Dunia Gaib

   dan Mahluk Halus

 


Cerita mengenai mahluk halus seringkali menjadi cerita dan dongeng yang merakyat, melegenda, banyak pengkultusan pada tokoh-tokoh mahluk halus tertentu dan ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkannya untuk kepentingannya sendiri dengan membesar-besarkan cerita dan menutup-nutupi kebenarannya, sehingga akan tetap menjadi cerita misteri di masyarakat. Sebagian lagi ada yang dengan sengaja memunculkan cerita mitos dan legenda yang tendensius mendiskreditkan sesosok tokoh halus tertentu, fitnah, untuk kepentingannya sendiri. Sebagian lagi ada yang menghubung-hubungkannya dengan agama yang mengajar orang untuk tidak percaya dengan keberadaan mahluk halus dan pengaruhnya bagi manusia, sebagian lagi membelokkannya, menolak hubungan dengan mahluk halus, tetapi mengarahkan pengkultusan kepada tokoh-tokoh tertentu untuk dipuja-puja atau bahkan menjadi tempat untuk berdoa dan meminta "berkah".

Yang berhubungan dengan kegaiban dan fenomena-fenomena gaib, salah satu cara memahami agama dengan benar adalah dengan memahami bahwa
kitab suci hanya memuat cerita dan hal-hal pokok saja supaya manusia mengenal ketuhanan (Tuhan dan Nabi-Nabi) dan menjadi tuntunan bagi manusia untuk beribadah kepadaNya. Dan apa yang tertulis di dalam kitab suci konteksnya adalah sesuai dengan masa terjadinya ketika suatu ayat / firman dituliskan, sehingga suatu ayat / firman tidak bisa begitu saja diterapkan untuk semua kondisi pada jaman sekarang. Maksud dan isi suatu ayat / firman harus lebih dulu diperiksa satu per satu kecocokkannya dengan konteksnya masing-masing di jaman sekarang ini supaya benar dalam menjalankan agama dan benar dalam menerapkan hukum-hukumnya (yang itu kemudian memunculkan banyak interpretasi dan perdebatan di kalangan umat beragama, walaupun masih satu agama).

Apa yang sudah tertulis di dalam kitab suci bukanlah merupakan satu-satunya kondisi yang ada dalam kehidupan ini. Apa yang sudah tertulis dalam kitab suci harus dimengerti dan dipahami kembali
konteksnya pada masa sekarang supaya mendapatkan pemahaman yang benar. Dan apa yang tidak tertulis di dalam kitab suci bukan berarti tidak ada, dan bukan berarti salah.

Banyak kejadian dan fenomena dalam kehidupan ini yang tidak semuanya tertulis dalam kitab suci, dan sebagian besar terjadinya kejadian-kejadian itu juga bersifat alami, kejadiannya tidak dibuat-buat, tidak mengada-ada, terjadi secara alami apa adanya. Kitab suci tidak memuat semua kondisi yang ada di bumi ini. Dan semua kejadian dalam kehidupan manusia yang terjadi tetapi tidak tertulis dalam kitab suci, atau terjadi tetapi tidak sesuai dengan yang tertulis di dalam kitab suci, bukanlah selalu berarti menyimpang dari kitab suci dan agama atau berarti menyimpang dari iman dan moral beragama.

Tulisan mengenai keberadaan mahluk halus, khususnya di Jawa, bukanlah bermaksud klenik atau membesar-besarkan cerita mistik, juga bukan untuk dipertentangkan dengan agama jika ada perbedaan di dalamnya, tetapi
pengungkapannya dimaksudkan untuk menambah wawasan saja dan untuk menambah kebijaksanaan bersikap, sepanjang pengetahuan yang kami miliki. Selain itu juga dimaksudkan untuk menambah wawasan meluruskan cerita / dongeng di masyarakat atau cerita di film-film horor yang menyeramkan yang terkait dengan tokoh-tokoh mahluk halus tertentu yang menurut pihak-pihak yang paham sebagian besar cerita-cerita itu memberikan gambaran yang keliru.

Sebagai tambahan, anda bisa menggunakan cara-cara yang serupa seperti dalam tulisan Ilmu Tayuh / Menayuh Keris  untuk menilai kebenarannya, keberadaannya dan sifat-sifat karakter suatu sosok gaib yang akan kami tuliskan dalam halaman-halaman berikutnya.




  Kekhususan Kegaiban Pulau Jawa

Di dunia gaib dan kehidupan mahluk halus, pulau Jawa merupakan satu-satunya tempat di bumi ini yang memiliki keunikan dan kekhususan nuansa gaib yang tidak pernah ada dan tidak akan pernah ada persamaannya dengan tempat-tempat lain dimanapun di bumi. Keunikan
dan kekhususan gaib ini kami tuliskan dalam halaman-halaman berikutnya, tetapi kami tuliskan dengan bahasa cerita yang sederhana, sehingga mungkin tidak banyak pembaca yang akan menyadarinya.

K
ekhususan nuansa gaib ini tidak terlepas dari peranan para Dewa yang telah menjalankan tugasnya untuk mengayomi tanah jawa, melindungi dan memelihara kerahasiaan kegaiban tanah jawa, sehingga hanya sedikit sekali manusia, bahkan mahluk halus, yang dapat mengetahuinya. Hanya manusia yang para Dewa berkenan saja yang bisa tahu. Itupun terbatas hanya sebagian rahasia saja, tidak semuanya. Seseorang harus memiliki spiritualitas yang luar biasa tinggi dan memiliki wahyu dewa dalam dirinya untuk dapat mengetahui keseluruhan rahasia itu.

Dan kegaiban tanah Jawa akan segera tiba pada puncaknya karena akan tiba masanya seluruh mahluk halus di bumi ini akan tunduk berada di bawah kekuasaan seorang manusia dari tanah Jawa !




_________







Comments