https://sites.google.com/site/thomchrists/Kebatinan-dan-Spiritual/gila-karena-ilmu-kebatinan/20140215_231904.JPG




    Gila Karena Ilmu Kebatinan ?


 

Halaman ini berisi ringkasan dan editan tanya jawab Penulis dengan pembaca mengenai masalah-masalah yang terkait dengan orang yang kerasukan dan ketempatan mahluk halus dan orang yang di internet dikatakan gila karena belajar ilmu kebatinan.

Pada dasarnya pokok-pokok pengertian masalahnya sudah Penulis tuliskan di halaman berjudul 
Pengaruh Gaib Thd Manusia , Terawangan / Melihat Gaib  dan Ketempatan Mahluk Halus , tetapi di halaman ini sengaja diungkapkan kembali supaya kita menjadi lebih mengerti maksud dan isi tulisan-tulisan itu, supaya kita lebih mengerti isi permasalahannya, supaya kita menjadi lebih aware. Mudah-mudahan kita juga bisa menangkal dan mengatasi masalahnya jika ternyata ada masalahnya yang terjadi juga pada diri kita sendiri atau keluarga kita.
Mudah-mudahan berguna untuk menambah pengetahuan.


______




 A :     Selamat sore Pak.,
Salam kenal, Saya sangat tertarik dengan tulisan Bpk. di web.
Dari dulu sampai sekarang saya tertarik dan berminat dengan hal2 yang bersifat spiritual dan kebatinan, saya ingin belajar tapi kepada siapa ?
saya belum diketemukan dengan orang yang mau mengajarkan kepada saya,
saya sering browsing di internet tentang hal2 yang bersifat spiritual dan kebatinan, saya ingin mempelajarinya lewat internet, tapi ada kekawatiran kalau mempelajari hal kebatinan tanpa guru langsung akan berakibat gila,

Pertanyaan saya Pak,
1. Apa benar belajar kebatinan tanpa guru langsung / pembimbing, akan berakibat gila ?
2. Amankah buat saya belajar & melatih olah batin / olah rasa sendiri, mengikuti tulisan di web.Bpk?

Mohon maaf, apabila merepotkan Bpk, saya sangat menunggu jawaban dari Bpk,
Terima kasih.

 J :     Apa benar belajar kebatinan tanpa guru langsung / pembimbing akan berakibat gila ?
Amankah buat saya belajar & melatih olah batin / olah rasa sendiri mengikuti tulisan di web.Bpk ?

Secara umum saya tidak bisa menjawab pertanyaan2 bapak itu dengan pasti karena kasusnya harus dilihat dulu satu per satu. Di samping itu juga kita harus bisa membedakan apa sebenarnya jenis keilmuan yg dijalani oleh bapak, apakah benar itu jenis ilmu kebatinan, ataukah itu sebenarnya jenis ilmu gaib atau ngelmu gaib.

Ilmu kebatinan berbeda dengan ilmu gaib pak, walaupun banyak orang menganggapnya sama.
Olah batin juga berbeda dengan ngelmu gaib, walaupun juga banyak orang yg menganggapnya sama.
Perbedaannya sudah saya uraikan dalam tulisan2 saya, seperti di tulisan Olah Batin dan Kebatinan dan Ilmu Gaib dan Ilmu Khodam.

Ada banyak tulisan saya tentang penyebab orang menjadi gila atau kerasukan atau mengalami gangguan pikiran, gangguan kesehatan, dsb. Bila penyebabnya adalah gaib, maka kasusnya, dan penanggulangannya, harus dilihat satu per satu, tidak bisa disamaratakan pada semua orang.

Tentang itu silakan dibaca2 tulisan2 yg berjudul Pengaruh Gaib Thd Manusia , Terawangan Gaib, dan Ketempatan Mahluk Halus.

Yg sering dikatakan bisa membuat gila / kesurupan kebanyakan adalah ngelmu gaib, amalan dan mantra atau keilmuan yg berhubungan dengan gaib dan pengaktifan khodam, apalagi kalau di badan orangnya sebelumnya sudah ada ketempatan mahluk halus yg dengan laku keilmuannya itu tanpa sadarnya orangnya sudah membuat mahluk halus di dalam badannya lebih aktif, malah bisa sampai menguasai dirinya.

Tapi kalau bapak dengan benar olah batin mengikuti isi tulisan saya seharusnya tidak ada efek seperti yg bapak sampaikan itu, kecuali selama menjalankannya bapak mempunyai pikiran lain, punya tujuan sendiri yg tidak sama dgn isi panduan dalam tulisan saya, atau bapak mencampurkan metode saya dgn metode orang lain. Dalam hal ini kalau ada efek seperti yg bapak sampaikan itu penyebabnya adalah bapak sendiri yg sudah menyimpang dalam menjalankannya.

Tapi memang ada beberapa pembaca yg merasakan adanya efek tertentu yg berhubungan dgn gaib, baik yg berasal dari dalam dirinya sendiri maupun yg dari sekitarnya.

