Invasi Antar Galaxy ?  

 


Tulisan di halaman ini adalah kelanjutan dari tulisan di halaman sebelumnya yang berjudul BHARATAYUDHA  II.

Tulisan ini tidak diperuntukkan untuk dibaca oleh semua orang, tetapi hanya untuk orang-orang yang  mengerti  Firman-Firman Allah, yang percaya dan mengimaninya saja, dan untuk orang-orang yang sudah menyediakan dirinya untuk  Hikmat Allah  tinggal dan hidup di dalam dirinya, untuk menambah hikmat, pengertian dan pengetahuan mereka akan pekerjaan-pekerjaan Allah, untuk menambah sukacita dan keteguhan pengharapan mereka akan Allah, bahwa sampai sekarang Allah tetap bekerja menggenapi Firman-Firman yang sudah diucapkanNya sejak dunia dijadikan, walaupun manusia tidak mengimaninya, apalagi mengetahui apa yang sudah dilakukan Allah terhadap manusia dan dunia.






Info Terkini Alam Gaib




Kamis, 21 Agustus 2014.


Siang hari ini di langit di atas suatu landasan energi yang membentang dari ujung kulon sampai ujung timur pulau Jawa di ketinggian langit sekitar 2 km ada berjajar bala tentara Tuhan di bumi. Pusat berkumpulnya di langit kota Jakarta.

Ini bahan untuk kita latihan mendeteksi kegaiban tingkat tinggi dan bahan untuk kita bisa membedakan mana roh-roh yang duniawi dan mana yang illahi. Pengetahuan yang didapat dari itu akan menjadi pengetahuan spiritual tingkat tinggi.


Bagi anda yang mempunyai khodam, terutama khodam pendamping, dicoba diperiksa apakah khodamnya itu masih ada bersama anda ataukah sedang ngumpet ketakutan.

Karena kondisi alam gaib di Jawa ini mungkin khodam-khodam pendamping dan mahluk-mahluk halus lain pada bersembunyi di bawah tanah, atau masuk ke benda gaibnya masing-masing, tidak keluar mendampingi manusia, dan tidak ada yang berkeliaran.

Karena kondisi alam gaib di Jawa ini jika anda menayuh dengan mengandalkan jawaban dari khodam tayuhan kemungkinannya tayuhan anda akan tidak tepat. Tayuhannya harus difokuskan pada jawaban dari roh pancer anda sendiri atau ditambah dengan melihat gaib secara batin. Tapi memang ada persyaratannya sendiri untuk kita bisa mengandalkan jawaban dari pancer kita, yaitu bahwa roh pancer kita sendiri harus sudah bisa berperan sebagai roh, harus sudah bisa mendeteksi kegaiban, tidak lagi berperan hanya sebagai mahluk biologis saja.
Silakan dibaca-baca lagi tulisan Penulis tentang ilmu menayuh.

Kondisi kegaiban ini dominan berpengaruh di Jawa dan belum diketahui akan berlangsung sampai kapan.



Kondisi 22 Agustus 2014 dari beberapa foto yang dikirimkan oleh para pembaca :


https://sites.google.com/site/thomchrists/temp/invasi-antar-galaxy/Ada%20UFO.jpg















Di dalam foto di samping kiri ada pesawat alien besar seluas 3 kali lapangan sepak bola yang bagian bawah pesawatnya seperti segitiga melengkung mogok tidak bisa bergerak, ditahan oleh bala tentara yang di atas




https://sites.google.com/site/thomchrists/temp/invasi-antar-galaxy/Gunung%20Penanggungan.jpg















Foto gunung Penanggungan yang sekarang ini kosong tidak ada penghuni gaibnya, berbeda sekali dengan kondisinya di hari-hari sebelumnya yang sama seperti gunung-gunung lainnya yang banyak berisi mahluk halus.




https://sites.google.com/site/thomchrists/temp/invasi-antar-galaxy/Gresik.jpg













Ada aktivitas gaib di atas langit kota Gresik, tepatnya di kecamatan Sidayu.

Di foto itu sedang ada pertarungan jin-jin iblis, iblis naga tengkorak raksasa, vampir drakula, setan bermacam-macam bentuk, jin alien dan sukma-sukma jahat melawan balatentara yang di atas.




Pada hari Jum'at tgl.29 Agustus 2014 sekitar pk.21.00 Penulis merasakan adanya rasa tertekan di dada dan rasa was-was. Kedua telinga berdenging keras sekali. Setelah diselidiki ternyata di dekat rumah Penulis sedang berdiri sesosok gaib laki-laki tinggi besar dengan tinggi tubuh sekitar 1000 m, berpenampilan seperti seorang ksatria perang Jepang mirip tokoh samurai Musashi. Rambutnya berkuncir dan njibrak tidak tersisir.

Diperkirakan kekuatannya mencapai 1 juta KRK. Energinya mirip seperti bangsa jin. Kelihatannya sosok gaib itu berasal dari luar bumi, jin alien, tapi mungkin tidak sebangsa dengan sosok-sosok gaib besar sebelumnya.

Di hadapan bala tentara yang di atas ia hanya diam saja tidak berbuat apa-apa. Ditanyai pun tidak menjawab. Akhirnya ia dimasukkan ke jala energi yang dibentuk seperti pasung penangkap ikan.

