Related Topics



 Museum Pusaka Taman Mini

  Jakarta

 


Sebagai informasi untuk penggemar pusaka keris dan tombak, di Jakarta
ada museum khusus pusaka, yaitu Museum Pusaka Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Posisinya ada di dalam area Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Di museum itu selain ditampilkan koleksi benda-benda pusaka untuk dilihat-lihat, juga ada bursa pusaka keris dan tombak bagi yang berminat mengkoleksi benda-benda pusaka, juga disediakan perangkat perlengkapan keris dan tombak.

Museum Pusaka Taman Mini :
1. Menampilkan koleksi benda-benda pusaka untuk dilihat-lihat.
2. Menyediakan jasa penjamasan / perawatan, sertifikasi dan konsultasi pusaka / tosan aji.
3. Menyediakan bursa pusaka keris dan tombak bagi yang berminat mengkoleksi benda-benda pusaka
4. Menyediakan benda-benda perlengkapan pusaka dan jasa servis benda-benda pusaka.


Denah Lokasi Taman Mini : https://maps.google.com/maps/ms?ie=UTF8&t=h&oe=UTF8&msa=0&msid=104745560470395595353.00046fc943888aab796a9

Denah posisi museum di dalam area Taman Mini : http://tamanmini.com/tmii.php#

Untuk bisa sampai ke lokasi Museum Pusaka, kita harus masuk dulu ke dalam Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dengan membayar tiket masuk sbb (mudah-mudahan harga tiketnya belum berubah) :

Pintu Gerbang Utama :
Rata-rata per orang (3 tahun keatas) Rp.   9.000,-

Mobil Rp. 10.000,-

Bus/Truk Rp. 15.000,-

Motor Rp.   6.000,-

Sepeda Rp.   1.000,-









Lokasi Museum Pusaka berada pada jarak yang cukup jauh dari pintu utama Taman Mini, berada di jalur selatan Taman Mini di antara Museum Keprajuritan Indonesia dan Museum Serangga.

Untuk bisa sampai ke lokasi Museum Pusaka, jika kita menggunakan kendaraan pribadi, sesudah melewati pintu utama Taman Mini dan sampai di ruang luas yang di tengahnya terdapat bangunan tinggi mirip Tugu Monas, kita harus menelusuri jalan melingkar ke kiri yang cukup jauh melingkari Taman Mini, melewati Taman Burung, Museum Keprajuritan, dsb.

Denah posisi museum : http://tamanmini.com/tmii.php#




Museum Keprajuritan.






Museum Keprajuritan cukup jelas kelihatan bangunannya yang menyerupai bangunan benteng besar yang di bagian depannya ada sebentuk danau dengan kapal kayu besar di pinggirnya.




Museum Pusaka.

Sesudah melewati Museum Keprajuritan, barulah kita sampai di Museum Pusaka yang posisinya di sebelah kiri, agak jauh dari jalan. Bangunannya khas, di atas atapnya terdapat sebentuk Monumen Keris yang menjulang tinggi ke atas.

Tetapi sayangnya, bangunan Museum Pusaka tidak begitu jelas kelihatan karena lokasinya agak jauh dari jalan utama dan bangunannya tertutup pepohonan.




Museum Pusaka.

Setelah memasuki area parkir luas di pinggir danau, sampailah kita di halaman parkir bangunan Museum Pusaka.

Harga tiket masuk per orang Rp. 7.000,-
Waktu buka museum : Hari Senin s/d Minggu, pk.09.00 - 16.00 WIB.
Ph. 021-8404155,  Fax.021-8404155.
Email : http://museumpusakatmii.blogspot.com/






 Ruang Pameran Lantai Dasar.










Dari sejarahnya, awalnya koleksi pusaka museum merupakan koleksi pribadi Mas Agung, yang kemudian dihibahkan oleh Sri Lestari Mas Agung kepada Ibu Tien Soeharto selaku ketua Yayasan Harapan Kita atau Badan Pengelola dan Pengembangan Taman Mini Indonesia Indah (BP2TMII).

Pembangunan museum dimulai pada tgl. 1 September 1992 dan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 20 April 1993.

Bangunan berbentuk limas segi lima, dibuat 2 lantai dengan luas lantai dasar 935 m2 dan lantai atas 600 m2, yang dibangun di atas lahan seluas 3.800 m2.










Bangunan museum pusaka terdiri dari 3 ruang utama, yaitu :
1. Ruang Pameran Lantai Dasar.
2.
Ruang Pameran Lantai Atas.
3. Ruang Bursa Tosan Aji.









Museum pusaka dibangun dengan tujuan melestarikan, merawat, mengumpulkan, serta menginformasikan benda-benda budaya yang berupa senjata tradisional kepada generasi penerus agar merasa bangga terhadap bangsanya dan dapat dimanfaatkan bagi yang ingin melakukan studi penelitian mengenai senjata.










Setelah ditambah dengan pembelian, Museum Pusaka memiliki koleksi senjata tradisional paling lengkap, mewakili 26 propinsi di Indonesia.

Jenis-jenis pusaka di museum ini yang dominan kelihatan adalah pusaka-pusaka dan senjata dari jenis keris dan tombak.













Selain menampilkan koleksi benda-benda pusaka yang berukuran normal, museum ini juga menampilkan koleksi benda-benda pusaka yang unik dan ukurannya tidak lazim.










