1.                   Pengaruh                     Keberadaan dan Perbuatan Mahluk Halus Terhadap Manusia




Pada masa sekarang ini banyak orang menganggap cerita mahluk halus hanyalah sebuah budaya / kehidupan masa lalu. Manusia tidak menyadari sepenuhnya bahwa itu adalah bagian dari kehidupan manusia yang tetap ada dan tetap berlangsung hingga saat ini, hanya bentuk dan kadar interaksinya saja yang berbeda. Memang banyak orang yang sudah tidak percaya atau tidak peduli lagi tentang itu, namun banyak juga yang masih tetap meyakininya, terutama mereka yang mengalami sendiri fenomena-fenomena gaibnya. Bahkan masih saja ada orang yang melakukan cara-cara bernuansa gaib dan klenik dalam upayanya membantu menyelesaikan persoalan atau untuk mempermudah jalan hidupnya, dianggapnya sebagai bagian dari usaha dan doa.  Bagaimana korelasinya untuk kita yang hidup di jaman modern ini ?

Meskipun sekarang sudah jaman modern, jamannya mesin dan internet, bukan berarti para mahluk halus itu menghilang dengan sendirinya dan kejadian-kejadian supranatural tidak ada lagi. Baik kita percaya maupun tidak, mereka tetap ada, tetap saja selalu terbuka kemungkinan adanya interaksi mahluk halus dengan manusia, hanya intensitas interaksinya saja yang berkurang. Termasuk di negara-negara modern yang masyarakatnya sudah hidup dengan cara hidup dan sikap berpikir modern masih saja ada kejadian-kejadian supranatural atau sakit-penyakit yang sumber penyebabnya adalah interaksi mahluk halus dan tidak bisa dinalar dan disembuhkan dengan cara-cara modern.

Manusia cenderung untuk tidak berhati-hati, karena manusia meremehkan pengaruh keberadaan mahluk halus, atau menjauhi mereka karena dorongan agama, atau memaksakan rasionalisasi sikap berpikir manusia yang tidak mau menghubung-hubungkan kejadian-kejadian di dunia manusia dengan mahluk halus. Manusia menjadi lengah, tidak menyadari bahwa ada banyak sekali mahluk halus di sekitarnya di manapun ia berada yang juga memperhatikan kehidupannya dan kadangkala juga berinteraksi, memberikan pengaruh secara langsung maupun tidak langsung, positif maupun negatif, terhadap manusia, yang pengaruh negatifnya seringkali tidak dapat ditangkal / disembuhkan dengan cara-cara modern. Seringkali rumah sakit, dokter, laboratorium medis, psikolog, psikiater dan rumah sakit jiwa tidak bisa menyelesaikan masalahnya jika penyebab kejadiannya adalah interaksi mahluk halus, dan tentulah itu bukan solusi yang menyenangkan. Tetapi ketidak-tahuan itu tidak berlaku untuk orang-orang yang mau mengerti, mampu mengetahui rahasianya dan bisa menangkal pengaruh negatifnya.


Dalam kondisi yang umum seringkali kita tidak menyadari bahwa benda di hadapan kita yang kelihatannya biasa saja ternyata dihuni oleh sesuatu mahluk gaib di dalamnya. Bahkan rumah dan perabotan rumah kita pun dapat saja merupakan rumah bagi mahluk gaib. Biasanya ini terjadi pada rumah-rumah bermodel kuno / klasik, yang pencahayaannya agak redup dan yang hawanya lembab. Perabotan yang sering dihuni oleh gaib adalah yang terbuat dari kayu jati dan keramik, misalnya tongkat kayu, tempat tidur kayu, lemari dan tiang sokoguru dan patung-patung yang terbuat dari tanah liat dan keramik. Kelihatannya klenik dan mengada-ada ya ?

Rumah, bangunan, pohon atau suatu lokasi tertentu yang memiliki nuansa kegaiban yang kuat, akan dirasakan oleh manusia sebagai  angker   atau  wingit.

Istilah angker digunakan untuk benda-benda / bangunan, atau suatu lokasi yang memilliki hawa aura gaib (mistis) yang kuat dan hawa auranya bersifat menakutkan dan kita akan merasa tidak nyaman bila berada di dekatnya.

Istilah wingit digunakan untuk benda-benda / bangunan, atau suatu lokasi yang memilliki hawa aura gaib (mistis) yang kuat dan hawa auranya tidak bersifat menakutkan. Biasanya memberikan rasa teduh dan kita akan merasa nyaman bila berada di dekatnya.

Mahluk halus bisa berdiam di mana saja, bahkan di dalam tubuh manusia sekalipun. Yang menentukan apakah keberadaan sesuatu yang gaib bersifat positif ataukah negatif bagi manusia adalah sifat pengaruh energi dari mahluk tersebut dan tujuan keberadaannya terhadap kehidupan manusia. Bila sesuatu benda mempunyai sesuatu gaib yang berdiam di dalamnya, maka ada 2 pertimbangan bagi manusia untuk kebijaksanaannya bersikap, yaitu untuk bisa menentukan apakah keberadaan gaib itu memberikan pengaruh tertentu kepada manusia, dan jika memberikan pengaruh tertentu, pengaruhnya itu bersifat positif ataukah negatif bagi manusia.

Keberadaan sesosok halus di dalam tongkat kayu, tiang soko guru, di rumah dan perabotan atau di pohon dapat saja memberikan manfaat untuk pemiliknya. Biasanya manfaat yang diberikannya adalah untuk penjagaan atau keselamatan dari gangguan gaib atau orang-orang jahat dan tamu yang bersikap tidak sopan. Selain itu gaibnya bisa juga memberikan manfaat ketenangan dan keteduhan bagi yang berdiam di dalamnya (berbeda dengan ketenangan dan keteduhan rumah biasa). Biasanya rumah tersebut akan berkesan wingit.

Bila ada bagian dari rumah kita yang menyebabkan kita merinding atau takut bila melewatinya atau saat berada di dalamnya, mungkin disitu memang berpenghuni mahluk halus. Rasa merinding itu adalah cara si mahluk halus memberitahu bahwa kita melewati atau berada di tempat kediamannya, tujuannya supaya kita berhati-hati dan berlaku sopan dan dengan cara itu dia juga menunjukkan rasa tidak sukanya atas keberadaan kita di tempatnya. Jadi sebaiknya kita berhati-hati dan selalu bersikap sopan (di dalam hati, pikiran dan perbuatan) selama kita berada / melewati tempat itu

Kita akan menyebut keberadaan suatu gaib bersifat positif bagi manusia bila pengaruh aura energinya selaras dengan manusia, tidak merugikan manusia, dan keberadaannya cenderung menguntungkan manusia. Begitu juga sebaliknya, kita akan menyebut keberadaan suatu gaib bersifat negatif bagi manusia bila pengaruh aura energinya tidak selaras dengan manusia dan keberadaannya cenderung merugikan manusia.

