Berita Terbaru‎ > ‎

Perguruan Tinggi


Kampus Lebih Sering Hasilkan Manusia Berpengetahuan Entrepreneur

diposkan pada tanggal 3 Okt 2010 05.33 oleh baak unikarta   [ diperbarui16 Okt 2010 14.12 ]

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG--Entrepreneurship (kewirausahaan) tidak bisa diciptakan hanya dengan cara-cara konvensional melalui metode pengajaran atau brain memory. Hal itu harus melalui metode praktik langsung yang disebut dengan istilah jalur DNA/Myielin.

''Brain memory hanya menghasilkan mahasiswa wacana, manusia berpengetahuan. Padahal yang dibutuhkan adalah action, orang harus bertindak,'' ujar Prof Rhenald Kasali, Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI), usai Seminar Nasional Fakultas Ekonomi dengan Tema 'Memenangkan Persaingan di Era CAFTA', Jumat (1/10), di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC) Pondok Cabe, Tangerang.

Dalam kegiatan yang merupakan rangkaian Dies Natalies UT yang ke-26 ini, Rhenald mengungkapkan kekhawatiran banyaknya entrepreneur yang hanya berbasis pengatahuan. Berdasarkan kajian, jelasnya, tidak semua anak pengusaha menjadi pengusaha, karena orangtuanya tidak pernah mengekspose pada krisis. Anak hanya dimanja, disekolahkan pada sekolah anak orang-orang kaya.

Kemudian, lanjut Rhenald, anak tidak pernah dikasih modal untuk buka warung. ''Mereka hanya akan menjadi orang yang berpengetahuan. Ini sudah dibuktikan banyak anak konglemerat yang seperti itu,'' jelasnya.

Padahal, ujar Rhenald, akan berbeda apabila anak seorang pengusaha dari kecil sudah disuruh jaga toko, pabrik, pesan barang, mencari order, jaga restoran, sehingga mengalami dimarahi oleh pelanggan. Si Anak berpeluang menjadi pengusaha karena krisis yang dialami. Ia akan menghadapi tantangan riil menggunakan otaknya sendiri. “Tidak menggunakan otak orangtuanya, tidak selalu minta petunjuk,” katanya.

Ditegaskan Rhenald, jalur sekolah hanya jalur otak yang tidak akan menghasilkan manusia entrepreneur, tapi hanya melahirkan manusia berpengetahuan kewirausahaan. Justru yang harus diperbanyak porsi tindakan atau motorik, termasuk lokasi pendidikan diciptakan untuk mendukung suasana motorik.

Rhenald menyayangkan banyak fokus pendidikan di kampus hanya bernuansa otak saja, seperti poster atau ruangan laboratorium dan diskusi. Sebaiknya kampus dibuat kedai-kedai mahasiswa atau bengkel-bengkel untuk mahasiswa berpraktik. “Jadi misalnya bengkel di Fakultas Teknik serahkan kepada mahasiswanya, mereka boleh hancurkan mesin dan temukan, cari modal sendiri, tambahkan modal. Begitu juga di fakultas lainnya. Pokoknya semuanya serahkan kepada mahasiswa,” tegasnya.

Rhenald mencontohkan areal kampus yang luas sebenarnya memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menggelar jualan mereka pada Hari Sabtu dan Minggu di saat banyak mahasiswa lain tengah jogging.
Red: Endro Yuwanto
Sumber: kominfo-newsroom

UI Juara Website Perguruan Tinggi Se-Indonesia

diposkan pada tanggal 13 Agt 2010 07.20 oleh baak unikarta   [ diperbarui13 Agt 2010 07.23 ]

Depok (ANTARA News) - Kantor Komunikasi Universitas Indonesia (ui), berhasil merebut predikat website perguruan tinggi terbaik pada Anugerah Media Hubungan Masyarakat (Humas) Badan Koordinasi Kehumasan Indonesia (AMH Bakohumas).

"Website UI (www.ui.ac.id) berhasil mengungguli website Universitas Brawijaya (Peringkat 2) dan Universitas Jember (Peringkat 3)," kata Kepala Kantor Komunikasi, Vishnu Juwono, di Depok, Kamis.

