Pagaran Gaib / Proteksi Diri  

 

Halaman ini berisi uraian mengenai pagaran gaib dan jenis-jenisnya dan bagaimana cara kita membuatnya, ditambah ringkasan dan editan tanya jawab Penulis dengan para pembaca tentang pagaran / proteksi gaib untuk menambah luas penjelasannya. Mudah-mudahan berguna untuk menambah pengetahuan.


------------



 Pengertian Pagaran Gaib


Yang dimaksud oleh Penulis dengan istilah Pagaran Gaib adalah sebentuk energi yang dijadikan pagaran gaib, yang difungsikan sebagai alat proteksi / perlindungan gaib untuk menolak kedatangan atau menolak gangguan gaib dari mahluk halus yang mengganggu, atau untuk menolak segala macam bentuk serangan gaib.

Membuat pagaran gaib bisa dilakukan dengan tenaga dalam, dengan kekuatan doa dan kebatinan, bisa juga dengan bantuan khodam selain yang jenisnya sukma manusia.

Jika menggunakan khodam, maka khodamnya itu diperintahkan untuk membuatkan pagaran gaib. Khodamnya sendiri tidak menjadi penjaga, tetapi hanya membentuk sebentuk energi saja yang berfungsi sebagai pagaran gaib sebatas kekuatannya.

Dalam contoh di atas, yang membuat pagaran gaib dengan bantuan khodam, khodamnya itu akan membentuk sebentuk energi, bisa berbentuk bola, bisa berbentuk kubah, bisa juga berbentuk perisai energi setebal satu centi atau satu jengkal dari objek yang dipagari yang berfungsi sebagai pagaran gaib. Sesudahnya energi pagaran itulah yang akan menjadi sarana proteksi sebagai pagaran gaib, bukan khodamnya yang bekerja menjaga.

Kalau khodam kita membuatkan kita pagaran gaib, dan kita tidak menyebutkan sifat dan kekuatan pagarannya, biasanya pagarannya akan dibuat bersifat memfilter dengan kekuatan tertinggi si khodam.

Sesudah pagarannya dibuat, apakah kemudian khodamnya itu akan juga menjaga kita, itu tergantung fungsi khodamnya itu apakah juga untuk penjagaan gaib. Tetapi selain diperintahkan membentuk sebentuk energi pagaran gaib sebaiknya khodamnya itu juga diperintahkan untuk ikut menjaga / menjauhkan / menolak setiap ada datang serangan / gangguan gaib.


Di masyarakat, terutama di kalangan pelaku ilmu gaib, pengertian pagaran gaib dengan pemasangan khodam penjaga untuk fungsi penjagaan gaib seringkali dianggap sama, karena hanya dilihat dari fungsinya saja sebagai alat proteksi / tolak bala. Dengan cara ini tidak ada bentuk energi yang dijadikan pagaran gaib, yang ada adalah sesosok khodam yang diperintahkan untuk menjaga, yang berfungsi memproteksi (bisa juga dalam bentuk benda jimat yang harus selalu dikantongi atau ditanam).

Cara inilah yang sering dilakukan oleh para spiritualis, yaitu dengan mengamalkan amalan gaib untuk penjagaan gaib, kemudian ada khodam yang datang menjadi penjaga gaib atau dengan memberikan jimat sebagai sarana tolak bala untuk selalu dibawa / dikantongi atau untuk ditanam di sekitar rumah. Dengan kata lain, pagaran gaib disini dianggap sama dengan memasang khodam penjaga untuk fungsi proteksi / tolak bala, bukan membentuk energi untuk pagaran gaib.

Ada juga orang yang membuat pagaran gaib berupa perisai energi di depan dadanya. Itu banyak didapati pada orang yang membuatkan perisai gaib untuk dirinya sendiri atau untuk orang lain (transfer ilmu tolak bala / keselamatan) dengan inspirasi ilmu kalacakra misalnya. Perisai gaib semacam itu lebih efektif penggunaannya untuk keperluan berkelahi / bertarung atau adu ilmu gaib yang arah serangannya dari depan dan mengarah ke dada. Perisai itu tidak efektif melindungi jika arah serangannya datangnya dari kanan, kiri, belakang, dsb, dan tidak dapat melindunginya dari serangan yang tidak tepat mengarah ke dadanya, misalnya serangannya diarahkan ke kepalanya, punggungnya, kakinya, dsb. Perisai itu juga tidak dapat melindungi orang dari kasus kesambet. Berbeda halnya bila pagarannya berbentuk bola yang sempurna membungkus objek yang dipagari.

Masing-masing cara proteksi gaib di atas, dengan membentuk energi pagaran gaib atau dengan memasang khodam penjaga, masing-masing mempunyai kelebihan dan kelemahan sendiri-sendiri.



 Jenis-Jenis Pagaran Gaib


Dalam tulisan-tulisan tentang latihan olah energi (Meditasi Energi) sudah diuraikan dasar-dasar olah energi, salah satunya adalah latihan untuk membuat pagaran gaib. Dalam halaman ini Penulis memperkenalkan pengertian pagaran gaib, baik kita membuatnya sendiri maupun dibuatkan oleh khodam kita, yang masing-masing sifat dan bentuk pagarannya diperlukan sugesti yang berbeda-beda dalam pembuatannya dan masing-masing mempunyai sisi plus-minus dalam hal efektivitasnya sebagai pagaran gaib dan dalam hal pengaruh energi pagarannya terhadap si manusianya sendiri dan orang lain di dekatnya.

Dalam membuat pagaran gaib Penulis menganjurkan supaya bentuknya adalah bola seukuran objeknya yang bola itu sempurna menyelubungi objek yang dipagari.

Sebelum membuat pagaran gaib sebaiknya kita lakukan dulu pembersihan gaib terhadap objek yang akan dipagari. Pastikan lebih dulu bahwa objek yang akan dipagari sudah bersih dari hal-hal negatif. Jangan sampai sesudah kita pagari yang negatif itu malah semakin nyaman berdiam di dalamnya, karena pagaran kita itu sama saja dengan kita melindunginya, dan sesudahnya yang negatif itu malah semakin leluasa memberikan pengaruh negatifnya, kecuali pagaran kita itu memang kita maksudkan untuk mengisolasi yang negatif itu.

Jika objeknya adalah manusia, sesudah dibersihkan dari hal-hal negatif di dirinya, lebih baik kalau manusia itu dipanggil / dilengkapkan dulu sedulur papatnya, supaya sesudah dipagari ia tidak lagi merasakan / mengalami gangguan gaib dari masih terpisahnya sedulur papatnya.


Secara teknisnya ada beberapa macam sifat pagaran gaib :


1. Pagaran gaib memfilter.

Secara umum ini adalah jenis pagaran gaib yang tercipta bila kita membuat sendiri pagaran gaib dengan energi kita sendiri atau jika kita minta dibuatkan pagaran gaib oleh khodam kita yang golongan putih.

Secara umum bila kita membuatnya sendiri, atau dibuatkan oleh khodam kita yang golongan putih, sifat energi pagarannya adalah positif yang akan meredam / memfilter energi-energi yang berlawanan sifatnya, yaitu akan menahan energi-energi negatif, mahluk halus golongan hitam dan mahluk halus berenergi negatif sebatas kekuatan pagarannya. Jenis pagaran gaib ini juga akan menahan masuknya bakteri dan virus yang bersifat negatif bagi tubuh kita.

Jika ada energi serangan yang datang, tidak akan ditolaknya, tapi oleh pagarannya akan diredam / dinetralkan supaya tidak lagi bersifat energi serangan, selama kekuatan energi serangan itu tidak lebih tinggi dari kekuatan pagarannya. Tetapi karena sifatnya hanya meredam, maka tidak semua energi serangannya bisa dinetralkan oleh pagarannya, energi serangannya tetap masih bisa masuk, masih tetap terasa sebagai serangan gaib.

Pagaran gaib memfilter lebih bermanfaat dalam menahan masuknya jenis energi dan mahluk halus yang sifat energinya berlawanan dengan pagaran gaibnya, yaitu yang energinya negatif dan jenis mahluk halus golongan hitam, sebatas kekuatan pagarannya.

Pagaran jenis ini tidak menahan yang energinya tidak negatif dan bukan golongan hitam. Karena sifatnya memfilter maka jenis-jenis energi yang tidak negatif dan mahluk halus yang bukan golongan hitam dan yang tidak berenergi negatif, dan jenis sukma / arwah manusia, tidak akan ditolak / ditahan oleh pagaran ini. 

Dalam membuat pagaran gaib memfilter ini sebaiknya energi di dinding pagarannya dibuat tebal, keras dan padat untuk menambah kemampuannya memfilter dan meredam.


2. Pagaran gaib absolut / solid / isolasi.

Ini adalah jenis pagaran gaib yang kita buat dengan sugesti khusus membuat pagaran gaib yang lapisan energi di dindingnya keras padat dan rapat yang tidak bisa ditembus oleh energi atau mahluk halus, apapun jenisnya.

Lebih bagus lagi kalau sugestinya adalah membuat bola energi yang keras padat rapat seperti bola kaca yang tidak dapat ditembus oleh lalat dan semut, bahkan virus dan bakteri, dan air tidak akan tembus merembes.

Jika jenis pagaran gaib ini kita minta dibuatkan oleh khodam kita, maka permintaannya harus khusus, yaitu minta dibuatkan pagaran gaib yang solid absolut, yang tidak bisa ditembus oleh energi dan mahluk halus jenis apapun.

Jenis pagaran gaib ini padat sekali energinya dan rapat sekali pori-porinya sehingga tidak mudah ditembus dan akan menahan energi dan mahluk halus jenis apapun sebatas kekuatan gaib pagarannya.

Bila kita sudah memiliki pagaran gaib jenis ini bila ada energi serangan yang datang, energi itu akan ditahan oleh pagarannya, tidak bisa masuk, selama kekuatan energi serangan itu tidak lebih tinggi dari kekuatan pagarannya.

Jenis pagaran gaib ini akan juga menahan energi yang kita datangkan jika kita berlatih menurunkan energi, sehingga dalam latihan menurunkan energi itu kita jangan hanya sekedar menurunkan energi, tapi energinya harus ditarik masuk / merembes menembus pagarannya supaya energinya dapat sampai kepada kita.

Jenis pagaran gaib ini akan juga menahan khodam pendamping kita jika kekuatan khodamnya masih di bawah kekuatan pagaran gaib kita, sehingga khodamnya tidak dapat bergerak mendekat kepada kita kalau posisi awalnya di luar pagaran, dan tidak dapat bergerak keluar kalau posisi awalnya di dalam pagaran.

Jenis pagaran gaib ini akan juga menahan khodam jimat dan benda-benda gaib kita kalau kekuatan khodamnya masih di bawah kekuatan pagaran gaib kita, sehingga khodamnya tidak dapat terus berdiam di dalam bendanya akan mental keluar dari bendanya kalau posisi bergerak bendanya menembus pagarannya mendekat atau menjauh dari kita. Khodamnya tidak dapat mengikuti posisi bendanya mendekat kepada kita kalau posisi awal bendanya di luar pagaran, dan tidak dapat mengikuti menjauh kalau posisi awalnya di dalam pagaran, sehingga bisa-bisa benda-benda berkhodam kita itu menjadi kosong isi gaibnya. Begitu juga benda-benda milik orang lain yang kita pegang, bisa-bisa menjadi kosong isi gaibnya.  

Untuk menghindari hal-hal di atas pagaran absolutnya bisa dibuat tipis padat sebatas kulit tubuh kita, tidak dibuat melebar keluar.

