https://sites.google.com/site/thomchrists/Keris-Jawa-Spiritual-Kebatinan/keris-tindih/Jagrak%202.JPG
 

    Keris Tindih,

     Meredam Keanehan / Gangguan Gaib

      Filosofi, Spiritual dan Kebatinan Keris Jawa.
 


Orang-orang yang memiliki sebuah benda gaib umumnya menginginkan adanya tuah yang melindungi dirinya dan keluarganya dari adanya gangguan / serangan gaib. Yang dimaksudkannya biasanya adalah gangguan / ancaman yang datangnya dari luar, tetapi tidak terpikirkan olehnya untuk melindungi dirinya dan keluarganya dari ancaman / gangguan yang berasal dari dalam, dari benda-benda koleksinya sendiri.


Sehubungan dengan itu dalam dunia perkerisan jawa ada dikenal istilah Keris Tindih.

Yang dimaksud  Keris Tindih  adalah sebuah keris atau benda pusaka yang memberikan tuah, selain tuah utama kerisnya, juga memberikan tuah untuk meredam gangguan / keanehan gaib dan pengaruh negatif dari benda-benda gaib lain.

Menurut perkataan para praktisi / pemerhati perkerisan yang tergolong keris tindih biasanya adalah keris-keris yang dibuat pada jaman kerajaan hindu / budha purba. Jadi keris itu sudah berusia tua sekali. Contohnya adalah keris dapur bethok.


Menurut pengetahuan Penulis, keris tindih adalah keris yang selain mempunyai tuah sendiri seperti keris-keris yang lainnya, tetapi juga mempunyai kegaiban untuk meredam keanehan gaib keris / jimat / benda bertuah lain. Keris itu melakukannya dengan wibawanya, bukan
dengan kesaktiannya. Tidak peduli seberapa tinggi kesaktian keris-keris dan benda gaib lain, ia menundukkannya dengan wibawanya, wibawa seperti seorang tua yang dihormati oleh orang lain, bukan dengan kesaktiannya. Jadi disini tidak terjadi perbenturan kesaktian, tetapi adu wibawa.

Yang menentukan sebuah keris apakah merupakan keris tindih atau bukan adalah kekerasan watak dan wibawanya yang bisa menundukkan perilaku gaib lain yang tidak selaras dengannya, tidak ditentukan oleh tua kerisnya atau tingginya kesaktiannya.

Hal ini bisa diumpamakan seperti suasana di dalam kelas SMA yang murid-muridnya bandel, ribut, ngobrol sendiri, main sendiri, bercanda berlari-larian, sekalipun di kelas itu ada seorang guru. Ini terjadi karena sang guru tidak cukup punya wibawa untuk menundukkan murid-muridnya. Namun bila ada guru yang memiliki wibawa besar, yang dihormati oleh para murid, pasti suasana kelas akan tertib dan teduh. Apalagi kalau gurunya galak (killer).

Dalam kejadian di atas tidak ada adu kesaktian. Yang ada adalah adu wibawa. Belum tentu secara fisik sang guru lebih kuat dibanding murid-muridnya. Apalagi kalau dikeroyok. Mungkin juga di antara para murid ada yang berbadan besar / kuat, namun dia tidak bisa mengendalikan suasana kelas. Mungkin tidak punya keberanian / wibawa untuk mengendalikan teman-temannya. Mungkin juga karena dia termasuk yang membuat kegaduhan. Namun dengan wibawanya, sang guru bisa menundukkan murid-muridnya yang mungkin lebih muda dan kuat dan jumlahnya banyak. Selain itu, ia juga dihormati oleh guru-guru lain yang usianya lebih muda maupun yang lebih tua.


Keris Tindih tidak ditentukan oleh kesaktiannya atau tua usianya. Sifat keris tindih ditentukan oleh sifat gaib di dalam kerisnya yang bisa meredam perilaku negatif atau gangguan gaib. Dengan demikian yang tergolong sebagai keris tindih bisa keris apa saja asalkan sifat gaibnya sesuai dengan pengertian keris tindih. Namun untuk mengetahui keris yang mana yang merupakan keris tindih, tidak mudah untuk menentukannya. Kita harus belajar mengerti sifat dan perilaku gaib dari masing-masing keris. Salah satunya adalah dengan jalan : Menayuh Keris.