Kalau sudah ada satu yang muncul, kemungkinannya masih ada teman-temannya yang lain yang juga akan muncul. Keberadaan mereka di bumi pastilah bukan untuk berpiknik. Pasti mereka sedang mencari wilayah jajahan baru untuk dijadikan tempat koloni mereka yang baru dan kemungkinan besar mereka sudah lama berada di bumi tapi selama ini tidak terdeteksi keberadaannya. Indikasi yang sejalan dengan itu juga teridentifikasi dari banyaknya pesawat UFO yang lalu-lalang di langit bumi yang keberadaan mereka pasti bukan sekedar keluyuran saja sampai ke bumi. Pasti mereka sedang mencari wilayah jajahan baru untuk dijadikan tempat koloni mereka yang baru. Perhatian dan kewaspadaan harus ditingkatkan.


Pada hari Minggu tgl.31 Agustus 2014 sekitar pk.03.00 dini hari kedua telinga Penulis berdenging keras sekali. Ternyata di langit Jakarta sedang terjadi pertempuran yang sengit sekali. Ada banyak sekali mahluk halus jahat dari belahan bumi utara, dari tanah Arab, Eropa dan Afrika, sukma-sukma jahat, jin-jin iblis, iblis naga tengkorak, manusia tengkorak, vampir drakula, iblis berkerudung, setan macam-macam dan mahluk halus berbagai macam wujud dan bentuk yang selama ini hanya diketahui orang dari dongengan mahluk halus datang beramai-ramai menyerang bala tentara yang di atas. Pertempuran sengit sekali berlangsung sampai pagi. Syukurlah Tuhan melindungi, mereka semua dapat ditaklukkan.


Pada hari Selasa 9 September 2014 selepas mahgrib kedua telinga Penulis berdenging keras sekali. Setelah diselidiki ternyata ada sesosok sukma bapak-bapak yang percaya diri mendatangi Penulis bersama sesosok gaib laki-laki tinggi besar di belakangnya setinggi 1000 m, 1 juta KRK, yang penampilannya sama dengan sosok gaib besar sebelumnya.

Sukma bapak-bapak itu mudah disingkirkan, sedangkan sosok gaib besar itu kemudian disorot dengan cahaya kuning yang membuatnya beku seperti patung tak dapat berbuat apa-apa.

Tetapi sekitar pk.20.00 kedua telinga Penulis kembali berdenging keras sekali. Ternyata di langit sedang terjadi pertempuran yang sengit sekali. Ada banyak sekali mahluk halus jenis sukma datang beramai-ramai menyerang bala tentara yang di atas. Dan di atas itu juga di dekat ujung landasan energi ada satu sosok gaib besar 1 juta KRK itu yang sedang bertarung trengginas seperti pendekar samurai Jepang dan ada satu lagi sosok gaib besar itu yang bertarung di bawah sama trengginasnya dengan kakinya menjejak di tanah. Keduanya bersenjatakan pedang seperti katana yang digenggam dengan kedua tangannya. Sebat sekali gerakannya. Cara berkelahi dan penampilan mereka mirip sekali seperti ksatria samurai Jepang.

Kali ini ada banyak anggota tentara yang di atas itu yang terluka parah. Walaupun ada banyak anggotanya yang kekuatannya setingkat dengan lawannya sosok-sosok gaib besar itu, tetapi yang kekuatannya lebih lemah yang saat itu sedang fokus berhadapan dengan sukma-sukma jahat banyak yang menjadi korban sabetan pedang dari sosok-sosok gaib besar itu yang memang sebat sekali gerakannya.

Akhirnya kedua sosok gaib besar itu disorot juga dengan cahaya kuning yang membuat mereka beku tak dapat berbuat apa-apa. Kemudian posisi beku mereka disatukan berdiri berjejer dengan sosok gaib besar sebelumnya.

Tentara-tentara langit yang terluka parah itu dalam waktu singkat bisa disembuhkan luka-lukanya, malah kekuatannya sudah juga ditambahkan, sehingga sekarang ini kondisi mereka sudah jauh lebih kuat dan gagah daripada lawannya sosok-sosok besar itu.


Malam ini bulan purnama bagus sekali. Tapi ada rasa yang lain ketika Penulis memandangi bulan purnama itu. Setelah diselidiki ternyata di permukaan bulan sudah dijadikan markas perhentian mahluk-mahluk halus yang sebangsa dengan gaib-gaib besar 1 juta KRK itu, yang berhenti sementara karena masih tidak berani memaksakan diri untuk menembus pagaran gaib yang membungkus bumi. Jumlah mereka banyak sekali. Mungkin juga mereka masih menunggu datangnya rombongan mereka yang lain.

Tapi kemudian mereka juga dibekukan dengan dari bumi disorot sinar kuning. Mulai sekarang ini mungkin dari bumi kita bisa menerawang keberadaan mereka di bulan sana dengan kondisi tubuh diam mematung tak bergerak.


Sekitar pk.23.00 kedua telinga Penulis kembali lagi berdenging keras sekali. Ternyata di bawah rumah Penulis ada mengintai 11 sosok gaib besar tersebut. Syukurlah Tuhan melindungi, mereka semua dapat cukup mudah ditaklukkan, dibekukan dengan sinar kuning, dan sekarang kondisi tubuh-tubuh mematungnya disatukan berdiri berjejer dengan sosok-sosok gaib besar sebelumnya.