Pengaruh dari keberadaan suatu mahluk halus terhadap manusia sebagiannya dipengaruhi oleh sifat-sifat dasar mahluk halus itu sendiri, seperti sifat energinya positif ataukah negatif, sifat wataknya baik ataukah jahat, dsb  (baca : Penggolongan Mahluk Halus).  Pengaruh lainnya disebabkan oleh tujuan keberadaan mahluk halus itu, misalnya apakah hanya sekedar menghuni rumah kita, apakah ingin ikut sebagai khodam pendamping, ataukah mengikut dengan menempel di tubuh manusia, apakah ia menunjukkan sikap marah dan menegur manusia (kesambet) atau keberadaannya karena diperintah untuk penglarisan dagangan, pelet, guna-guna, santet, dsb.

Walaupun mereka ada di sekitar kita dan mungkin juga berdiam di rumah kita, biasanya mereka tidak merasa ada hubungannya dengan kita,  'urusan sendiri-sendiri'.  Tetapi bila kita melakukan kesalahan terhadap mereka atau mencela keberadaannya, mereka bisa marah dan mungkin akan menegur kita dengan cara mereka sendiri.

Kadangkala tanpa sepengetahuan kita, ada mahluk halus di sekitar kita yang kerap menolong kita dan keluarga, misalnya membantu menjaga keamanan rumah, membantu menyembuhkan anggota keluarga yang sedang sakit, membantu memperlaris warung / toko, membantu memberi ilham untuk penyelesaian masalah, memberi peringatan (mimpi) jika akan terjadi suatu musibah, dsb. Biasanya bila mereka sudah cocok dengan kita atau rumah kita, bila sudah pernah membantu, mereka akan terus membantu tanpa meminta imbalan. Dalam batasan ini dianggap keberadaan mereka bersifat positif bagi manusia.

Ada juga bangsa jin yang senang membantu atau berinteraksi dengan manusia, terutama adalah yang memiliki kaitan dengan leluhur seseorang. Mereka memperlakukan kita seolah-olah kita adalah anak cucu keturunannya. Kadang-kadang mereka datang menjenguk kita, mengobati yang sedang sakit, atau mengikut kepada seorang keturunan si leluhur yang ia merasa cocok. Ketika mereka datang, mereka menunjukkan bau-bauan tertentu atau memberikan rasa tertentu supaya manusia tahu bahwa mereka datang.

Kadangkala tanpa sepengetahuan kita, ada juga mahluk halus di sekitar kita yang keberadaannya bersifat negatif dan merugikan kita, misalnya yang berhawa energi panas, membuat suasana rumah 'panas', membuat seisi rumah mudah marah dan bertengkar, membuat tidak betah tinggal di rumah, menyebabkan sakit-sakitan, warung / toko sepi pengunjung, mendatangkan banyak kesialan, musibah, dsb. Mereka tidak bermaksud jahat dan mengganggu, hanya saja energinya tidak selaras dengan kita, lebih bersifat merugikan kita. Tetapi jenis mahluk halus yang dari golongan hitam dan abu-abu biasanya bersikap jahat kepada kita dan cenderung menyesatkan, walaupun kita tidak berbuat salah kepada mereka.

Mahluk halus yang perwatakannya termasuk dalam golongan hitam dan abu-abu, keberadaannya di sekitar tempat tinggal manusia atau bersama manusia dalam bentuk khodam ilmu / pendamping keberadaannya akan cenderung menyesatkan manusia. Melebihi mahluk halus dari golongan putih, mereka akan menunjukkan kerja yang giat, terasa ampuh bertuah, bahkan mereka akan tetap bekerja walaupun tidak diperintah. Mereka menyesatkan dengan mewujudkan banyak keinginan si manusia, sehingga si manusia merasa doa-doanya dikabulkan Tuhan, merasa dekat dengan Tuhan, atau bahkan ada yang dibuat sampai merasa menjadi wakil / perantara Tuhan di bumi, tetapi perilakunya menyebarkan kebencian dan permusuhan, membuat orangnya merasa ilmunya ampuh dan kata-katanya manjur selalu terjadi. Dan keberadaan mereka pasti akan menyulitkan dalam proses kematian orang tersebut, karena tidak mau begitu saja ditinggal mati, kecuali ada orang lain yang mau menerima mereka.

Banyak mahluk halus di sekitar tempat tinggal kita yang memperhatikan kehidupan kita. Bila suatu saat kita akan mengalami suatu kejadian yang penting, mungkin kita akan mendapatkan pemberitahuan (peringatan) dari mereka terlebih dahulu dengan cara tertentu. Interaksi lewat mimpi adalah cara interaksi mahluk halus yang sering dilakukan kepada manusia (tapi bisa juga mimpi itu berasal dari roh sukma manusia itu sendiri - sedulur papatnya). Kadang pemberitahuan itu juga dilakukan lewat kontak batin (bisikan gaib) berupa ide dan ilham yang mengalir dalam pikiran, sesuatu yang sebelumnya tidak kita pikirkan, terbersit begitu saja. Namun seringkali manusia lupa akan mimpinya, atau hanya menganggap mimpinya itu hanyalah bunga tidur belaka, atau bisikan gaib itu hanya dianggap lamunan saja, sehingga orangnya tidak bisa mengambil manfaat dari pemberitahuan / peringatan itu.

Contoh mimpi :

  • Mimpi bercinta. Bila mimpi ini berkaitan dengan gaib, biasanya berarti ada gaib yang ingin mengikut kita,  atau ingin ikut tinggal di rumah kita dan tujuannya baik, akan membantu kita.
  • Mimpi mendapat / menggendong anak. Bila mimpi ini berkaitan dengan gaib, biasanya berarti kita akan mendapatkan rejeki besar, atau ada gaib yang ingin mengikut dan mendampingi kita dan tujuannya baik, akan membantu kita.
  • Mimpi berkelahi jangan sampai kalah, kalau dikejar jangan sampai tertangkap. Bila sampai terjadi kita kalah atau tertangkap, maka kita atau ada anggota keluarga kita yang akan mengalami sakit karena gangguan gaib. Bisa juga mimpi ini sebagai petunjuk bahwa kita sedang berada di depan suatu masalah yang akan menjerat kita. Bila di dalam mimpi itu kita sampai kalah atau tertangkap, berarti esoknya kita benar-benar akan terjerat di dalam suatu masalah. Bisa juga ini adalah petunjuk bahwa sedulur papat kita yang terpisah sedang diganggu oleh sesosok mahluk halus.
  • Mimpi melihat bulan. Pemberitahuan akan ada keberuntungan besar.
  • Mimpi melihat matahari. Peringatan akan mengalami naas atau kesulitan.


