Obrolan Santai 2  

 


Halaman ini berisi ringkasan dan editan tanya jawab Penulis dengan pembaca. Mudah-mudahan berguna untuk menambah pengetahuan.


--------------




 A :    
sore mas, apa kabarnya ?
sudah lama gak buka blognya jadi ketinggalan banyak infonya nih
sesuai email saya terdahulu
saya ingin membahas tentang kerejekian
setelah browsing2 di internet saya menemukan beberapa materi tentang rejeki dan yang paling menarik adalah tentang kantung rejeki yang saya tau selama ini hanya dipelajari di kebudayan tiong hoa
berikut saya kutip materinya :


Rejeki memang dari Allah dan semua orang paham dan setuju akan hal ini..

Tapi bolehkah kalau saya bilang kalau rejeki itu ada tempat "penampungannya di dalam badan" ?

Seperti, ketika Allah memberikan nafas tapi tetap perlu diproses oleh badan melalui organ2 dan berbagai macam hal2 yg rumit sehingga akhirnya kita bisa bernafas dan adapula pembuangan nafas (Allah selalu memakai perantara ketika memberikan sesuatu).

Rejeki itu gaib ketika masih "di tangan Allah", tetapi ketika rizki itu sudah diturunkan ke dunia maka oleh sebagian orang hal tersebut bisa dilihat atau bahkan diambil (dengan memakai ilmu, pengetahuan atau dengan kekuatan). Hal2 inilah yg termasuk oleh iblis dimanfaatkan untuk memberikan rizki kepada manusia2 yg meminta kepada iblis melalui suatu ritual2.

Kantong rizki itu bisa diambil, bisa dirusak, bisa kotor. Adapun hal ini "mungkin" tidak terlalu terpengaruh untuk yg masih tinggal dengan orangtua, tapi anda mungkin akan mengingat tulisan saya ini ketika anda mulai hidup mandiri dan mulai menemui kendala2.

Ketika Allah meletakan rizki ke dalam kantong rizki melalui malaikat2nya, bisa rizki kesehatan, jodoh, uang, ilmu, dll. Untuk mengeluarkan atau mengolah rizki tersebut dituntut untuk usaha atau ikhtiar atau dengan kata lain juga butuh proses. Dan sesungguhnya ketika kita bersyukur maka Allah akan menambah isi di dalam kantong tersebut atau juga memperbesar kantong tersebut.

untuk lebih lengkapnya silahkan mas buka ............

Dari materi tersebut bagaimana pendapat mas?


 J :    
Saya banyak juga membaca keilmuan orang seperti yg dituliskan di internet.
Metode mereka adalah membuka titik2 cakra tubuh yg berhubungan dgn energi kerejekian,
ada juga yg menambahkan pengisian khodam kerejekian di titik2 cakra tsb.
lebih banyak lagi yg memberikan khodam untuk kerejekian ( / pesugihan) dan susuk.

Sebenarnya tujuan dan metode seperti itu bisa juga dilakukan dgn cara kebatinan / spiritual / meditasi.
Sebenarnya kemampuan seperti itu juga sudah intrinsik tercakup di dalam olah kebatinan / spiritual / meditasi.

Kuncinya ada pada olah sugesti, ditambah suatu laku untuk mewujudkan kekuatan bersugesti.

Kalau sudah bisa menjalankan laku olah kebatinan / spiritual / meditasi, lebih mudah kalau langsung bersugesti tubuh kita memancarkan aura energi yg membuka jalan kerejekian kita, bentuknya bisa pengasihan, kewibawaan, penglaris, penundukkan, dsb. Lebih bagus lagi kalau dilakukan dgn sugesti sedulur papat menyatu dgn kita melakukannya bersama2.

Tapi saya memang tidak secara khusus membahas tentang kerejekian ataupun hasrat kejayaan duniawi lainnya, karena yg seperti itu mudah sekali mengundang datangnya mahluk halus gol.hitam, selain kita sendiri bisa menjadi binatang ekonomi. Orang lain mungkin tidak mempermasalahkannya, karena yg penting adalah tujuannya tercapai.

Memang tidak semua laku yg berhubungan dgn kerejekian dan kejayaan duniawi akan mendatangkan khodam gol.hitam, juga tidak berarti khodam yg digunakan pasti adalah gol.hitam, juga tidak pasti nantinya kita akan menjadi binatang ekonomi, tapi karena saya mempunyai kesadaran dan idealisme sendiri, maka saya tidak mengarahkan orang untuk melakukan itu.

terima kasih

 A :    
maaf mas hehehe tidak bermaksud menyentuh idealisme tentang rejekinya :)

iya soalnya rejeki itu kompleks, alangkah baiknya jika sudah puas dengan keadaan yang ada sehingga bisa memikirkan hal lain, tapi di satu sisi terkadang semuanya lebih baik jika berjalan optimal, nah sudut pandang saya adalah yang kedua, sebisa mungkin mengoptimalkan apa yang sudah seharusnya menjadi haknya, namun berusaha sebisa mungkin tidak melebih apa yang haknya

kalau yang lagi nge-trend sekarang adalah teori "the power of giving"
yang aplikasinya dalam kehidupan sekarang berupa sedekah atau zakat dan lain2 yang intinya memberikan sebagian milik kita kepada orang lain
 J :    
Soal kerejekian, semua orang mempunyai idealisme sendiri2 untuk dirinya sendiri,
tapi dalam hal memberikan anjuran / sarana kpd orang lain, pastinya kita akan memberikan anjuran yg baik, bukan sekedar supaya keinginan orang itu terpenuhi.



-------

 A :    
Menurut mas apa itu obesitas?
Apakah ada pengaruh lain yang bisa menyebabkan obesitas selain metabolisme tubuh yang kurang lancar ?

Selama ini saya tidak mempedulikan tentang obesitas, karena masih bisa menjalani hidup dengan santai, tapi sekarang saya mulai agak khawatir dengan kegemukan

Apakah mas punya solusi seperti pengolahan energi atau sejenisnya, supaya saya bisa lebih sehat dan berenergi ?

oh ya mas tentang pagaran gaib, menurut mas lebih baik untuk membangun kekuatan sendiri ya ?
berarti itu harus menggunakan olah rasa dan olah batin,
sebelum memulai latihan bolehkah saya tau titik start saya ?
seperti kekuatan pancer dan kekuatan sedulur 4 saya ?

mohon maaf kalo terlalu banyak pertanyaannya :)

 J :    
Saya deteksi kondisi kekuatan sukma anda :
Roh pancer 60 md
Sedulur papat 80 md
Anda juga menjalani laku kebatinan ?
Sedulur papat masih 2, belum lengkap 4.

Obesitas secara umum diartikan sbg kegemukan / kelebihan berat badan, proporsi berat badan yang lebih daripada proporsi yg ideal dibanding ukuran tinggi tubuhnya.

Masing-masing ukuran dan bentuk tubuh mempunyai sisi plus-minus jika saling diperbandingkan.
Tapi yg jelas, kalau kita kegemukan, itu akan menyulitkan gerak tubuh, menambah berat beban tubuh dan melemahkan stamina, tidak nyaman dan tidak luwes di tempat2 yg sempit dan lebih susah mencari pakaian jadi yg pas di badan, he he.

Faktor utama obesitas memang adalah masalah metabolisme, tapi ada banyak faktor lain yg bisa menyebabkan obesitas, kebanyakan adalah faktor2 yg melemahkan metabolisme, seperti adanya sampah dan penyakit di organ dalam tubuh, makan banyak sebelum tidur, kurang gerak, atau ada energi2 negatif di lingkungan tinggalnya.

Adakah solusi secara kebatinan dan spiritual seperti pengolahan energi atau sejenisnya supaya bisa lebih sehat dan berenergi ?

Sebenarnya ada banyak tujuan yg bisa dilakukan dan dicapai dgn cara kebatinan / spiritual / meditasi. Tetapi itu hanyalah sbg sarana usaha saja untuk mempermudah tercapainya suatu tujuan, bukan berarti semuanya bisa dicapai dengan jalan itu.

Sebenarnya itu sudah intrinsik tercakup di dalam olah kebatinan / spiritual / meditasi.
Kuncinya ada pada olah sugesti, ditambah suatu laku untuk mewujudkan kekuatan bersugesti.

Dgn cara kebatinan / spiritual / meditasi, pada saat anda bermeditasi anda bisa bersugesti (ditambah visualisasi) untuk memasukkan energi yg agak panas, atau bersugesti tubuh anda mengeluarkan energi yg agak panas, yg energi itu akan merampingkan tubuh anda, sambil divisualisasikan bentuk tubuh yg ideal yg ingin anda capai, yg akan dibentuk oleh energi panas itu.

Diusahakan energinya jangan terlalu panas, jangan sampai anda kepanasan, dehidrasi atau energinya malah memunculkan sakit-penyakit.

Disugestikan (dan divisualisasikan) energinya halus, agak panas, menambah kemampuan metabolisme tubuh untuk membakar dan menghilangkan / melunturkan semua unsur yg menyebabkan anda kegemukan, dan energinya juga membersihkan tubuh anda dari sampah2 metabolisme.

Sebaiknya meditasinya rutin dilakukan spy hasil dan prosesnya sejalan dan selalu terarah sesuai dengan tujuan yg anda ingin capai.
Nantinya sesudah kondisi tubuh ideal anda tercapai, energi panas itu dinormalkan lagi, dibuat sejuk.

Mungkin tidak selalu mudah bagi semua orang dan berhasil melakukannya.
Tapi kira-kira seperti itu cara kerjanya.

terima kasih

 A :     
terima kasih atas sharing pengetahuannya mas,
sedulur papat belum gabung ya, kalau begitu saya akan mencoba untuk menggabungkannya berdasarkan tulisan mas,

tentang laku kebatinan yang saya lakukan hanya pengolahan nafas dan sugesti saja, soalnya kalo puasa belum kuat hehehe..

berarti dalam obesitas yang saya alami tidak ada faktor "XXXX" yang perlu dikhawatirkan ya ? semua terjadi karena saya yang terlalu memanjakan diri saya dengan banyak makan dan jarang bergerak ?

Kalo masalah metabolisme, terkadang pada malam hari metabolisme saya sangat aktif, tubuh saya terasa panas, lalu dalam menjalani aktifitas sehari-hari juga saya sering mengeluarkan banyak keringat, namun setelah keringat itu keluar energi saya terasa semakin bertambah hehe.
Oke akan saya coba saran dari mas

 A :    
Oh iya mas setiap saya pijat katanya tubuh bagian kiri saya terlalu kenceng, maksudnya kurang lemes, terlalu kaku otot2nya, dan sepertinya ada saraf yang tertekan karena tubuh saya terlalu gemuk sehingga paha kiri kulitnya agak mati rasa,
saya berusaha untuk mengalirkan energi murni untuk memperbaikinya tapi sepertinya belum berhasil, harus rajin belajar lagi nih bagaimana caranya mengalirkan energi murni hehe

 
J :    
Baiknya makannya memang dikurangi, dikirim saja kesini he he

Umumnya memang energi tubuh naik pada malam hari.
Itu juga yg membedakan orang2 yg badannya panas dengan yg badannya dingin.

Kelihatannya sedulur papat anda ada di suatu lokasi yg dikuasai oleh bangsa jin berbulu hitam tinggi besar, 60 md.
Tidak disiksa, hanya berada di suatu lokasi kekuasaan lain.
Untuk mengeluarkannya dari sana harus menggunakan kekuatan gaib yg lebih tinggi daripada jin tsb.
Kalau menggunakan kekuatan sedulur papat anda sebaiknya nanti saja kalau kekuatannya sudah di atas 1 KRK, untuk menghindari resiko sedulur papat terluka parah.

