Kegiatan situs terkini

Kajian Islam

oleh: Abu Asbaq
 
 
assalamu’alaykum wr wb.
segala puji bagi Allah Raja setiap makhluq-Nya, shalawat dan salam bagi Muhammad saw sang penggiat jama’ah.
kepada ikhwan sekalian di seluruh Indonesia semoga keegoan diri dalam berdakwah terkalahkan oleh semangat dari penegakkan jama’ah yang selalu mendahulukan yang al-haq.
Islam sejak permulaannya senantiasa diperjuangkan oleh orang-orang yang senantiasa mendahulukan cinta kepada Allah dan Rasulullah dengan selalu menjaga keikhlasannya, sehingga aplikasinya terlihat jelas pada bagaimana para muslimin membangun sebuah jama’ah dengan berlandaskan ukhuwah islamiyah yang proporsional. segala keegoan ditempatkan pada tempat yang seharusnya. keegoan hanya boleh dan harus muncul ketika berhadapan dengan kaum yang menentang Islam secara terang-terangan baik lewat ucapan maupun perbuatan.
kenyataan hari ini tidak seperti keadaan Islam awal. para muslimin terkotak-kotak dikarenakan adanya pembodohan terhadap ummat oleh para oknum-oknum yang ‘pura-pura’ menjadi pemimpin mereka. semua kelompok menyatakan secara gamblang bahwa yang diperjuangkannya adalah penegakkan syari’at Islam, tetapi dilapangan mereka berselisih sampai pada batas pelanggaran prinsip ukhuwah islamiyah.ironisnya kelompok-kelompok tersebut yang dengan kesombonga terselubungnya malah asyik bercengkrama dengan kelompok di luar Islam, dengan alasan melaksanakan toleransi beragama.
oleh karenanya wahai para kaum muslimin yang benar-benar mencintai Islam, saya serukan untuk beristighfar atas kelalaian kita ini. tidak seharusnya kita dengan mudah memandang salah kepada ikhwan yang sama-sama ingin menegakkan syariat Islam dengan menggunakan metode yang berbeda. sebaliknya kita harus mengintrospeksi diri terhadap: AQIDAH, PEMAHAMAN, KEIKHLASAN perjuangan kita sekalian.
memperjuangkan Islam tidak cukup dengan hanya mengandalkan semangat, tetapi harus dilandasi oleh aqidah, pemahaman dan keikhlasan yang tepat. bila hanya mengandalkan semangat hanya akan menjerumuskan kita kepada sesuatu yang tidak kita inginkan: PERPECAHAN!!!!!
perjuangan Islam tidak seperti memperjuangkan ideologi yang lain yang bersifat menghalalkan segala cara. Islam menuntut bagi para pejuangnya haruslah memegang teguh prinsip uswah hasanah yang telah Rasulullah saw terapkan.
sebagai contoh kasus: Islam tidak diperjuangkan dalam parlemen yang tidak mendasarkan hukumnya dengan hukum Islam bahkan memperolok-olok ayat-ayat Allah. lihat bagaimana Rasulullah saw menolak secara tegas tawaran politik elit Mekkah yang menawarkan jabatan, harta dan prestise sebagai konpensasi politis jika Rasulullah bersedia menyudahi dan membubarkan perjuangan Islam di Dar al-Arqam.
kasus lain pun Islam hanya diperjuangkan secara bertahap baik secara hukum syari’at maupun penguasaan teritorial. islam seperti yang terlihat dalam praktek Rasulullah saw tidak memaknai sistem khilafah seperti ikhwan sekalian memaknai konsep tersebut.
bahkan pada kesempatan ini saya akan mengajukan pertanyaan mudah kepada ikhwan sekalian tentang makna sebenarnya tentang pengertian syari’ah Islam dan sistem khilafah yang sesuai dengan sunnatullah dan sunnaturrasul.saya berharap kepada ikhwan seluruhnya untuk menuntaskan pemahaman dua hal pokok ini agar dakwah kita insya Allah akan lebih dipermudah oleh Allah swt.semoga Allah menghapuskan ego kita semua hingga kita digerakan untuk berdialog sampai pada titik temu bukan debat ala jahiliyah.
demikian,semoga Allah membimbing kita kepada al-haq.
wassalam………
Comments