Related Topics

   Tuah

    Khodam dan Kualitas Tuah

 

Halaman ini adalah kelanjutan dari tulisan di halaman-halaman lain yang terkait dengan istilah khodam. Untuk keterangan lengkapnya silakan dibaca juga tulisan di halaman-halaman lain yang terkait.

Untuk menambah pemahaman isi tulisan dalam halaman ini silakan dibaca juga halaman-halaman lain yang terkait :
 - Sebagian pengertian dalam menilai tuah dan kesaktian khodam gaib sudah dituliskan dalam tulisan :
   Kesaktian Mustika.
 - Untuk tujuan mengetahui karakter suatu sosok halus / khodam, tuahnya dan sesajinya bisa dilakukan
   dengan cara yang serupa seperti dalam tulisan Ilmu Tayuh / Menayuh Keris.
 - Jenis-jenis sesaji untuk khodam gaib bisa dibaca dalam tulisan Sesaji Untuk Benda Gaib.
 - Untuk keperluan mendapatkan suatu amalan gaib untuk tujuan tertentu silakan mencarinya di internet.

Khodam adalah istilah untuk suatu mahluk halus yang bisa dimintai bantuannya oleh manusia. Jenis mahluk halusnya bisa dari jenis apa saja, bisa jin, kuntilanak, gondoruwo, dsb, bisa berasal dari khodam jimat atau pusaka, khodam ilmu gaib atau khodam pendamping, atau yang dipanggil / dihadirkan untuk diperintah melakukan perbuatan gaib tertentu (khodam ilmu hadiran).

Istilah khodam dalam tulisan ini meliputi pengertian khodam secara umum, yaitu khodam dari benda-benda gaib, khodam ilmu dan khodam pendamping.


  Tuah  dan  Kualitas Tuah


Jika kita memiliki sebuah benda berkhodam atau memiliki khodam ilmu / pendamping :
 - Apa hubungannya tuah dengan kesaktian khodamnya ?
 - Kalau khodamnya kuat, apakah tuahnya juga pasti bagus dan kuat ?
 - Apakah semakin kuat khodamnya semakin bagus juga tuahnya ?
 - Manakah yang lebih baik untuk dimiliki :  khodam yang kuat ataukah khodam yang bertuah ?
 - Manakah yang lebih penting :  tuahnya ataukah kekuatan khodamnya ?


Tuah dari sebuah benda gaib berkhodam ada yang bersifat alami dari benda gaibnya, ada juga yang tuahnya didapatkan setelah memberikan sugesti tertentu (misalnya yang tuahnya didapatkan setelah bendanya dibacakan amalan pengasihan, dsb).

Dalam memberikan tuahnya, khodam dari sebuah benda gaib yang dimiliki oleh seseorang ada yang tetap berdiam di dalam benda gaibnya, ada juga yang keluar dari bendanya dan mendampingi tuannya (berlaku sama dengan khodam pendamping). Jika sosok gaibnya keluar dari benda gaibnya dan mendampingi tuannya, maka tuahnya akan tetap didapatkan walaupun benda gaibnya ditinggal di rumah. Tetapi jika khodamnya itu tetap berdiam di dalam benda gaibnya, maka untuk mendapatkan tuahnya benda itu harus selalu dipakai / dibawa.


Secara alami semua sosok halus memancarkan suatu aura energi tertentu hingga jarak tertentu dari tempat keberadaannya. Masing-masing aura energi itu mempunyai sifat sendiri-sendiri sesuai jenis karakter sosok halusnya masing-masing.

Secara alami pancaran energi dari sesosok mahluk halus adalah sejalan dengan karakter kepribadian mahluk halusnya masing-masing :
 1. Yang karakternya keras akan memancarkan aura kekuatan / kegagahan, kewibawaan, kekuasaan, ada juga
     yang menakutkan.
 2. Yang karakternya halus akan memancarkan aura pengasihan, kerejekian, keteduhan, disukai dalam pergaulan
     / hubungan sosial, dsb.
 3. Yang karakternya bijaksana seperti orang tua akan memancarkan aura karisma wibawa, keteduhan,
     kesepuhan, kebijaksanaan, dsb.
 4. Yang karakternya jelek dan jahat akan memancarkan aura yang mempengaruhi psikologis, mempengaruhi
     manusia menjadi berwatak sok gagah, sok sakti, sok beriman, sok benar, sok kuasa dan sok menghakimi,
     meninggikan hasratnya akan kekayaan, hasrat kekuasaan dan hasrat memiliki dengan menghalalkan
     berbagai cara dan mencari pembenaran atas perbuatannya yang menghalalkan cara, dan mendorong
     manusia berperilaku menyimpang dari budi pekerti dan kesusilaan.