Dari pantauan saya sebenarnya masalahnya itu sudah dialaminya sejak lama, tapi ia tidak merasakannya, tidak ngeh. Kalau sakit pun ia hanya minum obat saja atau pergi ke dokter atau rumah sakit, tidak menyadari bahwa dirinya ketempelan, ketempatan, kesambet, diserang gaib, dsb.
Tetapi setelah mengikuti tulisan2 saya kemudian orangnya menjadi lebih peka terhadap hal-hal gaib, ia menjadi lebih ngeh, lebih bisa merasakan bahwa ada "sesuatu" di dalam dirinya atau di sekitarnya yang baru sekarang ini ia bisa merasakannya.

Jadi bukan berarti sesudah mengikuti tulisan2 saya kemudian orangnya sering diganggu gaib, karena sebenarnya itu sudah dialaminya sejak lama, hanya saja orangnya sebelumnya tidak menyadari, tidak tahu bahwa itu adalah gangguan gaib.

Sesudah mengikuti tulisan2 saya orangnya menjadi lebih peka dan lebih mengerti tentang sesuatu yg gaib. Sehingga sekarang ia bisa mengetahui bahwa sakitnya dirinya adalah karena gangguan gaib. Padahal dulunya kalau sakit ia hanya minum obat atau ke dokter saja, tidak menyadari bahwa sakitnya adalah karena gangguan gaib.

Kalau sudah bisa peka rasa saya harapkan orangnya bukan hanya sekedar bisa peka rasa, tapi juga punya kemampuan untuk menangkalnya.

Jadi kalau bapak berminat menjalankan laku kebatinan dalam tulisan2 saya seharusnya bapak menjalankannya sesuai metode dan tujuan dalam halamannya masing2. Jangan ada tahapan laku yg diabaikan dan jangan mencampurkannya dgn metode orang lain, dan jangan punya tujuan yg berbeda dengan isi halamannya, karena tujuan yg berbeda mungkin metode lakunya juga seharusnya berbeda. Jangan metode saya untuk suatu tujuan digunakan untuk tujuan lain yg berbeda.

Silakan tulisan2 saya dibaca2 saja dulu pak, sekalian juga dibaca2 komen dari para pembaca untuk menambah pemahaman bapak. Kalau ada yg ingin bapak mencobanya sebaiknya dicoba yg mudah dulu.

terima kasih

 A :     Terima kasih atas pencerahannya,
Sebelumnya saya mohon maaf kalo banyak tanya,
Beberapa hari setelah saya tulis email pertama ke Bpk,saya masih rutin laku prihatin / puasa weton dan puasa senin kemis, dan mencoba olah rasa / meditasi energi,
Tanpa saya sadari, pada suatu malam ketika saya sedang melakukan olah rasa pada telapak tangan, terasa ada energi seperti mahgnet yang menggerakan tangan, tubuh saya membentuk gerakan2 seperti
yoga, tangan meliuk2, tapi energi itu masih bisa saya kontrol. Seperti ada sesuatu dalam diri saya.

Hal itu saya coba tanyakan ke saudara / keluarga saya yang kebetulan bisa melihat hal2 spt itu.
Menurut penglihatan saudara saya, ada sesosok khodam berbentuk ganesha di belakang saya, yang katanya berasal dari jaman brawijaya dan berumur 350 thn ingin ikut sama saya.

Yang ingin saya tanyakan kepada bapak,
1.Apa bener penglihatan saudara saya kalau di tubuh saya ada sosok khodam berbentuk ganesha
2.Kalo bener, kok saudara saya tidak menceritakan ya ada juga sosok jin bapak2 berjubah di tubuh saya
3.Pak,apakah penglihatan orang2 kebatinan satu dengan yang lain, tentang bentuk 1 sosok jin itu sama?

Kalo Bpk tidak berkeberatan,saya minta diterawang keadaan saya saat ini pak, kekuatan sukma, pancer dan khodam ganesha itu (asal usulnya)

Terima kasih

 J :    
1. Khodam bapak masih sama dgn sebelumnya, bangsa jin bapak2 berjubah di sebelah kanan bapak.
Penglihatan khodam berbentuk ganesha di belakang bapak itu mungkin penglihatan yg bersifat perlambang saja bhw bapak punya khodam yg sifatnya untuk kekuatan / kesaktian dan penjagaan gaib.

2 & 3.
Kalau penglihatan gaibnya benar seharusnya yg dilihatnya juga benar, tidak berbeda2.
Tapi ada banyak penyebab yg menyebabkan penglihatan gaib orang2 menjadi berbeda2.
Silakan dibaca2 tulisan saya yg berjudul Terawangan Gaib.