Pertempuran sengit malam ini terus berlangsung sampai pagi karena banyaknya sukma jahat yang tak putus-putusnya datang menyerang.

Sebenarnya hampir setiap hari telinga Penulis berdenging terus karena hampir setiap hari itu juga selalu ada pertarungan sengit di langit melawan gaib-gaib jahat dan penyesat, tetapi yang diungkapkan disini hanyalah pertarungan-pertarungan yang di dalamnya ada tambahan informasi saja atas sesuatu yang perlu kita perhatikan.



Jum'at malam tgl.12 September 2014 sekitar pk.21.00 ketika Penulis sedang tidur sore karena sedang meriang, kedua telinga Penulis berdenging keras sekali. Ternyata tepat di dekat rumah Penulis sedang berdiri sesosok gaib laki-laki tinggi besar. Gaib yang ini kelihatannya tubuhnya lebih tinggi dan kekuatannya sekitar 2 kalinya gaib-gaib besar sebelumnya. Tapi ia hanya mengawasi saja sebentar, kemudian pergi lagi.


Pada sore hari ini Sabtu 20 September 2014 sekitar pk.16.00 tempat tinggal Penulis dan sekitarnya di Jakarta Timur dilanda angin besar dan hujan deras sekali. Atap-atap rumah berbahan plastik fiber banyak yang coprol dan rontok dilabrak angin kencang dan ikut beterbangan bersama dengan daun-daun dan jemuran. Penulis belum tahu apakah angin dan hujan besar ini hanya melanda lingkungan tempat tinggal Penulis saja ataukah lebih luas lagi melanda Jakarta. Baru 5 - 10 menit saja kali kecil di depan rumah Penulis sudah hampir meluap airnya, sudah hampir banjir.

Dari deteksian sekilas kelihatannya hujan dan angin kerasnya itu bukan karena ulah perbuatan mahluk halus. Begitu juga yang dikatakan balatentara yang di atas ketika dimintai tolong meredakan hujan dan anginnya. Tapi terasa ada sesuatu yang tidak wajar dari bertiupnya angin kencang itu. Dari adanya perbenturan energi ketika Penulis memancarkan energi ke alam sekitar akhirnya diketahui juga bahwa angin dan hujannya itu ternyata digerakkan oleh suatu energi khusus.

Ternyata sumber penyebabnya adalah perbuatan sesosok gaib besar yang sebelumnya sudah pernah datang mengintai. Gaib yang ini tingginya sekitar 1,5 kalinya gaib-gaib besar sebelumnya dan kekuatannya sekitar 2 juta KRK. Sosok wujudnya seperti bapak-bapak jaman dulu di desa. Sifat energinya mirip seperti bangsa jin. Mungkin ini termasuk jin alien juga. Di belakangnya berjejer berbaris sukma-sukma jahat pendukungnya.

Gaya berkelahi gaib bapak-bapak ini mirip sekali seperti orang yang ahlinya tenaga dalam murni. Gerakannya agak lambat. Sambil terus bergerak bertarung kaki dan tangannya memainkan gelombang energi yang besar dan sering juga menembak jauh.

Kuda-kudanya kokoh dan mantap. Kedua tangannya bergerak melingkar di depan dada membentuk perisai energi, kemudian bergerak lurus ke depan memukul dengan telapak tangan membuka. Kedua tangannya membuka lagi membentang ke samping, lalu melengkung ke depan menekan dengan energinya menutup pergerakan lawan-lawannya. Kakinya bergerak menendang, kemudian bergerak lagi melingkar menyapu tubuh lawan-lawannya yang di bawah. Tubuhnya meliuk-liuk harmonis mengikuti gerakan tangan, kaki dan aliran energinya. Kombinasi gerakan tangan dan kakinya sangat harmonis, indah sekali dilihat.

Gaya berkelahinya mirip sekali seperti orang yang sedang memainkan jurus-jurus Taichi di film kungfu mandarin. Gelombang energinya kuat sekali berkesiuran ke sekitarnya memunculkan angin berputar dan bertiup kencang, bahkan sukma-sukma jahat pendukungnya juga ikut berpelantingan terkena gelombang energinya.

Karena tubuh lawannya yang besar dan tinggi sekali seperti raksasa itu maka bala tentara yang di atas tampak seperti gatot kaca - gatot kaca kecil yang gesit beterbangan di sekitarnya. Tapi untungnya balatentara yang di atas itu sekarang ini sudah jauh lebih tinggi kekuatannya daripada sebelumnya, sehingga tidak mudah untuk mereka bisa begitu saja dibuat mental berpelantingan disapu oleh gelombang energi. Sosok gaib besar itu dikepruki beramai-ramai hingga terkapar sekarat tak berdaya. Tubuh besar gaibnya itu akhirnya juga dibekukan dengan sinar kuning dan disatukan berdiri berjejer dengan sosok-sosok gaib besar sebelumnya. Sukma-sukma jahat pendukungnya juga sudah semuanya diringkus.


Karena tidak menduga tingginya dimensi gaibnya, Penulis, bahkan balatentara yang di atas, tidak bisa cepat mendeteksi keberadaannya. Tidak bisa dengan sekilas saja langsung terdeteksi keberadaannya. Apalagi ia juga dengan sengaja menyamarkan keberadaannya dan menyamarkan juga keberadaan sukma-sukma jahat di belakangnya.

