Bangsa  Dedemit 

 

Istilah Bangsa Dedemit  digunakan untuk mengelompokkan berbagai macam mahluk halus yang jenisnya sendiri-sendiri, tetapi semuanya tergolong sebagai kelas rendah, yaitu dari sisi tingkatan dimensinya (lebih mudah dilihat dibanding mahluk halus lainnya), kekuatan gaibnya, ataupun intelijensinya.

Contoh Dedemit seperti yang sering kita dengar adalah :


  1. Kuntilanak

Kuntilanak adalah sejenis mahluk halus yang sosoknya dan perangainya menyerupai manusia perempuan. Berambut panjang. Berpakaian putih panjang sampai ke tanah, tetapi kakinya tidak tampak menginjak tanah. Tetapi tidak semua kuntilanak sosoknya seperti manusia perempuan muda bergaun putih, ada juga yang seperti ibu-ibu gemuk.

Kuntilanak biasanya hidup berkelompok (berkomunitas). Sering tinggal di pohon-pohon buah yang sudah pernah berbuah atau di pohon bunga yang pohonnya besar dan sudah pernah berbunga, atau di lingkungan pemukiman yang berpohon dan teduh.

Tempat tinggal favorit komunitas kuntilanak adalah di lokasi tanah kering atau perumahan yang dulunya daerah itu adalah rawa-rawa yang sudah dikeringkan airnya. Apalagi bila kemudian tanah di daerah itu banyak ditanami pohon pisang.

Pohon buah yang buahnya biasa dimakan orang dan sudah pernah berbuah, seperti pohon jambu, mangga, rambutan, dan pohon bunga yang pohonnya besar dan sudah pernah berbunga, sudah umum bila pohon-pohon tersebut kemudian akan dihuni mahluk halus sebangsa kuntilanak. Kuntilanak memiliki sifat seperti manusia perempuan yang juga suka dengan buah-buahan dan bunga. Biasanya keberadaan mereka tidak mengganggu, kecuali pohonnya jauh dari rumah pemiliknya atau jauh dari pemukiman atau pemiliknya kerap berbicara atau bersikap negatif terhadap keberadaan mereka.

Pohon kamboja yang identik dengan kuburan biasanya malah tidak dihuni oleh mahluk halus, tetapi tanaman kecil bunga mawar, melati, kenanga, biasanya malah ada mahluk halus perempuan bangsa jin atau kuntilanak yang menungguinya, walaupun keberadaan mereka biasanya tidak bersifat negatif. Apalagi pohon kembang kantil yang pohonnya besar, biasanya ada banyak kuntilanak dan jenis sukma / arwah dan pocong yang tinggal di pohon itu.


















Foto bangsa jin yang sosoknya mirip kuntilanak,
dikirimkan oleh Galuh Eska.


Perangai kuntilanak mirip seperti manusia perempuan, senang dengan buah dan bunga, senang bercanda, senang menggoda manusia dan senang dengan anak kecil / bayi (biasanya bukan dengan maksud mengganggu). Biasanya tidak jahat, walaupun ada juga yang suka jahil dan mengganggu.

Di dalam komunitas kuntilanak ada juga yang perangainya keras dan tidak menyukai kehadiran manusia di lingkungan tenpat tinggal mereka dan kerap mengganggu manusia supaya tidak tinggal disitu.

Di antara para mahluk halus, kuntilanak termasuk mahluk halus yang kekuatan gaibnya paling rendah.

Sebagian dari mereka ada yang suka mengikut manusia dengan cara menempel di bagian tertentu tubuh manusia. Biasanya adalah di bagian tubuh manusia yang mengeluarkan aura negatif karena sering sakit atau pegal, misalnya di kepala (pusing) atau di punggung dan di pundak. Keberadaan mereka akan semakin menambah rasa sakitnya.

Walaupun energi mereka tergolong sebagai berenergi positif, tetapi manusia yang ketempelan kuntilanak seringkali tidak tahan dengan keberadaan energi mereka di tubuhnya dan sering merasa sakit / pusing ringan atau pegal-pegal. Sekalipun sudah kerokan atau dipijat, tetapi rasa pusing atau pegal itu akan selalu ada selama kuntilanak tersebut belum pergi dari tubuhnya. Keberadaan mereka di tubuh manusia dapat diusir dengan mandi guyuran rendaman daun kelor.