Vishnu mengatakan berhasilnya website UI menjadi Juara 1 dalam AMH Bakohumas membuktikan bahwa website UI secara kehumasan merupakan website terbaik di Indonesia untuk kategori perguruan tinggi, setelah sebelumnya website UI Juara 1 Lomba Ing Griya Perhimpunan Hubungan Masyarakat (PERHUMAS) Indonesia pada tanggal 21 Juli 2010.

Ia mengatakan Website UI dinilai berhasil dalam kemudahan akses informasi, adanya prinsip komunikasi dua arah, penempatan informasi berdasarkan teknik yang benar.

Selain itu juga kata Vishnu halaman yang tidak terlalu banyak dan berita yang tidak terlalu panjang serta desain grafis yang sesuai harapan pengguna. 

Lebih lanjut Vishnu mengatakan selain website, majalah internal UI Update berada pada peringkat 2 untuk kategori penerbitan internal AMH Bakohumas 2010. Sedangkan Universitas Negeri Malang pada peringkat 1 dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) pada peringkat 3. 

Adapun kriteria penilaian kategori penerbitan internal meliputi, jelas Vishnu adalah cover (meliputi tata letak, warna, tipografi dan identitas perusahaan), teknik penyuntingan gambar dan berita, body copy dan teknik foto (kesesuaian dengan ide, kualitas foto, nilai berita yang ditampilkan dalam foto dan kejelasan sumber dokumentasi). 

Sedangkan pada kategori merchandise, UI berada pada peringkat 3, menyusul Institut Teknologi Bandung (ITB) di peringkat 2, dan ITS peringkat 1. 

Kriteria penilaian untuk kategori merchandise adalah kesesuaian antara tampilan dan jenis merchandise dengan bidang pekerjaan lembaga.

AMH Bakohumas diikuti oleh 175 peserta dari kalangan BUMN, Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Pemerintah Daerah, Kementerian dan Lembaga Negara, dan sebanyak 23 peserta dari PTN masuk dalam kategori. AMH Bakohumas 2010 merupakan penyelenggaraan keempat sejak tahun 2006. Kegiatan Anugerah Media Humas diharapkan dapat meningkatkan kesadaran praktisi humas di Indonesia akan pentingnya media kehumasan sebagai media strategis dalam membangun komunikasi dengan masyarakat. 

Vishnu mengatakan AMH Bakohumas juga diharapkan dapat menjadi tolak ukur kinerja praktisi humas di Indonesia dalam menghasilkan media kehumasan yang tepat sasaran, efisien, dan efektif.
(T.F006/P003)

Penawaran Beasiswa Pendidikan: Magister Agama dan Studi Perdamaian

diposkan pada tanggal 3 Agt 2010 06.11 oleh baak unikarta

Dengan hormat kami sampaikan bahwa dalam upaya meningkatkan kualitas dan kapasitas kepemimpinan pemuda, Kementerian Pemuda dan Olahraga bekerjasama dengan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta pada tahun 2010 akan memberikan beasiswa kepada 30 (tiga puluh) pemuda yang kompeten dan berkontribusi dalam pembangunan kepemudaan untuk mengikuti Pendidikan Program Pascasarjana pada Program Agama dan Studi Perdamaian, dengan ketentuan dan persyaratan terlampir.

Undangan Pelatihan Kewirausahaan Bagi Dosen PTN dan PTS

diposkan pada tanggal 3 Agt 2010 05.35 oleh baak unikarta   [ diperbarui3 Agt 2010 05.57 ]

Undangan Pelatihan Kewirausahaan Bagi Dosen PTN dan PTS

Pendidikan yang memasukkan pendidikan kewirausahaan ke dalam proses pendidikan di perguruan tinggi merupakan alternatif yang harus dilakukan seiring dengan meningkatnya pengangguran terdidik, sedangkan keberhasilan suatu proses pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas dan kompetensi staf pengajar yang terlibat, baik sebagai dosen maupun pembimbing kewirausahaan.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi cq. Direktorat Kelembagaan akan menyelenggarakan TOT (Training of Trainer) dosen bagi yang nantinya akan menjadi pengajar dan fasilitator dari setiap program kewirausahaan di lembaganya.