Jika kita sudah bisa membuat pagaran absolut sendiri, untuk menambah kekuatan pagarannya kita tambahkan kepadatan dan ketajaman energi di dinding pagarannya.

Jenis pagaran ini, sekalipun tidak bisa ditembus oleh mahluk halus, tetapi masih bisa ditempeli. Mahluk halus yang berusaha menembus dinding pagarannya masih bisa menempel dan menekan yang itu akan kita rasakan sebagai adanya tekanan energi, atau kita akan merasa seperti orang yang mengalami tindihan saat tidur.

Jika pagaran gaib absolut ini kita buat sendiri dengan kekuatan kita sendiri, baik dengan tenaga dalam maupun dengan kekuatan kebatinan, jika kemampuan kita masih kurang baik dalam hal olah energi atau dalam hal sugestinya, maka pagaran gaib yang sugestinya absolut ini akan masih mempunyai celah, pori-porinya masih besar, masih bisa ditembus oleh energi / mahluk halus walaupun kekuatan mahluk halus itu masih di bawah kekuatan pagaran gaibnya, sehingga pagarannya belum murni bersifat absolut, masih bersifat memfilter.

Kekuatan kita sifatnya relatif. Yang paling penting dalam membuat pagaran absolut bukanlah semata-mata kekuatan kita itu, bukan juga dinding pagaran yang tebal, tetapi adalah kualitas kita dalam bersugesti / bervisualisasi dan kekuatan sugesti kita dalam membentuk energi supaya terbentuk pagaran energi yang sempurna absolut, yang energi di dinding pagarannya keras padat rapat seperti kaca yang air tidak akan merembes. Kalau perlu energi di dinding pagarannya dibuat panas dan tajam seperti sinar laser supaya hanya mahluk halus yang kekuatannya lebih tinggi saja yang lebih tahan terhadap efek panas dan tajamnya energinya saja yang bisa menembusnya, dan supaya di dindingnya tidak ditempeli mahluk halus.

Jika objek yang dipagari dengan pagaran absolut adalah manusia, sebaiknya sebelumnya sedulur papatnya dilengkapkan dulu, jangan ada yang masih terpisah, orangnya juga dibersihkan dulu dari mahluk-mahluk halus yang bersemayam di dalam tubuhnya, di dalam kepala / badannya (ketempatan mahluk halus) dan orangnya diberikan energi positif lebih dulu untuk membuang energi-energi negatif di tubuhnya.

Jenis pagaran absolut ini bersifat solid mengisolasi kita dari masuknya kuman dan virus, serangan energi dan serangan gaib, mengisolasi kita dari adanya mahluk halus yang ingin masuk menembus pagarannya, termasuk juga mengisolasi kita dari adanya energi yang kita turunkan sendiri sehingga energinya harus ditarik masuk menembus pagarannya supaya sampai kepada kita, mengisolasi roh sukma (pancer dan sedulur papat) kita sendiri jika kita ingin merogoh sukma atau medhar sukma, dan mengisolasi diri kita juga dari masuknya sedulur papat kita yang terpisah, jika kekuatannya masih di bawah kekuatan pagarannya. Karena itu segala sesuatunya harus sudah dilengkapi dan semua yang bersifat negatif harus sudah dibersihkan lebih dulu sebelum kita membuat pagaran absolut ini.

Sebaiknya pagaran gaib yang absolut dibatasi penggunaannya, jangan asal digunakan untuk semua orang, terlebih kepada perempuan dan ibu-ibu hamil. Sebaiknya hanya digunakan untuk orang-orang yang sering sekali diserang / diganggu gaib atau sering kemasukan gaib. Sebaiknya digunakan hanya karena kondisi yang terpaksa kita harus memberikan perlindungan dengan membuatkan pagaran gaib absolut.

Tetapi walaupun jenis pagaran ini bersifat solid mengisolasi kita dari masuknya serangan energi dan serangan gaib, bila kita diserang gaib dengan terus-menerus disorot energi, sakitnya akan kita rasakan juga. Ibaratnya, walaupun diri kita sudah terlindung aman di dalam bola kaca, tetapi bila bola kaca itu terus-menerus disorot energi panas, lama-kelamaan panasnya akan kita rasakan juga.

Karena itu perlu juga kita punya kemampuan melawan balik serangan gaib / energi. Jangan pasrah saja diri kita diserang.


3. Pagaran gaib dengan variasi khusus.

Ini adalah bentuk dan sifat pagaran gaib yang kita buat dengan sugesti khusus, misalnya kita bersugesti membuat pagaran gaib yang dindingnya panas membakar, atau seperti bola kawat rapat panas berpijar, atau bola energi yang mengandung tenaga penolakan, atau energi pagaran gaib yang mengandung aura energi yang bersifat pengasihan, kewibawaan, dsb.

Pagaran gaib yang dindingnya panas membakar akan menjauhkan mahluk halus dari kita, tetapi akan juga menjauhkan semua khodam kita, membuat mereka menjauhi pagaran gaibnya, terutama jika kekuatannya masih di bawah kekuatan pagarannya.

Pagaran yang mengandung hawa panas, efeknya juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman orang lain yang berdekatan dengan kita. Kehadiran kita bisa dirasakan tidak nyaman, bisa mengganggu hubungan sosial.

Pagaran gaib yang panas membakar sebaiknya juga dibatasi penggunaannya, sebaiknya tidak asal saja digunakan untuk semua orang, terlebih kepada perempuan dan ibu-ibu hamil, sebaiknya hanya digunakan untuk orang-orang yang sering sekali kemasukan / ketempatan gaib, digunakan hanya karena kondisi yang terpaksa kita harus memberikan perlindungan dengan membuatkan pagaran gaib yang panas membakar.

Pagaran gaib yang mengandung hawa aura pengasihan atau kewibawaan, dsb, cukup praktis dan efisien bagi kita untuk keperluan sehari-hari jangka panjang. Selama pagarannya itu masih ada, maka aura pengasihan / kewibawaan itu juga akan tetap ada, karena aura itu menyatu dengan energi pagarannya, sehingga tidak perlu kita setiap hari memancarkan aura itu dan tidak perlu kita sering-sering minta diberikan aura pengasihan / kewibawaan kepada khodam kita dan tidak perlu kita sering-sering mengamalkan amalan gaib untuk keperluan itu. Mungkin hanya perlu 3 atau 6 bulan sekali saja pagarannya diperkuat / dibentuk ulang.

Aura pengasihan atau kewibawaan itu sifatnya hanya variasi tambahan saja. Misalnya pagaran kita berdiameter 1 meter, ke dalam bola pagaran kita itu kita isikan energi positif untuk kesehatan dan bagian luar pagarannya diberikan aura pengasihan atau kewibawaan sampai jarak 3 meter.



4. Pagaran gaib berlapis-lapis.

Pagaran gaib yang berlapis-lapis lebih bermanfaat untuk membuat lapisan yang berbeda-beda sifatnya. Kalau hanya sekedar dibuat berlapis-lapis saja, kekuatan gaib yang lebih tinggi dari pagarannya akan tetap bisa menembusnya.

Pagaran gaib memfilter yang berlapis-lapis lebih bermanfaat dalam fungsinya memfilter energi dan mahluk halus yang sifat energinya berlawanan dengan pagaran gaibnya, tidak menolak yang energinya bukan jenis negatif dan bukan golongan hitam.

Pagaran gaib absolut yang berlapis-lapis lebih efektif dalam fungsinya sebagai pagaran gaib, bermanfaat untuk menolak semua jenis energi dan mahluk halus selama kekuatannya masih di bawah kekuatan pagaran gaibnya.

Pagaran gaib yang dindingnya panas membakar akan menjadi lebih sejuk jika dilapis lagi dengan selapis energi positif yang sejuk, untuk meminimalisir efek samping hawa panasnya.

Pagaran gaib yang dibuat di dalamnya berisi energi positif dan bagian luarnya diberi lapisan aura energi yang bersifat pengasihan / kewibawaan sangat bermanfaat dalam jangka panjang dibanding harus setiap hari memancarkan aura pengasihan / kewibawaan atau setiap hari mengamalkan amalan pengasihan / kewibawaan.


5. Pagaran gaib untuk tujuan meng-isolasi.

Pagaran gaib ini adalah pagaran absolut yang khusus dibuat untuk menangkap / mengunci mahluk halus.

Cara aman menangkap dan menyingkirkan mahluk halus adalah dengan cara lebih dulu kita membungkusnya / mengisolasinya dengan pagaran absolut, kemudian pagaran absolut dan isi mahluk halusnya itu langsung dibuang jauh.

Kalau pagaran absolutnya tujuannya adalah untuk menangkap musuh (mahluk halus negatif / jahat), kalau pagaran isolasinya lebih kuat daripada mahluk halusnya dan mahluk halusnya itu sudah terkunci di dalamnya, langsung saja pagarannya dibuang jauh beserta isinya. Tetapi bila dirasakan lawannya masih lebih kuat daripada bungkus isolasinya, isolasinya itu jangan langsung dibuang, tapi terus-menerus diperkuat sampai lebih kuat daripada mahluk halusnya. Barulah kemudian bungkus isolasinya dibuang beserta isi mahluk halusnya.

Dalam hal kita menemukan bahwa ada mahluk halus yang bersifat negatif pada sesuatu benda, atau pada seseorang atau pada diri kita sendiri (kasus ketempelan, ketempatan, kesambet, diganggu gaib, dipelet, guna-guna, teluh dan santet), dan kita masih was-was bahwa mungkin mahluk halusnya itu masih lebih kuat daripada kita, sebaiknya jangan kita paksakan untuk langsung mengusirnya. Jangan sampai kita malah menjadi celaka karenanya.

Untuk kehati-hatian, ketika kita ingin membersihkan seseorang yang ketempatan mahluk halus, kita isolasi saja mahluk halusnya, bukan orangnya, tapi fokus kepada mahluk halusnya. Mahluk halusnya itu kita bungkus / isolasi dengan pagaran gaib absolut untuk mengisolasi pengaruh negatifnya. Bila dirasakan lawannya masih lebih kuat daripada bungkus isolasinya, bungkus isolasinya itu terus kita tambahkan kekuatannya, energi di dinding pagarannya dibuat lebih tajam lagi sampai kita yakin (ditayuh) bahwa isolasinya sudah lebih kuat daripada mahluk yang dibungkusnya. Sesudah itu barulah bungkus isolasinya dibuang jauh beserta isinya.

Kalau dirasa cukup kekuatan pagaran isolasinya bisa menguasai mahluk halusnya, sehingga mahluk halusnya tidak bisa melawan dan tidak bisa menyerang balik, sesudahnya pagarannya itu langsung saja dibuang jauh berikut isi mahluk halus di dalamnya.

Kalau pagaran isolasinya sudah lebih kuat dari lawannya kemudian tinggal anda geser / buang isolasinya itu beserta isinya. Tetapi kalau pagarannya ternyata masih juga tidak lebih kuat daripada lawannya, pagaran isolasinya dibiarkan saja, tidak perlu dibuang. Minimal isolasi anda itu bisa membantu meminimalisir efek negatif dari keberadaan mahluk halusnya.

Bungkus isolasi itu adalah cara halus untuk kita mengisolasi / meminimalisir pengaruh negatif dari sesuatu yang negatif, dan cara halus untuk kita menangkap mahluk halus supaya mahluk halusnya itu tidak melawan dan tidak balik menyerang kita. Sesudah terkunci di dalamnya bungkus isolasinya kita buang jauh beserta isinya.