Di kaki kiri anda ada ular gaib berwarna hitam yg membelit (kesambet), 70 md.
Kalau menggunakan cara meditasi energi, sambil menyatukan kekuatan dgn sedulur papat, anda bisa menyapu pergi ular itu dgn energi yg panas.
Sebaiknya sebelumnya anda sampaikan minta maaf atas adanya kesalahan thd ular tsb, karena anda tidak melihatnya.

 A :    
Waduh hampir saja niat menjemput sedulur papat saya, mudah2an belum terjadi hal2 yang tidak diinginkan hehe...

1 krk = 100 md ya ?
berarti harus 2x lipat dari kondisi sekarang,
untuk ularnya sudah saya coba lepaskan dan minta maaf,

apakah sudah berhasil saya lepaskan atau belum ya mas ? tolong di cek

saya pikir hanya masalah saraf terjepit, jangan2 di tubuh saya banyak gangguan yang terjadi karena faktor gaib :(

terima kasih masukannya mas :)

 J :   
Masalah sedulur papat, untuk amannya memang sebaiknya begitu.

Ularnya masih ada di dekat anda, mungkin suatu saat akan membelit lagi.
Jadi sebaiknya sambil olah rasa sesudah bisa mendeteksi keberadaannya, anda sampaikan minta maaf atas adanya kesalahan thd ular tsb, karena anda tidak melihatnya, spy dia mau melepaskan anda.

 A :   
waduh jadi bingung mas soalnya saya belum bisa melihat gaib, hanya bisa merasakan getaran2nya saja, sampai sekarang baru belajar teori2nya saja, repot juga belum bisa melihat, tapi bisa terjadi interaksi ya hehe harus rajin2 belajar nih

 J :   
Tidak perlu dgn melihat gaib, cukup dgn kepekaan rasa saja untuk mendeteksi keberadaannya.



----------


 A :   
kang mas saya mau menanyakan arti mimpi saya apakah benar atau tidak
saya sekarang ini kehilangan ijasah kuliah saya di tempat nenek saya, setelah saya cari ternyata ijasah tersebut tidak ketemu
kemudian saat tidur saya minta bantuan pada kodam2 saya mohon diberi petunjuk lewat mimpi
kemudian malamnya saya bermimpi kalo di rumah nenek saya didatangi perampok 2 orang laki2 membawa sabit
apakah mungkin mimpi yg saya alami berarti ijasah saya telah dicuri kangmas,
terimakasih

 J :   
waduh saya gak bisa memastikan
coba ditayuh lagi dgn bandul

 A :   
barangnya sudah ketemu kangmas .....
tapi gak singkron ya dengan apa yg saya mimpikan hehheeh

 J :   
Memang tidak semuanya pasti benar kalau kita mengikuti bisikan gaib.
harus kita sendiri yg kritis menganalisa dan membuktikan kebenarannya

Sebenarnya menayuh itu sama saja spt kita bertanya kpd teman kita yg dia memberikan jawaban / pendapatnya
seharusnya pendapatnya itu kita periksa / buktikan dulu apakah benar begitu
jadi pandangannya itu seharusnya kita jadikan masukan saja
jangan langsung jawabannya itu kita anggap benar
sesudahnya barulah kita bisa menjadikan itu sbg kesimpulan / pernyataan

Itu juga yg banyak terjadi di banyak kalangan
sedemikian mudahnya orang membuat pernyataan
apalagi mengatasnamakan wangsit / bisikan gaib
padahal itu belum tentu benar

Itu juga sebabnya saya tidak mau menjawab urusan barang hilang, dsb
kalau jawabannya salah bisa2 malah jadi fitnah

Atas semua petunjuk dan bisikan gaib, atau petunjuk gaib yg kita minta sendiri, kebenarannya harus kita periksa sendiri, jangan langsung dianggap benar.
apalagi kalau itu berhubungan dgn ketuhanan, jangan sampai malah kita nya mjd sesat


--------


 A :   
Mas maaf cuma ingin menambahkan saja teori yang saya punya tentang keris
selama ini tuah keris hanya dilihat berdasarkan kegaiban isinya saja, sehingga jika keris itu kosong maka dianggap sudah tidak memiliki tuah lagi,

sedangkan menurut teori saya, keris terdiri dari berbagai macam penyusun, kayu atau warangkanya saja adalah kayu yang sudah punya khasiat masing2, sedangkan untuk bilah kerisnya sendiri mempunyai kandungan2 besi khusus jika keris tersebut merupakan keris2 jaman dulu.

masing2 besi itu sendiri memiliki tuah masing2 sesuai jenis energinya
belum lagi pamor yang merupakan simbol2 khusus juga mempunyai tuah
untuk jenis2 besi akan saya kirim email terpisah

 J :   
Lebih afdol kalau dibuktikan sendiri mas.
Misalnya soal warangka, mas punya keris, kemudian bilahnya diberikan kpd orang lain,
yg dimiliki hanya warangkanya saja, dibuktikan saja apakah tetap bertuah.

 A :   
Kalau keris2 jaman dahulu bukankah warangkanya dari kayu2 khusus mas, yang punya tuah sendiri ?
Ya memang lebih afdol kalo bisa buktikan sendiri ya mas, hehe sayangnya saya belum bisa

 J :   
Kayu gagang atau warangka keris sifatnya umum.

Pengertian anda itu sama dengan anda punya cincin akik yg ampuh untuk pengasihan.
Kemudian batunya anda tinggal di rumah.
Yg dibawa kemana2 hanya emban cincinnya saja.
Tinggal dibuktikan saja apakah embannya itu bertuah.
thanks

 A :   
Ini saya hanya copas dari ensiklopedi keris
dan ini kutipan dari serat wesiaji terbitan de blik sem solo tahun 1982

1. Karangkijang, adalah besi yang urat uratannya sepeti air lautan. Inilah “pendeta”-nya besi, warna hitam kebiru biruan, jika dijentik berbunyi ambrengengeng seperti lebah terbang. Tuah besi ini dingin dan ampuh.

2. Pulasani, adalah besi yang urat uratnya seperti batu asih (?) warnanya hijau keperakan
( nyamberlilen – bahasa jawa), jika dijentik bunyinya Gurrr… tuahnya tulus, membawa rejeki dan derajat, baik digunakan sebagai bahan pusaka.

3. Mengangkang, adalah besi yang urat uratnya polos, warna hitam keunguan, jenis besi ini ada dua macam, mengakang laki laki jika dijentik bunyinya Drungngngng… (gemanya panjang). Tuahnya baik sekali, yakni menambah wibawa. Mengakang perempuan jika dijentik bunyinya ambrengengengeng seperti suara lebah terbang. Tuahnya disayang orang sekelilingnya dan membawa rejeki.

4. ..........

 J :   
Pengertian jenis2 besi itu seharusnya adalah wilayah kerjanya empu keris untuk memilih2 jenis besi yg sesuai untuk keris yg akan dibuatnya dan untuk memperkirakan hasil kerisnya sesudah jadi.

Kalau sebuah keris yg sudah jadi kemudian diselidiki khasiat / tuahnya dari pengamatan jenis besinya, ya sifatnya teori saja, hanya perkiraan saja, sama dgn orang yg menyebutkan jenis tuah keris dari sisi bentuk dapur dan pamor keris.

Secara umum menilai tuah keris dari jenis logamnya, bentuk dapur dan pamor keris, metode itu bisa digunakan, hanya saja tidak bisa disamaratakan diberlakukan untuk semua keris, karena ada keris2 tertentu yg kita akan keliru kalau menyebutkan tuahnya dgn cara hanya memperhatikan fisiknya saja.

Kegaiban keris haruslah dilihat dari sisi kegaibannya itu sendiri.
Dengan melihat bentuk fisik keris atau jenis besinya saja sifatnya hanya kira2 saja. Untung-untungan.
Itu hanya dilakukan oleh orang2 yg awam tentang sisi gaib keris.

terima kasih

 A :   
Hehehe, saya perjelas maksud saya yang awam ini mas,
maksud saya begini segala benda bertuah, selain tuah dari makhluk gaibnya, benda tersebut mempunyai tuah alami kan mas ?

Nah jika tuah alami benda dengan tuah khadamnya sinergis bukankah benda tersebut akan lebih ampuh?

Benda memang bisa bertuah berbeda dengan simbol2 umum,
karena tuahnya berasal dari khadamnya yang berbeda tuahnya dengan tuah alami bendanya

kalo masalah simbol / rajah, menurut pengetahuan saya begini mas, analoginya seperti ajian, ketika awal mula diciptakan mempunyai sugesti khusus dan tertentu,

misalkan simbol A maksudnya adalah untuk wibawa, setelah berlewatnya waktu akhirnya makna simbol A bergeser tidak sesuai makna awalnya lagi,
maaf bahasanya acak2an hanya berusaha mengungkapkan unek2 di hati hehehe

terima kasih

 J :   
Saya mengerti maksud anda, hanya saja dalam menilai tuah dari suatu benda kita tidak bisa begitu saja memisahkan bagian per bagian.

Kalau diperiksa bagian per bagian mungkin kadar tuahnya ringan tidak terasa.
Biasanya tuah khodamnya dan bendanya sejalan, khodamnya menambah kuat tuah bendanya.
Kalau bendanya berkhodam, kalau sifat tuah alami dari bendanya berbeda dgn tuah khodamnya, mungkin tuah alami dari bendanya menjadi tereliminasi, atau menjadi tidak berarti untuk dinilai, karena biasanya yg dominan terasa kuat adalah tuah dari khodamnya.

Jadi kalau kita ingin menilai tuahnya adalah dgn melihat keseluruhannya secara utuh, apa tuahnya yg utama / dominan dan adakah tuah tambahan yg sifatnya tidak dominan.
terima kasih

 A :   
Hehe
ternyata intinya sama cuma beda sudut pandang saja ya, karena saya lebih sering ketemu benda alami yang lebih kuat dari khadamnya sedangkan mas sudah ketemu khadam2 yang jauh lebih kuat dari benda alaminya hehe,,

masalahnya begini mas, saat ini banyak yang bisa mengisi khadam ke benda2 yang aneh2 bahkan sangat lucu, seperti gantungan kunci dan sebagainya hehe
dan terlalu mengedepankan tuah khadam, padahal khadamnya saja kelas biasa dan tidak benar2 di dalam

terima kasih sharingnya mas
lagi menyiapkan foto2 akik hehe

 J :   
contohnya apa mas benda alami yang lebih kuat dari khadamnya ?

 A :   
Batu batuan mas
apa saya yang gak bisa lihat khadamnya yang asli yang lebih kuat ya ? Hehe
atau mungkin konsep wadah harus lebih kuat dari isi yang salah ya ?

Pernah mencoba mengisi benda yang biasa sampai pecah bendanya mas ?

 J :   
Kelihatannya konsepnya yg kurang tepat mas.
Biasanya sesosok khodam ketika masuk mengisi benda apapun sifatnya seperti meresap ke dalamnya,
shg sekalipun batunya ringkih atau getas, tetap tidak akan pecah.
Memang ada pengisian yg bendanya sampai pecah,
Biasanya caranya adalah memaksakan memasukkan energi dgn keras.
Ada juga orang yg sengaja mempertunjukkan ilmunya shg bendanya sampai pecah.
thanks


--------


 J :   
Benda itu tadinya saya kira taring macan.
Khodamnya bangsa jin laki2 kekar bertelanjang dada. 60 md.
Seharusnya khodamnya tuahnya untuk kekuatan badan / kekuatan berkelahi, tetapi setelah berada di benda itu tuahnya malah menjadi tidak jelas, mungkin tidak cocok dgn bendanya.
Supaya bertuah mungkin harus diwiridkan amalan gaib dulu.
thanks

 A :   
ini dikasih (dititipkan untuk waktu tak tentu) dari temen saya, dia seorang bodyguard hehehe
dulu katanya sih untuk multi fungsi, asihan kekuatan badan, sama bisa dipercaya orang
berarti harus dipindah ya mas?
Kalo tanduk rusa sendiri cocoknya untuk khadam bertuah asihan ya mas?

