RIBUAN WARGA AS MENGUNGSI KARENA BADAI IRENE


Badai Irene
Puluhan Ribu Warga AS Mengungsi
Egidius Patnistik | Sabtu, 27 Agustus 2011 | 14:47 WIB
Dibaca: 4303
|
Share:
APHujan deras dan angin dari badai Irene menerjang pantai Pawleys Island, South Carolina, Jumat (26/8/2011). Badai itu mulai menghantam Pantai Timur AS dengan hujan deras, Jumat.
Foto:

NEW YORK, KOMPAS.com — Puluhan ribu orang di sepanjang Pantai Timur Amerika Serikat harus mengungsi, Sabtu (27/8/2011). Mereka meninggalkan rumah dan tempat-tempat liburan menjelang datangnya badai Irene yang diperkirakan bakal dahsyat. Ancaman badai itu telah menyebabkan pihak berwenang menutup semua bandara di New York, sistem transit penumpang, layanan kereta, dan pusat-pusat bisnis.

Wali Kota New York Michael Bloomberg telah memerintahkan evakuasi massal dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya dan penutupan layanan kereta bawah tanah. Sementara Presiden AS Barack Obama menyingkat masa liburan musim panasnya dan kembali ke Washington.

Badai kategori dua itu, yang akan membawa angin berkekuatan 160 kilometer per jam, diprakirakan akan mencapai pantai North Carolina pada Sabtu sebelum berputar ke pesisir timur menuju Washington, New York, dan Boston. Koridor yang padat penduduk itu, yang merupakan tempat tinggal bagi lebih dari 65 juta orang, bakal berada dalam ancaman banjir, badai, pemadaman listrik, dan kehancuran yang menurut taksiran para ahli bisa menimbulkan kerugian hingga 12 miliar dollar AS.

Bloomberg mengatakan dalam sebuah konferensi pers hari Jumat bahwa ia telah memerintahkan evakuasi massal untuk pertama kali terhadap penduduk di daerah dataran rendah di kota padat penduduk itu. Jumlahnya sekitar 250.000 orang. Ia menyebutnya sebagai "masalah hidup atau mati". "Kami belum pernah melakukan evakuasi yang bersifat wajib sebelumnya dan kami tidak akan melakukan ini jika kami tidak berpikir badai itu berpotensi menjadi sangat serius," kata Bloomberg.

Pihak berwenang sebelumnya telah mengumumkan, sistem transit kota New York akan mulai ditutup pada Sabtu siang. Semua bandara utama kota itu juga akan ditutup pada Sabtu sore. Jaringan listrik kota itu akan diputus jika angin melebihi kecepatan 60 mil per jam, seperti yang diperkirakan, dan otoritas memanggil 900 tentara Garda Nasional dan 2.500 pekerja listrik untuk mempersiapkan pekerjaan perbaikan darurat. Itu merupakan suatu pengerahan skala besar yang pernah terjadi sebelumnya.

Sementara itu, New Jersey, Kamis, telah memerintahkan 750.000 orang keluar dari daerah Mei Cape.

Sabtu pagi, badai Irene sudah berada sekitar 225 kilometer di selatan Cape Lookout, North Carolina, di mana hujan dan badai tropis mendera pantai, kata Pusat Topan Nasional yang berbasis di Miami. Dikatakan, Irene sedikit melemah dan akan kehilangan kekuatan setelah mencapai daratan pada Sabtu, tetapi tetap sebagai sebuah topan saat melewati atau mendekati Mid-Atlantik pada Sabtu malam sebelum berputar ke arah utara menuju Kanada.

Kedatangan Irene membawa kembali kenangan menyakitkan akan badai Katrina yang menerjang Gulf Coast tahun 2005, menyebabkan ribuan orang terdampar di New Orleans.

Sumber :
AFP
Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini.

  • Sabtu, 27 Agustus 2011 | 15:44 WIB
    Beginilah fenomena alam, bersyukur tinggal di Indonesia jarang terjadi amukan badai. Kalau sudah begini, mari kita dekatkan kepada yang punya dan menguasai alam.
 
Kirim Komentar Anda
Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan KOMPAS.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. KOMPAS.com akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

KOMPAS.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silakan login atau registeruntuk kirim komentar Anda

Comments