Sebagian besar pancaran aura energi mahlus halus yang alami tidak terasakan pengaruhnya oleh manusia. Sebagian lainnya pengaruhnya bisa dirasakan sebagai berpengaruh positif atau bersifat negatif bagi manusia.

Bentuk sifat aura energi pancaran mahluk halus di atas adalah bersifat alami. Selain itu ada juga yang tidak alami, yaitu perbuatan mahluk halus dan sifat aura energi yang sengaja dibentuk dengan sugesti amalan gaib (atau dengan sambat).

Jika pancaran aura energi atau perbuatan mahluk halus itu oleh manusia dirasakan sebagai bermanfaat, maka pancaran aura energi atau perbuatan mahluk halus itulah yang secara umum kita sebut tuah , yang pengaruhnya bisa dinikmati oleh manusia dan bisa dengan sengaja dimanfaatkan oleh manusia.

Tuah adalah perbuatan atau pancaran aura energi dari sesosok mahluk halus (khodam) yang dirasakan bermanfaat dan bisa dengan sengaja dimanfaatkan oleh manusia.

Jadi pengertian tuah itu ada 2 macamnya, yaitu pancaran aura energi suatu mahluk halus atau perbuatan tertentu dari sesosok mahluk halus.

Secara umum tuah yang dinikmati oleh manusia bentuknya adalah pancaran energi alami dari karakter mahluk halusnya, misalnya didapatkan dari sebuah benda gaib yang khodamnya memancarkan aura pengasihan, kerejekian, kewibawaan, atau aura kekuatan. Ada juga bentuk tuah yang didapatkan setelah diberikan sugesti atau dibacakan amalan gaib tertentu. Selain itu ada tuah dalam bentuk khusus, biasanya adalah yang merupakan perbuatan dari perintah khusus manusia untuk dilakukan oleh si mahluk halus, misalnya tuah untuk pembersihan gaib, pengobatan gaib, penarikan benda gaib, pelet, penundukkan, dsb.

Masing-masing bentuk tuah itu, terasa tidaknya perbuatan dan pancaran aura energi itu, yang alami ataupun yang didapat setelah mengsugestikan suatu amalan gaib, berhubungan dengan kualitas dan kekuatan tuahnya.


Istilah kualitas tuah, dapat dianalogikan sebagai tingkatan sifat dari suatu bentuk tuah.
Jika tingkatan sifat tuah ini diukur nilainya dengan skala penilaian dari 1 sampai 10, maka bila nilainya 1 berarti tingkatan sifat tuahnya paling lemah (paling rendah kualitasnya, paling rendah tingkatan sifat tuahnya), dan nilai 10 berarti kadar tingkatan sifat tuahnya paling tinggi (paling tinggi tingkat kualitas tuahnya).

Kebanyakan sosok halus dapat disugestikan untuk memberikan tuah tertentu (disugestikan untuk memancarkan aura energi dengan sifat tertentu), tetapi tuah-tuah yang kualitasnya bagus hanya didapatkan jika tuah itu sejalan dengan karakter asli (kepribadian) sosok gaibnya.

Biasanya kualitas tuah (sifat aura energi yang dipancarkan oleh masing-masing mahluk halus / khodam) akan terus seperti aslinya, tidak akan meningkat, tapi bisa menurun kualitasnya. Tapi jika kita bisa mengsugestinya untuk memberikan tuah yang lebih baik kualitasnya (dengan amalan gaib dan sesaji), biasanya khodam-khodam itu bisa "bekerja" mengikuti sugesti kita untuk merubah sifat pancaran energinya (menambah kadar kualitas tuahnya).

Berikut ini dituliskan ilustrasi singkat mengenai pengertian tuah dan kualitas tuah.


Tuah Pengasihan.

Pengertian tuah pengasihan bagi seseorang adalah adanya suatu aura / energi gaib yang menyebabkan orang-orang di sekitarnya, termasuk yang baru pertama kali bertemu dengannya, merasa suka dan mengasihinya, menyebabkan seseorang disukai / disenangi / dikasihi oleh orang lain yang ada di sekitarnya atau orang-orang yang bertemu dengannya. Tuah ini berguna dalam hubungan sosial (dan hubungan khusus).

