BHARATAYUDHA Di Alam Gaib  

 


Tulisan ini tidak diperuntukkan untuk dibaca oleh semua orang, bukan juga untuk semua pemeluk agama kristen atau pemeluk agama apapun, tetapi hanya untuk orang-orang yang  mengerti  Firman-Firman Allah, yang percaya dan mengimaninya, dan untuk orang-orang yang sudah menyediakan dirinya untuk  Hikmat Allah  tinggal dan hidup di dalam dirinya, untuk menambah hikmat, pengertian dan pengetahuan mereka akan pekerjaan-pekerjaan Allah, untuk menambah sukacita dan keteguhan pengharapan mereka akan Allah, bahwa sampai sekarang pun Allah tetap bekerja menggenapi Firman-Firman yang sudah diucapkanNya sejak dunia dijadikan, walaupun manusia tidak mengimaninya, apalagi mengetahui apa yang sudah dilakukan Allah terhadap manusia dan dunia.


______





Dunia boleh berlalu, tetapi Firman-FirmanNya akan tetap tinggal, dan Ia akan menggenapinya sesuai waktu dan tempat yang sudah ditentukanNya.

Ini adalah  sebagian  dari pekerjaan Allah  dan  sebagian  dari penggenapan Firman-Firman Allah tentang akhir jaman. Tetapi ini bukanlah tanda-tanda akan kesudahan dunia, tetapi adalah awal dari sebuah jaman baru dimana Kerajaan Allah dan Keselamatan yang dari Tuhan harus lebih dulu diberitakan kepada semua mahluk.

Berbahagialah mereka yang bertekun di dalam namaNya dan Firman-FirmanNya dan yang selalu membasuh bersih jubahnya, karena Kerajaan Allah sudah hadir di bumi, di sebuah kota kecil di bagian selatan pulau Jawa, dipimpin oleh Anak Allah seorang manusia Jawa yang sudah ditetapkan Tuhan menjadi Raja.

Bangunannya (gaib) besar megah tinggi menjulang ke langit, memancarkan cahaya kuning terang-benderang.
Kuasa Allah diam di atasnya, menjadi perwujudan penggenapan Firman Yesus tentang Ratu dari Selatan, yang akan menjadi tonggak baru pekerjaan Allah di bumi. Malam tidak ada disana, dan tempat itu tidak memerlukan cahaya lampu ataupun sinar matahari, sebab Kemuliaan Allah meneranginya dan Sang Anak Domba adalah lampunya, dan ke dalamnya tidak akan masuk sesuatu yang najis atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka saja yang namanya akan tertulis di dalam Kitab Kehidupan Sang Anak Domba.

Sekalipun bangunannya besar dan tinggi menjulang ke langit, dan bersinar terang menjadi mercusuar gaib, tetapi dimensi gaibnya teramat sangat tinggi. Tidak ada mahluk halus, apalagi manusia, yang mampu melihatnya, apalagi masuk ke dalamnya, kecuali mereka yang diperkenankan tahu, atau yang diperkenankan masuk ke dalamnya. Selain mereka itu tidak ada yang bisa tahu, apalagi masuk ke dalamnya, walaupun memiliki kesaktian yang tinggi.

Roh Allah ada padanya, dan Kuasanya penuh. Ia menghakimi dan berperang dengan adil.
Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama Yesus dan semua pasukan yang di sorga mengikuti dia, memakai lenan halus putih bersih berkilau-kilauan.

Ia berpakaikan jubah perang.
Dalam murkanya matanya bagaikan nyala api.
Dari mulutnya keluar pedang tajam yang akan memukul semua lawannya.
Ia akan mendatangi lawan-lawannya dengan gada besi dan Ia akan membawakan mereka kegeraman murka Allah.

Di atas kepalanya ada banyak mahkota dan padanya ada tertulis suatu nama yang tidak diketahui oleh seorang pun, kecuali Ia sendiri.
Ia menyandang gelar : " Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan ".