Tetapi banyak orang tidak dapat membedakan kuntilanak dengan mahluk halus lain yang sosoknya mirip dengan kuntilanak. Ada banyak bangsa jin yang sosoknya seperti manusia perempuan, berpakaian putih sampai ke tanah dan berambut panjang sering dikatakan sebagai kuntilanak. Ada juga yang sosoknya mirip kuntilanak, tetapi pakaiannya ada yang berwarna merah, biru, kuning, dsb. Itu sebenarnya adalah bangsa jin, bukan kuntilanak. Walaupun sosoknya mirip, tetap saja mereka berbeda. Sifat energi dan psikologisnya pun berbeda antara bangsa jin dengan kuntilanak. Dan walaupun sosoknya mirip seperti kuntilanak, tetapi kekuatannya lebih tinggi daripada kuntilanak, sehingga tidak dapat diusir dengan daun kelor. 

Jika ada sesosok kuntilanak yang secara alami menjadi khodam pendamping, khodam batu akik atau khodam benda gaib lainnya, biasanya mereka akan memberikan tuah pengasihan.

Tetapi ada sebagian dari mereka yang berkarakter keras. Jika mereka menjadi khodam jimat atau khodam pendamping, mereka akan menunjukkan bahwa mereka ampuh, dan mereka akan melakukan apa saja untuk dianggap ampuh. Bentuk tuahnya bisa apa saja mengikuti kebutuhan si manusia, bisa ampuh untuk pengasihan, kerejekian (menjurus pesugihan), bahkan bisa menjadikan si manusia tahan pukul atau bahkan kebal senjata tajam.

Sekalipun kekuatan gaibnya rendah, kuntilanak bisa saja bertuah kekebalan, karena sebenarnya sosok kuntilanak banyak juga yang menjadi khodam jimat kebal isian. Ampuh tidaknya jimatnya tergantung orang yang mewiridkan amalan gaibnya. Tapi mereka akan pergi jika orangnya (dan jimatnya) mendekat kepada daun kelor atau bambu kuning dan jimatnya itu akan luntur kegaibannya.

Jika ada sesosok kuntilanak yang menjadi khodam pendamping, mereka lebih suka mengikut kepada manusia laki-laki. Jika menjadi khodam batu akik atau khodam jimat lainnya, mereka lebih suka jika bendanya dimiliki oleh manusia laki-laki. Kepada laki-laki pemilik bendanya itu biasanya si khodam kuntilanak akan sering memberikan mimpi bercinta. Selebihnya mereka akan memberikan unjuk kerja yang ampuh. Tetapi sosok kuntilanak ini juga bersifat pencemburu, dan jika itu terjadi, ia akan bertindak sama seperti halnya orang yang sedang cemburu. Jika itu terjadi, berarti mereka sudah menunjukkan adanya tendensi yang negatif.

Jika anda memiliki benda yang berkhodam kuntilanak, atau memiliki khodam pendamping kuntilanak, jika anda merasa cocok boleh saja dipelihara. Tapi sebaiknya anda harus bisa kontrol diri, karena kalau lemah, secara psikologis anda akan dikuasainya. Jadi selama memilikinya sebaiknya anda harus selalu bisa kontrol diri.

Dalam kondisi alaminya, dan jika khodam kuntilanak itu bersikap netral, mereka tidak akan terpengaruh oleh minyak jafaron merah. Tetapi jika mereka bertendensi negatif seperti ditulis di atas sehingga mereka mengeluarkan energi yang negatif, maka mereka akan menjadi terpengaruh oleh minyak jafaron. Khodam jimat dan pendamping kuntilanak yang bertendensi negatif itu akan pergi jika bendanya dioleskan minyak jafaron, atau jika anda mandi dengan campuran minyak jafaron, atau jika mereka terkena asap bakaran minyak jafaron.

Dengan kata lain, aslinya kuntilanak ini tidak terpengaruh oleh minyak jafaron, tetapi jika mereka bertendensi negatif seperti disebut di atas minyak jafaron dapat digunakan untuk mengusir keberadaan kuntilanak tersebut (baca juga : Pembersihan Gaib 2).

Cara yang lebih baik dan mudah untuk mengusir kuntilanak adalah dengan pembersihan gaib menggunakan khodam batu akik (baca : Pembersihan Gaib 3).


