Ngobrol 5

   Kebatinan dan Kegaiban

 

Halaman ini berisi ringkasan
dan editan tanya jawab Penulis dengan pembaca. Mudah-mudahan berguna untuk menambah pengetahuan dan hiburan.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
                                                         Lanjut ke Ngobrol 5 - 2  >>  
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------





 A :    
Selamat malam pak,
sudah lama saya tertarik dengan ilmu kebatinan, dan waktu saya baca tulisan anda saya merasa nyaman untuk minta bantuan kpd anda.
Pak yang saya mau tanya adakah potensi dalam diri saya untuk belajar dunia kebatinan ?
Bagaimana cara saya agar bapak dpt "melihat" saya dari jauh ?
Mohon maaf bila ada salah kata atau kekurangan.
Terimakasih banyak..

 J :     Tolong dikirimkan saja foto diri anda, cukup dgn kamera HP saja, spy saya bisa memeriksa dgn lebih
seksama.
terima kasih

 A :     Selamat malam bapak, sebelumnya terima kasih sudah mau menyisihkan waktu utk membalas email
saya.. pak ini sudah saya kirim foto saya apakah sudah cukup utk "melihat" saya dari sana pak.. ?

Pak saya juga ada beberapa pertanyaan, kiranya bapak berkenan untuk memberi saya pencerahan.

1. Apakah untuk belajar ilmu kebatinan harus yang beragama tertentu? karena yg saya tahu banyak ilmu yg mengarah ke agama tertentu pak ? kebetulan saya non-muslim.

2. Apakah belajar ilmu kebatinan harus disertai puasa pak ? puasa seperti apa yg dimaksud ? karena cara berpuasa saya berbeda dengan cara puasa agama lain ...

3. Apakah ada hal2 / pantangan yang menghalangi seseorang utk belajar kebatinan? kalau ada apa saja ya pak..

Sementara itu dulu ya pak yg saya mau tanyakan.
Terima kasih banyak atas perhatiannya


 A :     Maaf mengganggu pak.
Adalagi satu pertanyaan saya.. bagaimanakah kondisi sedulur papat saya ? Sebelumnya saya tidak pernah tahu tentang sedulur papat karena kebetulan saya bukan orang jawa.. Bagaimana ya pak cara agar saya bisa bertemu dengan mereka? atau paling tidak bisa berkomunikasi langsung.
Terimakasih banyak..

 J :     Mengenai pertanyaan anda :
1. Apakah untuk belajar ilmu kebatinan harus yang beragama tertentu ? karena yg saya tahu banyak ilmu yg mengarah ke agama tertentu, kebetulan saya non-muslim.
2. Apakah belajar ilmu kebatinan harus disertai puasa ? puasa seperti apa yg dimaksud ? karena cara berpuasa saya berbeda dengan cara puasa agama lain ..
3. Apakah ada hal2 / pantangan yg menghalangi seseorang utk belajar kebatinan?  kalau ada apa saja ?

Sebenarnya tentang keilmuan, apa pun jenisnya, selain tergantung pada orang yg mengajarkannya, juga tergantung pada latar belakang keilmuan itu sendiri, shg kalau kita ingin mempelajarinya, kita juga harus memahami latar belakangnya. Jadi memang kita harus mencari yg sesuai dgn diri kita sendiri.

Pemahaman yg saya tuliskan di situs saya adalah bersifat kebatinan, universal.
Tujuannya adalah untuk menggali potensi kegaiban diri manusia. Karena itu tidak ada jenis ilmu yg akan bisa langsung kelihatan hasilnya, perkembangannya juga tidak akan terasa, orangnya sendiri nantinya yg harus menilai, dulu bisa apa, sekarang bisa apa, apakah dulu sudah bisa melakukan yg spt sekarang, dsb.

Apa yg saya tuliskan di situs saya tidak berlatar belakang agama, tetapi berlatar belakang budaya jawa, tetapi sudah disesuaikan kepraktisannya untuk orang2 jaman sekarang. Ada hubungannya dengan ketuhanan, tapi bukan agama.
Dalam mempelajarinya tidak ada laku2 khusus spt halnya orang yg berguru.

