Tuah

  Karakter Khodam dan Tuah

 

Halaman ini adalah kelanjutan dari tulisan di halaman-halaman lain yang terkait dengan istilah khodam. Untuk keterangan lengkapnya silakan dibaca juga tulisan di halaman-halaman lain yang terkait.

Untuk menambah pemahaman isi tulisan dalam halaman ini silakan dibaca juga halaman-halaman lain yang terkait :
 - Sebagian pengertian dalam menilai tuah dan kesaktian khodam gaib sudah dituliskan dalam tulisan :
   Kesaktian Mustika.
 - Untuk tujuan mengetahui karakter suatu sosok halus / khodam, tuahnya dan sesajinya bisa dilakukan
   dengan cara yang serupa seperti dalam tulisan Ilmu Tayuh / Menayuh Keris.
 - Jenis-jenis sesaji untuk khodam gaib bisa dibaca dalam tulisan Sesaji Untuk Benda Gaib.
 - Untuk keperluan mendapatkan suatu amalan gaib untuk tujuan tertentu silakan mencarinya di internet.

Khodam adalah istilah untuk suatu mahluk halus yang bisa dimintai bantuannya oleh manusia. Jenis mahluk halusnya bisa dari jenis apa saja, bisa jin, kuntilanak, gondoruwo, dsb, bisa berasal dari khodam jimat atau pusaka, khodam ilmu gaib atau khodam pendamping, atau yang dipanggil / dihadirkan untuk diperintah melakukan perbuatan gaib tertentu (khodam ilmu hadiran).

Istilah khodam dalam tulisan ini meliputi pengertian khodam secara umum, yaitu khodam dari benda-benda gaib, khodam ilmu dan khodam pendamping.


  Tuah  dan  Kualitas Tuah


Jika kita memiliki sebuah benda berkhodam atau memiliki khodam ilmu / pendamping :
 - Apa hubungannya tuah dengan kesaktian khodamnya ?
 - Kalau khodamnya kuat, apakah tuahnya juga pasti bagus dan kuat ?
 - Apakah semakin kuat khodamnya semakin bagus juga tuahnya ?
 - Manakah yang lebih baik untuk dimiliki :  khodam yang kuat ataukah khodam yang bertuah ?
 - Manakah yang lebih penting :  tuahnya ataukah kekuatan khodamnya ?


Tuah dari sebuah benda gaib berkhodam ada yang adalah tuah utamanya yang bersifat alami dari benda gaibnya, ada juga tuah tambahan yang tuah itu didapatkan setelah memberikan sugesti tertentu (misalnya tuah yang didapatkan setelah benda gaibnya dibacakan amalan pengasihan, dsb).

Dalam memberikan tuahnya, khodam dari sebuah benda gaib yang dimiliki oleh seseorang ada yang tetap berdiam di dalam benda gaibnya, ada juga yang keluar dari bendanya dan mendampingi orang pemilik bendanya (berlaku sama dengan khodam pendamping). Jika sosok gaibnya keluar dari benda gaibnya dan mendampingi tuannya, maka tuahnya akan tetap didapatkan walaupun benda gaibnya ditinggal di rumah. Tetapi jika khodamnya itu tetap berdiam di dalam benda gaibnya, maka untuk mendapatkan tuahnya benda itu harus selalu dipakai / dibawa.


Secara alami semua sosok halus memancarkan suatu aura energi tertentu hingga jarak tertentu dari tempat keberadaannya. Masing-masing aura energi itu mempunyai sifat sendiri-sendiri sesuai jenis karakter sosok halusnya masing-masing.

Secara alami pancaran energi dari sesosok mahluk halus adalah sejalan dengan karakter kepribadian mahluk halusnya masing-masing :
 1. Yang karakternya keras akan memancarkan aura kekuatan / kegagahan, kewibawaan, kekuasaan, ada juga
     yang menakutkan.
 2. Yang karakternya halus akan memancarkan aura pengasihan, kerejekian, keteduhan, disukai dalam pergaulan
     / hubungan sosial, dsb.
 3. Yang karakternya bijaksana seperti orang tua akan memancarkan aura karisma wibawa, keteduhan,
     kesepuhan, kebijaksanaan, dsb.
 4. Yang karakternya jelek dan jahat akan memancarkan aura yang mempengaruhi psikologis, mempengaruhi
     manusia menjadi berwatak sok gagah, sok sakti, sok beriman, sok benar, sok kuasa dan sok menghakimi,
     meninggikan hasratnya akan kekayaan, hasrat kekuasaan dan hasrat memiliki dengan menghalalkan
     berbagai cara dan selalu mencari pembenaran atas perbuatannya yang menghalalkan cara, dan mendorong
     manusia berperilaku menyimpang dari budi pekerti dan kesusilaan.

Sebagian besar pancaran aura energi mahlus halus yang alami tidak terasakan pengaruhnya oleh manusia. Sebagian lainnya pengaruhnya bisa dirasakan sebagai berpengaruh positif atau bersifat negatif bagi manusia.

Bentuk sifat aura energi pancaran mahluk halus di atas adalah bersifat alami. Selain itu ada juga yang tidak alami, yaitu perbuatan mahluk halus dan sifat aura energi yang sengaja dibentuk dengan sugesti amalan gaib (atau dengan sambat).

Jika pancaran aura energi atau perbuatan mahluk halus itu oleh manusia dirasakan sebagai bermanfaat, maka pancaran aura energi atau perbuatan mahluk halus itulah yang secara umum kita sebut tuah , yang pengaruhnya bisa dinikmati oleh manusia dan bisa dengan sengaja dimanfaatkan oleh manusia.

Tuah adalah perbuatan atau pancaran aura energi dari sesosok mahluk halus (khodam) yang dirasakan bermanfaat dan bisa dengan sengaja dimanfaatkan oleh manusia.

Jadi pengertian tuah itu ada 2 macamnya, yaitu pancaran aura energi dari mahluk halusnya dan perbuatan dari mahluk halusnya.

Secara umum tuah yang dinikmati oleh manusia bentuknya adalah pancaran energi alami dari karakter mahluk halusnya, misalnya didapatkan dari sebuah benda gaib yang khodamnya memancarkan aura pengasihan, kerejekian, kewibawaan, atau aura kekuatan. Ada juga bentuk tuah yang didapatkan setelah diberikan sugesti atau dibacakan amalan gaib tertentu. Selain itu ada tuah dalam bentuk khusus, biasanya adalah yang merupakan perbuatan dari perintah khusus manusia untuk dilakukan oleh si mahluk halus, misalnya tuah untuk pembersihan gaib, pengobatan gaib, penarikan benda gaib, pelet, penundukkan, dsb.

Masing-masing bentuk tuah itu, terasa tidaknya perbuatan dan pancaran aura energi itu, yang alami ataupun yang didapat setelah mengsugestikan suatu amalan gaib, berhubungan dengan kualitas dan kekuatan tuahnya.


Istilah kualitas tuah, dapat dianalogikan sebagai tingkatan sifat dari suatu bentuk tuah.
Jika tingkatan sifat tuah ini diukur nilainya dengan skala penilaian dari 1 sampai 10, maka bila nilainya 1 berarti tingkatan sifat tuahnya paling lemah (paling rendah kualitasnya, paling rendah tingkatan sifat tuahnya), dan nilai 10 berarti kadar pengaruh tuahnya paling tinggi (paling tinggi tingkat kualitas tuahnya).

Kebanyakan sosok halus dapat disugestikan untuk memberikan tuah tertentu (disugestikan untuk memancarkan aura energi dengan sifat tertentu), tetapi tuah-tuah yang kualitasnya bagus hanya didapatkan jika tuah itu sejalan dengan karakter asli (kepribadian) sosok gaibnya.

Biasanya kualitas tuah (sifat aura energi yang dipancarkan oleh masing-masing mahluk halus / khodam) akan terus seperti aslinya, tidak akan meningkat, tapi bisa menurun kualitasnya. Tapi jika kita bisa mengsugestinya untuk memberikan tuah yang lebih baik kualitasnya (dengan amalan gaib dan sesaji), biasanya khodam-khodam itu bisa "bekerja" mengikuti sugesti kita untuk merubah sifat pancaran energinya (menambah kadar kualitas tuahnya).



  Karakter Khodam dan Kualitas Tuah


  Karakter Khodam dan Tuahnya


Masing-masing sosok wujud mahluk halus menggambarkan karakter perwatakan / kepribadian sendiri-sendiri. Mengenai itu Penulis sudah menuliskannya dalam tulisan berjudul  Hakekat Wujud dan Watak Mahluk Halus.

