Ngobrol 8-4

    Kebatinan dan Kegaiban

 

Halaman ini berisi ringkasan dan editan tanya jawab Penulis dengan pembaca tentang kebatinan dan kegaiban. Mudah-mudahan berguna untuk menambah pengetahuan dan hiburan.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 <<  Kembali Ke Ngobrol 8 - 3                                                                          Lanjut Ke Ngobrol 8 - 5  >> 

   <<  Kembali Ke Ngobrol 8 - 1        
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------




date: Tue, Oct 15, 2013
subject: beberapa situs trowulan yg sudah dikunjungi

 A   
Malam Mas............
Di antara situs-situs tersebut, ada beberapa situs yang menurut penilaian pribadi saya sangat bervariasi :


Situs Siti Hinggil
Tempat pertapaan Raden Wijaya mendapat wahyu (gambar terdahulu dg foto teman2).
Situs ini sangat kuat sekali aura mistisnya, begitu masuk saya langsung disambut dg angin berputar- putar yg kencang serta bunyi puluhan burung derkuku saling bersautan tanpa henti, situs ini juga mendorong orang untuk berusaha menembah dan tunduk,
Ada tekanan luar biasa pada lokasi ini, hal ini mungkin juga dikarenakan lokasi ini digunakan juga untuk Ngalap Berkah..........
Mohon dicek latar belakang energinya,

https://sites.google.com/site/thomchrists/Kebatinan-dan-Spiritual/ngobrol-8-kebatinan---kegaiban/ngobrol-8---4-kebatinan-kegaiban/Pertapaan%20Raden%20Wijaya%20&%20Tempat%20Sumpah%20Palapa.JPG

 J :     
Situs ini kuat sekali berisi (sisa-sisa) energi kebatinan / spiritual orang-orang yang dulu bertapa disana dalam laku manembah.
Auranya positif.
Auranya lebih bisa dirasakan oleh orang-orang yang sudah olah kebatinan.


 A    Candi Brahu,
Candi tertua di trowulan.
Suasananya nyaman, tetapi ada energi yang secara otomatis keluar tanpa bisa ditahan, terutama begitu berhadapan dengan lubang pada pintu candi...
Diharapkan orang yg sudah mahir mengontrol energi yg datang kesana, atau dengan bantuan teman untuk saling menjaga....

https://sites.google.com/site/thomchrists/Kebatinan-dan-Spiritual/ngobrol-8-kebatinan---kegaiban/ngobrol-8---4-kebatinan-kegaiban/Brahu.JPG
Candi Brahu.

 J :     
Komentar saya tentang Candi Brahu sama dengan yang kemaren sudah pernah saya sampaikan.

Kemungkinannya
Candi Brahu itu dulunya adalah tempat orang melabuh / menyimpan abu kremasi jenazah bagi para keluarga kerajaan, atau tempat menyimpan benda-benda atau pusaka yang dianggap bersifat negatif.

Candi Brahu mungkin adalah sebuah tempat mistis yang bisa menghisap energi manusia dan mahluk halus (dan khodam), karena ketika saya mendeteksi dengan kontak rasa dan energi pada fotonya, terasa energi saya sebagian terhisap ke dalamnya. 

Jadi Candi Brahu mengandung unsur negatif, yaitu bisa menghisap energi manusia maupun mahluk halus (dan khodam).
Aspek positifnya adalah aura / energi negatif dari tempat jenazah atau benda-benda negatif di dalamnya akan terhisap ke dalamnya, sehingga aura / energi negatifnya tidak keluar meluas / menyebar kemana-mana.

Kemaren sudah saya isolasi sehingga jangkauan efek hisapan energinya tidak terlalu jauh menjadi hanya sebatas bangunannya saja, jadi kalau kita mendekat ke tangga candi, masuk atau memegang dinding candi, energi kita akan terhisap ke dalamnya, di halamannya tidak.

Energi hisapnya tidak bersifat alami, tapi berasal dari kekuatan kebatinan orang2 jaman dulu yg sengaja membuat kegaiban seperti itu di candi itu.

