https://sites.google.com/site/thomchrists/Kebatinan-dan-Spiritual/ngobrol-7-spiritualitas-ketuhanan/Kebatinan%20dan%20Spiritual-5.jpg


   Ngobrol 7

   Kebatinan dan Spiritual Ketuhanan

 

Penulis menerima banyak pertanyaan dan keingintahuan dari para pembaca mengenai materi kebatinan dan spiritual tentang Tuhan dan ketuhanan dan sebagian dari mereka sudah juga menjalani sendiri laku kebatinan dan spiritual ketuhanan itu.

Sehubungan dengan itu
dengan ditambahkan ulasan dan editan seperlunya di halaman ini dipaparkan kembali sari-sari pemahaman Penuls tentang Tuhan dan ketuhanan dalam bentuk tanya jawab Penulis dengan pembaca yang sebelumnya sudah diungkapkan di halaman-halaman tanya jawab Penulis dengan pembaca.

Mudah-mudahan berguna untuk menambah pengetahuan dan kematangan kesepuhan kita.


____________




 A    
Malem Mas....
Beberapa hari ini saya berusaha untuk membaca Injil Yohanes dan Wahyu secara lebih mendalam. Setelah selesai membaca saya lanjutkan dengan doa rosario dan kerahiman illahi,
akan tetapi setiap berdoa tengkuk saya serasa meremang, dan ada rasa seperti rambut di kepala di sekitar ubun ubun seperti berdiri semua....
apakah cara berdoa saya ini salah atau bagaimana ya Mas ?

Setiap kali saya lakukan badan saya lama kelamaan bergetar, semakin lama makin kencang.....
yang agak aneh ketika malam jumat kemarin, anak saya yang besar agak rewel ketika tidur, setiap saya masuk kamarnya dia bisa tenang, saya keluar rewel lagi... begitu berulang-ulang....
Akhirnya agak reda setelah saya tidur di kamarnya, seperti ada yang mengganggu..

Yang ingin saya konsultasikan adalah :

1. Apakah getaran2 itu menandakan saya sudah benar menuju ke Roh Kudus atau bagaimana Mas ?

2. Adakah ghaib yg mengganggu rumah saya Mas, kalau menurut saya sih tidak ada, hanya saja menurut perasaan saya kok jalan di samping rumah sering dijadikan buat jalan hilir mudik roh ya Mas (perasaan saya, di samping rumah ada sering berseliweran energi yg menusuk Mas).
Saya lampirkan foto rumah ya Mas.

3. Bagaimana deteksian Mas, tentang sedulur papat saya, apa telah komplit Mas, dan apakah kekuatannya bisa ditingkatkan lagi Mas ?

Matur Suwun ya Mas, dan mohon bimbingannya selalu
Berkah Dalem

 J :    
Saat ini saya lihat sedulur papat anda sudah lengkap 4, sedangkan anggota keluarga anda yg lain belum lengkap, masih 2, belum 4. Sebaiknya anda juga melengkapkan sedulur papat mereka semua dgn cara yg sama dgn anda melengkapkan sedulur papat anda.

Saya mendeteksi bhw Roh Kudus yg ada di kepala anda menyala berkobar2 spt api, walaupun tidak besar. Di kepala istri anda juga begitu, tapi tidak sebesar yg di kepala anda. Itu mengindikasikan kepercayaan dan semangat kepercayaan yg hidup. Yg di kepala anak2 anda biasa saja, mungkin karena penghayatannya masih sebatas keagamaan rutinitas.

Mungkin yg anda rasakan meremang di kepala anda adalah Roh Kudus itu. Dalam kondisi menyala berkobar2 itu sugestikan spy Roh Kudus itu melingkupi seluruh tubuh anda, bukan hanya menyala di kepala anda, tapi juga menyala melingkupi seluruh tubuh anda, mjd pelindung gaib anda. Cara yg sama dpt anda lakukan untuk istri dan anak2 anda, spy Roh Kudus juga melindungi mereka. Anda juga bisa menggerakkan Roh Kudus itu untuk melingkupi rumah anda, atau meminta kpd Tuhan spy mengirimkan Roh Kudusnya untuk melindungi rumah anda seisinya.

Cara berdoa anda sudah benar, karena sudah juga menggerakkan Roh Kudus di kepala anda. Tapi kalau tubuh bergetar kencang, sebaiknya dikendalikan, jangan sampai lepas kontrol.
Kalau anda sedang berdoa, jangan hanya bersugesti kpd Yesus Kristus dan Bunda Maria saja, tetapi terutama adalah kpd Allah TriTunggal, Allah Bapa, Yesus Kristus dan Roh Kudus, satu kesatuan yang menjadi Tuhan.

Kondisi rumah anda normal saja dan tidak ada gaib yg bersifat negatif. Kalau ada yg berseliweran ... itu sih biasa. Tapi saya juga mendeteksi bhw ketika anda khusyuk berdoa, ada banyak sosok2 halus sukma manusia / arwah yg datang mendekat kpd anda. Mereka adalah orang2 biasa yg dulu hidup dan tinggal di dekat tempat tinggal anda. Kelihatannya mereka senang datang kpd anda karena mereka mendeteksi adanya kekuatan gaib yg tinggi (Roh Kudus) dan mereka bisa merasakan bhw kekuatan itu mewakili kekuatan Tuhan, kekuatan
yg tidak mereka temui pada roh2 lain di dunia mereka. Mungkin rasa bergetar anda adalah sedulur papat anda yg ingin medhar, ingin keluar untuk "mengajar" mereka. Doakan saja spy mereka mendapatkan kemurahan Tuhan, spy mereka juga bisa mengenal Tuhan.