Jika sosok-sosok halus itu menjadi khodam ilmu / pendamping atau khodam benda-benda gaib, maka apapun jenis tuahnya, tuahnya akan membawa sifat-sifat yang sesuai dengan karakter khodamnya.
Misalnya :

Sosok macan loreng, berarti watak dan perilakunya seperti macan, galak, mudah marah, setia, mudah berteman.
Hawa aura yang ditimbulkannya biasanya panas dan menakutkan, bisa mengganggu pergaulan dan hubungan sosial (dan keharmonisan keluarga).
Sosok macan ini biasanya menjadi khodam kewibawaan dan penjagaan gaib.
Tuah kewibawaannya sifatnya menakutkan, bukan menjadikan orangnya dihormati karena kewibawaannya, tetapi cenderung ditakuti.
Jika menjadi khodam benda gaib, sosok gaib jenis ini biasanya tetap berdiam di dalam bendanya, tidak menjadi khodam pendamping, kebanyakan benda gaibnya bertuah kewibawaan, atau sesekali keluar dari bendanya untuk fungsi penjagaan gaib.
Jika menjadi khodam pendamping sosok gaib jenis ini biasanya akan memposisikan dirinya di depan orangnya untuk memberikan tuah kewibawaan dan penjagaan gaib.

Sosok macan kumbang (macan hitam), watak dan perilakunya seperti perpaduan kucing dan macan, pendiam, galak, sulit ditebak jalan pikirannya.
Biasanya energinya dingin, tapi tajam.
Hawa aura yang ditimbulkannya biasanya bersifat mencekam menakutkan.

Jika menjadi khodam benda gaib, sosok gaib jenis ini biasanya tetap berdiam di dalam bendanya, tidak menjadi khodam pendamping, dan tidak bertuah.
Jika menjadi khodam pendamping biasanya menjadi khodam penjagaan gaib.

Sosok ular, berarti watak dan perilakunya seperti ular, pikirannya sulit ditebak, bisa menyerang tanpa alasan.
Biasanya hawa energi mereka dingin, tidak panas.
Hawa aura yang ditimbulkannya biasanya bersifat mencekam menakutkan.

Jika menjadi khodam benda gaib, sosok gaib jenis ini biasanya tetap berdiam di dalam bendanya, tidak menjadi khodam pendamping, dan tidak bertuah.
Jika menjadi khodam pendamping sosok gaib jenis ini biasanya akan memposisikan dirinya melilit di badan orangnya (atau di tangannya / di kepalanya kalau ukuran wujudnya kecil dan pendek) untuk memberikan fungsi penjagaan gaib.

Sosok ular naga, berarti watak dan perilakunya seperti naga, berwibawa dan berkuasa, setia.
Sosok ular naga ini biasanya menjadi khodam kewibawaan, kekuatan dan penjagaan gaib.
Hawa aura yang ditimbulkannya biasanya menyebabkan manusianya kelihatan berwibawa dan berkuasa dan akan menjauhkan manusia lain atau mahluk halus yang bersifat / bertendensi negatif. Tetapi jika sosok gaib naganya galak dan ganas, biasanya juga memancarkan aura panas dan menakutkan.
Jika menjadi khodam benda gaib, sosok gaib jenis ini biasanya tetap berdiam di dalam bendanya, tidak menjadi khodam pendamping, tapi sesekali keluar dari benda gaibnya untuk menunjukkan kekuasaannya.
Jika menjadi khodam pendamping sosok gaib jenis ini biasanya akan memposisikan dirinya di sebelah kanan atau di belakang orangnya.

Sosok ular naga jawa (badan dan kepalanya seperti ular naga, tetapi tidak berkaki), berarti watak dan perilakunya seperti perpaduan ular dan naga, galak ( / ganas) dan berkuasa.
Sosok ular naga ini biasanya menjadi khodam
kekuasaan dan penjagaan gaib. Hawa aura yang ditimbulkannya biasanya menyebabkan manusianya kelihatan berkuasa, ada juga yang berhawa menakutkan dan akan menjauhkan manusia lain atau mahluk halus yang bersifat / bertendensi negatif. Tetapi banyak jenis khodam ini yang energinya panas dan tajam.

Jika menjadi khodam benda gaib, sosok gaib jenis ini biasanya tetap berdiam di dalam
bendanya, tidak menjadi khodam pendamping.
Jika menjadi khodam pendamping sosok gaib jenis ini biasanya akan memposisikan dirinya melilit badan orangnya atau berada di belakang orangnya.

Sosok raksasa seperti buto di pewayangan, yang rambutnya gondrong panjang semrawut, hidungnya besar, matanya besar mendelik, biasanya menggambarkan intelijensi yang rendah dan perilakunya seperti raksasa buto, yaitu kurang pikir dan suka main kekerasan. Sosok-sosok jenis ini biasanya tidak memberikan tuah yang khusus bagi manusia, tetapi secara otomatis akan memberikan tuah untuk kekuatan berkelahi dan penjagaan gaib. Jenis ini mau memberikan tuah apa saja selama sesajinya sesuai. Hawa aura yang ditimbulkannya biasanya bersifat menakutkan, dan panas, bisa membuat orangnya mudah marah, sok kuat dan sok kuasa.

Ada jenis bangsa jin yang sosoknya tinggi besar dan berbulu hitam lebat di seluruh tubuhnya. Jika menjadi khodam ilmu / pendamping atau menjadi khodam benda gaib, sosok-sosok jenis ini biasanya tidak memberikan tuah yang khusus bagi manusia, tetapi secara otomatis akan memberikan tuah untuk kekuatan berkelahi. Sosok jenis ini sifatnya penurut dan mau memberikan tuah apa saja.
Jika menjadi khodam benda gaib, sosok gaib jenis ini biasanya tetap berdiam di dalam bendanya, tidak menjadi khodam pendamping.
Jika menjadi khodam pendamping sosok gaib jenis ini kebanyakan akan masuk ke dalam badan orangnya, ada juga yang memposisikan dirinya di depan atau di belakang orangnya.


S
osok
seperti manusia,
berarti watak dan perilakunya seperti manusia, berintelijensi tinggi seperti manusia dan bisa diajak bertukar pikiran.

Sosok seperti manusia laki-laki berbadan kekar dan bertelanjang dada, kulitnya coklat gelap atau kemerahan, kepalanya botak, biasanya berwatak keras, menonjolkan kekuatan dan kegagahan. Hawa aura energinya biasanya mengandung hawa kekerasan.

Sosok halus seperti manusia laki-laki kekar bertelanjang dada ini berwatak keras dan sangat menonjolkan kekuatan dan kegagahan, artinya ia punya idealisme tentang kegagahan karakter dan kualitas kekuatan tubuh.
Jika menjadi khodam ilmu / pendamping seseorang, biasanya sosok ini akan masuk bersemayam di dalam badan si manusia menjadi khodam kekuatan / kesaktian, tidak di luar mendampingi si manusia.

Sesuai sosoknya yang berwatak keras dan idealis tentang kesempurnaan kualitas kekuatan gaib, jika sosok seperti manusia laki-laki kekar bertelanjang dada itu menjadi khodam sebuah benda jimat, bendanya akan bertuah kekuatan dan dapat berpotensi menjadi jimat kebal, tergantung tingkat kekerasan watak masing-masing khodamnya. Jika anda memiliki benda / jimat yang sosok khodamnya seperti itu sebaiknya diserahkan saja kepada spiritualis yang biasa membuat jimat kebal untuk bendanya diproses / diwiridkan menjadi jimat kebal.
Khusus untuk cincin batu akik yang berkhodam laki-laki kekar ini yang menonjolkan kekuatan dan kegagahan, cincinnya harus dipakai di tangan kanan. Pantang baginya diposisikan di sebelah kiri.

Sosok halus seperti manusia laki-laki kekar bertelanjang dada di atas berbeda karakter dengan sosok-sosok seperti manusia lainnya, misalnya sosok-sosok seperti laki-laki ksatria yang walaupun juga berkarakter keras dan gagah, tapi tidak menonjolkan kekerasan, atau sosok bapak-bapak berjubah dan ibu-ibu berkemben yang tidak menonjolkan kegagahan, tapi lebih banyak menonjolkan kesepuhan, sehingga sekalipun kesaktian mereka tinggi, tapi jarang sekali bisa membuat kebal.

