https://sites.google.com/site/thomchrists/Kebatinan-dan-Spiritual/sifat-sifat-energi-alam/Full%20Moon%20.JPG



Sifat-Sifat Energi Alam
Dalam Keilmuan Kebatinan / Spiritual /
Meditasi dan Terapi

 


Penulis telah menuliskan beberapa metode meditasi sederhana dalam tulisan Meditasi Energi.
Dalam metode-metode meditasi tersebut di atas digunakan sugesti untuk menerima / menghimpun energi alam.

Bagi yang sudah mahir, dalam meditasinya bisa disugestikan untuk menghisap / menghimpun energi dari elemen-elemen alam tertentu seperti yang tertulis di bawah ini. Pilih yang sifat energinya baik. Yang sifatnya tidak baik jangan digunakan. Sugestinya dilakukan dengan cara membayangkan / memvisualisasikan diri kita berada di lokasi objeknya (suasana alam dari suatu lokasi) atau memvisualisasikan tangan kita sampai kepada objeknya atau bisa juga secara khusus kita mendatangi lokasinya dan mengangkat tangan ke atas (atau dijulurkan ke lokasinya) untuk dengan telapak tangan menghisap / menerima energinya.

Sugesti energi alam dan elemen-elemennya ini berguna untuk tujuan spiritual / kebatinan, kesehatan dan penyembuhan dan bisa juga untuk menambah kekuatan kebatinan maupun kesaktian kanuragan.

Jika digunakan untuk kesehatan dan penyembuhan, untuk pagaran gaib, atau untuk kekuatan kebatinan dan kanuragan, atau untuk tujuan lain yang energinya diserap oleh tubuh, ambillah sifat-sifat energi alam yang baik untuk kesehatan, jangan sampai malah mengganggu kesehatan.

Jika digunakan untuk kanuragan, atau untuk tujuan lain yang energinya tidak diserap tubuh, energi dari elemen-elemen alam ini bisa dihisap / dikumpulkan di telapak tangan untuk langsung dijadikan kekuatan pukulan, atau langsung dipancarkan untuk mengusir roh-roh jahat.

Bagi yang sudah mahir dan mampu menghimpun energi alam yang besar, energi itu bisa digunakan untuk mengumpulkan awan supaya terjadi turun hujan, atau awannya dibuyarkan / dipindahkan ke tempat lain supaya tidak terjadi hujan, bisa juga untuk menggerakkan angin untuk memindahkan kumpulan awan ke tempat lain.

Gunakanlah untuk perbuatan dan tujuan yang sesuai dengan norma-norma moral dan etika. Jangan digunakan untuk kesombongan dan kejahatan.


Energi elemen-elemen alam :

1. Udara.
    Udara, terutama udara yang bersih, bersifat netral.
    Udara pagi dan cuaca cerah, baik untuk kebugaran tubuh (di bawah jam 08.00).
    Udara siang dan cuaca panas, bersifat panas, menyebabkan dehidrasi.
    Udara sore dan cuaca cerah (di atas pk.16.30), bersifat kombinasi pagi dan siang.
    Udara malam dan cuaca cerah, langit berbintang, baik untuk ketenangan pikiran dan menambah
    kekuatan energi tubuh dan kesehatan.
    Udara malam dan cuaca cerah, bulan purnama, baik untuk psikologis, kebatinan / spiritual dan kesehatan.
    Udara malam dan cuaca mendung atau bulan sabit, kurang baik untuk psikologis dan kesehatan dan
    dapat menyebabkan mudah sakit-sakitan.
    Awan putih, bersifat panas, dapat menyebabkan panas dalam dan dehidrasi.
    Awan mendung, beraura negatif, tidak baik untuk kesehatan dan psikologis.

2. Angin.
    Angin sejuk / sepoi-sepoi, baik untuk kesehatan, untuk membersihkan aura energi sakit / penyakit
    dalam tubuh manusia, untuk mengusir panas dalam, menetralisir kelebihan energi, memulihkan dari
    rasa kelelahan.
    Angin kencang / badai, beraura negatif, tidak baik untuk psikologis dan kesehatan.

