Ngobrol 10-3

  Kebatinan dan Kegaiban

 
Halaman ini berisi ringkasan dan editan tanya jawab Penulis dengan pembaca. Mudah-mudahan berguna untuk menambah pengetahuan dan hiburan.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  <<  Kembali ke Ngobrol 10 - 1                                                                          Lanjut ke Ngobrol 10 - 4  >>

  <<  Kembali ke Ngobrol 10 - 2
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


date: Sun, Dec 22, 2013
subject: Bola Energi

 A :    
Selamat malam menjelang pagi kangmas...
Mohon maaf merepotkan dan mengganggu kesibukan kangmas.
Saya kirim email pendek saja.

Saya sudah semingguan ini mendeteksi bola energi berdiameter 2 meteran di atas rumah saya. Dan ada juga yang kecil2, termasuk di atas warung saya.
Apakah benar kiriman dari kangmas ?
Mohon deteksiannya.
Maturnuwun

 J :    
Tidak pak.
Kelihatannya itu dari dewa Wisnu sbg tanda bhw beliau menaungi bapak.
terima kasih

 A :    
Selamat sore kangmas ..

Oo pantas, di dalam bola itu ada seperti ada gambar kuluk.
Rupanya dari Dewa Wisnu.

Lha, terus perbedaan bola energi antara pemberian kangmas (seperti fenomenanya dialami beberapa teman pembaca) dengan bola energi dari dewa apa ya kangmas ?
Apakah ada perbedaan kapasitas ?

Maturnuwun...

 J :    
Beda sekali pak.
Dewa Wisnu pun tidak bisa membuat seperti yg saya buat.

 A :    
Dari yang bisa saya simak dari coment pembaca (spt kisah Ngobrol Gaib 9 yang orang jogja itu) bola energi kangmas itu muatannya adalah Roh Kudus.
Wah, jadi kepingin sekali dapat bola Roh Kudus buat sarana belajar spiritual ketuhanan

Kemudian kalau bola dari dewa itu bisa didayagunakan untuk apa ya kangmas ?

Maturnuwun...

 J :    
Sebaiknya dicoba kontak rasa pak supaya bisa tahu isi / jiwa dari bola energi itu sehingga juga bapak akan tahu apa saja yg akan bisa bapak lakukan dengan bola energi itu.
Masing2 orang mempunyai batasan kemampuan dan pengetahuan yg tidak sama, sehingga terhadap satu objek yg sama belum tentu semua orang bisa berbuat yg sama.
terima kasih

 A :    
Oke kangmas dan maturnuwun atas penjelasannya,
akan saya coba utk kontak batin dgn bola energi itu..

Oya kangmas, dua hari yg lalu saya coba menurunkan energi dari sumber bola energi tsb.
Kira2 apakah laku saya sdh berhasil dan berapa ya kekuatan pancer dan papat saya sekarang..?

Maturnuwun

 J :    
Roh pancer bapak 2 KRK
Sedulur papat 4 KRK
terima kasih

 A :    
Maturnuwun penjelasannya kangmas..

Mengenai cara saya menurunkan energi untuk meningkatkan kekuatan sukma, menurut saran kangmas yang paling baik bagaimana ya, apakah dengan bersugesti kepada bola energi dari dewa atau bersugesti langsung dengan Tuhan, atau kombinasi keduanya..?

Maturnuwun...

 J :    
Kelihatannya sugestinya harus sendiri2 pak, karena individunya juga sendiri2.
Kepada bola energinya paling baik adalah bapak dgn olah rasa menyatukan energi bola itu dengan energi tubuh bapak, kemudian memasukkan bagian per bagian energinya ke tubuh bapak, bukan dengan menurunkan energi.
terima kasih

 A :    
Ya kangmas, saya dapat memahami maksud bahwa sugestinya harus sendiri2. 
Artinya begini kangmas, misalnya pada hari ini saya berusaha bersugesti kepada Tuhan dalam upaya menurunkan energi, besok saya bersugesti kepada bola dari dewa. Jadi selang seling gitu. 
Yang seperti itu apakah boleh kangmas..?