Kalo batu2 saya yang lain gimana mas?
Maaf mas bukannya sombong atau mau test hasil deteksi,
saya membeli benda2 tersebut juga karena penasaran,
dan ingin tau pendapat mas untuk menambah referensi
terima kasih atas jawabannya mas :)

 J :   
Kalo dari binatang rusa memang cocoknya untuk yg sifatnya halus, tidak cocok untuk yg kekerasan.
Khodamnya dari jenis yg keras, tidak cocok tinggal di benda2 dari binatang rusa.
Batu2 anda masih diproses, banyak banget bang, jualan batu aja deh ... he he he

 A :   
Hehe.. Ya makasih sebelumnya
ya bisa juga kapan2 jualan hehe
jual batu yang indah dan bertuah dan murah kalo bisa

penasaran juga sama keris tapi penasaran dengan besi penyusunnya, soalnya pernah sadar tidak sadar, bahwa materi untuk peradaban masa depan itu berlimpah di indonesia, berupa besi keris dan batu2nya

oh ya mas tentang keilmuan gaib, khususnya wirid atau ajian tertentu, mungkin di email terpisah

 J :   
kalo amalan gaib sih saya tidak prefer kesitu, soalnya prakteknya kecenderungannya sama dgn perdukunan.

 A :   
Ya saya tau kalo paham mas itu sangat simple, murni sugesti, dan mungkin terlalu tinggi untuk dipahami, maksud saya membahas itu untuk leibh menjelaskan ke khalayak umum hehe..
Seperti di tulisan mas tentang saudara papat, ada yang berupa amalan2, itu jika pemahamannya belum baik yang terjadi hanya amalan gaib saja bukan merupakan amalan kebatinan,

nyambung disini aja ya mas,
lalu tentang wirid yang bertujuan untuk sugesti tertentu, berdasarkan tulisan mas, orang yang suka wirid akan di datangi sosok khadam tanpa disadari,
berarti secara tidak langsung setiap bacaan tertentu mengandung energi tertentu?
Apakah energi dari wirid sebuah bacaan tertentu bisa kita serap sendiri mas?

 J :   
Maksud saya sih bukannya berpikiran negatif atau menyamaratakan semua amalan sebagai perdukunan, hanya saja kebanyakan memang dalam prakteknya kecenderungannya menjadi sama dgn praktek perdukunan.
Misalnya,
Amalan pengasihan dan pemikat, ujung2nya oleh pelakunya digunakan untuk memelet orang lain, ujung2nya ada target sasarannya, sudah jadi ilmu pelet, bukan untuk pengasihan umum lagi.
Amalan penjagaan gaib, ujung2nya banyak bersifat aktif menyerang, bukan lagi melindungi, ujung2nya digunakan untuk melunturkan ilmu orang lain atau menyerang / menyakiti orang lain lewat jalan belakang, ujung2nya sama dgn teluh / tenung / santet.

Walaupun orangnya bukan dukun, tapi perilakunya akan sama dgn mendukuni orang lain.
Tapi untuk sharing saja nanti kita akan bahas ide anda itu.
thanks

 A :   
ya jalan hidup manusia kan masing2 mas, pola pikir dan lain2, tidak semua orang bisa berpikir sebijak anda, perjalanan hidup dan pengalaman orang juga beda2 mas,
saya sendiri secara sadar ataupun tidak sadar pernah melakukan perbuatan2 yang kurang baik,
tapi mungkin jika diangkat ke blog, agak sensitif juga ya hehe

 J :   
Memang harus dipisahkan kebijaksanaannya antara sudut pandang pembaca dengan saya sebagai penulis.

Dari sudut pandang anda sebagai pihak pembaca yg sama dgn pembaca yg lain menginginkan adanya tulisan dan uraian yg jelas dan detail mengenai segala sesuatu yg menjadi interest anda.

Dari sudut pandang saya pribadi sebagai pihak penulis / pengajar tentunya harus berhati-hati supaya apa yg saya tuliskan tidak menjadi suatu bahan pertentangan dan tidak dengan sengaja nantinya ditujukan untuk perbuatan yg negatif.

Walaupun yg saya tuliskan bersifat positif masih mungkin juga untuk digunakan negatif, minimal dari pihak saya sendiri sedapat mungkin tidak menuliskan sesuatu yg jelas-jelas kecenderungannya ditujukan untuk yg negatif.

Sesuatu yg konotasi penggunaannya negatif seharusnya menjadi simpanan pribadi, tidak sembarangan diumbar kpd sembarang orang. Untuk mengajarkannya pun seharusnya juga pilih2 orang.

Itu adalah kebijaksanaan saya pribadi yg mungkin berbeda dgn kalau saya semata2 ingin dipandang hebat dgn menampilkan segala macam koleksi keilmuan yg tinggi2.

 A :   
iya betul juga,
awalnya saya sempat agak bingung lihat blog mas, sudah seramai ini tidak ada iklan sedikit pun, tidak membuka pelatihan tertentu lagi he he he..

Akhirnya saya paham metode peningkatan power yang mas tulis dalam blog, dasarnya adalah interest, rasa suka, rasa suka menggunakan kekuatan pikiran dan rasa sekaligus, dan pembukaan cakra, jalur energi semuanya secara alami, tanpa paksaan dari luar sehingga lebih aman dan nyaman bagi tubuh fisik

mas juga mengajarkan teori makrokosmos secara singkat jelas padat dalam materi meditasi, berupa pengumpulan energi alam semesta,
namun materi mikrokosmos, yaitu berupa pembangkitan energi2 alami tubuh manusia tidak dibahas secara detail

dalam teori yang saya baca kekuatan sukma itu dimensi yang sangat tinggi sekali,
untung saja para pembaca yang kekuatan sukmanya tinggi2 hanya bisa menggunakan kekuatan sukma secara sekilas,
andai saja mereka tahu cara menggeser frekuensi kekuatan sukma, misalkan menjadi tenaga dalam, atau hawa murni, bisa bahaya hehe..
1 md saja kalo jadi kekuatan fisik tembok bisa jebol ya

kembali ke mikrokosmos,
saya masih penasaran dengan cadangan energi alami tubuh manusia yang orang umum menyebutnya cupu,
jadi secara garis besar begini mas, tubuh manusia di dalamnya banyak trafo2 energi (cakra2) selain itu ada juga yang berupa turbin pembangkit (cupu) dan ada kabel2 transmisi penghubung (titik meridian)
kalo di tulisan mas baru membahas tentang cakra utama dan jalur energi tulang belakang

lalu materi tentang tubuh manusia, mas langsung menuju pembahasan ruh pancer, yang sebenarnya terlalu tinggi juga menurut saya hehe, apakah mas gak mengenal tentang tubuh eterik, tubuh astral ? Ataukah paham itu salah, atau itu tidak perlu menurut mas? Hehe
maaf ya mas pagi2 saya dah cerewet di email

 J :   
Anda dulu juga sudah pernah ya menulis email tentang cupu energi ?
Dulu anda katakan :
Apakah ada resikonya jika cupu-cupu energi itu diaktifkan, yang saya tahu cupu energi itu ada 5 cupu utama, dan 12 cupu pendukung. Kalau dalam tulisan anda, penggunaan dan pengaktifan chakra yang tidak sesuai aturan saja bisa menimbulkan bahaya, lalu bagaimana dengan cupu energi ?
Cupu energi yang saya maksud, menilik dari berbagai sumber, cupu adalah sumber energi yang terdapat dalam tubuh eterik kita, yang umum dibahas itu biasanya ada 3 yang letaknya di telapak kaki kanan, kiri, dan belakang ajna, saya sendiri belum bisa memastikannya, karena melihat chakra saja saya belum bisa.

Dari tulisan anda itu sama dengan jawaban saya yg dulu, yang berhubungan dengan energi bisa saya jelaskan sbb.

Yang dimaksud banyak orang sebagai cakra energi adalah simpul2 saraf yg menjadi sumber energi tubuh. Di dalam tubuh kita ada banyak sekali cakra energi, mungkin ratusan atau sampai ribuan, sebagiannya berupa simpul2 saraf yg menjadi titik-titik sasaran dalam pijat refleksi, totok darah atau akupunktur. Artinya, jika simpul / titik saraf itu diberi aksi, maka akan menimbulkan reaksi energi beruntun sesuai jalur energinya (sesuai jalur saraf).

Yg anda maksud cupu energi, yg ada di telapak kaki dan otak belakang kelihatannya itu hubungannya adalah dgn titik2 saraf tubuh, bukan berhubungan langsung dengan pembangkitan energi besar seperti tenaga dalam. Otak belakang menjadi tempat kontrol keseluruhannya.

Tentang fisik tubuh manusia, sedikit, singkat dan padat sudah saya tuliskan dalam tulisan berjudul Kanuragan Dan Tenaga Dalam.  Yang dituliskan hanyalah intinya saja, supaya orang2 yang sudah menekuninya, atau yg mempunyai pemahaman tentang itu menjadi lebih ngeh.

Materi mikrokosmos berupa pembangkitan energi2 alami tubuh manusia memang saya tidak membahas secara detail. Kalau orang tertarik melatih dan mempelajarinya sebaiknya mengikuti pelatihan resmi di perguruannya masing2 supaya bisa rutin latihan dan mendapatkan pembimbingan yg semestinya supaya lebih bermanfaat bagi dirinya, tidak mengambang dan tidak sekedar asal bisa. Sedangkan tulisan2 saya yg bersifat sukma dan kebatinan, itu bisa dilakukan sbg sampingan saja, untuk menambah kualitas diri dan pribadi manusia.

Yang berhubungan dengan pengolahan energi dan tenaga dalam biasanya hanya disebutkan 7 cakra utama saja yg merupakan simpul saraf besar (terminal saraf) yang bila diolah dengan benar akan dapat menggerakkan / membangkitkan energi yg besar, sedangkan cakra2 kecil lainnya nantinya akan bereaksi sendiri menyeimbangkan energinya dgn cakra2 besar tsb, dan dalam melatih menggerakkan energinya harus sesuai jalur energinya (misalnya dengan olah pernafasan atau olah energi meditasi kundalini).
Kira-kira begitu.


Dalam tulisan tentang meditasi energi juga sudah saya sampaikan bahwa cara menurunkan energi dalam meditasi energi juga bisa dijadikan cara yang efisien dan efektif sebagai alternatif membangun energi tenaga dalam yg umumnya dilakukan orang dgn olah nafas, yaitu dengan cara menurunkan energi untuk mengisi cakra2 tenaga dalam. Sesudahnya, energi yg sudah mengisi cakra2 itu diolah lagi dengan olah gerak dan olah nafas tenaga dalam supaya energinya menyatu dengan tenaga dalamnya.

Orang2 yg sudah sering menyalurkan energinya keluar tubuh, di tempat pemusatan keluarnya energinya itu biasanya terbentuk suatu bagian yg secara gaib akan tampak sbg bersinar putih keperakan, misalnya di telapak tangan bagi yg sudah biasa memukul jarak jauh, atau di ujung2 jari tangan jika sudah terbiasa transfer energi, atau di dahi bagi yg sering mempraktekkan ilmu hipnotis dgn kekuatan pikiran.