3. Air.
    Air mata air yang bersih dan mengalir, atau air terjun, baik untuk menetralisir / meng-stabil-kan energi
    tubuh, mengobati panas dalam dan membersihkan aura / energi penyakit di dalam tubuh manusia
    (air terjun energinya lebih besar daripada air mata air, sungai, laut dan danau).
    Air sungai, beraura kotor, tidak baik untuk kesehatan.
    Laut, baik untuk menambah kekuatan tubuh dan stamina. Yang baik adalah ketika kondisi laut sedang
    tenang tidak bergejolak dan tidak berangin / berombak kencang. Harus juga waspada terhadap adanya
    energi-energi gaib negatif di lingkungan laut dan pantai.

4. Kayu dan Tumbuh-tumbuhan.
    Secara umum energi kayu kurang baik untuk kesehatan, apalagi energi kayu mati dan keropos atau
    kayu dari pohon yang sudah mati.
    
    Tetapi energi kayu dari batang pohon yang masih hidup cukup baik untuk menambah kekuatan kesaktian
    kanurangan dengan cara dikumpulkan di tangan dan kaki untuk menambah kekuatan pukulan dan
    tendangan, atau disatukan dengan tenaga dalam atau tenaga dalam murni untuk disugestikan menambah
    kepadatan dan kekerasan energinya, tetapi cukup diserap dan disatukan saja dengan tenaga dalam untuk
    menambah kepadatan dan kekerasannya di tangan, kaki, perut, dsb, jangan dimasukkan / dihisap ke
    dalam cakra-cakra tenaga dalam.

    Untuk yang kekuatannya disatukan dengan kekuatan tubuh (tubuh secara keseluruhan), selain manfaatnya
    sebagai pengganda kekuatan tubuh, harus diperhatikan juga efeknya terhadap kesehatan, karena bisa
    merusak organ-organ tubuh bagian dalam, karena energi dari kayu tidak selaras dengan energi manusia.
    Cukuplah energi kayu itu dijadikan kekuatan pukulan atau untuk menambah keras tenaga dalam di tangan,
    kaki, perut, dsb, tetapi jangan disatukan dengan kekuatan tubuh dan jangan dimasukkan ke dalam
    cakra-cakra tenaga dalam.

   
    Untuk tujuan pengobatan dan kesehatan energi dari pohon dan tumbuh-tumbuhan yang masih hidup
    sifatnya sama seperti sari-sari dari pohon
dan tumbuh-tumbuhan tersebut. Pohon dan tumbuh-tumbuhan
    yang berguna untuk kesehatan dan pengobatan energinya dapat digunakan untuk pengobatan (diperlukan
    pengetahuan tentang daun-daun dan tanaman yang berguna untuk pengobatan).

    Misalnya energi dari daun sirih hijau dan pohonnya baik untuk antiseptik dan menghilangkan bau mulut
    dan badan. Cukup diambil energinya saja dan disatukan dengan tubuh, tidak perlu memetik dan meminum
    rebusan daunnya.
    Atau energi dari buah-buahan matang (buah-buahan yang biasa kita makan) yang masih menggantung di
    pohonnya, energinya baik untuk menambah energi tubuh dan kesehatan kita, atau bisa juga diambil
    sari-sari vitaminnya saja (secara alami buah-buahan itu akan membentuk kembali energi dan vitamin yang
    sudah kita ambil).

5. Logam.
    Secara umum energi logam kurang baik untuk kesehatan, apalagi logam karatan.
    Tetapi energi logam cukup baik untuk dijadikan energi kekuatan kesaktian kanurangan untuk menambah
    kekerasan kekuatan dan energi kita dengan cara dikumpulkan di tangan dan kaki pada saat digunakan
    untuk kekuatan pukulan dan tendangan (bukan untuk disatukan dengan cakra-cakra energi tubuh atau
    dimasukkan ke dalamnya).