  2. Gondoruwo.

Gondoruwo adalah sesosok mahluk halus yang biasanya tingginya 3 - 4 meter dan berbulu hitam atau hitam kecoklatan di seluruh tubuhnya seperti orang utan. Biasanya hidup sendirian. Sering tinggal di bagian bawah pohon besar, di tembok rumah, atau di bagian bangunan yang teduh dan sepi.

Energinya bersifat negatif bagi manusia, bisa menyebabkan manusia sakit-sakitan, terutama anak-anak dan orang yang sensitif tubuhnya, jika orangnya sering berada di dekatnya atau jika ada gondoruwo yang tinggal di dekat tempat tinggal manusia, terutama di tembok ruang tidurnya.

Gondoruwo termasuk mahluk halus yang sulit dibaca jalan pikirannya karena mereka lebih banyak menggunakan insting / naluri. Gondoruwo memiliki kekuatan gaib 2 kalinya kekuatan kuntilanak.

Sekalipun kekuatan gaibnya rendah, jika menjadi khodam jimat, gondoruwo bisa saja bertuah kekebalan, karena sebenarnya sosok gondoruwo banyak juga yang menjadi khodam jimat kebal isian. Ampuh tidaknya jimatnya tergantung orang yang mewiridkan amalan gaibnya. Tapi mereka akan pergi, jimatnya akan luntur kegaibannya, bila orangnya (dan jimatnya) mendekat kepada daun kelor atau bambu kuning atau jimatnya dioleskan minyak jafaron.

Tempat tinggal favorit gondoruwo adalah di lokasi pemakaman, lokasi bekas pemakaman, di bangunan yang di bawahnya ada makam, dan di bangunan-bangunan kosong yang dulunya dihuni manusia.

Kadang ada gondoruwo yang mengikut manusia dengan cara berdiam di bagian tertentu tubuh manusia. Karena mereka tergolong sebagai berenergi negatif, maka biasanya manusia yang ketempatan gondoruwo akan jatuh sakit dan akan semakin parah sakitnya (berbeda dengan ketempelan kuntilanak yang hanya pegal-pegal atau pusing ringan). Rasa sakit itu akan selalu ada dan semakin berat / parah selama gondoruwo tersebut belum pergi dari tubuhnya.

Misalnya ada gondoruwo yang berdiam di bagian perut manusia, biasanya manusia tersebut akan sakit perutnya, sakit maag, mulas, mencret, buang-buang air, dsb, yang kalau dibiarkan akan menjadi semakin parah sakitnya dan dapat mengakibatkan kematian. Bila berdiam di bagian kepala, dapat menyebabkan pusing atau sakit kepala yang berat, pandangan berputar-putar / vertigo, kehilangan keseimbangan berdiri dan mudah jatuh tersungkur. Keberadaan mereka yang sudah lama di dalam tubuh manusia juga bisa memunculkan sakit tumor dan kanker.

Keberadaan mereka di dalam tubuh manusia dan pengaruh negatif energinya dapat diusir dan dinetralkan dengan mandi guyuran rendaman daun kelor atau mandi dengan campuran minyak jafaron merah (baca juga : Pembersihan Gaib 2).  Cara yang lebih mudah untuk mengusir gondoruwo adalah dengan pembersihan gaib menggunakan khodam batu akik (baca : Pembersihan Gaib 3), Sebaiknya khodamnya diperintahkan juga supaya membersihkan sisa-sisa energi negatif si gondoruwo. Tetapi bila sakit yang diderita akibat keberadaan gondoruwo tersebut sudah terlanjur merusak saraf manusia (terutama saraf keseimbangan di kepala), maka harus juga dipulihkan dengan cara dipijat / diurut saraf-sarafnya atau dengan pijat refleksi.

Kalau hanya membedakan dari sisi penampakan wujudnya seringkali orang tidak dapat membedakan gondoruwo dengan mahluk halus lain yang sosoknya mirip dengan gondoruwo. Ada banyak bangsa jin yang sosoknya berbulu lebat di seluruh tubuhnya, hitam, besar, tinggi, berwajah seram, sering itu dikatakan sebagai gondoruwo. Tetapi tetap saja mereka berbeda. Sifat energi dan psikologisnya pun berbeda antara bangsa jin dengan gondoruwo. Dan walaupun sosoknya mirip seperti gondoruwo, tetapi bangsa jin itu kekuatan gaibnya cukup tinggi sehingga tidak dapat diusir dengan daun kelor, tapi akan pergi oleh minyak jafaron.