Kalau dirasakan lawannya itu masih juga lebih kuat daripada isolasi kita, lebih baik kita mengisolasinya sambil fokus tersambung dengan Tuhan seperti dicontohkan di tulisan berjudul  Pembersihan Gaib 4 supaya kita mendapatkan tambahan kekuatan dari keimanan kita.

Bila sudah bisa membuat pagaran gaib absolut untuk tujuan mengisolasi, energi yang untuk pagaran absolut itu bisa juga diubah menjadi tali energi untuk mengikat mahluk halus atau dibentuk seperti tali-tali laser. Talinya harus sama sifatnya dengan pagaran absolut, bukan yang memfilter. Bila sifatnya masih memfilter, talinya tidak akan banyak berguna untuk tujuan mengikat mahluk halus.

Tapi bila hanya diikat saja mahluk halusnya masih bisa memancarkan energinya untuk menyerang. Untuk tujuan menangkap dan mengunci mahluk halus masih lebih baik pagaran absolut yang mengisolasi mahluk halusnya.

Pagaran gaib ini bisa juga digunakan untuk mengisolasi tempat penyimpanan benda-benda berharga kita supaya tidak dicuri oleh tuyul atau jin-jin pesugihan, selama mahluk halus yang mencuri itu kekuatannya tidak lebih tinggi daripada pagaran yang kita buat.


Catatan tambahan :

Bila kita sudah mempunyai pagaran gaib yang menyelubungi tubuh kita, baik sifatnya memfilter maupun absolut, pagaran gaib itu cukup efektif untuk menahan masuknya kuman dan virus ke dalam tubuh kita. Tetapi sekalipun tidak ada virus flu yang masuk ke tubuh kita bukan berarti kita tidak akan sakit flu. Kita masih bisa merasakan sakit yang gejalanya sama dengan sakit flu karena penyebab sakitnya itu bukan virus flu, mungkin kita sedang masuk angin. Mungkin perlu untuk kita periksakan ke lab.medis apakah ada virus flu di tubuh kita. Untuk menambah pemahamannya silakan dibaca-baca tulisan yang berjudul Penyebab Awal Sakit - Penyakit.

Mengenai pagaran absolut, walaupun jenis pagaran ini bersifat solid mengisolasi kita dari masuknya serangan energi dan serangan gaib, bila kita diserang gaib dengan terus-menerus disorot energi, sakitnya akan kita rasakan juga. Ibaratnya, walaupun diri kita sudah terlindung aman di dalam sebuah bola kaca, tetapi bila bola kaca itu terus-menerus disorot energi panas, lama-kelamaan panasnya akan kita rasakan juga.

Karena itu perlu juga kita punya kemampuan melawan balik serangan gaib / energi. Jangan pasrah saja diri kita diserang gaib. Dideteksi dulu sumber serangannya, sesudah itu barulah kita serang balik. Lebih baik dilakukan dengan kita tersambung dengan Tuhan.

Pagaran gaib memfilter dan absolut memang bisa menahan masuknya kuman dan virus.

Pagaran gaib memfilter dan absolut juga bisa menahan masuknya energi-energi negatif dan mahluk halus yang berenergi negatif dan golongan hitam sebatas kekuatan pagarannya.

Bila dikritisi, berarti mahluk halus yang lebih tinggi kekuatannya daripada pagarannya akan bisa masuk menembus pagarannya, bisa juga menghapus pagarannya.

Itu bisa terjadi bila kita masuk ke suatu lokasi yang berisi energi negatif yang kekuatannya lebih tinggi daripada pagaran kita.

Itu juga bisa terjadi bila kita masuk ke suatu lokasi yang berisi mahluk-mahluk halus berenergi negatif dan golongan hitam yang kekuatannya lebih tinggi daripada pagaran kita.

Contohnya adalah bangunan atau situs yang dihuni oleh jin iblis dan mahluk halus golongan hitam.
Di dalam bangunan / situs itu pagaran positif kita akan dianggap sebagai gangguan karena sifatnya berlawanan dengan aura energi mereka yang negatif. Bila kekuatan mereka jauh di atas pagaran kita maka mereka bisa menghapuskan pagaran kita.

Jadi pagaran kita harus selalu dipantau apakah kondisinya masih baik.

Selain itu kita juga harus kritis dan peka terhadap tempat-tempat yang berpotensi menjadi gangguan bagi kita yang tempat-tempat itu seharusnya dihindari, terutama adalah lokasi-lokasi yang mengandung energi negatif dan yang isinya mahluk-mahluk halus berenergi negatif dan golongan hitam. Bila kekuatan mereka lebih tinggi, selain mereka bisa menghapuskan pagaran kita, mereka bisa juga menyerang kita, juga bisa mengusir pergi khodam-khodam penjaga kita.



Latihan Membuat Pagaran Gaib


Dalam kita belajar membuat pagaran gaib dengan kekuatan energi kita sendiri sebaiknya latihannya dilakukan terpisah / tersendiri antara latihan membentuk pagaran gaib dengan latihan menurunkan energi dan latihan mengerahkan kekuatan yang maksimal.

1. Latihan menurunkan energi kita lakukan tersendiri sampai kita bisa menurunkan energi yang maksimal kita mampu turunkan.

2. Latihan mengerahkan energi misalnya membuat bola energi, kita lakukan tersendiri sampai kita mampu mengerahkan semua kekuatan kita dengan maksimal untuk membuat bola energi.

3. Latihan membentuk bola pagaran gaib, memfilter ataupun absolut, dilakukan juga tersendiri sampai kita tahu bagaimana caranya membentuk energi kita menjadi bola pagaran gaib yang kita inginkan. Dilatih sampai mahir dari membentuk bola energi yang tebal padat, keras sampai yang energinya tipis tajam untuk membuat pagaran yang kekuatannya tinggi.

4. Sesudahnya nantinya kita akan tahu sendiri bagaimana caranya membentuk energi kita menjadi bola pagaran gaib, sehingga nantinya berapapun besarnya energi yang mampu kita turunkan / kerahkan semuanya akan bisa kita bentuk menjadi pagaran gaib dengan kekuatan maksimal yang mampu kita buat.


Kekuatan sebuah pagaran gaib lebih banyak ditentukan oleh
kepadatan, kekerasan dan ketajaman lapisan energi di dinding bola pagarannya.

1. Sebaiknya latihan membuat pagaran dilakukan tersendiri sampai kita bisa membentuk energi menjadi
    pagaran gaib, memfilter atau absolut, yang
kita inginkan.
2. Kalau sudah bisa membentuk energi menjadi pagaran yang
kita inginkan kemudian tinggal kita latihan
    menambah kekuatannya dengan membuat tajam energi di dinding bola pagarannya.
3. Kalau itu semua sudah dikuasai dan mahir, maka nantinya dengan energi
kita sendiri atau dari energi yang
    
kita turunkan kita akan bisa kapan saja untuk langsung membentuk pagaran gaib yang kita inginkan.


Untuk keperluan latihan, pagaran yang lama tidak perlu dihapus, nantinya menjadi berlapis-lapis tidak apa-apa.
Kalau sudah bisa membentuk pagaran yang ideal menurut
kita, pagaran yang lama bisa kita hapus, dibiarkan juga tidak apa-apa, bisa juga disatukan dengan pagaran yang baru.

Yang paling penting adalah
lapisan energi di dinding pagarannya harus padat, tebal, rapat, keras dan tajam supaya pagarannya tidak mudah dirusak dan tidak mudah ditembus.

Kerapatan, ketebalan dan kepadatan
energi di dinding pagarannya berguna untuk menambah ketahanan pagarannya dan menambah daya redam dan memfilternya dari adanya serangan energi.

Kepadatan dan kekerasan
energi di dinding pagarannya berguna untuk menambah kekuatan ketahanannya supaya pagarannya tidak mudah dirusak / ditembus, dan supaya pagarannya lebih awet bisa bertahan dalam jangka panjang. Jika energi di dinding pagarannya kurang padat dan kurang keras, maka energinya akan mudah melemah / memudar, kekuatan dan fungsinya sebagai pagaran gaib tidak bisa bertahan untuk jangka panjang.

Pagaran gaib wujudnya berupa energi, semakin lama akan semakin memudar kepadatan dan kekerasannya, akan semakin melemah kekuatannya. Semakin luas / besar objek yang dipagari juga akan semakin banyak energi yang harus dikeluarkan, sangat berpengaruh pada kekuatan pagarannya.

Seberapa lama pagaran gaib yang dibuat oleh masing-masing orang atau khodam bisa bertahan sifatnya relatif, tidak sama, ada yang kuat lama tahunan, ada yang hanya bulanan saja. Tinggal dilihat saja nantinya pagaran yang sudah jadi itu kekuatannya seberapa kuat dan kira-kira akan bertahan berapa lama (bisa dengan ditayuh).


Nantinya kalau sudah bisa membentuk pagaran energi, lapisan energi di dindingnya bisa dibuat tipis tajam seperti bohlam atau seperti sinar laser untuk menambah kekuatan dinding pagarannya. Kalau sudah bisa membentuk energi pagaran menjadi tipis tajam, maka nantinya kekuatan pagarannya menjadi lebih tinggi tetapi energi yang dikeluarkan akan lebih hemat.


Dalam hal kita membuat sendiri bola energi untuk tujuan memagari (pagaran gaib) yang terpenting adalah lapisan energi di dinding bolanya harus tebal, padat, rapat dan keras, tidak lemah, supaya dinding bolanya tidak mudah ditembus dan tidak mudah dirusak, sedangkan isi energi di dalam bolanya sifatnya adalah tambahan, opsional, boleh diisi energi, boleh juga kosong.

Jika membuat bola pagarannya menggunakan kekuatan energi kita sendiri (tenaga dalam / kebatinan / spiritual) membuatnya dengan visualisasi pikiran atau ditambah bantuan gerakan tangan melingkar (atau bervisualisasi mengeluarkan energi dari jari telunjuk) untuk membentuk bola energi yang lapisan energi di dindingnya tebal, keras dan padat. Bisa juga dilakukan dengan 2 tangan kita bergerak melingkar membentuk bola energi.

Membuat bola pagaran dimulai dengan membuat rangka bola energinya, misalnya berjari-jari 1 meter dari tubuh kita. Kemudian dengan kepekaan rasa sambil kita menyentuh lapisan energi dinding bola kita itu kita salurkan energi lagi untuk menambahkan ketebalannya, kepadatan, kekerasan dan ketajamannya untuk membuat bola energi yang kekuatannya maksimal sebatas kemampuan kita. Dalam laku ini kita mendayagunakan  kekuatan rasa  dan  kekuatan bersugesti (olah kekuatan pikiran dan visualisasi).

Membuat pagaran memfilter itu mudah, tidak perlu dipikir repot-repot.
Untuk membuatnya cukup kerahkan kekuatan kita yang maksimal dengan visualisasi pikiran atau ditambah dengan bantuan gerakan tangan untuk membentuk bola energi yang lapisan energi di dindingnya tebal, keras dan padat. Itu secara alami akan menjadi pagaran memfilter dengan kekuatan maksimal yang kita mampu buat. Teknik sugestinya bisa mengikuti contoh-contoh sugesti dalam tulisan-tulisan yang bertema Meditasi Energi.

