https://sites.google.com/site/thomchrists/dunia-gaib-mahluk-halus/obrolan-santai-ramalan/Senja%202.jpg

Ngobrol Santai


Ramalan  

 

Halaman ini berisi ringkasan dan editan tanya jawab Penulis dengan para pembaca tentang dunia gaib.
Mudah-mudahan berguna untuk menambah pengetahuan dan hiburan.


_______



 A :  
Selamat Siang mas, saya mempunyai beberapa pengalaman tentang ramalan,
1.Dulu Ada seseorang yg pernah mengatakan kpd ibu saya bahwa adik ibu saya itu dimasa yg akan datang akan menyusahkan ibu saya, wkt itu ibu saya tdk mau ambil pusing & tdk percaya karena bagaimanapun itu adiknya sendiri, mau menyusahkan ataupun tidak, ibu saya tetap mempunyai tanggung jawab kpd adiknya. dan setelah berjalannya waktu akhirnya ramalan itu terbukti krn dr awal bibi saya menikah sampai sekarang mempunyai anak 9 ttp saja menyusahkan ibu saya.

2.Ada seseorang yg pernah berkata kpd saya bahwa jangan pernah mempercayakan soal keuangan kpd si A, krn si A ini orangnya egois, ingin menang sendiri, dll. tp wkt itu saya tdk percaya dan akhirnya saya mempercayakan hal" yg barbau uang kepada si A, tp ujung"nya perkataan orang itu terbukti bahwa si A itu membuat saya merasa dirugikan.

3. Seseorang jg pernah bilang pada saya bahwa saya jangan dekat dekat dengan si B karena kalau saya dekat dengan si B maka saya akan terkena sial, karena ada sesuatu yg tidak beres pada diri si B, baik itu dr auranya, kepribadiannya, ilmunya, dll. awalnya saya gk percaya dan merasa tidak tega untuk tidak berhubungan dgn teman saya krn teman saya si B ini sedang kesusahan, dan minimal saya bisa menolong walau sedikit. tapi pada akhirnya perkataan seseorang itu terbukti bahwa saya mulai banyak mendapat kesialan/musibah setelah berteman dekat dengan si B, baik itu sesuatu yg disebabkan si B secara lgsg ataupun tdk langsung.

dari pengalaman" saya itu saya jadi berfikir apakah ketika ada seseorang yg mempunyai kemampuan meramal memberitahukan sesuatu kepada kita, itu berarti kejadian itu pasti akan terjadi dan kita tidak bisa mengelak dr ramalan yg dia ucapkan, seakan - akan si orang yg meramal kita itu secara tidak langsung memberitahu kepada kita supaya kita mempersiapkan mental, pikiran jiwa dan raga kita untuk menghadapi kejadian yg akan menimpa kita...
ataukah kejadian yg akan terjadi itu bisa kita hindari dengan mengikuti nasehat dari orang yg meramal tsb ??

Soalnya saya diberi saran oleh seseorang untuk memutuskan kontak sama sekali dengan teman saya si B agar saya terhindar dr sial yg dibawa si B, orang itu bilang bahwa tidak bertemu dengan si B itu jauh lebih baik untuk saya. saya bingung antara memilih ingin menghindari sial ataukan memilih rasa tidak tegaan saya untuk berteman dgn si B,
Bagaimana menurut pendapat mas ??
Terimakasih sebelumnya...

 T :  
Secara positif, siapapun yang mengatakannya, adanya ramalan / petunjuk tujuannya adalah untuk menjadi bahan kita mengoptimalkan sisi positifnya dan meminimalisir akibat negatifnya.

Jadi semua perkataan orang lain itu seharusnya menjadi bahan untuk anda mawas diri.
Anda sendiri yang harus mencaritahu kebenarannya. Jangan bulat2 percaya kpd perkataan orang lain.

Petunjuk tentang sesuatu yang baik bisa anda jadikan pemacu motivasi, tapi harus tetap hati2 menjalankannya.
Petunjuk tentang sesuatu yang tidak baik seharusnya anda jadikan bahan untuk berhati-hati. Kalau perlu anda tambahkan usaha untuk memproteksi diri anda sendiri jangan sampai anda benar2 terjebak di dalam kesulitan. Hindari, jaga jarak atas sesuatu yang bisa mendatangkan masalah.

Anda harus bisa kritis dan objektif menilai suatu keadaan, jangan semuanya disikapi dengan perasaan. Dan kalau memang ada sesuatu yang seharusnya anda berhati2, sebaiknya anda menjaga jarak.


_______



 A :   Mau tanya pak .....
        Sebenarnya bagaimana cara kerja Hongshui?
        Apakah melibatkan makhluk halus dalam menerapkan Hongshui?

 T :   Sepemahaman saya, secara umum hongshui dipelajari secara logis berdasarkan pengetahuan tentang
        sifat2 energi manusia, hewan, tumbuhan dan alam, dan pengaruhnya terhadap kehidupan manusia.
        Memang ada juga paranormal yg mengkombinasikannya dgn doa2 dan amalan gaib, tetapi secara umum
        hongshui adalah bersifat logis, bukan klenik.

        Secara umum diketahui bhw kondisi alam tertentu dan pada saat2 tertentu (hari / bulan tertentu) kondisi
        alam memberikan pengaruh thd kepribadian, psikologis, maupun fisik biologis manusia. Selain pengaruh
        yg mendasar thd kepribadian manusia (hari kelahiran), juga berpengaruh thd jalan kehidupan manusia
        sehari2nya, terutama berpengaruh thd peruntungan / hoki dan kesehatan. Selain itu tata letak bangunan,
        pohon, gunung / bukit, sungai, laut, dsb juga diketahui memberikan pengaruh besar thd kehidupan
        manusia.

        Secara umum yg paling banyak dilakukan dalam hongshui adalah memodifikasi tata letak bangunan dan
        isinya dan pemilihan lokasi bangunan, karena itulah yg paling mudah dilakukan dan yg paling mudah
        dirubah2 untuk memberikan pengaruh yg positif dan menghindarkan yg memberikan pengaruh negatif.
        Sesudah itu masing2 individunya  "diruwat" untuk menghilangkan kesulitan2 bawaan lahir dan untuk
        melapangkan jalan hidupnya kedepan.

        Kira2 begitu cara kerjanya. Semuanya dilakukan secara logis dan bisa dipelajari secara logis.