  3. Wewe Gombel.

Ada beberapa kejadian yang dialami oleh anak-anak, terutama bayi, yang sudah meninggal, yaitu rohnya dijemput oleh sesosok mahluk halus yang biasa disebut wewe gombel. Sosoknya seperti ibu-ibu tua agak gemuk dengan buah dadanya panjang menggantung. Anak-anak yang dijemputnya akan dijadikan peliharaannya. Biasanya wewe gombel hidup sendirian di hutan atau di daerah berpohon yang sepi bersama sukma anak-anak yang dipeliharanya.

Wewe Gombel memiliki kekuatan gaib setingkat dengan kuntilanak.

Bila wewe gombel mendekati anak manusia yang masih hidup, biasanya si anak akan menangis terus-menerus ketakutan. Wewe gombel ini bisa ditangkal dengan memborehkan bawang merah dan bawang putih (yang sudah ditumbuk dihaluskan) di tubuh bayi / anak, seperti yang sudah biasa dilakukan di dalam masyarakat Jawa, atau dengan sedikit mengoleskan minyak jafaron di dada atau di kepala anak tersebut.

Bila anak kecil dan bayi kerap menangis rewel dan ditengarai terjadi karena adanya gangguan wewe gombel, cara yang lebih baik dan mudah untuk mengusir wewe gombel itu adalah dengan pembersihan gaib menggunakan khodam batu akik (baca : Pembersihan Gaib 3).


  4. Tuyul.

Tuyul adalah mahluk halus bertubuh seperti anak kecil yang seringkali dimanfaatkan manusia untuk pesugihan dengan cara diperintahkan mencuri uang milik orang lain.

Orang yang memelihara tuyul berarti harus memeliharanya seperti layaknya ia memelihara anak sendiri, misalnya menyediakan kamar dan tempat tidur, mainan, makanan / permen, menyusuinya dan membawanya jalan-jalan.

Dalam kategori Tuyul ada 2 jenisnya.

Pertama adalah Tuyul yang berasal dari roh manusia (arwah anak-anak) yang diperintahkan menjadi tuyul oleh orang-orang tertentu. Mereka tetap tergolong sebagai roh / sukma manusia. Biasanya kekuatan gaib mereka rendah.

Yang kedua adalah Tuyul yang asli tercipta sebagai mahluk halus Tuyul, bukan berasal dari roh / arwah manusia. Wujudnya mirip manusia anak-anak, tetapi ada yang bermata satu (di tengah jidat), ada yang bermata tiga, ada yang berkuping panjang dan lancip, ada juga yang memiliki tanduk di kepalanya. Perilakunya juga mirip seperti anak-anak, yaitu senang bermain dan bercanda, suka meminta mainan atau mencuri, dsb. Banyak di antara mereka yang berkelakuan jahat, galak dan ganas dan berkekuatan gaib tinggi, tidak sama dengan jenis tuyul yang berasal dari sukma manusia anak-anak. Bahkan ada yang kekuatannya sama dengan Ibu Ratu Kidul. Jenis tuyul yang kedua ini oleh Penulis digolongkan sama dengan mahluk halus golongan hitam.

Jenis Tuyul yang kedua ini berbahaya, termasuk bagi pemiliknya. Walaupun bekerjanya lebih giat dan hasil kerjanya lebih banyak daripada jenis yang pertama, tetapi mudah marah dan cenderung jahat. Bila tuntutannya tidak dipenuhi mereka akan menyerang pemiliknya, bahkan mungkin membunuhnya. Bila minta disusui, tuyul itu menuntut untuk disusui oleh manusia yang adalah istri si pemilik tuyul tersebut. Nafsu minum susu dan daya hisap tuyul tersebut sangat kuat tidak seperti anak-anak pada umumnya. Tuyul tersebut akan menguras habis air susu yang menyusuinya dan darah wanita itupun akan ikut tersedot, apalagi bila air susunya tidak ada karena tidak sedang menyusui. Orang yang menyusui tuyul tersebut akan kesakitan, kurus dan lemas. Bila sang majikan mempunyai anak, tuyul tersebut sering juga merasa cemburu dan dapat mencelakakan atau bahkan membunuh anak tersebut.  

