Ngobrol 5-8

   Kebatinan dan Kegaiban

 

Halaman ini berisi ringkasan
dan editan tanya jawab Penulis dengan pembaca. Mudah-mudahan berguna untuk menambah pengetahuan dan hiburan.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
<<  Kembali ke Ngobrol 5 - 7                                                                             Lanjut ke Ngobrol 5 - 9  >>

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



subject: Paham ke-Tuhan-an Siti Jenar

 A :     Pak saya nemu situs ini waktu gogling soal kebatinan http: ............
Apa benar seperti ini paham ketuhanan yg dianut syekh siti jenar dulu ?
Ingin tahu untuk nambah wawasan aja pak tentang paham ketuhanan lain yg ada..
Trims

 J :     Dulu saya juga pernah membaca beberapa buku tentang pernyataan Syech Siti Jenar tentang ajarannya
Manunggaling Kawula Lan Gusti ketika ia didakwa sesat oleh para Wali. Buku2 itu (katanya) adalah versi keraton Cirebon, Solo dan Yogyakarta. Tapi semua buku itu isinya tidak persis sama, isinya senada tapi tidak persis sama. Padahal kalau bercerita tentang kejadian ketika beliau didakwa itu seharusnya isinya sama, perkataan Syech Siti Jenar seharusnya sama, karena kejadiannya juga sama, bukan kejadian yg berbeda2. Tapi ternyata isi di dalam buku2 itu tidak sama satu dgn lainnya. Mana yg benar ?
Mana ajaran Manunggaling Kawula Lan Gusti Syech Siti Jenar yg benar ?

Mungkin pandangan saya tentang Syech Siti Jenar berbeda dengan pandangan banyak orang jaman sekarang. Pandangan saya tentang beliau didasarkan pada pengenalan saya pribadi terhadap sosok pribadi beliau, bukan mengekor pada apa yg sudah banyak dituliskan / dikatakan orang tentang beliau yg kebanyakan keliru dan sifatnya pengkultusan (ada juga yg fitnah).

Pada jaman dulu ada konsep pandangan keagamaan tentang Allah dan manusia yg berkembang di kalangan tasawuf dan kesufian. Dalam pandangan itu manusia yg sudah mendalam mengenal Allah dan sifat2 Allah, maka Allah menyatu, berdiam di dalam orang itu, Allah ada di dalam orang itu, Allah menjadi satu kesatuan dengan orang itu, bahkan dikatakan Allah lebih dekat daripada urat lehernya sendiri, sehingga kemudian orang itu memiliki kuasa tertentu di dalam perbuatan2nya.
Dikatakan juga sifat2 Allah ada di dalam dirinya sehingga ia dimuliakan oleh para pengikutnya.

Pemahaman itu pada beberapa kalangan mewujud menjadi ilmu gaib yg menyebut2 asma Allah seolah2 kemampuannya itu asli berasal dari Allah dan orangnya disebut berkaromah.

Pandangan keagamaan di atas banyak berkembang di kalangan kesufian yg di dunia Arab sana (Timur Tengah) sudah banyak orang2 sufi yg berpandangan begitu dihukum mati karena dianggap sesat menyamakan dirinya dengan Allah.

Para Wali berpendapat bahwa pemikiran Syech Siti Jenar sama dengan pandangan kesufian di atas bahwa Allah menyatu dgn manusia, Allah tinggal di dalam diri manusia, atau
Allah menjadi satu dgn manusia sehingga manusia (Syeh Siti Jenar) menjadi sama dgn Allah, sehingga dengan demikian Syech Siti Jenar dianggap sudah sesat dan harus dihukum mati, walaupun sebenarnya pandangan Syech Siti Jenar tidak persis begitu.


Padahal pandangan Syeh Siti Jenar tidak persis seperti itu. Sesudah beliau bertemu dengan Ki Ageng Pengging, sesudah banyak bertukar pikiran, pandangan beliau menjadi sama dengan pandangan orang jawa saat itu yg memandang bahwa Allah dan manusia adalah terpisah, bahwa Allah ada di atas sana dan manusia ada di bawah, di bumi. Manusia harus datang menghadap kepada Tuhan di atas sana, manusia harus menyelaraskan sifat2nya dan jalan kehidupannya supaya nantinya dapat diterima menyatu kembali dengan Tuhan. Allah dan manusia terpisah, tetapi kuasa Allah dapat diberikan kepada manusia yang lurus menyelaraskan dirinya dengan Allah.

Itulah juga sebabnya ia katakan bahwa hidup manusia di dunia ini adalah fana, hanya sementara saja ibarat mampir ngumbe thok, sedangkan hidup yg sejati adalah nanti sesudah manusia menyatu bersama Allah. Itulah surga yg sesungguhnya, yg manusia akan benar2 hidup sesudah bersama Allah.
Sedangkan hidup manusia di bumi ibaratnya seperti hidupnya orang2 mati yg harus hidup dgn memenuhi kebutuhan biologisnya, yg jika itu tidak mampu dipenuhi maka itu sama dengan hidup di dalam neraka bagi yg hidupnya susah banyak beban.