Beberapa contoh pengaruh perbuatan mahluk halus, atau pengaruh energi dari keberadaannya, yang negatif dirasakan oleh manusia :

  • kejadian-kejadian aneh, misalnya ada barang-barang yang suka berpindah tempat atau hilang atau benda-benda tertentu bergerak sendiri, atau penampakan-penampakan gaib yang membuat takut manusia.
  • mengganggu secara psikologis, misalnya sering bermimpi buruk, mudah marah / bertengkar, malas bekerja.
  • menyebabkan banyak kesulitan, misalnya susah dalam mendapatkan pekerjaan, warung / toko tidak laku, sering kehilangan uang / barang, sering mengalami naas, dsb.
  • menyebabkan manusia sakit (sakit-sakitan yang disebabkan oleh gaib, bukan sakit biasa), dari sakit demam sampai kanker, sakit ringan sampai sakit yang mengakibatkan kematian. Bila secara kedokteran sakit-penyakitnya ini tidak dapat disembuhkan, jangan segan untuk mengupayakan pengobatan alternatif atau meminta bantuan paranormal yang benar-benar mampu. 

     Beberapa kemungkinan penyebabnya :

  • Ada mahluk halus di rumah kita yang bersifat baik yang ingin mengingatkan kita akan sesuatu hal yang sifatnya penting, namun setelah diberitahu dengan berbagai cara ternyata kita belum juga tanggap akan arti maksudnya. Cara inilah yang kemudian sering dilakukan oleh mahluk gaib, supaya kita benar-benar memperhatikan pesannya.
  • Mungkin juga ini adalah karena ada mahluk gaib dari suatu tempat yang mengikut dengan cara menempel di tubuh kita (ketempelan). Niatnya tidak jahat, hanya ingin ikut saja. Namun karena kita tidak tahan kebebanan energi si gaib, maka kita mengalami sakit-sakit di tubuh kita.
  • Ada mahluk gaib di rumah / sekitar kita yang energinya bersifat negatif. Artinya energi si gaib tidak selaras dengan energi manusia, lama-lama kita akan mengalami sakit karena pengaruh energi negatifnya terhadap tubuh maupun psikologis kita.
  • Mungkin ada mahluk gaib yang marah dan menegur kita, karena kita melakukan kesalahan (kesambet). Bila ini yang terjadi, biasanya sakitnya akan disertai panas demam tinggi selama beberapa hari. 
  • Mungkin ada gaib yang memang bersifat jahat dan menjahati kita, walaupun kita tidak berbuat salah kepadanya. Mungkin juga ada gaib yang sengaja berbuat jahat kepada kita karena dia diperintah oleh seseorang untuk mengganggu / menyerang kita. Serangan gaib ini bisa dalam bentuk yang disebut pelet, guna-guna, teluh dan santet. Ini adalah kejadian gaib yang disengaja oleh sesuatu pihak kepada seseorang.
  • Contoh pengaruh perbuatan mahluk halus yang terakhir di atas akan menyebabkan kesulitan dalam proses kematian seseorang, kecuali perbuatannya itu memang diniatkan untuk membunuh.
    (Baca juga : Roh Manusia - Penghambat Kematian.


Dalam menyikapi keberadaan gaib di sekitar kita haruslah kita bersikap bijaksana didasari kesadaran bahwa Tuhan menciptakan segala macam mahluk, yang kelihatan mata manusia maupun yang tidak kelihatan,  semuanya itu ditempatkanNya untuk hidup bersama di bumi. Jadi memang sudah semestinya kita dan mereka bisa hidup berdampingan, sama seperti manusia, binatang dan tumbuhan yang hidup bersama di bumi.

Bila kita menyadari bahwa rumah atau ada sesuatu benda milik kita yang berpenghuni gaib, maka kita harus dapat menentukan apakah keberadaannya baik (positif) ataukah berpengaruh negatif terhadap kita. Kita juga harus bijaksana untuk bersikap supaya perilaku kita tidak menyinggung atau membuat mereka marah. Bila kita menyadari bahwa keberadaan gaibnya itu jelas bersifat negatif, maka akan bijaksana bila kita melakukan tindakan-tindakan pembersihan gaib (mungkin dengan bantuan paranormal) supaya kita tidak sampai mengalami pengaruh negatifnya, atau memindah-tangankan rumah atau benda-benda kita itu jika gangguan negatifnya tidak mampu diatasi, jika keberadaan gaibnya dianggap membahayakan keselamatan kita dan keluarga.

Cara-cara untuk belajar mengetahui / mendeteksi keberadaan dan pengaruh mahluk halus terhadap manusia dapat dilakukan dengan cara yang serupa seperti dalam tulisan  Menayuh Keris  dan  Olah Rasa dan Kebatinan.

Jika anda memiliki benda-benda gaib atau khodam ilmu / pendamping, atau di sekitar tempat anda tinggal ada keberadaan mahluk halus, sebaiknya anda cukup cermat untuk menentukan apakah mahluk gaibnya itu termasuk jenis yang berbahaya dan berpotensi merugikan, ataukah termasuk jenis yang harus diwaspadai / dihindari karena karakternya yang tidak baik, berenergi negatif, atau karena berintelijensi rendah. Untuk lebih memahami jenis-jenis dan sifat perwatakan mahluk halus silakan dibaca di tulisan berjudul  Penggolongan Mahluk Halus

Jika anda sudah tahu bentuk wujud sosok halusnya, silakan dibaca  Hakekat Wujud dan Watak Mahluk Halus untuk mencoba menilai pengaruh mahluk halus tersebut terhadap manusia.

Baca juga tulisan-tulisan yang bertema Pembersihan Gaib tentang upaya pembersihan / penanganan atas gangguan / sisi negatif yang berhubungan dengan perbuatan / keberadaan mahluk halus.


Di bawah ini adalah contoh keberadaan mahluk halus bersama manusia dan potensi pengaruhnya.


  - Mahluk Halus Di Sekitar Manusia.

Keberadaan mahluk halus di sekitar manusia bisa adalah mahluk halus yang tinggal di rumah kediaman manusia dan sekitarnya atau di tempat-tempat lain yang dikunjungi / dilewati oleh manusia.

Jika mengetahui ada keberadaannya, yang perlu dicermati adalah mengenai sifat perwatakan dari sosok halusnya, apakah berwatak baik atau jelek, apakah dari golongan putih atau hitam, apakah wataknya berkecenderungan mengganggu / menyerang manusia, dan perlu diketahui juga efek atau pengaruh dari energi keberadaannya, apakah ada yang memberi efek membahayakan / merugikan. Mengenai hal ini Penulis sudah menuliskannya dalam banyak halaman bertema dunia gaib dan mahluk halus.


  - Kepemilikan Benda-Benda Gaib dan Khodam.

Keberadaan mahluk halus di sekitar atau bersama manusia ada juga yang disengaja, yaitu dalam bentuk kepemilikan benda-berda gaib berkhodam seperti keris, tombak, batu akik, mustika, jimat rajahan, jimat isian atau benda-benda jimat lain, dan kepemilikan khodam ilmu / pendamping. Masing-masing sudah dituliskan penjelasannya di dalam halaman-halaman yang terkait dengan temanya masing-masing.