Mengenai teori2 lain dari orang lain, seringkali saya tidak bisa memahaminya, tidak punya pengetahuan tentang itu, selain karena saya sendiri tidak mempelajarinya, juga banyak yg hanya bersifat teori saja yg saya tidak menemukan apa2 tentang apa yg diteorikan itu, atau mungkin saya nya saja yg tidak punya kemampuan untuk mempelajarinya.

terima kasih

 A :   
hmm ternyata... Hehehe.. Saya yang mikirnya terlalu ribet ya mas, cari teori sana sini hehe..
Padahal mas sudah menuliskan materi dengan singkat, padat dan jelas..
Kuncinya adalah "interest" dan "induksi alami"

Jika terlalu berfokus dengan mikrokosmos atau teori2 tertentu secara tidak sadar kita membatasi diri kita
sedangkan jika kita fokus dengan kekuatan alam, secara tidak langsung mempelajari mikrokosmos tanpa membatasinya..
Begitu juga dengan cakra, wadah energi, dan lain2

Super sekali...
Bagai belajar tanpa pembatasan kelas
walaupun awalnya hanya anak tk, jika interest dan induksi alaminya berjalan dengan baik.. Gak terasa dalam 1 tahun sudah menguasai pelajaran sma bahkan lebih..
Hehehe terima kasih banyak mas :D
> dalam tulisan berjudul *Kanuragan Dan Tenaga Dalam*. Yang dituliskan
> hanyalah intinya saja, supaya orang2 yang sudah menekuninya, atau yg
> mempunyai pemahaman tentang itu menjadi lebih *ngeh*.

 J :   
Manusia di dunia ibarat semut di atas meja yg kalau ada goncangan sedikit saja sudah panik pontang-panting.
Kalau hanya berkutat pada memaksimalkan kemampuan kecilnya saja (potensi mikrokosmos), kelihatannya peningkatannya tidak akan signifikan dan perkembangannya akan memakan waktu yg lama.
Manusia harus belajar menyatu / memasukkan kekuatan dengan kekuatan lain yang lebih tinggi (makrokosmos) supaya kekuatannya sendiri dapat meningkat tinggi dan dapat dicapai dalam tempo yg lebih singkat.

--------


 A :   
Selamat malam mas,
mau tanya apakah perilaku seks menyimpang seperti lesbian atau homo itu ada pengaruh dari gangguan gaib??

Homo dan lesbi yang saya maksud adalah yang tanda2 seks primer dan sekundernya normal (kelamin normal, dan penampilan fisik pun normal)
jadi saya pikir secara genetika mereka normal

mungkin secara jiwa ada kesalahan, tapi dari yang saya baca. setiap jiwa itu memang memiliki sisi maskulin dan feminin, tapi seharusnya jika fisik laki2 ya harusnya jiwanya laki2 kan begitu jg wanita
menurut pendapat mas bagaimana?

 J :   
Wah saya bukan pakarnya kejiwaan manusia he he he.

Keberadaan sesosok mahluk halus di dalam badan manusia memang bisa juga memberi pengaruh kelainan kejiwaan. Saya ada menuliskannya sedikit dalam tulisan berjudul Pengaruh Gaib Thd Manusia.

Misalnya saja anda laki-laki :

1. Di dalam badan anda bersemayam bangsa jin / sukma perempuan, pengaruhnya bisa membuat anda terdorong untuk merasa diri dan berperilaku seperti perempuan.

2. Di dalam badan anda bersemayam bangsa jin perempuan, pengaruhnya bisa membuat anda terdorong untuk hanya berhasrat terhadap laki-laki saja dan suka dgn laki-laki gagah / ganteng.

3. Di dalam badan anda bersemayam bangsa jin laki-laki atau perempuan, pengaruhnya bisa membuat anda berhasrat tinggi terhadap lawan jenis anda dan ingin selalu / sering melakukan hubungan seks, karena jin itu juga ikut menikmatinya sehingga ia akan mendorong anda berperilaku begitu.

Itu adalah sebagian contoh pengaruh keberadaan mahluk halus bersama manusia, tapi mungkin tidak semua kelainan jiwa penyebabnya adalah mahluk halus.

Mungkin lesbian / homo dan hiperseks memang ada juga unsur kelainan / penyimpangan genetik, sama seperti sel-sel tubuh yang bisa berubah menjadi negatif dan menyebar memakan sel lainnya shg menjadi negatif juga (kanker).

 A :   
Saya kira mas psikolog hehehe
wah agak ribet juga ya..

Seharusnya para praktisi keilmuan harus belajar kegaiban juga agar bisa memperbaiki kejiwaan
seseorang, tidak seperti gelar dokter jiwa sekarang yang kadang mengerti tentang jiwa saja tidak, hanya berdasarkan statistik bukan intuisi :D

kalo menurut saya kejiwaan juga sebuah kegaiban
seperti kata hati pikiran
dan katanya selain mata ketiga, manusia juga memiliki mata hati,
yang gunanya untuk melihat isi hati dan pikiran manusia
termasuk untuk menilai nilai2 kehidupan berdasakan ketuhanan, apakah benar begitu mas?

 J :   
Tulisan2 saya juga menuliskan tentang sisi kepribadian manusia.
Ada sisi pribadi aslinya, ada juga pribadi lain di dalam pribadi seseorang yang itu bukan pribadi dari sejatinya dirinya yang efeknya bisa positif, bisa juga negatif.
Tapi saya tidak menggunakan istilah mata hati, hati nurani, dsb.
Ini cuma masalah terminologi saja.

 A :   
Hehe iya, terutama pengaruh kegaiban yang berasal dari sukma manusia di dalam tubuhnya ya ...
apakah secara default manusia itu harusnya baik?
Kesannya jika manusia itu berwatak jahat, lalu pasti saja ada yang dikambing-hitamkan hehehe,

padahal menurut saya, ketika orang itu berbuat baik, apakah itu baik secara alami atau baik karena tertentu, belum tentu itu kondisi alami orang tersebut. Bisa saja dia terpengaruh gaib yang pada akhirnya ketika pengaruh itu hilang, maka wusss kejahatannya muncul bagaikan ombak hehe..

 J :   
Secara default seharusnya manusia baik. Hanya saja dalam perkembangan selanjutnya bisa saja menjadi tidak baik, karena ada unsur dari dirinya sendiri yg ingin mengoptimalkan aspek biologis dan duniawinya.

Kalau ada mahluk halus lain yg bersama manusia, mahluk halus itu bisa saja memberikan suatu pengaruh pada sisi pribadinya, baik positif maupun negatif. Orangnya sendiri bisa juga bereaksi secara positif, bisa juga bereaksi secara negatif.

 A :   
Sepertinya memang butuh kebijaksanaan tinggi ya.

Pikiran awam saya sempat berpikir begini, manusia itu dalam kondisi 0 bisa baik bisa jahat,
ketika manusia berbuat jahat, pasti berpikiran bahwa ada yang mempengaruhi,
sedangkan ketika berbuat baik dengan egoisnya manusia berpikir itu kebaikan sendiri
kenapa tidak berpikir bahwa itu juga bisa jadi karena faktor x
berarti harus benar2 peka ya hehe peka dan bijaksana
terima kasih

 J :   
Iya betul ... itu sisi egois manusia yg mengedepankan aspek biologisnya ....

 A :   
Oh ya mas, sosok sukma bapak2 di dalam badan saya sudah berhasil saya keluarkan apa belum ?
Sudah saya coba berulang2, tapi sepertinya nyangkut di tenggorokan.

 J :   
Kok nyangkut di tenggorokan ?
Seharusnya dibungkus dgn pagaran absolut yg kuat supaya tidak balik lagi atau mengganggu manusia lain, kemudian langsung didorong keluar.
Jangan ditarik ke atas dikeluarkan dari mulut, langsung saja didorong keluar.

 A :   
selamat malam mas,
saya mau tanya tentang khadam, apakah benar setelah saya mendalami tentang spiritual banyak khadam dari leluhur saya yang datang mendampingi?
Ataukah cuma perasaan saya saja?
Lalu khadam leluhur itu apakah hanya mau mengikuti keturunan yang ditunjuk?
Ataukah bisa di transfer ke keturunan yang lain ?
misalkan dari saya ditransfer ke adik saya?
Atau tetap saja tanggung jawab tetap ada di keturunan yang dipilih?
Jadi harus saya yang mensugestikan khadamnya agar mendampingi adik?

 J :   
Kelihatannya tidak ada sukma leluhur yg mendampingi anda.
Kalau anda merasakan begitu, kemungkinannya itu adalah rasa fiktif / ilusi / halusinasi yg diberikan oleh sosok sukma di badan anda.

Tapi seandainya benar ada sukma leluhur yg datang mendampingi anda, urusannya adalah dgn anda, sebaiknya anda yg menemui dan membiarkan diri anda didampingi, jangan malah diminta mendampingi yg lain. Leluhur sebaiknya jangan diperlakukan sama seperti khodam jin.

 A :   
ow hehe maaf mas saya belum paham soalnya,
atip kalo dimintakan bantuan untuk pagaran gaib ke adik bisa ya,
tapi kalo untuk mensugestikan mendampingi itu gak sopan ya
saya belum bisa melihat gaib, hanya merasakan merinding dan info saja terlintas dipikiran

oh ya maksudnya saya khadam leluhur itu khadam yang diminta oleh leluhur untuk mendampingi, bukan sosok sukma leluhur, kalo sukma leluhur gak sopan ya hehe biarpun sudah beda alam, mereka tetap senior.,

 J :   
Kalo khodamnya jin bisa dimintakan membuat pagaran gaib.
Kalo jenisnya sukma manusia tidak bisa.

 A :   
Berarti belum keluar ya ?
Dibungkus pagaran absolut lalu langsung dorong keluar, hanya begitu saja mas?
Gak perlu mikirin pintu buat ngeluarinnya?

 J :   
Sekarang masih di tenggorokan.
Kalau bentuknya energi langsung saja diisolasi kemudian didorong / digeser, gak perlu bikin lubang pintu.
Padahal sosok sukma itu sudah saya isolasi loh ... ditiup saja dgn batin seharusnya mental.

 A :   
niupnya bagaimana mas, lah tempatnya dah di tenggorokan je hehe
oke saya coba mas,,

 A :   
sudah saya coba fokuskan ke tenggorokan, lalu saya visualisasikan meniup buang yang jauh,
apakah sudah berhasil mas?

 J :   
Niupnya dgn batin mas, bukan dgn mulut, dgn sugesti batin / spiritual.
Sekarang posisinya di depan leher. Mungkin anda bisa meraba keberadaan energinya.
Nanti dgn batin dikipas2 atau dgn tangan bisa dibuang jauh.
thanks

 A :   
visualisasi niup diri sendiri bingung hehe
saya coba bergabung dengan sedulur papat lalu saya genggam dan buang jauh ke atas,
mudah2an dah berhasil

itu sukma darimana ya mas? 
Berarti sudah lama sekali ya ada di dalam sebelum saya belajar keilmuan

kalo saudara papat saya sudah lengkap belum mas?
Apakah siap saya jemput,
terima kasih

 J :   
Sebaiknya anda belajar olah rasa dan dikembangkan dgn kreativitas sugesti, karena manfaatnya banyak.
Sesuatu yg seharusnya mudah dilakukan dgn rasa dan sugesti akan menjadi sulit kalau anda terlalu mengedepankan pikiran atau mencari2 amalan untuk itu.

Sosok sukma itu sudah tidak ada lagi
tapi sekarang di badan anda bersemayam bangsa jin laki2 kekar bertelanjang dada, 40 md
Jin itu bisa menjadi khodam kekuatan anda
tapi kalau anda tidak menghendakinya anda bisa mengusirnya sendiri
mungkin sisa2 energi gaib dari sosok sukma sebelumnya yg mengundangnya datang dan masuk ke badan anda.

