Kalimantan Barat‎ > ‎

Riam Merasap - Bengkayang








Ketinggian Riam Merasap ini sekitar 27 meterdan lebar sekitar 200 meter. Konon legendanya ada intan sebesar kepalan tangan yang dijaga oleh seekor labi-labi (kura-kura putih).

Masyarakat setempat menyebutnya dengan riam merasap karena kalau pada musim bulan oktober atau pada musim penghujan dan airnya deras, banyak buih-buih dari tetesan riam ini yang seperti asap.

Umat Katolik setiap hari-hari besarnya (menjelang Bulan Rosaria) selalu ramai mengunjungi Riam Merasap karena sejak lebih dari satu dekade lalu berdiri sebuah Goa Maria diatas air terjun ini.
Lokasi

Terletak di Dusun Dawar/Segonde, Desa Pisak, Kecamatan Tujuh Belas/Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Propinsi Kalimantan Barat.

Peta dan Koordinat GPS: 1° 18' 11.31" S  110° 11' 3.44" E 

Aksesbilitas

Berjarak tempuh dari kota Bengkayang ke Lokasi Riam Merasap kurang lebih sekitar 62 km atau kurang lebih 130 km sebelah timur Kota Singkawang atau 300 km dari Pontianak. Dapat dikunjungi dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.  Dari Pontianak bisa menggunakan bis kurang lebih 8 jam denga melewati rute Pontianak - Pinyuh - Anjungan - Toho - Karangan - Bengkayang - Sanggau Ledo.

Dapat juga menggunakan jalur lain denga rute Pontianak - Pinyuh - Mempawah - Singkawang - Samalatan - Bengkayang - Sanggau Ledo. Jalur (rute) pertama jarakanya lebih dekat dibandingkan jalur (rute) kedua (kira-kira selisih 50 km, akan tetapi jalur pertama kondisi jalannya rusak.  Waktu tempuh kedua jalur tersebut kira-kira 6 jam dengan kecepatan rata-rata 60-90 km/jam.

Untuk jalur kedua ini lebih asik, karena melewati bukit Mendering yang jalannya berkelak-kelok kayak ular dengan tikungan yang seperti angka delapan

Selanjutnya jika ingin mencapai riam dan mandi dibawahnya mesti turun ke bawah, akan tetapi diperlukan kehati-hatian untuk turun kebawah,sebab jalannya terjal dan licin selain itu belum dibuatkan tangga untuk turun.

Fasilitas dan Akomodasi

Objek wisata ini dilengkapi dengan beragam fasilitas seperti kantin, perhotelan, penginapan, kawasan offroad, souvenir shop, arung jeram, dan budidaya keramba.


RIAM MERASAP

»Alamat/Lokasi : Desa Kaliau’, Kecamatan Sanjingan Besar

» Status Kepemilikan : Tanah Desa

» Nama Pengelola : Kelompok Peduli Riam Merasap (Organisasi Masyarakat)

 

» Jarak dari Pusat Kota/Waktu Tempuh : 85 km dari pusat Ibukota Kabupaten Sambas

» Kondisi Jalan Menuju Obyek Wisata : Jalan setapak menuju ke lokasi riam/air terjun sepanjang 700 meter, lebar badan jalan 2 meter

» Transportasi yang Dapat Digunakan /Biaya : Roda 2 dan roda 4 menuju ke desa terdekat kemudian berjalan kaki kira-kira 1 km hingga lokasi riam merasap.

» Harga Tiket Masuk : Tidak dipungut biaya.

» Daya Tarik yang ada di ODTW :

- Di sepanjang perbatasan Kabupaten Sambas dengan Negeri Serawak, terdapat banyak air terjun dan riam yang sebagian besar masih sangat alami karena masih belum tersentuh tangan manusia. Salah satunya yang cukup dekat dengan ibukota Kecamatan Sajingan Besar adalah Air Terjun/Riam Merasap yang merupakan hulu dari Sungai Sajingan. Disebut Riam Merasap karena air yang deras dari riam ini menimbulkan kabut dingin dari percikan air, karena itulah penduduk sekitarnya menamakan riam ini dengan nama Riam Merasap.

- ODTW ini masih alami dan mempunyai nilai jual yang tinggi bagi menarik para wisatawan. Air terjun setinggi 20 meter, dengan air yang jernih ditambah panorama keindahan alam ekosistem hutan hujan tropis dan ditumbuhi habitat pohon belian yang masih sangat alami. Keunikan Riam Merasap, yaitu; setelah menemukan air terjun/riam ini, dengan hanya menyusuri aliran riam wisatawan akan menemukan satu buah riam lagi dengan ketinggian 8 meter, yang disebut ; Riam Naik Kubik.

- Di obyek wisata ini juga terdapat riam lainnya selain yang telah disebutkan tadi yaitu; Riam Kaca dan Riam Babi.

- Wisatawan juga dapat melihat langsung kehidupan masyarakat Dayak Selako yang menjadi masyarakat Kecamatan Sajingan Besar.

- Dengan akan dibukanya border Aruk-Sajingan sebagai pintu gerbang perbatasan antara Negara Indonesia dan Negara Malaysia, maka obyek-obyek wisata di kawasan Sanjingan besar layak untuk dikembangkan sebagai salah satu daerah tujuan wisata yang nantinya diharapkan akan dapat menarik wisatawan khususnya yang berasal dari luar (wisatawan mancanegara) yang datang/pergi melalui border Aruk Sajingan.


Comments