Ini menjadi pelajaran tersendiri bagi Penulis dan bala tentara yang di atas bahwa ternyata kita masih harus terus belajar untuk bisa mendeteksi dengan cepat keberadaan gaib-gaib tingkat tinggi dan yang dimensinya tinggi, apalagi mereka juga dengan sengaja menutupi dan menyamarkan keberadaannya. Jangan lagi menganggap sama dengan gaib-gaib sebelumnya yang lebih mudah dideteksi keberadaannya.

Yang harus diutamakan adalah kepekaan rasa dan insting. Sekalipun sosok wujud gaib mereka sulit dilihat dan keberadaan energinya juga sulit dideteksi, setidaknya seharusnya dengan mengedepankan insting yang tajam kita bisa merasakan adanya "sesuatu" yang berbahaya dan yang potensial menjadi ancaman. Sesudah bisa terdeteksi dengan rasa dan insting barulah "sesuatu" yang berbahaya itu dipertegas lagi keberadaannya dengan cara melihat gaib atau dengan cara mendeteksi energinya.

Bila sosok wujudnya sulit dilihat, untuk bisa melihatnya berarti kita harus membuka penglihatan gaib ke dimensi yang tinggi sekali. Mengawang-awangnya ditambah, sampai tertangkap adanya citra dan image tentang sosok wujudnya. Sesudah itu barulah penglihatan gaibnya difokuskan ke sosok wujud gaib yang sudah tertangkap citra / imagenya itu, jangan lagi mengawang-awang, dan jangan juga hanya sekelebatan saja.

Bila keberadaan energinya juga sulit dideteksi dan sulit dirasakan, kita berusaha mendeteksi keberadaannya dengan cara memancarkan energi dengan frekwensi yang bervariasi, dari yang frekwensinya rendah sekali sampai yang frekwensinya tinggi sekali, supaya terasa keberadaannya ketika ada perbenturan energi, supaya terasa bahwa ada "sesuatu".  Prinsip kerjanya sama seperti radar elektronik yang pancaran gelombang elektroniknya bervariasi frekwensinya.


Minggu siang sekitar jam 12.30 tgl 21 September 2014  Penulis merasakan lagi dada berdebar-debar dan rasa was-was, kedua telinga berdenging keras. Setelah diselidiki ternyata tidak jauh dari rumah Penulis sedang berdiri sesosok gaib laki-laki ksatria tinggi besar. Gaib yang ini kelihatannya tinggi tubuhnya dan kekuatannya sama dengan gaib besar sebelumnya yang 2 juta KRK. Ia diam berdiri mengawasi. Bala tentara yang di atas sedang pergi semua berkumpul beribadah di dalam kerajaan mereka.

Mendadak ia berdiri dengan kuda-kuda bertarung dan kedua tangannya membuat gerakan melingkar di depan dada membentuk perisai energi, menantang berkelahi. Tapi ia tidak diberi banyak kesempatan, karena seberkas sinar kuning dengan mudah menembus perisai energinya, langsung membekukannya. Kemudian tubuh gaibnya diposisikan berdiri berjejer dengan gaib-gaib besar sebelumnya.

Tapi dada berdebar-debar, rasa was-was, dan telinga berdenging keras masih belum juga hilang. Setelah diselidiki lagi ternyata di tempat berdiri gaib besar sebelumnya itu ada lagi yang sedang berdiri disitu, sesosok gaib ksatria berpedang 1 juta KRK yang tampaknya sudah tunduk kepada sosok gaib ksatria 2 juta KRK itu. Ksatria ini juga berdiri dengan kuda-kuda yang mantap. Pedangnya mantap dipegang dengan dua tangan, bilah pedangnya berada di samping kanan wajahnya. Tapi ia juga tidak diberi banyak kesempatan. Seberkas sinar kuning langsung membekukannya. Kemudian tubuh gaibnya juga diberdirikan berjejer dengan gaib-gaib besar sebelumnya.

Setelah diselidiki lagi ternyata masih ada berdiri disitu sesosok gaib ibu-ibu berkemben tinggi besar. Mungkin ia adalah istri dari sosok gaib bapak-bapak 2 juta KRK yang pertama kali muncul. Ia hanya diam berdiri mengawasi. Ia juga dibekukan dengan sinar kuning dan diberdirikan berjejer dengan gaib-gaib besar sebelumnya.

Setelah diselidiki lagi ternyata masih ada lagi berdiri disitu sesosok gaib laki-laki ksatria tinggi besar 2 juta KRK, sejenis dengan laki-laki ksatria yang pertama. Setelah keberadaannya terdeteksi ia juga langsung membentuk kuda-kuda bertarung dan kedua tangannya membuat gerakan melingkar di depan dada membuat perisai energi, menantang berkelahi. Tapi ia juga tidak diberi banyak kesempatan. Ia juga dibekukan dengan sinar kuning dan diberdirikan berjejer dengan gaib-gaib besar sebelumnya.

Setelah diselidiki lagi ternyata di tempat itu masih ada lagi berdiri sesosok gaib ksatria tinggi besar, kali ini berjenis perempuan, perempuan ksatria. Ia diam saja berdiri mengawasi. Ia juga langsung dibekukan dengan sinar kuning dan diberdirikan berjejer dengan gaib-gaib besar sebelumnya.