Tuah pengasihan bersifat umum, pengaruhnya adalah terhadap banyak orang di sekitarnya.
Jika tuah pengasihan ini ditujukan hanya kepada orang tertentu saja, maka tuah ini disebut pelet, yaitu membuat orang tertentu menjadi suka / terpikat kepadanya.

Tingkatan kualitas tuah pengasihan :
 - Nilai 6,    adalah batas terendah suatu aura energi berpengaruh sebagai pengasihan.
 - Nilai 7-8, adalah pengaruh pengasihan yang membuat keberadaan seseorang dikasihi di lingkungannya,
                 termasuk oleh orang-orang yang baru pertama kali bertemu dengannya.
 - Nilai 9,    adalah pengaruh pengasihan yang membuat keberadaan seseorang dikasihi di lingkungannya dan
                 menyebabkan orang-orang yang biasa bertemu dengannya merasa rindu dengan kehadirannya.
 - Nilai 10,  adalah pengaruh pengasihan yang membuat keberadaan seseorang dikasihi di lingkungannya
                 sampai menyebabkan orang-orang yang biasa bertemu dengannya merasa rindu dengan
                 kehadirannya dan merasa belum nyaman jika orang itu belum hadir bersama mereka (pengaruhnya
                 hampir sama dengan pelet).



Tuah Kerejekian.

Pengertian tuah kerejekian bagi seseorang adalah adanya suatu aura / energi gaib yang memberikan pengaruh berupa semangat psikologis untuk bekerja, memberikan pengaruh yang baik dalam hubungan dengan orang lain (hubungan sosial), membuka pikiran dalam pemecahan masalah-masalah yang dihadapi dan melancarkan urusannya yang berhubungan dengan jalan kerejekian. Di dalam tuah kerejekian terkandung juga di dalamnya tuah untuk ketenangan hati dan pikiran, pengasihan umum, kesehatan dan ketentraman keluarga.

Tuah untuk kerejekian akan sangat bermanfaat bagi orang-orang yang mempunyai lahan / usaha sendiri dan yang bersemangat untuk mengembangkan usahanya, memberinya semangat psikologis untuk bekerja, memberikan ide-ide dan ilham untuk pengembangan usaha, memberikan aura yang baik untuk hubungan sosial, hubungan baik penjual-pembeli dan hubungan baik dengan sesama usahawan (hubungan kerjasama usaha), memberikan aura yang baik untuk perkembangan peternakan dan kesuburan pertanian, sehingga jika seseorang mampu membuka pikiran dan mengikuti tuntunan gaib yang diterimanya, tuah kerejekian itu akan dapat membantu seseorang mengembangkan usaha dan jalan kerejekiannya mengantarkannya menjadi makmur sejahtera dan berkelimpahan.

Tingkatan kualitas tuah kerejekian :
 - Nilai 6,    adalah batas terendah suatu aura energi berpengaruh sebagai tuah kerejekian.
 - Nilai 7-8, adalah pengaruh berupa semangat psikologis untuk bekerja, ide-ide dan ilham mengalir lancar untuk
                 pengembangan usaha dan memecahkan masalah, membuat orang-orang di sekitarnya suka dengan
                 dirinya dan suka datang ke tempat usahanya,
membuat orang-orang suka datang dan berbelanja,
                 membuat pekerjaan dan usahanya lebih berkembang dan
lebih maju atau dagangannya lebih laris.
 - Nilai 9,    adalah pengaruh tuah kerejekian yang sampai menyebabkan orang-orang di sekitarnya (rekan kerja
                 dan para bawahan) ikut bersemangat untuk bekerja bersamanya, menaruh kepercayaan yang besar
                 kepadanya untuk meminpin usaha, karirnya meningkat tinggi, peternakan berkembang pesat,
                 pertanian panen berlimpah.
 - Nilai 10,  adalah pengaruh tuah kerejekian yang sampai menyebabkan sesama pengusaha / rekanan menaruh
                 kepercayaan yang besar kepadanya, senang berbisnis dengannya, senang bekerja sama /
                 berinvestasi pada usahanya, senang memberikan pinjaman / kredit usaha kepadanya, dan mau
                 menyerahkan kepercayaan kepadanya untuk memimpin usaha / proyek-proyek mereka.



Tuah Kewibawaan.