Saya agak bingung dengan kalimat memasukkan bagian per bagian energi. Dari yang saya baca semua tulisan kangmas di situs, metodenya adalah menurunkan energi tapi perihal memasukkan bagian per bagian saya belum pernah menemukan di tulisan kangmas.
Mohon penjelasannya kangmas.

Maturnuwun..

 J :    

Iya pak
Kalau merujuk pada energi alam raya atau Roh Agung Alam Semesta memang caranya adalah menurunkan energi, bisa juga dengan menyatukan / menyambungkan kekuatan kalau bapak bisa.
Tapi dgn bola energi itu, karena tidak bernyawa (tidak hidup), dan posisinya dekat, anggap saja seperti menciduk air di bak mandi, energinya dipindahkan sedikit2, sekaligus semuanya juga boleh kalau bapak mampu.
Tapi dengan cara menghisap energinya juga bisa.
terima kasih

 A :    
Ya kangmas, saya bisa mengerti.
Berarti energi dari bola itu ada batasan kuantitasnya ya, tidak seperti energi alam yang melimpah dan terbarukan. 
Kira2 berapa ya kekuatan energi di bola itu kangmas ?

Mungkin ada baiknya ya kangmas jika saya meminta izin dulu dari dewa Wisnu untuk menyerap energinya. 
Setelahnya saya akan coba visualisasikan tangan saya menjangkau bola itu dan menghisap energinya.
Bisakah dengan cara itu kangmas..?

maturnuwun..

 J :    
Soal kekuatan dan volume energinya silakan dikira2 atau ditayuh pak.
Untuk mengambil energinya paling baik dengan cara kontak rasa dan kontak energi seperti yg dicontohkan dalam latihan Olah Rasa. Kalau tidak bisa menciduknya, diserap atau dialirkan saja masuk ke badan bapak. Sesudahnya tinggal dikonversi menjadi kekuatan tubuh atau menjadi kekuatan sukma.

Sebenarnya awalnya memang itu dimaksudkan sebagai tanda saja bahwa bapak ada di bawah perlindungannya, tidak dimaksudkan untuk diambil oleh bapak. Jadi sebaiknya memang minta ijin dulu kpd yg memberi.
terima kasih.


 A :    
Selamat malam kangmas dan salam sejahtera...

Tadi siang saya sudah kontak batin dengan dewa Wisnu perihal bola itu. Kata beliau, bola energi itu untuk kesaktian, tenaga dalam dan kekuatan sukma. Intinya adalah kekuatan.
Terdengar di batin saya kekuatannya 10 rb KRK. 
apa benar ya kangmas ? mohon crossceknya.

Setelah itu saya coba salurkan energinya dengan visualisasi seolah tangan saya menjangkau bola itu. Hasil tayuhan saya kekuatan pancer saya sekarang 5 KRK dan papat 8 KRK.
Mohon koreksinya kangmas.

Mumpung ada 'bahan' baru buat latihan olah rasa dan olah energi, jadi latihannya saya fokuskan ke bola itu.

Maturnuwun...

 J :    
Saya tidak ingin mengukur kandungan bola energi itu karena sifatnya pribadi antara bapak dengan pemberinya.
Kekuatan pancer bapak sekarang 5 KRK dan papat 7 KRK.
terima kasih

 A :    
Ya kangmas, terimakasih atas bimbingan dan penjelasannya tentang bola energi itu.
Saya akan berlatih olah rasa dan batin dengan bola energi itu.
Mohon arahan dan bimbingannya selalu.

Btw, hehe...jangan panggil saya dengan sebutan bapak dong, kangmas..
Saya jadi kikuk sendiri, terlalu formil dan kesannya kangmas terlalu respek thd saya.
Lagipula kan kangmas lebih sepuh dari saya.

Maturnuwun dan selamat sore..