Dada berdebar-debar, rasa was-was, dan telinga berdenging keras sudah mulai reda. Lokasi itu sudah bersih. Tidak ada lagi yang berbahaya. Tapi setelah diselidiki lagi ke area yang lebih luas, ternyata sedang ada berjalan sesosok gaib laki-laki tinggi besar 2 juta KRK dari arah pusat kota ke arah rumah Penulis. Langsung saja ia juga dibekukan dengan sinar kuning dan diberdirikan berjejer dengan gaib-gaib besar sebelumnya.

Di tempat yang lain lagi ternyata ada sebarisan panjang sukma-sukma jahat yang sedang sembunyi-sembunyi berjalan ke arah rumah Penulis. Mereka disorot juga dengan sinar kuning, langsung diam mematung di tempat mereka sedang berdiri.

Memang karena tingginya dimensi gaibnya Penulis tidak bisa cepat mendeteksi keberadaan mereka semuanya sekaligus. Tidak bisa dengan sekejap semuanya langsung terdeteksi keberadaannya. Apalagi mereka juga dengan sengaja menyamarkan keberadaannya. Terpaksa harus satu per satu dulu mendeteksinya untuk langsung diambil tindakan. Penulis masih harus beradaptasi dengan gaib-gaib yang setinggi itu dimensinya, dan masih belajar juga untuk bisa mendeteksi yang dimensinya lebih tinggi lagi, barangkali saja ada.

Sekitar pk.14.00 Penulis merasakan lagi dada berdebar-debar, rasa was-was dan kedua telinga berdenging keras. Ternyata di belakang rumah Penulis sedang berdiri sesosok gaib laki-laki tinggi besar 2 juta KRK yang lain lagi. Begitu terdeteksi keberadaannya ia langsung mengangkat kaki kanannya untuk menginjak Penulis, tapi Penulis secara refleks menyorotkan energi laser ke telapak kakinya itu hingga menembus lututnya yang membuatnya terjengkang kelojotan kesakitan. Kemudian ia juga dibekukan dengan sinar kuning dan dijejerkan juga dengan gaib-gaib besar yang lainnya.


Rabu pagi sekitar jam 09.00 tgl 24 September 2014  telinga Penulis berdenging keras lagi. Ternyata di langit Jakarta sedang terjadi pertarungan yang sengit. Ada banyak sekali gaib besar 1 dan 2 juta KRK bersama sukma-sukma jahat pendukungnya di belakangnya muncul bersama-sama menyerang bala tentara yang di atas.

Gaya berkelahi gaib-gaib besar itu kelihatannya sama dan seragam, seolah-olah masing-masing mereka berasal dari suatu perguruan beladiri. Yang 1 juta KRK bertarung seperti ksatria pedang Jepang, sebat sekali gerakannya. Yang 2 juta KRK mirip sekali seperti orang-orang yang ahlinya tenaga dalam murni, seperti sedang memainkan jurus-jurus Taichi. Energinya terasa kuat tajam dan bergelombang.

Bala tentara yang di atas karena kecilnya tubuh mereka dibanding lawan-lawannya tampak seperti lebah-lebah yang beterbangan mengerubungi raksasa-raksasa itu. Terasa sekali ada gelombang-gelombang energi yang besar dari tubuh-tubuh gaib-gaib besar itu, tapi tidak sampai menimbulkan angin besar, karena mereka lebih banyak bertahan, karena sekali saja sengatan lawannya mengenai mereka sudah membuat mereka kesakitan.

Pertarungan yang sengit terus berlangsung sampai keesokan paginya lagi karena tidak putus-putusnya gaib-gaib besar itu yang muncul dan datang ikut bertarung, ditambah lagi dengan banyaknya sukma-sukma jahat di belakang mereka. Di langit Jakarta saja sudah ada sekitar 100 gaib-gaib besar itu yang roboh bergelimpangan sekarat tak berdaya. Mungkin ada juga yang lainnya di tempat-tempat lain di luar Jakarta. Sampai sore ini pun masih juga terjadi pertarungan di langit Jakarta, tapi sudah tidak seseru sebelumnya.


Hari Minggu sore sekitar jam 16.00 tgl 28 September 2014  telinga Penulis berdenging keras lagi. Ternyata di langit Jakarta sedang terjadi lagi pertarungan yang sengit. Bala tentara yang di atas terpaksa meninggalkan posisinya yang sedang berada di dalam kerajaan mereka untuk menghadapi gaib-gaib besar 1 dan 2 juta KRK dan sukma-sukma jahat pendukungnya di belakang mereka yang datang bersama-sama menantang bala tentara yang di atas.

Tetapi sekitar pk.19.00 telinga Penulis berdenging semakin keras. Setelah diselidiki akhirnya tertangkap image sesosok gaib besar seperti manusia yang berseragam pakaian besi seperti robot. Tinggi badannya sekitar 5 kalinya gaib-gaib besar 2 juta KRK. Kekuatannya kira-kira ada sekitar 20 juta KRK. Ia hanya diam saja berdiri bersedekap memperhatikan pertarungan yang sedang terjadi, mungkin dirinya merasa nyaman karena menganggap keberadaannya tidak terdeteksi.