Pada dasarnya pandangan Syech Siti Jenar saat itu sama dengan pandangan orang2 jawa saat itu, karena pandangannya itu adalah pencerahan yg didapatnya sesudah menekuni pemahaman kebatinan ketuhanan bersama Ki Ageng Pengging, hanya saja ibadahnya menghadap ke Kabah, sedangkan orang2 jawa saat itu kebanyakan menghadapnya ke timur.

Pada jaman sekarang ini banyak orang yang menuliskan pemikiran Syech Siti Jenar sama dengan pemikiran yg berkembang di kalangan kesufian seperti disebut di atas, padahal aslinya tidak begitu. Mungkin kalau mereka lebih dekat mengenal aslinya sosok dan kepribadian Syech Siti Jenar mereka akan
menjadi lebih mengerti ceritanya yg sebenarnya.


_____



 A :     Selamat siang pak java..
Pak, apa sekarang ini ada bangsa jin yg mengikuti saya di sebelah atas, sebelah kanan dan belakang saya ? apa mereka yg akhir2 ini masuk ke mimpi2 saya?
Oh iya pak, udah lama saya ga menyapa mbah trowulan, apa kira2 beliau sudah ga anggap saya teman lagi ya? Saya kalo mau nyapa beliau bingung mau ngobrol apa. Hehehe..

Pak, kemaren lusa saya menghayati arti firman Yesus tentang pohon gandum itu..
Dan saya baru ngeh, yg entah kebetulan atau tdk sering kali tiap buka alkitab selalu yg terbuka surat matius 16 yg disitu ada firman yg sejalan dgn arti perumpamaan pohon gandum yaitu "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya." .

Disitu saya terpikir tentang jalan hidup saya yg mungkin ada direncanakan Tuhan, "apa saya harus mati, mati seperti apa yg dimaksud ?".

Sblm tidur saya berdoa agar diberi kemudahan utk dibuka pengertian saya jika ada yg direncanakan Tuhan pada saya.
Lalu saya mimpi, ada 4 mimpi yg menurut saya saling terkait.
2 diantaranya saya mimpi teman karib saya mati, lalu hidup setelah saya lihat.
Dan 1 lagi saya ditanya org "menurutmu apa si A sudah mati?" sambil mikir dan nerawang (padahal saya ga bisa nerawang hehehe) saya jawab "tidak" lalu dibawalah mayat teman saya yg sudah dipocong ke depan saya, waktu saya lihat dia hidup lagi.

Ke 3 saya mimpi jalan di pinggir sungai dgn teman2, saya liat ada mayat yg dibungkus plastik lalu saya teriak "mayat.. mayat.." eh org itu hidup lagi.

Yg ke 4 ini paling bikin saya kepikiran. Saya mimpi bersama seorang wanita muda, di mimpi itu kadang dia jd anak tp jg kadang merasa teman hidup yg sangat saya kasihi. Suatu kali wanita ini sekarat dan hampir mati, saya bawa dia pulang tp ditolak org rumah saya bahkan sampai saya sembunyikan dia. Lalu krn saya kasihan saya bawa dia keluar dan dijemput rajawali besar sebagai tunggangan kami, diatas burung itu saya ajak dia berdoa agar dia bisa bertahan hidup, kepala perempuan itu bersandar di dada saya, kalo kepalanya terjatuh saya tegakkan lagi sampai 3 kali gitu terus sambil berdoa. Akhirnya saya kebangun karena kaget batin saya.

Jika berkenan tolong bpk bantu lihat apa arti mimpi2 itu pak. Karena pikiran saya ga tenang gara2 mimpi itu. Apakah ada hubungannya dgn firman Tuhan yg saya hayati itu? Krn memang waktu saya hayati itu ada sedikit ketakutan dlm diri saya terutama yg tentang mati itu tp saya kuatkan batin utk tdk jadi penakut dan berani menomorduakan duniawi saya. Atau apa pertanda buruk arti mimpinya pak?

Kalo menurut rasa saya soal mimpi ke 4 td, mungkin ada sangkut pautnya dgn pertentangan dr keluarga dlm perjalanan hidup saya nanti yg mungkin byk saya melakukan sesuatu dgn sembunyi2, dan lambang burung rajawali besar itu adalah meskipun dalam keadaan sulit akan ada sesuatu yg menolong / membimbing / membawa ke suatu tempat. Tp itu cuma rasa saya aja sih pak, kalo mimpi2 yg lain itu saya ga berani menafsirkan, takut salah meskipun ada sedikit tafsiran di hati saya tapi takut ke PDan nanti saya..
Maaf mengganggu aktifitasnya.
Terima kasih

 J :     Soal padi dan gandum ... anda diharapkan menjadi penabur benih, menumbuhkan benih2 yg baru,
memberikan kehidupan yg baru bagi banyak orang.