Kekuatan daya hisap candi itu sekitar 300 KRK.
Kekuatan di bawah 300 KRK akan terpengaruh oleh daya hisap candi itu, tetapi kekuatan di atas itu juga akan terpengaruh oleh hisapan energinya, kecuali sebelumnya sudah membuat pagaran absolut yang kekuatannya di atas 300 KRK.

Sifat menghisapnya tidak kontan / menyentak, tetapi menghisap secara halus dan perlahan. Mungkin kalau hanya sebentar saja tidak terlalu masalah, tetapi semakin lama seseorang / mahluk halus berada di dalamnya, semakin banyak energinya akan terhisap.

Karena adanya daya hisap energi pada candi itu, maka di dalam dan sekitar candi itu tidak dihuni mahluk halus. Mahluk halus yg tinggal di sekitar candi hanya sebatas di halamannya saja, di bagian yg tidak ada pengaruh hisapan energi.

Efek daya hisap energi Candi Brahu itu dapat menipu kita, karena sepintas akan kita rasakan bahwa suasananya nyaman untuk duduk-duduk ataupun untuk bermeditasi, energinya halus dan mengalir sejuk...., tetapi sebenarnya rasa nyamannya itu adalah karena kondisi kita dilemahkan, energi kita dihisapnya.

Jadi Candi Brahu Trowulan mengandung unsur negatif, yaitu bisa menghisap energi manusia maupun mahluk halus (dan khodam). Mungkin daya hisap energi dari candi itu tidak masalah bagi orang umum, tidak terasa dan tidak berpengaruh negatif bagi orang umum, tetapi karena kondisinya seperti itu, maka Candi Brahu ini tidak termasuk yang saya rekomendasikan untuk dikunjungi oleh orang-orang yang sudah mendalami olah energi, baik tenaga dalam maupun kekuatan kebatinan / spiritual.



 A    Gapura Wrigin Lawang
Kegagahan majapahit tersimbol secara jelas di gapura yg konon merupakan pintu masuk majapahit.

https://sites.google.com/site/thomchrists/Kebatinan-dan-Spiritual/ngobrol-8-kebatinan---kegaiban/ngobrol-8---4-kebatinan-kegaiban/Gapura%20Wringin%20Lawang.JPG
Gapura Wrigin Lawang

 J :     
Pintu masuk utama kerajaan Majapahit berada di bagian utara komplek kerajaan, tapi mungkin bentuk bangunannya sudah tidak ada lagi.
Gapura Wringin Lawang ini adalah salah satu pintu masuk ke dalam komplek kerajaan majapahit.
Gapura ini dijaga
oleh sukma-sukma prajurit majapahit yang berdiam di bangunan gapura itu.

Aura energi tempat itu positif, padat, tetapi halus.
Tempat itu baik sekali untuk laku meningkatkan kekuatan kebatinan / sukma dan kanuragan.
Energinya juga baik sekali untuk menambah kekuatan spiritual, untuk menambah kemampuan mendeteksi / mempelajari dunia kegaiban tingkat tinggi
dan untuk mencari wahyu / wangsit.




 A    Candi Ratu Bajang.
Candi yang anggun seakan mencerminkan keelokan seorang ratu majapahit.
Kelihatannya auranya baik untuk laku spriritual akan tetapi energinya tidak begitu tinggi....
 
https://sites.google.com/site/thomchrists/Kebatinan-dan-Spiritual/ngobrol-8-kebatinan---kegaiban/ngobrol-8---4-kebatinan-kegaiban/Candi%20Bajang%20Ratu.JPG
Candi Ratu Bajang.

 J   
Saya sependapat dgn anda, candi itu memang anggun, mencerminkan keelokan seorang ratu majapahit.
Candi itu sebenarnya adalah makam dari seorang ratu / istri raja.
Di
dalam bangunan candi berdiam sukma istri-istri dan putri-putri raja majapahit bersama dengan emban-emban pembantu mereka, menjadikan bangunan candinya sebagai rumah mereka seolah-olah mereka masih hidup di dunia.

Bangunan candinya dijaga
kesakralannya oleh sesosok bangsa jin seperti manusia laki-laki tinggi besar yang sama tingginya dengan candinya.