Sekitar pk. 21.00 gaib-gaib besar 1 dan 2 juta KRK itu sudah dikalahkan semua. Sekarang bergeletakan sekitar 300 tubuh-tubuh gaib besar itu sekarat tersebar di berbagai tempat di langit Jakarta. Entah berapa banyak lagi yang tergeletak sekarat di langit di luar Jakarta. Dan si gaib 20 juta KRK itu terkejut ketika ia didatangi oleh tokoh-tokoh balatentara yang di atas, karena ia masih merasa yakin bahwa kehadirannya masih tidak terdeteksi.

Si gaib 20 juta KRK itu sekarang berhadapan dengan tokoh-tokoh balatentara yang di atas yang sekarang sudah bisa membesarkan ukuran tubuhnya sama tinggi dan sama besar dengan lawannya itu karena mereka sekarang sudah bisa meninggi-besarkan tubuh mereka dengan kekuatan tubuh yang tetap solid, kekuatan dan energi tubuh mereka tidak buyar karena ukuran tubuh mereka yang membesar.

Gaya berkelahi si gaib 20 juta KRK itu mirip seperti seorang petarung yang mengandalkan kekuatan fisiknya. Tetapi ia tak berdaya setelah dikeroyok dikepruki beramai-ramai oleh lawan-lawannya. Tubuhnya tergeletak sekarat di langit di daerah Pasar Minggu, Jakarta.


Hari Rabu selepas mahgrib tgl 1 Oktober 2014  telinga Penulis berdenging keras lagi. Tapi di sekitar tempat tinggal Penulis kelihatannya tidak ada ancaman yang setara dengan kerasnya dengingan telinga itu. Setelah diperluas lagi wilayah pendeteksiannya, ternyata di luar angkasa di dekat planet Mars ada banyak kapal-kapal gaib jin alien 20 juta KRK itu yang sedang muncul keluar dari dalam sebuah lingkaran portal gaib.

Ada sekitar 30 kapal gaib yang sudah muncul keluar dari portal itu. Segera saja portal itu difilter dengan selapis energi transparan yang membuat apapun wujud gaib yang keluar melewati portal itu akan langsung tewas membeku. Portalnya masih bisa dilewati, tapi yang melewatinya langsung tewas membeku.

Sekitar 30 kapal gaib jin alien yang sudah lebih dulu keluar dari portal itu beriringan di luar angkasa menuju bumi. Tapi mereka masih tidak berani menembus pagaran gaib bumi. Mereka berlayar mengelilingi bumi dengan menelusuri tepi dinding pagarannya mencari keberuntungan kalau saja ada celahnya yang bisa diterobos. Tapi setelah dibiarkan menjalani beberapa putaran ke segala arah mengelilingi bumi mereka akhirnya disorot juga dengan energi yang membuat kapal-kapal gaib dan seisi penumpangnya jin-jin alien tewas membeku semuanya. Posisinya sekarang ada di langit di atas lautan Pasifik, di atas lautan di antara benua Asia dan benua Amerika. Mungkin anda bisa menerawang kesana. Kapal-kapal gaib itu diam membeku dalam posisi masih beriringan.


Hari Minggu 12 Oktober 2014 sekitar jam 9.00 ketika bala tentara yang di atas sedang pergi semua berkumpul beribadah di dalam kerajaan mereka, Penulis merasakan lagi dada berdebar-debar dan was-was, kedua telinga berdenging keras. Setelah diselidiki ternyata tempat tinggal Penulis didatangi banyak sekali sukma jahat yang datang menantang. Serombongan demi serombongan sukma jahat itu datang susul-menyusul. Agak jauh di posisi yang berseberangan terdeteksi sedang berdiri sesosok gaib laki-laki tinggi besar 20 juta KRK yang sama dengan gaib sebelumnya, diam berdiri mengawasi.

Rombongan demi rombongan sukma jahat yang datang cukup mudah ditangani. Setiap rombongan sukma jahat yang datang langsung digaruk dengan jaring energi dan dibakar dengan energi yang membakar dan dilemparkan ke landasan energi yang di atas menjadi seperti onggokan-onggokan sampah yang menyala-nyala dibakar. Semua rombongan sukma jahat yang datang diperlakukan begitu sampai habis tidak ada lagi sukma jahat yang datang menantang. Mungkin jumlah keseluruhannya sampai ratusan ribu banyaknya. Di dalamnya terlibat juga sekitar 20 jin alien 2 juta KRK yang ikut menyerang bersama dengan sukma-sukma jahat itu. Tapi mereka semua juga dibakar dan dilemparkan ke landasan energi yang di atas menjadi seperti onggokan-onggokan sampah yang menyala-nyala.

Jin alien laki-laki tinggi besar 20 juta KRK yang hanya berdiri saja memperhatikan itu ternyata memang tidak menunjukkan sikap melawan ketika didatangi. Teman-temannya yang ada di bumi saat itu ada sekitar 100-an jumlahnya dan semuanya sudah datang berkumpul dengannya. Ternyata mereka malah minta diijinkan untuk pulang ke negeri asalnya, karena untuk pulang sendiri mereka tidak berani menembus pagaran gaib bumi. Ternyata mereka lebih rasional. Mereka merasa tak ada harapan untuk bisa menang dan berkuasa di bumi. Apalagi kapal-kapal gaib pasukan kiriman dari negeri mereka ternyata juga tak mampu masuk sampai ke bumi.