Pagaran memfilter itu akan memfilter kuman dan virus, aura-aura negatif, meredam energi serangan (termasuk serangan tenaga dalam), menahan mahluk halus berenergi negatif dan mahluk halus golongan hitam, sampai sebatas kekuatan pagarannya, tapi sifat memfilternya itu tidak akan menahan mahluk halus lain yang berenergi positif dan jenis sukma manusia. Terhadap adanya serangan gaib pagaran memfilter hanya bersifat meredam saja, tidak semua energi serangannya akan teredam, masih ada yang tetap masuk. Karena itu dalam membuat pagaran gaib memfilter ini sebaiknya energi di dinding pagarannya dibuat tebal, keras dan padat untuk menambah kemampuannya memfilter dan meredam.

Kalau kita menginginkan sebuah pagaran gaib untuk memproteksi diri kita terhadap segala macam serangan gaib dan energi, terutama untuk memproteksi diri dari kedatangan jenis halus sukma manusia atau dari serangan gaib dan tenaga dalam, maka pagarannya harus bersifat absolut. Sugestinya harus dirubah, yaitu bukan sekedar membuat dindingnya tebal, keras dan padat, tapi juga dibuat lapisan energi di dindingnya keras padat rapat seperti bola kaca yang tidak bisa ditembus kuman, lalat dan semut dan air tidak bisa merembes, menjadi pagaran gaib absolut / solid.


Membuat pagaran gaib membutuhkan energi yang besar, karena energi itu nantinya akan dipadatkan dan dikeraskan lagi supaya bisa berfungsi sebagai pagaran gaib, apalagi kalau objek yang dipagarinya besar / luas.

Untuk membuat pagaran absolut dibutuhkan lebih banyak lagi energi untuk dipadatkan dan dikeraskan, apalagi bila yang diinginkan adalah pagaran absolut yang kekuatannya tinggi.

Efektivitas dalam membuat pagaran gaib yang kuat dan tingkat efisiensi dalam penggunaan energi sifatnya  relatif pada setiap orang, tidak sama. Faktor dominan penentunya adalah besarnya energinya dan kemampuan orangnya bersugesti dan bervisualisasi dalam membuat pagaran gaib seperti yang diinginkannya.

Dalam tahap belajar membuat pagaran memfilter, misalnya dengan asumsi kita sudah memiliki kandungan energi 100 md atau kita sudah mampu menurunkan energi sebesar itu, dan mampu mengerahkan semua energi 100 md itu untuk dijadikan pagaran gaib, energi 100 md itu mungkin sesudah dipadatkan-dikeraskan hanya akan menjadi pagaran memfilter 50 md saja.

    A                                                            lapisan energi pagaran memfilter 50 md


Dalam tahap latihan di atas, energi 100 md itu sudah bisa kita jadikan pagaran memfilter 50 md.

Tetapi untuk membuat pagaran gaib absolut sugestinya harus ditambah dan energi yang dibutuhkan juga jauh lebih besar dibanding yang untuk membuat pagaran memfilter, karena energi itu harus dikeraskan dipadatkan lagi sampai benar-benar solid keras padat rapat supaya benar-benar tak dapat ditembus oleh energi dan mahluk halus jenis apapun.

Bila dalam latihan itu energi 100 md itu semuanya dipadatkan dikeraskan niatnya dijadikan pagaran absolut, maka pagaran absolut yang tercipta kekuatannya akan lebih rendah lagi dari pagaran memfilter 50 md. Dan bila kita bersugesti membuat pagaran absolut, biasanya akan ada bagian energinya yang tidak sempurna absolut keras padat rapat, akan menjadi tambahan lapisan energi yang sifatnya memfilter.

    A   ______________________________    lapisan energi pagaran memfilter 30 md
    B   ______________________________    lapisan energi pagaran absolut 10 md
    A                                                            lapisan energi pagaran memfilter 30 md


Seperti gambar ilustrasi di atas, energi 100 md niatnya dijadikan pagaran absolut, tetapi pagaran absolut yang tercipta ternyata kekuatannya hanya 10 md saja. Dan tidak semua energi yang dikeluarkan sempurna terbentuk menjadi pagaran absolut, masih ada bagian energi yang tidak sempurna padat keras tajam, sifatnya sama dengan pagaran memfilter, misalnya 30 md.

Pagaran di atas kekuatan absolutnya 10 md, tetapi secara keseluruhan pagarannya itu bersifat memfilter sampai 30 md.

Dalam kondisi itu berarti kita masih harus terus melatih kemampuan sugesti untuk bisa sempurna membuat pagaran absolut. Walaupun mungkin pagaran absolut yang kita buat itu kekuatannya masih rendah, tetapi seharusnya tidak ada energi kita yang terbuang sia-sia. Walaupun energi yang terbuang itu akan menjadi tambahan lapisan yang memfilter, tetapi dari tujuannya membuat pagaran absolut, energi yang terbuang itu sama saja dengan pemborosan energi, buang-buang energi, sia-sia. Kita terlalu banyak mengeluarkan energi, tidak efisien, kita belum bisa mengubah semuanya menjadi pagaran absolut seperti yang kita inginkan.


Jadi dalam latihannya, yang pertama kali harus kita latih adalah membuat bola energi, sifatnya akan otomatis bersifat memfilter. Sesudah bisa membuat pagaran memfilter barulah latihannya kita lanjutkan lagi untuk membuat pagaran yang absolut.

Untuk latihan membuat pagaran yang sifatnya memfilter, energi yang kita keluarkan dibentuk menjadi berbentuk bola dan energi di dindingnya dipadatkan dikeraskan sehingga menjadi pagaran energi yang sifatnya memfilter. Kemudian latihannya dilanjutkan lagi dengan latihan fokus olah pikiran / visualisasi untuk meng-solid-kan energi, membentuk semua energinya menjadi lapisan energi yang tebal keras padat rapat supaya lebih baik kualitasnya sebagai pagaran gaib memfilter dan supaya dengan jumlah energi yang sama kita bisa membuat pagaran yang lebih kuat, jangan ada energi yang mengambang tidak keras rapat padat.

Sesudah kita bisa membuat pagaran memfilter, latihannya dilanjutkan lagi dengan latihan fokus olah pikiran / visualisasi untuk meng-solid-kan energi, membentuk semua energi di dinding bolanya menjadi lapisan energi yang keras rapat padat tajam supaya lebih baik kualitasnya sebagai pagaran gaib yang absolut melindungi. Kalau perlu kita buat energinya menjadi rapat tajam setipis kaca bohlam atau setajam sinar laser supaya dengan jumlah energi yang sama kita bisa membuat pagaran absolut yang lebih kuat dan lebih berkualitas. Usahakan supaya semua energinya bisa sempurna terbentuk menjadi lapisan pagaran yang absolut, jangan ada energi yang mengambang tidak keras rapat padat tajam.

Cara latihannya yang efektif adalah dengan melatih mengeluarkan energi yang tajam dari jari telunjuk. Energi yang keluar dari gerakan melingkar jari telunjuk kita buat menjadi bola pagaran yang energi di dindingnya padat tajam. kalau kita sudah bisa mengeluarkan energi yang tajam dari ujung jari telunjuk nantinya juga akan terasa di ujung jari telunjuk kita itu adanya energi yang tajam, atau terasa ada tusukan atau setruman listrik halus.

Kalau sudah bisa membuat pagaran memfilter atau absolut dengan sempurna di saat yang lain lagi kita bisa juga melatih menyempurnakan energi di dindingnya. Dengan kekuatan pikiran kita buat energi dinding pagarannya lebih tajam lagi, atau tipis padat seperti kaca bohlam, tapi air tetap tidak bisa merembes. Dengan begitu, dengan mengerahkan energi yang sama atau lebih hemat sedikit, kita akan bisa membuat pagaran absolut yang lebih tinggi kekuatannya.

Sesudah kita bisa mendeteksi pagarannya, sambil kita menyentuh pagarannya lapisan energi di dinding pagarannya kita tambah lagi kekuatannya, kita tambahkan dengan kekuatan kita sendiri atau dengan energi yang kita turunkan, disatukan dengan lapisan energi pagaran yang sudah ada. Dengan kekuatan pikiran (dan visualisasi), sambil menyentuhkan jari telunjuk di dinding pagarannya, dinding pagarannya kita buat lebih tebal, lebih keras, lebih padat rapat dan lebih tajam lagi, sehingga secara keseluruhan kekuatan pagarannya dan kualitasnya juga akan bertambah.

Tapi kalau ternyata kita belum juga bisa membuat pagaran yang absolut, yang pagarannya ternyata masih bisa ditembus oleh mahluk halus karena lapisan energi di dinding bolanya masih belum padat-rapat-keras-tajam, pori-porinya masih besar, pagaran itu akan sama sifatnya dengan pagaran yang memfilter. Pagaran yang memfilter itu bisa kita tambahkan efek panas di dindingnya, sehingga kekuatannya sebagai pagaran gaib akan menjadi lebih tinggi, karena yang bisa menerobosnya hanyalah gaib-gaib yang lebih tinggi saja kekuatannya dari pagarannya, yang lebih tahan terhadap efek panasnya.


Mengenai pagaran absolut, yang tujuannya untuk menangkap / mengisolasi mahluk halus, yang penting pagaran absolutnya harus dibuat lebih kuat daripada lawannya. Kalau lawannya ternyata masih lebih kuat daripada pagaran absolut yang kita buat, ya terpaksa pagarannya ditambah lagi kekuatannya.

Tapi kalau lawannya ternyata masih juga lebih kuat daripada pagaran absolut maksimal yang bisa kita buat, ya terpaksa pagarannya ditambah lagi kekuatannya, salah satunya dengan memberi efek panas atau energi di dindingnya dibuat tajam. Menambah efek panas / tajam ini adalah untuk mengisolasi mahluk halus yang posisinya di luar tubuh manusia, bukan untuk yang di dalam tubuh manusia.

Tapi kalau kita sudah bisa membuat pagaran absolut yang kekuatannya lebih tinggi daripada lawannya, itu sudah cukup, tidak perlu ditambah efek panas. Kalau pagaran absolutnya tujuannya untuk menangkap musuh (mahluk halus), kalau lawannya sudah terkunci di dalamnya, langsung saja pagarannya dibuang beserta isinya.

Tapi kalau untuk memagari diri sendiri atau orang lain, adakalanya pagarannya ditempeli oleh gaib-gaib yang ingin masuk ke dalam badan / kepala, terutama terjadi sesudah kita membersihkan diri kita sendiri atau orang lain yang pernah ketempatan mahluk halus. Sesudah mahluk halus yang terdahulu dibuang, biasanya kemudian masih ada mahluk halus lain lagi yang datang ingin masuk menggantikan posisi mahluk halus yang dulu sudah dibuang. Jika mahluk halusnya itu belum bisa menembus pagarannya, mahluk halusnya itu akan menempel di pagarannya menekan ingin masuk yang akan kita rasakan seperti efek ketindihan. Yang seperti itu pagarannya perlu ditambahkan efek panas atau energi di dindingnya dibuat tajam supaya pagarannya tidak ditempeli gaib.


Menangkap mahluk halus dengan cara mengisolasinya adalah cara halus untuk kita menangkap mahluk halus. Karena itu melakukannya juga harus dengan halus. Jangan menunjukkan sikap / pikiran bahwa kita ingin menangkapnya. Apalagi secara alami mahluk halus bisa membaca pikiran kita. Tujuannya adalah bukan hanya supaya dia tidak menghindar, juga supaya dia tidak menyerang balik.