Bangunan candinya menyimpan energi yang
besar dan padat, tetapi cukup halus.
Dengan cara berdiam di dalam candi baik sekali untuk laku meningkatkan kekuatan kebatinan / sukma.
Energinya juga baik sekali untuk menambah kekuatan spiritual, untuk menambah kemampuan mendeteksi / mempelajari dunia kegaiban tingkat tinggi.



 A    Candi Tikus,
Situs Kolam pemandian para raja dan ratu serta keluarga keraton.....  masih terdapat energi yang dapat dipergunakan untuk menambah olah spriritual namun harus sabar dan telaten....
 
https://sites.google.com/site/thomchrists/Kebatinan-dan-Spiritual/ngobrol-8-kebatinan---kegaiban/ngobrol-8---4-kebatinan-kegaiban/Candi%20Tikus.JPG
Candi Tikus.

 J   
Sampai sekarang, di alam gaibnya, situs itu berisi air, berfungsi sebagai kolam pemandian (berendam) dan digunakan oleh sukma orang-orang anggota keluarga kerajaan majapahit, para raja dan istrinya, para pangeran dan putri-putri raja untuk berkumpul mengobrol, bersenda gurau dengan duduk-duduk di pinggir kolam atau berendam di dalam airnya. Jadi sebenarnya situs ini bukanlah tempat pemandian, tetapi adalah sebuah kolam kecil tempat para anggota keluarga raja berkumpul bercengkerama.

Pada jarak sekitar 20 meter dari posisi situsnya, di pojok-pojoknya, tempat itu dijaga oleh sukma prajurit-prajurit majapahit.

Auranya positif dan halus.
Tempat itu baik sekali untuk menambah kekuatan spiritual, untuk menambah kemampuan mendeteksi / mempelajari dunia kegaiban tingkat tinggi dan untuk mencari wahyu / wangsit.



 A    Kolam Segaran,
Lebih bagus untuk meditasi digabungkan dengan olah kanuragan, sesuai peruntukannya yang untuk mendidik para prajurit majapahit jaman dahulu.
 
https://sites.google.com/site/thomchrists/Kebatinan-dan-Spiritual/ngobrol-8-kebatinan---kegaiban/ngobrol-8---4-kebatinan-kegaiban/Kolam%20Segaran.JPG
Kolam Segaran

 J   
Sampai sekarang, di alam gaibnya, di situs itu ada banyak sukma-sukma prajurit majapahit yang sedang berlatih keprajuritan dan pencak silat. Di pinggir-pinggir situs ada bangunan-bangunan gaib tempat penyimpanan persenjataan dan ada juga sanggar-sanggar / aula kecil untuk tempat berlatih keilmuan kanuragan yang lebih tinggi, terutama digunakan oleh para senior mereka.
Di pojok-pojok situs ada sukma-sukma prajurit majapahit yang menjaga tempat itu.

Dari kegaiban situs itu bisa dipahami bahwa keprajuritan majapahit sangat terorganisir dan terlatih baik. Majapahit memiliki ketentaraan yang bukan hanya banyak jumlahnya, tetapi juga kuat dan tangguh dan dilengkapi persenjataan yang baik. Pantas saja kerajaan majapahit bisa menjadi kerajaan yang besar dan kuat dan bisa menaklukkan nusantara. Kondisinya sangat berbeda dengan kerajaan-kerajaan lain di Jawa yang lebih banyak mengandalkan banyaknya prajurit, tapi tentaranya tidak cukup tangguh terlatih.

Di alam gaibnya di situs itu ada banyak sekali mustika dan pusaka, dari yang kekuatan gaibnya rendah sampai yang kekuatannya tinggi. Yang kekuatannya rendah mungkin bisa didapatkan orang dengan cara penarikan gaib, atau mungkin memang sengaja diberikan kepada orang-orang tertentu yang datang berkunjung bertirakat disana, tetapi yang kekuatannya tinggi hanya diberikan kepada orang-orang tertentu saja yang diperkenankan.

Situs itu dijaga kesakralannya oleh sesosok bangsa jin yang kekuatannya, sosok wujud dan tinggi tubuhnya mirip dengan yang menjaga kesakralan candi Bajang Ratu, berdiri di bagian tengah situs itu.

