Home

About Us

Profile Wilayah IV

Lingkungan FX 1

Lingkungan FX 2

Lingkungan FX 3

Lingkungan Bintang Timur

Lingkungan Laurensius

OMK Wilayah IV

Program Wilayah IV

Jadwal Koor Wil. IV

Warta Lingkungan Wil.IV

Email

Paroki MBK

Jadwal Misa paroki MBK

 

Benarkah kata "Gereja Katolik" tertulis dalam Alkitab?

Catechism Of The Catholic Church

Katekismus Gereja Katolik

Code Of Canon Law

Evangelii Nuntiandi

Bull of Indiction of the Great Jubilee of the Year 2000 "Incarnationis Mysterium"

Apostolic Letter 'Tertio Millennio Adveniente' of the Holy Father John Paul II

History

Prayer for the third year of preparation 1999

Prayer for the second year of preparation 1998

Prayer for the first year of preparation 1997

Homily of Cardinal Etchegaray for the Jubilee of the Franciscan Family (April 9, 2000)

Apakah Katolik Sudah Selamat?

Memakai Nama Katolik

Kanon Katolik

Goa Maria di Indonesia

 

Kanon Alkitab

Kanon (Yunani, kanon, norma, ukuran atau tolok ukur, standar) Ingat, alkitab yang kita genggam dalam tangan kita memiliki sampul awal dan akhir untuk melindungi isi halaman-halamannya. Kita patut bertanya, apakah Tuhan memberikan/menurunkan alkitab dalam bentuk atau format buku seperti sekarang? Yoh20:30 ; Yoh21:25 ; Mat28:19-20. Yesus memerintahkan rasul untuk mewartakan, mengajar dan membaptis dunia. Yoh21:25 Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu. Apakah Tuhan memberikan/ menurunkan alkitab dalam bentuk seperti apa yang kita miliki sekarang? Tidak! Kis20:35 ; nbsp ; 2Tes2:15 ; 2Tes3:6


Yoh 20:30 Memang masih banyak tanda lain yang dibuat Yesus di depan mata murid-murid-Nya, yang tidak tercatat dalam kitab ini,


Darimana dapat manusia memastikan bahwa isi diantara kedua sampul tsb adalah benar-benar Firman Tuhan? Siapakah yang dapat menjamin kepastian, keaslian atau keotentikan isi diantara kedua sampul pelindung alkitab? 1Tim3:15 ; Yoh21:25

Lihat buku Petualangan Harry Potter, diantara kedua sampul terdapat tulisan yg mengisahkan petualangan Harry dan kawan-kawannya yang ditulis oleh JK Rowling. Kita mengakui karya tsb dan JK Rowling sebagai pengarang atau induknya tanpa argumentasi. Kita semua mengerti dan menerima isi dan karya JK Rowling tsb secara pasti. Kembali ke alkitab, siapa yang dapat berkata secara pasti isinya tidak salah, tidak kurang, tidak lebih dan adalah benar dan pasti Firman Allah. Bukti apakah yang kita dapatkan dari alkitab itu sendiri? Apakah terdapat tulisan pada halaman muka yang menjelaskan atau mengotentikan isi alkitab?

"Ini adalah Alkitab, Ini adalah Firman Tuhan Allah, alkitab ini berisi sekian halaman kami menjamin jumlah isi dan seluruh isi  adalah benar Firman Tuhan yang berisikan total 66 (alkitab Protestan) kitab, yaitu 27 kitab Perjanjian Baru dan 39 kitab perjanjian Lama yang berjudul "Kejadian, Keluaran ... Matius, Markus, Lukas, Yohanes dst hingga kitab Wahyu."

 

 Entri pendek dari WIKIPEDIA, kiriman saya 

Deuterokanonika adalah buku-buku dalam Kitab Suci Perjanjian Lama , deuterokanonika berartikan "Penetapan Kanon untuk kedua kalinya", karena hanya didapati dalam versi Septuaginta, yaitu terjemahan Perjanjian lama dalam bahasaYunani  yang diterjemahkan oleh septuaginta = tujuh puluh 70 ahli Taurat Yahudi (ref. Surat dari Aristeas) untuk memenuhi kebutuhan orang-orang Yahudi yang berkebudayaan Yunani dalam diaspora di Alexandria sekarang Mesir. Yesus dalam Perjanjian Baru mengutip ayat-ayat Perjanjian Lama dari versi Septuaginta. Disebut dengan istilah deuterokanonika karena perbuatan Martin Luther saat dia mengeluarkan 7 kitab dari daftar kanon Vulgata yang berarti digunakan oleh umum. Konsili Trente pada abad ke 16 kemudian menetapkan kanon Kitab Suci untuk kedua kalinya (deutero-kanonika) dengan jumlah kitab yang sama saat dikanonkan pertama kali pada sinoda Nikea pada abad ke 4.