Laku puasa hanya dilakukan berdasarkan panggilan hati saja (batin), tidak ada puasa khusus.
Pantangan juga tidak ada.
Untuk mempelajarinya hanya diperlukan interest saja dan kemauan untuk berusaha mempelajarinya, dimulai dari yg mudah dulu kemudian baru meningkat ke tingkatan yg lebih tinggi, dari olah rasa, cara menayuh keris dgn bandul, olah batin, dsb.

Dari melihat foto anda, kelihatannya bisa saja anda belajar kebatinan, terutama mengolah kepekaan rasa, kelihatannya kecerdasan batin anda cukup baik. Mengenai kemampuan yg lain mungkin tidak bisa cepat menguasainya, karena mungkin anda tidak memikirkannya dalam keseharian anda, ditambah lagi kehidupan jaman sekarang membuat kita tidak bisa tekun dan khusyuk mempelajarinya, tidak spt halnya orang2 yg berguru. Tetapi dengan berguru pun tidak selalu bisa ilmunya dikuasai dalam waktu singkat.

Tentang keinginan bisa melihat gaib, saya tidak bisa menjanjikannya bhw nantinya anda akan bisa melihat gaib, karena saya tidak bisa secara langsung membukakan penglihatan gaib anda. Apalagi keinginan bisa melihat sedulur papat sendiri, karena orang yg sudah bertahun2 berpraktek sbg pakar supranatural saja belum tentu pernah melihat sedulur papatnya, tapi memang ada orang2 yg beruntung bisa bertemu dan bisa melihat / berkomunikasi dgn sedulur papatnya itu.

Sedulur papat anda masih sama dgn orang lain yg umum, yaitu masih 2, belum lengkap 4.

Saya juga mendeteksi ada sosok sukma (arwah) suami istri kakek2 dan nenek2 yg memperhatikan anda dari jauh. Yg kakek2 kelihatannya orang dari Sumatera, yg nenek2 kelihatannya dari Eropa, mungkin dari Belanda. Kelihatannya mereka adalah leluhur anda yg sayang sekali kpd anda.
Mungkin anda akan sering mendapatkan bisikan gaib dari mereka, menjadikan anda banyak ide dan ilham, dan bisa menjadikan anda peka tentang hal2 gaib. Itu bisa menjadi tambahan modal anda untuk peka rasa dan batin.

Silakan dibaca2 dulu saja tulisan2 di situs saya, juga komen / pengalaman dari para pembaca yg lain untuk menambah pemahaman anda, barangkali ada trik belajarnya yg bisa anda terapkan untuk diri anda sendiri.

Terima kasih

 A :     Terimakasih atas keterangan yg bpk berikan..
Saya jadi lebih tertarik pada hal kebatinan.
Cuma pak, saya masih agak bingung tentang olah rasa..
Saya sudah beberapa kali baca artikel bapak soal olah rasa... Rasa yg seperti apa ya pak yg diolah ? Hehehe.. Maaf kalau pertanyaan saya ngaco.

Terus kalo boleh tahu pak, tentang yg bpk bilang ada sepasang sukma suami istri yg mengawasi saya itu, kenapa ya mereka mengawasi saya ?
Memang saya asli orang Sumatra. Tapi nenek saya tidak ada yg orang belanda ato eropa. Otomatis kalau mereka leluhur saya tapi kan kami tidak pernah ketemu.. Kira2 apakah ada manfaat lain dari mereka buat saya pak? Mereka mengawasi saya dalam hal apa ya pak?

Satu lagi pak, bagaimana ya pak cara memanggil sedulur papat saya ? Dengan latar belakang saya yg bukan orang jawa. Mohon maaf kalo terlalu berlebihan pertanyaan saya pak..
Trimakasih

 J :     Tentang olah rasa itu ...... saya bingung juga menjelaskannya,
tapi sebaiknya anda ngobrol2 dgn orang jawa tentang budaya jawa, nantinya anda akan bisa lebih mengerti maksudnya olah rasa.