6. Bumi.
    Bumi, bayangkan bumi secara keseluruhan (seperti melihat bumi dari luar angkasa), baik untuk menambah
    kekuatan tubuh dan stamina, tenaga dalam / kanuragan dan menambah kekuatan kebatinan.
    Bagian-bagian daratan bumi, ambil yang energinya adem / teduh.
    Bumi di pegunungan, baik untuk menambah kekuatan tubuh dan stamina.
    Tanah dataran rendah, energinya bersifat gersang dan tidak stabil. Tidak baik.
    Batu, energinya bersifat keras dan panas, menyebabkan panas dalam dan dehidrasi yang bisa merusak
    organ-organ tubuh bagian dalam.
    Pasir, energinya bersifat gersang dan tidak stabil, menyebabkan panas dalam dan dehidrasi yang bisa
    merusak organ-organ tubuh bagian dalam.

7. Bulan.
    Energi bulan secara utuh (fisik bulan), sifatnya sama seperti bumi secara utuh. Cocok untuk kanuragan.
    Energi sinar bulan purnama (atau dari bulan sabit menuju bulan purnama), baik sekali untuk spiritualitas
    dan kekuatan spiritual, ketenangan psikologis dan kerohanian, untuk membersihkan pikiran dan aura-aura
    negatif di dalam tubuh supaya menjadi positif dan untuk membersihkan aura tubuh dan wajah supaya
    menjadi lebih bersih dan bersinar.
    Energi sinar bulan sabit (atau dari bulan purnama menuju bulan sabit), kurang baik untuk psikologis dan
    kesehatan tubuh.

8. Matahari dan Api.
    Matahari dan Api secara utuh, energinya bersifat panas, merusak kesehatan.
    Sinar matahari dan Api, energinya bersifat tajam dan panas. Tidak baik untuk kesehatan, bisa merusak
    organ-organ tubuh bagian dalam, terutama saat usia lanjut.

9. Langit malam hari cuaca cerah, energinya sangat baik untuk menambah energi kekuatan tubuh, stamina
    dan kesehatan, mengusir dan menetralisir energi-energi negatif di dalam tubuh, dan untuk kekuatan
    kebatinan.

10. Alam Raya / Alam Semesta (langit luas di malam hari yang cerah berbintang), energinya sangat baik
    untuk berbagai macam keperluan dan energinya besar sekali.
   

Energi bumi dan alam raya sangat besar berlimpah, akan sangat memperkaya energi kita bila kita mampu menyerapnya dan mampu menyatukannya dengan energi tubuh kita. Apalagi kalau kita mampu menyatukan energi kita sendiri dengan kekuatan bumi, bulan dan alam raya. Energi bumi dan alam raya yang sangat besar itu juga akan menetralisir energi-energi negatif yang pembuangannya kita arahkan kesana.

Objek-objek sumber energi yang sudah dituliskan di atas adalah sumber-sumber energi yang besar dan berlimpah dan hasil energi yang bisa didapatkan dari sumber-sumber energi itu akan bisa jauh lebih tinggi daripada penghimpunan tenaga dalam tradisional dengan olah nafas. Umumnya yang memanfaatkan sumber-sumber energi itu adalah praktisi-praktisi ilmu kesaktian kanuragan tingkat tinggi yang sudah tidak lagi melulu menghimpun energi dari olah nafas, tetapi yang sudah memasuki tahap olah kebatinan, meditasi, tapa brata, dsb, yang kemudian energi yang didapatkannya akan disatukan dengan tenaga dalam mereka untuk secara signifikan menaikkan kekuatan mereka.

Tetapi, dalam anda menurunkan energi yang besar, selain bentuk-bentuk objek yang menjadi sumber energinya, sebaiknya diperhatikan juga sifat energinya dan waktu ketika anda mengambil energinya. Pada sumber-sumber energi alam di atas ada yang sifatnya tidak baik untuk kesehatan, dan ada waktu-waktu yang baik untuk menyerap energinya, ada juga waktu yang tidak baik. Sebaiknya jangan mengambil energi yang tidak baik sifatnya dan jangan mengambil energi pada waktu-waktunya yang tidak baik.