Pengertian tuah kewibawaan bagi seseorang adalah adanya suatu aura / energi gaib yang menyebabkan orang-orang di sekitarnya merasa hormat kepadanya, menyebabkannya dihormati / disegani oleh orang lain yang ada di sekitarnya atau orang-orang yang bertemu dengannya, menyebabkan orang-orang tidak berani dengan sengaja berbuat tidak hormat atau merendahkan, menjadikannya dihormati sebagai pemimpin atau dihormati untuk memegang jabatan tertentu, menjauhkannya dari fitnah dan pelecehan yang bisa menjatuhkan martabatnya. Dalam pengaruh kekuatan gaib yang ekstrim tuah ini sampai menyebabkan kehadiran seseorang ditakuti oleh orang lain di sekitarnya.

Tingkatan kualitas tuah kewibawaan :
 - Nilai 6,    adalah batas terendah suatu aura energi berpengaruh sebagai kewibawaan.
 - Nilai 7-8, adalah pengaruh kewibawaan yang membuat keberadaan seseorang dihormati di lingkungannya.
 - Nilai 9,    adalah pengaruh kewibawaan yang sampai menjadikan seseorang dihormati dan disegani,
                 menyebabkan orang lain tidak berani dengan sengaja berbuat tidak hormat atau merendahkan,
                 menjauhkannya dari fitnah dan pelecehan yang bisa menjatuhkan martabatnya, menjadikannya
                 dihormati dan dianggap pantas untuk memimpin atau memegang jabatan tertentu (karir / kepangkatan
                 / derajat).
                 Tuah ini juga akan memberikan rasa firasat bila akan ada kejadian yang tidak mengenakkan, atau
                 bila ada ancaman musuh di dalam selimut, atau peringatan bila ada orang-orang yang berniat
                 menjatuhkan wibawanya, sehingga orang itu akan menjadi tajam instingnya dan dapat melakukan
                 tindakan-tindakan yang diperlukan untuk menangkalnya.
 - Nilai 10,  adalah pengaruh kewibawaan yang membuat keberadaan seseorang sangat disegani / dihormati,
                 sampai-sampai ucapannya tidak akan dibantah oleh orang lain yang mendengarkannya, dan
                 permintaan
atau perintahnya kepada orang lain akan dituruti (penundukan).
                 Jika terlibat dalam suatu masalah, tuah ini akan
membungkam mulut lawan bicara (pambungkem),
                
membuat lawan bicara berat / takut untuk berbicara atau membuatnya menjadi lupa atas apa yang
                 akan diucapkannya,
sehingga akan membebaskannya dari dakwaan / tuntutan.



Tuah Kesaktian / Kekuatan dan Keselamatan.

Pengertian tuah kesaktian / kekuatan dan keselamatan bagi seseorang adalah adanya suatu energi gaib yang menyebabkan seseorang merasakan tubuhnya lebih kuat dan bersemangat, ketika berkelahi kecepatan geraknya bertambah, kekuatan pukulannya bertambah (dan pukulannya mengandung efek kekuatan gaib) dan tubuhnya lebih tahan menerima pukulan (tidak begitu merasa sakit ketika dipukul / terluka). Dalam pengaruh kekuatan yang ekstrim, tuah ini sampai menyebabkan tubuh seseorang menjadi kebal, tidak terluka oleh senjata tajam atau senjata api, rambutnya tidak dapat dipotong / dicukur dan tidak terbakar oleh api, tahan panasnya api dan kulitnya pun tidak akan melepuh, dan tahan (relatif) menerima serangan pukulan / tendangan yang menggunakan tenaga dalam atau aji-aji kesaktian.

Tingkatan kualitas tuah kekuatan / keselamatan:
 - Nilai 6,    adalah batas terendah suatu aura energi berpengaruh sebagai penambah kekuatan / semangat.
 - Nilai 7-9, adalah pengaruh tuah kekuatan yang menyebabkan seseorang merasakan tubuhnya lebih bertenaga
                 dan bersemangat, ketika berkelahi kecepatan geraknya bertambah, kekuatan pukulannya bertambah
                 (dan mengandung kekuatan gaib) dan tubuhnya lebih tahan menerima pukulan (tidak begitu merasa
                 sakit ketika dipukul / terluka) dan tidak cepat lelah.
 - Nilai 10,  adalah pengaruh tuah kekuatan / keselamatan yang sampai menyebabkan tubuh seseorang tidak
                 terluka oleh senjata tajam atau senjata api, rambutnya tidak dapat dipotong / dicukur dan tidak
                 terbakar oleh api, tahan panasnya api dan kulitnya pun tidak akan melepuh dan tahan (relatif)
                 diserang dengan pukulan / tendangan yang menggunakan tenaga dalam atau aji-aji kesaktian.