Soal mimpi2 anda itu .... itu bisa menjadi kenyataan kalau anda percaya.


 A :     Bpk masih ingat kan soal kegalauan saya yg saya ceritain dulu ?
Dulu sebelum kenal sama bapak, sempat saya bilang dalam doa, "saya janji akan bekerja di ladangMu jika Engkau datangkan dia padaku" (karena sebelum itu saya sering berhayal2 sendiri utk mengajar di jalan Tuhan padahal saya juga masih sangat bergelimang dosa). tapi setlah beberapa saat saya sadari doa saya itu ga baik karena saya tidak tulus dan ada embel2 pamrihnya. Lah ini skrg kok sepertinya beneran ya pak ?

Sering menjelang tidur antara sadar & tidak batin saya ini sering jalan2 sendiri seperti ceramah, entah siapa yg saya ceramahi sampai2 pikiran saya penuh bahkan waktu sadar pun batin dan pikiran saya mengarah kesana sampai saya takut sendiri krn yg terpikirkan terlalu besar buat saya.
Yah kalo memang ada kesempatan buat saya utk jadi berguna buat Tuhan saya siap pak, meskipun pamrih duniawi harus saya tinggalkan saya belajar siap utk ikut Tuhan Yesus.

Yg skrg jadi pikiran saya, apa jalan kesana nanti datang sendiri atau saya yg cari sendiri pak?
Mungkin bapak paham maksud saya..

Soal mimpi2 itu, apa benar maksudnya menghidupkan org mati?? Saya bingung.. 

Tadi malam saya juga mimpi saya didatangi sekelompok orang, mereka menunjuk saya sambil bilang "iya ini orangnya, itu ada tandanya, itu barangnya" disitu saya didampingi seorang abang yg kayaknya punya kuasa. Dan abang itu bilang "tunggu dulu, dia masih kecil, belum waktunya".
Langsung saya kebangun pas jam 1.
Saya kok sering mimpi2an ya skrg, sampek pusing sendiri saya.. Wajar kah pak saya ini?

Kadang saya mikir, cuma gini aja saya sumpek karena pikiran2 yg muncul. Lah apalagi pak java, yg muridnya banyak, sedulur papatnya tiap hari medhar, belum lagi para gaib yg berlindung di bapak, belum lagi masalah lain. Pantes bapak sulit tidur.. Hehehehe.. Bercanda lho pak..

Oh iya yg katanya ada gaib ikut saya itu ada ga sih pak? Hehehe..
Maaf cerita saya kepanjangan.. Terima kasih ya pak....


_____


 A :     Pak maaf mau tanya.
Ilmu Telekinesis itu apa benar ilmu sugesti pikiran murni, pake khodam, tenaga dalam atau seperti nayuh bandul itu pak? Tadi lihat di tv kayaknya asik .. Hehehe..

 J :     Semua kemungkinan yg anda sebutkan itu bisa saja terjadi, harus dilihat satu per satu kasusnya,
karena seperti contohnya ilmu hipnotis di tv, ada ilmu dari pelakunya yg berkhodam.
thanks

 A :     Kalo yg pake sugesti pikiran murni dan kayak menggerakkan bandul, berarti sumber kekuatannya
pake energi potensial ya pak? Bpk tahu ga tekniknya maen telekinesis ? 
Kemarin lihat on the spot tentang adegan telekinesis, saya jadi tertarik.. Hehehe...

Oh iya pak, kemarin ada gaib jenis jin yg datang.. Sepertinya mau ikut tinggal di rumah / ikut saya.. Saya coba tayuh, ntah benar atau tdk ada lebih dari 20 gaib jin yg ada di rumah saya. Saya sugestikan kpd mereka utk mau saya ajak kenalan dan mengenalkan dirinya sama saya. Kalo ga mau lebih baik pergi aja.. Eh, ada yg marah.. Hahaha.. 
Trims


 A :     Selamat malam pak, mohon maaf saya sering2 mengganggu dan tanya..
Tadi waktu tidur sore saya banyak sekali mimpi pak, sepertinya mimpi2 itu berhubungan dgn gaib2 yg ada di rumah saya, mungkin gambaran pengaruh2 gaib2 yg di rumah. Ada yg mereka ga peduli dengan saya, ada yg memperhatikan, ada yg mungkin meremehkan saya. Dan pengaruh mereka jadi buat suasana rumah acak2an. Apa benar kondisinya begitu pak? 

Dan ada mimpi yg mungkin berkaitan dgn ketempelan kemarin. Saya mampir ke warung beli rokok, dan ternyata yg dijual rokok bekas yg sudah dibakar (menipu saya), saya ga suka tapi ga marah cuma berusaha utk menghilangkan roh penipu yg ada di orang itu. Tapi waktu saya ada selisih paham dgn orang lain disitu tiba2 orang yg jualan itu ada dlm kurungan besi, tapi ga lama lagi sudah diluar dgn kondisi lemas sekali. Dan saya lihat ada 3 org perawakan besar dgn baju zirah perang senyum sama saya. Sepertinya mereka membantu saya, tapi ntah apa yg mereka buat soalnya di satu sisi orang yg jualan dan nipu itu sudah di luar kurungan dan lemas..