Akhirnya setelah semuanya disatukan, mereka dilemparkan ke luar angkasa. Mereka menutup mata sambil berteriak keras dan menutup diri membentuk perlindungan ketika tubuh mereka yang dilemparkan itu hampir menabrak pagaran gaib bumi, padahal pagaran itu membuka sendiri ketika mereka melewatinya.

Setelah berada di luar angkasa mereka segera menuju portal yang ada di dekat Mars. Tapi mereka tidak berani memasukinya setelah mereka mendeteksi adanya selapis energi yang bersifat negatif bagi mereka. Akhirnya mereka pergi terbang melalui jalan konvensional luar angkasa menuju ke negerinya. Entah akan memakan waktu berapa lama sampai mereka tiba di negerinya. Itu juga kalau tidak kesasar.



https://sites.google.com/site/thomchrists/temp/invasi-antar-galaxy/Ksatria%20berpedang.JPG
Gambar di sebelah kiri ini adalah image posisi berdiri mematungnya gaib-gaib besar 1 dan 2 juta KRK itu berjejer berbaris dikumpulkan.

Ada 3 ksatria berpedang dengan posisi kaki menekuk membentuk kuda-kuda bertarung. Pedang tajamnya di sebelah kanan wajahnya, digenggam dengan kedua tangannya, persis seperti gambar sampul di novel silat Musashi.

Disitu juga ada 5 sosok gaib besar 20 juta KRK. Di latar belakang gambar ada sebuah kapal gaib tumpangan mereka yang beserta semua penumpang di dalamnya sudah juga dibekukan.


Mungkin semua gaib-gaib yang ada di dalam foto itu sesudah sekarang kondisi mereka semua dibekukan tidak lagi terlalu sulit untuk dilihat dibandingkan kondisi aslinya dulu ketika mereka masih hidup. Mungkin itu bisa untuk latihan kita mendeteksi dan melihat gaib-gaib tingkat tinggi yang selama ini tidak terdeteksi oleh manusia, lebih banyak diketahui hanya dari dongengan saja. Tapi walaupun banyak yang menjadi dongeng, ternyata ada banyak yang sosoknya benar-benar ada. Entah dulunya hanya khayalan saja ataukah mungkin memang dulu ada orang yang benar-benar pernah melihat mereka.

Di bagian depan di dalam foto itu juga ada sesosok gaib drakula generasi pertama. Tingginya sekitar 20 meter. 20.000 KRK. Di bahu kanannya disangkutkan sebuah jaring energi seperti karung putih berisi puluhan ribu anak buahnya. Di sebelah kirinya ada anak buahnya sesosok gaib drakula dari generasi sesudahnya. Semuanya sudah dibekukan.

Drakula itu muncul di belakang Penulis sekitar pk.17.00 pada hari Jum'at tgl. 24 Oktober 2014 ketika Penulis sedang santai tiduran menonton TV. Energinya halus sekali hampir tak terasa. Mungkin seperti kombinasi energi bangsa jin dan jenis sukma / arwah. Awalnya penampakan bentuk wujudnya adalah seperti bayangan hitam manusia kelelawar bersayap lebar seperti batman. Insting Penulis mengatakan ini jenis drakula. Semakin lama bayangan hitam itu semakin membesar memunculkan wujud aslinya. Semula Penulis mengira sosok wujudnya adalah seperti pangeran drakula di film-film. Ternyata sosok wujudnya adalah seperti monster purba bersayap. Lagi santai nonton TV barangkali saja ada berita tentang acara suro-an, ehh ternyata malah didatangi drakula.

Itu adalah drakula generasi pertama. Yang seperti pangeran drakula di film-film mungkin adalah generasi mudanya.

Tak lama kemudian anak-anak buahnya datang beramai-ramai beterbangan seperti kelelawar-kelelawar hitam.
Itu adalah wujud mereka ketika sedang terbang. Sesudah diam hinggap di tanah barulah mereka berubah ke wujud aslinya.

Tapi mereka semuanya tidak dibiarkan begitu saja sampai sempat membuat kekacauan. Drakula pemimpinnya langsung saja dibekukan dengan sinar putih. Anak-anak buahnya yang masih beterbangan langsung saja ditangkapi dengan jaring energi.

Jenis gaib drakula ini adalah jenis mahluk halus pembunuh manusia, sangat haus "darah" (energi). Mereka menghisap energi korbannya dengan cara menghisapnya melalui mulut korbannya yang terbuka karena dicekik. Korbannya pasti tewas seketika. Kalau tidak menemukan manusia, mereka juga mau (terpaksa) menghisap energi hewan besar seperti sapi.

Jenis drakula di film-film yang wujudnya adalah manusia drakula mungkin awalnya adalah bersekutunya drakula dengan manusia pemuja drakula (berhala). Manusia itu diberi kekuatan gaib dan kemampuan seperti drakula. Tapi jenis manusia drakula ini menghisap energi dari darah manusia (atau hewan besar bila terpaksa), bukan menghisap energi murni seperti jenis drakula yang gaib.