Untuk menangkal tuyul kita bisa membuatkan bola pagaran gaib absolut / solid yang mengisolasi tempat penyimpanan benda-benda berharga kita supaya benda-benda berharga kita itu tidak dijamah tuyul. Pagaran gaib itu bisa dibuatkan oleh khodam batu akik, khodam pusaka, khodam pendamping, atau kita mencoba membuatnya sendiri dengan sugesti membuat pagaran gaib absolut yang tidak bisa ditembus oleh segala macam mahluk halus.

Secara umum kekuatan gaib tuyul jenis pertama di atas tidak lebih tinggi daripada kekuatan kuntilanak, tetapi jika ternyata yang kerap mencuri benda-benda berharga itu bukan jenis tuyul yang pertama, tapi adalah jenis tuyul yang kedua, pagaran gaib absolutnya harus dibuat lebih kuat lagi.

Bila ada kasus-kasus kehilangan barang berharga yang diperkirakan adalah perbuatan tuyul, sebaiknya ditayuh dulu apakah benar itu adalah perbuatan tuyul ataukah itu adalah perbuatan mahluk halus lain. Karena mahluk halus yang akan mencuri itu belum diketahui, apakah jenis tuyul yang pertama, jenis tuyul yang kedua, ataukah mahluk halus lain seperti jenis jin pesugihan, untuk menangkalnya supaya kejadiannya tidak terjadi lagi dalam membuat pagaran absolutnya sebaiknya gunakan saja seluruh kekuatan kita atau digunakan khodam terkuat yang kita miliki.


  5. Sundel Bolong

Sundel Bolong adalah sesosok mahluk halus yang sosok wujudnya mirip kuntilanak, berambut panjang dan berpakaian putih panjang sampai ke tanah. Jumlahnya tidak banyak. Biasanya hidup sendirian di bagian bawah pohon besar. Bedanya dengan kuntilanak adalah Sundel Bolong ini punggungnya berlubang dan wajahnya menakutkan. Jika kita lewat di dekatnya, dari tempat keberadaannya sering tercium bau busuk / bacin. Sundel Bolong memiliki kekuatan gaib setingkat dengan kuntilanak.


  6. Palasik

Palasik adalah sesosok mahluk halus yang sosok wujudnya mirip kuntilanak, berambut panjang dan berpakaian putih panjang sampai ke tanah. Biasanya hidup sendirian di bukit-bukit batu. Bedanya dengan kuntilanak adalah Palasik ini wajahnya menakutkan, biasanya bertaring dan ada bekas darah di sekitar taringnya. Palasik memiliki kekuatan gaib setingkat dengan kuntilanak. 

Palasik hidup dengan meminum darah hewan ternak, manusia bayi dan anak-anak. Dilakukannya pada jarak tertentu (+ 15 m). Dengan sorot matanya ia menghisap darah korbannya. Setelah puas, korbannya akan ditinggalkannya (tidak sampai mati). Pada hari yang lain akan didatanginya lagi korbannya itu untuk dihisap kembali darahnya. Sebenarnya yang diminumnya bukanlah darah, tetapi adalah energi dari darah.

Pada saat-saat tertentu ketika Palasik sedang haus darah, tubuhnya akan berubah menjadi sosok halus kepala terbang dengan rambut panjangnya terurai (kadang dengan usus menggantung). Dia akan mencari korban apa saja yang bisa dimangsanya, hewan ternak atau manusia. Bahkan isi perut korbannya pun ikut dimakannya.

Gambar ilustrasi Palasik,
oleh Nikoagus Setiawan.



Bila Palasik ini mendekati hewan ternak, biasanya hewan-hewan itu akan diam ketakutan dan tidak ada satupun yang bersuara. Tetapi manusia bayi dan anak-anak kecil yang didekati Palasik biasanya akan menangis terus-menerus karena ketakutan. Bila berhasil dihisap darahnya, maka bayi dan anak-anak itu akan sakit panas demam dan lemas seperti kekurangan darah (energi). Bila terjadi beberapa kali bayi dan anak tersebut bisa meninggal dunia karena lemah kekurangan darah (kehabisan energi).

Palasik ini bisa ditangkal dengan memborehkan bawang merah dan bawang putih (yang sudah ditumbuk dihaluskan) di tubuh bayi / anak, seperti yang sudah biasa dilakukan di dalam masyarakat Jawa, atau dengan sedikit mengoleskan minyak jafaron di dada atau di kepala anak tersebut.