Dalam laku menghimpun energi di atas ada beberapa faktor yang perlu diketahui yang akan bisa menyebabkan kita jatuh sakit jika mengabaikannya yang faktor-faktor itu sebenarnya sudah sering Penulis sampaikan kepada para pembaca. Tapi mungkin perlu juga dituliskan kembali disini untuk menjadi bahan perhatian supaya para pembaca lebih aware lagi.

Faktor-faktornya itu antara lain :
1. Sifat energi yang tidak baik untuk tubuh.
2. Waktu yang tidak baik untuk mengambil energi dari objek tertentu.
3. Lompatan kekuatan sukma yang terlalu tinggi.
4. Lonjakan energi tubuh yang tinggi atau tubuh kepenuhan energi.
​5. Energi di tubuh yang tidak merata.​


Penjelasannya sbb :

1. Bumi mengandung kekuatan energi yang besar dan padat yang jika bisa energinya diserap dan energinya menyatu dengan tubuh kita, energi dari bumi itu akan menambah besar dan padat energi dan kekuatan kita. Tetapi ada bagian dan elemen bumi yang sifat energinya tidak baik untuk kesehatan, misalnya tanah dataran rendah, batu dan pasir, logam dan kayu mati. Penjelasannya sudah diuraikan di atas. Sebaiknya energinya jangan diserap dan jangan disatukan dengan tubuh. Ini juga berlaku untuk elemen-elemen alam yang lain yang sifat energinya tidak baik untuk kesehatan.

2. Waktu dalam mengambil energinya juga sebaiknya diperhatikan.
Energi sinar bulan saat purnama (atau dari bulan sabit menuju bulan purnama), baik sekali untuk spiritualitas dan kekuatan spiritual, ketenangan psikologis dan kerohanian, dan untuk membersihkan aura-aura negatif di dalam tubuh supaya menjadi positif dan untuk membersihkan aura tubuh dan wajah supaya menjadi lebih bersih dan bersinar.

Tetapi energi sinar bulan sabit (atau dari bulan purnama menuju bulan sabit), kurang baik untuk psikologis dan kesehatan tubuh, jangan diserap energinya. Ini juga berlaku untuk sumber-sumber energi lain yang saat waktu kita mengambil energinya kondisi energinya sedang tidak baik.

Dengan demikian kita harus bisa membedakan antara energi sinar bulan dengan energi dari fisik bulannya.

Jika anda bermeditasi menyerap energi udara, angin atau energi alam raya di malam hari, usahakan sesudah energinya masuk ke dalam tubuh anda bermeditasi lagi untuk merubah energinya menjadi hangat, jangan sampai energi dingin dari suasana malam hari mendatangkan efek seperti udara malam yang kurang baik untuk kesehatan. Begitu juga bila anda menurunkan energi untuk orang lain, usahakan energi malam hari dirubah menjadi hangat supaya baik untuk kesehatan. Juga sebaiknya diperhatikan efek negatif dari kondisi siang hari yang panas saat terik matahari, kondisi cuaca mendung atau kondisi cuaca saat angin kencang.

3. Jika laku anda menurunkan energi itu untuk langsung diserap oleh sukma anda, jika dari laku anda itu terjadi lompatan kekuatan sukma yang terlalu tinggi, kondisi itu dapat mengakibatkan tubuh anda terasa lemah mudah sakit. Efeknya membuat jantung berdebar-debar, pusing, tekanan darah turun, kaki terasa dingin mirip seperti orang yang merogoh sukma yang sukma dan energinya terasa seolah-olah tidak menyatu lagi dengan tubuh, yang sesudahnya bisa membuat tubuh anda meriang, sakit panas dalam, kemudian anda sakit flu atau radang tenggorokan, dsb.

4. Jika energi yang anda turunkan diserap langsung oleh tubuh anda, jika dari laku anda itu terjadi lonjakan energi tubuh yang tinggi atau tubuh anda kepenuhan energi, kondisi itu dapat mengakibatkan anda merasa pusing atau panas dalam, yang sesudahnya bisa membuat tubuh anda meriang, sakit panas dalam, kemudian anda sakit flu atau radang tenggorokan, dsb. Kondisinya sama dengan tubuh anda kebebanan energi.