Selama kita tidak nyata-nyata menunjukkan sikap dan niat menangkapnya, walaupun dia tahu bahwa kita akan menangkapnya, biasanya dia akan diam saja, menunggu, ingin tahu tindakan kita sejauh apa. Kalau isolasi kita lebih lemah daripada kekuatan dirinya nantinya ia akan bisa membebaskan dirinya sendiri, tapi kalau ternyata isolasi kita lebih kuat, nantinya ia akan terjebak di dalamnya.

Karena itu kita perlu belajar mengendalikan pikiran dan perasaan kita, jangan sampai terbaca lawan.

Cara belajarnya untuk anda :

1. Anda matangkan dulu kemampuan deteksi anda atas posisi keberadaan mahluk halusnya. Ditambah juga latihan mendeteksi lewat foto.
Dengan cara rabaan tangan anda deteksi energi keberadaannya sampai anda bisa tepat dan akurat mendeteksi posisi keberadaannya. Dideteksi juga ukuran tubuhnya, tinggi dan lebarnya, karena yang posisinya di luar tubuh atau yang bebas di alam dengan yang berdiam di dalam badan / kepala atau yang berdiam di dalam sebuah benda akan berbeda ukurannya (mahluk halus bisa mengecilkan tubuhnya mengikuti benda yang dimasukinya). Silakan diikuti tatacara latihannya di tulisan yang berjudul  Olah Rasa dan Kebatinan.

2. Anda matangkan kemampuan anda membuat pagaran absolut untuk tujuan mengisolasi.
Nantinya dengan cara-cara tayuhan anda tayuh sendiri apakah pagaran yang anda buat itu benar sudah bersifat absolut, dan berapa kekuatan absolutnya. Anda matangkan dulu kemampuan anda itu sampai anda bisa membuat pagaran absolut yang kekuatannya tinggi, minimal lebih tinggi kekuatannya daripada lawan yang ingin anda tangkap. Silakan diikuti tatacara latihannya di tulisan yang berjudul Meditasi Olah Rasa Dan Energi

3. Pada praktek lapangan yang sesungguhnya anda deteksi dan tayuh dulu tepatnya posisi keberadaan lawan, ukuran tubuhnya, dan kekuatannya, untuk anda menilai sendiri apakah isolasi anda tepat posisinya, tidak salah memposisikan isolasinya dan bisa benar-benar mengisolasinya, dan isolasinya lebih kuat daripada lawan anda. Sesudah lawan anda itu terbungkus isolasi, ditambah kuat lagi isolasinya kalau memang masih kurang kuat.

Kalau isolasi anda kira-kira masih lebih lemah daripada lawan anda berarti nantinya anda harus berkali-kali menambah kuat isolasinya. Kalau pagaran isolasinya sudah lebih kuat dari lawannya dan sudah tepat mengisolasi lawannya, lawannya sudah benar-benar berada di dalam bungkus isolasinya dan terkunci, tinggal anda geser / buang isolasinya itu beserta isinya. Tetapi kalau pagarannya ternyata masih juga tidak lebih kuat daripada lawannya, pagaran isolasinya dibiarkan saja, tidak perlu dibuang. Minimal isolasi anda itu bisa membantu meminimalisir efek negatif dari keberadaan mahluk halusnya.


Cara lain :

Mungkin lebih mudah untuk anda latihan dulu membentuk energi tipis seperti tali laser / cambuk laser dengan mengeluarkan energi dari jari telunjuk. Gunakan kemampuan visualisasi anda untuk membuat tali laser. Energi yang digunakan akan lebih efisien daripada yang digunakan untuk membuat bola pagaran. Nantinya anda deteksi / tayuh seberapa kuat tali laser yang anda buat itu.

Untuk tujuan menangkap mahluk halus tali lasernya digunakan untuk mengikat lawan. Kemudian lawan yang sudah terikat tali laser itu langsung saja dibuang jauh. Talinya tidak usah dilepas.



 Mendeteksi Gaib dan Pembersihan Gaib


Sebaiknya kita belajar fokus batin kepada sesuatu objek dengan cara melihat fotonya saja (ditambah deteksian dengan rabaan tangan pada fotonya). Fokus batin kita bukanlah kepada fotonya, tetapi kepada objek aslinya yang fotonya kita lihat. Itu berguna sebagai cara kita fokus kepada objeknya tanpa kita harus bertemu langsung atau mendatangi objeknya.

Misalnya saja foto seseorang atau keris, cincin akik, atau foto rumah atau foto suatu lokasi tertentu. Nantinya dengan melihat fotonya itu kita fokuskan batin kepada aslinya objeknya seolah-olah kita mendatangi atau bertemu langsung dengan orangnya, keris, cincin akik, rumah atau lokasi yang fotonya kita lihat.

Dengan demikian dalam hal kita akan melakukan suatu pembersihan gaib, misalnya untuk membersihkan sesuatu yang negatif pada diri seseorang, nantinya dengan melihat fotonya itu, ditambah deteksian rabaan tangan pada fotonya itu kita deteksi ada-tidaknya sesuatu yang gaib di dalam diri / tubuh seseorang. Dengan kepekaan rasa pada telapak atau pada ujung-ujung jari tangan nantinya akan bisa kita rasakan adanya rasa hangat / panas / dingin atau rasa setruman jika disitu memang ada "sesuatu" yang gaib. Jika tidak ada, maka rasa itu juga tidak akan kita rasakan. Dalam hal ini kita harus fokus pada rasa yang sumbernya berasal dari objek yang kita deteksi, bukan sekedar pada adanya rasa di tangan kita.

Jika memang kita deteksi ada "sesuatu", kemudian kita nilai lagi dengan kepekaan rasa dan nalar apakah "sesuatu" itu sifatnya negatif, untuk kita pertimbangkan apakah memang "sesuatu" itu perlu kita singkirkan.

Atas sesuatu yang negatif, dengan fokus batin kepada objek aslinya, sesuatu objek yang negatif di foto itu kita buang, kita isolasi dulu dengan pagaran absolut, barulah kemudian pagaran absolut beserta isinya itu kita buang.

Dalam hal ini kita harus bisa dengan benar mendeteksi / menayuh apakah adanya sesuatu yang gaib bersama seseorang itu benar bersifat negatif terhadap orangnya atau tidak. Yang sifatnya negatif itulah yang harus dibuang.

Anjuran dari Penulis sama untuk semua kasus, yaitu akan bijaksana bila kita tidak memaksakan kekuatan kepada mahluk halus, walaupun kekuatannya rendah. Apalagi bila ternyata mahluk halusnya itu mempunyai komunitas yang anggota komunitasnya itu bisa sewaktu-waktu datang menyerang kita. Lebih baik sambil kita mengoleskan minyak misik putih atau jafaron secara persuasif kita minta supaya ia mau pergi.

Tetapi bila cara persuasif itu tidak berhasil dan memang terpaksa kita harus melakukan pembersihan gaib :

  - Jika sesuatu yang negatif itu ada di dalam kepalanya, biasanya kekuatannya tidak lebih dari 2 md saja.
    Sesuatu yang negatif di dalam kepalanya itu kita bungkus dengan pagaran absolut, kemudian pagaran
    absolut beserta isinya itu kita buang. Sesudahnya ke dalam kepalanya kita berikan energi positif untuk
    membuang sisa-sisa energi negatifnya dan untuk membantu pemulihan kesehatannya, barulah kemudian
    kepalanya itu kita bungkus dengan pagaran absolut supaya kepalanya tidak kembali dimasuki sesuatu
    yang negatif.

  - Jika sesuatu yang negatif itu ada di dalam badannya, biasanya kekuatannya relatif, ada yang rendah dalam
    hitungan md, ada juga yang sampai ribuan KRK, terutama yang jenisnya adalah sukma / arwah manusia dan
    jenis ular gaib. Karena itu sebaiknya kita tayuh dulu kekuatannya untuk menentukan apakah kita mampu
    membuangnya dengan kemampuan kita sendiri.

    Bila kekuatannya jauh tinggi di atas kekuatan kita, akan bijaksana bila kita tidak memaksakan kekuatan
    kepadanya. Lebih baik sambil kita mengoleskan minyak misik putih atau jafaron secara persuasif kita
    minta supaya ia keluar tidak lagi tinggal di dalam tubuh manusia.

   
Bila kita deteksi kekuatan kita lebih tinggi darinya, sesuatu yang negatif di dalam badannya itu bisa kita
    bungkus dengan pagaran absolut, kemudian pagaran absolut beserta isinya itu kita buang. Sesudahnya
    ke dalam badannya kita berikan energi positif untuk membuang sisa-sisa energi negatifnya dan untuk
    membantu pemulihan kesehatannya, barulah kemudian
badannya kita bungkus dengan pagaran absolut
    supaya tidak kembali dimasuki sesuatu yang negatif.

  - Jika sesuatu yang negatif itu ada di luar tubuhnya, misalnya di belakangnya, biasanya kekuatannya relatif,
    ada yang rendah dalam hitungan md, ada juga yang sampai ribuan KRK. Sebaiknya kita tayuh dulu
    kekuatannya untuk menentukan apakah kita mampu membuangnya dengan kemampuan kita sendiri.
    Bila kekuatannya jauh tinggi di atas kekuatan kita, akan bijaksana bila kita tidak memaksakan kekuatan
    kepadanya.
    
    Sesudah itu kita tayuh juga apakah keberadaan sesuatu yang negatif itu bersama orangnya adalah karena
    orangnya ketempelan gaib ataukah karena orangnya kesambet, diguna-guna, teluh, pelet atau santet.

    Dalam hal orangnya kesambet, diguna-guna, teluh, pelet atau santet lebih baik sambil kita mengoleskan
    minyak misik putih atau jafaron secara persuasif kita minta supaya ia mau pergi, tidak lagi mengganggu /
    mengikuti orangnya.

   
Tetapi bila cara persuasif itu tidak berhasil dan memang terpaksa kita harus melakukan pembersihan gaib,
    bila kita deteksi kekuatan kita lebih tinggi darinya, sesuatu yang negatif itu kita bungkus dengan pagaran
    absolut, kemudian pagaran absolut beserta isinya itu kita buang. Sesudah itu barulah orangnya kita
    bungkus dengan pagaran absolut supaya tidak kembali diganggu gaib.


Cara pembersihan dan pemagaran gaib yang serupa bisa kita lakukan pada sebuah rumah atau suatu lokasi tertentu dengan melihat fotonya saja.

Itu juga berguna untuk mendeteksi, membersihkan dan memagari diri kita sendiri dengan cara melihat dan mendeteksi foto kita sendiri. Dengan melihat foto kita sendiri kita akan bisa mendeteksi diri kita sendiri, sehingga kemudian kita bisa menentukan tindakan selanjutnya, untuk pembersihan gaib atau untuk memagari diri kita.

Kalau kita sudah tahu sendiri objeknya, seseorang, rumah, atau suatu lokasi, kita tidak memerlukan fotonya. Langsung saja dengan fokus batin kepada objeknya itu kita lakukan pembersihan dan pemagaran gaib.



_____



Mengenai pagaran gaib, tentang sisi manfaatnya bagi setiap orang dan bentuk pagaran yang diperlukannya sifatnya relatif, tidak sama untuk semua orang. Pertimbangan kita sebaiknya didasarkan pada kebutuhan dan aspek manfaatnya, bukan pada rasa kekhawatiran akan gangguan gaib atau ketakutan pada mahluk halus.

Kalau dasarnya adalah kekhawatiran sebaiknya yang dikembangkan adalah kemampuan peka rasa dan deteksi dini dan kemampuan menangkal / menangani gangguan gaib, sehingga secara logis kita bisa me-manage kekhawatiran, bukannya semata-mata paranoid.