Sebelum tidur, sambil olah rasa dan batin sepertinya batin saya waktu itu sedang "melihat2" dan jalan, tapi saya masih belum dpt gambaran jelas masih samar2. Mohon bpk berkenan memberi masukan.. 

Pak, perbuatan nyata seperti apa untuk belajar mencari tahu benar / tidaknya ketersambungan kita dengan Tuhan ? 

Saya banyak membaca2 jawaban bapak ke teman2 lain tentang sensasi2 kita sendiri yg merasa dekat dan merasa tersambung. Saya ga mau hanya merasakan sensasi pak, saya ingin belajar terus agar cara / fokus batin saya benar sampai ke Tuhan tujuan saya.. Mohon nasehatnya pak..

Terima kasih

 A :     Pak semalam saya ketempelan sukma di badan, tapi tdk saya tangkap cuma saya usir pergi. Karena
saya rasa dia tdk bertendensi negatif, mungkin hanya ingin menikmati energi saya.
Apa tindakan saya itu benar? Karena saya rasa kalo semua sukma yg dtg saya tangkap kasihan kalo misal ada yg tdk berniat jahat.. Apa sekarang badan saya sudah bersih pak? 
Pak kalo di rumah terlalu banyak gaib apa bisa bikin rumah panas??
Saya rasa rumah saya kok jadi sumpek dan gerah ya pak?
Mohon berkenan di cek pak.
Terima kasih

 J :     Kalangan orang ilmu umumnya bangga kalau dia punya banyak khodam atau ada banyak gaib yg
mengikutinya, tetapi dari sisi kebatinannya kita bisa tahu apakah semuanya itu baik ataukah ada yg sifatnya memberatkan.
Kalau dirasakan ada yg tidak baik, sebaiknya anda suruh pergi saja.

 J :     Untuk benar2 tahu apakah diri kita sudah tersambung dgn Tuhan itu adalah pengetahuan gaib tingkat
tinggi, tapi dari membaca tulisan2 saya yg bahasanya sederhana mungkin anda menjadi tidak menyadari sepenuhnya bahwa itu adalah sesuatu yg tinggi. Mengerti dengan benar tentang kegaiban duniawi saja belum tentu orang menguasainya, apalagi tentang sesuatu yg illahi.

Pengetahuan tentang Tuhan itu sendiri adalah pengetahuan gaib tingkat tinggi, sulit mencapainya. Apalagi kalau "Sosok" Tuhan yg dituju itu juga belum tahu pasti.

Selama ini di mata orang Tuhan adalah sesuatu yg mengawang2, sehingga sulit untuk orang datang kpd Tuhan, karena tujuannya kpd Tuhan yg mana juga tidak jelas. Karena itu orang akan terdorong menciptakan banyak dogma dan pengkultusan tentang Tuhan seolah2 mereka tahu Tuhan. Bahkan ada yg mengajarkan wiridan2 doa dan amalan2 doa seolah2 dengan itu benar2 bisa mengantarkan orang tersambung / menyatu dgn Tuhan, padahal orang yg menciptakan ajarannya itu sendiri belum tentu sudah tersambung / menyatu dgn Tuhan, Tuhan yg harus mereka tuju juga belum tentu mereka tahu.

Jadi harus anda sadari bahwa mungkin tidak mudah untuk anda mengetahui itu, bahkan orang2 jaman dulu yang sudah bertahun2, bahkan berpuluh2 tahun kemana2 mencari Tuhan juga tidak semuanya berhasil dalam pencariannya itu.

Faktor terbesar kesulitannya adalah Tuhan itu sendiri, orang belum tahu Tuhan yg mereka tuju, waktunya habis untuk mencari Tuhan dan kesejatianNya, sehingga menyulitkannya untuk tersambung dengan Tuhan yang benar.

Tapi sebenarnya tidak terlalu sulit kalau kita sudah tahu Tuhan yang mana yang kita tuju dan kita melakukannya dgn cara kebatinan ketuhanan. Jadi yg harus kita lakukan adalah menetapkan Tuhannya dulu, Tuhan yg mana yg menjadi tujuan kita, sesudahnya barulah kita berusaha untuk tersambung denganNya. Dengan cara kebatinan, tersambung dengan Tuhan tidaklah sulit, kalau Tuhan berkenan, hanya saja mungkin pengetahuannya itu sendiri apakah benar kita sudah tersambung dengan Tuhan, tidak bisa kita kuasai dalam waktu singkat, kecuali Tuhan sendiri membukakannya kpd kita.

Jadi dengan cara kebatinan mungkin tidak sulit untuk anda tersambung dengan Tuhan, karena anda sudah tahu Tuhan yg anda tuju, tapi pengetahuannya itu sendiri, untuk anda benar2 tahu apakah diri anda sudah tersambung dengan Tuhan diperlukan laku yg lebih dan hikmat yg dari Tuhan.