Roh pancer anda skr 70 md
Sedulur papat 120 md
Kelihatannya sedulur papat anda sudah bisa membawa pulang saudaranya yg terpisah dan mengalahkan jin penjaganya yg 60 md

thanks

 A :   
Saya tertarik untuk mempelajari aji lembu sekilan dalam tulisan mas untuk proteksi sehari-hari,

pemahaman saya begini :
sun amatek aji lembu sekilan
(niat untuk melakukan sesuatu bentuk ajian)
hawa geni banyu angin lan lemah
(menggunakan menyatukan 5 unsur alam)
kakang kawah adi ari2 getih lan puser
(mengajak sedulur papat untuk bersama2 melakukan)

cuma masih ada yang mengganjal di hati, yaitu makna dari kalimat yo aku sang ratu jagad, sang ratu herang putih, maksudnya apa ya mas kalo saya boleh tau,
soalnya selama saya mengamalkan perasaan malah khadam yang datang hehehe

 J :   
Artinya kita menekankan bahwa kita sbg pancer adalah yg harus sedulur papat junjung tinggi, perintah kita harus mereka turuti. Mereka harus menyatukan diri dan kekuatannya kpd kita. Artinya kita mengajak mereka melakukan suatu perbuatan bersama2.
Itu jangan diwirid seperti amalan gaib
harus ditujukan ke dalam diri sendiri, kpd sedulur papat, sambil kita sendiri juga menyatukan kekuatan kpd sedulur papat, sekaligus juga menghisap energi alam dari sekitar kita untuk menambah kekuatan (ambil energi alam yg baik).

 A :   
Semalam sudah saya coba untuk memanggil sedulur papat yang terpisah
apakah sudah berhasil mas?
Perasaan saya jadi lebih peka hehe
nanti mau cari kembang telon buat mandi menyambut :D

 J :   
Iya sudah lengkap 4.
Sebaiknya anda menguasai olah rasa dan sugesti
sayang kalau tidak optimal manfaatnya

 A :   
Iya mas saya akan berusaha, supaya tidak jadi semut terus hehehe
untuk amalan lembu sekilannya maklum baru kali ini melakukan amalan kebatinan, biasanya cuma ilmu gaib.

 A :   
Sukma manusia itu dimensinya berbeda2 ya mas, bisa sangat halus, sehingga belum tentu semua orang bisa melihat atau merasakannya ya?
Lagipula tidak semua pelaku kebatinan paham ttg sukma manusia hehe,
terima kasih mas ilmu baru lagi

Saya bertanya demikian karena saya mengalaminya sendiri, gak tau penyebabnya karena metode pembelajaran, turunan atau apa, semenjak saya interest dengan gaib, ketika saya membaca atau membicarakan sesuatu, tiba2 sesuatu itu biasanya langsung tersambung, di satu sisi mungkin bisa mempermudah dalam pembelajaran, tapi bisa jadi bumerang kalo saya tidak bisa mengendalikannya

 J :   
Kebanyakan orang merasa tabu untuk membicarakan sukma / arwah karena adanya dogma dalam agama, shg sekalipun seseorang bisa melihat gaib, dan tahu tentang sukma / arwah, biasanya dia tidak akan mengatakan itu sbg sukma / arwah, biasanya akan dikatakannya sbg jin, atau maksimal akan dikatakannya sbg residu energi dari kehidupan manusia yg sudah lalu. Masak iya residu energi bisa hidup sama seperti mahluk halus yg lain.


----------


 A :   
Mas mau tanya kalo saudara papat yang bayinya lahir kembar bagaimana mas? Mereka kan berbagi kawah dan ari2 ?

 J :   
Wah iya ya gak kepikir mas

 A :   
Hehe..
Tanya ke nakula sadewa mas, mereka kan kembar :D
ini ada contoh kakak dari ibu saya, terlahir kembar.
Tapi cuma ada 1 foto saja, yang satunya lagi belum ada fotonya

Ternyata jarang kejadiannya yang kembar 1 ari 1 kawah,
biasanya 2 ari-ari 2 kawah atau 1 ari-ari 2 kawah
hanya kejadian khusus
kalo nakula sadewa kembar identik bukan ya

 J :   
Kakak dari ibu anda itu sedulur papatnya ada 4, tadi sudah saya lengkapkan.
Tinggal anda kirimkan foto saudaranya yg terlahir kembar dengannya untuk kita periksa sedulur papatnya.
thanks

 A :   
Oke terima kasih mas :)
ini foto yang satunya

 J :   
Saudara kembarnya itu sedulur papatnya juga ada 4, tadi sudah saya lengkapkan.

Kalau nakula sadewa saya belum tahu kembarnya bagaimana.

Yg bingung, yg kembar siam / dempet. Mereka berbagi ari2 dan kawah tidak ya ?

thanks

 A :   
Terima kasih banyak mas..
Berarti walaupun kembar, saudara 4nya tetap utuh 4 ya,
apa karena mereka mempunyai kawah dan ari2 sendiri ?

 J :   
itu saya belum tahu.
saya belum mempelajari kondisi janin di dalam kandungan
thanks

 A :   
Terima kasih ya mas..
Kalo secara biologi mungkin iya mas kembar siam pasti berbagi ari2 dan placenta dan join
ada gambarnya mas
kalo contoh kembar siam indonesia ada yang tercatat di wikipedia,
kalo misalkan mas mau ngintip mereka nanti saya carikan fotonya :D
id.m.wikipedia.org/wiki/Kembar_siam



 A :   
Setelah ditelusuri ternyata bude saya itu sebenarnya 1 ari2 mas, cuma kawahnya pisah,
dan almarhum kakek saya mungkin paham, sehingga ari2nya sebelum dikubur dibelah jadi dua, dan dikubur terpisah

 J :   
Itu dari gambar Placentation ternyata kembar dempet itu dari 2 sel yg menyatu ya ?
bukannya 1 sel yg pembelahannya tidak sempurna ya ?

 A :   
1 sel mas, kembar siam itu monozigotik, 1 sel sperma dengan 1 sel telur
lupa saya ada gambar lainnya



 J :   
Jadi bayi kembar itu ada yg berasal dari pembuahan 2 sel telur, ada juga dari 1 sel yg membelah diri.
Tapi ari-arinya sendiri2 ya.
Hanya kawahnya saja, ada yg sendiri2, ada yg 1 kawah untuk 2 janin.

Wah puyeng juga kalau dipikirin ya.
Ada banyak variasi bayi kembar.

 A :   
Lho malah jarang yang berbagi kawah mas, soalnya kemungkinan dempetnya besar,
paling banyak yang berbagi ari2.. Kan ari2 lapisan terluar,
puyeng tapi menarik mas untuk dipelajari, dan penting untuk disampaikan ke umum, soalnya jika ari2 tidak dipisah ikatan antar saudara kembar bisa kuat sekali, 1 sakit saudaranya pun sakit

Terima kasih


--------


 A :   
Dalam tulisan mas dijelaskan bahwa ketika melakukan pembersihan gaib atau penyembuhan haruslah diupayakan agar kita tidak memposisikan diri sebagai pasien, agar penyakit atau energi negatif dari si pasien tidak ikut menempel atau bahkan terserap oleh kita.
Dengan kata lain kita tidak boleh membuat jalur energi dengan pasien, karena jalur energi itu bagaikan kabel yang bisa mengantarkan muatan2 energi.

Yang saya tanyakan, jika terlanjur sudah terbentuk jalur energi, bagaimana cara menghapus atau memotongnya ?

Terima kasih

 J :   
Maksud saya itu adalah jangan kita secara batin terlalu menyelami sakit si pasien, karena kondisinya akan sama dengan kita mengsugesti diri atau menghipnotis diri kita sendiri menjadi sama dgn si sakit (kita akan merasa sakit juga).

Kalau terlanjur terjadi begitu berarti kita nantinya juga harus menyembuhkan diri kita sendiri dengan menghapuskan sugesti kita itu atau menghipnotis diri supaya bebas, atau minta kpd khodam kita spy membebaskan pikiran dan batin kita.
Kalau tidak bisa juga ya .. kita harus menyelaraskan batin kita kepada Tuhan.

Kalau terlanjur ada energi penyakit si sakit yg sudah kita hisap, berarti nantinya kita harus membersihkan diri kita sendiri dgn membuang energi penyakit itu dari dalam tubuh kita dan mengisi tubuh kita dgn energi yg baik.



---------

 A :   
Mas, tolong masukannya tentang kebijakan dalam menolong orang.

Kasusnya begini,
untuk menjahati orang sudah pasti banyak berpikir tentang resiko dan untung ruginya
tapi dalam menolong orang banyak sekali yang dipikirkan, resiko, untung ruginya, walaupun nolongnya tanpa pamrih, diam2

yang perlu saya tanyakan apakah menolong orang itu termasuk merubah takdir dan bisa menyebabkan ketidak seimbangan sesuatu ?

Sebagai manusia tidak boleh sembarangan menghakimi, tapi apakah tidak boleh sembarangan menolong juga ?

Ada bbrp kasus orang yang sering menolong, tanpa pamrih, tapi dia sendiri atau anggota keluarganya mengalami efek samping, apakah itu karena keilmuannya, ataukah karena kemampuan dan pengetahuan mereka yang tidak lengkap, ataukah karena mereka melanggar takdir menolong orang yang tidak pantas ditolong ?

 J :   
Mengenai suratan dan takdir, kita belum tahu apakah perbuatan kita itu akan merubah takdir ataukah perbuatan kita itu sebenarnya sejalan dgn apa yg sudah tersurat, hanya memenuhi saja apa yang sebenarnya sudah tersurat, kecuali kita sudah tahu sebelumnya apa yg sudah menjadi suratannya sehingga kita tahu apakah dgn perbuatan kita itu kita sudah merubah takdir atau ada suratan yg menjadi berubah.

Mengenai efek samping dalam menolong orang, kita juga belum tahu.
Ada banyak kejadian dan fenomena serupa yg tidak bisa disamaratakan arti dan penyebabnya.

 A :   
Iya juga ya, bukan wilayah manusia untuk mengetahui suratan takdir, yang penting prinsip tanam tuai saja, mungkin yang harus diperhatikan ketika menolong harus benar2 siap dan ikhlas ya hehe..

semenjak sukma itu dikeluarkan pikiran saya jadi lebih bebas, mungkin selama ini itu yang menghambat pencarian saya hehe
terima kasih


-------


 A :   
Mas mau tanya cara menghitung penjumlahan kekuatan itu bagaimana ?

Misalkan ada 2 khadam masing2 60md dan 80 md
seharusnya jumlahnya kan 140, tapi dengan kekuatan 100md bisa disapu bersih semuanya ?

Kemampuan untuk merubah benda nyata menjadi gaib atau sebaliknya itu perlu keahlian khusus dan tingkat kekuatan khusus gak mas ?

 J :   
Sifat kekuatan mahluk halus ada 2 macam, yaitu jenis sukma manusia dan selain jenis sukma manusia, seperti bangsa jin, kuntilanak, gondoruwo, dewa, dsb. Masing2 sifat kekuatan dan ketahanan tubuhnya berbeda. Penjelasannya silakan dibaca di tulisan berjudul Kesaktian Mahluk Halus.

Secara umum kekuatan gabungan mahluk halus adalah sama dengan kekuatan salah satu mahluk halus yg paling tinggi kekuatannya.

Kalau ada 2 khodam, 60 md dan 80 md, maka gabungan kekuatan mereka adalah 80 md, keduanya tidak bisa mengalahkan satu bangsa jin yg 100 md, tapi mungkin bisa mengalahkan jenis sukma manusia yg 100 md.

Kalau anda punya 1.000 khodam yg kekuatannya rata-rata 60 md, yg seribu itu bisa disapu bersih hanya oleh 1 khodam jin 100 md tanpa jin itu mengalami luka sedikitpun.
Sukma manusia 100 md "mungkin" bisa juga menyapu bersih 1.000 khodam 60 md tersebut, tetapi besar resiko dirinya terluka berat.

Kekuatan 60 md itu berselisih banyak dgn kekuatan jin 100 md.
Kalau kekuatannya 80 md lebih sedikit selisihnya dgn yg 100 md, hampir menyamai.
Kalau yg 1.000 khodam itu rata2 kekuatannya 80 md, mungkin khodam jin 100 md itu masih bisa mengusir mereka semua, tapi resiko dirinya terluka lebih besar.