​5. Jika energi yang anda turunkan diserap oleh tubuh dan sukma anda, jika dari laku anda itu terjadi energi di tubuh yang tidak merata.​ kondisi itu juga dapat mengakibatkan anda merasa pusing jika kepala anda penuh terasa energi, atau kepenuhan energi di badan bisa membuat tubuh anda panas dalam, yang sesudahnya bisa membuat tubuh anda meriang, demam, sakit panas dalam, atau malah tekanan darah turun, kaki terasa dingin, kemudian anda sakit flu atau radang tenggorokan, dsb. Di bagian tubuh yang kepenuhan energi kondisinya sama dengan anda kebebanan energi.


No.1 dan 2 di atas adalah tentang permasalahan yang terkait dengan sifat-sifat energi elemen alam dan tentang kondisi energi alam. Untuk solusi mengatasi masalah no.1 dan 2 di atas sebaiknya anda menghindari menyerap energi-energi elemen alam yang sifatnya tidak baik, dan menghindari waktu yang tidak baik ketika objek sumber energinya sedang mengandung energi yang tidak baik.

Untuk solusi mengatasi masalah no. 3, 4 dan 5 di atas sebaiknya menyerap energinya perlahan-lahan saja, sedikit-sedikit saja menyerap energinya, jangan langsung banyak, jangan terlalu bernafsu, dan setiap anda selesai melakukan penurunan / penghimpunan energi, anda bermeditasi lagi sebentar untuk meratakan dan menyelaraskan energi yang anda turunkan dengan energi tubuh anda, lebih baik lagi jika anda melakukan suatu olah gerak untuk menyatukan energinya dengan energi tubuh anda, misalnya seperti yang dicontohkan di halaman berjudul  Kebatinan dan Kanuragan  di bagian amalan lembu sekilan.



Dalam hal kita bermeditasi menyerap energi alam paling baik adalah kita mendatangi langsung lokasi objeknya, kita menyerap langsung dari sumbernya.
Menyerap energi air hujan paling baik dilakukan langsung dengan berhujan-hujanan.
Menyerap energi laut paling baik dilakukan langsung di laut / pantai.
Menyerap energi air terjun paling baik dilakukan langsung dengan berdiam di bawah air terjun.
Menyerap energi bumi paling baik dilakukan langsung dengan menapak pada bumi.
Menyerap energi gunung paling baik dilakukan langsung di gunung.
Menyerap energi udara gunung paling baik dilakukan langsung di gunung.


Repotnya adalah kita harus mendatangi objeknya, apalagi kalau tempatnya jauh.
Tapi setidaknya kalau sedang berada di lokasi objeknya kita bisa sesaat manfaatkan untuk menyerap energinya.
Cara lain yang lebih baik adalah dengan melihat fotonya saja sebagai bahan kita fokus sugesti.


Energi dari air bersih yang mengalir, cahaya bulan purnama dan energi alam raya cukup baik untuk digunakan membersihkan tubuh kita dari aura-aura yang jelek dan energi tubuh yang negatif, bisa juga untuk menetralkan / menyembuhkan ketika kita sedang sakit demam, panas dalam, meriang, pikiran jenuh / sumpek, dsb.

Bisa juga digunakan untuk membersihkan / menyembuhkan tubuh kita dari sakit-penyakit dengan mengisikan energinya ke dalam tubuh kita untuk mendorong keluar energi-energi tubuh yang negatif dan menggantinya dengan energi baru yang bersih dan positif. Untuk diri kita sendiri kita bisa memposisikan diri seperti segelas air yang isi air kotor di dalamnya terdorong semua keluar digantikan dengan air baru yang bersih. Dilakukan terus sampai tersugesti air kotornya sudah hilang berganti dengan air baru yang bersih. Sugesti yang sama juga dilakukan sampai sakit-penyakitnya sembuh. Itu juga bisa dilakukan untuk orang lain.