Katanya mereka dulu tinggal di kota Padang dan hidup sekitar 50 tahun yg lalu. Jadi mungkin saja anda tidak kenal. Tapi kalau ada orang2 tua yg masih tahu kehidupan saudara2nya dulu, mungkin ada yg tahu tentang mereka.

Tentang sedulur papat itu, anda harus bisa kontak rasa, atau melihat gaib, barulah anda bisa menyadari keberadaannya, karena kalau tidak, seandainya pun mereka duduk atau berdiri di hadapan anda, anda tidak akan menyadarinya.

terima kasih

 A :     Waduh kalau sekitar 50 thn yg lalu mungkin mereka bukan leluhur saya pak.
Karena tadi saya tanya ibu saya kalau sampai ortunya buyut saya tidak ada yg org eropa seperti bapak bilang. Tapi ya gak tau lagi.. Tapi saya penasaran dengan mereka.. Kalau boleh saya minta tolong bapak utk menanyakan ke mereka, mereka dari garis ayah atau ibu saya.. Hehe..

Oh ya pak, saya dapat keterangan dari temen saya sebaiknya kalau mau meditasi utk olah rasa atau batin sebaiknya mandi kembang dulu. Benar tidak pak ?
Sebelumnya trimakasih atas perhatiannya.. Mohon maaf bila pertanyaan saya mengganggu bapak.
Salam super       

 J :     Katanya leluhur dari garis bapak.

Sebelum meditasi mandi kembang dulu, ya itu bagus, tapi tidak harus.

 A :    
Oke deh kalo begitu..
Terimakasih perhatiannya pak..


---------


 A :    Selamat pagi pak..
Maaf saya mengganggu.
Saya mau tanya, saya ingin belajar tayuh keris sebagai dasar belajar olah rasa seperti yg bapak bilang. Tapi bagaimana jika saya tidak punya keris atau batu akik ?? Adakah cara lain utk bisa berkomunikasi dgn leluhur saya yg bapak bilang memperhatikan saya dari jauh ?

Oh ya pak, mungkin bapak ada saran, bagaimana cara saya agar bisa lebih fokus dalam batin utk meditasi olah rasa jika hati dan pikiran saya sedang kacau?? Kebetulan beberapa bulan ini saya sedang kacau dengan masalah cinta pak ( galau ) hehehehe.. Dan ada beberapa masalah lain yg sering mengganggu konsentrasi saya.

Mohon pencerahannya pak, karena saya sudah sering coba meditasi olah rasa tapi selalu terputus karena terbersit akan masalah kehidupan saya.. 
Terimakasih atas perhatian bapak. Salam

 J :    
He he he galau nih yee .....
Meditasi olah rasa itu awalnya adalah proses mencari keheningan, kalau perlu mjd spt orang yg sedang melamun. Atau diam menyepi memandangi pemandangan alam. Selebihnya biarkan ide dan ilham mengalir sendiri, jangan dipikirkan.

Belajar menayuh itu bisa juga dgn batu koral atau gagang kayu.
Kalau susah ya ... pinjam saja cincin akik teman anda ....

 A :     Oke deh pak terimakasih arahannya..
Oh ya pak, saya pernah mimpi yg menurut saya aneh dan sampai sekarang saya sering memikirkan maksudnya. Saya mimpi sdg mengikuti acara pemakaman seorang raja suatu kerajaan (pemerintahan). Dalam acara itu saya seperti seorang tamu yg penting dan saya disuruh orang / salah satu petinggi kerajaan utk maju kedepan utk semacam memberi penghormatan.
Kira2 seperti itu mimpi saya.
Apakah itu mimpi biasa pak? Atau ada artinya yg saya tidak tahu.
Sekali lagi terimakasih atas perhatian bapak. Salam

 J :     Mohon maaf sampai sekarang saya belum tahu arti mimpinya.
terima kasih

 A :     Tapi menurut bpk itu mimpi biasa atau ada maksudnya pak?
Meskipun belum tau artinya mungkin bpk bisa melihat itu mimpi biasa atau tidak. Terima kasih atas perhatian dan waktunya pak. Maaf jika mengganggu. .