Mengenai bagaimana caranya membuat pagaran gaib, bentuk-bentuk pagaran gaib, dan sisi plus-minus pagaran gaib, sudah dituliskan di atas.

Dari sisi manfaatnya ada baiknya kita membuat pagaran gaib, minimal pagaran memfilter 1 KRK. Manfaatnya terutama adalah untuk meminimalisir efek resiko dari adanya energi-energi negatif yang berasal dari kuburan, pasar, rumah sakit, mahluk-mahluk gaib berenergi negatif di sekitar tempat tinggal kita atau tempat-tempat yang kita datangi, dsb, yang kalau dibiarkan saja energi-energi negatif itu bisa berlanjut memicu munculnya sakit penyakit fisik dan pikiran. Manfaat pagarannya juga bisa untuk membantu meminimalisir efek resiko negatif dari gaib-gaib negatif yang sering mencelakakan manusia yang gaib-gaib itu biasanya mangkal di pinggir jalan, sungai, jembatan, kuburan, dsb. Biasanya kekuatan mereka di bawah 1 KRK

Khusus untuk orang-orang yang sering sekali diganggu gaib, atau ada orang lain yang sengaja menyerangnya secara gaib, atau untuk melndungi dirinya sendiri dari efek ilmu gaib dan khodam orang lain seperti pengasihan, pelet, kewibawaan, penundukkan, dsb, untuk keperluan sehari-hari sebaiknya mereka membuat pagaran absolut yang melingkupi dirinya, minimal 1 KRK.

Yang di atas itu adalah pagaran gaib untuk tujuan umum sehari-hari.
Sedangkan pagaran yang untuk tujuan menangkal jenis ular gaib, sukma jahat penyesat, jenis jin iblis, dsb, itu sifatnya khusus. Apalagi kekuatan mereka juga tinggi-tinggi dan punya komunitas yang banyak anggotanya. Pagarannya harus bersifat absolut dan harus tinggi kekuatannya. Jadi kalau tidak untuk tujuan yang khusus seperti itu ada baiknya kita membuat pagaran gaib untuk yang sifatnya umum saja, jangan sampai sesuatu yang sebenarnya ringan ternyata bisa menyusahkan kita.


Selain untuk tujuan yang umum di atas pembuatan pagaran gaib juga berguna untuk kita menangkal masuknya mahluk halus ke dalam tubuh kita atau ke dalam tubuh anggota keluarga kita. Ada beberapa jenis mahluk halus yang sering sekali masuk ke dalam tubuh manusia, ke dalam kepala ataupun ke dalam badan, yang efeknya selain bisa mengganggu pikiran dan kejiwaan, bisa mengganggu jalan kerejekian, sulit jodoh, kerusakan rumah tangga dan hubungan sosial, juga bisa membuat orangnya sakit-sakitan, dari sakit ringan sampai sakit yang berat karena rusak beratnya organ-organ tubuh bagian dalamnya yang bahkan bisa sampai tidak tertangani oleh medis.

Contohnya :

- Bangsa jin berbulu hitam lebat.
  Jenis ini sering sekali masuk bersemayam di dalam badan manusia.
  Untuk menangkalnya kita bisa membuatkan diri kita pagaran gaib memfilter berenergi positif minimal
  kekuatannya 60 md yang di dalamnya berisi energi positif, dengan kekuatan kita sendiri maupun dengan
  bantuan khodam.

  Jika sudah terlanjur masuk ke badan kita, untuk mengusirnya turunkan saja energi positif ke dalam tubuh kita
  atau kita mandi saja dengan campuran minyak jafaron merah (baca : Pembersihan Gaib 2). Sesudah itu
  barulah kita membuatkan diri kita pagaran gaib.

  Lebih baik lagi kalau kita juga membuatkan rumah kita pagaran gaib memfilter berenergi positif minimal
  kekuatannya 60 md (lebih tinggi lagi akan lebih baik) yang di dalamnya berisi energi positif, dengan kekuatan
  kita sendiri maupun dengan bantuan khodam, supaya seisi rumah bebas dari ketempatan jenis jin berbulu
  hitam ini. Sebelumnya rumah kita dipenuhkan dulu dengan energi positif untuk membersihkan rumah
  seisinya dari keberadaan jenis jin ini, jangan sampai mereka ada yang terperangkap di dalam rumah kita.
  Pagaran rumah kita itu akan juga membebaskan orang lain dari ketempatan mahluk halus jenis ini ketika ia
  masuk ke rumah kita melewati pagaran itu.


- Bangsa jin berwujud ular (ular gaib).
  Sama dengan ular sungguhan di dunia nyata yang sering berkeliaran kemana-mana mencari tempat untuk
  bersarang dan bertelur, jenis ular gaib ini juga berkeliaran kemana-mana dan ada di antara mereka yang suka
  masuk ke dalam tubuh manusia untuk membuat sarang bertelur.

  Untuk menangkalnya harus dengan pagaran gaib absolut yang kekuatannya tinggi melebihi kekuatan gaib
  ular-ular itu, tetapi kekuatan pagarannya sulit untuk dibuatkan standarnya karena kekuatan gaib ular-ular
  gaib itu juga bervariasi dari puluhan md sampai ribuan KRK. Karena itu buat saja pagaran absolut dengan
  kekuatan maksimal yang kita mampu buat.

  Jika sudah terlanjur masuk ke badan kita untuk mengusirnya sebaiknya kita lakukan dengan cara halus
  persuasif, yaitu sambil kita oleskan misik putih di badan kita, kita kontak rasa dengan ular gaibnya itu,
  kita minta supaya mereka pindah mencari tempat bersarang di tempat lain, bukan di badan kita, dan bukan
  di badan manusia lainnya. dan pergi membawa serta telur dan anak-anaknya.

  Begitu juga bila kita sakit kesambet ular gaib karena kita tidak sengaja menginjak / menendang atau
  melindasnya.
  Bila kita kesambet ular gaib, biasanya ularnya akan melilit tubuh kita. Sambil kita oleskan misik putih di
  badan kita yang sakit, di tempat sakit kesambetnya, kita minta maaf karena kita tidak melihatnya dan kita
  minta supaya ia mau melepaskan serangannya.
  Tetapi bila sakitnya adalah karena patukan ular gaib, maka cara menyembuhkannya adalah dengan kita
  menurunkan energi positif yang besar untuk menyingkirkan energi negatif patukannya itu. Lebih baik itu
  dilakukan sambil kita tersambung dengan Tuhan.

  Berhadapan dengan jenis ular gaib sebaiknya kita tidak melakukannya dengan kekerasan, sebaiknya
  secara persuasif saja, apalagi banyak dari mereka yang kekuatannya tinggi sampai ribuan KRK, terutama
  yang jenis ular sanca gaib. Mereka juga punya komunitas yang anggotanya banyak bisa sampai ribuan dan
  ada raja-ratunya yang biasanya kekuatannya tinggi. Repot urusannya kalau kita harus berhadapan dengan
  komunitas mereka.


- Jenis halus sukma / arwah manusia.
  Banyak sukma / arwah manusia jahat dan penyesat yang suka masuk ke dalam tubuh manusia, ke dalam
  kepala atau ke dalam badan.
 
  Yang masuk ke dalam kepala biasanya kekuatannya ringan, biasanya tidak lebih dari 2 md saja.
  Untuk menangkalnya harus dengan pagaran gaib absolut yang membungkus kepala, minimal 5 md.

  Yang masuk ke dalam badan kekuatannya lebih tinggi, bisa sampai ribuan KRK.
  Untuk menangkalnya harus dengan pagaran gaib absolut yang membungkus badan, tetapi kekuatan
  pagarannya sulit untuk dibuatkan standarnya karena kekuatan mereka juga bervariasi dari hitungan md
  sampai ribuan KRK.

  Jika sudah terlanjur masuk ke badan / kepala kita, jika kekuatannya tinggi melebihi kekuatan kita, untuk
  mengusirnya sebaiknya kita lakukan dengan cara halus persuasif, yaitu kita kontak rasa dengan gaibnya itu,
  kepada yang di dalam badan atau kepala kita, kita minta supaya mereka mencari tempat tinggal di tempat
  lain, bukan di tubuh kita dan bukan juga di tubuh orang lain. Kalau tidak mau pergi juga lakukan saja
  Pembersihan Gaib 4.

Contoh-contoh kasus di atas sudah dituliskan di dalam tulisan yang berjudul Pengaruh Gaib thd Manusia. Silakan dibaca-baca untuk menambah pengetahuan.

Sebaiknya kita mengembangkan kemampuan persuasif kita (ditambah sesaji minyak jafaron atau minyak misik putih) untuk merayu mahluk halus supaya mereka mau mengikuti keinginan kita. Melakukannya dengan cara kontak rasa / batin dengan mereka. Ini berguna sekali untuk kita menangani kejadian-kejadian gaib yang sulit untuk kita tangani, terutama ketika kita berhadapan dengan yang kekuatannya tinggi, atau kejadian-kejadian gaib lain yang diperkirakan akan menimbulkan efek lain yang complicated.

Kemampuan persuasif itu berguna sekali untuk kita merayu supaya mahluk halusnya mau pergi ketika kita mencoba menyembuhkan orang yang kesambet, ketempelan, dan ketempatan mahluk halus (ditambah sesaji minyak jafaron atau minyak misik putih). Mungkin bisa juga untuk kasus teluh dan santet yang khodam santetnya mengikuti si orang korbannya.


Semua mahluk halus fisiknya adalah berupa energi, sehingga bisa dihalangi atau ditangkal dengan pagaran energi yang lebih kuat.

Sifat-sifat energi mahluk halus itu akan mengikuti perwatakannya. Jadi sifat energi dari mahluk halus golongan putih akan berbeda dengan yang dari golongan hitam. Dengan kepekaan rasa orang akan bisa membedakan kehadiran sesosok halus dari rasa energinya apakah sosok halus itu dari golongan putih ataukah dari golongan hitam. Dan dengan kepekaan rasa juga orang akan bisa membedakan energi sesosok gaib apakah bersifat positif ataukah negatif.

Karena sifat fisiknya berupa energi, maka pergerakan mahluk halus golongan hitam dan yang berenergi negatif akan bisa dihalangi atau ditangkal selain dengan pagaran energi yang lebih kuat juga dengan pagaran gaib yang energinya positif yang berlawanan sifatnya dengan energi mahluk gaib yang negatif / hitam. Karena itu jika kita membuat pagaran energi, usahakan selain membuat dindingnya keras, juga dibuat dalamnya padat dengan energi positif, sehingga seandainya pun kekuatan gaib mahluk halus itu terlalu tinggi sehingga mampu menembus pagarannya, diharapkan dia tidak akan betah berlama-lama di dalamnya sehubungan dengan ketidak-nyamanan energi yang berlawanan sifat dengan energinya.

Tetapi mahluk halus yang energinya positif, tidak negatif, dan bukan golongan hitam, bila ada dari mereka yang mengganggu / menyerang, untuk menangkalnya harus dengan pagaran gaib absolut yang kekuatannya lebih daripada mahluk-mahluk itu.


Selain jenis mahluk halus umum, ada juga mahluk halus dari jenis sukma / arwah. Biasanya tujuan mereka datang bukanlah untuk menyerang, tetapi untuk masuk dan bersemayam di dalam tubuh manusia, bisa di dalam kepala, bisa juga di dalam badannya (ketempatan mahluk halus). Biasanya mereka adalah sukma dari orang-orang yang dulunya memiliki kesaktian, tetapi termasuk dalam golongan hitam (jahat). Sebenarnya mereka sadar bahwa tidak sepantasnya mereka masuk bersemayam di dalam tubuh manusia yang masih hidup, tetapi jeleknya wataknya membuat mereka tidak peduli tentang itu.