Pancer bapak 30 md
Sedulur papat 60 md

terima kasih



 A :     Selamat malam pak,
Maaf saya ngrepotin lagi, saya mau nanya, beberapa hari yang lalu tangan kiri dan kaki kiri saya berdenyut2, sampai bisa saya lihat denyutan itu, dan saya rasakan sampai seharian saya rasakan denyutan itu, kadang di tangan lalu pindah ke kaki, semua di sebelah kiri,
kemudian beberapa hari kemudian saya tidur dan bermimpi antara tidur dan sadar badan saya terasa kaku, berteriak pun saya tidak bisa, dalam mimpi itu ada sesosok mahluk pendek, masuk lewat pintu belakang dan menatap saya yang sedang tiduran bersama anak dan istri.
Dalam mimpi itu sepertinya saya merasa ketakutan, sampai saya berteriak yang akhirnya dibangunkan oleh isteri saya.
Yang ingin saya tanyakan, apakah arti dari keduten di sekitar tangan dan kaki kiri saya, Pak ?
dan menurut bapak, apakah ada hubungannya dengan mimpi saya tersebut ?
Mohon dilihat Pak perkembangan roh pancer ,sedulur papat dan sukma saya
Terima kasih

 J :     Pancer anda skrg 50 md
Sedulur papat 100 md

Kelihatannya ada jin perempuan berbulu hitam lebat yg ingin masuk ke badan bapak.
Mandi saja pak dgn campuran minyak jafaron seperti dicontohkan dlm tulisan saya berjudul Pembersihan Gaib 2.
Lebih baik lagi kalau bapak juga belajar membuat pagaran gaib.
terima kasih

 A :     Terima kasih pak atas jawabannya, saya ga nyangka email saya akan dibales dengan cepat,
sekali lagi saya ucapkan terima kasih'
oh..kirain sudah ada sesuatu yang masuk ke dalam badan saya, sampai terasa denyutan di tangan dan kaki kiri, kalo boleh tau, jin perempuan berbulu lebat itu beraura negatif apa positif pak, terus berapa
kekuatannya

Setiap saya mau meditasi energi, saya olesin minyak zafaron di tiap-tiap titik tubuh, apa itu tidak cukup pak untuk mengusir aura negatif yang mau masuk di tubuh saya
terus khodam yang ada di tubuh saya apakah kira2 ikut membantu melindungi saya dari gangguan gaib ataupun jin berenergi negatif yang mau masuk
Saya melatih menurunkan energi untuk sedulur papat, pancer dan khodam saya, kira2 khodam saya sudah ada peningkatan belom pak?
Terima kasih

 J :     Jin perempuan itu berenergi negatif, 60 md, tidak baik kalau masuk ke badan bapak.
Mungkin rasa denyutan yg bapak rasakan itu adalah sinyal untuk bapak bhw ada sesuatu yg penting. Sebaiknya bapak belajar ngeh dan mengerti arti dari tanda2 / sinyal pemberitahuan gaib, barangkali saja pemberitahuannya ada yg sifatnya penting untuk bapak.

Khodam2 bapak sudah membantu melindungi bapak, sudah memberikan tanda peringatan atas sesuatu yg tidak baik, mungkin bapak perlu belajar berinteraksi dgn khodam2 bapak supaya mereka lebih antusias membantu bapak dan bapak juga bisa menyampaikan apa yg bapak inginkan kpd merelka.

Jin berenergi negatif bisa ditangkal dengan minyak jafaron, tapi mungkin jin itu juga menunggu saat bapak lengah, yaitu saat bapak tidur dan sedang tidak menggunakan minyak jafaron.

Minta saja dibuatkan pagaran gaib kpd khodam2 bapak untuk bapak sendiri dan keluarga bapak, sehingga sesudahnya jin berenergi negatif yg sekelas itu tidak perlu lagi menjadi gangguan untuk bapak.

Pancer bapak skrg 70 md
Sedulur papat 140 md

Belajar menayuh saja pak.
terima kasih


________


 A :    
Selamat malam pak,
Terlampir adalah orang yg suka ngelmu, dulu khodamnya seperti pasar banyaknya dan saat ini "gila".
Saya sudah coba bantu bersihkan khodam2nya, tapi kenapa tidak sadar juga ya pak??
Mohon bantuannya pak.

Maturnuwun

 J :    
Sekarang ini khodam2nya masih ada sekitar 40 di sekitarnya.
Semuanya jin-jin begundal gol.abu-abu di bawah 1 KRK.
Kelihatannya dia sering ngelmu di tempat2 angker ya.

Saya deteksi di dalam kepalanya ada bersemayam sukma bapak2 berjubah.
Di dalam badannya juga ada 5 sukma manusia, 25 KRK
Kayaknya ampuh tuh yah ilmunya

Tadi semuanya sudah saya isolasi, tapi belum saya singkirkan untuk anda belajar mendeteksinya.
Kalau mau disingkirkan juga mudah. Tinggal ditiup saja.