Ada sesosok halus seperti manusia laki-laki berbadan tinggi besar (memakai baju, tidak bertelanjang dada), biasanya watak dan perilakunya bersifat seperti seorang laki-laki yang berbadan tinggi dan besar, yang menonjolkan kekuatan dan kewibawaan, dan siap setiap saat untuk bertarung. Jika menjadi khodam dari suatu benda gaib, sosok gaib jenis ini biasanya tetap berdiam di dalam bendanya, tidak menjadi khodam pendamping. Tuahnya biasanya untuk kekuatan, membantu kepangkatan dan kewibawaan.

Ada sesosok halus bersosok ksatria (memakai baju, tidak bertelanjang dada, seperti Wiro Sableng), biasanya watak dan perilakunya seperti seorang ksatria yang menonjolkan kekuatan dan kesaktian, siap setiap saat untuk bertarung. Jika menjadi khodam dari suatu benda gaib, sosok gaib jenis ini biasanya tetap berdiam di dalam bendanya, tidak menjadi khodam pendamping. Tuahnya biasanya untuk kekuatan, membantu kepangkatan dan kewibawaan.

Sosok bergaun putih seperti kuntilanak, berarti watak dan perilakunya seperti manusia perempuan, tetapi sikap berpikirnya sederhana. Kuntilanak dan bangsa jin yang sosoknya seperti kuntilanak, jika memberikan tuah bagi manusia, biasanya adalah untuk pengasihan / pelet, tetapi yang kekuatannya tinggi dapat menjadi khodam kesaktian dan penjagaan gaib. Karakter mereka memberikan hawa aura yang halus yang membuat suasana nyaman dan menyebabkan kehadiran seseorang di lingkungannya disukai, tetapi ada juga sebagian dari mereka yang berwatak keras dan pemarah yang bisa menimbulkan hawa aura panas dan menakutkan.

Sosok seperti seorang bapak-bapak berjubah atau seperti ibu-ibu berkemben, biasanya melambangkan pribadi yang seperti orang tua, lebih bijaksana, bisa menyesuaikan dirinya dengan kehidupan manusia yang diikutinya, bisa memberikan keteduhan hati dan pengayoman moral, dan akan aktif memberikan ide dan ilham untuk kebaikan hidup si manusia dan akan memberikan peringatan berupa rasa dan firasat bila si manusia akan mengalami suatu masalah / musibah.

Sosok di atas yang seperti bapak-bapak berjubah, berarti watak dan perilakunya seperti manusia bapak-bapak. Apapun jenis tuah yang mereka berikan biasanya mengandung hawa kewibawaan seorang bapak-bapak yang bersifat mengayomi.

S
osok
di atas yang seperti ibu-ibu jawa memakai kain kemben, berarti watak dan perilakunya seperti manusia ibu-ibu, galak dan berwibawa seperti orang tua ibu-ibu. Apapun jenis tuah yang mereka berikan biasanya mengandung hawa kewibawaan seorang ibu-ibu yang galak dan berwibawa yang mempengaruhi orang-orang di sekitarnya untuk tidak bersikap merendahkan dan menjauhkan orang-orang yang berniat jahat / curang. Tetapi hawa aura ibu-ibu itu juga akan memberikan suasana yang menarik orang untuk datang berkumpul (membantu hubungan sosial / pergaulan dan kerejekian).

Sosok seperti anak-anak, berarti watak dan perilakunya seperti manusia anak-anak, penurut, mau disuruh apa saja, tapi sebagian bandel dan suka bercanda bermain-main, sebagian tidak bisa diajak bertukar pikiran karena kesederhanaan wataknya yang seperti anak-anak. Biasanya tidak memberikan tuah yang khusus bagi manusia, tetapi mau menjalankan apa saja yang diperintahkan kepadanya. Hawa aura yang ditimbulkannya biasanya bersifat menyenangkan dan membuat suasana ceria, tetapi ada juga yang memberikan suasana menjengkelkan.

Sosok-sosok seperti manusia di atas ada yang mau disugestikan untuk meningkatkan kualitas tuahnya dan meningkatkan kestabilan energinya, tergantung kemampuan si manusia untuk mengsugesti mereka, dan juga selama sesajinya sesuai, tetapi ada juga yang tidak mau disugestikan, karena mempunyai kebijaksanaan sendiri tentang tuah yang baik bagi seseorang.

Mahluk halus dan khodam golongan hitam bersifat multi fungsi dan akan mengambil alih peranan khodam lainnya. Jika jenis ini menjadi khodam bagi seseorang, khodam lainnya yang golongan putih akan menyingkir dan pergi meninggalkannya karena mereka tidak mau bersama-sama dengan yang golongan hitam.


Hawa aura kekerasan dapat mempengaruhi manusia menjadi merasa sok kuat, sok sakti, temperamental / mudah marah, sombong dan merendahkan orang lain dan inginnya hanya dirinya sendiri saja yang dianggap hebat.
Hawa aura yang bersifat panas dapat memberikan suasana tidak nyaman dalam pergaulan atau rumah tangga dan bisa memunculkan masalah kekerasan dalam rumah tangga.

Hawa aura yang bersifat panas dapat mempengaruhi manusia menjadi merasa lebih segar / bugar kondisi tubuh dan pikirannya, tetapi juga dapat mempengaruhi manusia menjadi temperamental / mudah marah, mudah naik darah, mudah terpancing emosinya, memudahkan timbulnya pertengkaran.
Hawa
panas tersebut juga dapat memberikan suasana panas yang berpengaruh negatif terhadap kerejekian, hubungan sosial / pergaulan dan ketentraman di dalam keluarga.
Sebagian juga berpengaruh negatif terhadap kesehatan, baik bagi si manusianya sendiri maupun orang lain di sekitarnya. Walaupun menimbulkan efek bersemangat, segar dan bugar, tapi dapat juga menyebabkan manusia mudah sakit panas dalam, dehidrasi, peradangan, dsb, yang jika kondisi tubuhnya lemah atau sudah tua, akan memudahkannya mengalami sakit-sakitan atau menyebabkan kerusakan organ tubuh bagian dalam.



Dalam hubungannya dengan kualitas tuah, ada beberapa jenis karakter khodam, yaitu :
 1. Khodam dengan tuah alami.
 2. Khodam dengan karakter khusus.
 3. Khodam multi fungsi.


 1. Khodam dengan tuah alami.

Masing-masing benda gaib yang aslinya mempunyai tuah tertentu (tuahnya bersifat alami) biasanya adalah karena sosok khodam benda-benda tersebut secara alami sudah memancarkan suatu aura energi yang di dunia manusia dirasakan sebagai tuah, dan sifat energinya sesuai dengan aslinya karakter khodamnya masing-masing.

Dari sudut pandang tuah, masing-masing khodam atau mahluk halus mempunyai spesialisasi / spesifikasi pancaran energi  (memancarkan energi yang bersifat khusus) sesuai karakternya masing-masing, sehingga kalau kita menginginkan tuah tertentu, maka kita akan mencari benda-benda yang secara alami pancaran energinya adalah yang bermanfaat dan sesuai dengan yang kita inginkan (yang menjadi tuah bagi kita).

Jadi kalau kita mencari jimat yang memberikan tuah tertentu :
- jimat yang tuahnya bagus untuk pengasihan adalah yang jenis khodamnya memancarkan aura pengasihan.
- jimat yang tuahnya bagus untuk kewibawaan, adalah yang jenis khodamnya memancarkan aura kewibawaan.
- jimat yang tuahnya bagus untuk kekuatan, adalah yang jenis khodamnya memancarkan aura energi yang
  aura energinya itu menambah kekuatan manusia pemakainya.

Sama seperti halnya kita mencari seorang pekerja,
Untuk juru masak, maka orang yang ahli masak tentunya yang akan kita pilih, bukan yang asal bisa masak.
Untuk menjaga rumah tentunya akan kita pilih yang bidangnya untuk keamanan rumah, bukan yang sekedar menunggui rumah.


Masing-masing jenis jimat di atas tuahnya bagus sesuai bidang spesialisasi khodamnya masing-masing, tetapi kelemahannya, jika kita butuh sekaligus untuk pengasihan, kerejekian, kewibawaan, kekuatan, penjagaan gaib, dsb, berarti kita perlu banyak koleksi jimat.