Jika seseorang sudah memiliki pagaran gaib, biasanya para mahluk halus akan tidak mengganggunya, kecuali mereka diperintahkan untuk itu. Tetapi jenis halus sukma manusia malah ada yang menjadi tertantang untuk menunjukkan kesaktiannya.

Sekalipun juga berfisik energi, jenis sukma manusia tidak murni fisiknya bersifat energi seperti mahluk halus umum lainnya, tetapi bersifat roh, yaitu roh / sukma (arwah) manusia. Lebih sulit untuk membuat pagaran energi untuk menahan jenis sukma manusia.

Pagaran gaib untuk menangkal jenis sukma manusia memang sulit dibuat, selain karena tingkat kekuatan gaib mereka bervariasi, ada yang rendah, ada juga yang tinggi sekali, juga karena mereka bisa dengan akalnya beradaptasi dengan bentuk pagaran gaibnya untuk menerobosnya. Pagarannya harus dibuat absolut.

Untuk menangkal jenis sukma atau mahluk halus lain yang akan masuk ke kepala, cukup anda buat pagaran gaib absolut 5 - 10 md saja yang melingkupi kepala anda, karena biasanya yang masuk ke kepala kekuatannya hanya 1 - 2 md saja, biasanya tidak lebih dari 5 md. Tetapi untuk menangkal yang akan masuk ke dalam badan harus lebih kuat dari itu, karena biasanya yang masuk ke dalam badan kekuatannya lebih tinggi daripada yang biasa masuk ke dalam kepala, bahkan banyak yang kekuatannya sampai ribuan KRK.

Pagaran energi bersifat pasif, diam saja, tidak seperti roh atau mahluk halus dan khodam yang bisa bergerak bertindak sendiri. Jadi untuk penjagaan gaib terhadap sukma manusia itu haruslah ditambah dengan sesuatu yang bisa bertindak sendiri ketika sukma tersebut datang, misalnya ditambahkan penjagaan gaib dengan khodam jimat / pusaka atau khodam pendamping, paling baik adalah penjagaan oleh roh sedulur papat kita sendiri kalau sudah kuat, berarti kita sendiri harus belajar "membangun" kekuatan gaib.

Untuk mengusir sukma manusia tersebut bukan dengan cara membuat pagaran energi, tetapi harus dengan langsung menghantamkan energi yang lebih kuat kepada sosok sukma tersebut, bisa berupa energi dari diri sendiri atau energi dari penggunaan khodam / benda gaib, atau lebih dulu mengisolasinya dengan pagaran gaib absolut yang kemudian beserta isinya pagaran absolut itu dibuang jauh. Penulis ada menuliskan dalam judul Pembersihan Gaib 4  untuk kita belajar menurunkan energi yang besar untuk keperluan itu.


Sebelum membuat pagaran gaib sebaiknya sebelumnya kita melakukan upaya pembersihan gaib dulu, jangan sampai sesuatu yang akan kita pagari itu ternyata di dalamnya sudah bersemayam "sesuatu yang tidak baik".
"Sesuatu yang tidak baik" itu harus dibersihkan lebih dulu, jangan sampai ia semakin nyaman bersemayam disana karena kita lindungi dengan pagaran.

Membuat pagaran gaib bisa dilakukan dengan menggunakan tenaga dalam.
Silakan dibaca tips-tips penggunaan tenaga dalam untuk membuat pagaran gaib dalam halaman berjudul Kanuragan & Tenaga Dalam.

Membuat pagaran gaib paling efektif dilakukan dengan menggunakan kekuatan kebatinan dan spiritual.
Silakan dibaca tips-tips penggunaan kekuatan kebatinan dan spiritual untuk membuat pagaran gaib dan tips-tips membentuk kekuatan kebatinan dan spiritual dan menghimpun energi alam untuk pembersihan gaib dan membuat pagaran gaib dalam halaman berjudul Olah Spiritual dan Kebatinan , Pembersihan Gaib 4  dan  Meditasi Energi.

Membuat pagaran gaib bisa juga dilakukan dengan menggunakan bantuan kekuatan khodam, yaitu khodam batu akik dan mustika, khodam pusaka (keris / tombak) dan khodam ilmu / pendamping.
Silakan dibaca tips-tips cara sambat mengsugesti khodam untuk pembersihan gaib dan untuk membuatkan pagaran gaib dalam halaman berjudul  Ilmu Tayuh / Menayuh Keris , dan  Pembersihan Gaib 3.


Jika anda membuat pagaran gaib, baik menggunakan kekuatan sendiri, kekuatan kebatinan dan spiritual atau tenaga dalam, buatlah pagarannya berbentuk bola, minimal berjari-jari 1 meter, sugestikan bahwa di dalamnya penuh dengan energi positif yang padat seperti air, baik untuk kesehatan, yang juga menyingkirkan energi-energi negatif penyakit-penyakit tubuh.

Sambil terus bersugesti dan bervisualisasi membuat pagaran energi, berdoalah kepada Tuhan seperti laku dalam tulisan berjudul Kebatinan dalam Keagamaan dan Pembersihan Gaib 4  supaya Tuhan menyempurnakan bola pagaran anda, supaya anda terlindungi dari mahluk halus dan kejahatan dan sehat sejahtera.

Untuk rumah / bangunan sugestikan pagaran itu berbentuk bola menyelubungi seluruh bagian rumah sampai halamannya. Sugestikan energinya positif dan padat seperti air, penuh dengan energi positif yang baik untuk kesehatan, energinya menyingkirkan energi-energi negatif dan penyakit-penyakit tubuh, membuat suasana rumah nyaman untuk ditinggali.

Sambil terus bersugesti dan bervisualisasi membuat pagaran energi, berdoalah kepada Tuhan seperti laku dalam tulisan berjudul Kebatinan dalam Keagamaan dan Pembersihan Gaib 4  supaya Tuhan memberikan pagaran yang baik supaya anda sekeluarga terlindungi dari mahluk halus dan kejahatan dan sehat sejahtera.

Dalam meminta dibuatkan pagaran gaib, mintalah juga supaya pagaran gaib itu selain menolak mahluk halus negatif, juga menolak semua jenis kuman dan virus, sehingga sekalipun ada banyak lalat dan nyamuk yang datang ke rumah kita, tetapi kuman dan virus demam berdarah, dsb, akan tertahan di luar, kita tidak akan ikut tertular. Lebih baik lagi kalau pagaran itu juga dibuatkan untuk semua anggota keluarga kita.


 Tips dalam mengsugesti khodam untuk pagaran gaib :

Tulisan di bawah ini dikhususkan dalam hal kita membuat pagaran gaib dengan bantuan khodam.
Berikut ini adalah tips-tips untuk menjadi bahan pertimbangan dalam mengsugesti khodam benda gaib untuk membuatkan pagaran gaib.

Cara-cara sugesti di halaman berjudul  Ilmu Tayuh / Menayuh Keris  bisa digunakan untuk mengsugesti pembuatan pagaran gaib. Semua jenis khodam dan benda-benda gaib, selain dari jenis sukma manusia, dapat disugestikan untuk membuatkan pagaran gaib. Pagaran gaib yang dimaksud disini adalah sebentuk energi untuk pagaran gaib, bukan memasangkan khodam untuk penjagaan gaib.

Semua benda gaib yang kegaibannya berasal dari sesosok mahluk halus yang berdiam di dalamnya (khodam), kegaibannya dapat juga disugestikan untuk membantu dalam hal lain, misalnya diminta menyembuhkan anggota keluarga yang sedang sakit (sakit biasa maupun sakit karena guna-guna, pelet atau santet), diminta membuatkan pagaran gaib untuk rumah dan orang-orang penghuninya, diminta membersihkan rumah dari keberadaan gaib-gaib negatif  (untuk pembersihan gaib), membantu menjaga keteduhan rumah dan ketentraman keluarga, membantu melariskan dagangan, dsb.

Jika anda menggunakan khodam pusaka atau benda gaib lain atau khodam pendamping untuk membuat pagaran gaib sebaiknya ada pemahaman sbb : gunakanlah khodam atau benda gaib yang kekuatan gaibnya paling tinggi. Kekuatan tertinggi pagaran gaib yang bisa dibuatnya adalah sebatas kekuatan gaib si khodam, tetapi sebaiknya disugestikan supaya kekuatan pagarannya hanya setengahnya saja dari kekuatannya yang tertinggi, dan disugestikan energinya bersifat teduh, baik untuk kesehatan dan kerejekian / pergaulan, bisa juga energi pagarannya dimintakan beraura pengasihan atau kewibawaan jika anda menginginkannya begitu.

Kekuatan pagaran gaib
yang hanya setengah kekuatannya itu penggunaannya sbb :
1. Pagaran gaib untuk manusia, disugestikan
supaya kekuatan pagaran yang hanya setengah itu kuat tak
    dapat ditembus oleh mahluk halus yang bertujuan tidak baik.
2. Pagaran gaib untuk rumah, bangunan atau benda-benda lain, disugestikan
supaya energi pagarannya
    bersifat positif
dan memfilter untuk menolak energi negatif dan mahluk halus negatif, yaitu yang dari golongan
   
hitam, yang berenergi negatif dan yang bertendensi / berpengaruh negatif.  Karakteristik mahluk halus dari
    
golongan hitam dan yang berenergi negatif terhadap manusia dapat dibaca di : Penggolongan Mahluk Halus.

Pagaran gaib yang kekuatannya hanya setengah itu dimaksudkan untuk menunjukkan kepada mahluk halus lain bahwa orangnya ada yang menaunginya (ada gaib / khodam yang menjaganya, walaupun gaibnya itu mungkin tidak bersamanya), sebagai tanda supaya tidak ada mahluk halus lain yang mengganggu orangnya.

Pagaran gaib untuk rumah disugestikan supaya energi pagarannya bersifat positif dan memfilter, hanya untuk menolak
yang golongan hitam, yang berenergi negatif dan yang bertendensi / berpengaruh negatif. Jadi mahluk halus yang bersifat baik dan tidak berpengaruh negatif akan tetap bisa masuk atau lewat. Jadi khodam-khodam anda yang lain, khodam cincin, jimat, keris, atau khodam teman-teman anda, roh sedulur papat, sukma leluhur, dsb, yang kekuatannya lebih rendah daripada pagarannya tetap bisa masuk ke dalam rumah, selama tidak termasuk dalam kriteria yang harus ditolak.

Pagaran gaib untuk manusia, walaupun kekuatannya hanya setengahnya, tetapi harus kuat
supaya tak dapat ditembus mahluk halus yang bertujuan tidak baik. Sehingga walaupun di rumahnya atau di manapun dia berada ada banyak sosok-sosok halus, ia akan tetap aman, selama tidak ada yang bisa menembus pagarannya.

Uraian di atas didasarkan pada pemahaman sbb :

- Kondisi lemahnya pertahanan gaib seseorang dpt memudahkan mahluk halus mana saja untuk menyerang,
  merasuk, menempel atau bersemayam di tubuh seseorang.
- Adanya pagaran gaib dapat membantu menjaga keselamatan dari gangguan gaib.
- Tetapi semakin tingginya kegaiban (termasuk pagaran gaib) yang ada pada sebuah rumah, bangunan atau
  lokasi tertentu atau pada diri seseorang juga dapat mengundang datangnya sosok-sosok halus yang lebih
  tinggi kekuatannya daripada kekuatan pagarannya untuk masuk ke dalamnya,
yang tidak jelas apakah yang
 
datang itu bersifat baik atau tidak.