Tadi juga orangnya sudah saya tambahkan energi untuk mempercepat pemulihannya.

terima kasih

_____



 A :     Selamat malam mas,
hari ini saya main ke Tegal lagi, ke tempat asal bapak, mengunjungi saudara, dan ternyata ada cerita tentang saudara saya yang terkena gangguan gaib,
cerita lengkapnya begini
Emosi dia tidak stabil, dan prilakunya aneh, merasa mempunyai guru gaib yang mengajari dia ilmu2 tertentu, dan merasa mempunyai pasangan gaib yang akan marah jika dia akan menikah,
saya sendiri belum ketemu langsung, karena tadi dia tidak ada di rumah, tapi ketika ada yang menceritakan ttg hal tersebut saya sempat kontak rasa, dan sepertinya makhluk yang dibicarakan tersebut tidak terima,
Saya mencoba komunikasi batin supaya tidak mengganggu lagi sepertinya tidak berhasil, akhirnya saya sugestikan untuk dilumpuhkan dan dibungkus energi,
Saya belum tau hasilnya bagaimana,
kalo foto sepupu saya itu belum bisa saya dapatkan
Terima kasih

 A :     malam mas
ini foto teman saya itu, ternyata sampai malam tadi saya kesana kondisinya masih sama belum ada perubahan, malah bilang pengen ke atas, pengen ikut perang.....
saya sudah berusaha untuk melakukan pembersihan gaib tapi belum berhasil..atau mungkin karena dia disana melakukan kesalahan,
kalau menurut cerita keluarga sih dia marah2 disana..
sepertinya kondisi disana memang lebih rumit daripada yang saya pikirkan, pikiran saya sebelumnya terlalu sempit karena terbawa suasana...
disana juga terjadi perang bharatayudha ya,, tapi siapa lawan siapa saya belum tau..
terima kasih

 J :     Teman anda itu di kepalanya berdiam sesosok sukma laki2 yg dulunya hidup sbg anggota perampok,
2 md.
Tadi sudah saya singkirkan.
Tolong dibantu mas untuk pemulihannya.
thanks

 A :     Terima kasih mas,
Kok bisa separah itu ya efeknya,,
saya jadi gak pede.. Sukma manusia 2 md saja saya tidak bisa melakukan pembersihan..
Dibantu penyembuhannya bagaimana mas? Diberi aliran energi positif?

 J :     Anda perlu belajar mendeteksi dgn akurat
sesudah itu anda belajar juga menghantamkan energi gaib
lebih baik lagi anda belajar membuat pagaran yg absolut untuk membungkus gaibnya supaya tidak bisa melawan. Kalau sudah terbungkus rapat, membuangnya tinggal ditiup saja. Itu cara yg lebih aman.
thanks

 A :     Terima kasih sarannya mas..
Untuk sukma manusia jujur saya tidak bisa merasakannya,
kalo jin masih ada setrum atau perasaan lain
ternyata walaupun cuma 2 md efeknya bisa separah itu ya mas..

Katanya sih tadi sore itu gurunya datang untuk memproses
Teman saya itu juga dulu pernah kesambet sampai 6 bulan..
Terima kasih

 J :     Jenis jin memang lebih mudah dideteksi energinya
Tapi jenis sukma sangat sulit mendeteksinya, apalagi kalau kesaktiannya tinggi dan mampu menyamarkan penampakkan dirinya dan energinya dengan sejenis ilmu halimunan.
Saya sendiri kadang masih suka kecolongan kalau tidak teliti.

Yang di kepala memang sebaiknya dibuang saja, karena bisa jadi bom waktu. Apalagi kalau jenisnya sukma.
Yang di badan biasanya efeknya terhadap kesadaran orangnya tidak separah yg di kepala, tapi efeknya terhadap kesehatan lebih dominan.

Sebenarnya kasus itu juga yg sudah menyebabkan banyak kasus orang gila karena ngelmu gaib. Gurunya sendiri pun tidak bisa mendeteksi penyebabnya, apalagi untuk menangkalnya.


______



 A :     siang mas. teman saya itu kambuh lagi padahal kemarin pas malam minggu sudah agak baikan bisa
ngobrol, kinerja tubuh sudah normal, tapi pikiran dan perilaku masih jauh drpd biasanya.

solusinya bagaimana ya mas?
saya merasa gak enak mau menjelaskan ke orang tuanya untuk jangan melakukan pengobatan sembarangan, sedangkan saya sendiri belum tau cara untuk membantunya...
kalau mendengarkan hati sih ada suara yang bilang gak usah ikut2an.. tapi di lain waktu saya merasa perlu untuk membantunya, sebagai bahan pelajaran juga
terima kasih

 J :     wah bingung juga yah mas
Tadi sudah saya bebaskan sedulur papatnya yg terpisah yg diganggu mahluk lain.
Mungkin itu penyebabnya.