Kitab-kitab yang tergabung dalam kanon ini tidak terdapat dalam kitab-kitab yang diterima oleh konsili para rabi Yahudi di Yamnia (90 M.) sekitar 300 tahun setelah Septuaginta diselesaikan akan tetapi tradisi dari kitab-kitab deuterokanonika seperti perayaan Hanukh (Pendedikasian Bait Allah di Yerusalem) dan sejarah Masada, umat Yahudi menggunakan kisah kejadian keluarga Makabe dalam Perjanjian Lama versi Septuaginta yang mengandung deuterokanonika. Agama Yahudi dan Gereja-gereja protestant, yang mengikuti kanon Yahudi, tidak mengakui buku-buku ini. Gereja Katolik dan Ortodoks mengakui kanon yang sama.

 

Kitab-kitab yang tergolong Deuterokanonika adalah:

Tobit

Kitab Yudit

Tambahan Ester

Kebijaksanan Salomo

Kitab Yesus bin Sirakh

Kitab Barukh

Tambahan Daniel

I Makabe

II Makabe


Meskipun menolak kanonisitas kitab-kitab dalam Deuterokanonika ini, pada umumnya Gereja-gereja Protestan menerimanya sebagai dokumen sejarah yang berharga untuk lebih memahami perkembangan agama Yahudi dan dasar-dasar kekristenan.

 

Karena dari ribuan naskah-naskah alkitab yang terdapat pada jaman kanonisasi (era susunan dari isi alkitab ditetapkan pada Sinoda Nikea th 350 sekali lagi pada sinoda Hippo th 381). Apakah kanon alkitab sebenarnya berjumlah 73 kitab (kanon gereja Katolik)  yaitu, 27 kitab Perjanjian Baru dan 46 kitab Perjanjian Lama termasuk kitab-kitab 1 dan 2 Makabe, Tobit, Sirakh, Yudith, Kebijaksanaan Solomo, Barukh dan tambahan-tambahan dalam kitab Daniel dan juga Ester atau 66 kitab versi Protestan? Dari jumlah ratusan bahkan ribuan naskah-naskah gereja yang ada dan tersebar pada masa prakanonisasi alkitab menjadi atau lahir seperti yang kita kenal sekarang. Naskah manakah adalah benar wahyu dan mana adalah novel atau pemalsuan dari ajaran Yesus. Sebab pada jaman itu terdapat banyak pemalsu ajaran untuk kepentingan pribadi yang juga menulis naskah yang serupa tapi bukan ajaran seperti dalam naskah, ajaran dan tradisi suci warisan dari para rasul. Pertanyaan yang selalu menjadi debat dan pertikaian antara yang Katolik dan non-Katolik adalah susunan mana yang benar. Gereja Katolik menetapkan 73 kitab sebagai susunan dan isi alkitab yang sah sedangkan bagi mereka yang bukan Katolik mengakui susunan dengan jumlah yang kurang dari 73 kitab yaitu 66 kitab dan mengakui 7 kitab tambahan sebagai tambahan gereja Katolik dan mendaftarkan kitab-kitab tsb sebagai aprokipa (kitab-kitab rahasia atau tersembunyi) atau deuterokanonikal dengan arti dan maksud bahwa gereja Katolik telah menambahkan kitab-kitab tsb dari susunan asli  dan mengkanonkan alkitab dua kali. Prasangka ini lahir pada era reformasi dan tidak pernah tercatat dalam sejarah sebelumnya. Karena itu Konsili Trente menyatakan dan menetapkan kanon untuk kedua kalinya dan bukan kanon yang kedua atau edisi kedua disebut deuterokaonika (deutero, kedua kali) bukan kanon kedua.  Gereja tidak menambahkan melainkan menetapkan kanon sekali lagi untuk menunjukan kesalahan bidaah Luther dan tokoh reformasi lainnya sewaktu mengurangi isi alkitab dari 73 kitab menjadi 66. Luther memilih jumlah itu karena dia mengikuti kanon Perjanjian Lama versi umat Yahudi yang dikenal dengan nama kanon Palestina yaitu Perjanjian Lama yang ditulis di abad ke 2 di kota Jamnia dalam bahasa Ibrani. Alasan pihak Yahudi adalah kenajisan alkitab yang ditulis dalam bahasa Yunani seperti versi terjemahan Septuaginta LXX yang diterjemahkan oleh 70 ahli taurat dikota Alexandria untuk digunakan oleh umat Yahudi dalam diaspora. Terjemahan versi Septuaginta terbukti digunakan oleh para rasul sewaktu mengutip ayat-ayat Perjanjian Lama dalam Perjanjian Baru atau dalam khotbah mereka. Lebih dari itu Yesus sendiri menggunakan ayat-ayat versi Septuaginta untuk kutipan-Nya dalam Perjanjian Baru. Kebiasaan ini dapat dilihat dari bentuk kalimat, nama dan tatabahasa dari kutipan-kutipan dalam Perjanjian Baru yang hanya dapat ditemukan dalam versi Septuaginta. Seperti nama kitab-kitab Pentatukh Genesis, Exodus, Leviticus, Numbers dan Deuteronomy adalah bahasa Yunani, hingga kini alkitab protestan masih tetap menggunakan nama-nama dalam bahasa Yunani dan bukan dalam bahasa Ibrani seperti seharusnya kanon Palestina tentu lebih menunjukan secara pasti keotentikan versi Septuaginta. Berikut adalah daftar kitab dalam perjanjian lama dengan nama dalam bahasa Yunani dan dalam bahasa Ibrani, sebaiknya Luther menamakan 5 kitab dalam Pentatukh (Torah, Taurat) dalam bahasa asli dari kanon Palestina yaitu B'resheet = Genesis, Shemot = Exodus, V'yakra = Levicticus, B'midvar = Numbers, Devarim = Deuteronomy seperti terlihat dalam daftar.