Selain tuahnya yang diharapkan oleh orang yang memelihara benda gaib dan khodam, yang perlu dicermati juga adalah mengenai sifat perwatakan dari khodamnya / benda gaibnya itu, apakah berwatak baik atau jelek, dari golongan putih ataukah hitam, apakah berenergi negatif, dan perlu diketahui juga efek atau pengaruh dari keberadaannya, apakah ada yang berpotensi memberikan efek negatif / merugikan / membahayakan.

Bila kita memilikinya, sesajinya juga harus rutin kita berikan, jangan sampai kita ditegur oleh khodamnya, jangan sampai kita disusahkan oleh khodam dan benda-benda koleksi kita sendiri (baca : Sesaji).


  - Transfer Ilmu / Khodam.

Dalam menerima suatu ilmu gaib / khodam dari orang lain atau dari seorang guru, biasanya diberikan juga amalan ilmunya. Walaupun si penerima ilmu tersebut tidak menyadari adanya pemberian khodam (bahkan si pemberi ilmunya itu sendiri seringkali juga tidak menyadari adanya transfer khodam), perlu dicermati apa saja persyaratan sesaji yang diminta oleh khodamnya itu (persyaratan ilmunya), karena kebanyakan yang diperhatikan orang hanyalah keampuhan ilmunya saja, dan apakah khodamnya itu berasal dari golongan putih ataukah dari golongan hitam, karena tidak banyak orang yang bisa membedakan jenis mahluk halusnya.

Kadangkala ada juga orang yang mengalami kesulitan menjelang kematiannya, kecuali ilmu dan khodamnya sudah dipindahkan kepada orang lain. Dalam kasus ini seringkali terjadi khodamnya itu adalah dari golongan hitam, atau yang berintelijensi rendah, sehingga akan mempersulit kematian seseorang, kecuali ada orang lain yang mau menerima khodamnya itu.

Kadangkala ada orang dekat atau anggota keluarga / anak / cucu yang bersedia menerima pemindahan ilmunya itu dengan maksud menolong. Namun seringkali yang dipindahkan hanyalah khodamnya saja, bukan ilmunya, hanya sempat memindahkan khodamnya saja, tidak sempat menurunkan ilmunya beserta semua tata cara keilmuannya, sehingga pengetahuan dan pemanfaatan ilmunya tersebut terbatas. Bila pemindahan khodam atau ilmu itu terjadi, maka kasus kesulitan menjelang kematian akan dialami juga oleh orang itu. Dalam hal ini, tindakan untuk menangkalnya adalah mengupayakan pembersihan diri, supaya khodam gaib itu bisa diusir dari dirinya (baca juga : Pembersihan Gaib 2).

Begitu juga upaya kita untuk meminta dibukakan mata batin atau mata ketiga kita untuk melihat gaib yang melihat gaibnya itu bukan hasil kita sendiri dalam melatih kepekaan batin, harus juga diwaspadai, jangan sampai caranya membuat kita bisa melihat gaib itu adalah dengan cara memasukkan / mengisikan mahluk halus ke dalam kepala kita, yang kalau itu berhasil terjadi, kemudian kepala kita akan dipenuhi oleh ilusi dan halusinasi, dan penglihatan gaib kita tidak semuanya sesuai dengan aslinya apa adanya. Terhadap semua bentuk pengisian ilmu dan khodam yang langsung mengisikannya ke dalam tubuh kita haruslah kita lebih berhati-hati, terutama pada efek samping selanjutnya karena tidak semua orang mampu mendeteksi faktor penyebabnya, apalagi untuk menangkal dan menanggulanginya (baca juga : Terawangan Gaib).

Bagi anda yang sudah memiliki benda-benda gaib atau khodam pendamping sebaiknya anda mempelajari juga perihal khodamnya itu minimal dengan cara-cara tayuhan seperti yang dicontohkan dalam tulisan berjudul : Ilmu Tayuh / Menayuh Keris

Dalam hal kepemilikan benda gaib dan khodam sebaiknya kita telaten dalam hal pemberian sesaji yang diminta oleh khodamnya karena kebanyakan orang hanya menginginkan tuahnya saja tanpa orangnya memberikan perhatian apa-apa kepada khodamnya. Jangan sampai sesuatu yang kita harapkan tuahnya justru memberikan efek negatif berupa kesambet, sakit-penyakit, sial, celaka, pertengkaran keluarga, bahkan kematian pada anggota keluarga sebagai bentuk teguran dari khodamnya karena kita tidak telaten memberikan sesajinya.


  - Pelet, pengasihan, kewibawaan, penundukkan, guna-guna, teluh dan santet

adalah perbuatan gaib yang disengaja oleh seseorang melalui perantaraan perbuatan mahluk halus dengan tujuan mempengaruhi / menguasai tubuh atau pikiran seseorang, menyerang, menyakiti, atau bahkan membunuh seseorang. Dalam perbuatan-perbuatan itu bisa mahluk halusnya tinggal bersama si manusia korbannya untuk tujuan menguasainya atau menyakitinya, bisa juga hanya energinya saja yang membuat si manusia sakit / terpengaruh. Penanganannya harus dengan pembersihan gaib.


  - Kesambet.

Kesambet adalah sakit, keapesan, celaka atau musibah yang disebabkan oleh teguran / hukuman atau perbuatan mahluk halus yang marah atas perbuatan seseorang atau atas keberadaan seseorang di suatu tempat tertentu. Orangnya dianggap sudah menyalahinya.

Dalam kejadian ini bisa si mahluk halusnya mengikuti si manusia korbannya, bisa juga hanya energinya saja yang membuat si manusia sakit.

Kasus kesambet yang paling sering terjadi adalah yang dilakukan oleh mahluk halus berwujud ular yang marah kepada seseorang yang menginjak / menendangnya. Ular gaib memang posisinya di bawah, sama seperti ular di dunia manusia, sehingga sudah umum kalau ada ular gaib yang oleh manusia terinjak / tertendang / terlindas.

Mahluk halus lain yang sering membuat kesambet adalah jin perempuan bergaun putih seperti kuntilanak. Biasanya tidak disadari kita menabraknya ketika ia sedang melintas menyeberang jalan.

Mahluk halus lain yang sering membuat kesambet adalah jin berwujud raksasa seperti buto. Biasanya tidak disadari kita menabrak anaknya yang sedang bermain-main di pinggir jalan.

Kesambet ular gaib kebanyakan berupa rasa sakit atau tercekik di sekitar bagian kaki dan tangan / bahu / leher karena ular gaibnya melilit melingkari bagian-bagian tubuh itu. Biasanya kita juga bisa merasakan bahwa ada "sesuatu" yang melilit melingkari bagian-bagian tubuh kita itu. Bila jenisnya adalah ular sanca gaib di bagian-bagian tubuh yang dililitnya itu bisa terasa seperti mati rasa (kebas) dan bila dibiarkan terlalu lama bisa menjadi lumpuh.