 J :    
ha ha ha, ya lebih enak kalo saling menghormati kan pak.
thanks

 A :    
hehe...iya, betul sekali kangmas
tapi bagi saya : ketinggian, saya yang kikuk sendiri.

 J :    
ya nggak apa-apa pak,
kan lebih baik ditinggikan daripada direndahkan.

 A :    
hehe..kersanipun panjenengan mawon.

Maturnuwun dan selamat malam kangmas


------------


date: Sat, Dec 28, 2013
subject: Laser Energi

 A :    
Selamat sore dan salam sejahtera kangmas.

Mohon diterangkan kangmas tentang metode mengeluarkan dan mengikat jin atau sukma jahat melalui laser energi.

Dua hari yg lalu saya mengeluarkan 3 jin perempuan jahat di badan seorang nenek dan satu sukma ibu2 di badan seorang kakek yg sudah sepuh sekali. 
Si nenek ini susah meninggalnya karena 3 jin perempuan jahat itu masih mau menempati raga si nenek. Kekuatan mereka maks 40md.

Setelah saya ambil energi alam dan membungkus tangan menjadi terang kemilau kemudian saya dorong dng kekuatan dari dada. Setelah itu badan si nenek memang bersih dan terakhir saya pagari.

Namun yang saya rasakan kok badan saya seperti habis adu sprint dgn Usain Bolt, capek !

Mohon dijelaskan bagaimana triknya kangmas agar energi yg kita keluarkan efisien?

Maturnuwun..

 J :    
Saya ada menuliskan perbedaan penggunaan energi kebatinan dengan spiritual, tapi saya lupa di halaman mana. Coba pak dibaca2 di tulisan berjudul Olah Spiritual dan yg berjudul Meditasi Olah Rasa Dan Energi.
Fokus energinya dgn olah spiritual, menggunakan potensi kekuatan di kepala.
Prinsipnya sama seperti latihan membuat bola energi putih terang tajam.
Kalau sudah bisa bersugesti begitu berarti akan bisa juga bersugesti membuat jaring raksasa, sinar laser, pedang panjang, dsb.

 A :    
Iya kangmas, saya juga pernah membaca tulisan kangmas tersebut.

Nah kemarin itu saya coba dengan bersugesti mengambil energi puncak gunung es.
Setelah terasa dingin di tangan dan cukup lama, saya visualisasikan mjd energi putih terang.
Kemudian saya lontarkan ke badan si nenek mengusir jin2 tsb dengan tolakan dari dada. 
Hehe... mungkin itu yang membuat saya jadi sedikit capek.

Jadi, metode saya kemarin itu adalah penggabungan ya kangmas antara energi kebatinan dengan spiritual ? Seharusnya kan cukup dengan energi spiritual saja dengan fokus visualisasi kekuatan di kepala ?

Maturnuwun.

 J :    
Soal yg bapak gunakan itu penggabungan atau bukan, bapak yg lebih tahu.
Tapi dgn sugesti spiritual energinya lebih efisien, tidak sebesar energi yg dari dada.
Tapi kalau terlalu memeras kekuatan di kepala nantinya capek juga kepalanya pak.
terima kasih

 A :    
Iya kangmas, terimakasih petunjuknya.

Jadi resiko capek pun keduanya tetap ada, tinggal bagaimana kita mengukur cukup sebatas mana energi yang bakal kita keluarkan agar lebih efisien.
Sesudahnya mungkin kita perlu menghimpun energi untuk pemulihan.
Bolehkah seperti itu kangmas..?

Mohon deteksiannya kangmas buat kekuatan sukma saya, berapa kekuatan pancer dan papat saya?

Maturnuwun..

