Tes merupakan suatu alat pengumpul data yang digunakan dengan tujuan memperoleh informasi yang akurat tentang tingkah laku. Pengukuran yaitu proses pengumpulan data atau informasi yang dilakukan secara objektif. Hasil atau produk aktivitas pengukuran adalah jarak, waktu, jumlah, ukuran dan sebagainya yang bersifat kuantitas atau berupa angka yang bisa di olah secara statistika. Evaluasi adalah proses pemberian pertimbangan atau makna mengenai nilai dari sesuatu yang dipertimbangkan baik itu orang, benda atau keadaan.
Lebih lengkap ada di dalam Buku Pengukuran dan Evaluasi Olahraga (Abdul Narlan dan Dicky Tri Juniar, 2020)
PERTEMUAN 1. TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA.pptx
Tes kebugaran jasmani merupakan suatu baterai tes yang digunakan oleh seorang guru untuk menentukan tingkat kebugaran jasmani peserta didiknya di sekolah. Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) yang telah disusun oleh Kemendiknas pada tahun 2010 (Komarudin, 2016) dikelompokkan menjadi 4 kelompok tes berdasarkan pada kategori umur peserta didik, yaitu (1) Kelompok Umur 6 – 9 tahun, (2) Kelomok Umur 10 – 12 tahun, (3) Kelompok Umur 13 – 15 tahun, dan (4) kelompok Umur 16 – 19 tahun.
Tes Kubugaran Jasmani Indonesia (TKJI) terdiri dari beberapa item tes, yaitu : Lari Cepat (Sprint), Angkat Tubuh (Pull Up), Baring Duduk (Sit Up), Loncat Tegak (Vertical Jump) dan Lari Jarak Sedang.
Lebih lengkap ada di dalam Buku Pengukuran dan Evaluasi Olahraga (Abdul Narlan dan Dicky Tri Juniar, 2020)
Daya tahan merupakan kemampuan seseorang beraktivitas dalam waktu yang lama tanpa mengalami kelelahan yang berarti. Dalam hal ini kajian kita akan membahas tentang daya tahan otot dan daya tahan aerobik.
Menurut Dic dkk. (Fenanlampir & Faruq, 2015) daya tahan otot adalah kemampuan seluruh organisme tubuh untuk mengatasi lelah pada waktu melakukan aktivitas yang menuntut kekuatan dalam waktu yang lama.
Daya tahan aerobik atau cardiorespiratori merupakan kemampuan tubuh melakukan fungsi kerja jantung, paru-paru dan sirkulasi dalam menyalurkan (mendistribusikan) oksigen (O2) secara maksimal ke seluruh otot yang bekerja pada saat melakukan aktivitas dalam waktu yang lama, tanpa mengalami kelelahan yang berarti.
Lebih lengkap ada di dalam Buku Pengukuran dan Evaluasi Olahraga (Abdul Narlan dan Dicky Tri Juniar, 2020)
Kekuatan otot adalah kemampuan otot atau sekelompok otot untuk melakukan kontraksi dalam satu kali usaha maksimal melawan beban. Kekuatan otot adalah salah satu komponen yang sangat penting dalam segala bentuk aktivitas gerak karena memiliki peran sebagai penggerak.
Lebih lengkap ada di dalam Buku Pengukuran dan Evaluasi Olahraga (Abdul Narlan dan Dicky Tri Juniar, 2020)
Kecepatan adalah komponen kondisi fisik yang penting dalam aktivitas olahraga tertentu. Pada umumnya kecepatan merupakan suatu kemampuan menggerakan tubuh untuk menempuh jarak dalam waktu yang sangat singkat. Ada dua kata kunci dalam pengertian kecepatan yaitu kemampuan melakukan gerakan yang sama secara berturut-turut dalam waktu yang sangat singkat atau kemampuan menempuh jarak dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.
Lebih lengkap ada di dalam Buku Pengukuran dan Evaluasi Olahraga (Abdul Narlan dan Dicky Tri Juniar, 2020)
Kelenturan adalah kemampuan seseorang untuk menggerakan tubuh dan bagian-bagian tubuh dalam satu ruang gerak yang seluas mungkin, tanpa mengalami dan menimbulkan cedera pada persendian dan otot di sekitar persendian tersebut.