Kesambet ular gaib jenis kobra biasanya tubuh kita tidak dililitnya, tapi ada rasa sakit sekali yang tiba-tiba di bagian kaki kita karena ular kobra itu mematuk kaki kita itu. Itu adalah energi dari patukannya. Selama energi patukannya itu belum dinetralkan / dihilangkan sakitnya akan terus terasa bahkan bisa membuat pincang. Bila dibiarkan terlalu lama bisa menjadi kanker dan tumor di kaki. Itu juga bisa terjadi pada jenis ular gaib lain yang mematuk karena kaget ketika kita menabraknya.

Sedangkan kesambet si jin perempuan bisa berupa sakit demam, meriang, pusing tak sembuh-sembuh dan ada tambahan juga pelampiasan lain kemarahan jin perempuan itu seperti membuat pikiran kita kacau, pekerjaan menjadi berantakan tak tertangani, jualan sepi, rejeki seret, memunculkan pertengkaran di dalam rumah tangga, atau ada anggota keluarga yang dibuatnya sakit atau naas / kecelakaan bahkan bisa meninggal. Biasanya kita juga bisa merasakan bahwa ada "sesuatu" yang mengikuti di belakang kita.

Kesambet jin raksasa akibatnya / gejalanya hampir sama dengan kesambet jin perempuan di atas, bisa berupa sakit tapi kadarnya jauh lebih berat dan akut, dan naas / celaka dan kematian pada anggota keluarga. Karena kekuatannya cukup tinggi biasanya kita tidak merasakan adanya "sesuatu" yang mengikuti di belakang kita, tapi hawanya terasa panas di tubuh dan pikiran kita.

Biasanya perbuatan mahluk halus itu akan terus dilakukan hingga waktu yang belum bisa ditentukan sampai orangnya meminta maaf kepadanya. Bila sakitnya itu didiamkan saja, atau orangnya tidak menyadari bahwa dirinya kesambet, tidak meminta maaf, atau tidak melakukan pembersihan gaib, hasil akhirnya bisa si manusia semakin parah merasakan sakitnya, bahkan ada yang awalnya sakitnya ringan kadarnya kemudian berlanjut menjadi parah dan berat sampai menyebabkan kerusakan organ-organ dalam tubuh, tumor dan kanker, kelumpuhan, stroke, atau bahkan kematian dan bisa satu per satu anggota keluarga kita mengalami apes / celaka dan kematian.

Ada juga kasus kesambet yang bagian sakitnya adalah bagian tubuh yang dulunya sudah pernah sakit, sehingga si manusia akan menganggap sakitnya itu kambuh lagi.

Sebaiknya anda belajar menayuh seperti di tulisan berjudul Ilmu Tayuh Keris untuk mencaritahu sumber penyebab yang dialami. Bila sakitnya benar adalah karena kesambet pengobatan secara medis tidak akan mentuntaskan masalahnya, sakitnya akan kambuh-kambuhan, sembuh sebentar nantinya sakit lagi atau sakitnya pindah ke bagian lain tubuhnya walaupun karena sakit kesambetnya itu ada bagian tubuhnya yang sudah diamputasi.

Bila ada sakit yang tidak sembuh oleh dokter / medis (atau sering kambuh) dicoba saja sesekali si sakit mengoleskan bagian sakitnya dengan minyak jafaron atau misik putih sambil si sakit mengucap minta maaf kepada bagian yang sakit itu karena ia tidak dapat melihatnya dan si sakit minta supaya dilepaskan dari serangannya.

Bisa juga dengan cara mandi kembang telon. Sesaat sebelum mandi kembang telon orang si sakit mengucap minta maaf kepada bagian yang sakit itu karena tidak dapat melihatnya dan minta supaya dilepaskan dari serangannya.

Kalau sakitnya itu benar karena kesambet, minyak jafaron / misik dan mandi kembang telon itu adalah sarana sesaji untuk merayu mahluk halusnya supaya mau mengendorkan / melepaskan serangannya.


  - Ketempelan.

Ketempelan mahluk halus adalah kejadian adanya mahluk halus, sendiri atau sekelompok mahluk halus, yang mengikut / menempel di tubuh manusia. Ada yang hanya sementara saja, ada juga yang untuk jangka panjang. Tujuan keberadaan mahluk halus tersebut tidak untuk menyerang atau menyakiti, tidak juga untuk mendampingi, tujuannya hanya mengikut saja dengan cara menempel di tubuh si manusia atau dengan cara mengikutinya. Kasus ini sudah umum terjadi di seluruh dunia.

Masing-masing jenis mahluk halus yang menempel itu keberadaannya dan masing-masing posisinya mengikut manusia akan memberikan pengaruh sendiri-sendiri terhadap si manusia.

Bila yang menempel itu adalah jenis kuntilanak, walaupun energinya tergolong sebagai berenergi positif, tetapi manusia yang ketempelan kuntilanak seringkali tidak tahan dengan keberadaan energi mereka dan akan merasakan sakit pegal-pegal di bagian tubuhnya yang ketempelan atau pusing ringan bila menempelnya di kepala.

Bila yang menempel itu adalah jenis gondoruwo, karena mereka tergolong sebagai berenergi negatif bagi kesehatan manusia, maka biasanya manusia yang ketempelan gondoruwo akan merasakan sakit berat atau pusing berat dan akan semakin parah sakitnya (berbeda dengan ketempelan kuntilanak yang hanya sakit pegal-pegal atau pusing ringan).

Menempelnya jenis kuntilanak di tubuh manusia biasanya awalnya adalah karena adanya aura energi negatif di tubuh manusia. Jika manusia karena bekerjanya sering mengalami kelelahan di bagian kaki, punggung, pundak, atau kepala, atau sering mengalami urat kaku, atau jika manusia sering mengalami sakit perut, mulas, mencret, pusing, dsb, atau jika manusia sering sekali berpikiran negatif, maka bagian-bagian tubuhnya itu akan mengeluarkan aura energi negatif. Keberadaan aura energi negatif itulah yang kerap mengundang datangnya jenis kuntilanak untuk menempel dan berdiam di bagian tubuh manusia yang beraura energi negatif itu. Keberadaan menempelnya kuntilanak itu akan menambah rasa sakitnya.

Jika kondisi aura negatif di tubuh seseorang sudah sangat banyak, kondisi ini akan mengundang jenis gondoruwo untuk bersemayam di bagian aura negatif tersebut. Keberadaan gondoruwo itu akan sangat memperparah kondisi sakit si manusia, bisa juga berkembang menjadi kanker dan tumor, dan bisa sampai mengakibatkan kematian.

Misalnya ada gondoruwo yang berdiam di bagian perut manusia, biasanya manusia tersebut akan merasa sakit sekali perutnya, sakit maag, mulas, mencret, buang-buang air, dsb, yang kalau dibiarkan saja akan menjadi semakin parah sakitnya, bahkan dapat mengakibatkan kematian. Bila si gondoruwo berdiam di bagian kepala, dapat menyebabkan rasa pusing atau sakit kepala berat, pandangan berputar-putar / vertigo, kehilangan keseimbangan berdiri dan mudah jatuh tersungkur. Bila gondoruwo itu berdiam di bagian kaki, dapat menyebabkan manusia merasakan sakit sekali kakinya sampai sulit berjalan.