Bila anak kecil dan bayi kerap menangis rewel dan ditengarai terjadi karena adanya gangguan Palasik, cara yang lebih baik dan mudah untuk mengusir Palasik itu adalah dengan pembersihan gaib menggunakan khodam batu akik (baca : Pembersihan Gaib 3). Sebaiknya sebelumnya ditayuh dulu apakah benar sang anak sedang diganggu (menjadi korban) Palasik.


Ada
juga jenis mahluk halus lain yang gemar menghisap darah, yaitu yang sosoknya mirip seperti pacet (lintah darat) dengan panjang tubuh sekitar 15 cm, berwarna hitam. Biasanya hidup di hutan dan di daerah pepohonan yang jauh dari permukiman manusia. Korbannya bisa hewan hutan atau manusia yang melintas di wilayahnya. Dia akan mendekati / mengejar mangsanya dengan cara melentingkan tubuhnya.

Ada juga sejenis bangsa jin golongan hitam yang berwujud harimau. Biasanya tinggal di hutan, tetapi akan mendekati permukiman manusia untuk mencari mangsa (sering disebut harimau jadi-jadian). Jika tidak dapat menemukan hewan ternak untuk dimangsanya, jenis ini juga akan memangsa manusia. Biasanya korbannya akan meninggal dunia, kadangkala juga isi perut korbannya akan ikut dimakannya, persis seperti harimau sungguhan.

Ada juga manusia yang ketempatan mahluk halus jenis jin harimau ini. Keberadaan mahluk halus ini akan berlaku sebagai khodam kesaktian ilmu harimau. Biasanya pada hari-hari tertentu manusia itu akan haus darah dan akan memangsa hewan ternak berikut daging mentahnya, tetapi juga akan memangsa manusia jika tidak dapat menemukan hewan ternak. Orang-orang yang berkhodam ilmu harimau warisan dari leluhurnya biasanya di tengah kuku jempol tangannya ada tanda garis putih tebal memanjang.

Dalam kondisi gaibnya jenis jin harimau ini dapat ditangkal dengan borehan bawang merah dan bawang putih. Mahluk halus tersebut masih dapat mendekati manusia, tetapi tidak akan memangsa manusia yang diborehkan bawang merah dan bawang putih, tetapi borehan bawang itu tidak dapat digunakan menangkal perilaku negatif manusia yang ketempatan mahluk halus ini.


  7. Gundul Pringis  (Ndas Glundung / Setan Glundung)

Penampakan Gundul Pringis seringkali diawali dengan suara seperti jatuhnya buah kelapa dari pohonnya. Namun ketika didekati ternyata kelapa itu mempunyai mata, hidung dan mulut yang bisa menyeringai, yang kemudian berubah menjadi kepala manusia dengan mata yang tajam menatap.

Gundul Pringis ini dapat mengejar orang dengan cara menggelinding dan menggigitnya hingga terluka parah. Sekalipun tidak sampai terkena gigitannya, biasanya orang itu akan jatuh sakit karena shock dan trauma.


  8. Si Muka Rata

Penampakannya berwujud seperti manusia biasa, tetapi memiliki wajah yang rata, tanpa bentuk mata, hidung atau mulut dan tidak ada lekuk-lekuk wajah sebagaimana wajah manusia, rata. Biasanya mereka tidak bersikap jahat atau mengganggu manusia.

Berbeda dengan mahluk halus lain yang keberadaannya tidak ingin diketahui oleh manusia, kadangkala Si Muka Rata tidak peduli keberadaan mereka terlihat oleh manusia. Seringkali mereka malah dengan sengaja mendatangi manusia dengan tujuan menolong atau memberitahukan sesuatu yang sifatnya penting bagi si manusia, walaupun kemudian si manusia tersebut malah ketakutan. Mereka juga kerap menolong manusia yang sedang memancing atau menangkap ikan di danau atau empang, sehingga tangkapan ikannya banyak.

Seringkali banyak penampakan Si Muka Rata yang sebenarnya adalah tipuan dari mahluk jin kelas rendah yang sengaja menampakan diri sebagai Si Muka Rata dan mendatangi manusia dengan tujuan menakuti-nakuti / menipu.



Foto bangsa jin yang sosoknya mirip kuntilanak,
dikirimkan oleh Galuh Eska.

Foto aslinya

Foto aslinya
setelah diberi sedikit pencahayaan
Foto aslinya
setelah diberi efek negative film









Comments