 B :   Ada orang tua yang berkata bahwa anak cucu / keturunan harus memperhatikan tata letak makam
        leluhur mereka, yang katanya apabila tata letak makam leluhur tersebut letaknya 'bagus' akan dapat
        mempengaruhi kesuksesan anak cucu / keturunan. Karena itu banyak orang Tionghoa sengaja
        mendatangkan ahli hongsui untuk menentukan tata letak makam. Terkadang ada pula yg membongkar
        makam leluhurnya dan mengganti tata letak makamnya apabila dari sisi hongsui makamnya dilihat masih
        kurang sesuai.
        Apakah pandangan itu benar, Pak?
        Jika benar, apa pandangan dari Bapak mengenai hal ini?

 T :  
Secara spiritual itu benar, tapi tidak 100% benar, artinya efek kegaibannya tidak semuanya pasti terjadi
        pada semua orang sesuai teorinya.

        Teori dasar dari fengshui / hongshui adalah kepercayaan bahwa segala sesuatu di alam ini mempunyai
        energi / chi yg bersifat alami. Jadi kondisi alam, bangunan alam, benda2, bangunan manusia, tubuh
        manusia, pohon, hewan dan mahluk halus, semuanya mengandung energi. Di dalam fengshui diusahakan
        keselarasannya supaya semua energi2 itu bersifat positif bagi manusia.

        Secara spiritual, roh2 leluhur mempunyai kaitan yg erat dgn jalan kehidupan manusia keturunannya,
        misalnya berpengaruh thd jalan kerejekian dan jodoh. Termasuk hubungan anak dan orang tuanya,
        yg bersifat restu akan memperlancar jalan hidup anak2nya atau yg bersifat kejengkelan dan sakit hati
        bisa membebani jalan hidup anak2nya.

        Kaitannya adalah pada adanya ikatan sukma antara seseorang dgn keturunannya atau dgn leluhurnya.
        Orang2 yg dekat dgn orang tuanya dan hubungannya baik biasanya dalam kehidupannya tidak banyak
        kegalauan dan jalan hidupnya ringan. Tetapi orang2 yg tidak dekat dgn orang tuanya atau hubungannya
        tidak baik biasanya akan banyak merasakan batinnya kosong dan hampa dan hidupnya lebih banyak
        halangannya.

        Karena itu perlu adanya kedekatan dgn orang tua dan para leluhur untuk mengurangi hambatan / kesulitan
        hidup yg terkait dgn sukma dan roh leluhur, dan memintakan restunya spy jalan hidup kita lebih lancar
        dan lapang.

        Hubungannya dgn makam leluhur adalah untuk membentuk chi makam yg baik, shg orang2 yg merasa
        dekat dgn orang yg dimakamkan dan sering berziarah akan bisa mendapatkan chi yg baik yg akan
        berpengaruh kpd sukmanya.

        Tetapi chi yg baik tsb mungkin tidak akan didapatkan dan tidak berpengaruh positif kpd sukma orang2 yg
        tidak merasa dekat dgn orang yg dimakamkan dan yg tidak sering berziarah.

        Walaupun mungkin sukma dari orang2 yg sudah meninggal tidak berada di makamnya, tetapi biasanya
        ada keterkaitan batin antara sukmanya dgn tubuhnya yg dimakamkan, shg secara kegaiban akan ada
        hubungan antara : makam <--> sukma orang yg sdh meninggal <--> sukma manusia yg masih hidup.

        Makam yg posisinya di dataran tinggi akan lebih baik chi-nya daripada makam yg berada di dataran
        rendah, apalagi dibanding makam yg sering kebanjiran atau terendam genangan air (selain menjadi
        beraura jelek / negatif, juga dapat memberikan chi yg tidak baik untuk kesehatan / psikologis / kerejekian
        keturunannya).

        Jadi secara teori sudah benar, tapi mungkin efek kegaiban dari chi yg positif itu tidak begitu saja pasti
        diterima oleh keturunannya dgn hanya sebatas membangun makamnya saja tanpa adanya kedekatan
        rasa dan tidak pernah berziarah, tapi dgn memperbaiki chi dari makam tsb setidaknya bisa meminimalisir
        adanya pengaruh negatif dari makam yg chi-nya kurang baik.


 A :   Mau bertanya.
        Apakah pemilihan nama sebuah toko berpengaruh kepada bagus atau tidaknya energi yang dipancarkan
        dari toko tersebut?  Dengan kata lain juga berpengaruh kepada ingin atau tidaknya orang datang
        berbelanja ke toko itu?

 T :   Nama orang, nama toko, nama perusahaan, nama bus, dsb, semuanya mengandung kegaiban sendiri2.
        Karena itulah ada kejadian orang yg "tidak kuat membawa nama" -nya sendiri shg harus diruwat.
        Karena itulah dalam memberi nama anak, toko, perusahaan, dsb, harus hati2, jangan sampai "keberatan"
        nama. Tapi saya tidak bisa memberikan patokan mana nama2 yg hoki dan mana nama2 yg "berat".

        Sebagai patokan umum sebaiknya memberikan nama toko yg berhubungan dgn kerejekian, kesuburan,
        kemakmuran, dsb, tapi juga jangan terlalu "tinggi" atau terlalu "muluk", jangan sampai malah keberatan
        nama.

        Begitu juga dgn warna, ada auranya sendiri2.
        Warna hijau fosfor auranya baik untuk menarik kerejekian.
        Warna hijau gelap atau hijau daun baik untuk perusahaan yg sdh mapan.
        Warna hijau bersifat teduh, menjauhkan "panas" dan masalah.

        Warna merah (atau ada campuran warna merah) bersifat memberikan semangat, tetapi juga dapat
        mendatangkan masalah, dari luar maupun dari dalam, berpotensi mendatangkan suasana "panas" dan
        kerusuhan.

        Pemberian warna ini dominan berlaku untuk warna logo atau warna dasar lambang toko / perusahaan.


 A :   Saya ada pertanyaan, Pak.
        Apakah model bangunan berpengaruh kepada energi yang ada dan dipancarkan di tempat usaha itu?
        Contoh : energi pada bangunan tempat usaha bertingkat (ruko), atau energi pada tempat usaha tidak
        bertingkat (model rumah biasa). Karena saya amati, tempat usaha dengan model rumah biasa, seringnya
        lebih ramai daripada tempat usaha model ruko (tingkat).
        Jadi saya ingin tahu, Pak, apakah perbedaan model bangunan turut mempengaruhi energi yang
        dipancarkan di tempat itu, Pak?