Untuk meningkatkan kekuatan sukma, anda bisa melakukannya dgn cara keagamaan anda spt yg sudah anda lakukan, spt yg juga sudah saya tuliskan dalam judul Kebatinan Dalam Keagamaan, untuk meningkatkan kekerasan batin dan sukma dari kuatnya jalan kepercayaan ketuhanan anda.

Selebihnya anda bisa mempelajari juga cara2 latihan dalam tulisan2 saya yg bertema Meditasi Energi, terutama adalah tentang cara2 mendatangkan energi dan menampung energi itu di tubuh anda.
Sesudahnya anda bisa mempelajari cara menurunkan kekuatan energi dalam tulisan saya berjudul Pembersihan Gaib 4.

Dengan kombinasi cara2 di atas nantinya energi yg masuk ke badan anda dapat menyatu dengan tubuh juga dengan sukma anda, selain akan menguatkan tubuh, juga akan meningkatkan kekuatan sukma anda.
Selebihnya anda bisa juga membaca2 komen / pengalaman pembaca lain dalam usaha menaikkan kekuatan sukma mereka.

Cara yg serupa dgn yg saya tuliskan dalam tulisan saya berjudul Pembersihan Gaib 4 dpt anda lakukan untuk pembersihan gaib, untuk mengusir keberadaan mahluk halus yg mengganggu, jika anda memperkirakan ada yg datang mengganggu.

terima kasih



________


 A   
Syalom...
Selamat malam Mas...
Mas, mau bertanya lagi ya..

1. Setelah saya memulai berdoa seperti yg diajarkan dahulu, akhir akhir ini saya kok merasa kamar saya terasa penuh dg sukma ketika saya berdoa, apakah ini mengundang masalah atau tidak ya Mas ?

2. Setiap kali saya terbawa dg suasana yg khusuk, kok rambut saya serasa berdiri semua dan kepala terasa bergetar agak kencang (mulai tengkuk s.d ubun-ubun), serta ada aliran energi dingin ke seluruh tubuh...
Seperti anjuran Mas yg dahulu ketika fase ini terjadi pasti saya hentikan, bagaimana cara mengontrol hal ini supaya tidak berlanjut ke fase yg berbahaya Mas ?

3. Setelah beberapa kali mencoba meditasi kok energinya terasa besar, tetapi sehari kemudian malah pegal2 di seluruh tubuh ya Mas ? Adakah yg salah terhadap prosesnya ya Mas ?

4. Untuk mengelola roh pancer dan sedulur papat, adakah cara lain selain dg ngebleng Mas ?
Minta tolong untuk dilihatkan kekuatan roh pancer dan sedulur papatnya ya Mas ?

5. Mohon ijin untuk banyak "ngrepotinya" ya Mas... Suwun

 J    1. Kelihatannya sukma2 itu tidak bersifat negatif, mungkin bapak saja yg merasa terganggu.
Didoakan saja pak.

2, 3, 4.
Getaran dan energi dingin itu adalah reaksi dari sukma bapak + Roh Kudus
Kalo kira2 tidak berbahaya, mungkin bapak bisa mengsugestikan spy kekuatan getaran itu menyatu dgn tubuh dan sukma bapak.
Tapi kalo kira2 berbahaya dan tidak terkontrol, dihentikan saja sejenak, kemudian dilanjutkan lagi.

Kelihatannya bapak ketumpukan energi
Sebaiknya diimbangi dgn olah raga dan pijat / urut spy otot2 tidak penat / tegang
Roh pancer 25 KRK
Sedulur papat 50 KRK
Sesudah meditasi, sebaiknya meditasi lagi untuk menyatukan kekuatan pancer dan sedulur papat.

Bapak tidak perlu ngebleng
Hanya perlu variasi meditasi saja spy tidak jenuh dan tidak ketumpukan energi
Kapan2 dicoba meditasinya di luar rumah atau di teras untuk berdoa bersugesti langsung kpd Tuhan di atas sana.
Juga untuk mencari pengetahuan gaib (dan penglihatan) tentang ketuhanan atau tentang kegaiban yg lain
Seharusnya sedulur papat bapak sudah bisa medhar sukma dgn sendirinya
Selain itu perlu juga bapak belajar olah rasa sbg variasi yg nantinya bisa berkembang mjd kemampuan yg lebih tinggi lagi

terima kasih


______



 A   
Selamat Sore Mas
1. Pada injil Yohanes 10:16 : "Ada lagi padaKu domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini, domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suaraKu dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala".
Apakah yg dimaksudkan di sini adalah orang orang yg mengenal Tuhan tetapi di luar jalur keagamaan (jadi jalur yg ditempuh adalah "laku Ketuhanan" dan yg mengenal Beliau secara pribadi)

2. Tentang injil gnostik (Injil Thomas), ada perkataan yg bagus dalam injil tsb : "Kerajaan Tuhan berada di dalam dirimu dan di sekelilingmu, bukan di bangunan kayu atau gua. Belahlah sepotong kayu, Aku berada di sana. Angkatlah sebongkah batu dan kau akan menemukan Aku. Barang siapa yang menemukan arti perkataan ini, tidak akan mengecap kematian."

Frasa kalimat di atas kelihatannya cocok untuk konsep manunggaling kawulo lan Gusti ya Mas ? Meskipun injil ini kontroversi tidak ada salahnya jika kita membaca untuk menambah wawasan serta menumbuh kembangkan hikmat ya Mas...

3. Adakah tanda-tanda khusus ketika roh kudus sudah dicabut dari seseorang ? Karena saya punya kakak ipar (2 orang), keluar dari kawanan domba Mas...
Adakah cara yg baik untuk mengembalikannya ke kawanan domba atau hanya dibiarkan saja ?

4. Matur Suwun Mas, Berkah Dalem

 J   
1. "Ada lagi padaKu domba-domba lain, yg bukan dari kandang ini, domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suaraKu dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala".