Kepadanya sudah diberikan Kuasa untuk membangun dan memimpin Kerajaan Allah di bumi. Barang siapa menentangnya akan remuk di tangannya, menjadi injakan kakinya, tetapi yang memuliakannya akan diterimanya dengan baik dan akan juga mendapatkan kemuliaan yang dari Tuhan.


Sejak awal kehadirannya ia sudah memaklumkan perang.
"Kuasa-Kuasa Langit" goncang dan mulai berjatuhan.
Mereka di alam halus, yang selama ini merasa sakti, menjadi raja-raja di bumi dan berkuasa, "kegerahan" atas munculnya "kekuatan baru" itu.

Sejak kehadirannya itu juga Kuasa-Kuasa Kegelapan, yang sejak jaman awal sudah berkuasa menjadi raja-raja di bumi dan "memangsa" manusia, menjerumuskan manusia, yang dari mereka sudah keluar nabi-nabi palsu, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala, hati yang pendusta, kejahatan, kekejian, pembunuhan, percabulan, yang sudah menjerumuskan manusia ke dalam dosa dan kesesatan, dan banyak manusia sampai sekarang memujanya dan setia menjadi pengikutnya, sudah berkali-kali datang menantangnya, memeranginya. Tetapi dari semuanya itu, tidak ada satu pun yang kuasanya lebih daripadanya. Sekalipun ia berperang sendirian, tidak ada satupun yang tidak bisa dikalahkannya, semua lawannya remuk di tangannya, atau menjadi injakan kakinya.

Tergenapilah Firman Tuhan ketika manusia jatuh ke dalam dosa karena bisikan si ular bahwa akan ada keturunan si perempuan yang akan meremukkan kepala si ular, dan penggenapan itu masih terus digenapkan.

Sejak kehadirannya itu juga dari seluruh penjuru bumi sudah datang kepadanya jiwa-jiwa, baik sukma manusia maupun bangsa jin, baik yang merdeka maupun hamba, baik yang besar maupun yang kecil, baik raja maupun kawula, merendahkan diri di hadapannya, menempatkan diri di bawah kekuasaannya, membaktikan diri kepada Allah.

Untuk mereka itu Pintu Kemurahan Allah dibukakan, untuk mereka yang layak menerima Kemurahan Tuhan, untuk yang layak dirinya ditebus oleh Yesus Kristus. Tetapi orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, pezinah dan orang-orang sundal, nabi-nabi palsu, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala, dan semua pendusta, yang mencintai dusta dan yang melakukannya, tinggal di luar.

Ia akan memurnikan jiwa-jiwa untuk Allah, dan membuang yang tidak murni ke tempat sampah, termasuk membuang ke tempat sampah jiwa-jiwa yang sebelumnya sudah diterima masuk menjadi anggota Kerajaannya itu yang ternyata tidak juga bisa murni.





  BHARATAYUDHA DI ALAM GAIB  



Ada banyak rentetan kejadian dimana kekuatan-kekuatan besar gaib-gaib jahat sudah ditaklukkannya satu per satu. Yang coba-coba datang menantangnya sudah ditekuknya menjadi injakan kakinya. Bahkan ada 2 raja iblis yang diikat di langit di depan atas rumahnya menjadi tanda untuk dilihat oleh iblis-iblis lainnya.

https://sites.google.com/site/thomchrists/dunia-gaib-mahluk-halus/bharatayudha-di-alam-gaib/20131221_165105.jpg



Kejadian-kejadian besar yang akan dituliskan disini bermula dari ditemukannya sebuah situs berhala kuno. Karakteristik mahluk halus jahat yang dalam tulisan ini mereka terlibat dan diperangi sudah dituliskan dalam tulisan berjudul Penggolongan Mahluk Halus.



 Hari Jum'at, 2 Agustus 2013, sekitar pk.06.00 pagi.