Dari keterangan di atas kita menjadi tahu bahwa yang mengundang datangnya jenis-jenis kuntilanak dan gondoruwo untuk menempel di tubuh manusia (atau mengikuti manusia) seringkali adalah karena adanya aura energi negatif di tubuh manusia itu sendiri yang merupakan tempat yang nyaman untuk tempat tinggal kuntilanak dan gondoruwo. Dengan demikian kita memahami pentingnya menjaga kondisi kesehatan tubuh, membersihkan aura-aura energi negatif dan menjaga supaya selalu berpikiran positif.

Keberadaan kuntilanak dan gondoruwo di tubuh manusia dan pengaruh energinya dapat diusir dan dinetralkan dengan cara mandi guyuran rendaman daun kelor. Sesudahnya sebaiknya orang tersebut juga mandi dengan rendaman kembang telon untuk membersihkan aura-aura negatif tubuhnya. Tetapi bila sakit yang sudah terlanjur diderita akibat keberadaan gondoruwo sudah terlanjur merusak saraf-saraf orangnya, maka sakitnya harus juga dipulihkan dengan cara dipijat / diurut saraf-sarafnya atau dengan pijat refleksi.

Bila yang menempel itu adalah jenis kuntilanak atau gondoruwo, biasanya mereka hanya menempati bagian tertentu tubuh manusia, misalnya bagian perut atau punggung saja, pundak atau kepala saja.

Bila yang menempel itu adalah dari golongan bangsa jin, biasanya mereka akan menempati seluruh tubuh manusia, memposisikan tubuhnya sama dengan tubuh si manusia, dan menyelaraskan energinya dengan energi si manusia supaya bisa sejalan, sehingga tanpa disadarinya si manusia mendapatkan tambahan energi dari jin itu. Ada juga jin yang memposisikan dirinya di belakang tubuh si manusia, mengikutinya seolah-olah si manusia mempunyai khodam pendamping.

Bila yang menempel itu adalah dari golongan bangsa jin, biasanya keberadaannya tidak menyebabkan manusia sakit, karena ia sudah menyelaraskan energinya dengan energi si manusia. Walaupun begitu, bila si manusia kondisi tubuhnya sensitif, atau secara kegaiban masih lemah, dapat juga merasa penat / pegal-pegal di tubuhnya atau penat di kepalanya.

Bila yang menempel itu adalah jenis jin yang pembawaannya halus / kalem, energinya halus, biasanya keberadaannya tidak terasakan oleh manusia. Tetapi bila yang menempel itu adalah jenis jin yang berwatak keras, biasanya keberadaannya menyebabkan manusia tersebut merasa tubuhnya kuat, tenaganya padat berisi, memiliki pukulan yang kuat dan bisa mematikan (seperti memiliki khodam untuk kekuatan). 

Bila yang menempel itu adalah dari golongan bangsa jin, biasanya keberadaannya juga membantu si manusia, sehingga doa-doa dan keinginannya atau ucapan-ucapannya menjadi terwujud. Bila itu terjadi, maka si manusia 'harus' memberikan 'sesuatu' sebagai upahnya (sesaji) karena mereka sudah "bekerja dan membantu".  Bila tidak diberikan, maka si manusia akan mendapatkan beberapa 'teguran' darinya, bentuknya bisa berupa sakit-penyakit, naas, kesialan, atau pertengkaran keluarga. Tetapi jika jinnya itu adalah dari jenis golongan hitam, tuntutan bayaran upah yang tidak diterima oleh bangsa jin golongan hitam akibatnya bagi manusia lebih berat dan menyakitkan, karena selain berupa naas dan kesialan, juga dapat berupa sakit / penyakit berat sampai kematian pada anggota keluarga yang lain.

Jadi seseorang yang memiliki khodam pendamping awalnya ada juga yang karena ada jin yang menempel / mengikutinya. Jika jin itu merasa cocok mengikuti orangnya, ia akan terus mengikutinya dalam jangka panjang, dan kemudian bisa menjadi khodam pendampingnya. Jika dirasa tidak cocok, jin itu akan pergi meninggalkannya.

Manusia yang ketempelan bangsa jin kondisinya hampir sama dengan manusia yang memiliki khodam pendamping atau yang dirinya ketempatan mahluk halus, karena dalam beberapa hal jin tersebut akan membantu si manusia, keberadaannya bisa bermanfaat bagi si manusia, sama seperti khodam. Tetapi sebaiknya diperhatikan sisi baik-tidaknya jin itu mengikut manusia. Bila jin yang menempel itu berasal dari golongan putih, biasanya tidak akan menyulitkan proses kematian seseorang, tetapi bila jin itu berasal dari golongan hitam biasanya ada kecenderungannya untuk menyesatkan, dan pasti akan menyulitkan dalam proses kematian.

Teguran dan hukuman yang diterima manusia dari mahluk halus golongan hitam biasanya lebih berat dan menyakitkan dibandingkan yang diterima manusia dari golongan putih. Selain yang berupa sakit-penyakit, naas, kesialan, pertengkaran keluarga, kecelakaan atau kematian, pancaran energi negatif mereka, selain mengganggu secara psikologis, juga bisa menyebabkan sel-sel tubuh manusia yang positif berubah menjadi bersifat negatif dan yang sudah negatif akan memakan yang positif dan merubahnya menjadi negatif juga (mengakibatkan penyakit kanker / tumor, kanker otak, kanker rahim, kista rahim, kerusakan ginjal, liver, dsb).  Bila jin tersebut menjadi khodam pendamping seseorang, hukuman itu seringkali tidak ditujukan kepada orangnya, tetapi kepada orang-orang terdekatnya, kepada anggota keluarganya yang lain, bisa orang tua, istri / suami, anak-anak dan anak di dalam kandungan. Dan keberadaan jin dari golongan hitam itu pasti akan menyulitkan dalam proses kematian.

Bila yang menempel itu adalah dari jenis sukma / arwah, posisinya mirip dengan ketempelan jin, posisinya akan mengikuti bentuk tubuh orangnya. Ada juga yang memposisikan dirinya di belakang tubuh orangnya, mengikutinya seolah-olah si manusia mempunyai khodam pendamping. Tetapi bila orangnya kondisi tubuhnya sensitif, atau secara kegaiban masih lemah, ia dapat merasakan penat / pegal-pegal di tubuhnya atau merasakan pusing di kepalanya.

Semua jenis gaib yang menempel / mengikuti manusia biasanya akan juga berinteraksi batin dengan orangnya, atau akan sering memberikan mimpi, mirip seperti orang yang berkhodam. Tapi perlu juga diwaspadai karena tidak semuanya memberikan mimpi-mimpi / bisikan / penglihatan yang baik, ada juga yang tidak baik yang sifatnya mengganggu dan menyesatkan.


  - Pendampingan.