Kemampuan untuk merubah benda nyata menjadi gaib atau sebaliknya memang perlu keahlian khusus dan ada tatacaranya sendiri, biasanya ada khodam tersendiri yg melaksanakannya.

Tapi kekuatan untuk itu mungkin tidak harus khusus, tergantung materinya. Minimal kekuatan gaib / khodam untuk melaksanakannya lebih tinggi daripada kekuatan benda yg diwujudkan / digaibkan.

Tapi kalau objeknya adalah benda gaib berkhodam, dengan menggunakan amalan gaib mungkin bisa dilakukan tanpa kita sendiri harus mempunyai kekuatan yg lebih tinggi, karena amalan gaibnya itu berfungsi untuk mempengaruhi khodam benda gaibnya untuk me-materialisasi / dematerialisasi dirinya.

 A :   
Terima kasih untuk penjelasannya mas
Jadi sukma manusia pada umumnya tidak mempunyai pagaran gaib, sedangkan makhluk halus punya pagaran gaib, oleh karena itu minimal kekuatan 2x lipat untuk menghindari luka parah ya ?

Oh ya mas kalo sukma kita kelelahan atau luka, cara menyehatkannya lagi bagaimana?
Meditasi dan mandi kembang telon ?
Atau ada cara lain yang lebih efektif ?


Untuk dematerialisasi pengubahan dari gaib ke fisik atau sebaliknya maksud saya dalam hal kuman, virus dan bakteri penyebab sakit penyakit,
mereka kan fisik, ataukah mereka ternyata gaib??
Hehehe

Teori merubah benda dari gaib menjadi fisik atau sebaliknya memang sensitif ya soalnya biasanya dipakai di ilmu santet, padahal kalo diterapkan di dunia kedokteran pasti istimewa hasilnya.
kalo bisa kan bisa buka jasa pelepasan pen tanpa operasi
hehehe..

 J :   
Jenis sukma dan selain sukma memang berbeda sifat energi dan ketahanan tubuhnya.
Kalo sukma kita kelelahan atau terluka, memulihkannya sama dgn mahluk halus lain, yaitu mengisi energinya untuk pemulihan atau menyembuhkan lukanya. Selebihnya akan berproses sendiri.


Keilmuan materialisasi atau dematerialisasi kebanyakan memang berhubungan dgn ilmu santet. Tapi ternyata banyak juga yg digunakan untuk menghilangkan penyakit, misalnya dipindahkan ke dalam telor ayam. Banyak iklannya, tapi banyak juga yg bilang bohong, gak tahu juga deh mana yg benar.

Mengenai kuman, virus dan bakteri penyebab sakit-penyakit, karena tidak kelihatan mata dan tidak bisa diinderai dengan panca indera manusia bisa juga dikatakan gaib. Tapi sebenarnya bukan gaib, hanya ukurannya saja yg kecil, sehingga masih bisa dilihat dgn bantuan mikroskop. Bahkan partikel2 yg lebih kecil lagi bisa dilihat dgn mikroskop elektron.

Yg asli disebut gaib adalah dimensi fisiknya yg menyerupai energi, bukan semata2 ukurannya yg kecil tak tampak mata.

Kuman, virus dan bakteri, karena ukurannya yg sangat kecil, bisa disapu atau dibunuh dengan energi. Mungkin laboratorium medis bisa membuat alat pemancar energi yg bisa menyapu / membunuh kuman, virus / bakteri dgn aman, jangan lagi menggunakan bahan antiseptik, antibiotik, radiasi.
Tapi jenis jamur / fungi, yg ukurannya lebih besar, tidak mudah disapu dgn energi.

 A :   
Ya lalu setelah mati itu kuman virus bakteri masih di dalam tubuh dong mas?

Kalo misalkan garam2 halus, kandungan kimia tertentu (kasus keracunan), lemak, kolesterol, kan untuk menghilangkannya harus dirubah ke dalam bentuk gaib lalu dikeluarkan ?

Oh iya untuk peningkatan kekuatan,
misalkan kekuatan awal 60 md jika diberi 60md lagi tidak akan meningkat ya mas ?
Berarti bisa didefinisikan untuk meningkatkan kekuatan harus dengan kekuatan yang lebih tinggi dengan sugesti meningkatkan wadah energinya juga ?

Lalu untuk membatalkan energi yang sudah kita bentuk itu harus dengan energi yang lebih besar juga ?
Misal sudah terlanjur membuat pagaran energi namun sugestinya salah, harus dihapus dulu dengan kekuatan yang lebih tinggi ?

Terima kasih

 J :   
Kalau hanya dibunuh saja jasad kuman virus bakteri masih di dalam tubuh.
Sebenarnya tidak harus dibunuh, cukup diisolasi dgn energi kemudian dibuang jauh.

Garam2 halus, kandungan kimia tertentu (kasus keracunan), lemak, kolesterol untuk menghilangkannya secara instan memang harus dirubah ke dalam bentuk gaib lalu dikeluarkan, tapi bisa juga diproses dgn energi (dan visualisasi), nantinya akan berproses sendiri. Kalau harus keluar nantinya akan keluar bersama keringat / kotoran.

Untuk meningkatkan kekuatan memang harus dgn menambahkan kekuatan yg lebih tinggi.
Kalau kekuatan yg ditambahkan itu kekuatannya sama dgn objeknya, nantinya tidak akan menambah tinggi kekuatannya, hanya menambah kepadatan energinya.

Untuk membatalkan energi yang kita bentuk itu, misalnya pagaran gaib atau pengisian energi, bisa dihapus dgn energi yg lebih besar, bisa juga dipudarkan atau dihisap kembali energinya.

 A :   
Oh ya mas pernah dengar Warsito P. Taruno ?
Beliau menciptakan alat pemancar gelombang radio yang berenergi positif sehingga bisa membunuh kanker payudara dan kanker otak,
lengkapnya ada di m.jpnn.com/news.php?id=112676

mungkin secara teori kesehatan hampir sama dengan penemuan mas bahwa penyebab kanker adalah organ tersebut berenergi negatif sehingga bersifat kanker

dari teorinya adalah mengembalikan frekuensi organ kembali ke frekuensi dan energi positif sehingga kembali sehat,

ya seharusnya bisa dikembangkan tapi dokter bisa kalangkabut lagi hehehe. Jadi dokter kan lebih mahal daripada jadi paranormal.. Hehehehe

 J :   
Tentang temuan bp.Warsito itu seharusnya bisa diumumkan kpd dunia dan produknya dibuat masal supaya semua orang tahu dan alat2 ciptaannya bisa lebih bermanfaat untuk kemanusiaan. Toh dia tidak akan kehilangan paten / lisensinya kalau sudah dipatenkan. Sayang sekali kalau hanya dibanggakan untuk diri sendiri atau produksinya bersifat terbatas.

 A :   
Oh iya.. Membunuh tidak baik ya hehe..
Oow jadi gitu ya mas, lebih aman sebenarnya dirubah jadi gaib lalu dibuang, kalo cuma dialirkan lewat ekskresi tubuh, bagusnya diisolasi juga ya lemak2 sampah metabolisme lainnya, kalo gak bisa merusak jalur sekresinya hehe

 J :   
Kalau hanya dibunuh saja jasad kuman virus bakteri masih di dalam tubuh.
Sebenarnya tidak harus dibunuh, cukup diisolasi saja dgn energi kemudian dibuang jauh.

Kalau hanya dibuang saja kuman virus bakteri itu masih bisa masuk ke badan orang lain, atau masuk kembali ke badan kita atau keluarga kita. Paling baik adalah dgn lebih dulu dikumpulkan, kemudian diisolasi dgn pagaran energi, kemudian barulah dibuang jauh.

Materi sakit penyakit kalau hanya dihilangkan saja menjadi bentuk gaib, nantinya akan berubah menjadi sebentuk energi negatif yg bisa menjadikan penyakit di badan orang lain atau di badan kita sendiri kalau masuk lagi ke kita. Paling baik sesudah dirubah mjd gaib, kemudian diisolasi dgn pagaran energi, kemudian barulah dibuang jauh.

Materi lainnya di tubuh kita seperti garam berlebih, asam urat, kolesterol, dsb, paling baik adalah dgn kita membantu meningkatkan kemampuan metabolisme tubuh untuk memperoses menyempurnakannya. Kalau harus keluar, nantinya akan keluar sendiri bersama keringat / kotoran.

 A :   
Oh iya ada yang lupa, misalkan ketika bertarung berarti baiknya langsung difokuskan maksimal untuk sapu bersih sekaligus ya mas ?
Jika kekuatan 100 md artinya itu hanya bisa sekali mengeluarkan 100md atau bisa melakukan serangan 100 md berkali2 ?

 J :   
100 md itu adalah batas tertinggi kekuatan pukulan / serangan atau kekuatan bertahan.
Pada prinsipnya kondisinya sama seperti orang berkelahi, bisa melancarkan serangan berkali2, bisa juga sekali saja menghantamkan energi yg besar, tergantung kekuatan dan stamina.
Soal bagaimana khodamnya melakukannya tidak perlu kita atur2, karena cara kerjanya sendiri2. Nanti khodamnya malah bingung kalau kita atur2.

 A :   
Maksud saya untuk kontrol saya sendiri atau sedulur papat gitu lho mas..
Kayaknya saya terlalu menghambur2kan energi, jadi sering kelelahan hehe...

 J :   
Prinsipnya sama dgn yg saya sampaikan itu.
Sesudah mengeluarkan tenaga sebaiknya memang mengisi tenaga kembali.

 A :   
Sedulur papat bisa disugestikan terpisah gak mas ?
Misalkan kakang kawah dan adi ari2 disugestikan untuk menurunkan energi dan mengisi tubuh sedangkan yang lain membantu saya untuk mengeluarkan energi ?
Dapat inspirasi dari komik naruto hehe
Atau butuh tingkat kekuatan tertentu agar bisa seperti itu mas ?

 J :     Soal sedulur papat itu sih tinggal sugesti kita saja, karena mereka akan mengikuti sugesti kita.

 A :   
Mau tanya tentang kualitas energi..
Manakah kualitas Energi yang lebih baik, yang lebih lama tersimpan ataukah energi baru ?
Apakah semakin lama energi tersimpan maka kualitasnya lebih padat dan tajam ?
Atau harus dikeluarkan secara rutin supaya terganti dengan energi yang lebih segar ?
Bagaimana cara mengolah energi agar lebih padat dan tajam ketika masih dalam tubuh ?

 J :   
Energi di dalam tubuh kita kalau hanya dibiarkan disimpan saja nantinya semakin lama akan semakin menyusut karena tubuh kita secara alami juga mengeluarkan energi. Paling baik memang secara rutin / berkala kita melakukan olah energi, selain untuk dihimpun, juga diolah supaya energinya lebih padat, keras, tajam, bertenaga.

 A :   
Ciri2 kondisi sukma yang terluka bagaimana mas?
Belajar nayuh pake bandul susah, lebih mudah pake lintas pikiran tapi keyakinannya masih ngambang hehe..

 J :   
Ciri2 kondisi sukma yang terluka ?
Wah susah juga ya. Selain dirasakan secara batin, biasanya orangnya akan merasakan tubuhnya lemah atau sakit2.

 A :   
waduh susah ya melihat sukma terluka apa gak ?
Soalnya saya merasa sukma saya lagi tidak sehat
mohon penilaiannya mas

 J :   
Kelihatannya sukma anda tidak terluka, hanya saja kelihatannya anda terlalu aktif berimajinasi.
Lebik baik kalau imajinasinya bisa diwujudkan menjadi perbuatan nyata dan positif, jangan liar dan mengalir sembarangan.
Hati-hati loh.... nanti bisa jadi gangguan pikiran ... atau sekarang sudah jadi gangguan pikiran ? he he he

 A :   
Terima kasih mas atas masukannya
Sepertinya sudah jadi gangguan pikiran mas hehehe..
Karena ketinggalan kereta jadi berusaha merancang pesawat untuk mengejar ketinggalan,,
ya sebenarnya saya sadar ada beberapa sugesti pikiran dan batin saya yang salah, terikat oleh sesuatu, makanya saya sering bertanya ke mas bagaimana caranya membebaskan ikatan itu.