 J :    
Roh pancer bapak 3,5 KRK
Sedulur papat 7 KRK

Ketika berurusan dengan gaib, sebenarnya ini juga kelebihan kebatinan dibandingkan ilmu gaib yg lebih menekankan pada amalan untuk bertahan ataupun menyerang.
Secara kebatinan seharusnya kita bisa fokus pada rasa, apakah kekuatan kita lebih tinggi atau lebih rendah dari lawan kita, apakah kekuatan serangan kita membuat lawan kita sakit, sekarat, atau malah tidak berpengaruh apa2. Jadi bukan sekedar menyerang. Dengan begitu kita bisa mengukur kekuatan yg diperlukan untuk menyerang dan kekuatannya itu bisa disalurkan lewat tangan, bisa juga langsung lewat kekuatan pikiran, dan tidak perlu kita bergantung pada koleksi amalan. Selebihnya tinggal kita memulihkan diri atau mengisi energi lagi.

 A :    
Maturnuwun penjelasannya kangmas.

Dari bbrp kejadian yg pernah saya alami, ketika berhadapan frontal dengan jin2 ndableg (yg tidak bisa diingatkan) efek kekuatan kebatinan yang pernah saya lontarkan paling banter membuat mereka terjengkang bergulingan beberapa meter. Setelahnya saya tidak merasakan atau melihat keberadaannya, mungkin mereka sudah kabur.

Kalau pembersihan gaib melalui foto, kemampuan saya baru sebatas mendorong mereka dengan energi dari tangan sehingga mereka keluar dari badan. Setelah di luar baru lontarkan energi lain untuk menghantam mereka.
Apakah bisa kangmas kita menghantam mereka ketika masih di badan manusia dengan sekali action. Apakah tidak berpengaruh thd sukma manusianya ? Mohon penjelasannya kangmas.

Oya, mengenai kekuatan pancer dan papat saya kok tidak ada peningkatan ya dari minggu lalu ?, Padahal saya sudah bbrp kali melakukan penurunan energi. Menurut kangmas terakhir pancer 3,5 KRK, berarti malah turun.
Hasil 2 tayuhan saya dua hari lalu dengan media keris dan cincin mengatakan pancer 28 KRK dan papat 40 KRK.
Mohon koreksinya kangmas.

Maturnuwun dan selamat malam.

 J :    
Kalau mahluknya di dalam badan orang ... ya... kita fokusnya kpd mahluknya itu, jangan kpd orangnya, lebih bagus digunakan energi yg tajam untuk melumpuhkannya, kemudian baru dihantam dgn energi yg besar untuk membuangnya.

Termasuk juga jika kita melihat foto orangnya, fokus kita adalah pada mahluknya, bukan orangnya.

Soal beda tayuhan, saya juga gak tahu yah pak. Mungkin saja tayuhan saya salah pak.
terima kasih


 A :    
Ok kangmas, terimakasih buat penjelasannya.
Saya akan belajar terus dan matangkan tentang olah energi dan aplikasi2nya.

Tentang kekuatan sukma, mungkin memang tayuhan saya yang salah.
Karena sebelumnya saya berpikir mungkin ada gaib / sukma lain yang menyabot energi yang saya turunkan.
Saya akan menghimpun energi lagi.

Btw, malam tahun baru mau ke mana ni kangmas ?
Nggak ke Jkrta Night Festival ?


 J :    
Wah di rumah saja pak.
Selamat Tahun Baru pak.


 A :    
Selamat Tahun Baru juga, kangmas.
Semoga tahun 2014 semakin membawa kesuksesan.

Terimakasih.



-----------




date: Fri, Jan 3, 2014
subject: Jin Terkapar

 A :    
Selamat siang dan salam sejahtera kangmas

Mohon koreksinya kangmas.
Ini tempat usaha adik saya. Dalam seminggu ini sudah dua kali saya menghantam dua jin hitam berbulu yang mengganggu usaha adik saya. Keduanya sdh saya ingatkan tapi tetap saja tdk mau pergi. Akhirnya dari rumah saya tangani mereka.

Yang pertama jin 80 md, saya lontarkan selaret energi putih. Dia mental dan terkapar tertelungkup di halaman toko sebelah kiri. Sekali pernah saya lihat ada luka di bahu, pundak dan tangan kirinya.