 T :   Bentuk bangunan spt ruko memang kurang cocok untuk tempat jualan. Bentuk tembok tinggi dan
        tiang2nya akan membuat suasana kaku dan tidak nyaman. Mungkin akan lebih baik kalau ruangannya
        luas dan langit2nya tinggi. Tapi kalau ruangannya sempit dan langit2nya rendah akan menimbulkan
        suasana kaku, tidak santai dan tidak nyaman.

        Dalam memilih bentuk bangunan untuk jualan sebaiknya dgn cara kita seolah2 datang sbg pembeli,
        nantinya kita akan bisa menilai bentuk bangunan dan ruangan spt apa yg membuat orang nyaman untuk
        datang. Ini adalah cara menilai berdasarkan psikologis customer.
        Bisa juga kita meniru bentuk bangunan dan lingkungan dari sebuah toko / warung / restoran lain yg
        membuat kita nyaman untuk berkunjung dan berbelanja.

        Bentuk bangunan, isi ruangan dan kondisi lingkungan bangunan bisa berpengaruh secara psikologis, tapi
        juga bisa berpengaruh secara fisik. Itu juga yg dipelajari dalam fengshui. Yang berhubungan dgn tempat
        usaha biasanya adalah membuat kondisi dan suasana yg membuat psikologis customer senang dan
        nyaman untuk datang dan berbelanja.


________



 A :     Menurut hemat Bapak, apakah setiap pengusaha sukses pasti memiliki pegangan ghaib / bantuan dari
segala sesuatu berbau ghaib untuk membantu meroketkan usahanya?
Atau mungkin ada juga yg tidak menggunakannya tetapi bisa sukses besar dalam berusaha?

 J :     Ya ... memang banyak orang yg sukses, selain karena hasil usaha kerja kerasnya dan keberuntungan,
ada juga yang menggunakan bantuan konsultan, spiritualis atau hal-hal yang berbau gaib, tetapi diluar itu sebagian besar memang sudah menjadi suratan alam, bisa dibaca pada garis tangannya.

Tapi yg namanya kesuksesan itu memang harus diusahakan, berbagai macam caranya, terutama
tujuannya adalah untuk menciptakan keberuntungan dan melapangkan jalan usaha dan membersihkan halangan, sebagian dengan kerja keras dan memanfaatkan koneksi, sebagian secara logis berinvestasi, sebagian lagi ada yang dengan bantuan cara spiritual, misalnya fengshui, pembersihan gaib tempat usaha dan menghidupkan auranya, ruwatan diri dan tempat usaha, sampai memanfaatkan benda gaib dan khodam prewangan.

Tapi secara umum jalannya hidup manusia sudah ada suratannya, dan kesuksesan dan keberuntungan seseorang sebenarnya juga bukan murni hasil kerja kerasnya, karena sebenarnya sudah menjadi suratan / takdir, hanya saja caranya dan jalan yang ditempuhnya berbeda-beda.


 A :     Apakah yg mempengaruhi baik / buruknya takdir seseorang, Pak?
Apakah ada hubungan dengan yg telah ditanam oleh leluhur dahulu?
(Tanam baik, berbuah baik. Tanam buruk, berbuah buruk)

Dan apakah keberuntungan dan kesuksesan tidak bisa diciptakan sendiri, Pak?
misalnya dengan bantuan benda bertuah / ghaib

 J :     Apakah yg mempengaruhi baik / buruknya takdir seseorang, Pak?
Apakah ada hubungan dengan yg telah ditanam oleh leluhur dahulu?
(Tanam baik, berbuah baik. Tanam buruk, berbuah buruk)

Apa yg saya sampaikan ini harus dipandang secara spiritual, jangan secara harfiah, nanti salah paham.

Jalan hidup seseorang memang ada hubungannya dengan orang tua dan para leluhurnya. Saya juga sebenarnya sebelumnya sudah punya rencana menulis tentang itu, rejeki, nasib, suratan, takdir, jodoh, reinkarnasi, dsb, yg sebenarnya sudah ada suratannya bahkan sebelum manusia itu lahir, sehingga semuanya bisa diramalkan oleh orang2 yg bisa meramal, tapi masih mikir2, soalnya sifatnya sensitif, apalagi kalau dipandang secara agama.

Kesuksesan, keterpurukan, keberuntungan dan kesulitan hidup banyak yg bersifat suratan alam. Tetapi biasanya yg menjadi suratan adalah waktu kejadiannya, bukan bentuk kejadian / perbuatan seseorang.

Misalnya seseorang ditakdirkan meninggal bulan depan, maka yg menjadi takdirnya adalah waktu kematiannya, bukan bentuk kematiannya apakah karena sakit, kecelakaan, dsb.

Juga tentang kekayaan, yg ditakdirkan adalah kekayaannya, mengenai apa saja perbuatannya untuk menjadi kaya, apakah menjadi pengusaha, pegawai, petani, peternak, korupsi, perampok, pesugihan, dsb, itu adalah jalan hidup, perbuatan dan tanggung jawab orang ybs.

Tetapi dengan perbuatannya manusia bisa menambah / mengurangi kesuksesan dan keberuntungannya, dan dengan perbuatannya juga manusia bisa mengurangi / memperparah kesulitan dan keterpurukannya.
Karena itu pada garis tangan seseorang selalu ada garis putus2, cabang2 atau persilangan dan garis tangan yang kanan dengan yang kiri tidak persis sama.


Apakah keberuntungan dan kesuksesan tidak bisa diciptakan sendiri ?

Yang disebut keberuntungan dan kesuksesan seringkali bersifat suratan / takdir.
Tetapi jalan menuju kesuksesan itu yang harus dicermati dan bisa dipelajari.
Jalan menuju kesuksesan dimulai dari usaha untuk "menciptakan" keberuntungan, jalannya macam2, baik secara logis maupun spiritual, dan berusaha memanfaatkannya ketika ada peluang / keberuntungan, jangan sampai lewat begitu saja, dan menjaga supaya keberuntungan tidak berbalik menjadi kesulitan.

Peluang dan keberuntungan itu awalnya berasal dari kondisi kelahirannya, seperti hari dan tanggal kelahirannya, yg mempengaruhi keberuntungan masing2 orang.