Pendampingan oleh mahluk halus adalah kejadian adanya sesosok mahluk halus yang datang dan mengikut kepada seseorang dan mendampinginya sehari-hari, memposisikan diri sebagai khodam pendampingnya di samping kanan, kiri, depan, atau belakang tubuhnya atau masuk bersemayam di dalam tubuhnya, di dalam badan atau kepalanya.

Tujuan mahluk halusnya datang adalah untuk mendampingi sehari-hari si manusia, untuk membantu kehidupannya, tidak sama dengan yang tujuannya hanya ingin ikut atau menempel saja. Mahluk halusnya bisa dari jenis apa saja, bisa bangsa jin, dedemit, sukma / arwah atau mahluk halus jenis lainnya.

Asal-usul mahluk halus tersebut bisa adalah mahluk halus yang tertarik datang dan mengikut kepada seseorang yang tekun bersemadi, wirid, atau zikir, bisa juga adalah khodam ilmu, atau khodam pusaka miliknya yang keluar dari bendanya dan menjadi khodam pendamping, atau khodam kiriman dari leluhur, atau itu adalah sukma / arwah si leluhur manusia itu sendiri yang bersedia datang mengunjungi dan mendampingi si manusia sehari-hari.

Biasanya keberadaan khodamnya itu tidak ada interaksi langsung dengan pikiran / kesadaran si manusia, sehingga seringkali keberadaannya tidak disadari. Walaupun sehari-harinya tidak terasa, tetapi mungkin ada saat-saat tertentu si manusia merasa ada sesuatu yang lain yang bersamanya, atau ada sesuatu yang lain yang membantu / memperingan pekerjaannya, atau ia merasa ada sesuatu yang menyebabkan jalan hidupnya terasa ringan dan penuh keberuntungan.

Biasanya keberadaan mahluk halus tersebut tidak menyebabkan si manusia sakit, karena sebelumnya mahluk halus tersebut sudah menyelaraskan energinya dengan si manusia. Walaupun begitu, bila manusia tersebut kondisi tubuhnya sensitif, atau secara kegaiban masih lemah, dapat juga ia merasa pegal-pegal tubuhnya.

Biasanya keberadaan mereka berfungsi sebagai khodam ilmu, atau menjadi khodam pendamping umum yang dalam sehari-harinya akan membantu si manusia, mewujudkan keinginan-keinginan dan doa-doa si manusia, sehingga keinginan-keinginannya menjadi banyak terwujud.

Mahluk halus sering datang kepada manusia, walaupun seringkali tidak disadari, apalagi kepada orang-orang yang sering khusyuk berdoa, wiridan, dsb, yang dalam kondisi itu tubuh dan pikirannya mengeluarkan gelombang energi tertentu yang mengundang datangnya sesosok mahluk halus yang kemudian bisa mendampinginya menjadi khodamnya, bisa juga masuk ke dalam badan / kepalanya. 

Yang perlu diwaspadai adalah efek pengaruh keberadaannya.
Jika mahluk halus itu dari golongan yang baik, mungkin kita bisa lebih merasa lega, tidak perlu terlalu was-was. Tapi jika itu adalah dari golongan yang tidak baik, sudah seharusnya kita berwaspada dan melakukan pembersihan gaib, kalau bisa. Mahluk halus golongan putih mungkin akan bermanfaat bagi manusia. Tetapi jenis golongan hitam dan sukma manusia jahat akan cenderung menyesatkan manusia, apalagi bila si manusia kerap memuliakan dirinya sendiri sebagai mahluk agama dan mahluk Tuhan yang mulia atau si manusia kuat mengejar keduniawiannya.

Untuk belajar mencaritahu apakah sesosok gaib adalah dari jenis golongan putih ataukah hitam bisa diketahui salah satunya dengan cara yang serupa dengan menayuh keris seperti dicontohkan dalam tulisan berjudul  Ilmu Tayuh Keris. Dalam tayuhan itu mahluk halus golongan putih dan hitam biasanya akan mengakui bahwa dirinya adalah golongan putih atau hitam, tetapi jenis sukma manusia jahat biasanya tidak akan mengakui, malah akan menyesatkan tayuhan kita.

Atau dengan latihan olah rasa seperti dalam tulisan berjudul  Olah Rasa dan Kebatinan.  Mahluk halus yang golongan hitam pada energinya kita akan bisa merasakan adanya hawa jahat, kebencian dan kelicikan (tipu muslihat jahat). Tetapi pada jenis sukma manusia biasanya kita tidak bisa merasakan itu pada energinya. Kita akan lebih banyak berpegang pada ketajaman insting dan naluri untuk bisa mendeteksi apakah mereka termasuk sebagai jenis yang baik ataukah sebenarnya jahat.

Dalam kita latihan olah rasa sebaiknya jangan hanya kita tujukan pada keinginan untuk bisa merasakan / melihat sosok-sosok gaib mahluk halus / khodam saja, jangan hanya ingin bisa melihat gaib saja, tapi dimatangkan lagi untuk juga bisa mendeteksi rasa energi dan watak mahluk halusnya.

Misalnya dari rasa energinya kita perkirakan sifat energinya, apakah mengandung hawa kekerasan, kekuatan, kegagahan, keteduhan, keceriaan, dsb, sehingga bisa dikira-kira tuahnya, apakah untuk kewibawaan, kekuatan, kekerasan dan penjagaan gaib, ataukah sifat energinya halus untuk pengasihan, kerejekian, penglarisan, kesepuhan, dsb,

Dari rasa energinya juga bisa diperkirakan apakah energinya bersifat positif bagi manusia ataukah negatif (apakah selaras dengan energi manusia, ataukah malah bisa mengganggu kesehatan / pikiran).

Nantinya dari rasa energinya kita juga akan bisa membedakan perwatakan mahluk halus / khodam golongan putih dengan yang dari golongan hitam. Pada mahluk halus yang golongan hitam kita akan bisa merasakan adanya hawa jahat, kebencian dan kelicikan (tipu muslihat jahat).

Khusus mengenai mahluk halus jenis iblis dan golongan hitam Penulis sudah menguraikannya di dalam tulisan yang berjudul : Setan - Iblis dan Roh Penyesat.


Ada mahluk-mahluk halus yang aslinya memang dari jenis iblis. Ada banyak bentuk sosok wujudnya. Yang paling mudah dikenali adalah yang wujudnya mirip manusia, tetapi bertanduk di kepalanya. Ada yang bertanduk satu, tetapi lebih banyak yang bertanduk dua seperti tanduk kerbau. Jin-jin iblis ini selain mempunyai markas sendiri, banyak juga yang tinggal di tempat-tempat pesugihan / ngalap berkah dan di situs-situs dan makam-makam keramat yang banyak diziarahi orang yang berdoa meminta berkah.