 J :     Sampai sekarang saya belum tahu apakah mimpi itu ada hubungannya dgn gaib, karena saya tidak
menemukan sosok gaib yg memberikan mimpi itu.
terima kasih


--------



 A :    
Selamat sore pak,
saya ingin minta petunjuk bapak tentang masalah kehidupan yg berhubungan dengan batin. Sekiranya bapak bersedia memberi saya masukan. Karena saya melihat bapak cukup bijaksana (terutama dari tulisan anda).

1. Apa perbedaan antara ide / ilham yg muncul dari batin dgn ide / ilham yg dari pikiran ??
Karena sering saya hening utk berusaha mencari jalan keluar dari masalah kehidupan dan muncul ide2 / ilham2 yg saling bertentangan.
Pada saat saya tenang saya seperti dapat ide / jalan yg berkaitan dgn kebesaran kuasa Tuhan dan saat itu jg muncul ide berlawanan yg berkaitan dgn keterbatasan manusia (semoga bapak paham maksud saya, karena saya sendiri bingung menjelaskannya).
Mana yg harus saya pilih sebagai jawaban batin ?? Karena kalau saya pilih yg berkaitan dgn apapun bisa terjadi dgn nama Yesus (sesuai keyakinan saya), tapi di lain pihak saya juga merasa saya terlalu muluk utk minta hal yg besar kepadaNYA.
Apakah sebenarnya yg mjd ciri ide / ilham dari batin yg harus saya ikuti ??

2. Bagaimana menyikapi masalah kebatinan jawa yg bahkan berhubungan dengan dewa2 seperti tulisan bapak dengan spritual yg saya percaya sebagai pengikut Yesus? Karena menurut ajaranNya sepanjang yang saya tahu Yesus tidak pernah menyarankan meminta kekuatan lain selain daripada percaya kepadaNYA. Dan tidak pernah mengatakan bahwa dewa sebagai utusan ALLAH. Dan hanya ada Roh Allah termasuk malaikat dan iblis termasuk setan, mungkin jin dan siluman.

3. Apakah ada jin kristen, sedangkan ada jim muslim, hindu dll.

Sekiranya bapak bersedia meluangkan waktu utk menjawab. Maaf bila pertanyaan saya ngawur2 karena saya butuh bimbingan dari seseorang yg bijak dalam mengenal roh dan spiritual seperti bapak. Terimakasih

 J :     
1. Ide dan ilham dimengerti sbg suatu bisikan gaib yg berasal dari luar kesadaran manusia yg diterima di dalam pikiran manusia.
Jika bisikan gaib itu tidak berasal dari sesosok gaib lain, maka diartikan bisikan itu berasal dari batin / sukma si manusia sendiri, yg umumnya berasal dari roh sedulur papatnya.

Roh manusia terdiri dari 2 unsur, yaitu roh pancernya dan roh sedulur papatnya.
Roh pancer hadir secara biologis manusia, melambangkan kesadaran si manusia.
Roh sedulur papat hadir secara gaib sbg pendamping roh pancernya.

Dalam kondisi manusia sadar berpikir, maka ide / ilham itu berasal dari sedulur papatnya.
Dalam kondisi pikiran manusia mengambang, atau seperti sedang melamun, atau berada di alam bawah sadar, kadang2 terjadi semacam percakapan antara pancer dan sedulur papatnya.

Jika itu terjadi, biasanya roh sedulur papatnya akan memberikan masukan2 yg bersifat membangun kualitas diri si manusia ke arah yg positif, sedangkan roh pancernya yg lebih banyak bersifat biologis manusia, seringkali memunculkan kata2 yg sifatnya melemahkan, bisa juga malahan mengarahkan si manusia untuk berbuat yg tidak baik, untuk mengoptimalkan aspek biologisnya, malahan bisa mjd iblis baginya.