Yang kedua jin perawakan agak kecil 35md. Saya bentuk kelereng energi dan saya lontarkan. Dia terkapar agak jauh di gang di samping toko sebelah kiri.

Apa keduanya masih menimbulkan efek negatif ya kangmas ?

Terima kasih sebelumnya kangmas.
Selamat siang.

 J :    
Iya tadi ada jin yg terkapar di depan warung dan di sebelah kiri warung, tapi tadi sudah saya pindahkan karena aura energi rasa kesakitannya bisa mengganggu suasana di warung itu.
terima kasih

 A :    
terimakasih banyak atas penjelasan dan bantuannya untuk memindahkan kedua jin hitam itu, kangmas.

Sebenarnya saya enggak tega berbuat sampai menyakiti mereka.
Mohon penjelasannya kangmas, kira2 sampai sebatas mana kita perlu berbuat tegas dan keras kepada sosok2 gaib yang jahat atau berenergi negatif ? Dengan kata lain, sebatas mana toleransi kita kepada mereka ?

Maturnuwun..

 J :    
Sebaiknya kita bisa membedakan mahluk2 yg aslinya jahat dengan mahluk2 yg berbuat jahat karena suatu sebab. Jangan sampai kita sendiri malah menjadi sewenang2 sok kuasa, zalim.

Mahluk2 yg kemaren itu berbuat tidak baik, menutup kerejekian usaha warung, karena diperintah oleh seseorang, bukan aslinya mereka jahat. Yg seperti itu banyak sekali di sekitar kita (termasuk juga khodam kita sendiri). Manusia sendiri banyak juga yg seperti itu.

Yg seperti itu cukup kita berikan energi sekedarnya saja sbg ancaman / pemberitahuan bhw kita punya kekuatan di atas mereka yg cukup untuk menghukum mereka. Sesudahnya kita perintahkan mereka untuk tidak lagi mau menjalankan perintah orang yg tidak baik. Kalau perlu kita suruh ia memanggil pasangannya / keluarganya dan kita nasehati.
Kalau sesudahnya mereka mau berjanji tidak lagi akan mau berbuat jelek, kita lepaskan saja. Mudah2an kemudian mereka benar bisa menjadi mahluk yg lebih baik pekertinya. Perintahkan juga supaya mereka mencari tempat tinggal baru dan jangan lagi mengikuti perintah yg tidak baik.
Tapi kalau mereka berkeras tidak mau menjadi baik, ya kita kunci saja, kita penjarakan, sbg pelajaran untuk mereka.

Terhadap mahluk2 yg asli jahat memang perlu langsung kita penjarakan supaya tidak lagi dapat berbuat jahat. Tapi khusus untuk yg sangat besar potensinya mencelakakan manusia, kita bisa turunkan tangan besi kpd mereka, karena mereka itulah sebenarnya musuh kita.

Jadi perlu juga kita memiliki spiritualitas yg lebih untuk bisa menilai perwatakan mahluk halus. Juga jangan sampai kita tertipu oleh mahluk2 berkecerdasan tinggi, terutama jenis sukma manusia, jangan sampai kita tertipu oleh mereka.
Dalam hal ini perlu juga kita mempertimbangkan pendapat sedulur papat kita atas penilaiannya thd mahluk yg sedang kita hadapi.

 A :    
Ya kangmas, terimakasih sekali kangmas atas penjelasan yang begitu dalam dan membuka wawasan saya. Rupanya rasa tidak tega saya itu mungkin berasal dari sedulur papat saya.

Saya juga semakin sadar bahwa dibalik kekuatan yang kita miliki seharusnya kita dituntut bisa lebih arif dan bijaksana. Saya jg sadar bahwa spiritualitas saya masih dangkal untuk mencerna sisi2 kegaiban.

Saya juga salah tidak menelisik lebih jauh tentang kehadiran jin itu, tentang sebab apa mereka di situ, disuruh manusia atau kemauan sendiri. 
Saya pikir dengan menyuruhnya pergi dan memberinya limit waktu seolah membenarkan tindakan saya untuk kemudian bertindak keras.

