BENTUK MOLEKUL
BENTUK MOLEKUL
Bentuk molekul adalah posisi atom dalam molekul. Bentuk molekul suatu zat akan mempengaruhi sifat zat, contohnya kepolaran. Penentuan bentuk molekul zat dilakukan melalui percobaan diantaranya dengan metode difraksi sinar X dan metode spektroskopi inframerah. Molekul memiliki bentuk tertentu, dan untuk memprediksi bentuk molekul dapat menggunakan ketentuan-ketentuan berikut:
Semua elektron pada kulit valensi atom pusat harus ditunjukkan
PEB pada substituen tidak harus ditunjukkan. PEB dari substituen dapat ditunjukkan apabila molekul mengalami resonansi.
Arah ikatan ditunjukkan seperti pada Gambar 21.
Gambar 22 Arah ikatan dalam menggambarkan bentuk molekul (Effendy, 2016)
TEORI VSEPR (VALANCE SHELL ELECTRON PAIRS REPULSION)
Teori tolakan pasangan elektron kulit valensi (VSEPR) adalah metode untuk memprediksi bentuk molekul kovalen dan ion poliatomik. Hal ini didasarkan pada gagasan bahwa pasangan elektron di kulit valensi suatu unsur dalam molekul atau ion poliatomik saling tolak menolak. Posisi yang diasumsikan oleh ikatan dan pasangan elektron mandiri dengan demikian menentukan sudut antara ikatan dengan atom di sekitarnya. Dalam penggunaan model VSEPR ini merujuk pada domain elektron. Domain elektron dalam konteks ini adalah pasangan mandiri atau ikatan, terlepas dari apakah ikatan itu tunggal, rangkap dua, atau rangkap tiga.
Teori VSEPR menyatakan bahwa:
Atom pusat suatu molekul memiliki bilangan koordinasi (BK) yang harganya ditentukan oleh jumlah PEI (pasangan elektron ikatan) dan PEB (pasangan elektron bebas) yang terdapat pada kulit valensi atom tersebut.
Pasangan-pasangan elektron pada kulit valensi atom pusat harus berada pada posisi tertentu agar kekuatan tolakannya minimal.
Kekuatan tolakan antara PEB-PEB > PEB-PEI > PEI=PEI.
PEI rangkap memerlukan ruangan yang lebih besar dibandingkan PEI tunggal.
PEI pada substituen yang lebih elektronegatif memerlukan ruangan lebih kecil dibandingan PEI pada substituent yang lebih elektropositif.
Prediksi bentuk molekul mengikuti langkah-langkah VSEPR berikut:
1) Menentukan atom pusat
2) Menentukan bilangan koordinasi atom pusat, jumlah PEI dan PEB pada kulit valensi atom pusat
Rumus bilangan koordinasi (BK) atom pusat yaitu,
Tabel 3 Banyaknya Elektron yang Didonorkan
PEI = jumlah atom yang terikat/ mengelilingi atom pusat
PEB = BK – PEI
3) Menuliskan kerangka molekul, menempatkan PEB pada atom pusat bila ada
4) Menentukan bentuk molekul beserta besar sudut-sudut ikatan di sekitar atom pusat
Istilah bentuk molekul juga digunakan untuk menyatakan bentuk ion poliatomik. Suatu molekul atau ion poliatomik seringkali dinyatakan dengan rumus umum sebagai berikut:
Molekul dan ion poliatomik dengan bilangan koordinasi (BK) 2 sampai 6 memiliki bentuk tertentu. Molekul dengan rumus umum AXmEn, bentuk berserta contohnya diberikan pada Tabel 4.
Tabel 4 Bentuk Molekul Sederhana dengan Atom Pusat Memiliki BK 2 sampai 6
Sumber gambar: phet.colorado.edu & Zumdahl et al., 2024
MASIH BINGUNG CARA MENENTUKAN BENTUK MOLEKUL??
Yuk, kita belajar melalui simulasi interaktif yang menyenangkan agar dapat menentukan bentuk molekul dengan tepat!
Got a problem? Ask chemistry. It gives us solutions