Aura energi tempat itu positif, padat, tetapi halus. Kurang terasa bila kita berada di pinggir situs, karena energinya lebih terpusat di tengah, di tempat sukma orang-orang majapahit itu beraktivitas.
Tempat itu baik sekali untuk laku meningkatkan kekuatan kebatinan / sukma dan kanuragan.
Energinya juga baik sekali untuk menambah kekuatan spiritual, untuk menambah kemampuan mendeteksi / mempelajari dunia kegaiban tingkat tinggi
dan untuk mencari wahyu / wangsit.



 A    Pendopo Agung Majapahit,
Energinya cukup tinggi, banyak sekali gaib berdimensi tinggi berkumpul di lokasi tersebut, sering dijadikan tempat pertemuan leluhur Nusantara (kira kira saja begitu, kali kali saja benar ya mas).

https://sites.google.com/site/thomchrists/Kebatinan-dan-Spiritual/ngobrol-8-kebatinan---kegaiban/ngobrol-8---4-kebatinan-kegaiban/Pendopo%20Agung.JPG
Pendopo Agung Majapahit

 J   
Tempat itu sering dijadikan tempat berkumpul sukma keluarga raja, adipati / bupati, bangsawan, istri-istri dan anak-anak mereka dan para sesepuh. Semuanya hanya dalam lingkup kerajaan Majapahit dan yang setia kepada Majapahit saja.

Khusus dalam rangka membicarakan jalannya pemerintahan di Indonesia dan turunnya wahyu-wahyu dewa kepada orang-orang di Indonesia sukma para raja, adipati / bupati, bangsawan dan para tokoh sesepuh biasanya berkumpul di Siti Hinggil. Semuanya hanya dalam lingkup kerajaan Majapahit dan yang setia kepada Majapahit saja.

Aura energi tempat itu positif, padat, tetapi halus.
Tempat itu baik sekali untuk laku meditasi spiritual dan bertirakat untuk mencari wahyu / wangsit.


 A   
Siang Mas...
Menurut pendapat pribadi dan sesuai dengan pengamatan di beberapa situs tersebut, saat ini saya ada beberapa catatan atas situs situs tersebut :

1. Pada situs candi bajang ratu dan candi tikus, saya merasakan aura keprihatinan dan kesedihan dari para leluhur yg merasa anak cucunya tidak dapat menjaga warisan leluhur. Terlebih dengan adanya wacana pembangunan pabrik sangat dekat dg lokasi tersebut.
   J :   keprihatinan sudah ada sejak Prabu Brawijaya dipaksa lengser dari tahtanya.

2. Pada situs Siti Hinggil, terdapat aura mistis yg luar biasa, ada energi energi dg tekanan yg tinggi yg akan memaksa seseorang untuk tertunduk dan berprilaku "manembah" di sana... Sayang saya tdk ada foto lokasi tsb secara baik, dan setiap akan ke sana, seolah ada perasaan untuk membatalkan niat tersebut. Ada apa sebenarnya yg terjadi disana Mas ? Apakah energinya banyak yg berupa energi negatif juga ? Suwun
   J :   pandangan saya sudah saya sampaikan di atas.

3. Pada situs Pendopo Agung, aura kerajaan dan energinya masih terasa bagus, menurut saya situs ini yg sementara bisa direkomendasikan untuk belajar lebih dalam, baru ke situs2 lainnya, apakah benar begitu Mas ? Di belakang pendopo agung terdapat situs tempat pertapaan raden wijaya dan tempat sumpah palapa diikrarkan, situs ini mengandung aura mistis yg luar biasa ditambah lokasi berada di tengah makam dan dg pohon2 yg sangat besar (banyak komunitas jin), tetapi perasaan saya masih ada beberapa aura negatif yg berseliweran, mungkin karena adanya prosesi ngalap berkah... Di lokasi tersebut juga ada kuncen yg sering membuat opini2 agama ya Mas... He he he, mohon pencerahan versi Mas Javanese, biar saya lebih bisa mengembangkan hikmat Mas...
   J :   pandangan saya sudah saya sampaikan di atas.
Menurut pendapat saya Siti Hinggil dan Pendopo Agung seharusnya malah dikunjungi terakhir, sebagai klimaks dari perjalanan spiritual sesudah mengunjungi situs2 majapahit yg lain.