Kejadian-kejadian besar yang akan dituliskan disini bermula dari ditemukannya sebuah situs berhala kuno di suatu lokasi di kota Jakarta, yang sekalipun sudah tidak ada bentuknya, sudah tidak ada bangunannya, dan sudah berdiri di atasnya rumah-rumah pemukiman rakyat, tetapi di alam gaibnya tempat itu masih menjadi markas sejumlah besar iblis dan menjadi pos komando mereka mengkoordinasikan anggota mereka dalam menyesatkan manusia.

Manusia itu menutup lokasi berhala kuno tersebut dengan pemagaran gaib jarak jauh, sehingga tidak ada bangsa jin iblis yang dapat masuk ke situs berhala mereka. Saat itu situs itu dihuni sekitar 50 bangsa jin iblis kelas menengah (perwira) dan sekitar 100-an jin iblis prajurit.



 Hari Jum'at, 2 Agustus 2013, sekitar pk.22.40.

Ditutupnya tempat berhala tersebut membuat "gerah" kelompok gaib jahat yang menjadikan tempat tersebut sebagai pos komando mereka, sehingga beberapa tokoh pemimpin mereka
dari belahan bumi lain di utara, raja-raja iblis yang kekuatannya termasuk bangsa jin terkuat di bumi (30.000 KRK) datang untuk membuka kembali tempat tersebut dan menantang si manusia yang sudah menutupnya.

Sukma manusia itu datang sendirian,
melawan :
10 raja jin iblis (30.000 KRK),
50 bangsa jin iblis kelas menengah / perwira,
150-an prajurit.

Pertarungan berlangsung sekitar 20 menit saja.
Sang sukma manusia melibas habis semua lawannya dan meninggalkan mereka disana bergelimpangan sekarat.



 Hari Minggu 4 Agustus 2013,  Kerajaan Gaib Laut Cina Selatan.

Kerajaan Gaib Laut Cina Selatan.
Pemimpinnya sukma manusia jahat berkekuatan gaib 55.000 KRK, dengan
40 jenderal,  sukma manusia 40.000 - 50.000 KRK
200 perwira, sukma manusia 10.000 - 40.000 KRK
10.000-an prajurit (sukma manusia dan bangsa jin).

Kerajaan gaib ini berperilaku seperti perompak / bajak laut. Kapal-kapal gaib mereka berlayar sampai jauh  menguasai perairan dan daratan di sekitarnya, juga menculik banyak roh / arwah manusia, dijadikan budak dan tawanan. Kapal-kapal laut mereka sampai juga ke Laut Jawa, tapi tidak berani mendekat ke pantai Jawa.

Dengan jumlah anggota yang banyak dan kekuatan yang tinggi mereka berlaku jahat dan melakukan banyak kekerasan terhadap mahluk-mahluk yang mereka temui. Mereka juga menyebarkan teror ketakutan kepada manusia yang tinggal di sekitar wilayah kekuasaan mereka. Mereka juga kerap mencelakakan kapal laut di hadapan mereka dan pesawat terbang yang melintas di atas mereka.

Hari Senin, 5 Agustus 2013, sekitar pk.01.00 dini hari, sang sukma manusia berangkat ke Laut Cina Selatan dengan membawa satu pasukan pilihan berjumlah 500 anggota.
Pertarungan sengit berlangsung sampai pk.15.00 sore harinya.

Kemenangan berada di pihak si manusia dan pasukannya. Tidak ada anggotanya yang sampai terluka berat.
Sesudahnya semua tawanan dibebaskan dan dikembalikan kepada sukma saudara-saudara mereka yang lain supaya tidak lagi tersesat ke tempat-tempat yang jahat.