Peluang dan keberuntungan itu awalnya juga ada yg karena lahir dalam keluarga mampu, keluarga pengusaha, atau ada yg menawari kerja atau kerja sama, atau ada koneksi usaha, kenalan, dsb, yg keberuntungan itu asalnya datangnya dari luar, bukan hasil usahanya menciptakan keadaan itu. 

Selanjutnya tergantung kemampuan masing2 orang untuk memanfaatkan peluang dan keberuntungan, jangan sampai ada yg lewat.

Selain itu keberuntungan juga harus diusahakan sendiri, dengan kerja keras, membangun usaha dan koneksi usaha, hubungan sosial, termasuk dengan cara2 gaib dan spiritual.

Kesulitan ada juga yg bersifat "given", seperti bawaan dari hari kelahiran, lahir di keluarga miskin, lahir di keluarga yg selalu bertengkar, dan kesialan yg dibawa oleh orang lain, yg semua kesulitan itu tidak berasal dari akibat perbuatan si manusia itu sendiri.
Selain itu ada juga kesulitan sebagai akibat / resiko dari perbuatan si manusia sendiri atau akibat dari perbuatan orang lain.

Semua yg bersifat given itu bisa dirasakan dan bisa diperbandingkan, shg seseorang bisa merasakan bhw hidupnya lebih banyak keberuntungan drpd orang lain, atau lebih banyak kesulitan drpd orang lain. Karena itu banyak orang yg berusaha meruwat diri untuk membuang kesulitan2 bawaan lahir dan untuk melapangkan jalannya ke depan.

Yg penting adalah menjaga keberuntungan, jangan sampai menjadi kesulitan, dan jangan melakukan perbuatan yang mendatangkan kesulitan. Dengan usaha dan kehati-hatian seperti itu orang juga bisa sukses, tapi tetap saja tingkat kesuksesannya tidak seperti orang2 yg sejak awalnya memang sudah ditakdirkan sukses.

Bagi yg merasa hidupnya banyak kesulitan dan tidak sukses sebaiknya jangan berkecil hati.
Secara spiritual dan kegaiban Tuhan sudah memberikan berkatnya kepada dunia. Kalau kita bisa mendekatkan diri kepada Tuhan (bukan kpd agama), kita juga bisa mendapatkan berkatnya untuk sukses.

Tapi kebanyakan manusia hanya memandang secara duniawi saja, sehingga seringkali manusia hanya mengejar keberuntungan dan kesuksesan saja dengan berbagai cara, tidak menyadari bahwa itu hanyalah bersifat sementara, yg sebenarnya adalah jalannya seseorang hidup yang akan menunjukkan apakah seseorang nantinya akan mulia di mata Tuhan, karena semakin banyak seseorang diberi, semakin banyak daripadanya akan dituntut.

Peribahasa jawa bilang : urip iku mung mampir ngumbe thok.

 A :     Kemaren bapak pernah bilang bahwa jalan hidup seseorang sudah ada garis tangan.
Jika ada orang yg garis tangannya ditakdirkan tidak bisa sukses, apakah garis tangan tersebut tidak bisa dipatahkan dgn cara kerja keras?
Dan ada sebuah lagu taiwan yg salah satu kalimatnya berbunyi demikian: jika ada orang sukses, itu karena 70% kerja keras, dan sisanya 30% dari Tuhan.
Bagaimana pendapat Bapak?

 J :     Harus dipahami bahwa segala macam bentuk ramalan harus disikapi secara positif, jangan ditanggapi
secara negatif.

Misalnya ada yg meramalkan bhw si A tidak bisa kaya, jangan kemudian si A menjadi patah semangat shg merusak jalan hidupnya yg justru menegaskan bhw dgn sikapnya yg seperti dia tidak akan bisa kaya.
Misalnya juga ada yg meramalkan si B nantinya akan kaya raya, jangan karena ramalan itu kemudian si B santai2 saja, karena yakin nantinya akan kaya dengan sendirinya, shg malah melepaskan banyak peluang mjd kaya.

Garis tangan tidak dimaksudkan sbg pembatas / penentu kehidupan seseorang, tetapi sbg "bocoran" rahasia spy manusia bisa memperbaiki kehidupannya. Segala macam ramalan, termasuk garis tangan, secara positif bermanfaat untuk mengetahui kelebihan, kelemahan dan kesulitan / halangan masing2 orang, sehingga orangnya akan termotivasi untuk meningkatkan apa yg menjadi kelebihannya, memperbaiki kelemahan2nya dan akan berusaha cermat untuk tidak terjebak dalam kesulitan.

Secara alami, orang2 yg ber"bakat" sukses dan tidak sukses kelihatan dari perilaku dan kehidupannya sehari2.

Orang2 yg ber"bakat" sukses biasanya terlihat dari perilakunya yg rajin bekerja, bersikap optimis dan "getol" mengejar peluang kesempatan yg lebih baik, apa saja akan dilakukannya untuk mengejar ambisi, semangatnya kuat dan ambisinya tinggi.

Orang2 yg ber"bakat" tidak sukses atau biasa2 saja juga terlihat dari perilakunya yg kurang rajin bekerja, inginnya kerja santai tapi maunya bayarannya besar, kurang optimis dan kurang "getol" mengejar peluang kesempatan yg lebih baik, lebih banyak menahan diri daripada mengejar ambisi, semangatnya kurang kuat dan ambisinya biasa saja.

Masing2 perilaku dan perbuatan manusia mendatangkan keberuntungan dan mengakibatkan kesulitan sendiri2.

Selain itu ada keberuntungan / peluang dan hambatan / kesulitan yg berasal dari luar yg bukan sbg akibat perbuatan si manusia.

Secara alami, kalau dibiarkan saja apa adanya, biasanya kehidupan si manusia akan sejalan dgn suratan garis tangannya, karena garis tangan itu menggambarkan jalan kehidupan dan "hasil akhir" yg dicapai oleh manusia ybs.

Tetapi kalau si manusia menyikapi dengan benar bocoran rahasia kehidupannya, dia bisa mengambil sikap untuk memperbaiki jalan hidupnya. Karena itulah, walaupun mirip, tetapi gambar garis di tangan kanan tidak persis sama dgn di tangan kiri.