4. Kalau bisa direkomendasikan situs trowulan sesuai dg pendapat Mas javanese, sehingga kita lebih bisa menelaah lebih jauh untuk perkembangan spiritual ke langkah yg benar...
Matur Suwun, Berkah Dalem...
   J :   saya kurang piknik mas. Gak banyak wawasan.
Tapi secara umum, selain Candi Brahu, situs-situs majapahit yg lainnya dan Candi Dieng bagus sekali untuk laku kebatinan dan spiritual (bukan ilmu gaib dan ilmu khodam). Untuk tujuan itu tidak ada situs lain buatan manusia di pulau Jawa ini yang sisi kegaibannya lebih bagus. Tinggal kemampuan orangnya saja untuk bisa menginderai dan memanfaatkan sisi kegaibannya itu untuk kebatinan dan spiritual mereka.




date: Wed, Oct 16, 2013

 A   
Siang Mas,
Menurut beberapa teman yg senang lelaku, katanya candi kedaton di trowulan... memiliki energi yg paling tinggi di antara yg lain, apa benar demikian Mas ?  Sayang saya belum sempat ke sana...
Kalau bisa minta bantuan diperjelas lewat mata batin Mas, jadi kalau nanti saya kesana lagi sudah jelas alurnya... He he he,
Matur Suwun, Berkah Dalem...

 J   
Saya belum pernah ke candi Kedaton.
Tapi dari melihat gambarnya di internet, situs candi Kedaton yg masih berupa penggalian sebuah situs baru, deteksian sementara saya :
- Kelihatannya tidak ada sosok2 gaib / mahluk halus yg tinggal menghuni disana.
- Kandungan energi mistisnya masih tipis.

Kebanyakan situs2 yg baru ditemukan, yg pernah saya kunjungi, energi mistisnya memang masih tipis. Tapi sesudah situs itu selesai dipugar biasanya energi mistisnya akan hidup kembali, menjadi lebih padat dan tidak sama lagi dgn kondisinya ketika masih dalam tahap penggalian atau pemugaran.
Dibanding candi ini sekarang, kandungan energi Gapura Wringin masih lebih padat terasa, walaupun itu hanya gapura saja.

Kalau kondisi candi itu sekarang ada yg mengatakan kandungan energinya paling tinggi di antara yg lain, mungkin itu adalah karena suasananya yg wingit dan sepi atau ada gaib2 yg datang seliweran. Mungkin pandangannya tentang kandungan "energi" berbeda dengan pandangan saya.




date: Mon, Nov 11, 2013
subject: Situs di Dieng

 A   
Malem Mas...
Hari ini saya sempatkan jalan-jalan ke Dieng, dan dapat mengunjungi beberapa lokasi.

 A   
Siang Mas,
Kemarin malam, saya kirim beberapa foto situs di daerah Dieng...
Karena koneksinya putus-putus mungkin sampainya juga tidak berurutan (mohon maaf).
Untuk situs di komplek candi arjuna auranya masih bagus dan cukup tinggi energinya
Untuk situs di daerah telaga warna (goa semar, telaga warna dan batu yg ada patung gajah madanya)... Auranya tenang dan tajam...
Mohon koreksinya ya Mas, Matur Suwun, Berkah Dalem...


 A    Candi Arjuna dan kompleknya...
Auranya masih bagus, sebenarnya pengen meditasi di lokasi tapi tidak sempat karena terlalu padat pengunjungnya...

https://sites.google.com/site/thomchrists/Kebatinan-dan-Spiritual/ngobrol-8-kebatinan---kegaiban/ngobrol-8---4-kebatinan-kegaiban/Candi%20Arjuna.JPG
Candi Arjuna

 J    Secara umum kandungan energi alam di komplek percandian Dieng lebih berat dan lebih padat daripada
di situs-situs Majapahit. Cocok untuk olah kebatinan dan kanuragan.
Auranya positif.
Komplek percandian Dieng dijaga kesakralannya oleh dewa-dewa prajurit.
Dewa-dewa utama dan sukma para pandawa sudah mulai mengunjungi lagi komplek percandian ini.
Di situs percandian ini baik juga kalau kita ingin melatih spiritualitas untuk mendeteksi / berinteraksi dengan mahluk-mahluk halus dan kegaiban berdimensi tinggi dan untuk mencari wahyu / wangsit.
Situs ini baik sekali untuk didatangi oleh orang-orang yang mendalami kebatinan kejawen.