Sekarang di tempat itu terkapar mengambang sekarat tubuh-tubuh gaib mereka yang kalah perang, dibiarkan bergelimpangan mengambang sekarat hingga datangnya Hari Penghakiman untuk nantinya dihakimi kembali. Pangkalan laut dan kerajaan gaib mereka hancur berantakan mirip Pearl Harbour sesudah diserang Jepang. Kondisi mereka sudah sedemikian lemahnya hampir mati, tidak akan memberikan pengaruh negatif terhadap manusia di daerah itu. Perairan Masalembo, salah satu pelabuhan gaib pangkalan militer mereka, masih bisa kita jumpai disana kapal-kapal gaib mereka yang sudah kosong karena awaknya sudah dikalahkan semua.



 Kamis 8 Agustus 2013,  BHARATAYUDHA I.

Pertarungan di tempat berhala kuno dan perang besar di Laut Cina Selatan dan kejadian-kejadian individual lainnya sebelumnya sudah sangat menghebohkan alam gaib, menjadi ancaman besar bagi mereka raja-raja bumi yang sudah sekian lama berkuasa mengagung-agungkan kekuatan mereka, sehingga mereka harus menggalang kekuatan agar tidak dengan mudahnya mereka bisa didatangi dan digulung habis.

Selepas mahgrib seluruh kekuatan Kuasa Kegelapan dari seluruh penjuru bumi datang dan berkumpul di kota Jakarta untuk berperang. Raja-raja jin iblis seperti manusia laki-laki tinggi besar 30 m, naga-naga iblis yang dari mulutnya menyemburkan api dan tentaranya binatang-binatang berbagai macam bentuk, iblis-iblis bertanduk dan iblis-iblis berkerudung, Pangeran-Pangeran Kegelapan dan tentaranya berkereta kuda, semuanya berkumpul bersatu siap perang. Raja-raja penguasa kegelapan di bumi dan tentara-tentara mereka sudah datang berkumpul untuk memerangi manusia itu dan tentaranya. Kehadiran mereka mendatangkan hujan dan angin kencang, langit terang membara merah menyala, kilat menyambar sambung-menyambung. Mereka membunyikan sangkakala perang menantang sang manusia dan tentaranya, mendatangkan suasana mencekam di kota Jakarta.

Sang sukma manusia menjawab tantangan perang dengan membawa 1 juta pasukan perang pilihan, ditambah 100 malaikat yang diturunkan oleh Yesus Kristus, melawan persekutuan Kuasa Kegelapan dari seluruh penjuru bumi berjumlah 150 juta kekuatan gaib (bangsa jin iblis, sukma manusia, dll) dari berbagai tingkat kekuatan. Jumlah pasukan 1 : 150.

Perang besar berlangsung mulai hari Kamis 8 Agustus 2013 sekitar pk.21.00 dan berakhir pada hari Sabtu 10 Agustus 2013 sekitar pk.03.00 dini hari, berlokasi di kota Jakarta.

Peperangan berakhir dengan kemenangan di pihak si manusia dan pasukannya. Tidak ada anggotanya yang sampai terluka berat. Tetapi ada lawan perangnya yang berhasil melarikan diri.

Dan sekarang, di tempat itu terkapar bergelimpangan bertumpukan sekarat jutaan "kurawa" yang kalah perang, dikumpulkan dibiarkan terkapar sekarat hingga datangnya Hari Penghakiman untuk nantinya dihakimi kembali. Kondisi mereka sudah sedemikian lemahnya hampir mati, tidak akan memberikan pengaruh negatif terhadap manusia yang tinggal di daerah itu.



_______




Untuk mengerti kegaiban Allah dan pekerjaan-pekerjaanNya diperlukan pengertian kegaiban dan hikmat yang dari Tuhan, karena Allah itu gaib, dan pekerjaan-pekerjaanNya juga gaib. Hanya sedikit sekali pekerjaanNya yang tampak di mata manusia.

Cerita di halaman ini juga tentang kejadian di alam gaib yang tidak semua orang yang bisa melihat gaib bisa juga melihat kejadiannya, terdeteksi saja tidak, walaupun itu terjadi di hadapan mereka. Dan ketika itu terjadi segala macam mahluk halus dan khodam pada bersembunyi menyelamatkan diri mereka masing-masing, karena kejadian-kejadiannya melibatkan mahluk-mahluk halus berkekuatan dan berdimensi gaib tinggi.