Manusia yang tidak mati sesudah dihisap darahnya oleh manusia drakula kemudian akan menjadi manusia drakula juga setelah tertular racun air liur si manusia drakula.
Sedangkan serigala jadi-jadian di film-film mungkin awalnya adalah hewan yang tidak mati sesudah darahnya dihisap oleh manusia drakula.
Dan manusia serigala jadi-jadian mungkin awalnya adalah manusia yang tidak mati sesudah darahnya dihisap oleh serigala jadi-jadian.

Jenis drakula yang gaib bisa ditangkal dengan beberapa butir bawang putih yang masih segar, bukan yang sudah kering layu tidak berenergi lagi. Mungkin sama dengan di Jawa yang orang memborehkan tumbukan bawang merah dan bawang putih ke dada / kepala anak-anak dan bayi untuk menangkal gangguan gaib jenis palasik, wewe gombel, dsb. Tapi bawang-bawang putih itu tidak bisa digunakan untuk menangkal jenis manusia drakula, jenis serigala jadi-jadian dan jenis manusia serigala.



_____




Bala tentara yang di atas sejak awal Oktober 2014 sampai sekarang lebih banyak berdiam di dalam kerajaan mereka yang di Jawa Tengah. Mungkin gaib-gaib umum yang sebelumnya pada menghilang bersembunyi sekarang-sekarang ini sudah mulai muncul kembali, dan gaib-gaib yang sebelumnya masuk menempati tubuh manusia, yang sempat juga menghilang bersembunyi, mungkin sekarang-sekarang ini juga sudah kembali masuk ke dalam tubuh manusia. Mungkin kondisi alam gaib sudah kembali normal seperti sebelum adanya bala tentara yang di langit. Karena itu sebaiknya kita tetap berhati-hati dan waspada atas segala sesuatu yang berhubungan dengan gaib.

Tetapi sejak awal November 2014 ada datang bergantian hampir setiap hari sekitar pk. 03.00 - 04.00 pagi dini hari rombongan demi rombongan sukma ibu-ibu, perempuan dan anak-anak yang datang kepada Penulis meminta supaya suami-suami dan keluarga mereka diampuni dan dibebaskan, karena sesungguhnya mereka tidak jahat. Mereka terpaksa ikut-ikutan menyerang karena adanya tekanan pengaruh dari sukma-sukma lain para pemimpin komunitas mereka yang jahat dan lebih sakti.

Awalnya Penulis bingung juga. Lalu mereka disuruh mencari sendiri anggota keluarga yang mereka maksudkan. Sesudah ketemu, sukma-sukma anggota keluarga mereka itu Penulis turunkan / pindahkan dari atas ke tanah. Memang mereka itu kelihatannya bukanlah golongan sukma yang jahat. Akhirnya mereka itu dipulihkan lagi kondisinya selama mereka memang tidak termasuk sukma yang jahat, walaupun sebelumnya sudah dibakar atau ditusuk laser energi.

Dari rasa Penulis kelihatannya mereka itu semasa hidupnya dulu adalah orang-orang yang baik, berketuhanan dan menjalankan ajaran wedha jawa (hidup berbudi luhur). Hanya saja di kehidupan yang sekarang ini mereka terjebak di dalam komunitas yang pemimpinnya tidak baik. Karena itu mereka layak diberi kesempatan untuk kembali hidup sebagai orang-orang baik. Mungkin suatu saat nanti mereka juga layak untuk dikenalkan dengan Sang Trisula Wedha, karena mereka bukan golongan Anti Kristus.



_____




Sejak bulan Februari 2015 ada datang bergantian rombongan demi rombongan jin alien 2 juta KRK dan jin alien yang 1 juta KRK. Mereka meminta diijinkan keluar dari bumi, karena untuk pergi sendiri keluar bumi mereka tidak mampu menembus pagaran gaib bumi. Kelihatannya masing-masing kelompok mereka tidak saling mengenal / berhubungan dengan kelompok lainnya.

Dari perwujudan jin alien 2 juta KRK yang bapak-bapak dan ibu-ibu dan laki-laki dan perempuan ksatria kelihatannya tujuan mereka datang ke bumi adalah untuk berkoloni, menjadikan bumi sebagai tempat tinggal mereka yang baru, tidak dengan tujuan utama untuk menguasai bumi. Itu berbeda dengan jin-jin alien yang 1 juta dan yang 20 juta KRK yang berjenis laki-laki semua.

Mungkin karena menyadari bahwa keberadaan mereka di bumi tidak diinginkan dan merasa keberadaan mereka di bumi terancam, maka mereka memutuskan untuk pergi keluar dari bumi. Tapi ketika pagaran bumi dibuka untuk mereka melewatinya, kemudian datang berkumpul pesawat-pesawat UFO tak kelihatan mata di posisi pagaran yang terbuka itu yang ingin juga pergi keluar dari bumi. Akhirnya pesawat-pesawat UFO itu dibiarkan juga keluar dari bumi.

Kira-kira sudah ada sekitar 600-an jin alien 2 juta KRK dan 25 jin alien 1 juta KRK yang sudah pergi keluar bumi. Selain itu juga sudah ada sekitar 150-an pesawat UFO tak kelihatan mata yang dibiarkan pergi keluar bumi. Ternyata banyak juga mahluk-mahluk asing di bumi. Mungkin lebih baik mereka dibiarkan pergi keluar dari bumi supaya bumi bersih dari adanya mahluk-mahluk asing yang sewaktu-waktu bisa memunculkan kejadian buruk di bumi.




_________
















Comments