Masing-masing jenis tuah yang secara alami (tuah utama) diberikan oleh sebuah benda gaib, seperti batu akik, mustika dan pusaka, pancaran energinya (tuahnya) berasal dari aslinya karakter dan perilaku masing-masing khodamnya. Artinya, secara alami khodam benda-benda tersebut sudah memancarkan suatu aura / energi yang bagi kita merupakan tuah dan pancaran energi itu sesuai dengan jenis karakter khodamnya masing-masing. Karena tuah itu berasal dari aslinya karakter dan perilaku khodamnya, biasanya kualitas tuahnya bagus.

Kualitas tuah alami dari benda-benda gaib seperti mustika dan pusaka, biasanya kualitas-nya bagus dan masih lebih bagus jika dibandingkan dengan tuah alami dari benda-benda gaib lain seperti batu akik biasa. Tetapi sifat tuah dan cara kerja khodamnya antara masing-masing benda berjenis mustika, pusaka dan batu akik tidak persis sama, sehingga tidak bisa langsung dijadikan bahan perbandingan.
Kalau kita ukur dengan skala nilai dari 1 - 10 seperti skala ukuran kualitas tuah di atas, maka :
 - nilai kualitas tuah mustika dan pusaka mungkin 9 atau 10.
 - nilai kualitas tuah batu akik atau benda alami lain mungkin 6, 7 atau 8, maksimal 9.


Bila kita sudah memiliki sebuah benda gaib yang tuahnya bersifat alami, maka untuk mendapatkan tuah-tuahnya itu benda-benda itu tidak perlu diberi sugesti lagi, dan tidak harus diberikan sesaji, karena tuah-tuah itu adalah aslinya pancaran energi gaib dan perilaku dari khodamnya, sehingga kalau kita memiliki bendanya, kita juga akan mendapatkan pancaran energinya (tuahnya) tersebut, tetapi perlakuan pemberian sugesti amalan gaib dan sesaji itu berguna untuk memperkuat kerja khodamnya dan menyatukan tuahnya untuk kita.

Contohnya sebuah mustika bertuah pengasihan. Untuk mendapatkan tuah pengasihan dari mustika itu tidak perlu kita membacakan mustika itu suatu amalan gaib. Tanpa dibacakan amalan gaib apapun kita akan mendapatkan tuah pengasihannya karena tuah itu memang sudah menyatu dengan mustikanya (khodamnya secara alami sudah memancarkan aura energi pengasihan). Tetapi amalan gaib pengasihan yang kita bacakan dan sesaji yang kita berikan dapat membantu memperkuat tuah pengasihan mustika itu (dan untuk menegaskan bahwa kita menginginkan tuahnya).

Benda-benda alami seperti mustika biasanya tidak mengharuskan adanya sugesti amalan gaib dan tidak harus diberi sesaji, tetapi jika dibacakan suatu amalan gaib (amalan gaib yang sesuai dengan tuahnya dan sesaji yang cocok untuk mustika itu) dan diberi sesaji akan memperkuat kerjanya.

Benda-benda gaib sejenis pusaka keris jawa tuahnya sudah dibentuk sejak pertama kali pusaka itu dibuat dan sosok khodamnya juga dipilih yang sesuai dengan jenis tuahnya, sehingga untuk mendapatkan tuahnya tidak perlu dibacakan amalan gaib lagi. Tetapi walaupun tidak harus, akan lebih baik kalau diberikan sugesti tertentu supaya kerjanya lebih kuat, dan sama dengan jenis benda gaib isian / asma'an lain, pusaka itu harus diberikan sesaji yang sesuai (untuk menegaskan bahwa kita adalah pemiliknya dan kita menginginkan tuahnya). Tapi jenis pusaka biasanya lebih dulu harus ada kesatuan / interaksi batin orangnya dengan pusakanya itu.

Benda-benda gaib sejenis batu akik, adanya sesosok gaib (khodam) di dalamnya biasanya adalah karena khodamnya itu membutuhkan tempat tinggal, bukan karena bertujuan memberikan tuah kepada manusia si pemakai batu akik. Biasanya kadar tuahnya tidak sebaik mustika dan pusaka. Untuk mendapatkan tuah yang bagus batu akiknya perlu dibacakan amalan gaib dan harus diberikan sesaji yang sesuai (untuk menegaskan bahwa kita adalah pemiliknya dan kita menginginkan tuahnya).


Di dunia keilmuan gaib tuah masing-masing benda gaib dapat dirubah atau ditambahkan fungsinya, tergantung kemampuan masing-masing orang dalam mengsugesti kemampuan gaib benda-benda tersebut.

Jika anda mempunyai sebuah benda gaib atau mustika yang secara alami
sudah memberikan tuahnya dengan baik, dan kualitas tuahnya bagus, sebaiknya jangan dibacakan amalan gaib, dan jangan diperintahkan untuk memberikan fungsi lain selain fungsi aslinya, baik dengan cara sambat maupun dengan amalan gaib, supaya kegaibannya tidak berubah karena mengikuti sugesti anda, dan supaya kualitas tuahnya tidak luntur / memudar.

Mewirid atau membacakan amalan gaib
biasanya baik untuk mempertajam / menaikkan kekuatan dan kualitas / kadar tuah benda gaib, tetapi jika itu adalah sebuah benda alami yang sudah memberikan tuahnya secara alami, dan tuahnya bagus, sebaiknya jangan dibacakan amalan gaib, karena nantinya benda itu akan bekerja mengikuti amalan gaibnya, yang nantinya amalan gaibnya
itu harus selalu dibacakan / diwirid supaya kegaibannya tidak melemah memudar.

Sebuah
benda gaib alami yang sudah baik memancarkan aura pengasihan, jangan dibacakan amalan gaib untuk pengasihan, dan jangan disugestikan untuk fungsi lain, misalnya untuk pelet atau untuk penglaris dagangan. Biarkan saja tuahnya bekerja sesuai aslinya.

Benda-benda gaib yang bisa untuk kekebalan (bisa dites untuk kekebalan) sebaiknya jangan disugestikan untuk memberikan tuah / fungsi lain, misalnya untuk pembersihan gaib, supaya tuah kekebalannya tidak berubah / luntur.

Pemberian sugesti, baik dengan cara sambat atau mewirid amalan gaib, lebih diutamakan untuk benda-benda gaib yang lemah tuahnya, atau untuk benda-benda gaib isian, atau untuk mustika yang kegaibannya tidak sempurna, supaya tuahnya menjadi lebih kuat dan lebih baik kualitasnya.

Sugesti terhadap benda gaib jenis apapun yang paling penting adalah sugesti penyatuan untuk menyatukan si benda gaib dengan kita untuk menegaskan bahwa kita adalah pemiliknya dan kita menginginkan tuahnya.


Tuah-tuah yang bagus / berkualitas dari sebuah benda gaib sejalan dengan karakter khodamnya (pancaran energinya sejalan dengan karakter kepribadiannya).

 1. Benda-benda gaib yang tuahnya khusus untuk pengasihan, karakter khodamnya halus dan biasanya
     kekuatan gaibnya rendah (relatif).

 2. Benda-benda gaib yang tuahnya khusus untuk kerejekian, karakter khodamnya halus dan biasanya
     kekuatan gaibnya rendah (relatif), tetapi biasanya masih lebih tinggi daripada khodam pengasihan, tetapi
     ada juga yang khodamnya galak dan berwibawa dan kekuatan gaibnya tinggi, misalnya yang sosoknya
     seperti ibu-ibu jawa.
     Yang sosoknya seperti ibu-ibu jawa ini, walaupun tuah utamanya untuk kerejekian, tetapi banyak yang
     berwatak keras dan galak dan kekuatan gaibnya tinggi yang bahkan masih lebih tinggi daripada kekuatan
     khodam-khodam yang biasa digunakan untuk kekuatan / kesaktian / kekebalan dan kewibawaan, sehingga
     bisa juga dimintai bantuannya untuk pembersihan gaib dan untuk penjagaan gaib. Tetapi walaupun kekuatan
     gaibnya tinggi dan berwatak keras dan galak, biasanya tidak cocok untuk digunakan sebagai khodam
     kekuatan / kesaktian, karena karakternya halus seperti ibu-ibu yang tidak suka berkelahi fisik seperti laki-laki.

 3. Benda-benda gaib yang tuahnya khusus untuk kekuatan dan kekebalan, biasanya karakter khodamnya
     keras dan menonjolkan kekuatan dan kegagahan, biasanya kekuatan gaibnya lebih tinggi daripada yang
     tuahnya khusus untuk pengasihan, tetapi sebagian lainnya lebih rendah kekuatannya dibanding yang untuk
     kerejekian (dibanding yang sosoknya seperti ibu-ibu jawa).

