Kalian tuh terlambat,
Kalau subuh sudah azan
Tapi masih asyik dengerin alarm hp
Kalian tuh terlambat,
Kalau orang sudah masuk kamar mandi
Tapi kalian masih mendengkur tidur
Kalian tuh terlambat,
Kalau orang tua kalian sudah bekerja
Tapi kalian masih asyik
bermalas-malasan
Kapan kalian mau menyiapkan masa depan.
Sementara sholat subuh kalian terlewati dengan suara alarm yang beraneka ragam
Kapan kalian mau bekerja untuk mencari bekal hidup masa depan
Sementara bangun pagi dan mandi pagi kalian masih tak terpikirkan
Hidup ini perlu perjuangan sepanjang napas
agar kita bisa hidup punya nilai bukan hidup apa adanya.
Hidup ini perjalanan yang butuh bekal dan pengalaman
Bukan permainan yang mudah kita menangkan
Kalau kalian tak membangun kebiasan baik
Kalian tak punya karakter baik
Karena ia tumbuh dari pembiasaan
Jadi kapan kalian akan membangun kebiasaan
Sementara waktu terus berjalan meninggalkan kesempatan?
Ingat,
detik-detik yang kalian lewatkan
Menit-menit yang kalian abaikan
Bahkan,
jam, hari, bulan dan tahun
Yang kalian tidak pedulikan
Telah memotong umur dan kesempatan yang kalian punya.
Cibinong, 22022022
Keistimewaan para Nabi dalam memanfaatkan waktu,
firman Alloh Subhanahu wa Ta'ala,
إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ
”Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang bersegera dalam mengerjakan berbagai macam kebaikan, dan mereka senantiasa berdoa kepada Kami dengan disertai rasa harap dan cemas. Dan mereka pun senantiasa khusyu’ dalam beribadah kepada Kami.” (QS. Al Anbiyaa’ [21] : 90)
Jangan Sia-Siakan Kesempatan!
Syaikh as-Sa’di rahimahullah berkata, ”Salah satu bukti kebijaksanaan takdir dan hikmah ilahiyah, yaitu
Barangsiapa yang meninggalkan apa yang bermanfaat baginya-padahal memungkinkan baginya untuk memetik manfaat itu lantas dia tidak mau memetiknya-maka dia akan menerima cobaan berupa disibukkan dengan hal-hal yang mendatangkan madharat terhadap dirinya.
Barangsiapa meninggalkan ibadah kepada ar-Rahman, niscaya dia akan disibukkan dengan ibadah kepada berhala-berhala.
Barang siapa meninggalkan cinta, harap dan takut kepada Allah maka dia akan disibukkan dalam kecintaan kepada selain Allah, berharap dan takut karenanya.
Barangsiapa tidak menginfakkan hartanya dalam ketaatan kepada Allah niscaya dia akan menginfakkannya dalam mentaati syaithan.
Barangsiapa meninggalkan merendahkan diri dan tunduk kepada Rabb-nya niscaya dia akan dicoba dengan merendahkan diri dan tunduk kepada hamba.
Barangsiapa meninggalkan kebenaran niscaya dia akan dicoba dengan kebatilan.”
(Tafsir surat al-Baqarah ayat 101-103, Tais al-Karim Tais al-Karim ar-Rahman hal. 60-61).
Abdullah bin Umar radhiyallahu’anhuma berkata : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memegang kedua pundakku dan mengatakan, ”Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau orang yang singgah di perjalanan.” Ibnu ‘Umar berkata, “Kalau engkau berada di waktu pagi jangan sekedar menunggu datangnya waktu sore. Kalau engkau berada di waktu sore jangan sekedar menunggu datangnya waktu pagi. Manfaatkanlah waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu. Dan gunakanlah masa hidupmu sebelum datang kematianmu.” (HR. Bukhari)
Abdullah bin Umar radhiyallahu’anhuma berkata : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memegang kedua pundakku dan mengatakan,
”Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau orang yang singgah di perjalanan.” Ibnu ‘Umar berkata, “Kalau engkau berada di waktu pagi jangan sekedar menunggu datangnya waktu sore. Kalau engkau berada di waktu sore jangan sekedar menunggu datangnya waktu pagi. Manfaatkanlah waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu. Dan gunakanlah masa hidupmu sebelum datang
Motivasi
Kata-kata bijak tentang waktu bisa membuatmu lebih tertata dalam menjalani rutinitas. Displin mengelola waktu akan membuatmu menjadi pribadi yang tepat dan tak suka menunda pekerjaan. Orang sering kali menggunakan istilah 'time is money' atau 'waktu adalah uang'. Hal itu menunjukkan betapa pentingnya waktu dalam kehidupan. Jika kita menyia-nyiakan waktu, sama saja dengan menyia-nyiakan kesempatan mendapatkan hal baik dalam hidup. Sebagian besar, orang yang sukses dalam karier selalu menghargai waktu dan tak menyia-nyiakan kesempatan yang ada.
Banyak cara yang bisa dilakukan agar kita tidak menyia-nyiakan waktu. Terlebih lagi waktu terus berjalan dan tak bisa diulang kembali.
Bijaklah terhadap Waktu
1. "Jika kamu menyia-nyiakan waktu, maka nanti waktulah yang menyia-nyiakan kamu."
2. "Jangan buang waktu, tenaga, dan pikiran untuk hal yang sia-sia. Berfokuslah pada hal yang menjadikan dirimu bernilai."
3. "Jangan selalu katakan 'masih ada waktu' atau 'nanti saja'. Lakukan segera, gunakan waktumu dengan bijak."
4. "Jangan hanya menunggu waktu yang tepat karena itu bukanlah hal yang utama. Terkadang waktu yang salah bisa menjadi yang paling sempurna."
5. "Berubahlah ketika kamu masih punya waktu karena mungkin akan tiba saat di mana kamu ingin berubah, waktu tak lagi kau punya."
Beliaulah Founder dan Ketua dari Yayasan Amalia. Yayasan yang menaungi berbagai jenjang pendidikan di Sekolah Amalia. Mempersiapkan generasi Rabbani harapan umat menjadi visinya sejak lama. Dengan mendirikan Sekolah Amalia ini, menjadi jalan perjuangannya mempersiapkan generasi Rabbani harapan umat yang baik akhlaknya, luas pengetahuannya, mampu bersaing secara global, dan kelak menjadi pemimpin terbaik bagi negeri kita tercinta.