Ramalan garis tangan itu membantu memprediksi adanya keberuntungan dan kesulitan tersebut dan memprediksi waktu terjadinya, shg manusia ybs bisa mengambil sikap yg semestinya, jangan sampai ada keberuntungan yg terlewatkan dan jangan sampai terjebak dalam kesulitan.

Jadi, garis tangan tidak dimaksudkan sbg pembatas / penentu kehidupan seseorang, tetapi sbg "bocoran" rahasia spy manusia bisa memperbaiki kehidupannya.

Dan pengertian kerja keras dan keberuntungan / kesulitan jangan dipahami secara sempit sbg sesuatu yg berdiri sendiri2 shg bisa diukur nilainya, karena sebenarnya kerja keras dan keberuntungan / kesulitan itu adalah satu kesatuan dalam kehidupan manusia, satu kesatuan yg mengisi semua usaha dan kehidupan manusia seiring berjalannya waktu yg dilalui manusia.
Kerja keras dan keberuntungan / kesulitan itu adalah satu kesatuan yg menentukan sebaik apa manusia menjalani hidupnya.

Garis tangan tidak dimaksudkan sbg pembatas / penentu kehidupan seseorang, shg tidak perlu dicari cara untuk mematahkan ramalan garis tangan, tetapi sbg "bocoran" rahasia spy manusia bisa memperbaiki kehidupannya.


______



 B :     Mas mau nanya ttg garis tangan, apakah garis tanganku menuliskan di usia kapan saya bisa berhasil
dalam karir dan finansial? siapa yang ahli meramal jitu yang mas tahu ?

Kalau orang berilmu melihat saya apa sajakah yg dilihatnya ?
Mengapa kebanyakan mengatakan bahwa saya punya bakat besar jadi paranormal, apa mas lihat itu juga? Apa yg mereka lihat ya mas?
Mengapa seorang bapak bahkan mengatakan jika saya menyatu dgn roh saya maka saya akan menjadi kuat sekali, apa maksudnya itu mas?

 J :     Sebenarnya dari garis tangan anda bisa diketahui juga sejarah hidup anda dan masa depan anda,
tapi saya kurang ahli. Ada banyak paranormal yg bisa membaca garis tangan, tapi apakah mereka mau menjelaskan sampai sedetil-detilnya, itu yg kita belum tahu, karena mereka masing2 juga mempunyai kaidah kepantasan sendiri2.

Mengenai bakat seseorang mjd paranormal, secara umum orang melihat dari sisi si manusianya sendiri, apakah punya interest dan pemahaman ke arah itu, dan melihat juga dukungan dari pihak lain yg membantu si manusia mjd paranormal, misalnya khodam pendamping atau roh2 para leluhurnya.

Secara umum orang yg bisa melihat gaib dapat melihat adanya dukungan dari roh2 leluhur anda, sehingga dikatakan anda punya potensi besar untuk mjd paranormal. Tetapi selanjutnya, apakah benar anda bisa mjd paranormal tergantung anda sendiri, apakah anda mempunyai pemahaman tentang keilmuan gaib dan kegaiban dan apakah bisa membuka diri / rasa thd dukungan para leluhur.


______


 A :     Selamat malam Pak
Saya mau bertanya, dulu Bapak pernah bilang bahwa nasib atau takdir seseorang telah ditentukan jauh sebelum ia dilahirkan.
Terkadang, ada segelintir orang yang pergi ke peramal minta diramalkan nasibnya.
Akan tetapi sering pula dijumpai bahwa tidak semuanya terjadi sesuai apa yang diramalkan.
Apakah itu terjadi karena kemampuan peramalnya yang tidak seberapa hebat, Pak?
Ataukah takdir sekali-kali juga dapat berubah, Pak?

 J :     Sebenarnya saya tidak ingin bicara istilah takdir, karena itu adalah dogma dalam dunia agama.
Sebenarnya saya juga tidak pernah bermaksud mengatakan bhw nasib atau takdir seseorang telah ditentukan jauh sebelum ia dilahirkan. Tapi untuk mengungkapkannya dgn kata2 agak susah.

Sebenarnya bukannya sudah ditentukan, tapi ada jalan hidup atau garis hidup seseorang yg bisa dibaca.
Jadi bukannya sudah ditentukan, karena bagaimana seseorang akan menjalani hidupnya adalah keputusan orang itu sendiri, tetapi ada jalan hidup atau garis hidupnya yg bisa dibaca
(ada suratan alamnya).

Karena itu gambar garis tangan di kiri dan kanan walaupun mirip, tapi tidak persis sama.
Itu juga menggambarkan apakah seseorang akan biasa2 saja dalam menjalani hidupnya, ataukah di suatu titik dalam hidupnya ia melakukan suatu perubahan.

Ada juga orang2 yg jalan hidupnya berubah setelah Tuhan atau Dewa "turun tangan", yg mengangkat atau menjatuhkan kehidupan seseorang.
Ada juga orang jaman sekarang yg hidupnya diangkat oleh Dewi Sri, walaupun tentang itu tidak ada orang yg mengetahuinya.

Jadi kalau ada ramalan yg meleset, mungkin saja ramalannya yg kurang jitu, tapi bisa jadi mungkin ada perubahan2 atau ada tangan2 gaib yg menyebabkan ramalannya mjd tidak tepat.

 A :     Wah ternyata begitu yah, Pak

Mengenai sosok Dewi Sri, apakah Beliau merupakan sosok yang sama dengan Dewi Rezeki / Dewi Kesuburan, Pak?
Saya juga pernah mendengar bahwa Dewi Sri adalah sosok yang dikenal oleh bangsa tionghoa sebagai Dewi Kwan Im, apakah benar Pak?

Dan kemudian, apa yang dilakukan seseorang sehingga hidupnya diangkat oleh Dewi Sri ini Pak?

Terima kasih sebelumnya yah, Pak.

 J :     Dewi Sri tidak sama dgn Dewi Kuan Im.
Di Jawa sebutannya Dewi Sri, Dewi Kesuburan, tapi di India ada namanya sendiri, tapi saya lupa.

Orang itu tidak melakukan apa2, itu adalah kemurahan yg diberikan kepadanya.
Mungkin Dewi Sri punya misi spy kehidupan mjd lebih hidup.
Mudah2an orangnya tidak terbawa hasrat tamak dan sombong, jangan sampai kemurahan itu dicabut kembali.

 A :     Baik, Pak
Terima kasih atas jawabannya,
Sudah menambah pemahaman saya tentang hal ini.