Firman itu menyatakan tujuan keberadaan Yesus.
Tujuan pengutusan Yesus adalah untuk datang kpd domba-domba Israel (Israel adalah umat Allah saat itu).
Tetapi nantinya akan ada domba2 lain yg bukan berasal dari kandang domba Israel (bangsa lain diluar bangsa Israel - kita ).
Jadi nantinya kita akan disatukan menjadi satu kawanan dengan satu gembala, di bawah penggembalaan Yesus (bukan di bawah satu agama, tapi di bawah penggembalaan Yesus).

2. Tentang injil gnostik (Injil Thomas) itu saya belum tahu, belum pernah membacanya, karena itu bukan yg resmi dipakai orang, jadi saya gak bisa komentar banyak.
Kalimat yg anda sebutkan itu, kalau digunakan untuk manunggaling kawula lan Gusti kelihatannya nantinya akan sama dengan orang2 yg manunggaling dgn Roh Agung Alam Semesta, dengan CahayaNya, bukan dengan SejatiNya PribadiNya.
Tapi meskipun kontroversi memang tidak ada salahnya jika kita membacanya untuk menambah wawasan. Yang penting selama kita membacanya kita harus bisa mengedepankan hikmat.

3. Adakah tanda tanda khusus ketika Roh Kudus sudah dicabut dari seseorang ?
> Tidak ada tandanya yg kelihatan mata.

Karena saya punya kakak ipar (2 orang), keluar dari kawanan domba ...
> Sekalipun seseorang sudah keluar dari kawanan domba, menjadi domba yg hilang, Roh Kudus masih tetap ada padanya, hanya saja status orangnya sama dengan domba yg hilang.
Kalau Roh Kudus sampai dicabut mungkin itu ada penyebabnya yang khusus yang sampai Tuhan menganggap tidak layak seseorang tercatat sebagai Anak Allah dan berada di bawah naungan Allah.
Tapi kalau orangnya sadar sudah berbuat salah kepada Tuhan, masih ada harapan untuk ia bertobat dan meminta ampunan.
Itu berbeda kalau yg dicabut bukan hanya Roh Kudus-nya tapi juga nyawanya.

Adakah cara yg baik untuk mengembalikannya ke kawanan domba atau hanya dibiarkan saja ?
> Persuasif saja mas.
Kalau tidak mau ?  ya sudah biarkan saja.
Kalau Tuhan berkenan nantinya Tuhan sendiri yg akan memanggilnya pulang.


 J    Saya membaca ulang alinea / frasa dari injil gnostik (Injil Thomas) yg kemarin anda sampaikan.

Anda sampaikan :
Tentang injil gnostik (Injil Thomas), ada perkataan yg bagus dalam injil tsb "Kerajaan Tuhan berada di dalam dirimu dan di sekelilingmu, bukan di bangunan kayu atau gua. Belahlah sepotong kayu, Aku berada di sana. Angkatlah sebongkah batu dan kau akan menemukan Aku. Barang siapa yang menemukan arti perkataan ini, tidak akan mengecap kematian."
Frasa kalimat di atas kelihatannya cocok untuk konsep manunggaling kawulo lan Gusti ya Mas ? Meskipun injil ini kontroversi tidak ada salahnya jika kita membaca untuk menambah wawasan serta menumbuh kembangkan hikmat ya Mas...

Waktu itu tanggapan saya :
Tentang injil gnostik (Injil Thomas) itu saya belum tahu, belum pernah membacanya, karena itu bukan yg resmi dipakai orang, jadi saya gak bisa komentar banyak.
Kalimat yg anda sebutkan itu, kalau digunakan untuk manunggaling kawula lan Gusti kelihatannya nantinya akan sama dengan orang2 yg manunggaling dgn Roh Agung Alam Semesta, CahayaNya, bukan dengan SejatiNya PribadiNya.
Tapi meskipun kontroversi memang tidak ada salahnya jika kita membacanya untuk menambah wawasan. Yang penting selama kita membacanya kita harus bisa mengedepankan hikmat.


Saya membaca ulang alinea / frasa dari injil gnostik (Injil Thomas) yg dulu anda sampaikan itu.
Dari bahasanya saya kok merasa bahwa penulisnya sepertinya bukan orang israel atau orang yunani / romawi. Dari gaya tulisannya itu kelihatannya ia tidak mengerti sisi ketuhanan israel, dan dari kalimat2nya itu saya meragukan kalau itu benar firman Allah Bapa atau Yesus, kesannya justru seperti orang yg belum mengenal Pribadi Allah, hanya mengenal Allah dari CahayaNya saja.

Dari alinea itu saya merasa injil itu layak diragukan kebenarannya.
Tapi itu hanya perasaan saya saja.
Mungkin pandangan saya akan berubah kalau saja nanti saya membaca tulisan2nya secara utuh.

Begitu juga dulu sewaktu saya membaca cuplikan2 ayat dalam injil Barnabas di internet.
Dari rasa saya kok sepertinya penulisnya bukan orang yg mengerti sisi ketuhanan israel.
Kesimpulan saya : Tulisan itu layak diragukan kebenarannya.

Tapi itu kesimpulan saya saja dari penjiwaan isi kalimat2nya saja.
thanks


______



 A   
Selamat Pagi  Mas.
Setelah membaca alkitab hari minggu, ada tertulis di Matius 11: 11, tentang perkataan Yesus : Aku berkata kepadamu, "Sesungguhnya di antara mereka yg dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yg lebih besar daripada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya."