Foto di samping kiri ini, yang di bagian atas tengah adalah contoh keris yang panjangnya hampir mencapai 1 meter dan jumlah luk-nya banyak dan di bagian bawah tengah adalah contoh Keris Bethok dari Jaman Budha yang berukuran sangat besar, sedangkan di sebelah kanan dan kiri benda-benda itu adalah benda-benda pusaka lain yang berukuran normal.















Contoh Keris Bethok dari Jaman Budha yang berukuran sangat besar.















Contoh keris yang panjangnya hampir mencapai 1 meter dan jumlah luk-nya banyak.












Contoh koleksi golok yang ukurannya besar dan panjangnya hampir mencapai 2 meter.

Sedangkan di deretan atasnya adalah contoh-contoh koleksi golok yang ukurannya normal.





















Contoh Besalen.










Besalen adalah bangunan beserta perlengkapannya tempat empu keris dan panjak membuat keris / tosan aji.




















Contoh foto empu keris dan panjak yang sedang membuat tosan aji.



















Selain menampilkan koleksi benda-benda pusaka buatan jaman dulu,  museum ini juga menampilkan koleksi benda-benda pusaka buatan jaman sekarang (keris kamardikan).
















Koleksi benda-benda pusaka buatan jaman sekarang (keris kamardikan) itu adalah benda-benda pilihan yang sebagiannya merupakan benda-benda cinderamata.

Foto di samping kiri menampilkan koleksi keris yang terbuat dari kristal  (posisinya di bagian bawah).
























 Ruang Pameran Lantai Atas.















Ruang Pameran Museum Pusaka lantai atas dibangun dengan luas lantai 600 m2.






























Lantai atas Museum Pusaka Taman Mini menampilkan contoh-contoh pusaka / tosan aji dari bermacam-macam jaman pembuatannya (Tangguh Keris), dari jaman kuno - Kahuripan - Singasari - Majapahit - Demak - Pajang - Jaman Islam - sampai jaman Indonesia menjadi Republik.
















Contoh keris dari jaman (Tangguh) Kahuripan dan Singasari.



















Contoh keris dari jaman (Tangguh) Singasari, Madura dan Pajajaran.














Contoh keris dari jaman (Tangguh) Majapahit dan Sedayu.















Contoh keris dari jaman (Tangguh) Demak dan Mataram.
















Contoh keris dari jaman (Tangguh) Pajang dan Kartasura.















Contoh bilah-bilah keris dari jenis keris lurus dan  keris-keris ber-luk.
















Contoh keris dapur Kebo Lajer.
















Contoh keris dapur Pasopati.
















Contoh keris dapur Sengkelat.
















Contoh keris dapur Sombro.
















Contoh keris dapur Tilam Upih.
















Contoh mata tombak / keris berdapur Banyak Angrem.
















Contoh ganja keris (tampak atas).






 Ruang Bursa Tosan Aji.









Ruang bursa tosan aji adalah ruangan khusus di lantai dasar museum sebagai ruang bursa yang menyajikan koleksi berbagai macam keris dan tombak bagi peminat tosan aji. Di tempat ini juga disediakan perlengkapan keris seperti jagrak keris, mendak, pendok dan sarung keris.











Secara umum harga jual di bursa ini, menurut Penulis, adalah harga yang umum berlaku di kalangan kolektor keris, agak mahal, tetapi sebanding dengan kondisi fisik dari benda-benda yang dijual yang umumnya kondisinya masih bagus dan terawat, layak untuk menjadi benda koleksi.










Ruang Bursa tosan aji ini difungsikan untuk :
1. Menyediakan jasa penjamasan / perawatan, sertifikasi dan konsultasi pusaka / tosan aji.
2. Menyediakan bursa pusaka keris dan tombak bagi yang berminat mengkoleksi benda-benda pusaka
3. Menyediakan benda-benda perlengkapan pusaka dan jasa servis benda-benda pusaka.





Petugas administrasi ruang bursa.


Di latar belakang gambar, di samping kiri dan gambar di atasnya, tampak ada banyak keris koleksi museum yang disimpan dengan posisi terbalik dengan bagian tajamnya di bawah.

Sayang sekali kondisi penyimpanan keris-keris yang terbalik tersebut menyebabkan koleksi keris-keris tersebut tidak dapat dinikmati secara seksama oleh para pengunjung.









































































































































































































Macam-macam perlengkapan keris berupa sarung keris, pendok, gagang dan mendak keris.














Perlengkapan keris berupa jagrak dan sarung keris.














Perlengkapan keris berupa jagrak dan sarung keris.






Sebagai informasi tambahan untuk penggemar dan pemerhati pusaka keris dan tombak, batu aji dan benda-benda unik / bertuah, selain Museum Pusaka Taman Mini Indonesia Indah (TMII) seperti diceritakan di atas, di Jakarta juga ada Pasar Batu Aji Rawa Bening (sekarang disebut Jakarta Gems Center (JGC) Rawa Bening). Posisinya ada di seberang Setasiun Jatinegara, Jakarta Timur.

Di tempat itu dijual bermacam-macam benda unik dan bertuah. Selain batu akik dan batu mulia, akar-akaran, dan batu fosil yang telah berumur hingga ratusan tahun, ada juga beberapa toko yang menjual keris / tombak dan perlengkapan aksesoriesnya. Tetapi diperlukan pengetahuan dan kejelian khusus untuk bisa mendapatkan benda-benda yang benar-benar berkualitas. Ulasannya sudah dituliskan dalam halaman tersendiri dengan judul : Pasar Batu Akik Rawa Bening.



------------------------






 


Comments