 J :   
Lebih baik kalau kita sedang fokus pada satu hal kemudian kita fokus pada kesejatiannya, kita perdalam pengetahuan pada hakekatnya, sehingga kita bisa membatasi diri pada aspek yg kita sedang fokus, tidak mengambang kemana-mana dan tidak perlu melayani bersitan pikiran yg tidak relevan.

Kalau memang ada ikatan tertentu, tinggal kita pertimbangkan sendiri apakah kita ingin mandiri dengan melepaskan diri dari ikatan itu dan menghadapi resikonya ataukah tidak.
Lebih baik mempertimbangkan aspek manfaat yg tertinggi. Jangan sampai aspek manfaat yg tertinggi itu dikorbankan untuk membela aspek manfaat yg lebih rendah.
Kalau memang tidak bisa melepaskan diri, ya .. iklaskan saja diri kita terikat / terkungkung di dalamnya beserta semua resikonya.


 A :   
Kenapa ya mas,kalo membaca sesuatu ttg makhluk halus, perasaan makhluk tersebut datang, apa ada yang salah dengan sugesti saya ?

 J :   
Mungkin tanpa sadar anda sudah kontak rasa.

 A :   
cara mengendalikannya bagaimana mas ?
Jadi gak nyaman kalo baca2 cerita misteri hehehe

 J :   
Pada orang2 yg sudah pernah membuka rasa, jika ia menerawang sesosok gaib maka sadar ataupun tidak biasanya akan langsung terjadi kontak rasa, sehingga kemudian sosok itu akan terpanggil datang kalau orangnya terlalu intens kontak rasanya, walaupun mungkin kontak rasanya itu tidak disadarinya.

Itulah juga saya tekankan kontak rasa dalam pengisian benda gaib, sehingga dgn cara itu kita bisa memilih2 gaib mana yg akan kita panggil untuk diisikan ke dalam bendanya. Cara kontak rasa / kebatinan itu mudah sekali dilakukan, tergantung tingkat penguasaan orangnya. Dengan cara itu kita tidak perlu berlama2 mewirid amalan gaib atau repot2 menyediakan sesaji seperti yg biasa dilakukan orang ketika memanggil datang sesosok gaib.

Untuk mengendalikannya, supaya tidak dgn sengaja ada gaib yg datang karena adanya kontak rasa, maka selama kita membaca2 atau menerawang, kita tutup rasa, jangan kita membuka rasa, cukup dilakukan dgn pikiran saja, jangan dgn rasa. Ketika membaca2 atau menerawang kita fokus dgn pikiran, jangan sampai ada kontak rasa.

 A :   
Waduh.. Gimana caranya ya mas..
Soalnya sepengetahuan saya kemampuan itu ada tanpa belajar jadi gak ngerti prosesnya..
Habis baca ttg makhluk penyesat jadi khawatir saya mas.
Terima kasih

 J :   
Ya .. sambil baca pikirannya jangan kemana-mana.
Kalau lagi baca alien, ada gak alien yg datang he he he



----------


 A :   
malam mas,
mau curhat uneg2 lagi nih..
menurut saya, hidup damai itu ketika kita tidak terpengaruh lagi oleh hal2 duniawi, dari sudut pandang saya berarti 1.harus sehat, 2.makmur 3.memiliki derajat yang baik 4.sakti
karena ketika kita telah cukup mendapatkan berkah tersebut, kita akan lebih mudah untuk memaknai kehidupan...

dari tulisan2 mas saya baru mendapatkan poin sehat dan sakti, memang pada akhirnya ketika kita mencapai taraf tertentu sampai kita tersambung dengan tuhan hidup dalam naungan tuhan, hidup kita akan dijamin dan itu pasti.
namun sudah umum di masyarakat yang menyebabkan mereka tergelincir itu karena kemakmuran ekonomi dan derajat pangkat...
ketika mereka susah mereka berusaha melakukan hal2 diluar batas sehingga jauh dari jalan yang benar...

langsung ke intinya saja
ketika kondisi seseorang terganggu jalan hidupnya yang berupa rejeki atau jodoh, apakah mungkin ada karena gangguan gaib?
dalam hal ini pengaruhnya bukan hanya secara ketempelan, kerasukan atau lingkungan, namun terganggu karena rusak,
jika semuanya lebih baik bukankah akan lebih mudah dalam menjalankan kehidupan di dunia sehingga kesadaran akan kehidupan selanjutnya bisa lebih terbangun ??

akankah suatu saat nanti mas akan membahas khusus tentang pembersihan diri yang berkaitan dengan rejeki, jodoh dan derajat, sehingga di kemudian hari kehidupan manusia akan lebih baik lagi ?

yang dimaksud saya bukanlah suatu pemaksaan semisal dalam rejeki, yaitu penarikan rejeki secara paksa atau bahkan lebih parah, yaitu pesugihan, jodoh dengan paksa seperti pelet.. tapi lebih menekankan kepada suatu kondisi harmonis, "kondisi standar" yang sudah menjadi "hak" nya sehingga tidak akan khawatir lagi dengan rejeki, jodoh dan derajat

kerena berdasarkan pengalaman pribadi ketika kita cukup dalam hal jodoh rejeki dan derajat, dalam artian "rasa" kita akan lebih mudah untuk mempelajari hal2 yang lebih penting dalam unsur kebatinan dan kesejatian diri sehingga lebih mudah untuk berusaha mengenal tuhan dengan lebih baik,

 J :   
Soal rasa cukup, rasa damai, rasa bahagia, kuncinya adalah pada "rasa" itu sendiri, bukan pada bentuk pemenuhannya ataupun sensasinya.

Kalau orang sudah merasa cukup, ya .. ia akan merasa cukup, walaupun sebenarnya ia kekurangan.

Kalau orang masih merasa kurang, masih ingin tambah, masih ada yg ingin dikejar / diraih, ya .. ia akan merasa masih kurang, walaupun sebenarnya ia sudah berkelebihan / berkelimpahan.
Sudah punya istri pun ia masih akan melihat-lihat hijaunya rumput tetangga.
Sudah jadi konglomerat pun masih ingin tambah terus. The world is not enough.

Kalau orang punya batas tentang apa yg dianggap cukup, maka ia bisa menentukan kapan ia merasa cukup.
Tapi kalau cukup itu tidak ada batasnya, maka tidak ada yg akan membuat ia merasa cukup.
Itulah yg dirasakan kalau hanya mengejar "sensasi"nya saja, sifatnya hanya sementara, tidak langgeng, selalu ingin nambah.


---------


 A :   
Habis berpikir, ternyata melakukan ibadah dan sejenisnya, yang terbangun tidak selalu kekuatan diri, tapi bisa ada khadam yang mendampingi, semakin rajin beribadah, semakin kuat tuah dan energinya, namun efek sampingnya jika manusianya ingkar atau lalai, si khadam suka menghukum sendiri orang yang diikutinya. Serem juga yaa..

 J :   
Seperti yg sudah banyak saya tuliskan, mahluk halus sering datang kpd manusia, apalagi kpd manusia2 yg sering khusyuk berdoa, wiridan, tirakat, meditasi, dsb, yg dalam keadaan itu tubuh dan pikirannya mengeluarkan gelombang energi tertentu yg mengundang datangnya sesosok mahluk halus yg kemudian bisa mendampinginya menjadi khodamnya, bisa juga masuk ke dalam badan / kepalanya.

Yg perlu diwaspadai adalah efek pengaruhnya.
Jika itu dari golongan yg baik, mungkin kita bisa lebih merasa lega, tidak perlu was-was.
Tapi jika itu dari golongan yg tidak baik, seharusnya kita berwaspada dan melakukan pembersihan gaib, kalau bisa.
Jenis golongan hitam dan sukma manusia jahat akan menyesatkan manusia, apalagi jika si manusia memuliakan dirinya sendiri sbg mahluk Tuhan, atau kuat mengejar keduniawian.

 A :   
Ketika ada makhluk yang baik terhadap kita selama kita berada pada jalan yang baik, rajin beribadah dan sejenisnya yang sesuai dengan paham makhluk tersebut, namun ketika kita lalai dan tidak melakukan apa yang sesuai paham mereka, lalu mereka menghukum manusia seakan-akan mereka perpanjangan tangan dari Tuhan, makhluk tersebut termasuk golongan hitam atau putih menurut mas ?
Terima kasih

 J :   
Wah gak jelas deh.
Pengertian hitam dan putih adalah berdasarkan sifat2 perwatakannya, bukan semata2 perbuatannya.

 A :   
Maaf mas saya baru baca lagi artikel tentang penggolongan makhluk halus..
Soalnya dulu pemahaman yang saya dapat begini mas :
- gol.putih itu pasti aman, ampuh tapi hanya bisa melakukan perbuatan yang baik, tidak perlu sesaji, namun minusnya jika kita tidak suka beribadah, suka menghukum sendiri.
- gol.hitam, berbahaya, bisa melakukan apa saja, cepat dan lebih ampuh, minusnya, berbahaya jika sesajinya tidak dipenuhi.
- gol.abu2, bisa melakukan apa saja selama sesajinya dipenuhi, tidak berbahaya, bisa melakukan apa saja, tapi tidak terlalu ampuh.

 J :   
Mungkin pemahaman umum seperti itu ya.
Beda dgn pemahaman saya.

 A :   
Soalnya pemahaman umum itu terikat dengan doktrin dan agama mungkin mas
hehe..


------------


 A :   
mas, ketika kita melakukan transfer energi baik itu mengirim atau menerima, apakah ada sifat2 lain yang ikut berpindah ?
Maksudnya bukan hanya sifat dan karakteristik energinya tapi sifat orangnya
apakah itu terjadi karena sugesti yang salah ?

 J :   
Pada prinsipnya transfer energi bisa diatur sesuai sugestinya, bisa dibuat keras untuk kekuatan, bisa juga halus untuk pengasihan, dsb.
Secara alami sifat energinya bisa juga mengikuti mood orangnya saat mentransfer energi, misalnya mengandung hawa emosi, rasa malas karena terpaksa, rasa panas dingin nggreges2 karena orangnya sedang meriang, dsb.
Kalau orangnya berkarakter keras, agak sulit dia mentransfer energi halus untuk pengasihan, begitu juga sebaliknya, kalau orangnya berkarakter halus, agak sulit dia mentransfer energi keras untuk kekuatan.

 A :   
kompleks juga ya hehehe.. Berarti ketika ingin memberi energi harus dalam kondisi benar2 fit baik itu fisik maupun psikisnya ya mas. Hehe,
maksudnya sang pemberi energi harus bisa netral dalam memberikan energi, sesuai apa yang disugestikan, jangan sampai sang penerima energi terkontaminasi oleh sugesti2 atau sifat yang tidak perlu yang berasal dari sang pemberi energi ya
kalo gitu nanti saya coba transfer energi ke orang yang kurus supaya jadi suka makan ya hehehe..

Kenapa saya kepikiran membahas ini, karena secara sadar dan tidak sadar, selama ini kan saya sudah beberapa kali menerima transfer energi, dan saya rasa, sedikit atau banyak, ada beberapa sifat dari sang pemberi energi itu sekarang ada pada diri saya,

 J :   
Yang sudah kita bahas itu adalah transfer energi yg tujuannya baik, bukan yg tujuannya tidak baik.
Secara positif transfer energi itu bermanfaat bagi si penerima energi.
Tapi ada juga sisi negatif yg mungkin tidak disadari oleh si pemberi maupun si penerima energi, yaitu bisa saja energi yg ditransfer itu mengandung aura / hawa penyakit. Berarti selain transfer energi, bisa juga menjadi transfer penyakit. Bisa juga menjadi transfer kepribadian / psikologis.
Ada juga yg katanya transfer energi, tetapi sebenarnya yg dikirimkan bukanlah energi, tapi khodam.

