Sumatera Utara‎ > ‎

Air Terjun Aek Sijornih - Tapanuli Selatan








Air Terjun Aek Sijornih terdiri dari dua buah air terjun mini yang berundak-undak.  Berbeda dengan air terjun yang umumnya tinggi ramping dan tegak lurus, kedua air terjun ini berada pada medan slop/miring pada tanah dengan kandungan kapur. Air yang ditumpahkan pun melebar ke sisi kiri dan kanan, bertingkat-tingkat.  Aek Sijornih berarti air yang jernih.  Di musim hujan atau kemarau, air terjun ini  senantiasa selalu jernih.

Air terjun ini memiliki ketinggian sektar 10 m dan dikelilingi pohon-pohon kelapa disekitarnya bahkan ada yang tumbuh di tengah air terjun.

Pada aliran air terjun pertama (sebelah kiri) dibiarkan mengalir dalam bentuk parit-parit kecil. Sedangkan yang berada di sebelah kanan (aliran yang lebih besar) ditampung dalam kolam-kolam buatan untuk pemandian. Kolam-kolam tersebut terbagi dua. Ada yang besar, ada yang kecil. Yang kecil dibuat dengan kedalaman setengah meter untuk anak-anak, sedangkan yang besar dengan kedalaman lebih dari satu meter untuk orang dewasa. Dari kolam dewasa, pengunjung dapat naik ke atas menelusuri aliran sungai dan dapat memilih tempat yang nyaman. 

Sumber kedua air terjun ini berasal dari mata air perbukitan yang mengitari Kecamatan Batang Angkola dan Sayur Matinggi. Konon, pada musim hujan, sumber air yang mengandung kapur di perbukitan itu tidak pernah keruh. Sedang  pada musim kering, curah air justru semakin meningkat.



Lokasi

Terletak di Desa Aek Libung, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, Propinsi Sumatera Utara.

Peta dan Koordinat GPS:


Aksesbilitas

Berjarak sekitar + 35 km arah timur dari Padang Sidempuan.dengan waktu tempuh sekitar 2 jam perjalanan.  atau sekitar 380 km dari Medan dengan waktu tempuh sekitar 12 jam. Dapat dicapai dengan kendaraan pribadi atau umum antara lain becak motor, angkot, bis mini dan bis lintasan timur sumatera selama kurang lebih satu jam dari Kota Padang Sidempuan.  Selain dari Medan dapat juga diakses dari Padang atau Pekanbaru dengan waktu tempuh yang sama dengan dari Medan.

Bagi yang menggunakan kendaraan umum dari Padang Sidempuan naik a gkutan umum bernomer 02 sampai di Terminal Pal IV dengan ongkos sekitar Rp 3000.  Kemudian berganti angkot Anatra dengan ongkos Rp 10000 atau angkot Aek Manis (L300) dengan ongkos sekitar Rp 5000.

Tiket dan Parkir

Tiket masuk adalah Rp 10000/orang.dan biaya parkir Rp 5000 untuk kendaraan roda dua.

Fasilitas dan Akomodasi

Fasilitas yang tersedia antara lain musholla, toilet, kamar ganti dan beberapa saung atau gubuk-gubuk untuk peristirahatan pengunjung dapat dijumpai di dalam areal tersebut.  Pada bagian bawah gubuk-gubuk, terdapat kolam-kolam kecil berisi beberapa ekor ikan yang sengaja diletakkan di sana. Menurut pemiliknya, selain bisa beristirahat di gubuk, pengunjung dapat memesan ikan goreng sekaligus.  Juga beberapa tempat jajanan tersedia di sekitar kolam tersebut.

Ada sebuah jembatan gantung kayu dengan panjang sekitar 25 m yang lintasannya hanya berkisar setengah meter, melintang membelah Batang Angkola (Sungai Angkola).  Jembatan gantung ini merupakan jalan masuk menuju air terjun di atas. 

Comments