Dalam hal ini sedulur papatnya itu berfungsi sbg alat kontrol diri bagi si manusia.
Selebihnya tergantung si manusianya sendiri apa saja yg akan diperbuatnya.
Pilih saja yg sifatnya membangun kualitas diri, jangan yg jelek.

Hubungannya dgn Yesus, Yesus mengajar manusia spy menggunakan kesadarannya yg tertinggi, dalam hal apapun, baik duniawi maupun ketuhanan, tidak mengajar manusia menggunakan kesadaran yg rendah, yg menyebabkan manusia hidup dalam kehidupan yg rendah.


2. Masalah kebatinan jawa adalah mengenai budaya / tradisi dan sikap batin dalam kehidupan manusia sehari2, tidak berhubungan langsung dgn agama tertentu, walaupun para penganutnya juga beragama, dan agama juga mempengaruhi budaya / tradisi dan sikap batin manusianya.

Masalah kehidupan sehari2 tidak semuanya tertulis di dalam kitab suci agama, walaupun sebenarnya sudah implisit tersirat, tapi tidak semuanya tersurat. Akibatnya kemudian banyak memunculkan pendapat2 dan interpretasi yg tidak semuanya sejalan, malah banyak yg berlawanan. Malah juga memunculkan banyak aliran di dalam agama.

Yesus memang berkarakter keras. Sama dgn Nabi2 sebelumNya dan sesuai ajaranNya yg bersifat ketuhanan Ia mengajar manusia spy mengandalkan diri kpd Tuhan, tidak kpd yg lain, tidak kpd mahluk halus, tidak juga kpd kemampuan manusia sendiri, tidak kpd uang, tidak kpd rejeki dari pekerjaan, tidak kpd kekuasaan, pangkat dan derajat, tidak kpd angkatan perang, tidak kpd kepintaran dirinya, tidak kpd keberuntungannya, tidak kpd kehebatannya, tidak kpd keilmuannya, tidak kpd teknologi modern, tidak kpd dukun, tidak juga kpd dokter dan rumah sakit beserta peralatannya yg modern, tidak kpd komputer dan teknologi canggih, tidak kpd apapun, hanya kpd Tuhan.

Semuanya benar sesuai sifat ajaranNya yg adalah ketuhanan.

Masalah kebatinan jawa hanyalah salah satu saja dari "isi" kehidupan manusia sehari2.
Di tempat yg lain isi kehidupannya berbeda lagi. Ada yg kental bernuansa kebatinan, ada yg kental bernuansa agama, ada yg kental bernuansa klenik dan mistik, ada yg kental mengedepankan rasionalitas dan kemampuan manusia hidup dgn kemampuannya sendiri dgn cara hidup modern dan menciptakan teknologi modern, ada yg tidak lagi mengedepankan kepercayaan kpd Tuhan, ada juga yg bahkan tidak mau lagi percaya kpd Tuhan dan tidak mau berketuhanan (atheism).

Agama adalah sesuatu yg lain, sesuatu yg khusus. Jalankanlah itu dgn benar dlm kehidupan anda, walaupun anda berada di lingkungan kehidupan yg perilakunya beraneka ragam.

Tulisan2 tentang kebatinan jawa dan kegaiban hanyalah mjd bahan untuk menambah wawasan kita, diharapkan bisa mjd bahan untuk membentuk kebijaksanaan yg sepuh, yg sesudahnya dapat mjd pondasi yg kuat atas kepercayaan kita berketuhanan, dan membantu kita menggunakan kesadaran kita yg tertinggi untuk berketuhanan dan untuk menjalankan kehidupan kita sehari2.

Manusia bukan robot yg hidupnya sudah terprogram sejak awal.
Manusia mempunyai akal budi dan roh dan memiliki kehendak bebas.
Adanya keinginan2 dan pengetahuan2 dalam kehidupan manusia bisa mengarahkan manusia hidup dalam kehidupan yg rendah, bisa juga mengarahkan manusia hidup dalam kehidupan yg berkualitas dan sesuai dgn kehendak Tuhan.