 

ENGLISH TRADITION

HEBREW TRANSLITERATION

TRANSLATION

Genesis

B'resheet

In the Beginning

Exodus

Shemot

Names

Leviticus

V'yakra

And He Called

Numbers

B'midvar

In the Desert

Deuteronomy

Devarim

Words or Things

Joshua

Yehoshua

Yah Saves

Judges

Shoftim

Judges

1 Samuel

Shmuel Aleph

Heard by God - One

2 Samuel

Shmuel Bet

Heard by God - Two

1 Kings

Malachim - Aleph

Kings - One

2 Kings

Malachim - Bet

Kings - Two

Isaiah

Yesha'yah

Yah is Salvation

Jeremiah

Yirmi'yah

Yah Lifts Up

Ezekiel

Y'chizki'el

God Strengthens

Hosea

Hoshea

Yah Save

Joel

Yo'el

Yah is God

Amos

Amos ("Ah-mose")

Burden Bearer

Obadiah

Oved'yah

Servant of Yah

Jonah

Yonah

Dove

Micah

Mikhah (shortened of "Mikhayah")

Who is Like Yah

Nahum

Nachum

Comforter

Habakkuk

Chav'kuk

Embracer

Zephaniah

Zefan'yah

YAH hides

Haggai

Chagi

My Feast

Zechariah

Zachar'yah

Yah Remembers

Malachi

Malakhi

My Messenger

Psalms

T'hilim ("Te-hee-leem")

Praises

Proverbs

Mashali

y rule/wisdom

Job

Yob ("Yobe")

Hostility

Song of Solomon

Shir Hashirim

The Song of Songs

Ruth

Rut (Moabite)

Chained/Welded

Lamentations

Akhah

How?

Ecclesiastes

Kehilat

Community

Esther (Babylonian: "a star")

Hadasah

Myrtle Tree

Daniel

Dani'el

God is My Judge

Ezra

Ezra

Help

Nehemiah

Nacham'yah

Yah Comforts

1 Chronicles

Davari Hayamim - Aleph

Word of the Ages - One

2 Chronicles

Davari Hayamim - Bet

Word of the Ages - Two

1 Maccabees

Makabim - Aleph

Hammers - One

2 Maccabees

Makabim - Bet

Hammers - Two

 

Contoh konkrit dari kuasa Septuaginta terdapat pada tradisi umat Yahudi sendiri. Pada bulan Desember setiap tahun umat Yahudi merayakan Hanukah yaitu perayaan pendedikasian bait Allah di Yerusalem setelah penajisan yang dilakukan oleh raja Antiokhus sewaktu mengeluarkan perintah dan hukum baru wajib untuk memotong dan mengurbankan babi didalam bait Allah, puncak kenajisannya adalah dengan menegakan patung Jupiter atau mungkin (Zeus) dalam bait Allah. 1Mak1:41-64 dan 1Mak4:36-59 mencatat sejarah ini. Keluarga Yudas Makabelah yang berhasil mengalahkan raja dan kemudian mendedikasikan kembali bait Allah di Yerusalem agar menjadi suci tempat dimana Yesus sewaktu bayi dipersembahkan. Bayangkan Yesus dipersembahkan didalam bait Allah yang telah dinajiskan ... Itulah yang menjadi dilema bagi mereka yang mengakui kanon Luther, karena kanon Luther tidak mencatat sejarah pendedikasian bait Allah. Karma akibat ajaran Luther yaitu doktrin sola scriptura (hanya alkitab) menjadi nyata dimana mereka tidak dapat mengakui sejarah itu sebagai tradisi sepertinya umat Yahudi yang mengakui taurat dan talmud (tradisi)  dimana mereka tetap mengakui sejarah dan tradisi keluarga Makabe. Sebaliknya tradisi itu tidak dapat diterapkan kepada kanon versi Luther. Oleh sebab itu terlihatlah kekurangan kanon Palestina bila diakui oleh penganut sola scriptura ataupun alkitab versi Protestan yang tidak memiliki kitab Makabe. Dengan kata lain harus dapat menerima bahwa Yesus dipersembahkan dalam kenajisan bait Allah.