 4. Benda-benda gaib yang tuahnya khusus untuk kewibawaan, biasanya karakter khodamnya keras dan
     berwibawa. Umumnya kekuatan khodamnya lebih tinggi daripada yang tuahnya untuk pengasihan, tetapi
     sebagian lainnya lebih rendah kekuatannya dibanding yang untuk kerejekian (dibanding yang sosoknya
     seperti ibu-ibu jawa).

 5. Benda-benda gaib yang tuahnya khusus untuk penjagaan gaib biasanya karakter khodamnya keras dan
     kekuatannya lebih tinggi daripada yang tuahnya untuk pengasihan, kewibawaan dan yang untuk kekuatan /
     kekebalan.


Jika sugesti amalan gaib yang kita bacakan fungsinya masih sejalan dengan karakter asli khodamnya, maka khodamnya itu masih bisa memberikan tuah dengan kualitas yang baik.

Misalnya yang karakternya halus, yang tuahnya untuk pengasihan dan kerejekian, jika sebelumnya kualitasnya 6 atau 7, mungkin bisa naik menjadi 8 atau 9. Tetapi jika disugestikan lain untuk keteduhan dan ketentraman keluarga, maka jika nilai tuah yang asli sebelumnya 8 atau 9, khusus untuk tuah yang baru ini nilainya 7 atau 8 (lebih rendah sedikit).

Atau yang karakternya keras, yang tuahnya kewibawaan, jika sebelumnya kualitasnya 6 atau 7, mungkin bisa naik menjadi 8 atau 9. Tetapi jika disugestikan lain untuk penjagaan gaib, kekuatan atau kesaktian, maka jika nilai tuah yang asli sebelumnya 8 atau 9, khusus untuk tuah yang baru ini nilainya 7 atau 8 (lebih rendah sedikit).

Atau yang karakternya keras, yang tuahnya kekuatan / kekerasan, jika sebelumnya kualitasnya 6 atau 7, mungkin bisa naik menjadi 8 atau 9. Atau jika aslinya 9 mungkin bisa naik menjadi 10 (menjadi jimat kebal). Tetapi jika disugestikan lain untuk penjagaan gaib, maka jika nilai tuah yang asli sebelumnya 8 atau 9, khusus untuk tuah yang baru ini nilainya 7 atau 8 (lebih rendah sedikit).

Tetapi jika sugesti amalan gaib yang kita bacakan berlawanan dengan karakter asli khodamnya, maka khodam itu akan memberikan kualitas kerja yang buruk, tidak sebaik bidang tuah spesialisasinya.
Jika sebuah pusaka / mustika / jimat pengasihan kita sugestikan untuk kewibawaan atau penjagaan gaib, atau sebaliknya, yang aslinya untuk kewibawaan atau penjagaan gaib kita sugestikan untuk pengasihan / kerejekian, jika aslinya 8, 9 atau bahkan 10, mungkin nilai kualitas tuahnya yang sekarang hanya 6 atau 7, maksimal 8. Dalam hal ini mereka masih bisa melakukan apa yang menjadi sugesti kita, hanya saja karena tidak sejalan dengan karakter asli mereka, maka unjuk kerja mereka buruk.

Seorang warga sipil yang berkarakter keras bisa ditingkatkan kualitasnya menjadi sekuriti, polisi atau tentara, tetapi yang karakternya halus lebih cocok untuk dijadikan penarik pembeli atau untuk marketing (karakternya masih sejalan).

Tetapi orang-orang yang sudah terbiasa keras menjadi polisi atau tentara tidak cocok bila dijadikan penarik pembeli (karakternya tidak sesuai), dan yang sudah terbiasa halus menjadi penarik pembeli tidak cocok bila dijadikan tentara (karakternya tidak sesuai).

Jadi apapun bentuk sugesti kita, baik dengan cara sambat ataupun membacakan amalan gaib, sebaiknya hanya ditujukan untuk meningkatkan kualitas tuahnya (yang sejalan dengan karakter asli khodamnya), bukan supaya khodamnya memberikan tuah baru yang belum tentu sejalan dengan karakter asli khodamnya. Dalam hal ini sebelum kita memberikan sugesti kita perlu lebih dulu mengetahui karakter khodamnya apakah berkarakter halus ataukah keras.



 2. Khodam dengan karakter khusus.

Sudah umum bila seseorang memiliki benda-benda tertentu, misalnya batu akik, ternyata, disadari ataupun tidak, batu akik itu berpenghuni sesosok mahluk gaib di dalamnya.

Sebagian sosok gaib benda-benda itu tidak memberikan tuah tertentu bagi manusia, karena sosok halus itu hanya numpang tinggal saja di benda itu (karena sosok halus itu membutuhkan sebuah benda untuk tempat tinggalnya). Sosok halusnya tetap memancarkan suatu energi tertentu, tetapi sifat energinya itu tidak bermanfaat untuk manusia, tidak menjadi tuah bagi manusia.

Sebagian lagi sosok gaib benda-benda itu sudah bekerja sendiri (alami) memancarkan suatu aura tertentu sesuai karakter dan perilaku asli si mahluk gaib, yang bermanfaat dan menjadi tuah bagi manusia, walaupun biasanya kualitas tuahnya tidak sebaik tuah sebuah mustika. Dalam hal ini bisa dikatakan bahwa sosok gaib tersebut sudah mempunyai spesialisasi tertentu sesuai jenis tuahnya. Kalau kita ukur dengan skala nilai dari 1 - 10, maka nilai kualitas tuah batu akik tersebut biasanya 7 atau 8, maksimal 9, sedangkan nilai kualitas tuah mustika mungkin 9 atau 10. Jika sosok gaib benda-benda itu sudah bekerja sendiri (alami), maka kondisi ini sama dengan yang sudah dituliskan pada nomor 1 di atas, yaitu khodam dengan tuah alami.

Sebagian lagi sosok gaib benda-benda itu tidak mau "bekerja" memberikan tuah tertentu bagi manusia, walaupun sudah diwiridkan amalan gaib dan sudah diberikan sesaji. Dalam hal ini sosok halusnya itu tetap memancarkan suatu hawa energi tertentu, tetapi sifat pancaran energinya itu tidak bermanfaat bagi manusia, dan sosok halus itu tidak mau merubah sifat pancaran energinya supaya menjadi bermanfaat untuk manusia.

Sebagian lagi mau "bekerja" memberikan tuah tertentu bagi manusia (mau merubah sifat pancaran energinya supaya bermanfaat untuk manusia), walaupun tidak mempunyai spesialisasi jenis tuah tertentu, tetapi mau melakukan apa saja sesuai sugesti kita, misalnya diarahkan dengan amalan gaib dan pemberian sesaji, hanya saja seringkali kualitas kerjanya tidak sebagus yang memang aslinya di bidangnya.
Dengan demikian,
Sosok gaib itu bisa juga untuk pengasihan, walaupun kerjanya tidak sebagus yang bidangnya pengasihan.
Sosok gaib itu bisa juga untuk kewibawaan, walaupun kerjanya tidak sebagus yang bidangnya kewibawaan.
Sosok gaib itu bisa juga untuk penjagaan gaib, walaupun kerjanya tidak sebagus yang bidangnya penjagaan gaib.

Kondisi di atas sama seperti bila kita mempunyai seorang pekerja / pembantu.
Dia bisa juga disuruh memasak, walaupun hasilnya tidak seenak yang ahli masak.
Dia bisa juga disuruh membersihkan kebun, walaupun kerjanya tidak serapih tukang kebun.
Dia bisa juga disuruh menjaga keamanan rumah, walaupun kerjanya tidak sebaik sekuriti.


Bila kita memiliki sebuah benda berpenghuni gaib yang aslinya tidak memberikan tuah tertentu, tetapi mau untuk memberikan tuah tertentu, maka untuk mendapatkan tuah tertentu dari benda-benda itu perlu kita berikan sugesti khusus, perlu dibacakan amalan gaib, dan harus diberikan sesaji, karena sugesti amalan gaib dan sesaji itu bertujuan untuk menggerakkan khodamnya supaya bekerja sesuai sugesti kita.