Pengekangan pada keagamaan saja bisa berefek negatif, seperti yg terjadi pd bgs Israel dulu. Sekalipun mereka berketuhanan dan ada banyak Nabi yg dikirimkan kpd mereka, tetap saja mereka tertarik kpd sesuatu yg lain yg mendorong mereka melakukan perbuatan2 berhala. Dan itu bukan hanya terjadi pada bgs Israel dulu saja, tapi juga terjadi pada banyak orang di masa sekarang. Bahkan ada banyak orang yang mengatasnamakan Tuhan dan agama atas perbuatannya yang sama dengan berhala dan sesat.
Pengekangan pada keagamaan saja bisa juga berefek negatif lain, manusia bisa terdorong untuk berperilaku extrim.

Kadangkala memang diperlukan sudut pandang lain spy manusia mjd lebih bijaksana.
Berperilaku klenik bisa menjauhkan manusia dari Tuhan.
Mengandalkan diri kpd dokter dan peralatan canggih kedokteran, bisa juga menjauhkan manusia dari Tuhan.
Berpegang pada rasionalitas, hidup modern, teknologi modern, bisa juga menjauhkan manusia dari Tuhan.
Apalagi sikap yg tidak mau lagi percaya kpd Tuhan dan tidak mau berketuhanan, itu jelas menjauhkan manusia dari Tuhan.

Setidaknya pengetahuan dan wawasan tentang fenomena kehidupan nyata memang diperlukan supaya manusia memiliki bahan untuk membentuk kepribadiannya yg berkualitas dan membentuk kesadaran yg tinggi dalam berketuhanan. Dengan membaca tulisan2 saya anda juga mendapat wawasan baru untuk kebijaksanaan anda kan ?
Selebihnya tinggal orangnya saja, apakah jalan kepercayaannya dan perbuatan2nya itu sejalan dgn yg menjadi kehendak Allah.
Itulah juga sebenarnya yg mjd misi Yesus menebus manusia.


3. Apakah ada jin kristen sedangkan ada jin muslim, hindu dll.
Dulu tidak ada, sekarang ada, tapi hubungannya adalah murni ketuhanan, bukan keilmuan, dan bukan agama.

terima kasih


 A :     Terima kasih atas perhatian bpk dalam menjawab pertanyaan saya..( sedikit curhat sih termasuknya ...
hehehe)
Saya semakin mengerti tentang berketuhanan skrg.. meskipun banyak yg masih saya belum mengerti tentang berketuhanan.
Kalo boleh tau pak kenapa dulu gak ada jin kristen dan skg ada ? Padahal kan jaman dulu lebih banyak org yg tekun dalam hal agama drpd sekarang. 
Terimakasih sebelumnya pak.

 J :   
Dulu belum ada, karena memang perhatian dan firman2 Tuhan ditujukan kpd manusia saja.

Tetapi skr sudah terjadi pemenuhan doa Yesus spt yg tertuang dalam doa Bapa Kami :
Allah Bapa kami yang di surga,
Dimuliakanlah namaMu ......... (di bumi seperti di surga)
Datanglah KerajaanMu .......... (di bumi seperti di surga)
Jadilah KehendakMu ............. (di bumi seperti di surga)

Allah sudah membangun kerajaanNya di bumi, di tanah Jawa, dan ada yg dijadikan Raja,
Di tempat itu Raja itu dan Yesus, membuka kemurahan untuk semua roh / jiwa yg dianggap layak untuk datang kpd Tuhan, dan mereka diajar untuk mengenal Tuhan. Anggotanya sudah jutaan.

Ini juga adalah penggenapan firman Yesus tentang Ratu dari Selatan ......

Tetapi ini terkait dgn kegaiban tingkat tinggi, tidak sembarang mahluk, apalagi manusia, bisa mengetahui rahasia itu......