 

Hanukah adalah perayaan pendedikasian kembali Bait Allah di Yerusalem setelah dinajiskan oleh raja Antiokhus agar Bait Allah dapat berfungsi kembali bagi umat Yahudi. Bagi umat Kristen terutama katolik dan Ortodoks sejarah kitab makabe sangat berarti karena Yesus dipersembahkan dan mengajar di Bait Allah di Yerusalem. Sejarah ini tercatat dalam Kitab 1 dan 2 Makabe. Umat Yahudi merayakan Hanukah setiap tahunnya pada bulan Desember. Hingga hari ini umat Yahudi senantiasa merayakan Hanukah bersamaan dengan masa natal umat Kristen.

Bila terdapat manusia yang mengaku atau mengira bahwa alkitab telah mengatakan atau sedikitnya mengontentikan diri maka ia harus terlebih dahulu mengakui fakta bahwa alkitab tidak pernah sekalipun berkata demikian. Tidak terdapat satu ayatpun yang berkata demikian. Karena itu mereka harus mengakui suatu ajaran atau filsafat yang kontradiktif secara internal  dan alkitab sudah memberikan peringatan akan bahaya ini Gal1:6-8 ; Kis8:26-40. Kontradiktif karena sola scriptura (hanya alkitab) bertentangan dengan ajaran, tradisi atau tafsiran yang bersumber dari luar alkitab seperti komentari, buku-buku akademis atau tafsiran seorang pendeta adalah merupakan sumber-sumber nyata dari luar alkitab itu sendiri, bahkan baptisan yang diterimanya adalah sumber dari luar alkitab. Kita bertanya apa hubungan sola scriptura dengan kanon alkitab? Jawabannya adalah sederhana, segalanya berhubungan dengan kebenaran dan sumber kebenaran tidak hanya terdapat dalam alkitab melainkan dalam gereja, tradisi suci dan kuasa gereja, karena itu gereja telah menjadi kuasa yang mengkanonkan alkitab seperti adanya. Apakah dengan itu gereja menjadi lebih berkuasa daripada alkitab? Tentu tidak karena alkitab, tradisi suci dan gereja (magisterium) adalah kuasa-kuasa yg menjadi satu sepertinya Tritunggal tiga pesona satu Allah.

Apakah arti dari Kanon Alkitab? 2Tes2:15 ; 2Tes3:6 ; 2Pet1:2 ; 2Pet ; Kis1:13-26 ; nbsp ; Kis8:26-40

Kis 8:30-31 Filipus segera ke situ dan mendengar sida-sida itu sedang membaca kitab nabi Yesaya. Kata Filipus: "Mengertikah tuan apa yang tuan baca itu?" 8:31  Jawabnya: "Bagaimanakah aku dapat mengerti, kalau tidak ada yang membimbing aku?" Lalu ia meminta Filipus naik dan duduk di sampingnya.

Konsili Nicaea - 325 A.D.

Konsili Constantinople 1 - 381 A.D.

Konsili Ephesus - 431 A.D.

Konsili Chalderon - 451 A.D

Konsili Constantinople 2 - 553 A.D.

Konsili Constantinople 3 - 680-681 A.D.

Konsili Nicaea 2 - 787 A.D.

Konsili Constantinople 4 - 869-870 A.D

Konsili Lateran 1 - 1123 A.D

Konsili Lateran 2 - 1139 A.D

Konsili Lateran 3 - 1179 A.D

Konsili Lateran 4 - 1215

Konsili Lateran 5 - 1415

Konsili Lyons 1 - 1245 A.D.

Konsili Lyons  2 - 1274

Konsili Vienne 1311-1312 A.D

Konsili Constance 1414 - 18

Konsili Basel - 1431-35

Konsili Lateran 5 - 1512-17 A.D

Konsili Trent 1545-1563

Konsili Vatican I - 1869-1870

Konsili Vatican II - 1962-1965

 

Dokumen Konsili Vatican II

Dei Verbum

Lumen Gentium

Sacrosanctum Concilium

Gaudium Et Spes

Gravissimum Educationis

Nostra Aetate

Dignitatis Humanae

Ad Gentes

Presbyterorum Ordinis

Apostolicam Actuositatem

Optatam Totius

Perfectae Caritas

Christus Dominus

Unitatis Redintegratio

Orientalium Ecclesiarium

Inter Mirifica