Ketika kita sedang sakit demam, peradangan, panas dalam, meriang, pikiran jenuh / sumpek, dsb, kita bisa coba menyembuhkan sakit kita itu dengan cara mandi guyuran basah semua dari kepala sampai kaki dengan bersugesti menyerap energi bersih-sejuknya air guyuran untuk membersihkan dan menyejukkan tubuh kita. Sugestikan semua energi-energi negatif dan sakit-penyakit luntur semua terkena guyuran air. Untuk keperluan itu paling baik dilakukan dengan air hangat, sehingga panas tubuh menjadi merata. Berendam / menyelam di air hangat lebih baik lagi.

Cara lain yang mudah adalah dengan kita berhadapan langsung dengan kipas angin. Sugestikan hembusan anginnya membersihkan tubuh kita dari panas dan energi-energi negatif sakit kita. Jangan lama-lama. Jangan sampai kita malah meriang karena masuk angin.


Dengan sugesti ( / memanipulasi) pikiran kita bisa mengsugestikan turunnya energi sejuk langit malam hari untuk mengkondisikan tubuh kita menjadi dingin / sejuk ketika sedang kegerahan / kepanasan di siang hari, atau mengsugestikan turunnya energi langit pagi hari yang hangat sejuk segar untuk mengkondisikan tubuh kita menjadi hangat / sejuk ketika sedang kedinginan di malam hari.


Bumi bulat mengandung kekuatan energi yang besar dan padat yang jika bisa energinya diserap dan energinya menyatu dengan tubuh kita, energi dari bumi itu akan menambah besar dan padat energi dan kekuatan kita. Apalagi kalau kita bisa melatih kekerasan energi kita.

Energi bumi juga bisa menyelaraskan energi kita ketika kita menurunkan / menyerap energi dari alam raya, membuat energi di tubuh kita menjadi lebih merata, mengurangi terjadinya penumpukan energi di satu tempat saja.

Energi bumi juga bisa menetralkan kelebihan energi kita ketika kita menurunkan / menyerap energi dari alam raya atau menetralkan energi di tubuh kita yang bersifat negatif atau menetralkan energi negatif yang kita buang.

Kelebihan bumi itu tidak bisa optimal kita manfaatkan kalau kita bermeditasinya di atas kasur, di atas lantai kayu atau di bangunan bertingkat.

Energi lantai kayu sama dengan energi dari kayu mati.
Energi dari lantai beton bangunan bertingkat sama dengan energi dari batu keras.
Energi dari keduanya mempunyai sifat yang tidak baik terhadap kesehatan.

Kalau anda menyerap energi dari bumi di tempat anda bermeditasi, sebaiknya anda benar-benar fokus kepada bumi dan energinya (bumi secara keseluruhan), jangan sampai energi dari lantai kayu atau beton bangunan bertingkat ikut terserap ke dalam tubuh anda, karena sifatnya tidak baik untuk kesehatan.

Semua energi yang berhasil anda dapatkan dari sumber-sumber energi itu akan lebih terasa manfaat dan keampuhannya jika anda sudah mengikuti pelatihan olah raga, olah fisik atau latihan bela diri yang sambil anda latihan rutin energi-energi yang berhasil anda himpun itu akan secara signifikan menaikkan kekuatan anda.

Ada satu hal yang ingin Penulis nasehatkan.
Sekalipun anda sudah bisa memperkirakan atau sudah menemukan objek-objek yang jika anda serap energinya akan sangat potensial secara signifikan menaikkan kekuatan sukma atau energi tubuh anda sebaiknya jangan anda terlalu bernafsu untuk menghisap energinya, lakukanlah dengan perlahan dan bertahap, jangan mengejar sensasi dari drastisnya kenaikan energi dan kekuatan sukma anda. Dan tidak perlu anda berlomba-lomba dengan pembaca yang lain. Anda juga harus bijaksana untuk menghindari efek negatifnya yang mungkin terjadi. Jangan sampai sesuatu yang seharusnya bermanfaat, pada diri anda justru menjadi masalah.




---------------









Comments