Dalam hal ini kita perlu mengetahui sifat karakter asli sosok gaib tersebut, apakah berkarakter keras ataukah halus, supaya kualitas tuahnya bagus, dan perlu juga kita tahu aslinya tuahnya, supaya sugesti kita itu bisa menambah bagus kualitas tuahnya.

Kondisi di atas sama dengan keperluan untuk membuat jimat isian, atau untuk mencari khodam ilmu gaib, ada acuan dasar dalam memilih jenis-jenis sosok gaib yang cocok untuk diisikan ke dalam benda-benda jimat, atau yang cocok untuk dijadikan khodam ilmu, sesuai jenis tuahnya masing-masing yang diharapkan (jika mampu memilih-milih sosok gaib).

Jika bisanya hanya sebatas mewiridkan amalan gaib saja, dan tidak mampu memilih-milih sosok khodam yang cocok dengan keperluannya, maka sifat keberhasilannya untung-untungan.
Jika sosok khodam yang datang mengisi benda gaibnya sesuai dengan tuah dari amalan gaibnya, maka benda gaibnya akan bagus kualitasnya.
Dan sebaliknya, jika sosok khodam yang datang tidak sesuai dengan tuah dari amalan gaibnya, maka benda gaibnya akan tidak bagus kualitasnya. Ditambah lagi jika sosok khodamnya itu berasal dari jenis yang tidak baik, benda gaib itu malah bisa memberikan pengaruh / akibat lain yang tidak baik bagi manusia pemiliknya atau orang lain.

Jika karakter khodamnya sesuai dengan jenis tuahnya, maka setelah diberikan sugesti tertentu (amalan gaib) tuahnya akan jauh lebih baik kualitasnya dibandingkan yang karakter khodamnya tidak sesuai dengan tuah dari amalan gaibnya.

Tuah-tuah yang kualitasnya bagus dari sebuah benda gaib sejalan dengan karakter khodamnya.
Secara umum :
Sosok-sosok gaib yang karakternya halus biasanya cocok untuk menjadi khodam pengasihan atau kerejekian dan tidak bagus bila dijadikan khodam kewibawaan atau untuk penjagaan gaib.
Sosok-sosok gaib yang karakternya keras biasanya lebih cocok untuk menjadi khodam kewibawaan dan penjagaan gaib dan tidak bagus untuk dijadikan khodam pengasihan atau kerejekian.
Sosok-sosok gaib yang karakternya keras dan menonjolkan kekuatan / kesaktian biasanya cocok untuk menjadi khodam kekuatan dan kekebalan dan tidak bagus untuk dijadikan khodam pengasihan atau kerejekian.

Karena itu sebelum kita mewiridkan amalan gaib tertentu untuk mendapatkan jenis tuah tertentu, kita perlu mengetahui sifat-sifat karakter dari sosok gaib yang akan kita beri sugesti, yaitu yang sesuai dengan acuan dasar tersebut di atas, supaya kualitas tuah yang dihasilkannya bagus, sugesti amalan gaib seharusnya digunakan untuk meningkatkan kualitas tuah aslinya, jangan sampai sugesti tuah yang kita berikan berlawanan dengan karakter asli sosok gaibnya atau tuah aslinya, karena kualitas tuah / kerjanya akan buruk (kualitas tuahnya menjadi tidak cukup bermanfaat) dan malah bisa merusak karakter kepribadian khodamnya.

Jadi benda-benda gaib yang karakter khodamnya keras, yang tidak sesuai untuk tuah pengasihan, janganlah kita paksakan untuk berubah menjadi bertuah pengasihan (jangan dibacakan amalan gaib untuk pengasihan), selain kualitas tuahnya buruk, sosok khodamnya sendiri yang semula berkarakter keras akan terpengaruh untuk berubah menjadi berkarakter halus. Akan lebih baik jika benda-benda gaib itu kita manfaatkan saja untuk bertuah kekuatan, kewibawaan atau untuk penjagaan gaib atau diwiridkan amalan kekuatan, kewibawaan atau penjagaan gaib supaya kualitas tuahnya meningkat.

Begitu juga khodam yang karakternya halus, yang tidak cocok untuk bertuah kewibawaan, janganlah dipaksakan untuk berubah menjadi bertuah galak / kewibawaan / kekuatan (jangan dibacakan amalan gaib untuk kekuatan / kewibawaan), selain kualitas tuahnya akan buruk, sosok khodamnya sendiri yang semula berkarakter halus akan terpengaruh untuk berubah menjadi berkarakter keras. Akan lebih baik jika benda-benda gaib itu kita manfaatkan saja untuk bertuah pengasihan atau kerejekian atau diwiridkan amalan pengasihan atau kerejekian supaya kualitas tuahnya meningkat.

Pengertian di atas adalah untuk keperluan kita membuat benda-benda gaib dengan tuah tertentu untuk keperluan jangka panjang, jangan sampai kita mengsugestikan tuah yang berlawanan dengan karakter asli khodamnya. Lebih baik kita mencari benda berkhodam lain, atau mengganti sosok gaibnya dengan yang karakternya sesuai dengan tuah yang kita inginkan, supaya kualitas tuahnya bagus.

Misalnya cincin akik kita berpenghuni sosok gaib yang karakternya keras, janganlah karena kita membutuhkan jimat pengasihan kemudian sosok gaibnya kita sugestikan bertuah pengasihan. Begitu juga bila cincin akik kita berpenghuni sosok gaib yang karakternya halus, janganlah karena kita membutuhkan jimat kewibawaan kemudian sosok gaibnya kita sugestikan bertuah kewibawaan. Jadi sebelumnya kita harus sudah tahu dulu tuah aslinya atau karakter asli khodamnya.

Tetapi mengsugestikan tuah yang berlawanan dengan karakter khodamnya mungkin bersifat baik jika dilakukan untuk keperluan khusus saja, yang bukan keperluan jangka panjang.
Misalnya :
- kita bisa mengsugestikan cincin batu akik kita yang berkarakter halus, yang bertuah pengasihan, untuk
  memberikan tuah kewibawaan, hanya  untuk keperluan ketika kita akan menemui seseorang, atau untuk
  memberikan bungkus aura karisma / kewibawaan (sekali saja), supaya kita tidak disepelekan.
- kita bisa mengsugestikan benda-benda gaib kita yang berkarakter keras, yang bertuah kekuatan, kewibawaan
  atau penjagaan gaib, untuk memberikan tuah pengasihan dan kerejekian, hanya  dengan cara memintanya
  membungkus kita atau tempat usaha kita dengan aura pengasihan dan kerejekian, supaya hubungan sosial
  dan kerejekian kita baik.

Dalam hal mengsugestikan tuah yang berlawanan dengan karakter khodamnya di atas, misalnya sosok khodam berkarakter halus disugestikan untuk memberikan aura kewibawaan, sebaiknya dilakukan hanya untuk keperluan tertentu saja,  tetapi jika aura kewibawaan itu diinginkan bersifat jangka panjang, maka khodamnya bisa disugestikan (sekali saja) untuk memberikan bungkus / selimut aura kewibawaan yang bersifat jangka panjang, bukan mengsugestikan khodamnya untuk setiap hari memberikan aura kewibawaan.

Terhadap khodam berkarakter keras, sugesti memberikan bungkus aura pengasihan dan kerejekian di atas juga hanya dilakukan sekali saja yang disugestikan supaya bungkus auranya bersifat jangka panjang, bukan mengsugestikan khodamnya untuk setiap hari memberikan aura pengasihan dan kerejekian.

Kualitas tuah akan baik bila sejalan dengan karakter kepribadian sosok gaibnya, jadi sebaiknya kita jangan memberikan perintah kerja yang tidak sesuai dengan karakter aslinya, karena kualitas kerjanya akan kurang bagus. Perintah kerja yang tidak sesuai itu kalau disugestikan setiap hari dalam jangka panjang akan bisa merusak / merubah karakter kepribadian asli khodamnya.

Kalau perintah kerjanya sejalan dengan karakter
asli khodamnya, bisa disugestikan untuk jangka panjang.
Kalau perintah kerjanya tidak sejalan
dengan karakter asli khodamnya, sebaiknya disugestikan hanya untuk jangka pendek saja, untuk keperluan dalam situasi tertentu saja, atau sekali saja mengsugesti khodamnya untuk memberikan bungkus aura energi yang bersifat jangka panjang. Perintah memberikan bungkus aura energi itu bisa diupdate / diulangi setiap 3 atau 6 bulan sekali atau bahkan setahun sekali.