Apakah ini berarti bahwa :
1. Semua yg dilahirkan di dunia masih kalah oleh Yohanes Pembaptis karena beliau mempunyai kekhususan membuka jalan bagi Yesus...
2. Apakah itu dihitung s/d Yesus atau masih berlaku s/d hari penghakiman ?
3.Apakah frasa terakhir yg menyebutkan bahwa yg terkecil di surga...., mengindikasikan bahwa Yohanes Pembaptis sudah berserah total tetapi masih akan ada yg lain yg luar bisa selanjutnya (Yesus) ?

Mohon pencerahannya Mas...
Matur Suwun, Berkah Dalem...


 J    Itu tentang orang2 yg mendapatkan kemuliaan dari Tuhan karena orang2 itu memuliakan Tuhan dengan
hidupnya.
Itu juga berlaku bagi Yohanes Pembaptis yg dimuliakan Tuhan untuk masuk dan tinggal di sorga bersama Tuhan karena ia memuliakan Tuhan dengan hidupnya.

Tapi khusus tentang Yohanes Pembaptis, karena pada akhir hidupnya di penjara ia menyatakan keraguannya tentang Yesus, maka kemuliaannya sebagian dicabut. Sekalipun Yohanes masuk ke dalam sorga, tetapi ia akan menjadi yg terkecil di sorga, berbeda dgn murid2 Yesus yg lain yg bukan hanya masuk ke dalam sorga, bahkan juga diangkat menjadi raja2 di sorga dan akan ikut menjadi hakim pada Hari Penghakiman.

Tetapi semua yg dilahirkan ke dunia, yaitu mahluk2 duniawi, yg tetap menjadi mahluk duniawi, yg tidak menjadi mahluk illahi, yg tidak lahir baru karena Allah, tidak akan tampil besar membawakan nama Tuhan di dunia dan kebesaran Tuhan tidak bersamanya.

Semua yg dilahirkan ke dunia, yaitu mahluk2 duniawi, yg tetap menjadi mahluk duniawi, yg tidak menjadi mahluk illahi, yg tidak lahir baru karena Allah, akan lebih rendah daripada Yohanes Pembaptis, karena bukan hanya mereka tidak masuk ke dalam sorga, bahkan juga akan dibuang ke dalam jurang maut.

terima kasih


 A    Selamat Pagi Mas. Terima kasih banyak atas pembabarannya Mas.
Matur Suwun, Berkah Dalem...



_______




 A    Selamat Siang Mas
Semoga selalu dalam lindungan Tuhan.
Ada beberapa kalimat dalam injil yg ingin saya tanyakan artinya, dan apakah penafsiran saya sudah benar atau belum ?
1. Tentang anggur baru dalam kantong yg baru (Matius 9)... Apakah benar ini tentang pembaharuan dari hidup ilahi yg diberikanNya pada UmatNya. Karena anggur yg baru harus ditempatkan pd kantong yg baru agar dapat berkembang menjadi matang, dan supaya kantong "wadah" baru tersebut bisa menerima ajaran Beliau yg lebih fleksibel ?

2. Matur Suwun, Berkah Dalem...

 J    Perjanjian Baru : Matius: 9
9:16 Tidak seorangpun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabik baju itu, lalu makin besarlah koyaknya.
9:17 Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya."

Itu sama artinya dgn hidup baru karena Allah, memulai hidup baru sebagai orang yang sudah mengenal Allah.
Kalau sudah mengenal Allah, sudah datang kpd Allah, orang harus meninggalkan cara hidupnya yg lama untuk hidup baru sebagai pribadi baru yg sudah mengenal Allah. Kalau masih menjalani hidup dengan cara hidup pribadi yg lama, itu akan mencacat pribadinya yg baru sbg orang yg sudah mengenal Allah.



_______



 A   
Selamat Pagi Mas...

Salam sejahtera selalu.

Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Sekarang Aku pergi kepada Dia yang telah mengutus Aku, dan tiada seorang pun di antara kamu yang bertanya kepada-Ku: Ke mana Engkau pergi? Tetapi karena Aku mengatakan hal itu kepadamu, maka hatimu berdukacita. Namun benar yang Kukatakan kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, penghibur tidak akan datang kepadamu. Dan kalau penghibur itu datang, Ia akan menginsyafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.”

Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, "Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku. Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku."

Dari kutipan injil yohanes di atas, sudah diterangkan akan peran roh kudus yang diberikan kepada manusia, tinggal bagaimana upaya kita sebagai manusia untuk menumbuh kembangkan roh kudus tersebut supaya benar benar tersambung kepada Tuhan ya Mas ? 
Namun menumbuh kembangkan hikmat dan upaya meninggalkan kedagingan kita ternyata agak susah ya Mas.... tetapi semua harus diupayakan supaya tetap ada progress untuk menuju yang lebih baik... Adakah tip dan trik yang disarankan untuk saya agar lebih bisa mendayagunakan yang telah saya terima....

Untuk kondisi pancer saya apakah benar sudah berada pada angka 11.600 KRK dan sedulur papatnya 14.300 KRK ?
Matur Suwun, Berkah Dalem...


 J    pancer anda sekitar 11.500 KRK sedulur papat 14.500 KRK

Kedagingan pengertiannya relatif bagi setiap orang
Sebenarnya tidak harus kita meninggalkan kedagingan kita, hanya perlu menyediakan waktu saja khusus untuk Tuhan dan menyingkirkan yang jelek2 dan yang busuk2 supaya jangan terus bersama kita.

 A    Selamat pagi.
Salam sejahtera.
Terima kasih atas penjelasannya Mas...
Matur suwun
Berkah Dalem.


----------



 A   
Selamat Malam Mas...
Salam Sejahtera.

Mengenai isi kotbah rasul Petrus  :
Akan terjadi pada hari hari terakhir-demikian firman Allah-bahwa Aku akan mencurahkan Roh-ku ke atas semua manusia; maka anak anakmu laki laki dan perempuan akan bernubuat,dan teruna terunamu akan mendapat penglihatan penglihatan, dan orang orangmu yang tua akan mendapat mimpi.......................
Dan Aku akan mengadakan mujizat mujizat di atas, di langit dan tanda tanda di bawah, di bumi.............