Saya melupakan ajaran Tuhan Yesus untuk mengasihi musuh kita. Bentuk kasih itu adalah menasehati dan mengarahkan mereka kepada jalan yang lebih baik. 
Kecuali kepada jenis yang memang aslinya jahat, benar sekali kata kangmas: kita harus bertindak keras.

Oya kangmas, tentang sosok jin hitam itu.
Dari pengetahuan yang saya dapat dari kangmas, mereka kan berenergi negatif dan bukan golongan hitam. Apakah bisa ya setelah dia berubah perilaku mjd lebih baik energi mereka mjd positif..? Termasuk juga berubah penampilannya mjd sosok manusia ?

Maturnuwun dan selamat malam.

 J :    
Jin berbulu hitam itu aslinya memang berenergi negatif, entah dia baik atau jahat.
Bisa juga disuruh memperbaiki kondisi energinya menjadi positif, tapi itu tidak langgeng, sewaktu2 bisa kembali lagi negatif seperti aslinya.
Lebih baik kalau dia, pasangannya dan anak2nya disuruh merubah wujud menjadi seperti manusia.
Sesudah berubah kemudian disuruh juga supaya mereka merubah energinya menjadi positif sesuai dgn wujudnya dan psikologisnya yg sudah seperti manusia. Dengan begitu perubahannya akan bersifat langgeng.
Sebaiknya berubahnya energinya menjadi positif sampai benar2 mereka tidak terpengaruh lagi oleh minyak jafaron, karena kalau masih terpengaruh minyak jafaron berarti energi positifnya tidak 100% positif, masih ada negatifnya.

 A :    
Ya kangmas, terimakasih penjelasannya. 
Berarti memang benar jenis seperti itu bisa berubah wujud seperti manusia dan bisa juga merubah energinya mjd positif.

Berarti bisa jadi sosok jin yg sekarang kita kenal dari wujudnya seperti bpk berjubah dan mempunyai tuah kesepuhan sebenarnya dulu dlm perjalanan sejarah hidupnya dia pernah bersosok hitam berbulu ?

 J :    
Kayaknya aslinya sosok jin berbulu hitam dan yg bapak2 berjubah atau sosok manusia lainnya beda jenis, beda sifat.

 A :    
O, begitu ya kangmas..
Terimakasih kangmas, nambah pemahaman baru nih...

Lha, menurut pengalaman kangmas, maksimalnya perubahan wujud sosok hitam itu bisa seperti sosok apa ya ?

 J :     Umumnya semua mahluk halus bisa merubah2 wujudnya ke bentuk apa saja yg umum.

 A :    
Ya kangmas, terimakasih penjelasannya..

Berarti semua makhluk halus bgs jin bisa merubah wujudnya sesuai kondisi psikologisnya.
Tentang kondisi energinya, itu yang kemudian membedakan sifat dan jenisnya.

 J :     Kondisi watak dan psikologisnya yg membedakan sifat energinya.

 A :    
Ya ya ya, kangmas...
mohon koreksinya kangmas, saya hampir menemukan link nya.

Sosok yang kekar bertelanjang dada perwatakannya keras, gagah dan energinya padat.
Sosok bapak berjubah perwatakannya seperti manusia sepuh energinya mungkin sedikit lebih halus.
Sosok seperti ibu2 jawa: wataknya halus dan seperti ibu2 mengayomi, energinya halus.
Sosok hitam berbulu, intelejensinya rendah, pendek pikir, dan rasa energinya negatif.

 J :     Iya kira2 begitu.

 A :    
Ok, kangmas...terimakasih banyak atas penjelasannya.
Buat menambah pengetahuan tentang dunia gaib dan kesejatiannya, agar kita tidak hanya bisa bertindak menangani makhluk halus kelas rendah sampai kelas tinggi, tapi juga memahami hakekat dan kesejatian mereka.

Sekali lagi terimakasih kangmas.

Selamat malam.