Terima kasih banyak, Pak
Selamat malam.


 A :     Selamat siang, Pak.
Menyambung pertanyaan saya tentang garis tangan.
Sekarang ini di Jepang dan Korea, ada operasi yang sedang digandrungi.
Operasinya adalah operasi koreksi garis tangan.

Sebelumnya, pasien yang ingin menjalani prosedur operasi, 'dibacakan' dahulu garis tangannya.
Kemudian, apabila didapati ada garis-garis tangan yang menunjukkan hambatan atau halangan yang berdampak kurang baik untuk kehidupan dan perolehan rezeki pasien, maka garis-garis inilah yang nantinya akan dibetulkan.

Apakah cara ini bisa berhasil, Pak?

 J :     Sebenarnya di indonesia juga sudah pernah ada operasi merubah garis tangan,
ada yg kemudian jalan hidupnya berubah, mungkin ada juga yg tidak
kalaupun jalan hidupnya berubah, kita belum tahu berubahnya itu apakah karena garis tangannya dirubah, ataukah ada sebab lain yg merubah jalan hidup orangnya
setidaknya dgn sudah berupaya merubah garis tangannya orangnya sendiri menjadi termotivasi untuk memperbaiki jalan hidupnya sendiri.
terima kasih


_____



 A :     Selamat siang, Pak.
Saya ingin bertanya mengenai ramal nasib.
Ramal nasib disebut "kwamia" oleh orang Tionghoa.
Ada seorang ahli kwamia bernama Harun Yusuf yang sudah bertobat dan masuk Kristen, menceritakan pengalamannya selama menjadi ahli ramal nasib.
Apakah memang benar adanya bahwa praktek ramal nasib ini sesuai dengan yang diceritakannya, Pak?
Cuplikannya sbb :

TANYA:
Benarkah seseorang yang datang minta dikwamia, rohnya sudah dikuasai terlebih dulu ?

JAWAB:
Ya, benar. Rohnya sudah berada di dalam cengkeraman roh yang saya pelihara. Sejak itu roh pasien harus tunduk pada roh saya apapun yang saya perintahkan. Misalnya saya ramalkan bahwa orang itu akan bercerai, maka rohnya tunduk 100% dan dia pasti akan bercerai! Padahal sebenarnya belum tentu ia akan bercerai. Roh kamilah yang justru menakdirkan, merencanakan semuanya itu. Ini, yang saya pikir paling tepat. Makanya, tukang kwamia yang makin jitu, makin berbahaya, berarti yang dipeliharanya makin hebat. Bekingnya makin hebat.


TANYA:
Kalau begitu, kutukan itu datangnya justru dari si tukang kwamia kepada si pasien?

JAWAB: Ya, betul, secara tak sadar, ya! Saya dipakai oleh roh yang ada dalam diri saya untuk mengutuk manusia atau pasien yang datang ! Dengan begitu setiap pasien berada dalam cengkraman kami. Melalui mulut kami, tukang kwamia keluar kutukan-kutukan yang harus dijalankan secara tak sadar oleh si roh pasien itu.
Misalnya, jika dikutuk bahwa tahun depan ia akan disikat orang perusahaannya, biar bagaimana hati-hatipun perusahaannya pasti akan disikat orang lain. Mengapa? Karena rohnya sudah sepenuhnya tunduk kepada roh kami si tukang kwamia !

TANYA:
Bagaimana pandangan Bapak jika ada orang Kristen yang masih datang untuk dikwamia atau diramalkan kehidupannya?

JAWAB: Orang Kristen yang pergi ke tukang kwamia? Oh, banyak. Banyak sekali. Dulu, sebelum saya bertobat, sudah bukan rahasia lagi jika diantara sekian banyak pasien saya, banyak yang beragama Kristen. Cuma, setelah saya bertobat, saya ingin memberitahukan kepada mereka untuk menghentikan hal tersebut. Sebab, jika masih tetap percaya atau pergi ke tukang kwamia, nasib mereka sudah tak ada di tangan Tuhan lagi. Ia harus tunduk atau menuruti kepada ramalan-ramalan yang dia pegang.
Setelah saya bertobat, saya membaca firman Tuhan dalam Roma 6:16 : Kepada siapa kita taat, kita menjadi hambanya. Nah, jika orang Kristen masih pergi dan percaya pada tukang kwamia, ia menjadi hamba dari roh tukang kwamia.
Menjadi hamba roh tukang kwamia pasti ada imbalan atau tumbal yang harus dibayar. Ingin diramal baik, sudah tentu tak gratis. Jadi, harus ada bayarannya dan bayarannya mahal yaitu nyawa salah seorang keluarga kita. Seperti yang dulu pernah saya alami, dua anak saya meninggal dunia.

Berikut di atas adalah penuturan dari ahli ramal nasib / kwamia yang saya kutip dari kesaksiannya.
Apakah praktek ramal memang demikian cara kerjanya, Pak?

 J :   
Iya saya sudah baca sebagian tulisan tentang kesaksian Harun Yusuf di internet, tentang kwarnia dan hongshui.
Walaupun saya belum tahu persis praktek kwarnia / ramalan seperti apa yg dulu dijalankannya, tapi saya nilai kesaksiannya tentang ramal-meramal itu ada benarnya, tidak mutlak benar, tetapi ada benarnya.

Secara umum praktek ramal-meramal di seluruh dunia ada dalam 2 kategori besar, yaitu :
1. Ramal-meramal murni.
2. Ramal-meramal dgn rekayasa kejadian.

Dalam kategori yg pertama, yaitu ramal-meramal yg murni, prakteknya murni hanya melihat / meramal kejadiannya, entah pada masa sekarang, masa lalu, ataupun pada masa depan. Dengan cara ini orang yg praktek ramal-meramal itu hanya membacakan saja kejadiannya, tidak ada tindakan langsung dari orangnya untuk merekayasa kejadian, hanya memberikan masukan saja untuk hasil yg positif.

Dalam kategori yg kedua, yaitu ramal-meramal dgn rekayasa kejadian, pada prakteknya orangnya tidak hanya membacakan kejadiannya, tetapi juga ada tindakan langsung ataupun tidak langsung dari orangnya untuk merekayasa kejadian, bukan sekedar memberikan masukan dan ramalan.