Apakah yang tertulis di atas merupakan gambaran akan banyaknya orang yang akan terpilih untuk menerima kuasa Tuhan, dalam upaya menyadarkan manusia supaya bisa kembali pada jalanNya Mas ?

Matur Suwun....
Berkah Dalem....


 J    Firman2 Tuhan, baik yang disampaikan melalui Nabi2, melalui Yesus, ataupun melalui murid2Yesus,
banyak yg sifatnya mengandung kiasan. Firman2 yang seperti itu seringkali adalah firman yg sifatnya berulang, berkali2 terjadi pada kondisi yang sejenis.

Firman2 yang seperti itu terutama adalah firman2 yg terkait dengan akan terjadinya kesengsaraan besar manusia, atau yg terkait dengan adanya penganiayaan besar Anak-Anak Allah.

Sebelum kesengsaraan / penganiayaan besar itu terjadi biasanya Allah memberikan "tanda-tanda" kepada orang-orang tertentu untuk penguatan iman dan sebagai tanda bahwa Allah menaungi mereka, sebagai tanda bahwa kepercayaan mereka sudah benar kepada Tuhan yang benar yang itu akan menguatkan mereka, supaya mereka tetap teguh, tidak murtad, walaupun mereka mengalami kesengsaraan / penganiayaan yang luar biasa.

Itu akan juga terjadi menjelang akhir jaman.


_____



 A :    

  Makna Injil yang terselubung

Matius (22:1-14) :
   
"Undanglah setiap orang yang kalian jumpai ke pesta nikah ini"
    
Pada suatu ketika Yesus berbicara kepada para imam kepala dan pemuka rakyat dengan memakai perumpamaan.

Ia bersabda, “Hal Kerajaan Surga itu seumpama seorang raja yang mengadakan perjamuan nikah untuk anaknya......... Tetapi para undangan itu tidak mengindahkannya. Ada yang pergi ke ladangnya, ada yang pergi mengurus usahanya, dan yang lain menangkap para hamba itu, menyiksa dan membunuhnya. Maka murkalah raja itu. Ia lalu menyuruh pasukannya ke sana untuk membinasakan pembunuh-pembunuh itu dan membakar kota mereka.

Kemudian ia berkata kepada para hamba, ‘Perjamuan nikah telah tersedia, tetapi yang diundang tidak layak untuk itu. Sebab itu pergilah ke persimpangan-persimpangan jalan dan undanglah setiap orang yang kalian jumpai di sana ke perjamuan nikah ini. Maka pergilah para hamba dan mereka mengumpulkan semua orang yang dijumpainya di jalan-jalan, orang jahat dan orang-orang baik, sehingga penuhlah ruangan perjamuan nikah itu dengan tamu.

Ketika raja masuk hendak menemui para tamu, ia melihat seorang tamu yang tidak berpakaian pesta. Ia berkata kepadanya, ‘Hai saudara, bagaimana saudara masuk tanpa berpakaian pesta?’ Tetapi orang itu diam saja. Maka raja lalu berkata kepada para hamba, ‘Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap; di sana akan ada ratap dan kertak gigi.’ Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih.”

Menarik dan membuat saya harus bertanya tentang kutipan di atas : 

1‎. Apakah benar bahwa tamu undangan yang diharapkan oleh Tuhan sebenarnya terutama untuk bangsa Israel terlebih dahulu ? 

2. ‎Orang di jalan jalan  yang dimaksud adalah kita di luar israel ? Yang diberi kemurahan untuk ikut dalam pesta.. 

3. Banyak yang diberi kesempatan tapi tidak dapat menghargai kesempatan, dengan ketidak-siapan menghadiri perjamuan‎ tsb

4. Soal memanggil dan memilih adalah mutlak kuasa Tuhan, karena kita sudah diberikan kesempatan yang terbaik 

Adakah hal yang salah dari persepsi di atas Mas.? Atau ada lagi yang masih tersembunyi yang belum dapat saya tangkap dengan baik.
Mohon bimbingan dan pembabarannya Mas. Terima Kasih

Matur Suwun
Berkah Dalem


 J :    
Kira2 pemahaman anda sudah benar begitu.

Beberapa pemahaman dan kesimpulan dari tulisan itu :

1. Kerajaan Sorga adalah Kerajaan Allah.
    Raja di kerajaan itu adalah Allah.
    Tulisan itu bercerita tentang Allah dan Kerajaan Allah.

2. Orang-orang yang diperkenankan masuk ke dalam kerajaan itu, apalagi yang dimuliakan raja diundang datang ke pesta besar pernikahan anak raja, hanyalah orang-orang yang terhormat saja di mata sang raja, bukan sembarang orang di jalanan dan di pasar-pasar dan bukan sembarang orang di tempat-tempat keramaian, yang kedatangan orang-orang terhormat di pesta itu akan semakin menambah kemuliaan sang raja.

Orang-orang terhormat itu maksudnya adalah bangsa Israel yang saat itu adalah umat Tuhan, bukan bangsa-bangsa lain di bumi ini.

3. Tetapi orang-orang terhormat itu tidak menghormati rajanya, sibuk dengan duniawinya sendiri, bahkan ada yang sampai menyiksa dan membunuh hamba-hamba raja yang dikirimkan kepada mereka ketika sang raja mengingatkan mereka tentang undangan pesta nikah anaknya, sehingga sang raja terpaksa menunjukkan kebesarannya dengan menghukum mereka.