_____



 A :     lapor mas.. teman saya sudah agak normal.. 80%.. cuma kecerdasannya belum pulih semua hehe..
terima kasih mas

 J :     oke thanks

______



 A :     Mohon deteksiannya untuk kasus ini kangmas.
Dalam sebulan ini sudah 3 kali saya melakukan pembersihan gaib ke nenek teman saya ini.
Yang pertama dulu adalah sekelompok jin jahat yang bersemayam di badan.
Setelahnya sepasang sukma suami istri.
Dan yang tadi sore adalah sukma bapak2.
Nenek ini kalau kumat, mengamuk dan beberapa orang yang memegangi akan kalah.
Apakah ada yang terlewatkan oleh saya ?
Mohon koreksinya kangmas.
Terimakasih sebelumnya.

 J :     Sekarang ini saya deteksi di dalam badannya masih ada sekitar 11 sukma.
Barusan saya isolasi, tapi belum saya buang, untuk membantu bapak mendeteksinya.
terima kasih

 A :     Terimakasih kangmas untuk deteksian dan pagaran isolasinya.

Dalam 3 hari ini ada 4 sukma yang sudah saya keluarkan, tadi sore pun ada satu kekuatannya 45 krk. Sepertinya mereka ini rombongan garong ya kangmas ?
Ada pertanyaan kangmas, kalau misalnya saya baru bisa melihat 1 atau 2 sosok sukma, padahal disana nyatanya ada 11 sosok, bisakah kita mengisolasi atau melakukan tindakan terhadap mereka secara keseluruhan ?
Maksudnya, untuk mengeliminir keterbatasan penglihatan gaib kita, tapi sugesti "tindakan" kita adalah menyeluruh terhadap sosok gaib yang luput dari pandangan kita.

 J :    
Ya .... untuk melengkapi kekurangan dalam penglihatan gaib, barangkali saja ada yg lolos dari pantauan, biasanya saya lengkapi dgn teknik tayuhan.

Kalo gak jelas jumlahnya atau sosoknya, diisolasi saja dgn pagaran absolut dgn ukuran yg besar melingkupi badan atau kepala si pasien, disugestikan / dikondisikan pagarannya menangkap semua jenis mahluk halus di dalam tubuhnya selain sukma si pasien.
Kemudian pagarannya dibuat mengecil dan dibuang beserta isinya.

Sesudahnya diperiksa kembali apakah masih ada musuh yg tersisa.

terima kasih

 A :     wah terimakasih banyak kangmas..
mantap sekali tekniknya...bisa menambah pengetahuan baru nih.

Pantas saja, setiap selesai saya lakukan pembersihan kemudian saya cek terkadang masih terasa energinya. Saya pikir itu bekas energinya.
Besoknya saya dapat laporan si nenek kumat lagi, saya lakukan pembersihan lagi, dan kumat lagi.. hehe..rupanya saya kecolongan.
Terus, untuk mengecilkan pagaran bagaimana caranya ya kangmas, apakah dengan visualisasi seperti kita menge-press bentuk pagarannya ?

Mohon dicek juga kangmas, saya sambat juga kepada leluhurnya untuk mendampingi.
Deteksian saya ada bapak2 berjubah yang sudah hadir, apakah bapak ini leluhurnya ?
Juga saya mintakan agar sedulur papatnya berkumpul, apakah telah komplit ?

Terimakasih sebelumnya kangmas..

 J :     Iya skrg sudah ada sukma kakek2 leluhurnya.
Sedulur papatnya sebenarnya semalam sudah saya lengkapkan.
Sebelumnya sedulur papatnya yg terpisah itu dikuasai oleh gaib lain, diganggu, itu yg membuatnya mengamuk seperti ingin berkelahi, tapi sudah saya bebaskan.

Iya pak, mengecilkan pagarannya dgn sugesti / visualisasi saja.

thanks

 A :     Maturnuwun sanget kangmas buat melengkapkan sedulur papatnya.
Kira kira sebulan yang lalu saya mintakan khadam saya menjemput papatnya, rupanya belum berhasil.

Kakek leluhurnya ini lumayan kuat ya kangmas, setruman di jari saya terasa kencang, mungkin sekitar 8500 krk.
Sukma yang mengganggu tsb berapa kekuatannya ya kangmas?
Dari tayuhan saya, yang berhasil saya keluarkan tempo hari ada yg sekitar 4000 krk.
Apa iya sekuat itu mereka?

Ada satu lagi pertanyaan kangmas, cara paling mudah mendeteksi sedulur papat yang terpisah itu bagaimana ya ?
Selama ini saya hanya mengandalkan kepekaan rasa, bahwa papat seseorang yang terpisah itu ada di tempat lain. Tentang dimana tempatnya dan apakah ada gaib lain yang menyanderanya saya belum tahu
caranya.

 J :    
Iya, kakek leluhurnya itu sekitar 8500 krk.

Sukma yang mengganggu yg skrg masih ada di badannya sekitar 4000 krk.
Yg sudah bapak keluarkan saya belum tahu.


Cara paling mudah mendeteksi sedulur papat yang terpisah itu bagaimana ya ?