Contoh-contoh ilustrasi di atas menggambarkan contoh-contoh pengaruh energi mahluk halus yang secara umum kita sebut tuah, dan kualitas tuah menentukan kadar tingkatan sifat suatu tuah.

Benda-benda gaib anda yang bisa untuk kekebalan (bisa dites untuk kekebalan) sebaiknya jangan disugestikan untuk memberikan tuah / fungsi lain, supaya tuah kekebalannya tidak berubah / luntur.
Begitu juga benda-benda gaib anda yang lain, yang tuahnya bersifat khusus dan tuahnya sudah bagus, misalnya yang khusus untuk pengasihan / kerejekian,
sebaiknya jangan disugestikan untuk memberikan tuah / fungsi lain, supaya tuah khususnya itu tidak berubah / luntur.

Secara umum benda-benda gaib yang bisa bertuah untuk pengasihan, kerejekian, dan kewibawaan dapat disugestikan untuk tuah junjung derajat. Tentang pengertian junjung derajat silakan dibaca dalam tulisan berjudul Keris Junjung Derajat.


Catatan khusus :

Mengoptimalkan Tuah :

Secara umum bentuk tuah di atas seperti pengasihan, kerejekian, kewibawaan, kekuatan, adalah sebentuk energi gaib / aura yang bisa dirasakan oleh orang lain dan diri kita sendiri, aura itu selain akan mempengaruhi orang lain juga bisa dirasakan pengaruhnya pada diri kita sendiri sesuai bentuk tuahnya.

Untuk mengoptimalkan fungsi tuah-tuah tersebut, selain tuah itu sudah bekerja pada diri kita atau mempengaruhi orang lain, kita sendiri harus menyesuaikan diri kita supaya selaras dengan tuahnya, yaitu selain kita sendiri harus menunjukkan sikap yang selaras dengan bentuk tuahnya, kita juga harus membuka pikiran untuk mampu melakukan perbuatan-perbuatan yang sejalan dengan bentuk tuahnya, dan jangan melakukan sikap dan perbuatan yang berlawanan dengan tuahnya.
Misalnya :

Tuah Pengasihan, selain tuah itu sudah bekerja mempengaruhi orang lain supaya kasih kepada kita, kita sendiri harus menunjukkan sikap yang sejalan dengan tuahnya, yaitu menunjukkan sikap yang menyenangkan bagi orang lain, jangan menunjukkan sikap yang tidak bersahabat atau tidak menyenangkan bagi orang lain. Jangan sampai tuah pengasihannya kalah oleh perilaku kita sendiri yang tidak menyenangkan bagi orang lain.

Tuah Kerejekian, selain tuah itu sudah bekerja mempengaruhi orang lain supaya kasih kepada kita, suka bekerja dengan kita, suka berbisnis / berjual-beli dengan kita, kita sendiri harus menunjukkan sikap yang sejalan dengan tuahnya, yaitu menunjukkan sikap yang menyenangkan bagi orang lain, jangan menunjukkan sikap yang tidak bersahabat atau tidak menyenangkan bagi orang lain.
Kita sendiri harus bersemangat bekerja, membuka pikiran atas ide dan ilham untuk kelancaran pekerjaan dan pengembangan usaha kita dan melakukan perbuatan-perbuatan nyata dari masuknya ide dan ilham untuk mengembangkan usaha dan jalan kerejekian kita, jangan pasif. Dengan demikian tuah itu menjadi bermanfaat dan bisa dirasakan pengaruhnya dalam menggandakan usaha kerejekian kita.

Tuah Kewibawaan, selain tuah itu sudah bekerja mempengaruhi orang lain supaya hormat kepada kita, tidak menyepelekan kita, menjadikan kita tampak lebih berkarisma dan berwibawa, kita sendiri harus menunjukkan sikap yang sejalan dengan tuahnya, yaitu menunjukkan sikap percaya diri, jangan menunjukkan sikap yang lemah atau kurang percaya diri yang akan membuat kita tampak tidak berwibawa dan akan disepelekan.
Kita sendiri juga harus bersemangat bekerja, menguasai materi dan teknis pekerjaan kita, membuka pikiran atas ide dan ilham untuk kelancaran pekerjaan dan usaha kita dan membina hubungan yang baik dengan atasan, bawahan, maupun rekan kerja sederajat, sehingga pengaruh kewibawaan itu juga akan membuat kita dihormati dan dianggap pantas untuk memegang jabatan tertentu (karir / kepangkatan).