 J :    
Oke
selamat malam.


-----------



date: Mon, Jan 6, 2014
subject: Menjerat jin

 A :    
Selamat malam dan salam sejahtera kangmas
Mohon maaf ya kangmas, mengganggu kesibukannya.
Barusan saya mendeteksi beberapa jin pengganggu suruhan orang duduk di bangku di deretan parkir motor.
Setelah saya ingatkan dan tidak mau pergi, kemudian saya bungkus mereka dengan jaring energi. Kemudian jaringnya saya gantung di tiang rambu tanda memutar di median tengah jalan.

Mohon koreksinya ya kangmas, apakah sugesti saya sudah berhasil ?
Berikut fotonya saya lampirkan.

Terimakasih sebelumnya.

https://sites.google.com/site/thomchrists/Kebatinan-dan-Spiritual/ngobrol-10-kebatinan-kegaiban/ngobrol-10-3/Jin%20terjerat.jpg

 J :    
Iya ada 3 jin 60 md yg tergantung di dalam jaring.
Itu khodam seseorang yg asalnya dari tempat pesugihan.
Tapi dari tempat posisinya itu mereka masih bisa memancarkan energi (meneruskan kerjanya).
Sebaiknya digunakan pagaran absolut untuk membungkusnya.
thanks

 A :    
terimakasih kangmas.

Apakah sugesti pagaran absolut saya belum berhasil ya, kangmas ?

Kalau kawat panas menyala itu memang energinya saya ambil dari api unggun, kemudian saya salurkan ke jaringnya.
Tapi dalam visualisasinya saya bentuk menjadi pagaran absolut.
Mohon koreksinya kangmas.

Terimakasih.

 J :    
Sekarang ini yg saya deteksi dindingnya lebih tebal daripada sebelumnya, tapi belum bisa dikatakan absolut.

Untuk membuatnya sugestikan saja energinya membentuk dinding kaca tebal padat yg air tidak bisa tembus merembes.

 A :    
terimakasih petunjuknya kangmas
kalau sekarang bagaimana ya kangmas, apa sdh terbentuk dinding kacanya ?
Saya sugestikan berbentuk bohlam kaca yang tebal dan dindingnya panas.

 J :    
Iya sekarang sudah absolut, kekuatannya 1,5 KRK
Tapi kondisinya sudah mengundang datang gaib2 lain
Sebelumnya gaib2 yg terpenjara itu sudah teriak2 minta tolong
mungkin juga nantinya teman2nya akan datang menolong.
thanks

 A :    
terimakasih kangmas..
Baiknya saya buang saja ya ke luar angkasa ?

 J :    
Baiknya dibuang saja pak, nanti tambah banyak yg rusuh disitu.
thanks

 A :    
ok kangmas, sudah coba saya buang.

Mohon sarannya kangmas untuk kasus ini.

Sudah bertahun2 warung saya sering dpt gangguan spt ini.
Nah, semenjak belajar intens dg kangmas, saya bisa mendeteksi jin2 jahat ini.
Memang mrk tdk bisa masuk krn dipagari oleh khadam saya dg pagaran gaib.

Tapi keberadaan mereka di luar pagaran ternyata masih mengganggu jalan kerejekian. Dan si dukun ini spt tdk bosan2 mengirim jin2 pengganggu.
Pernah dlm 1 bulan rombongan jin ini dtg selama 3 minggu berturutan.
Dlm 1 minggu pernah saya 3 kali mengusir mereka.
Dari yg sekedar saya usir pergi, saya kurung dan buang jauh, bahkan ada yang pernah saya hantam energi sampai kelenger.
Yang terakhir, ya... yg kita bahas ini.
Jujur saya jadi capek.
Kan tdk mungkin batin kita selalu standby. Juga tdk mungkin saya sll berada di tempat.

Kalau kangmas ingat email saya dulu, saya pernah mengisi batu akik dengan khadam naga dari himalaya yg sekarang kekuatannya naik mjd 80 KRK. Tujuannya antara lain: ya kalau saya habis kesabaran saya gulung saja ilmu si dukun itu dng kekuatan si naga.
Smp skrg rencana itu sih blm saya riil kan.