 A   Telaga Warna
Subject yg damai tapi mistisnya tetap terasa, meskipun suasananya tenang namun menghanyutkan... Mohon koreksinya

https://sites.google.com/site/thomchrists/Kebatinan-dan-Spiritual/ngobrol-8-kebatinan---kegaiban/ngobrol-8---4-kebatinan-kegaiban/Telaga%20Warna.JPG
Telaga Warna

 J    Suasana di sekeliling telaga terasa damai, tetapi auranya terasa wingit.
Secara umum auranya positif.
Di telaga itu berdiam sesosok jin air berwujud naga merah dengan panjang tubuh aslinya sekitar 5 km, tetapi dalam kondisi sehari-harinya tubuhnya menyesuaikan diri dengan bentuk dan ukuran telaga.
Naga itu adalah penjaga gaib sebuah kerajaan jin yang berdiri megah di tengah telaga. Bangunannya seperti candi tinggi menjulang memancarkan cahaya kuning keemasan penuh keagungan. Raja dan ratu kerajaan itu juga berpakaian penuh warna keemasan.
Dari sisi kegaiban telaga itu terasa wingit, tetapi cukup aman, karena tidak berisi mahluk-mahluk halus yang suka mencelakakan manusia.
Di alam gaibnya telaga itu juga banyak berisi benda-benda mustika.
Tetapi kelihatannya lingkungan telaga itu tidak cukup baik untuk dijadikan tempat meditasi / bertirakat.



 A    Goa Semar
Goa Semar yang terletak di sebelah telaga warna, karena sampai lokasi tsb sudah cukup sore, saya putuskan tidak berlama lama, aura mistisnya pekat banget ya Mas, meskipun masih positif namun tetap bikin tekanan cukup kuat di punggung... Mohon koreksinya..

https://sites.google.com/site/thomchrists/Kebatinan-dan-Spiritual/ngobrol-8-kebatinan---kegaiban/ngobrol-8---4-kebatinan-kegaiban/Goa%20Semar.JPG
Goa Semar

 J    Masih di dekat area komplek percandian Dieng, tetapi sudah berada di luar komplek candi, memang
ada sebuah goa yang disebut Goa Semar, yang mahluk halus penjaganya adalah bangsa jin yang sosoknya mirip dengan Dewa Semar, mirip juga dengan Ki Sabdopalon.
Tempatnya wingit.
Auranya positif.
Energi alamnya masih terasa beratnya.
Kalau ingin bermeditasi / bertirakat di tempat itu sebaiknya duduk di depan goa di lantai di dalam bangunan yang mirip gardu, jangan masuk ke dalam goa.



 A    Batu petilasan searea dgn gua semar
Lumayan greget juga nuansa mistisnya... Sayang saya bawa anak2, jadi tidak berani berlama lama... Mohon koreksinya... Suwun

https://sites.google.com/site/thomchrists/Kebatinan-dan-Spiritual/ngobrol-8-kebatinan---kegaiban/ngobrol-8---4-kebatinan-kegaiban/Batu%20Petilasan.JPG
Batu petilasan searea dgn gua semar

 J    Batu besar petilasan yang ada patung gadjah mada-nya itu berisi suatu komunitas bangsa jin.
Tempatnya wingit, tetapi tidak cukup baik untuk dijadikan tempat bermeditasi / bertirakat.





-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 <<  Kembali Ke Ngobrol 8 - 3                                                                          Lanjut Ke Ngobrol 8 - 5  >> 

   <<  Kembali Ke Ngobrol 8 - 1        




 





Comments