Sekalipun anda tidak tahu tentang rahasia itu, setidaknya ini menjadi informasi yg berharga untuk kebijaksanaan anda, dan cukup untuk anda saja. Suatu saat jika anda mampu bersugesti kpd Allah dan Yesus, mungkin anda juga akan dibukakan pengertiannya dan diperkenankan tahu tentang rahasia itu.
Ini adalah pekerjaan Tuhan pada akhir jaman.
 A :  
Terima kasih banyak pak. Jujur saya sendiri semakin yakin tentang Yesus dan berkeTuhanan. Dan tanda2 akhir zaman yg diramalkan Yesus pun jg semakin nyata, sebenarnya saya sudah memperkirakan lewat kejadian2 nyata...... Cuma 1 yg saya bingung, yaitu tentang Ratu dari selatan tersebut. Apakah ratu itu adalah Yesus sendiri atau bukan. Sedangkan Yesus adalah "Raja" yg sudah diberi kewenangan utk menghakimi yg hidup dan yg mati. Lalu siapakah Ratu itu ?

Saya masih berusaha belajar utk mengerti itu. Terimakasih atas perhatian bapak. Saya sangat beruntung bisa mengenal bapak meskipun hanya lewat tulisan.

 J :    
Ratu itu adalah orang lain yg juga diangkat mjd Raja.
Sudah juga tersirat di dalam kitab Wahyu.
Tapi ini terlalu tinggi untuk anda sekarang.
Tapi tidak lama lagi anda akan tahu jawabannya, jadi gak usah penasaran, nantinya akan terbuka sendiri.


_____


 A :  
Salam, pak saya mau tanya2 lagi ke bapak seputar spiritual kebatinan.

1. Tentang sugesti dalam berdoa, apa sebenarnya maksud dari kata "sugesti" ?
Dan apa bedanya dengan "percaya" ?
Selama ini saya menganggap sugesti adalah sama dengan percaya. Sama seperti saya bersugesti Tuhan mempunyai kuasa yg lebih drpd kuasa roh dunia apapun. Itukan juga sama seperti saya percaya atau yakin dgn hal itu?? Apa beda sugesti dan percaya? Dan bagaimana saya bisa bersugesti ke sosok halus jika saya tidak mengenal sosok mereka? Seperti saya ingin bertemu dan bertanya sesuatu ke leluhur saya?

2. Apakah kalau bersugeti itu kita juga menggunakan pikiran ?  Karena tulisan bapak ada yang bilang bersugesti dan membayangkan kita berhadapan dgn sosok Tuhan. Menurut saya jika begitu kita harus bervisualisasi / membayangkan. Sedangkan selama ini yg saya tahu saya membayangkan / bervisual dgn pikiran. Tapi di lain sisi bapak bilang dalam bermeditasi harus dgn batin bukan dgn pikiran.
Jujur saya bingung pak tentang metode yg benar.

3. Apa beda roh dengan hati atau perasaan?   Seperti berdoa dengan roh.
Sebagai org awam saya mengartikan roh saya tdk kelihatan, bagaimana saya bisa menggunakan roh utk beribadah selain dgn "perasaan" saya yg saya gunakan utk "bertemu" Dia.

4. 2 hari yg lalu setelah saya berdoa menjelang tidur dgn khusuk. Lalu saya tidur, setelah itu saya mimpi tapi antara sadar dan tidak. Ada yg menekan di dalam jiwa saya, entah itu pikiran atau batin (karena saya mimpi dan antara sadar dan tidak), saya merasa ada semacam sifat / cahaya / energi yg menekan saya dari segala sisi, tapi semacam dgn "pikiran" saya berusaha menggerakkan energi itu utk jauh dari saya. Sebelumnya, saya berdoa utk mendapat bimbingan dari Roh Kudus dampingi saya dan membantu saya "melawan" nafsu duniawi saya. 
Dalam mimpi itu sy merasa lama sekali "bertarung" di mimpi itu. Sampai akhirnya saya bangun dan melihat jam ternyata saya tidur masih 2 jam. Apakah itu cuma visualisasi pikiran saya saja pak ? Karena saya ingin Roh Kudus bantu saya melawan nafsu duniawi saya.