Laporan Rakornas Pimpinan PT Bidang Kemahasiswaan

diposkan pada tanggal 1 Agt 2010 10.42 oleh baak unikarta   [ diperbarui16 Okt 2010 14.09 ]

LAPORAN KEGIATAN
RAPAT KOORDINASI TINGKAT NASIONAL PIMPINAN PERGURUAN TINGGI
BIDANG KEMAHASISWAAN DAN SEKRETARIS PELAKSANA
KOPERTIS SE INDONESIA

SURABAYA, 18 – 20 FEBRUARI 2010, Sesuai dengan program kerja 2010 – 2014 Direktorat Kelembagaan Ditjen Dikti, dalam rangka menyamakan persepsi dan sosialisasi program, telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Tingkat Nasional (Rakornas) Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan dan Sekretaris Pelaksana Kopertis seluruh Indonesia di lingkungan Direktorat Kelembagaan Direktorat Pendidikan Tinggi di Surabaya pada tanggal 18 – 20 Februari 2010, dengan harapan semua program dan kegiatan yang akan dilaksanakan akan selaras dengan apa yang telah direncanakan sehingga dapat terealisasi dengan baik.

Isu-isu penting yang berkaitan dengan pengembangan dan pembinaan bidang kemahasiswaan telah diarahkan oleh Wakil Menteri Pendidikan Nasional dan beberapa program terakhir yang dijadikan bahan diskusi oleh para peserta Rakornas yang dibagi kedalam sidang komisi. Dalam Rakornas kali ini juga telah berhasil mensinergikan dan menyelaraskan program-program kemahasiswaan dalam rangka pengembangan kehidupan kemahasiswaan.


Download dokumen laporan selengkapnya 
Laporan Kegiatan Rakornas Bidang Kemahasiswaan Dikti Tahun 2010

Bank Mandiri Sosialisasikan Modul Wirausaha Kepada Dosen

diposkan pada tanggal 1 Agt 2010 10.33 oleh baak unikarta   [ diperbarui16 Okt 2010 14.10 ]

Bank Mandiri menggelar workshop modul wirausaha bagi para dosen untuk mengoptimalkan pengembangan kewirausahaan di Indonesia. Workshop yang akan berjalan dari tanggal 1-2 Juli 2010 ini merupakan bagian dari program Wirausaha Mandiri 2010 dan diharapkan akan diikuti oleh 1500 dosen.

Workshop modul wirausaha Mandiri untuk di Jakarta, akan diikuti oleh 300 dosen dari 84 Perguruan Tinggi di Jabodetabek, Sumatera Utara dan Sumatera Selatan. Selanjutnya kegiatan ini akan diadakan di empat kota lain, yakni Yogyakarta, Surabaya, Makassar dan Bandung. Modul kewirausahaan sendiri disusun bersama oleh Universitas Indonesia (UI), IPB, Universitas Padjajaran, ITB, UGM dan ITS Surabaya.

Acara yang berlangsung meriah ini dibuka oleh Menteri Negara BUMN yaitu Dr. Ir. Mustafa Abubakar. Beberapa orang penting yang turut hadir dalam acara ini diantaranya Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, M.Sc, Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Riswinandi, ikon entrepeneurship Indonesia yaitu Dr. Ciputra dan Rektor UIN Jakarta, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat.

Riswinandi mengatakan, “Kami sadar untuk menciptakan wirausahawan yang tangguh tidak bisa dilakukan secara instant, untuk itu kami bersama perguruan tinggi ingin menanamkan semangat wirausaha sejak di bangku kuliah melalui penyusunan modul kewirausahaan untuk menjadi referensi pengajaran mata kuliah kewirausahaan.”

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi menyambut baik program yang difasilitasi oleh salah satu bank ternama di Indonesia ini. “Kami menyambut baik program yang ada sekarang, karena dengan begitu peluang-peluang bibit unggul kewirausahaan di Perguruan Tinggi dapat terayomi dengan baik, tentunya dengan dukungan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, yang juga memiliki program kewirausahaan.”

Rangkaian program ini sendiri terbagi dalam beberapa kegiatan, seperti sosialisaisi modul kewirausahaan, workshop dan expo Wirausaha Mandiri, beasiswa, penghargaan dan program Awi-awi Mandiri.

Sumber : www.dikti.go.id

1-6 of 6

Comments

Grup Kemahasiswaan Unikarta