Selain itu ada banyak dhanyang-dhanyang di tempat-tempat pesugihan / ngalap berkah dan di makam-makam keramat yang banyak diziarahi orang yang berdoa meminta berkah, yang aslinya bukan golongan hitam, tetapi terpaksa akhirnya ikut menjadi golongan hitam karena terintimidasi oleh sesosok sukma jahat atau mahluk halus golongan hitam atasannya yang lebih sakti dari mereka. Orang-orang yang datang ke tempat-tempat itu biasanya kemudian akan diikuti atau menjadi berkhodam jin iblis atau dhanyang golongan hitam.

Jantung berdebar-debar, selain yang bersifat medis, ada juga yang adalah interaksi mahluk halus. Bila rasa jantung berdebar-debar itu terjadi terus lebih dari sehari-dua hari sebaiknya itu diwaspadai. 

Bila jantung berdebar-debar itu aslinya adalah interaksi mahluk halus dan terjadi terus lebih dari sehari-dua hari biasanya itu adalah karena sukma orangnya mendeteksi adanya potensi ancaman bahaya. Biasanya itu terjadi karena orangnya diikuti sejenis jin iblis atau sesosok sukma jahat yang berniat menyesatkan / mengganggu / menyerang. Rasa jantung berdebar-debar karena diikuti jin iblis biasanya lebih keras terasa dibanding karena adanya sesosok sukma jahat yang berniat menyerang.

Biasanya orang-orang umum yang berkhodam atau diikuti mahluk halus jenis iblis dan golongan hitam tidak menyadari keberadaannya bersama mereka, tetapi orang-orang yang sudah pernah olah rasa / batin biasanya bisa merasakannya, karena jantungnya akan terus berdebar-debar karena sukmanya mendeteksi adanya potensi ancaman / bahaya. Karena itu bila anda merasakan jantung anda berdebar-debar terus seperti itu sebaiknya kondisi anda itu anda waspadai, anda tayuh, jangan sampai ternyata benar anda berkhodam / diikuti jenis hitam itu.

Mahluk halus dan khodam golongan hitam dan iblis bisa diusir dengan minyak jafaron merah (baca : Pembersihan Gaib 2). Tetapi minyak jafaron itu tidak bisa mengusir jenis sukma jahat.


Untuk sosok gaib pendamping, jika anda memilikinya, atau ada orang lain yang melihatnya begitu, atau anda memiliki benda-benda berkhodam, sebaiknya anda berhati-hati pada sifat karakter kepribadian sosok gaibnya, terutama terhadap perwatakannya apakah dari golongan putih ataukah hitam, terhadap jenis energinya apakah berenergi negatif yang akan memunculkan resiko sakit-penyakit, dan terhadap sifat hawa aura gaibnya karena sosok gaib itu akan memancarkan suatu hawa aura energi sesuai karakternya masing-masing.

Jika karakternya teduh dan netral, mungkin tidak apa-apa. Tetapi jika karakternya pemarah, panas, atau berlebihan wibawanya, akan dapat memberikan efek negatif terhadap hubungan sosial dan kerejekian anda. Pengaruh karakter mereka yang seperti itu akan membuat anda tidak disukai, akan terlihat sombong, sok berwibawa, dan keberadaan anda dapat menciptakan suasana tidak nyaman di dalam pergaulan dan hubungan sosial dan dapat berpengaruh negatif juga terhadap jalan kerejekian dan rumah tangga anda. Dan perlu diperhatikan juga apakah keberadaan mereka itu akan mendatangkan resiko menyulitkan proses kematian.

Keilmuan dan amalan ilmu anda juga berpengaruh terhadap pembawaan khodamnya.
Amalan pengasihan / kerejekian yang sifatnya halus akan membuat khodamnya memancarkan aura energi yang juga halus dan teduh, memberi rasa nyaman di dalam pergaulan.

Amalan proreksi diri / keselamatan yang bersifat agresif menyerang akan membuat khodamnya selalu bersiaga, memancarkan aura yang keras dan panas. Itu dapat memberi rasa tidak nyaman di dalam pergaulan.

Ulasan lebih jauh mengenai khodam pendamping Penulis sudah menuliskannya dalam tulisan bertema : KHODAM.


  - Ketindihan, Kerasukan dan Ketempatan Mahluk Halus.

Fenomena ketindihan mahluk halus adalah proses awal sesosok mahluk halus berusaha menyatukan dirinya kepada seorang manusia untuk tujuan bersemayam di dalam tubuhnya. Kejadian ketindihan yang berhasil terjadi akhirnya menjadikan manusia tersebut  kerasukan  atau  ketempatan  mahluk halus.

Ketindihan mahluk halus prosesnya bisa cepat, bisa juga lambat, dan apa saja yang dialami seseorang dalam proses ketindihan itu tidak selalu persis sama dengan yang dialami oleh orang lain. Cara dan proses ketindihan tidak semuanya sama pada semua orang.

Proses ketindihan yang  umumnya  disadari  dan  diketahui  orang adalah yang ketika seseorang tersadar dan terbangun dari tidurnya, masih dalam kondisi setengah sadar, orang itu merasakan tangannya, kakinya atau seluruh badannya terasa berat tak dapat digerakkan dan juga terasa ada yang menghalangi / memberatkan matanya, pikirannya dan kesadarannya.

Biasanya ketika itu terjadi orang tersebut sadar dan terbangun dari tidurnya, dan berusaha melepaskan diri dari ketindihan itu, sehingga proses penyatuan si mahluk halus dengan manusia itu gagal terjadi. Bila orang itu berhasil sadar dan mahluk halus itu membatalkan penyatuannya, maka orang tersebut akan kembali pulih seperti sediakala.

Kejadian tangan, kaki dan badan yang terasa berat dimaksud di atas adalah kejadian yang asli berasal dari interaksi mahluk halus, bukan yang lemas atau kesemutan karena dalam tidurnya tangannya tertekuk atau ketindihan badannya.

Mengenai kasus ketindihan mahluk halus ini sebaiknya kita mencermati betul artinya dan mengenali fenomenanya, karena banyak kejadiannya yang sudah berakibat negatif dan fatal dan telah benar-benar "merusak" kehidupan orang yang mengalaminya. Kalau kita merasakan adanya kejadian ketindihan tersebut sebaiknya sedapat mungkin kita sadar dan bangun / pergi dari tempat tersebut, jangan diam saja.

Beberapa akibat dari ketindihan yang  berhasil terjadi, yaitu berhasil bersemayamnya sesosok halus tertentu di dalam tubuh manusia contohnya adalah fenomena seseorang yang kerasukan dan ketempatan mahluk halus seperti dituliskan di bawah ini. Contoh kasus lainnya adalah yang sudah disampaikan oleh para pembaca sendiri yang sudah Penulis upload dalam tulisan berjudul  Ketempatan Mahluk Halus.


Uraian lebih lanjut mengenai kasus Ketindihan, Kerasukan dan Ketempatan Mahluk Halus ini silakan dibaca dalam tulisan yang berjudul : Pengaruh Gaib Thd Manusia 2




Bersambung ke Pengaruh Gaib Thd Manusia 2  >>  







Comments