 A :     Sebelumnya terima kasih sekali atas nasehat dan penjelasan bapak, sangat kena di hati saya.
Terkadang saya bingung pak, saya merasa bahwa perkataan dan nasehat2 bapak terutama tentang keTuhanan bukan berasal dari diri seorang manusia saja tapi dari sesuatu yg lebih tinggi dari manusia, dan saya beruntung bisa bertemu bapak.

Tapi juga saya ingat nasehat bapak dulu yg bilang "jangan sampai kamu disesatkan karena pikiranmu sendiri".

Waktu itu saya bilang ke bapak kalo bapak sudah mengenal dan tersambung dengan Tuhan.
Jadi kadang saya merasa ada sesuatu yg tinggi dari bapak dan nasehat bapak tapi saya juga terkadang takut menerjemahkan itu.. Maaf jika ada yg salah dlm pengertian saya sekarang karena saya juga masih bodoh pak.. Saya ga tau harus ngomong apa, semoga saja saya bisa mengerti dengan benar nasehat bapak dan menjalankannya.. Sekali lagi saya beruntung bisa bertemu bapak bisa belajar mengenal Tuhan. 

Soal gaib2 yg ikut saya, sejak awal saya tidak mencari khodam, meskipun pada awalnya ketemu bapak saya mencari sesuatu yg gaib untuk dapatkan keinginan saya. Tapi berhubung sekarang banyak gaib yg datang sendiri ke saya yg saya sendiri ga tau tujuannya apa mungkin saya akan lebih membuka diri lagi belajar kegaiban biar bisa memilih dan berbuat lebih..

Untuk sekarang gimana ya pak untuk memilah dari mereka yang kurang baik sifatnya untuk saya suruh pergi ? Apa saya sugestikan ke sedulur papat aja untuk memilah mereka ?  Karena saya rasa ada juga kok yang baik dan sering bantu saya lewat mimpi dan ilham..

Terima kasih


 J :     Tentang diri saya seperti apa, tidak perlu anda pikirkan.
Yang penting adalah kalau ada yang positif dari saya sebaiknya itu anda manfaatkan untuk membangun sisi positif pada diri anda.

Mengenai gaib2 di rumah anda ....
Pada jaman dulu orang2 israel dan orang2 kristiani pada umumnya memang dilarang untuk berhubungan dengan sesuatu yang gaib supaya mereka tidak berpaling kepada roh2 duniawi.
Tapi untuk sekarang ini ada baiknya anda belajar tentang itu untuk tujuan membangun pengertian untuk bisa membedakan roh2 jahat dan penyesat dengan roh2 duniawi biasa. Jangan semuanya dianggap roh2 jahat dan penyesat dan jangan semuanya disamakan sebagai setan dan iblis, karena memang tidak semuanya begitu.

Untuk sekarang ini, kalau anda ingin memisahkan gaib2 yang baik dengan yang tidak baik, cukup anda konsentrasi kontak rasa kepada semua gaib2 di rumah anda, sampaikan kriteria2 anda tentang yang negatif yang tidak anda inginkan, kemudian sampaikan kepada mereka supaya jika ada di antara mereka yang masuk dalam kriteria negatif anda itu supaya pergi tidak tinggal di rumah anda.

 A :     Iya pak nanti malam saya coba ngusir yang tidak baik dari rumah.
Oh iya, pagaran dr bola energi dulu kan masih ada ya pak, berarti jin2 yg di rumah itu ga ada yg golongan hitam, berenergi hitam dan jenis iblis penyesat ya pak? Hanya mungkin watak aslinya aja yg tdk sesuai dgn kehidupan saya. Gitu kan pak?
Terima kasih


 A :     Apa tanda bagi orang awam agar tahu doanya benar tersambung kpd Tuhan ?
Apa sebenarnya keingintahuan bahwa doanya benar tersambung itu tidak patut pak?
Lalu gimana caranya untuk tahu posisinya kita benar berdoa secara roh ?
Trus bagaimana pak cara atau sikap kita untuk menjaga ketersambungan kita dengan Tuhan dan mengurangi jarak kebatinan antara kita dengan Tuhan itu gimana ya pak ?
Maaf selalu merepotkan bapak
Terima kasih..

 J :     Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya bahwa untuk benar2 tahu apakah diri kita sudah
tersambung dgn Tuhan itu adalah pengetahuan gaib tingkat tinggi.
Mengerti dengan benar tentang kegaiban duniawi saja belum tentu orang menguasainya, apalagi tentang sesuatu yg illahi.

Allah itu gaib.
Segala sesuatu yg berhubungan dengan ke-Allah-an sifatnya gaib.
Diperlukan hikmat yang dari Tuhan untuk mengerti kegaiban Tuhan.