Dalam memberikan sugesti tuah yang berlawanan dengan karakter khodamnya itu sebaiknya tidak dengan cara membacakan suatu amalan gaib, karena dapat merubah fungsinya menjadi berfungsi khusus mengikuti amalan gaibnya. Sebaiknya menyampaikan langsung keperluannya dengan cara berbicara langsung kepada bendanya / khodamnya (dengan cara sambat / curhat), bisa juga dengan mengikuti cara-cara dalam tulisan Ilmu Tayuh Keris.


Dalam hal ini perlu sekali
kita mengetahui lebih dulu sifat karakter dari khodam benda gaib kita, apakah aslinya berkarakter keras atau halus, misalnya dengan cara-cara yang dicontohkan dalam tulisan berjudul Ilmu Tayuh / Menayuh Keris.




 3. Khodam multi fungsi.

Secara umum manusia membutuhkan banyak tuah, misalnya selain untuk pengasihan dan kerejekian, juga butuh untuk menambah karisma / wibawa, kekuatan badan / semangat dan penjagaan gaib. Jadi bagi manusia tersebut, jenis jimat dengan khodam yang multi fungsi biasanya akan lebih efisien, dan si manusia tidak perlu mengkoleksi banyak jimat, karena sosok khodamnya itu lebih bisa mengikuti berbagai macam kebutuhan si manusia sesuai jalan hidupnya.

Jenis khodam multi fungsi ini adalah sosok halus selain sukma manusia, dan yang bukan khodam ilmu, dan yang awalnya tidak datang karena doa atau amalan tertentu.

Umumnya tuah jimat yang khodamnya multi fungsi kualitasnya tidak sebagus jimat-jimat yang khodamnya aslinya spesialis di bidang tuahnya masing-masing dan cara untuk memberikan sugesti / perintah kerja pun berbeda dengan benda-benda dan khodam lain yang spesialis di bidang tuah tertentu.

Ada 2 jenis khodam multi fungsi :

1. Khodam biasa yang multi fungsi.

Ada banyak jenis khodam dan benda gaib yang bisa memberikan tuah yang sifatnya multi fungsi, tetapi biasanya ada kecenderungan khodamnya untuk lebih dominan memberikan sifat tuah tertentu sesuai karakter aslinya.

Contohnya :

Mustika keong buntet yang batunya tua, biasanya kekuatan gaibnya tinggi, sehingga bisa untuk fungsi penjagaan gaib, tetapi yang khodamnya multi fungsi sifat tuahnya berhubungan dengan karakter khodamnya masing-masing.

Mustika keong buntet yang berwarna hitam, sifat karakter khodamnya berwatak keras. Walaupun khodamnya bisa memberikan banyak macam tuah, sehingga termasuk sebagai khodam multi fungsi, tetapi biasanya khodamnya akan lebih cenderung mengutamakan tuah kewibawaan dan kekuatan badan untuk berkelahi.

Mustika keong buntet yang berwarna putih atau kuning, sifat karakter khodamnya berwatak halus. Walaupun khodamnya bisa memberikan banyak macam tuah, sehingga termasuk sebagai khodam multi fungsi, tetapi biasanya khodamnya akan lebih cenderung mengutamakan tuah pengasihan / kerejekian / pengobatan.

Mustika keong buntet yang berwarna coklat sifat karakter khodamnya ada di tengah-tengah antara yang berwarna hitam dan yang berwarna putih, bisa keras bisa juga halus, khodamnya lebih cenderung berkarakter energik.


2. Khodam yang energik.

Jenis khodam multi fungsi yang energik ini ditandai dengan karakternya yang tidak dominan halus, tapi juga tidak dominan keras / galak, tetapi karakternya energik, sehingga jika diperlukan, dia bisa halus, tapi bisa juga keras dan galak, bisa untuk pengasihan dan membantu kerejekian, bisa juga untuk menambah kewibawaan dan penjagaan gaib. Jenis khodam multi fungsi ini sering menjadi khodam pendamping (yang bukan khodam ilmu).

Jika seseorang memiliki sebuah batu akik dan sosok gaib di dalamnya termasuk jenis multi fungsi, maka yang diperlukan oleh orang itu hanyalah sugesti supaya sosok halus itu menyatukan dirinya dengan si manusia untuk membantu semua aspek kehidupannya, dan memberikan sesaji tertentu. Untuk keperluan ini tidak diperlukan amalan gaib khusus, hanya perlu sugesti dengan cara sambat atau curhat dan interaksi batin, supaya sosok gaibnya menyatu dengan kehidupan si manusia dan memberikan tuah apa saja yang diperlukan oleh si manusia dalam aktivitas kehidupannya.

Jika kita ingin mengarahkan sesosok gaib / khodam untuk multi fungsi memberikan berbagai macam fungsi tuah dengan menggunakan amalan gaib, berarti ada beberapa jenis sugesti dan amalan gaib yang harus dibacakan dan dikombinasikan menjadi satu, supaya tuah yang diberikannya juga bermacam-macam. Tetapi jika sosok multi fungsi itu dengan amalan gaib disugestikan hanya untuk memberikan tuah tertentu saja, maka kemudian dia akan berlaku sama seperti khodam ilmu, atau sama seperti khodam dengan karakter khusus seperti dalam tulisan no.2 di atas (walaupun ada juga yang masih tetap memberikan kegunaan multi fungsi).

Sosok halus dan sebuah benda gaib multi fungsi sebaiknya jangan diberikan amalan gaib untuk fungsi jangka panjang, karena nantinya tuahnya tidak akan multi fungsi lagi, tetapi akan menjadi bertuah khusus mengikuti amalan gaibnya. Jadi kalau anda mempunyai sebuah benda gaib yang khodamnya multi fungsi dan kira-kira bisa untuk kekebalan, maka anda bisa mensugestikan tuahnya untuk kekebalan pada saat-saat tertentu, dengan cara menggenggam bendanya anda mewirid amalan gaib untuk kekebalan, tetapi dalam kesehariannya benda itu disugestikan untuk tetap multi fungsi.

Jenis khodam multi fungsi ini bisa berasal dari khodam pendamping, pusaka, mustika, benda-benda jimat atau benda-benda gaib lain, biasanya jika ditayuh / berkenalan lewat mimpi, sosok ini akan menampakkan diri sebagai seorang muda, laki-laki atau perempuan.

Ada juga sosok halus lain, seperti khodam pusaka, batu akik atau khodam pendamping, yang awalnya tidak bersifat multi fungsi, tetapi karena posisinya mendampingi si manusia dan berusaha menyatu dengan jalan kehidupan si manusia, kemudian sosok itu menjadi sama dengan yang multi fungsi, sosok itu akan memberikan tuah apa saja yang dibutuhkan oleh si manusia.

Selain itu ada jenis sosok halus, walaupun tidak termasuk sosok halus yang energik, tetapi bisa disugestikan untuk memberikan banyak macam tuah, yaitu bangsa jin yang sosoknya hitam tinggi besar (bukan gondoruwo).

Tulisan tentang khodam multi fungsi ini adalah untuk memberikan pemahaman upaya mengoptimalkan fungsi khodam dan benda-benda gaib yang sudah kita miliki supaya kita benar bisa memaksimalkan fungsinya dan tidak merusak karakternya. Sosok khodam multi fungsi yang sudah mendampingi si manusia tuannya sebaiknya diperlakukan sebagai khodam pendamping, seperti seseorang yang mendampingi kita dan siap sedia membantu kita, sehingga untuk memberikan sugesti / perintah kepadanya tidak perlu amalan gaib, cukup dengan cara sambat / curhat. Selain itu kita sendiri juga harus menyatukan diri dengannya supaya khodam itu mengerti / mengenal kepribadian dan kehidupan kita dan bisa setiap saat melakukan perbuatan sesuai yang kita inginkan. Kalau kita ingin memberikan sugesti dalam bentuk amalan gaib, usahakan mewiridkan amalan yang untuk menyatukan khodamnya kepada kita, bukan yang untuk tuah tertentu (amalannya silakan dicari sendiri di internet).

Dalam hal ini kita perlu tahu sifat karakter dari khodam kita, misalnya dengan cara seperti dalam tulisan berjudul Ilmu Tayuh / Menayuh Keris, untuk mengetahui apakah karakternya termasuk jenis khodam multi fungsi.

Cara memberikan sugesti / perintah kerja terhadap khodam multi fungsi ini sama dengan cara no.2 di atas.