Cara yg lebih pasti hasilnya memang dgn cara melihat gaib, dilihat apakah sedulur papatnya sudah lengkap 4.
Cara lain yg paling mudah adalah dgn ditayuh, tapi kita harus bisa menentukan apakah tayuhannya itu benar.
Lebih bagus lagi kalau kita bisa kontak rasa dgn sedulur papatnya.

Untuk memanggil sedulur papatnya orang lain yg terpisah adalah dgn lebih dulu kita kontak rasa dgn sedulur papat dan pancer orangnya. Nantinya pancer dan sedulur papat orangnya itu akan kontak dgn sedulur papatnya yg terpisah. Kalau tidak ada yg menahannya, nantinya sedulur papat yg terpisah itu akan kembali kepada pancernya.

Dengan kontak rasa itu nantinya kita akan tahu juga dimana posisi sedulur papatnya yg terpisah itu berada dan kita bisa juga menentukan apakah sedulur papatnya yg terpisah itu ditahan oleh mahluk halus lain dan siapa yg menahannya. Sesudahnya barulah kita lakukan tindak lanjut untuk mengatasinya.

Jadi, kalau menggunakan kemampuan kita sendiri terhadap sedulur papat yg terpisah kontak rasa itu adalah pokok, harus lebih dulu dikuasai berikut teknik2 penggunaannya.

Itu juga berlaku untuk diri kita sendiri.
Untuk mendeteksi sedulur papat kita sendiri yg masih terpisah dilakukan dgn kita lebih dulu kontak rasa dengan sedulur papat kita yg sudah bersama kita, barulah kemudian bersama2 dgn mereka kita kontak rasa dgn sedulur papat kita yg terpisah.

 A :     Selamat malam dan terimakasih banyak kangmas atas pencerahannya tentang teknik mendeteksi
sedulur papat yang terpisah. Sangat inspiratif dan bermanfaat.

 J :    
Oh iya pak ada tambahan lagi pak, tentang kita menyembuhkan orang yg kerasukan.

Saya beberapa kali mendapatkan kasus orang yg kerasukan yg sebelumnya sudah ditangani oleh banyak spiritualis, paranormal dan orang pinter, tapi tidak berhasil disembuhkan.

Setelah saya tindaklanjuti, ternyata penyebab kerasukannya bukan semuanya karena ada mahluk halus yg baru datang kpd seseorang, tapi juga adalah karena di dalam badannya sebelumnya sudah ada ketempatan mahluk halus. Jadi mahluk halus yg baru datang ditambah yg sudah ada di badannya itulah yg menguasai kesadarannya.

Dalam kasus itu walaupun oleh para spiritualis lain mahluk halus yg baru datang itu sudah diusir pergi, kerasukannya masih terus kambuh, karena kerasukannya adalah tambahan dari mahluk halus yg sudah ada di dalam badannya yg juga menguasai kesadarannya, yang itu tidak terdeteksi oleh spiritualis lain. Apalagi mahluk halus yang di dalam badannya itu kekuatannya tinggi, jauh lebih tinggi kekuatannya daripada ilmu dan khodam spiritualisnya.

Jadi kasus kerasukan orang di atas itu adalah juga salah satu efek negatif dari orang yang di badannya atau kepalanya ada ketempatan mahluk halus. Kasus kerasukannya komplikasi.

Di saat yg lain pernah juga saya menangani kasus kerasukan yg lebih complicated, yang juga tidak tersembuhkan oleh spiritualis sebelumnya.

Sesudah semua mahluk halus di badan orangnya saya usir pergi, baik yg baru datang maupun yg berdiam di dalam tubuhnya, ternyata kerasukannya masih suka kambuh.

Setelah saya selidiki lebih lanjut, ternyata sedulur papatnya yg terpisah itu disandera dan disiksa oleh mahluk halus lain. Itulah yg membuat orangnya kerasukannya kambuh. Orangnya berontak teriak2 mengamuk karena ia ada kontak dgn sedulur papatnya yg sedang disiksa, dikejar2 atau sedang berkelahi mempertahankan diri.
Ini adalah salah satu efek negaftif dari masih terpisahnya sedulur papat.

Jadi penyebab orang kerasukan bukanlah semuanya semata-mata karena ada mahluk halus yg datang dan menguasai kesadaran seseorang, tetapi ada juga yg komplikasi karena ada juga yg kasus kerasukannya ternyata ketambahan dari adanya kasus ketempatan mahluk halus dan kasus sedulur papat yg terpisah.


Di saat yg lain saya juga pernah menangani kasus orang yg sesudah berguru ilmu gaib kemudian gila.
Pada masa sekarang karena ketidaktahuannya banyak orang yg menganggap ilmu gaib sama dengan kebatinan. Jadi kalau kita baca kasusnya di internet, orang itu gila sesudah ia belajar ilmu kebatinan.
Gila karena kebatinan ?