Tapi sebenarnya tidak sulit untuk anda mengetahui itu, karena Tuhan sudah memberikan hikmat itu kepada anda, anda saja yang tidak mau menggalinya.

Yang sering anda lupakan adalah tentang penghayatan di dalam anda berketuhanan,
Anda menginginkan suatu tanda yang nyata yang bisa anda rasakan atau yang bisa anda ketahui, sehingga anda tidak menyadari sepenuhnya bahwa Allah itu gaib,
Dan jika anda ingin mengetahui segala sesuatu tentang ketersambungan anda dengan Tuhan, itu harus dilakukan dengan penghayatan pada hubungan anda yang pribadi dengan Tuhan.

Ibaratnya seperti anda dengan pacar anda, apakah benar ada ketersambungan antara anda dengan pacar anda itu hanya anda dan pacar anda yg tahu, karena sifatnya adalah hubungan yg pribadi antara anda dengan pacar anda itu. Ketersambungan ini seharusnya bukanlah sebatas adanya komunikasi yg intens, tetapi lebih dari itu, harus ada penghayatan atas hubungan anda dari hati ke hati.
Kalau benar ada ketersambungan seharusnya anda dan pacar anda bisa merasakannya.
Tapi ketersambungan itu bisa berkurang intensitasnya karena adanya kesibukan masing2 pribadi atau malah putus karena ada salah satu pihak yg berpaling.

Begitu juga dengan Tuhan, apakah benar ada ketersambungan antara anda dengan Tuhan seharusnya anda bisa merasakannya, karena sifatnya adalah hubungan yg pribadi antara anda dengan Tuhan. Ketersambungan ini bukanlah sebatas adanya komunikasi yg intens, tetapi lebih dari itu, harus ada penghayatan atas hubungan anda dengan Tuhan.
Kalau benar ada ketersambungan seharusnya anda bisa merasakannya.
Tapi ketersambungan itu bisa berkurang intensitasnya karena anda sibuk dengan urusan pibadi, atau malah putus karena anda berpaling dari Tuhan, atau justru Tuhan yang berpaling dari anda.

Untuk langkah awalnya adalah anda menghayati laku anda berketuhanan.
Dalam semua doa dan ibadah anda fokus batin kepada Pribadi2 yang menjadi Tuhan sehingga lebih jelas kepada Tuhan yg mana anda akan tersambung. Selama anda melakukannya anda hayati hubungan anda dengan Tuhan itu apakah benar laku anda itu "nyambung" dengan Tuhan.
Selebihnya tinggal anda menjaga ketersambungan anda dengan Tuhan yg anda sudah tersambung.


_____



 A :     Selamat malam pak.. Mau minta nasehat pak.
Seperti email bpk sebelumnya ttg padi dan gandum yg bpk bilang saya diharapkan utk menaburkan benih2 baru itu maksudnya gimana pak? Mungkin saya ada yg salah dlm persepsi saya.. Soalnya, saya dibilang anak iblis karena berbagi pandangan dlm sebuah blog yg membahas kesesatan pendeta ......
Ini blognya .......

Disitu komen saya cuma 1 namanya BE SIMAN. Itu saya nulis bukan krn keinginan saya utk sok tahu atau meninggikan diri pak, tapi hanya mengikuti dorongan batin saya yg waktu baca itu ingin saya sampaikan, dan jg saya tetap mengedepankan Hikmat Tuhan, bahkan saya sendiri agak kaget saya bisa nulis gitu.. Niat saya bukan menyalahkan seseorang atau membenarkan yg lain.. Mungkin ada yg salah sama tulisan saya itu pak.. Mohon dibimbing ya pak sayanya..
Terima kasih

 J :     Wah .... itu kisah lama.
Tong-tong kosong pada berbunyi nyaring.
Tapi perlu juga anda menerawang / menayuh pendetanya, apakah benar ia ada disesatkan. Dan kalau benar ia ada disesatkan, seberapa jauh ia sudah disesatkan.
thanks

 A :     Yang tong kosong saya kah pak? Waduh.. Maaf ya pak..
Kalo feeling saya sih sebenarnya ragu ttg pengalaman beliau dpt penglihatan neraka itu benar dr Tuhan.. Kemaren sekilas terbersit itu gambaran dari gaib duniawi, tp ya saya ga tau jg.. 
Maksud saya nulis itu sih bukan apa2 pak.. Cuma ingin ngajak anak2 Allah yg lain utk bisa sehati, bukan ribut menghakimi satu dgn yg lain, lebih mengejar Hikmat.. Ya saya jg belum bagus2 amat, mungkin malah lebih buruk. Tapi dorongan hati ini yg bikin saya nulis itu kemarin..
Iya pak, nanti saya coba tayuh ttg pendetanya. Tapi sedulur papat saya tau ga ya jawabannya ?

 J :     Saya tidak menyoroti orang2 yg bicara, saya menyoroti ucapan2nya.
Semuanya belum menguasai isi materi yg dibicarakan tapi pada sok tahu.