Keris Tindih juga tidak ditentukan oleh jenis tuah kerisnya, misalnya keris yang bertuah untuk kesaktian, kekuasaan, kewibawaan, atau tuah untuk melindungi pemilik keris dan keluarganya dari marabahaya, dsb. Keris-keris semacam itu mungkin melindungi si pemilik dari gangguan / ancaman yang datangnya dari luar, tetapi tidak melindungi dari ancaman / gangguan yang berasal dari dalam, dari benda-benda koleksinya sendiri.

Secara alami, keris-keris yang lebih muda umurnya akan menghormati keris-keris yang lebih tua umurnya. Itu adalah tata krama dalam dunia gaib perkerisan. Tetapi belum tentu keris yang sakti atau tua umurnya adalah keris tindih. Seperti dalam contoh anak sekolah di atas, jarang sekali ada seorang murid, walaupun berbadan besar dan kuat yang mampu meredam / memaksa murid-murid atau teman-temannya untuk tertib. Juga tidak semua guru yang sudah tua umurnya menjadi guru yang dihormati / ditakuti oleh murid-muridnya. Karena itu sifat sebuah keris sebagai keris tindih jarang sekali ditemui dan merupakan sebuah sifat alami yang khusus.


Keris tindih ini sangat baik sekali jika digunakan mendampingi bepergian ke tempat-tempat angker / wingit, karena walaupun mungkin kekuatan gaibnya kalah kuat dengan gaib-gaib yang ada di sekitarnya, tetapi dengan wibawanya keris itu dapat meredam niat mahluk-mahluk halus di sekitarnya yang akan mengganggu tuannya.

Tuah dari keris tindih ini juga melunturkan (meredam) perilaku jimat / pusaka dan khodam ilmu / pendamping yang bersifat agresif dan menonjolkan kesaktian dan kegagahan.


Menurut pengamatan Penulis, kebanyakan keris tindih adalah keris-keris lurus yang dulu dibuat di Jawa Tengah. Biasanya fisik kerisnya tebal dan berat dengan bentuk yang sederhana. Kebanyakan keris tindih itu memiliki kekuatan gaib di atas kesaktian gaib Ibu Ratu Kidul. Wataknya keras, berwibawa dan berkuasa, dan berenergi besar, sehingga mampu menindih energi dan perilaku gaib-gaib lain yang tidak sejalan dengannya.

Untuk mudahnya berikut ini disebutkan beberapa contoh benda gaib yang  mungkin  bisa disamakan dengan keris tindih, tetapi contoh-contoh ini tidak bersifat pasti, karena sifat-sifat keris tindih tidak ditentukan dari bentuk bendanya atau tua umurnya, tetapi dari sifat-sifat gaibnya yang berwatak keras dan berwibawa, sehingga harus diperiksa bendanya satu per satu. Ini hanya perkiraan sederhana saja barangkali kita memiliki salah satunya. Untuk lebih bisa memastikannya kita bisa menayuhnya dengan cara-cara yang sudah dicontohkan dalam tulisan berjudul  Ilmu Tayuh Keris.

Contoh keris tindih adalah seperti disebutkan di atas, yaitu keris bethok (tetapi tidak semua keris bethok adalah keris tindih).

Kebanyakan keris tindih adalah keris-keris lurus, bukan keris ber-luk, yang dulunya dibuat di Jawa Tengah. Biasanya fisik kerisnya tebal dan berat dengan bentuk yang sederhana. Kualitas tempaan logamnya juga biasanya tidak istimewa.

Contoh lain keris tindih adalah keris dengan dapur banyak angrem (yang sudah berumur tua). Biasanya adalah yang fisik kerisnya tebal dan berat. Isi gaib keris berdapur banyak angrem itu mempunyai karakter yang mirip dengan karakter Dewa Semar, sepuh dan berwibawa.

Benda bertuah lain yang memiliki karakter serupa dengan keris tindih adalah mustika keong buntet yang kualitasnya kelas 1, yang berwarna hitam, yang bisa untuk kekebalan, dari hasil penarikan gaib yang sempurna.