Untuk merekayasa kejadian itu ada yg menggunakan cara2 yg "polos" tanpa menggunakan kekuatan gaib, seperti merubah tata letak bangunan, merubah nama, warna, dsb.
Dengan cara2 yg polos ini, kadangkala ada ramalan yg meleset, tidak pas atau sering dikatakan ilmunya tidak manjur.

Ada juga orang yg untuk merekayasa kejadian itu menggunakan cara2 yg tidak polos, yaitu menggunakan suatu kekuatan gaib, bisa dgn kebatinan / spiritual atau dgn khodam, walaupun bentuk perbuatannya sama seperti merubah tata letak bangunan, merubah nama, warna, dsb.
Praktek yg umum adalah dgn menggunakan khodam (walaupun orangnya tidak semuanya menyadari bhw ilmunya berkhodam). Dengan ilmu yg berkhodam ini, walaupun ada ramalannya yg meleset, atau sebenarnya tidak tepat, tapi seringkali hasilnya benar terjadi, omongannya manjur karena khodamnya itu bekerja mewujudkan kejadiannya (kecuali ada yg menyebabkan khodamnya itu tidak manjur bekerja).

Dalam kategori yg kedua ini, secara positif orangnya sering disebut konsultan / paranormal / spiritualis, tetapi secara negatif sering disebut dukun.
Perbuatan2 rekayasa yg sifatnya positif secara umum disini sering disebut pelarisan, pengasihan, membuka jalan kerejekian, kepangkatan, mempermudah jodoh, dsb.
Perbuatan2 rekayasa yg sifatnya negatif secara umum disini sering disebut guna-guna atau mengguna-gunai, seperti santet, teluh, pelet, mencelakakan, menutup rejeki, menutup jodoh, dsb.

Jadi seperti yg sebelumnya saya katakan bhw kesaksiannya tentang ramal-meramal itu ada benarnya, tetapi tidak mutlak benar, karena praktek ramal-meramal itu tidak semuanya merekayasa kejadian, ada yg hanya murni membacakan kejadiannya.
Dan yg merekayasa kejadian juga ada yg bersifat "polos", tidak semuanya menggunakan jasa mahluk halus (khodam).

Mengenai anaknya yang mati 2 orang sebagai tumbal praktek ramal-meramalnya, saya nilai sifatnya kondisional, tidak semua orang mengalami yg sama spt beliau.
Apakah semua orang yang praktek ramal-meramal mengalami anak-anaknya mati atau ada anggota keluarganya yg mjd tumbal ?

Dalam tulisan saya yg berjudul  Penggolongan Mahluk Halus  saya ada menuliskan teguran / resiko dari seseorang yg mempunyai khodam.
Mungkin benar ilmu beliau berkhodam, menggunakan jasa mahluk halus / prewangan, tapi beliau tidak mengetahui itu, dan tidak "memelihara" khodamnya itu, shg beliau mendapat "teguran". Mungkin juga khodamnya itu dari golongan hitam.

Jadi kalau beliau menyamaratakan praktek ramal-meramal itu semuanya sbg perbuatan dgn bantuan roh2 peliharaan, atau nantinya pasti ada yg mjd tumbal, saya nilai tidak benar begitu. Tapi karena itu diungkapkannya dalam konteks keimanan agama, saya bisa menghargai.

Mengenai pandangannya dari sisi agama tentang orang2 yang mengandalkan ramal-meramal, secara ketuhanan saya mengamini itu.
Kalau ramalannya hanya untuk hiburan saja, spt ramalan zodiak bulanan, mungkin kadarnya ringan.
Tetapi tidak sepatutnya manusia menggantungkan harapan2nya dan menyandarkan hidupnya kepada ramalan. Itu akan mendatangkan murka Tuhan, karena di mata Tuhan perbuatan itu sama dengan perbuatan berzinah dan berhala.

terima kasih

 A :     Baik, Pak
Terima kasih banyak atas penjelasannya.
Telah menambah wawasan saya.

Sekali lagi terima kasih yah, Pak
Selamat siang.


______



 A :     Tentang eksistensi Sang Pencipta / Tuhan, benarkah ada ? 
Bila ada bagaimana sikapnya di kehidupan ini, apakah bersikap aktif (turun tangan langsung di alam fana ini, misal mengabulkan doa, membuat bencana dsb) ataukah bersikap pasif (mendelegasikan kekuasaanya pada ghaib semacam Dewa-Dewi)

Bagaimanakah tentang karma, apakah hukum tersebut benar ada di alam fana ini...
Apakah karma adalah hukuman Tuhan atas perbuatan2 kita sendiri ?
Bagaimanakah tentang reinkarnasi, apakah memang benar ada ? 
Kalau tidak salah itu dicetuskan oleh Sidharta Sang Budha, dan tentunya sebagai orang yang telah mencapai level keilmuan lahir dan batin serta spiritual yg tinggi, tentunya spiritualis selevel Budha Gautama tidak akan sembarangan memberikan ajaran....

 J :     Tuhan memang ada.
Kalau anda aktif menjalani laku ketuhanan, bukan sekedar menjalani agama, mudah2an anda juga bisa menemukanNya.
Tuhan melakukan segala sesuatu tidak secara langsung, kecuali kpd orang2 dan mahluk halus tertentu.
Untuk manusia Tuhan sudah memberikan berkat kehidupan kpd seluruh dunia.

Karma memang ada, tetapi bukan secara langsung datang dari Tuhan.
Karma lebih banyak terjadi karena hubungan sukma antar manusia, dan antara seseorang dengan leluhurnya, dan karena perbuatan pembalasan dari mahluk halus atas perbuatan2 seseorang.




-------------------




Pertanyaan-pertanyaan tentang ramalan, suratan dan takdir sudah sering diutarakan oleh para pembaca.
Pada kesempatan ini Penulis ingin supaya semua orang mendapatkan pengertian yg benar.

Penulis tidak pernah bermaksud memberikan pengertian bahwa segala sesuatunya terhadap orang per orang sebelumnya sudah ditentukan langsung oleh Tuhan, shg manusia mjd terikat hidupnya tak bisa membuat perubahan, tentang  suratan  dan  takdir  yg oleh kebanyakan orang dianggap sbg sesuatu yg sudah ditentukan Tuhan kpd manusia, tentang lahir, hidup dan mati satu per satu manusia, yg tidak dapat diubah oleh manusia, yg kemudian memunculkan banyak dogma dan doktrin dan pengkultusan tentang suratan dan takdir.