Selain itu tidak semua orang bisa menerima kebenaran dari apa yang sudah dituliskan di halaman ini. Sekalipun semua orang sudah beragama dan merasa beriman, tetapi tidak semua orang memiliki hikmat Allah dalam dirinya, sehingga tidak semua orang mampu menerima kebenaran.

Karena itu tulisan di halaman ini dituliskan tidak untuk semua orang, tetapi dikhususkan hanya untuk mereka saja yang mengerti Firman-Firman Allah dan yang memiliki Hikmat Allah dalam dirinya, untuk menambah hikmat, pengertian dan pengetahuan mereka tentang pekerjaan-pekerjaan Allah, supaya bertambah besar suka cita mereka akan Allah.

Selebihnya, tidak usahlah ditanyakan lebih mendetail tentang jatidiri sosok manusia itu dan lokasi KerajaanNya, karena seharusnya manusia tidak tahu itu.

Yang penting disini adalah Hikmat.


_______




Untuk memperkuat kesaksian dan menjadi bahan pengetahuan tentang kebenaran cerita dan tulisan di dalam halaman ini, di bawah ini ditambahkan foto-foto sebagian lokasi dikumpulkannya tubuh-tubuh gaib "kurawa" yang bergelimpangan bertumpukan terkapar tak berdaya kalah perang. Lokasinya dalam radius + 100 meter saja dan tidak semua lokasinya baik untuk ditampilkan, karena menyangkut privacy dari orang-orang yang tinggal di daerah itu.

Tetapi, seperti diutarakan di atas, karena sebagian besar kejadiannya melibatkan sosok-sosok halus berkekuatan tinggi dan berdimensi gaib tinggi, mungkin agak sulit untuk kita bisa "melihat" dengan benar dan akurat apa saja isi kegaiban yang ada di dalam foto-foto itu. Tetapi, walaupun diri kita yang biologis tidak mampu mendeteksi "isi" kegaiban di dalam masing-masing foto-foto itu, tetapi sukma kita, yang adalah gaib juga, seharusnya bergetar jika mampu mendeteksi dan merasakan apa yang ada di dalam foto-foto itu.


Tips :
Dalam usaha melihat "isi" kegaiban di dalam foto-foto di bawah ini sebaiknya tidak melakukannya dengan memejamkan mata, karena kondisi memejamkan mata dapat memunculkan gambaran ilusi dan halusinasi. Paling baik melihatnya dilakukan dengan kombinasi deteksi / kontak energi (dan kontak rasa) pada foto-fotonya.

Kalau anda bisa melihat gaib ke salah satu saja dari foto-foto itu, terutama foto jalanan, anda akan bisa melihat tubuh-tubuh gaib golongan hitam bergelimpangan sekarat bertumpuk-tumpuk.

Kalau sudah bisa melihat sosok-sosok gaib di dalam foto-foto itu, selanjutnya lebih baik lagi kalau juga bisa menelusuri jalan kejadiannya (jalan peperangannya) berikut sosok-sosok gaib yang terlibat di dalamnya. Ada malaikat-malaikat Tuhan disana yang ikut bertempur bersama balatentara Tuhan di bumi, barangkali saja anda bisa melihatnya.



Gb. 1.

















Gb. 2.

















Gb. 3.

















Gb. 4.

















Gb. 5.

















Gb. 6.

















Gb. 7.

















Gb. 8.

















Gb. 9.

















Gb. 10.

















Gb. 11.

















Gb. 12.

















Gb. 13.

















Gb. 14.

















Gb. 15.

















Gb. 16.

















Gb. 17.




















Lanjut ke tulisan lanjutannya : BHARATAYUDHA II  >> 













Comments