Pernah juga beberapa teman memberitahu saya adanya sosok perempuan cantik berpakaian jawa berambut ular yang berdiri memperhatikan toko saya. Posisi berdirinya persis di putaran jalan itu.
Mungkin dia ini ratu tempat pesugihan yang jasanya dipakai oleh dukun ini.
Dukun ini adalah suruhan saingan bisnis yang dengki kepada saya.

Melihat kecendrungannya, sepertinya jin2 jahat itu masih akan terus datang mengganggu.
Mohon advisnya ya kangmas, apa yang harus saya lakukan.

Mohon maaf ya merepotkan kangmas, dan terimakasih sebelumnya..

 J :    
Sekarang ini jeratannya memang sudah tidak ada lagi.
Disitu juga memang sedang ada sosok gaib perempuan, tapi kelihatannya tidak ada niatan apa2.
Nanti juga pergi lagi.

Memang saya juga sering mendapatkan kasus yg mirip seperti ini, yg gangguannya disengaja oleh pihak lain.
Kalau gangguannya hanya disingkirkan saja seringnya masalahnya tidak selesai karena gangguannya memang akan terus terjadi karena itu memang disengaja, ada niatnya.
Untuk menghentikannya memang orang dan dukunnya harus dilenyapkan.
Kadang juga saya merasa emosi dan terpancing, tapi saya urungkan dan menahan diri, karena saya tidak ingin ikut2an menjadi tukang santet / teluh dan tidak ingin mendukuni orang.

Jadi untuk kasus seperti itu paling baik memang kita membuat pagaran gaib dan memasang penjaga, disugestikan spy si penjaga itu mengusir adanya gangguan gaib, walaupun posisi keberadaan pengganggunya jauh, tapi yg memberikan sesajinya harus yg punya warung, supaya dia juga ngeh dan perhatian bahwa ada yg membantunya.

Lebih baik lagi kalau orang dan dukunnya dicuci otaknya supaya lupa dgn niat jahatnya, lupa dengan ilmunya dan tidak lagi berniat jahat.

 A :    
Ya kangmas, terimakasih banyak atas sarannya.

Sepertinya memang harus dipasang khadam yg tuahnya penjagaan gaib yg bertempat tinggal di warung saya ya kangmas.
Pengalaman saya, kalau khadamnya di dalam benda gaib biasanya responnya kurang cepat. Harus di sambat dulu, baru khadamnya bergerak.
Apakah ada kemungkinan nanti bentrok ya kangmas dengan khadam dari benda gaib saya sebelumnya? Mengingat saya punya khadam benda gaib buat penjagaan yg wujudnya naga dan harimau.

Mohon pencerahannya kangmas.
Maturnuwun..

 J :    
Memang yg di dalam benda gaib responnya lebih lambat daripada yg sudah menjadi khodam pendamping atau yg posisinya di luar benda gaib. Apalagi untuk benda2 yg akan terasa tuahnya kalau bendanya dibawa.

Supaya tidak bentrok mungkin lebih baik bapak minta kpd khodam penjagaannya untuk mencarikan temannya yg tidak tinggal di dalam benda, yg mau tinggal di warung untuk menjaga.

 A :    
Wah, terima kasih sekali untuk pencerahannya kangmas.
Sungguh sangat bermanfaat.
Semoga sejahtera Tuhan dan berkatNya selalu ditambahkan kepada kangmas, amin..
Ok, kangmas.. sarannya akan saya laksanakan.
Mohon doa, restu dan bimbingannya selalu.

Sekali lagi terimakasih, kangmas dan selamat malam.

 J :    
terima kasih
selamat malam







-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  <<  Kembali ke Ngobrol 10 - 1                                                                          Lanjut ke Ngobrol 10 - 4  >>

  <<  Kembali ke Ngobrol 10 - 2