Jadi adanya energi pagaran gaib, selain berfungsi untuk melindungi,
juga dapat mendatangkan resiko negatif, yaitu akan dapat mengundang datangnya sosok-sosok halus untuk bersemayam di dalamnya. Jadi kalau kekuatan pagaran gaib yang kita buat hanya setengah kekuatannya, seandainya ada datang sosok halus yang lebih kuat daripada pagarannya, dan dicurigai berpengaruh negatif, diharapkan kekuatan gaib yang tertinggi bisa digunakan untuk mengusirnya.

Sebenarnya adanya pagaran gaib pada seseorang sudah menjadi tanda supaya orangnya tidak diganggu oleh mahluk halus lain, terutama mahluk halus begundal kelas rendah yang sering berdiam di pinggir jalan, sungai, hutan, dsb yang sering mencelakakan manusia. Adanya pagaran gaib bisa meminimalisir gangguan gaib. Tetapi walaupun begitu mungkin saja
masih ada yang coba-coba mengganggu.

Kalau dalam membuat pagaran gaibnya sudah digunakan kekuatan
yang tertinggi, jika ada sesosok halus yang datang, yang lebih kuat daripada pagarannya, kita tidak akan dapat berbuat apa-apa, karena kekuatan tertinggi yang sudah kita gunakan ternyata ada yang mampu menembusnya.

Sambil terus mengsugestikan khodam untuk membuat pagaran energi, berdoalah kepada Tuhan seperti laku dalam tulisan berjudul Kebatinan dalam Keagamaan supaya Tuhan membantu memberikan pagaran yang baik supaya anda terlindungi dari mahluk halus dan kejahatan dan sehat sejahtera.

Mudah-mudahan pemahaman di atas dapat menambah kebijaksanaan spiritual
kita.

Benda-benda gaib anda yang bisa untuk kekebalan (bisa dites untuk kekebalan) sebaiknya jangan disugestikan untuk memberikan tuah / fungsi lain, supaya tuah kekebalannya tidak berubah / luntur.
Begitu juga benda-benda gaib anda yang lain, yang tuahnya bersifat khusus dan tuahnya juga sudah bagus, misalnya yang khusus untuk pengasihan,
sebaiknya jangan disugestikan untuk memberikan tuah / fungsi lain, supaya tuah khususnya itu tidak berubah / luntur.


 Tambahan :

Kejadian manusia ketempelan, ketempatan, atau didampingi mahluk halus sebenarnya adalah kejadian yang umum dan sudah banyak terjadi, di seluruh dunia, bukan hanya di Indonesia saja. Ada banyak mahluk halus, termasuk roh / sukma / arwah manusia yang senang tinggal di dalam benda-benda tertentu yang kemudian secara umum kita menyebut bendanya berkhodam. Ditambah lagi ada banyak orang yang sengaja mengisikan khodam ke dalam benda-benda tertentu supaya bendanya berkhodam dan bertuah. Selain itu, selain yang senang hidup berdekatan atau bahkan mendampingi manusia, ada banyak di antara mahluk halus itu yang suka tinggal di dalam tubuh manusia yang masih hidup. Bahkan ada juga yang tinggal di dalam tubuh binatang tertentu yang keberadaan mereka menjadikan binatang itu mengandung kegaiban tertentu.

Mahluk halus dan sukma manusia yang sudah pernah tinggal di dalam tubuh seorang manusia, atau yang sudah pernah mendampingi manusia, ketika si manusia itu sudah meninggal mereka akan pergi mencari manusia lainnya untuk mereka dampingi, atau untuk tubuhnya mereka masuki dan mereka tinggali. Selain itu ada juga yang awalnya tinggal di dalam suatu komunitas gaib kemudian ada di antara mereka yang menemukan seorang manusia yang dirasakannya cocok kemudian manusia itu mereka ikuti / dampingi atau mereka masuk dan tinggal di dalam tubuh manusia itu. Karena itu adanya kejadian mahluk halus yang mengikuti / mendampingi manusia atau yang masuk dan tinggal di dalam tubuh manusia, di dalam kepala atau di dalam badannya, akan terus terjadi, walaupun manusianya tidak mengerti apa-apa tentang gaib.

Walaupun banyak orang yang dirinya berkhodam, atau yang tubuhnya ditempati mahluk halus, senang karena mereka merasa dirinya mengandung / memiliki kegaiban tertentu, atau senang mengetahui bahwa dirinya berkhodam (dari adanya perkataan orang lain), tetapi tidak semua orang merasakan sama seperti itu. Lebih banyak lagi yang orang-orang itu menderita hidupnya, mengalami sakit-penyakit, sulit rejeki, sulit jodoh, rumah tangga rusak, dsb, walaupun tidak semua orang itu mengetahui bahwa sumber masalahnya adalah keberadaan mahluk halus. Dengan demikian ada banyak orang yang merasakan keberadaan mahluk halus itu sebagai sesuatu yang negatif yang orang-orang itu pasti ingin membersihkan dirinya kalau mereka tahu sumber penyebabnya adalah mahluk halus (dan kalau bisa).

Jika kita sudah bisa kontak rasa dengan gaib, misalnya belajar kontak rasa seperti contoh di halaman berjudul Olah Rasa dan Kebatinan , untuk mengusir mahluk halus yang bersemayam di dalam kepala atau badan kita, atau juga pada orang lain, sambil dengan rabaan tangan untuk kontak rasa pada keberadaan energi mahluk halusnya, di dalam kepala atau di dalam badan, dengan cara halus persuasif kita bisa memintanya untuk pergi. Mudah-mudahan ia mau pergi.

Cara ini juga bisa dilakukan untuk secara halus mengusir pergi keberadaan mahluk halus yang berdiam di rumah kita, jika keberadaannya dianggap mengganggu / membahayakan, atau untuk masalah gangguan gaib lainnya seperti kesambet, ketempelan, dipelet, diguna-guna, dsb (lebih baik ditambah dengan olesan minyak jafaron atau misik putih untuk merayunya supaya ia mau pergi). Tapi kalau ternyata dengan cara halus itu mahluk halusnya tidak juga mau pergi, terpaksa pembersihannya harus dilakukan dengan cara lain yang lebih keras.

Tetapi jika kita sudah punya kekuatan gaib dan kemampuan untuk mengisolasi mahluk halus dengan pagaran absolut, terhadap mahluk-mahluk halus yang bersifat negatif dan yang golongan hitam, atau yang keberadaannya dipastikan akan menyusahkan manusia yang diikutinya atau yang tubuhnya ditempatinya, terhadap mahluk halus jenis itu kita isolasi saja dan dibuang jauh supaya ia tidak pindah dan menyusahkan manusia yang lain.


Ada banyak kejadian yang
sifatnya terlalu tinggi untuk bisa kita atasi sendiri atau dengan meminta bantuan orang lain. Sebaiknya kita belajar memperkuat benteng kita dan perlindungan kita dengan bersandar pada kekuatan yang paling tinggi, yaitu Tuhan, juga dalam hal meminta pertolongan. Salah satu caranya adalah dengan kita menekuni laku kebatinan ketuhanan seperti yang sudah dituliskan dalam tulisan berjudul  Kebatinan Dalam Keagamaan  dan  Pembersihan Gaib 4  untuk kita belajar tersambung dengan Tuhan.

Sebagai catatan tambahan, jika anda ingin mengupayakan laku pembersihan gaib, anda bisa mengkombinasikan cara-cara pembersihan gaib seperti contoh-contoh yang sudah dituliskan dalam halaman-halaman bertemakan Pembersihan Gaib.

Jika anda ingin melakukan suatu laku ritual untuk mencoba mencari kesembuhan dan upaya pembersihan gaib, anda bisa datang ke tempat-tempat mistis seperti yang dicontohkan dalam tulisan berjudul Tempat-tempat Mistis  karena aura positifnya dan para penghuni gaibnya akan menjauhkan mahluk halus yang beraura dan bertendensi negatif.




Ada pertanyaan :

 A :
mengenai pagaran absolut apa nanti tidak menyulitkan kematian bagi orang yang kita pagari dengan pagar absolut ?

 J : 
Mengenai pagaran absolut apakah nanti tidak menyulitkan kematian bagi orang yang kita pagari dengan pagar absolut ....
Saya bingung juga menjawabnya

Pagaran yg dibuat khodam dan orang lain dgn energinya sendiri biasanya berupa energi saja, pasif, tidak hidup. Mungkin sama dgn jawaban anda dulu, pagarannya tidak menyulitkan proses kematian, tapi bisa mengurung roh orangnya shg tidak bisa pergi kemana2

Jadi mungkin lebih baik kalau pagaran yg absolut dibuat parsial saja, hanya sebatas menutupi badannya saja atau kepalanya saja supaya bagian tubuhnya itu tidak dimasuki mahluk halus, pagarannya tidak dibuat menutupi seluruh tubuhnya.
Sebaiknya pagaran yg absolut hanya dibuat ketika kondisinya memaksa, misalnya karena orangnya pernah dimasuki jenis sukma manusia, atau orangnya sering diserang gaib.
Kalau tidak begitu sebaiknya yg dibuat adalah pagaran memfilter saja.

 A :
jika sedulur papat orang yang dipagari sudah lengkap, mungkin pagaran absolut tidak jadi masalah ya kangmas, cuma memang rohnya menjadi tidak bisa ke mana-mana.

 J : 
Ya .. itulah .. Sebaiknya pagaran yg absolut hanya dibuat ketika kondisinya memaksa, misalnya karena
orangnya sering dimasuki jenis sukma manusia, atau orangnya sering diserang gaib. Kalau tidak begitu sebaiknya yg dibuat adalah pagaran memfilter saja

Kalau tidak sedang diserang gaib, pagaran yg absolut sebaiknya dibuat parsial saja, hanya sebatas menutupi badannya saja atau kepalanya saja supaya tidak dimasuki mahluk halus, tidak dibuat menutupi seluruh tubuhnya.

Tapi saya mendapatkan pengalaman pada kasus orang2 yg sering badan / kepalanya dimasuki mahluk halus, setelah mahluk halusnya saya kunci / diisolasi dgn pagaran absolut dan pagarannya itu tidak dibuang, tapi saya pinggirkan saja di samping badannya atau di samping kepalanya, orang itu tidak lagi dimasuki mahluk halus. Untuk sementara kita bisa bernafas lega. Mungkin adanya pagaran isolasi dan isinya itu menjadi peringatan bagi mahluk halus lainnya yg ingin coba2 masuk.

 A :    
iya ya kangmas, kalau ada peringatan dengan menaruh mahluk halus yang diisolasi, yang mengganggu akan berpikir matang2 sebelum melakukan aksinya,

maturnuwun sanget pencerahannya kangmas . . .



Tulisan dalam halaman ini dimaksudkan sebagai bahan untuk menambah pemahaman kita tentang maksud dan fungsi proteksi gaib dan bagaimana sebaiknya kita membentuk proteksi gaib, karena masing-masing pagaran gaib mempunyai sisi plus - minus sendiri-sendiri dalam hal efektivitasnya sebagai pagaran gaib dan dalam hal pengaruh efek sampingnya entah positif ataupun negatif.



________




   >>  Pagaran Gaib / Proteksi Diri 2










 


Comments