Dari yg saya pelajari, kasus orang itu sama saja penyebabnya dgn kasus kerasukan komplikasi di atas.
Uraian penyebabnya :

1. Orangnya kerasukan karena kedatangan mahluk halus yg kemudian menguasai kesadarannya.
Walaupun mahluk halus itu datang untuk menjadi khodamnya, ternyata mahluk halus itu juga menguasai kesadarannya dan membuatnya gila. Ditambah lagi dengan adanya tambahan2 khodam kelas rendah karena orangnya ngelmu gaib di tempat2 angker yg isinya mahluk2 halus bergajulan.

2. Orangnya kerasukan karena sebelumnya di dalam badannya atau kepalanya sudah ketempatan mahluk halus yg kemudian menguasai kesadarannya.
Amalan2 dan mantra2 keilmuan yg diamalkannya ternyata sudah mengaktifkan mahluk2 halus di dalam tubuhnya menjadi aktif dan agresif, dan orangnya dihantui gambaran2 gaib fiktif, membuat orangnya hilang kesadarannya, merasa ketakutan, atau justru malah menjadi beringas.

3. Orangnya sedulur papatnya yg terpisah disandera dan disiksa oleh mahluk halus lain. Orangnya kesurupan, gila, merasa dihantui, dikejar2 atau diserang setan karena ia ada kontak dgn sedulur papatnya yg sedang disiksa, dikejar2 atau sedang berkelahi mempertahankan diri.

Dalam kasus itu sedulur papat orangnya yg terpisah sebelumnya sudah disandera dan disiksa oleh mahluk halus lain, membuat hatinya selalu merasa was-was, membuatnya lebih peka terhadap mahluk halus dan kegaiban, merasa bisa melihat atau mendeteksi mahluk halus.

Kondisi itu menyebabkan orangnya terdorong untuk belajar ilmu gaib untuk kekuatan dan keselamatan dan penjagaan gaib. Karena dirinya selalu was-was tidak tenang, merasa terancam, ia terdorong untuk mengejar ilmu dan khodam yg tinggi-tinggi.

Tapi ternyata selain tetap merasa selalu dihantui, merasa dibayangi dan dikejar-kejar setan, amalan2 dan mantra2 keilmuan yg diamalkannya ternyata malah juga mengaktifkan mahluk2 halus di dalam tubuhnya menjadikannya aktif dan agresif, ditambah lagi orangnya juga dihantui gambaran2 gaib fiktif, membuat orangnya hilang kesadarannya, merasa ketakutan, atau malah menjadi beringas.


Dari kasus2 itu kita mendapatkan pengetahuan yg dalam bahwa kasus kerasukan dan gila karena gangguan mahluk halus ternyata tidak semuanya kasusnya sederhana, ada banyak penyebabnya yg lebih dalam dan berbahaya. Walaupun dalam uraian penjelasan ini kelihatannya kasusnya sederhana, tapi sebenarnya ini termasuk kegaiban tingkat tinggi yg membuat kasusnya tidak mudah disembuhkan walaupun sudah ditangani oleh orang2 sakti dan spiritualis2 kawakan dengan ilmunya yang tinggi-tinggi dan khodamnya yang sakti-sakti.

Penyebab utama kesulitan penanganannya adalah kurangnya pengetahuan atas masing2 unsur penyebab kerasukan di atas yang menyebabkan sumber masalahnya tidak terdeteksi. Terdeteksi saja tidak, apalagi mentuntaskan kasusnya.

Pembersihannya tidak cukup hanya dengan pembersihan gaib sederhana yg umum dilakukan orang.
Pembersihannya harus menyeluruh, baik terhadap yg diluar maupun yang di dalam tubuhnya. Selain itu kita juga harus membebaskan sedulur papatnya. Sesudahnya orangnya diberikan pagaran gaib absolut untuk menolak gaib2 yg ingin kembali mengganggu atau ingin masuk ke tubuhnya.

Rencananya ini nantinya akan saya buat tulisan dalam halaman tersendiri supaya orang lebih aware dan lebih mengerti penyebab2nya, selain supaya lebih bisa menindaklanjuti masalahnya, juga berguna untuk mereka mencegah sumber masalahnya itu jangan sampai mereka mengalami sendiri kasusnya dan supaya tidak menyepelekannya bila mereka mengalami sendiri sumber masalahnya ada pada diri mereka.


 A :     Wah super dan detail sekali mengupas masalah dan teknik2 solusinya kangmas.
Semoga segera release tulisannya ya kangmas, sehingga kami punya SOP buat menangani kasus2nya yang bisa saja terjadi terhadap keluarga atau orang2 terdekat di lingkungan kami.