 A :     Iya pak, saya mengerti maksud bpk.. Saya memang suka sok tau..
Saya jd malu sendiri sudah ngulangi kesalahan kayak dulu..
Makasih ya pak atas nasehatnya..
Jangan bosan2 ya pak nasehati saya..
Terima kasih

 J :     Soal penyesatan dan kesesatan pada seseorang itu termasuk kegaiban tingkat tinggi.
Jangan semuanya dihakimi berdasarkan textbook agama, karena tidak semuanya tertulis di dalam agama dan kitab suci. Lagipula agama dan kitab suci juga harus lebih dulu dinalar dengan hikmat.

Sebelum menghakimi, seharusnya orangnya sudah menguasai materinya sehingga bisa dengan benar menghakimi. Kalau tidak begitu, maka penghakimannya itu tidak benar, zalim, hanya mengikuti kata hatinya sendiri, hanya mengikuti apa yg benar menurut dirinya sendiri tanpa lebih dulu tahu kebenaran yg sesungguhnya. Dengan penghakimannya yg seperti itu orangnya sendiri sudah berlaku sesat.

Memang anda sedang semangat2nya menyuarakan kebenaran.
Tapi hati2 dgn idealisme anda itu.
Tidak semuanya bermanfaat.
Jangan melemparkan mutiaramu kpd babi dan jangan memberikan emasmu kpd anjing.

 A :     Iya pak terima kasih nasehatnya..
Sebenarnya saya ga tau jg apa saya lagi semangat2nya menyuarakan kebenaran seperti yg bpk bilang, krn saya sendiri jg merasa belum benar2 amat, tp awal niat saya waktu itu hanya ingin sekali saya mengajak utk ga ribut  dan saling mencela antara ranting yg satu dgn yg lain. Jg sebenarnya ingin saya meluaskan nasehat/ajaran bpk ke org lain. Tp mungkin memang ada yg salah/kurang dlm diri saya yg tdk saya sadari atau cara saya salah atau mungkin saya salah menangkap. Saya yakin bpk mengerti isi batin saya, kalo ada yg salah mohon dinasehati ya pak.
Pointnya disini hati2 dgn idealisme saya sendiri ya pak? Oke, terima kasih byk pak.


 A :     Semalam saya coba tayuh ke sedulur papat soal pendetanya, tapi mereka ga tahu kegaibannya pendeta
itu, jg ga bisa nerawang apa benar beliau sudah disesatkan atau tidak, saya jg ga berani nanya terlalu jauh pak, takut nanti malah Tuhan ga suka perbuatan saya ini.. 

Pak, pikiran saya sudah penuh sama kebingungan..
Saya mohon doanya supaya Tuhan berkenan mengasihi saya agar saya tdk terlalu lama meraba raba. Saya memang sudah bertindak bodoh dan sok tau, malah mungkin saya sudah bersikap meninggikan diri di depan anakNya yg lain atau di hadapan Tuhan. Saya akan belajar lagi utk membuka diri dan pikiran saya.. Semoga Tuhan tdk marah sama saya..

Tadi malam saya ada 2 mimpi aneh pak setelah saya berdoa sungguh2 sama Tuhan,

yg pertama saya ada di atas laut yg ga dalam kayak pantai tapi luas sekali tenang sekali airnya
tapi waktu saya berenang main air jauh saya sampai di air yg bawahnya itu banyak rumput2 ilalangnya..

Ke 2, saya ada di tempat yg terpojok dan tiba2 ada org yg dtg 2 org berkelahi yg satu bawa pedang yg satu bawa alat penangkis, yg bawa pedang itu membabi buta menebas lah saya dan teman saya sangat ketakutan terkena pedang itu, disitu saya disuruh maju oleh yg pegang pedang tp saya sgt takut sekali sangat2 takut dan lalu saya kabur.. Tapi setelah itu ada teman saya bilang itu cuma guyonan..
Apa itu pertanda buruk buat saya ya pak?
Saya sampek kebangun kaget sekali sama mimpi itu.

Terima kasih banyak ya pak.
Semoga Tuhan membalas kebaikan bpk kpd kami..

 J :     Mimpi2 anda itu jawaban dari kasus anda itu.

 A :     Maksudnya gimana ya pak artinya.. Hehehe

 A :     Pak apa maksud mimpi2 saya kemarin itu artinya jangan melihat sesuatu hanya dgn sekilas tanpa tahu
dalamnya ? 
Pak... Apa kasus dan perbuatan saya kemarin itu sudah buat Tuhan kecewa pak..?

 J :     Artinya dalam kasus itu apa yg menurut anda baik, ternyata aslinya tidak semuanya baik seperti yg
anda perkirakan. Anda berprasangka baik, tapi sebenarnya tidak semua prasangka baik anda itu benar. Ada sesuatu yang tidak baik yang hanya akan anda ketahui kalau anda bisa menelisik kondisi yang sebenarnya.
Juga sebaiknya jangan anda masuk ke dalam pertentangan yg tidak bermanfaat.