Itu gambaran tentang bangsa Israel yang tidak mengindahkan Tuhan, tidak mengindahkan hukum dan perintah Tuhan, bahkan mereka juga menyiksa dan membunuh Nabi-Nabi dan orang-orang lain utusan Tuhan yang dikirimkan kepada mereka untuk mengingatkan mereka tentang hukum dan perintah Tuhan yang harus mereka jalankan, sehingga Tuhan menghukum bangsa Israel dan kota-kotanya dengan banyak macam hukuman.

4. Orang-orang lain yang diundang ke pesta itu, selain undangan yang pertama, adalah bangsa-bangsa lain di luar bangsa Israel, termasuk kita, yang semula dianggap tidak penting bagi Tuhan, diumpamakan seperti sembarang orang yang lewat di persimpangan jalan, entah orang baik atau orang jahat.

Ini juga mengindikasikan bahwa hak waris kerajaan sorga bukan lagi hak milik eksklusif bangsa Israel, tetapi sudah juga diberikan kepada bangsa-bangsa lain, sehingga nantinya bangsa-bangsa lain itu juga boleh masuk ke dalam kerajaan sorga.

5. Tetapi aturannya sama, yang diperkenankan ikut di perjamuan pesta kerajaan adalah orang-orang yang layak saja, yaitu yang memakai pakaian pesta, bukan yang berpakaian seadanya, sehingga kedatangan mereka itu akan semakin menambah kemuliaan sang raja, bukannya datang ke pesta kerajaan dengan berpakaian seadanya yang itu akan mengurangi kehormatan sang raja.

Sekalipun kerajaan sorga juga ditawarkan kepada bangsa-bangsa lain, tetapi aturannya sama, tidak sembarang orang diperkenankan masuk ke dalamnya, hanya mereka yang memuliakan Tuhan saja yang boleh masuk ke dalamnya.

Banyak orang dipanggil datang oleh Tuhan, tetapi hanya sedikit saja orang yang mau datang kepadaNya dan menjalankan perintah2Nya, bahkan banyak orang yang tidak mengenal siapa rajanya. Mereka yang tidak berkenan bagi Tuhan nantinya akan dibuang ke tempat sampah.



______



subject : Esensi dari yang tertulis...

 A   
Selamat Malam Mas.
Salam Sejahtera Selalu.

Saya ingin tanyakan frasa terakhir dari bacaan injil Matius 21 : 33-43, yang mengatakan " kerajaan Allah yang diambil daripadamu, akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah kerajaan itu".
Apakah substansi pengertian ini adalah berpindahnya berkat dari tanah Israel kepada daerah lain atau ada tanah lain yang diberkati melebihi Israel atau yang lain Mas ?

Selengkapnya yang tertulis di injil sbb :
Sekali peristiwa berkatalah Yesus kepada imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi,

"Dengarkanlah perumpamaan ini. Adalah seorang tuan tanah membuka kebun anggur dan menanam pagar sekelilingnya. Ia menggali lubang tempat memeras anggur dan mendirikan menara jaga di dalam kebun itu. Kemudian ia menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap lalu berangkat ke negeri lain.

Ketika hampir tiba musim petik, ia menyuruh hamba-hambanya kepada penggarap-penggarap itu untuk menerima hasil yang menjadi bagiannya. Tetapi penggarap-penggarap itu menangkap hamba-hambanya itu: yang seorang mereka pukuli, yang lain mereka bunuh, dan yang lain lagi mereka lempari dengan batu. Kemudian tuan itu menyuruh pula hamba-hamba yang lain, lebih banyak dari pada yang pertama. Tetapi mereka pun diperlakukan sama seperti kawan-kawan mereka.

Akhirnya tuan itu menyuruh anaknya kepada mereka, pikirnya, 'Anakku akan mereka segani.'
Tetapi, ketika para penggarap itu melihat anak itu, mereka berkata seorang kepada yang lain: 'Ia adalah ahli waris! Mari kita bunuh dia, supaya warisannya menjadi milik kita.' Maka mereka menangkap dia, dan melemparkannya ke luar kebun anggur itu, lalu membunuhnya.

Maka apabila tuan kebun anggur itu datang, apakah yang akan dilakukannya dengan penggarap-penggarap itu ? "

Kata imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi kepada Yesus, "Ia akan membinasakan orang-orang jahat itu dan kebun anggurnya akan ia sewakan kepada penggarap-penggarap lain, yang akan menyerahkan hasil kepadanya pada waktunya."

Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru? Hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita. Sebab itu Aku berkata kepadamu, 'Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.

Matur suwun.
Berkah Dalem.


 J    Itu adalah pernyataan dari pihak Allah bahwa hak waris kerajaan sorga bukan lagi hak milik eksklusif
bangsa Israel, tetapi hak waris itu sudah juga diberikan kepada bangsa-bangsa lain diluar bangsa Israel, sehingga nantinya bangsa-bangsa lain itu yang menghasilkan buah-buah kepercayaan yang baik boleh juga masuk ke dalam kerajaan sorga.


 A    Terima kasih atas pembabarannya Mas.
Matur suwun.
Berkah Dalem‎.


______




subject: Kondisi fisik yang naik turun

 A   
Selamat Malam Mas.
Salam Sejahtera...

Sudah dua minggu ini kondisi fisik saya sedikit drop.
Namun secara general masih dalam skala yang wajar dalam pergantian musim seperti ini.
Minggu lalu saya sempat mendapat gambaran bahwa saya dibawa naik ke awan dan diberi beberapa nasihat mengenai kehidupan di antaranya :
1. Apapun yang sudah didapat harus dipergunakan dengan baik dan dengan penuh kebijakan.
2. Yang diberikan lebih, akan diminta lebih juga.
3. Harus membantu orang, tanpa sepengetahuan yang dibantu...
Ada beberapa nasihat lagi yang disampaikan, sekilas saya melihat beberapa sosok yang sering berinteraksi dgn saya, di antaranya ksatria wanita yang dahulu memberikan pedang ghaib masuk dalam komunitas tsb...