 A :   
Nah kalo kasus saya yang kemaren2 mencoba transfer energi dan dianggap makhluk (khodam) oleh yang katanya bisa melihat gaib, itu mungkin ada kesalahan dalam pendeteksian apa ya mas ?
Tapi biasanya kan makhluk yang dimensinya lebih tinggi akan terlihat sebagai energi,
tapi ini kok energi malah dianggap sebagai makhluk, apa mungkin sugesti saya yang salah?
Apa ketika pemberian energi harus ditambahkan sugesti, saya hanya ingin mentransfer energi bukan makhluk ?
Terima kasih

 J :   
Mungkin memang sebenarnya itu transfer khodam, bukan transfer energi, biasanya itu dilakukan dengan amalan gaib.

 A :     Waduh kok bisa mas?
Padahal pas transfer energi atau membuat pagaran saya tidak menggunakan amalan gaib ?
Ini saya lampirkan foto contoh :

https://sites.google.com/site/thomchrists/dunia-gaib-mahluk-halus/ngobrol/Energi%20pagaran%20gaib.jpg

 J :   
Itu asli energi pagaran gaib kok, bukan khodam.
Berarti yg melihatnya yg salah.

 A :   
Syukurlah saya kira salah dalam transfer energi hehehe..
Berarti tinggal latihan supaya pagarannya tidak menarik makhluk ya mas,
pengalaman iseng bikin pagaran untuk wadah buah supaya tidak dimakan tikus, malah ternyata buahnya jadi lebih banyak yang dimakan tikus hehe

 J :     Waduh ....


-----------


 A :   
Tadi habis nonton film dragonball.
Ada menyinggung tentang menggabungkan 5 kekuatan menjadi 1 ternyata masih kurang, yang lebih baik adalah menggabungkan 6 kekuatan menjadi 1,
tiba2 saya teringat ketika mensugestikan sedulur papat dengan pancer,
apakah lebih baik jika dalam mesugestikannya kita mengganggap pancer dan fisik dalam kesadaran yang terpisah, sehingga karakternya lebih lengkap, dan mungkin energi nya juga akan lebih baik,
bagaimana pendapat mas?

 J :   
Pancer dan fisik memang mempunyai "kesadaran" yg tidak selalu sejalan, karena pancer aslinya adalah roh, tidak selalu sejalan dgn mekanisme fisik.
Misalnya,
- sekalipun pancernya sedang tidak aktif, tubuh mempunyai jalan mekanisme sendiri.
Misalnya dalam kondisi pingsan atau koma, pancernya tidak aktif, tubuh tetap punya mekanisme hidup sendiri.
Atau sebaliknya,
- sekalipun tubuhnya sedang tidak aktif, pancer bisa tetap aktif.
Misalnya dalam kondisi tidur atau melamun (terlena), pancer bisa aktif beraktivitas di dalam mimpi atau mengalirkan ide dan ilham dalam lamunan.

Dan sekalipun sama-sama sedang sejalan beraktivitas, karena bersifat roh, pancer bisa memberikan reaksi yg tidak semuanya bisa dinalar oleh tubuh (pikiran). Misalnya kita sedang sibuk bekerja, pancer tetap bisa mendeteksi jika di dekatnya ada sesosok halus yg lewat, dan rasa merinding dari pancer tidak selalu bisa dinalar artinya oleh tubuhnya (pikiran / kesadaran).

Secara energi juga bisa tidak sejalan.
Dalam kondisi normal, kekuatan manusia adalah kekuatan fisiknya, tenaga dalam, dsb ditambah kekuatan rohnya (spirit dan semangat).
Tetapi manusia bisa menggunakan kekuatan tubuhnya saja tanpa melibatkan kekuatan rohnya, begitu juga sebaliknya, manusia bisa menggunakan kekuatan rohnya saja tanpa melibatkan kekuatan tubuhnya. Masing2 bisa dilakukan dalam kondisi masing2 yg sesuai.



-----------

 A :   
Pade saya yang waktu itu kemasukan 3 sukma manusia jahat,dari galau berubah jadi langsung meletup2 hehe. Apa sifat aslinya begitu ya...
padahal saya deteksi sudah mas kasih pagaran yang panas membakar untuk proteksinya, saya aja kalo coba deteksi langsung kepanasan hehe..

 J :   
Tadi ada kiriman gaib yg menyerang pikirannya / psikologisnya. Mungkin ia terpengaruh.
Tadi sudah saya bersihkan
thanks

 A :   
Nah itu mas,
cara melindungi diri dari serangan psikis dan psikologis bagaimana mas ?
Pancaran psikologis dari kuntilanak aja tetap bikin merinding je.. Hehe...

 J :   
Itu perbuatan mahluk cerdas, tidak bisa menyerang fisiknya, yg diserang pikirannya.
Itu sama juga seperti ilmu pengasihan, pelet, penglarisan, kewibawaan atau penundukkan, yg dipengaruhi adalah pikiran dan perasaan.
Sebenarnya itu bisa ditahan dgn pagaran absolut.
Tapi secara umum tinggal kitanya saja yg harus kuat, punya ketahanan terhadap pengaruh gaib, apalagi penyesatan, jangan membiarkan diri kita dipengaruhi oleh sesuatu yg bukan berasal dari diri kita sendiri. Itu juga salah satu esensi dari iman.


-------------

 A :   
Selamat malam mas,pernah dengar istilah nadzar ?
Yaitu berjanji akan melakukan sesuatu jika berhasil mencapai atau mendapatkan sesuatu ?
Menurut mas, dalam nadzar ini apakah ada faktor gaib lain yang usil ?
Lalu jika terlanjur melakukan nadzar dan ternyata untuk menepati janjinya itu sangat sulit, bagaimana cara mengatasinya ?
Cukup pembersihan gaib atau bagaimana ?

 J :   
Wah saya belum pernah menelisik masalah itu secara mendalam.
Kalau sudah janji ya sebaiknya ditepati.
Mungkin niatnya saja yg tidak tulus untuk menepati janji.

 A :   
Tidak semua orang mampu untuk selalu menepati janjinya,
terkadang kan kondisi ketika dia berjanji dengan waktu menepati janji bisa berbeda.
Kasusnya kalo saya nilai sama seperti orang yang berdoa lalu doanya ada makhluk2 yang mengabulkan

 J :   
Yang namanya ingkar janji itu kan biasa ....
tidak perlu mencari2 alasan yg lain.
Kalo lagi butuh utangan kita akan janji yg manis dan muluk2
Giliran tiba waktunya melunasi hutang, kita berat melaksanakannya....

 A :   
Hehe iya mas,
point pentingnya bukan masalah di janjinya,
tapi hukumannya..
Ternyata benar kata2 mas manusia di bumi bagaikan semut jika tidak mau sadar,
karena kalo kekuatan kita kurang, pemahaman kita juga tidak luas, di luar sana banyak makhluk2 yang suka bertindak sebagai tuhan2 palsu.

 J :   
Memang saya tidak mau terlalu fokus pada bentuk hukumannya atau siapa yg menghukum, karena semuanya serba kemungkinan, bisa sukma sendiri, mahluk halus, atau Tuhan.
Apalagi kalau yg dulu sudah membantu mengabulkan nazarnya adalah mahluk halus atau Tuhan, maka mereka akan kesal dan marah kalau kita tidak menepati janji.



------------


 A :   
Oh ya mas, ketika mengukur kekuatan, atau yang terasa sebagai kekuatan sukma, itu wadah kekuatannya ataukah isi kekuatannya ?
Maksudnya ketika seseorang sebenarnya kekuatan sukmanya 100md, tapi di dalam tubuhnya hanya ada energi sukma sebesar 50md (bukan energi potensial), yang terasa 50md ataukah 100md ?

jadi sebenarnya orang yang linuwih itu dia selalu dalam keadaan kosong, tidak mengisi kekuatan sukmanya, mengisi jika hanya dibutuhkan saja, ataukah dia menutupi kekuatan sukmanya dengan pagaran energi sehingga tidak bisa dideteksi ?
Terinspirasi film lagi nih mas hehehe..
Terima kasih

 J :   
Mengenai kekuatan dan energi, selama ini yg sudah banyak dituliskan dalam tulisan2 saya adalah kekuatan dan energi yang cenderung bersifat gaib, bukan yang keras dan padat yg menyatu dgn fisik / tubuh yg sering digunakan dalam tenaga dalam kekerasan / kanuragan, misalnya yg untuk mematahkan besi. Yg jenis itu tergantung pada kemampuan orangnya masing2 dalam mengolah dan menggunakan energinya, sehingga walaupun tingkat kekuatannya sama, belum tentu kemampuan orang2nya juga sama, tergantung kemampuan orangnya masing2 dalam hal penguasaan dan olah energi.

Dalam hal mengukur kekuatan, semuanya harus difokuskan pada jenis kekuatannya masing2.
Mengukur kekuatan sukma harus dipisahkan antara kekuatan pancer dan sedulur papat.
Mengukur kekuatan energi di dalam tubuh harus dipisahkan antara energi potensial di dalam tubuh dengan kandungan energi di dalam cakra2 tenaga dalam.

Orang2 yg berisi, dirinya selalu berisi, bukannya hanya mengisi ketika dibutuhkan.
Tetapi orang2 berisi yg merendahkan hati biasanya tidak menonjolkan bhw dirinya berisi, shg orang2 awam atau yg masih dangkal ilmunya mungkin akan menganggap orang itu kosong tidak berisi, dianggap biasa saja, tapi oleh sesama orang berisi, orang itu akan tetap diketahui bhw ia berisi, karena ada rasa yg berbeda dari orang itu dibanding orang lain yg umum. Dan itu berbeda dibandingkan orang2 yg sengaja menonjolkan kewibawaan atau keilmuannya, walaupun belum tentu besar isinya.

Kelihatannya anda terlalu banyak berimajinasi.
Kadang2 saya malah bingung dgn sikap berpikir anda.

 A :   
Maaf mas kalo pertanyaannya aneh, saya juga gak tau kenapa saya bisa begini hehe..

Maksud saya yang mas ukur dengan kekuatan sukma itu kondisi sukma ketika penuh terisi energi sukma atau kah mengukur kekuatan sukma maksimal yang bisa ditampung??

bukan hal yang mustahil kan mas, ketika orang sudah mahir menggunakan kekuatan sukmanya, dalam kondisi biasa2 saja dia hanya terukur sebesar 1 krk tapi ternyata tiba2 daya tampungnya sampai ribuan atau puluhan ribu krk
namun ini diluar perubahan wujud seperti triwikrama

Kalo perasaan saya ketika mas mengukur kekuatan sukma saya,
ketika awal pertama kali yang saya rasakan seperti ditekan, terutama di ubun2, berarti mengetes daya tahan ya mas? dengan kata lain mengukur energi sukma,
Lalu ketika pengukuran kedua yang saya rasakan adalah tiba2 kosong. Lalu penuh, berarti yang diukur adalah wadahnya,
benarkah begitu mas?
Atau perasaan saya saja hehe..

Berarti bisa saya simpulkan,
selain padat berisi, mas ini juga sangat kreatif karena bisa mengukur dengan detail.. Hehe..

 J :   
Ya .. kalau ingin mengukur kekuatan sukma ya harus fokus pada sukmanya, jangan badannya, begitu juga sebaliknya.
Mungkin supaya jelas bedanya energi fisik dengan kekuatan sukma kalau saya sedang mengukur kekuatan sukma kamu saya cabut dulu sukmanya supaya lepas dari badannya ya he he he

 A :   
Waduh.. Dicabut buat apa mas?
Mau diajarin rogoh sukma?
Hehehe..
Terima kasih buat jawabannya ya mas :D




---------












Comments