Tuhan tidak secara langsung menentukan orang per orang nantinya akan menjadi apa atau hidupnya akan bagaimana, kecuali hanya kpd orang2 tertentu saja sesuai perkenanNya. Jadi terserah si manusia mau jadi apa dan bagaimana menjalani hidupnya. Tapi Tuhan sudah memberikan berkat kehidupan untuk dunia, sehingga bukan hanya manusia, tapi juga hewan, tumbuhan dan mahluk halus, bisa menerima berkatnya.

Soal hidup manusia ada banyak bocoran rahasia yg bisa diketahui oleh manusia dan mahluk halus, shg bisa diperkirakan bagaimana peruntungannya, kesulitannya, karirnya, rejekinya, umurnya, dsb. Bagi manusia ada yg sifatnya given, ada juga yg adalah efek dari interaksi manusia dalam hidupnya.

Misalnya tentang seseorang, peruntungan, karir dan kekayaan, secara alam rahasianya bisa diketahui sejauh mana yg akan dicapai oleh orang itu, tetapi tentang bagaimana dia menjalani hidupnya, apakah akan menjadi pejabat, pengusaha, perampok, koruptor, dsb, itu terserah si manusia, bukan Tuhan yg menentukan, dan terserah si manusia juga apakah akan menjaga kebersihan dan kelurusan hatinya ataukah akan mengumbar hasrat duniawinya.

Jadi, Tuhan tidak secara langsung menentukan orang per orang nantinya akan menjadi apa atau hidupnya akan bagaimana.

Memang sudah banyak terjadi penyederhanaan sikap berpikir bahwa kisah penciptaan Tuhan atas kehidupan dipandang
hanya sbg kisah penciptaan Tuhan atas manusia dan mahluk hidup lainnya.
Tetapi sesungguhnya di dalam penciptaan itu juga terkandung penciptaan "mekanisme kehidupan" yg kehidupan akan berjalan sendiri tanpa Tuhan harus menghabiskan waktu untuk
menunggui / mengawasi dan melakukan perbuatan2 langsung untuk mengatur jalannya kehidupan satu per satu mahluk.

Mekanisme kehidupan itu mengatur bagaimana kehidupan bisa berjalan dgn sendirinya,
Mekanisme kehidupan itu mengatur bagaimana mekanisme berkembang biak dan berketurunan semua mahluk, sehingga Tuhan tidak harus menunggui orang2 yg sedang bersetubuh, apalagi yg sedang berzinah, apakah terjadi pembuahan ataukah tidak,
juga tidak harus menunggui binatang yg sedang bersetubuh
, apakah terjadi pembuahan ataukah tidak,
Tidak perlu mengatur2 mana saja buah yg harus jatuh dan mana saja buah yg akan tumbuh mjd tumbuhan baru.
Tidak perlu mengatur2 siapa berjodoh dgn siapa, siapa kawin dgn siapa
Tidak perlu mengatur2 siapa lahir mjd anaknya siapa, siapa saja yg lahir kemudian mati
Tidak perlu mengatur2 siapa mati pada umur berapa
Tidak perlu mengatur2 binatang apa mati pada hari apa
Tidak perlu mengatur2 bagaimana manusia menjalani hidupnya
Tidak perlu mengatur2 binatang apa memangsa apa

Di halaman berjudul  Dewa dan Ramalan  ada digambarkan alam kehidupan maya yg adalah gambaran rahasia berjalannya kehidupan. Itulah yg dimaksudkan sbg mekanisme kehidupan yg diciptakan Tuhan, itulah juga sebenarnya yg sering disebut sbg takdir dan suratan hidup, yg sebagian rahasianya dibocorkan shg manusia "merasa" bisa meramal, yg kalau dibiarkan saja berjalan apa adanya maka kehidupan manusia dan semua mahluk akan sama seperti yg tergambar di dalamnya.
M
anusia hanyalah salah satu saja subyek yg ada di dalam mekanisme kehidupan.
Sebagian rahasianya sengaja dibocorkan shg manusia merasa bisa meramal.
 
Jadi, dalam hubungannya dgn takdir dan suratan hidup, bukan berarti segala sesuatunya sudah ditentukan Tuhan sebelum orang per orang lahir. Yang sudah ditentukan adalah terciptanya mekanisme kehidupan, bukan bagaimana orang per orang hidup, menjalani hidup dan matinya. Manusia bisa merubah jalan hidupnya karena manusia hidup sesuai kemauan dan usahanya sendiri. Tuhan tidak secara langsung menentukan orang per orang nantinya akan menjadi apa atau hidupnya akan bagaimana, kecuali kpd orang2 tertentu saja yg Tuhan berkenan.


Dalam kisah penciptaan kehidupan sejak manusia jatuh ke dalam dosa, manusia terlepas dari kesatuannya dgn Tuhan. Manusia menjadi mahluk duniawi, sama dengan mahluk duniawi lainnya.

Sejak manusia jatuh ke dalam dosa, manusia sudah lepas dari kesatuannya dgn Tuhan, dan dgn usahanya sendiri tidak mungkin manusia bisa kembali menyatu dgn Tuhan, baik selama hidupnya di dunia maupun sesudah kematiannya.

Inti dari kepercayaan manusia kpd Tuhan adalah bhw manusia sudah lepas dari kesatuannya dgn Tuhan, karena itu manusia harus berusaha untuk bisa kembali menyatu dgn Tuhan supaya nantinya tidak dibuang ke tempat sampah, tetapi dgn usahanya sendiri manusia tidak mungkin bisa sampai kpd Tuhan, sehingga manusia harus memohon diberikannya Kemurahan Tuhan, supaya Tuhan mau bermurah hati menerima dirinya.

Sejak manusia menjadi mahluk duniawi, sama dengan mahluk duniawi lainnya, maka manusia menjalani hidup bersama dgn mahluk lainnya sesuai mekanisme kehidupan yg sudah tercipta.

Sama seperti semua mahluk lainnya, manusia harus menanggung sendiri semua beban kehidupannya di dunia.
Atas beban hidupnya itu manusia bisa meminta pertolongan Tuhan supaya membukakan jalan hidupnya, menyingkirkan rintangan2 dan meringankan beban hidupnya, tapi jika manusia mendapatkan kesenangan dan kenikmatan hidup, seharusnya ia tidak lupa diri.




---------------










 



Comments