Setelah usai, bapak sepuh tsb berbicara turunlah lagi...
Namun karena saya takut dan merasa akan jatuh dari awan yang sangat tinggi, beliau berbicara bahwa roh tidak akan jatuh, tetapi akan melayang ke bawah secara berlahan. Saya merasa melayang, kemudian terbangun di tengah malam...
 
Setelah peristiwa malam itu energi saya rasanya naik turun tidak karuan, demam tinggi plus radang tenggorokan...  Apakah benar ini berkaitan dgn kedatangan ghaib tingkat tinggi yang membuat energi menjadi tidak terkontrol ? 
Apakah benar terjadi lonjakan energi pada sukma saya, sehingga merembet ke fisik ? karena saya coba ukur energi pancer 60.000 KRK dan sedulur papat 70.000 KRK..

Ooo ya Mas, selasa kemarin saya sempat ke jakarta pp dgn pesawat, pas menjelang masuk bandara (di atas teluk Jakarta), kok ada seperti gapura ghaib ya Mas, apa yang akan disambut ya Mas ?
Setiba di jakarta saya sangat fit, tetapi pas pulang malamnya agak drop lagi s.d sekarang.

Terima kasih atas bantuan dan masukannya.
Matur Suwun.
Berkah Dalem.



subject: Kedatangan tamu beruntun

 A   
Selamat Pagi Mas.
Salam Sejahtera.

Kondisi fisik saya akibat radang belum bisa pulih sepenuhnya. Apalagi beberapa hari terakhir ini setiap dini hari ada saja energi energi dengan kekuatan cukup tinggi datang. Walaupun energi tersebut tidak bertujuan untuk menyerang, namum cukup membuat susah tidur karena ada perasaan untuk harus selalu waspada.

Mohon masukan, apa yang sebaiknya saya lakukan, sehingga dapat melakukan aktivitas seperti biasa dan dapat menyembuhkan peradangan ini (sudah ke dokter 2x belum juga sembuh total).
Terima kasih

Matur suwun.
Berkah Dalem.

 J   
Yang anda alami itu substansinya tidak sama dengan yang anda sampaikan.
Anda sudah masuk jebakan penyesatan halus.
Tadi anda dikelilingi 10 sukma bapak2 jahat dan penyesat.
Diam2 mereka menyorotkan energi serangan
Kekuatan 60.000 dan 70.000 krk itu adalah kekuatan tertinggi mereka.
Tadi mereka sudah saya singkirkan
Tapi kelihatannya anda masih harus berhati2, barangkali saja ada teman2nya yang lain yang akan juga cari2 objek untuk diserang.

thanks

 A   
Sore Mas.
Salam Sejahtera..

Sebenarnya saya mau email itu juga agak bimbang, karena saya merasakan yang Mas muat ditanya jawab dg pembaca lain, bahwa kondisi Mas belum pulih 100%.‎ Tetapi karena kondisi saya yang tidak memungkinkan untuk pembersihan sendiri, terpaksa saya tanya juga...
Sebelum serangan beruntun itu saya sempat membuat pagaran absolut 10.000 KRK, tapi karena yang datang sebesar itu ya jadinya tetap saja blong... Saya buat pagaran sebesar itu karena  asumsi saya kekuatan saya saat itu sekitar 45.000 KRK, jadi masih ada jarak yang cukup kalau ada yang nyelonong.

Eeehhh, malah yang "ngroyok" sebesar itu dan rame rame pula... sebenarnya beberapa kali mereka sempat mundur, tapi kelihatannya datang lagi dgn bantuan yang banyak ya Mas... 

Terima kasih untuk masukannya Mas, dan semoga cepet pulih seperti sedia kala. Terima kasih
Matur Suwun.
Berkah Dalem...

 J   
Sebenarnya anda sekeluarga dulu sudah saya berikan pagaran absolut. Tapi walaupun serangan gaib tidak bisa langsung tembus ke dalam, tapi energi serangan yang disorotkan terus-menerus ibaratnya membuat anda kepanasan. Apalagi bila mereka melakukannya maraton bergantian. Jadi anda perlu melatih ketahanan terhadap serangan gaib dan belajar mendeteksi adanya sesuatu yang tidak wajar berikut sumbernya sehingga anda bisa langsung mengambil tindakan yang lebih baik untuk mengatasi keadaan. Belajar juga untuk menetralisir.

Sebenarnya sekilas saja dari cerita yang anda sampaikan itu saya sudah bisa menduga bahwa itu adalah penyesatan halus. Berasal dari pribadi2 yang belum mengenal Tuhan. Ada pola2nya yang mirip.

Yang seperti itu dari dulu sampai sekarang terus ada dan sudah banyak orang yang tertipu. Lebih parah lagi bila korbannya adalah orang2 yang menjadi tokoh2 agama atau spiritualis agamis. Banyak dogma dan pengkultusan yang mereka ciptakan yang oleh orang2 pengikutnya dianggap benar dan orang2nya dianggap berkaromah.

Kalau anda cukup kritis dan bisa mengedepankan rasa ketuhanan anda akan bisa membedakan sikap berpikir orang2 (dan mahluk) yang sudah mengenal Tuhan dengan yang belum. Penyesatan halus dari mereka juga akan bisa anda deteksi. Anda juga tidak akan tertipu dengan ayat dan firman yang aslinya bukan berasal dari Tuhan, walaupun itu dikatakan berasal dari Tuhan, atau dikatakan Wahyu Tuhan.

Anda bisa juga membaca2 cerita penyesatan yang dialami oleh pembaca lain. Ada pola2 yang mirip yang bisa dipelajari, karena sikap berpikir orang2 (dan mahluk) yang sudah mengenal Tuhan dengan yang belum pasti berbeda.