Lebih lengkap ada di dalam Buku Pengukuran dan Evaluasi Olahraga (Abdul Narlan dan Dicky Tri Juniar, 2020)
Materi Bahan Ajar Tes Kelenturan
Keseimbangan adalah kemampuan seseorang dalam mempertahankan sikap dan posisi tubuh secara tepat pada saat diam dan bergerak.
Lebih lengkap ada di dalam Buku Pengukuran dan Evaluasi Olahraga (Abdul Narlan dan Dicky Tri Juniar, 2020)
Materi Bahan Ajar Tes Keseimbangan
Daya Ekplosif (Power) adalah kemampuan otot untuk mengerahkan kekuatan maksimal dalam waktu yang sangat cepat
Lebih lengkap ada di dalam Buku Pengukuran dan Evaluasi Olahraga (Abdul Narlan dan Dicky Tri Juniar, 2020)
Bahan Ajar Tes Daya Eksplosif (Power)
Kelincahan adalah suatu keterampilan komplek yang dimiliki atlet untuk merespon stimulus luar dengan sebuah perlambatan, perubahan arah dan percepatan ulang secara cepat
Lebih lengkap ada di dalam Buku Pengukuran dan Evaluasi Olahraga (Abdul Narlan dan Dicky Tri Juniar, 2020)
Materi Bahan Ajar Tes Kelincahan
Koordinasi adalah Kemampuan untuk melakukan tugas gerak secara tepat dan halus menggunakan gerak tubuh dan indera
Lebih lengkap ada di dalam Buku Pengukuran dan Evaluasi Olahraga (Abdul Narlan dan Dicky Tri Juniar, 2020)
Materi Bahan Ajar Tes Koordinasi
Waktu reaksi merupakan periode atau waktu antara diterimanya rangsangan dengan jawaban. Atau sering diistilahkan sebagai refleks dan kecepatan gerak, waktu antara pemberian rangsang (stimulus) dengan gerak pertama (respons)
Lebih lengkap ada di dalam Buku Pengukuran dan Evaluasi Olahraga (Abdul Narlan dan Dicky Tri Juniar, 2020)
Materi Bahan Ajar Tes Waktu Reaksi
Gerak keterampilan merupakan gerak yang berpola atau mengikuti bentuk yang memerlukan koordinasi serta kontrol seluruh tubuh. Pencapaian gerak keterampilan dilakukan melalui proses belajar dan latihan yang sistematis dan konsisten. Seseorang dikatakan terampil apabila mampu melakukan gerak yang efektif dan efisien.
Lebih lengkap ada di dalam Buku Pengukuran dan Evaluasi Olahraga (Abdul Narlan dan Dicky Tri Juniar, 2020)
Materi Bahan Ajar Tes Keterampilan Cabang Olahraga (Part 1)
Materi Bahan Ajar Tes Keterampilan Cabang Olahraga (Part 2)
Pemanduan bakat dengan Sprot Search adalah suatu model pengidentifikasian bakat yang terdiri dari 10 butir tes yang bertujuan membantu anak (yang berusia 11–15 tahun) untuk menemukan potensi anak dalam berolahraga yang disesuaikan dengan karakteristik dan potensi anak.
Lebih lengkap ada di dalam Buku Pengukuran dan Evaluasi Olahraga (Abdul Narlan dan Dicky Tri Juniar, 2020)
Materi Bahan Ajar Tes Pemanduan Bakat
Aspek psikologis merupakan gambaran keadaan suasana psikis seseorang dalam berbagai aktivitas. Aspek psikologis merupakan salah satu aspek penentu dalam pencapaian prestasi olahraga. Oleh karena itu penting sekali aspek psikologis untuk bisa diamati dan diukur untuk melihat perkembangannya sehingga bisa menunjang dan memberikan pengaruh besar terhadap pencapaian aspek-aspek lain menuju puncak prestasi yang diharapkan
Lebih lengkap ada di dalam Buku Pengukuran dan Evaluasi Olahraga (Abdul Narlan dan Dicky Tri Juniar, 2020)
Materi Bahan Ajar Tes Psikologis