 A :     Pak minta doa dan berkatnya ya pak biar saya ga sok tau lagi..
Biar bisa lebih dewasa dlm Tuhan..
Terima kasih

 J :     Jangan kebanyakan meminta seperti orang yg tidak kenal Tuhan.
Tuhan sudah banyak memberi kepada anda.
Anda sendiri yg harus tahu apa saja yg sudah anda terima dari Tuhan dan belajar mendayagunakannya.

 A :     Terima kasih pak atas nasehat2 bpk, sudah saya baca semua jawaban2 bpk. Wiiih, dag dig dug hati
saya bacanya. Iya pak, saya akui masih degil hati saya utk menggali apa yg sudah di beri Tuhan. Akhir2 ini jg saya merasa Roh KudusNya sering memberi ajaran lewat ilham2, memang kadang (sering) bentrok dgn pikiran manusia tp saya usahakan belajar utk membuka diri saya.. 
Pointnya : pengahayatan yg lebih dlm hal doa da keTuhanan. Maaf ya pak saya lambat sekali jalannya..
Oh iya pak, yg soal bola energi diatas rumah yg saya sugestikan menangkapi sukma/gaib2 negatif sampai ke sarang2 nya apa benar sudah berhasil pak? Bola energi dan energi hidup itu bisa diajak komunikasi kan pak?
Sekali lagi terima kasih byk ya pak.. Maaf kalo saya masih byk bodohnya.


_____



 A :     Selamat malam pak, semalam waktu baca alkitab dpt firman Yesus yg mengena di hati saya di
Yoh 20:19 : Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.
Saya mohon pengertiannya.. Apa hikmat yg benar dlm firman ini, dan sejauh mana kita boleh berkeinginan utk tahu sejatinya kebenaran Tuhan..
Saya merasa "disentil" oleh firman ini, krn memang sering saya berdoa agar diberi pengetahuan yg benar ttg Tuhan dan diperbolehkan mendengar suaraNya langsung..
Mohon bapak berkenan membimbing dan menasehati saya lagi.
Terima kasih..

 J :     Sebenarnya itu adalah tentang orang2 Israel dulu. Pada waktu itu ada banyak pertentangan di kalangan
bangsa Israel mengenai siapa Yesus sesungguhnya, apakah ia seorang Nabi ataukah benar seorang Anak Allah, dan mengenai darimana asalnya Kuasa yang dilakukan oleh Yesus, apakah itu adalah Kuasa yang diterimaNya dari Allah ataukah sama dengan kuasa yang dilakukan oleh ahli / tukang sihir.

Pengetahuan tentang Yesus dan Tuhan adalah pengetahuan gaib yang terlalu tinggi untuk manusia bisa mengetahuinya, termasuk pada jaman sekarang ini, sehingga tentang itu banyak orang sudah disesatkan oleh banyaknya nabi2 palsu dan orang2 yang salah dalam mengartikan agama.

Untuk percaya kepada Tuhan dan keberadaanNya orang harus bisa melihat "Sosok" Tuhan.
Untuk percaya kepada Yesus dan ke-Anak Allah-anNya orang harus bisa melihat Yesus dan kemuliaan Allah di dalam diriNya.
 
Walaupun banyak orang menuntut adanya pembuktian tentang itu, ingin bisa melihat sendiri sebagai bukti bahwa Tuhan Allah sungguh2 ada dan bahwa Yesus adalah Anak Allah, tapi tidak ada orang yang mampu membuktikannya sendiri. Itu terlalu tinggi untuk semua orang.

Karena itu pada jaman itu, termasuk pada jaman sekarang ini, tidak banyak orang yang sungguh2 tahu siapa Yesus sebenarnya. Orang tidak bisa melihat Allah dan tidak bisa melihat ke-Allah-an di dalam Yesus. Orang tidak bisa melihat kemuliaan Allah di dalam diriNya..
Orang hanya bisa percaya atau tidak saja kepada Yesus dan semua perkataanNya.
Karena itu Yesus memberi pernyataan : Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya kepadaNya, karena semuanya itu tidak akan sia-sia.

Firman itu bisa menjadi nasehat untuk kita sekarang ini, yaitu untuk kita tidak berkeras dengan pemikiran kita sendiri. Pemikiran manusia tidak akan bisa menjangkau Tuhan. Apalagi mengenai kegaibanNya dan pekerjaan2Nya. Karena itu kita harus belajar mengedepankan hikmat yang dari Tuhan atas sesuatu yang bersifat ketuhanan dan ke-Allah-an, jangan menyombongkan nalar dan logika.

 A :     Pak, jangan bosan2 ya pak ngajarin saya.. Saya ingin belajar terus biar bisa benar pak..
Minta maaf kalo ada perbuatan atau ucapan saya yg kurang berkenan.
Terima kasih




-----------------









-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
<<  Kembali ke Ngobrol 5 - 7                                                                             Lanjut ke Ngobrol 5 - 9  >>





 







Comments