Tuah Kekuatan, selain tuah itu sudah bekerja memberikan tambahan energi dan kekuatan gaib pada diri kita, kita sendiri harus menunjukkan sikap yang sejalan dengan tuahnya, yaitu menunjukkan sikap percaya diri, jangan menunjukkan sikap yang lemah, takut atau kurang percaya diri yang akan membuat kita merasa lemah, sehingga tuah kekuatan itu menjadi tidak terasakan keampuhannya. Selain itu kita juga perlu melatih suatu olah gerak atau kekuatan tertentu untuk mengoptimalkan penggunaan kekuatan.

Jadi kalau kita menginginkan tuah itu bekerja optimal untuk kita, maka kita juga harus melakukan perbuatan dan sikap yang sejalan, jangan melakukan sikap dan perbuatan yang berlawanan dengan bentuk tuahnya. Jadi, jika kita merasakan bentuk tuahnya kurang terasa, mungkin adalah karena kita sendiri yang tidak bisa menyelaraskan diri kita dengan bentuk tuahnya (kita sendiri yang menjadi penghalang keampuhan tuahnya).


Efek negatif kualitas tuah :

Selain tuah-tuah di atas memberikan manfaat kepada kita, ada juga sisi negatifnya.
Misalnya :

Tuah Pengasihan berlawanan dengan Kewibawaan.
Pengasihan yang kuat pengaruhnya bisa menjadikan kita dikasihi di lingkungan kita, tetapi dalam hal tertentu bisa menyebabkan kita disepelekan, karena kita tidak tampak berwibawa. Ilmu pengasihan yang terlalu kuat bisa membuat kita kehilangan kewibawaan, membuat kita tampak tidak berwibawa, menjadi disepelekan, bahkan bisa dianggap tidak pantas menduduki jabatan tertentu.

Tuah Kewibawaan berlawanan dengan Pengasihan.
Kewibawaan yang kuat pengaruhnya bisa menjadikan kita dihormati / disegani di lingkungan kita, tetapi dalam hal tertentu bisa menyebabkan keberadaan kita tidak disukai, kita tampak tidak punya rasa kasih, kita bisa dijauhi orang karena dianggap angkuh, sombong dan kurang fiendly.

Tuah Kekuatan bisa berlawanan dengan Pengasihan.
Kekuatan umumnya identik dengan kekerasan.
Hawa / aura kekuatan / kekerasan yang kuat pengaruhnya bisa menjadikan kita percaya diri merasa kuat, tetapi dalam hal tertentu bisa menyebabkan keberadaan kita tidak disukai, akan tampak sombong dan kita akan dijauhi orang karena dianggap "berbahaya". Apalagi jika khodamnya (atau kita sendiri) memancarkan aura yang panas, apalagi jika kita sendiri mudah "panas".

Ada banyak amalan dan ilmu keselamatan dan penjagaan gaib yang katanya ampuh, yang kadar tuahnya tinggi, tetapi di sisi lain ilmu keselamatan itu bisa berpengaruh negatif terhadap pergaulan dan jalan kerejekian kita, karena ilmunya beraura kekerasan, khodamnya agresif dan berhawa panas, kita sendiri juga bisa menjadi terlihat keras, angkuh, sombong, terlihat jauh dari rasa pengasihan, bisa juga kita menjadi dijauhi orang karena dianggap "berbahaya".


Jadi, jika kita memilki / mencari sebuah benda gaib atau khodam dan amalan karena mengharapkan ampuhnya tuahnya, sebaiknya kita aware juga terhadap sisi negatif dari tuah benda gaib dan amalan yang kadarnya tinggi.

Kalau memang ada suatu bentuk pencapaian tertentu atau ada kondisi tertentu yang ingin kita capai, lebih baik memang kita memakai benda gaib / amalan yang kadar tuahnya tinggi, yang nilainya 9 - 10.

Tetapi kalau kita menganggap penting hubungan sosial dengan orang lain di sekitar kita, apalagi jika jalan kehidupan kita banyak berhubungan dengan orang lain, sebaiknya kita tidak memakai / mengantongi benda gaib yang kualitas tuahnya terlalu tinggi, juga tidak mewiridkan amalan yang kadarnya tinggi, karena ada efek negatif lain yang muncul dari kuatnya sebentuk tuah.

Dalam kondisi normal hubungan sosial atau hubungan kerja, benda gaib dengan kadar tuah nilai 8 atau 8,5, atau maksimal 9, mungkin cukup baik untuk kita pakai sehari-hari.




________



 >> Tuah dan Karakter Khodam












Comments