 Posisi Keberadaan Khodam

Secara garis besarnya ada 2 jenis benda gaib, yaitu yang khodamnya tetap berdiam di dalam bendanya dan yang khodamnya sudah keluar menjadi khodam pendamping.

Yang khodamnya tetap berdiam di dalam bendanya :
Kebaikannya, tuahnya lebih stabil, tidak mudah berubah. Tuahnya lebih terasa keampuhannya.
Kelemahannya, kita harus selalu membawa bendanya untuk bisa mendapatkan tuahnya.

Yang khodamnya sudah keluar menjadi khodam pendamping :
Kebaikannya, bendanya tidak harus dibawa-bawa, karena khodamnya sudah mendampingi. Khodamnya bisa memberikan banyak fungsi (multi fungsi) karena sudah mengikuti jalan kehidupan si manusia pemilik bendanya.
Kelemahannya, kadar tuahnya lebih mudah berubah, karena khodamnya mengikuti jalan kehidupan manusianya. Apalagi kalau manusianya banyak berhubungan dengan gaib-gaib negatif, maka khodam-khodam pendamping itu yang aslinya bertuah kewibawaan, kesepuhan, pengasihan, kerejekian, dsb, kemudian menjadi berorientasi pada pertahanan terhadap gangguan dari gaib-gaib lain, cenderung menjadi khodam penjagaan gaib supaya si manusia tidak diganggu oleh gaib lain. Karena itulah seringkali tuah aslinya menjadi kurang terasa keampuhannya, karena khodamnya tidak lagi bertuah khusus, tetapi cenderung bertindak sebagai khodam multi fungsi, mengikuti jalan kehidupan dan permasalahan si manusia.

Karena khodamnya sudah menjadi khodam pendamping, maka cara kerja mereka tidak lagi persis sama dengan yang khodamnya tetap berdiam di dalam bendanya. Dalam pendampingannya itu mereka tetap memancarkan tuahnya, hanya saja seringkali kadar tuahnya bisa berubah-ubah mengikuti kondisi psikologis mereka selama mengikuti jalan kehidupan manusia. Tetapi secara umum, sebagai khodam pendamping mereka akan lebih banyak berinisiatif berinteraksi batin dengan manusia, tetapi efektivitas interaksinya itu tergantung apakah si manusia "memperhatikan" interaksi mereka itu.

Untuk yang khodamnya sudah mendampingi dan mengikuti jalan kehidupan manusianya, maka si manusianya perlu rajin berinteraksi (batin) dengan khodamnya itu supaya khodamnya tetap memberikan tuahnya sesuai keinginannya, sama seperti mengkoordinasikan teman sekerja supaya kerjanya lebih terarah, bisa dengan cara sambat, bisa juga dengan mewiridkan amalan gaib. Tuah mereka bergantung pada seberapa baik kita mengarahkan kerja mereka. Kalau perlu kita bacakan amalan gaib kepada masing-masing mereka supaya tuahnya bagus.

Pada dasarnya :

Semua khodam bisa untuk fungsi penjagaan gaib.
Secara alami, khodam yang laki-laki karakternya lebih baik untuk penjagaan gaib daripada yang perempuan.

Semua khodam bisa untuk membantu kerejekian, mendatangkan customer, membantu pergaulan, dsb.
Yang laki-laki bekerja dengan tuah dasar kewibawaan dan karisma.
Yang perempuan bekerja dengan tuah dasar pengasihan.

Selebihnya tergantung seberapa baik kita mengkoordinasikan kerja mereka, karena mereka mengikuti jalan kehidupan kita. Kalau perlu kita bacakan amalan gaib kepada masing-masing mereka supaya tuahnya bagus.



Ada pertanyaan :

 A :
Batu kecubung.
Tayuhan dari bapak sebelumnya :
Isinya suami istri jin bapak2 dan ibu2 berkemben, 70 md, kerejekian dan pengasihan
Oleskan saja misik putih sebulan sekali dan selalu dipakai.
Supaya bertuah batunya harus diberikan sesajinya misik putih, paling sedikit sebulan sekali.
Supaya bisa dirasakan tuahnya batunya harus selalu dipakai / dibawa.
Tuah2 yg saya sebutkan itu adalah tuah aslinya / alaminya.
Kalau diinginkan supaya tuahnya lebih ampuh terasa, maka selain diberikan sesajinya batu2nya juga harus diwiridkan amalan yg sejalan dengan tuah aslinya. Amalannya bisa dicari di internet.

Pak saya mau tanya :

A. saya tayuh khodamnya :

Bapak2 berkarakter halus dan berwatak keras
Tuah yg sejalan dengan karakter khodam :
Kharisma dan wibawa. keselamatan, spiritualitas, proteksi gaib

Ibu2 berkemben karakter halus dan berwatak keras
Tuah yang sejalan dengan kharakter khodam :
Pesona / pengasihan, keberuntungan / kerejekian, kesehatan, proteksi gaib

( tolong cros cek pak apa tayuh saya sudah tepat dan betul )

B. kalau hasil tayuh saya tepat, saya minta saran dari bapak, mana tuah yang tepat untuk diberi sugesti atau perintah kerja untuk jangka panjang (sejalan dengan kharakter khodam) dan jangka panjang (selimut aura / tidak sesuai dengan kharakter khodam) dari batu kecubung saya, seperti yang tertulis dalam artikel bapak?

C. Kalau hasil tayuh saya kurang tepat atau tidak tepat, saya minta saran. mana tuah yang tepat untuk diberi sugesti atau perintah kerja untuk jangka panjang (sejalan dengan kharakter khodam) dan jangka panjang (selimut aura / tidak sesuai dengan kharakter khodam) dari batu kecubung saya

D. Kalau ada saran dari bapak yang terbaik (untuk saya) dalam memberi sugesti atau perintah kerja untuk jangka pendek dan jangka panjang (selimut aura) dari batu kecubung yang saya miliki.

NB :
saat ini saya masih melakukan penyatuan supaya khodam2nya menyatukan dirinya dengan saya untuk membantu semua aspek kehidupan saya.
Tks banyak pak

 J :
Tayuh bapak terhadap masing2 sifat khodam2nya sudah benar, tapi sebaiknya kita menayuh kegaiban bendanya sebagai satu kesatuan, karena khodam2nya juga bekerja sebagai satu kesatuan.
Secara keseluruhan batu bapak berfungsi membantu kerejekian dan pengasihan. Kalau diminta untuk kewibawaan dan pembersihan gaib bisa juga.
Pakai di tangan kanan kalau hanya mengenakan satu cincin akik.

 A :
Dan bagaimana saya memberi sugesti perintah kerja untuk jangka panjang dan jangka pendek (selimut aura), supaya bekerja aktif..dan tidak merubah kharakter khodamnya ?

Apakah ( Secara keseluruhan batu bapak berfungsi membantu kerejekian dan pengasihan ) yang diberi perintah kerja sekali saja untuk jangka panjang dan ( Kalau diminta untuk kewibawaan dan pembersihan gaib bisa juga ) untuk menyelimuti saja pak untuk dalam aktifitas keseharian saya atau hanya sugesti menyatu rasa dan batin saja supa memberikan aura energy tuah yang membantu aktifitas keseharian dan semua aspek kehidupan saya, seperti tulisan di artikel bapak?

Tks

 J :
Secara keseluruhan batu bapak berfungsi utama membantu kerejekian dan pengasihan, itu bisa disugestikan untuk jangka panjang, bisa juga setiap hari diminta jasanya untuk itu. Tanpa diminta pun, selama sesajinya rajin diberikan, secara alami khodam2nya sudah memancarkan aura yang baik untuk kerejekian dan pengasihan, dan sudah bertuah untuk itu.

Dimintakan untuk kewibawaan dan pembersihan gaib bisa juga. Tetapi karena itu bukan fungsi utamanya, maka mengsugestikannya sekali-sekali saja, jangan setiap hari.

Untuk mudahnya bapak bisa mengsugestikan fungsi jangka panjang sekali saja (atau 6 bulan sekali), yaitu meminta kepada khodam2nya untuk memberikan bapak pagaran gaib yang energinya juga mengandung hawa kewibawaan dan pengasihan yang baik untuk kehidupan bapak sehari2.
Sedangkan untuk tuah kerejekian bapak bisa meminta khodam2nya untuk sehari2nya aktif membantu dalam hal kerejekian.

terima kasih


_______




 >> Khodam dan Kekuatan Tuah












Comments