Nah, kalau orangnya kerasukan dan akhirnya menjadi gila untuk jangka waktu yang sudah lama bagaimana ya kangmas ?
Saya mendapati beberapa kasus pada keluarga teman.
Saya sih belum mengambil tindakan kepada mereka.
Tapi menimbang dari sisi waktu kejadian yang menyebabkan kerasukan / gila sudah berlangsung belasan bahkan puluhan tahun, saya punya hipotesis bahwa bisa jadi gaib2 yang merasukinya sudah menimbulkan kerusakan yang masif terhadap sistem syaraf di tubuhnya. Sama halnya pada kasus orang2 yang pernah ketempatan gaib di badan atau di kepalanya, yang akhirnya membukakan kepekaan syaraf dalam hal penglihatan gaib.

Atau malahan pengaruh obat2 penenang yang diberikan sebagai tindakan medis (yang keliru) pada tahap awal "gangguan jiwa" yang bisa menyebabkan kemunduran sistem syaraf, ditambah pengaruh energi negatif dari gaib2 yang sudah terakumulasi sekian lama yang walaupun kemudian gaib2 tersebut dikeluarkan, mungkin tidak akan berpengaruh signifikan terhadap kesembuhan pasiennya. Orangnya kemudian tetap akan berperangai aneh, walaupun kesannya lebih "tenang".

Tapi ini sih baru hipotesis saya pribadi lho...
Mungkin kangmas punya pendapat yang lain.


Tentang sukma leluhur yang saya sugestikan hadir untuk mendampingi pasien pada kasus di atas. Saya punya pertimbangan bahwa dengan kedatangan leluhurnya (terutama yang punya kesepuhan dan spiritual tinggi) untuk mendampingi keturunannya, seharusnya tugas penjagaan bisa mereka handover. Kita kan hanya pihak luar yang berusaha mencarikan solusi. Bukan berarti berniat lepas tangan lho...
Di samping itu juga kalaupun sudah "waktunya", mungkin leluhurnya ini yang akan membawa si nenek ke tempat komunitas mereka.

Mohon koreksinya kangmas jika ada kekeliruan dengan pertimbangan saya untuk menghadirkan dan memintakan peran leluhur buat menjaga keturunannya pada kasus ini.


 J :     Mengenai memanggil leluhurnya, itu tidak apa2.
Itu berguna sekali pada orang2 yg mengalami gangguan gaib, sehingga leluhurnya itu bisa membantu melindunginya.
Pada kasus orang2 yang ketempatan mahluk halus, atau yg diganggu gaib, lebih baik kalau leluhurnya itu sendiri yang membersihkannya, tapi mungkin sesudahnya diperlukan bantuan kita juga untuk membuatkan pagaran gaib supaya tidak kembali orangnya ketempatan mahluk halus.

Yg bapak sampaikan itu benar
Pada prinsipnya kita hanya membantu saja, bukan mengambil alih masalah
Apalagi ada banyak kasus yg tidak bisa kita tangani semuanya sampai benar2 sembuh
Dan yg kita usahakan untuk bisa ditangani adalah sumber2 penyebab kasusnya
kalau sumber2nya sudah bisa disingkirkan, untuk pemulihannya perlu dibantu oleh orang lain yg mengerti tindaklanjutnya dan punya waktu untuk itu.

Misalnya saja kita menangani orang yg sakit karena kesambet atau diguna-guna
sesudah sumber gaibnya kita singkirkan, sakitnya bukan lagi bersifat gaib, sudah bersifat fisik, untuk penanganan selanjutnya tidak lagi secara gaib, tapi harus secara fisik untuk memulihkan kondisi tubuhnya atau kondisi saraf dan mentalnya.
penanganan selanjutnya seharusnya dilakukan oleh pihak keluarga dengan dibantu dokter atau pengobatan alternatif dgn pijat saraf, ramuan herbal, dsb.

Tapi untuk kasus yg orang sudah bertahun2 kehilangan kesadarannya, mungkin tidak bisa seketika orangnya kembali menjadi manusia normal, karena pikiran dan perasaannya sudah terlanjur beradaptasi dgn kondisi "sakitnya", ia harus dituntun dan diadaptasikan untuk ia kembali ke kehidupan normal.

Ibaratnya kita sudah membebaskan Tarzan dari hutan,
sesudahnya tidak bisa begitu saja ia beralih ke kehidupan normal manusia modern, karena pikiran dan perasaannya sudah beradaptasi dgn kehidupannya sbg manusia hutan
Ia harus dituntun dan diadaptasikan dgn kehidupan manusia yg normal. Itu butuh waktu.

Tapi memang ada juga kasus2 yg sangat mengecewakan
dimana sesudah kita bantu bersihkan sumber2 penyebabnya ternyata pihak keluarganya tidak mau melakukan upaya yg lebih untuk membantu pemulihan si sakit, mungkin karena mereka berharap sesudah kita tangani kemudian si sakit bisa instan langsung normal lagi, atau mungkin juga mereka sudah pasrah dgn kondisi si sakit, atau mungkin mereka tidak percaya bhw kita sudah membersihkan sumber2 sakitnya, apalagi sesudah kita tangani itu si sakit tidak langsung tampak normal.



_______














Comments