Jika koleksi pusaka dan benda gaib kita terawat dan tercukupi sesajinya biasanya benda-benda kita itu tidak akan berbuat negatif, malah akan memberikan tuahnya, apalagi kalau sudah ada keselarasan dengan kita pemiliknya, sehingga kita tidak membutuhkan adanya keris tindih.

Keris Tindih lebih dibutuhkan oleh pengkoleksi pusaka dan benda gaib yang benda-benda koleksinya itu kurang terawat, atau kurang rutin sesajinya, yang biasanya hanya disimpan saja di ruang pusakanya atau orangnya hanya sekedar memiliki saja, atau bendanya hanya menjadi benda pajangan saja, tidak diperhatikan sisi perawatan dan sesajinya dan tidak ada keselarasan dengan manusia pemiliknya.

Keris tindih lebih diperlukan oleh orang-orang yang memiliki banyak pusaka yang lebih banyak bersifat koleksi saja, menjadi barang simpanan saja, yang orangnya tidak ada kedekatan batin dengan pusaka-pusakanya, sehingga kalau ada tanda-tanda tertentu dari pusaka-pusakanya dianggap sebagai gangguan. Tapi kalau pusaka-pusaka itu belum ada kedekatan batin dengan pemiliknya, mungkin kepemilikannya atas keris tindih juga akan pasif, kerisnya tidak memberikan tuahnya.

Tapi kalau pusaka-pusaka itu terawat baik dan sudah tercukupi sesajinya, sudah ada kedekatan batin dengan pemiliknya, dan pusaka-pusakanya aktif memberikan tuahnya, mungkin keris tindih itu tidak diperlukan.

Nilai positif  keris tindih adalah dapat meredam perilaku negatif dari keris-keris dan benda gaib lain. Bila anda mengalami gangguan dari koleksi keris atau benda-benda gaib anda sendiri, misalnya keris anda suka membuat suara-suara aneh, anggota keluarga sering sakit-sakitan (sakit karena gangguan gaib), atau anda menyimpan keris yang sifatnya berbahaya bila dikeluarkan dari sarungnya, maka keberadaan keris tindih ini dapat membantu anda mengendalikan perilaku negatif keris-keris anda tersebut.


Nilai negatif
 
keris tindih adalah dapat meredam perilaku dari keris-keris yang mempunyai kemampuan khusus
yang bisa dipertunjukkan.

Ada beberapa keris yang memiliki kemampuan khusus yang bisa dipertunjukkan, misalnya keris singkir api yang dapat memadamkan api, atau keris singkir angin yang dapat meredakan hujan dan angin badai, atau keris anti racun yang bisa menetralkan racun dan bisa binatang. Bila di antara keris-keris anda ada yang merupakan keris tindih, maka karena wibawa dari keris tindih, keris-keris khusus tersebut tidak akan menunjukkan kemampuan khususnya lagi. 


Kebanyakan isi gaib keris tindih wujudnya seperti manusia laki-laki berbadan tinggi dan besar, wataknya keras, menonjolkan kekuatan, kesaktian dan kewibawaan, dan siap setiap saat untuk bertarung. Biasanya hawa auranya teduh, tidak panas. Sosok ini bersifat idealis, yang akan menonjolkan kekuatan, kekerasan dan kewibawaan untuk memaksakan sifat idealisnya pada perilaku berbudi pekerti dan tidak sombong.

Di mata keris tindih, kemampuan khusus keris-keris di atas bisa dianggap sebagai suatu kesombongan, dan karena idealismenya yang menolak segala bentuk kesombongan, maka keris tindih akan memaksakan kekuatan dan wibawanya untuk meredam perilaku "sombong" itu.

Karena itu bila anda ingin keris-keris anda itu tetap menunjukkan kemampuan khususnya itu, maka keris-keris itu harus dijauhkan dari keris tindih, tidak satu ruangan dengan keris tindih. Begitu juga bila anda mempunyai benda-benda jimat atau mustika yang bertuah ampuh untuk kekuatan dan kekebalan, yang khodamnya berwatak keras dan menonjolkan kegagahan, penyimpanannya harus dijauhkan dari keris tindih.


Untuk lebih mengenal sifat-sifat karakter keris-keris jawa silakan dibaca tulisan berjudul  Karakter-Karakter Keris Jawa.




--------------------








Comments