Tapi itu berarti anda sendiri harus juga belajar mengenal Tuhan, mengenal sifat2 dan sikap berpikir Pribadi2 yang menjadi Tuhan.
Dan dari sikap berpikir anda sendiri akan kelihatan juga apakah anda sudah mengenal Tuhan. Kalau anda sendiri belum mengenal sifat2 dan sikap berpikir Tuhan, anda akan mudah ditipu dan disesatkan, oleh roh2 penyesat maupun manusia.

Tapi mereka juga semakin cerdas, semakin bisa membaca pikiran dan jalan kepercayaan orang yang akan disesatkannya. Jadi kita juga harus semakin berhati2. Jangan sampai termakan penyesatan halus, apalagi yang kesannya seperti mengingatkan sesuai jalan kepercayaan kita.

 A   
Siap Mas
Saya merasakan penyesatan halusnya 5 hari terakhir, karena biasanya pada jam khusus (dini hari) saya terbangun dan ada niat untuk harus menyambungkan diri dengan kuasa Tuhan, tapi 5 hari terakhir ini saya dipaksa untuk ter‎lelap dgn mimpi yang gak karuan...
baru mulai tadi malam saya paksakan lagi untuk berdoa malam seperti biasanya, dan dari situ baru ada gambaran serangan energinya Mas.
Terima kasih atas pembabarannya Mas, kelihatannya saya  sudah mulai "ngeh" dgn rasa energi dan pola penyesatan ini. Terima kasih.

Matur Suwun.
Berkah Dalem..

 A   
Selamat malam Mas
Salam Sejahtera
 
Terima kasih atas bantuannya dan penjelasan serta masukkannya.
Mudah mudahan dengan kejadian ini akan menambah "hikmat" bagi saya dan selalu berwaspada terhadap model model penyesatan halus ini. Terima kasih.

Matur Suwun.
Berkah Dalem.

 J    Oke
Thanks


_________



 A    Selamat Pagi Mas
Salam Sejahtera Selalu

Mohon maaf bila mengganggu, 
1. Ada yang ingin saya tanyakan mengenai injil Mas. Apakah benar pemahaman saya bahwa dalam injil
yohanes bab 2 s/d 6, Yesus sebenarnya ingin menerangkan kepada murid muridnya kedudukan Bapa, Putera dan Roh Kudus. Soalnya kalau dibaca secara perlahan arah injil tsb terutama pada bab awal merujuk ke sana, termasuk kesaksian Yesus sendiri tentang jati DiriNya.‎ Mohon arahannya Mas...

2. Terkait dengan upaya menyelaraskan diri dengan kuasa Tuhan, apakah kita harus bersikeras dg laku dan perbutan kita sebagai Anak Tuhan‎ dalam kehidupan, sehingga terkadang harus fight terus menerus untuk berusaha meluruskan yang melenceng (dalam manajemen perusahaan) ataukah bagaimana Mas? 

3. Mohon masukannya, terima kasih.

Matur Suwun
Berkah Dalem.

 J   
1. Iya ada benarnya, tapi juga tidak jelas ditangkap oleh murid2Nya
karena Yesus tidak nyata2 menyebutkan siapa diriNya, Ia tidak bersaksi atas diriNya sendiri
Ia mengarahkan orang menilai diriNya dengan cara orang membandingkan diriNya dengan apa yg sudah tertulis dalam kitab Nabi2 supaya mereka menilai sendiri apakah diriNya sesuai dengan yg sudah dinubuatkan oleh Nabi2.

2. Pada dasarnya kita diharapkan untuk bisa berlaku sebagai pribadi yang sudah mengenal Allah, apalagi yang statusnya sudah menjadi Anak Allah, dan kokoh kuat menjadi garam yang asin, syukur2 kita bisa menularkan keasinan kita, jangan sampai menjadi garam yang sudah tawar asinnya karena hati yang sudah dingin, karena iman yg melemah dan karena terpengaruh lingkungan. Dengan cara begitu saja kita sudah berjuang untuk diri kita sendiri, memikul salib kita sendiri.

Tuhan Yesus cukup bijaksana dalam memberikan nasehat yang nasehatnya disesuaikan dengan posisi kita. Kita tidak diharuskan membabi-buta menjadi penegak kebenaran dan keadilan di bumi, apalagi sampai menghakimi orang lain dengan mengatasnamakan Tuhan. Apapun posisi kita diharapkan kita tetap menjadi seperti garam yg asin dan mampu menumbuh-suburkan benih yg ditanam Tuhan dalam diri kita.

Bila kita dalam posisi berkuasa mengendalikan / menciptakan keadaan, tanggung jawab kita lebih besar, kita diwajibkan untuk bisa mengkondisikan keadaan ke arah yang benar, jangan malah kita menjadi ular. Kita dalam posisi bisa menularkan keasinan kita, harus bisa mengarahkan semua orang menjadi orang2 yg bermoral dan mengarahkan semua orang supaya perilakunya tidak seperti orang yg belum mengenal Tuhan.

Tapi bila kita tidak dalam posisi berkuasa mengendalikan keadaan, berlaku banyak nasehat untuk kita seperti dalam peribahasa berteman dengan mamon yg tidak jujur, menjadi seperti merpati yg tulus, jangan ikut2an menjadi ular, dsb. Tapi tetap diharapkan kita bisa menularkan keasinan kita.

Masing2 posisi kita terkandung di dalamnya besar-kecilnya tanggung jawab kita. Bila kita mampu setia dalam perkara kecil, kita akan diikutkan dalam perkara yg lebih besar lagi. Tapi bila kita tidak menghasilkan apa2, ........

 A   
Terima kasih atas bimbingannya Mas.
Matur Suwun.
Berkah Dalem.







Comments