilakukan oleh Supervisor pada saat jam-jam kritis dengan cara melakukan komunikasi dengan menggunakan radio atau bertatap muka dengan Karyawan.
o Supervisor harus memastikan semua Karyawan yang bekerja di bawah pengawasanya dalam kondisi fit / tidak fatique
(Penanggung jawab Pengawas
5 Waktu Lembur
o Waktu lembur adalah waktu kerja yang melebihi 7 ( tujuh ) jam sehari dan 40 ( empat puluh ) jam 1 ( satu ) minggu untuk 6 ( enam ) hari kerja dalam 1 ( satu ) minggu, atau 8 ( delapan ) jam sehari, dan 40 ( empat puluh ) jam 1 ( satu ) minggu untuk 5 ( lima ) hari kerja dalam 1 ( satu ) minggu atau waktu kerja pada hari istirahat mingguan dan atau pada hari libur resmi yang ditetapkan Pemerintah.
o Waktu lembur untuk Karyawan Shift, hanya diperbolehkan keperluan training dan saat off kedua ( saat off pertama dan off ketiga tidak diperbolehkan )
o Untuk Karyawan stady day, batas maximum adalah 13 hari kerja, 1 hari off.
(Penanggung jawab Pengawas)