Mohon bantuan bapak utk menyikapi pertanyaan saya pak.. Maaf jika terlalu banyak hal yg saya ingin ketahui dari penglihatan bapak. Saya hanya ingin bagaimana "menggerakkan" roh saya utk berdoa kepadaNya yg dari semula juga adalah Roh.
Terimakasih banyak

 J :   
Dalam tulisan2 saya ada banyak kata sugesti, tapi masing2 artinya harus dimengerti sesuai konteks tulisannya masing2, jangan disamaratakan artinya.

Dalam hal berdoa, arti sugesti disitu dimaksudkan spy dalam berdoa itu kita mengkondisikan hati, pikiran dan batin, semuanya, fokus perhatian dan doa kita diarahkan kpd Tuhan di atas sana, jangan kata2 doanya hanya berputar2 saja di dalam hati dan pikiran. Itu saja intinya. Jangan seperti orang yg sedang berkata-kata di dalam hati, yg kata2nya tidak keluar.

Di dalam tidur anda itu kelihatannya yg anda alami adalah yg orang jawa menyebutnya "tindihan".
Kelihatannya ada sosok jin hitam besar yg ingin masuk ke badan anda. Kelihatannya sekarang ini dia masih menunggu anda di tempat anda tidur. Mungkin di salah satu bagian tembok tempat anda tidur anda bisa merasakan dgn telapak tangan anda ada hawa yg berbeda, semacam setruman listrik halus atau rasa yg lain. Di situlah sekarang posisinya berada. Mungkin dia tertarik dgn kekhusyukan anda. Tindihan dan akibatnya bisa anda baca dlm tulisan saya berjudul Pengaruh Gaib Thd Manusia.

Jenis halus seperti itu bisa dgn mudah diusir dgn minyak jafaron. Oleskan saja minyak jafaron ke badan anda dan ke bagian tembok tempat posisinya berada.

 J :  
Tentang perbedaan2 arti dan istilah, setelah anda menjalankan sendiri nantinya anda akan tahu sendiri perbedaan maksudnya.
terima kasih

 A :  
Oh gitu ya pak..
Tapi sebelumnya apa tujuan jin itu coba merasuki saya pak ??
Apa kekhusyukan dalam berdoa mengganggu keberadaannya?
Menurut bapak apa ada efek negatifnya buat saya ?
Oke pak, nanti malam saya coba mencari dimana posisinya. Sekalian belajar . Hehehe
Terimakasih banyak pak.

 J :   
Ada banyak macam mahluk halus yg mendatangi seseorang karena kekhusukannya berdoa, zikir / wirid. Itu sifatnya alami. Mengenai efeknya, anda bisa baca tulisan saya berjudul Pengaruh Gaib Thd Manusia.

Untuk belajar mendeteksi posisinya anda bisa latihan mengikuti tulisan saya yg berjudul Olah Rasa Dan Kebatinan.

terima kasih

 A :  
Pak, kemaren malam saya coba sugestikan kepada mahluk yg bapak bilang posisinya di tembok kamar saya.. Saya coba sugestikan ingin kenalan dan saya minta datang ke dalam mimpi saya. Saya sendiri gak yakin akan tersampai atau tidak sugesti saya. Tapi waktu tidur saya mimpi ada seperti teman saya yg datang kepada saya. Dia ramah sekali kepada saya dan datang menawari pekerjaan.
Menurut bapak apakah itu mimpi biasa atau ada artinya pak ?
Hehehe.. Maaf kalo pertanyaan saya gak bermutu pak.
Terimakasih atas perhatiannya..

 J :   
Saya belum tahu pasti tentang mimpi anda itu apakah benar berasal dari sosok halus tsb.
Jika benar mimpi tsb berasal dari sosok halus itu, memang kondisinya dia akan mengajak "pertemanan", karena tujuannya datang adalah untuk menyatu dgn anda, masuk ke dalam tubuh anda.
Tetapi sebaiknya tanamkan dalam kesadaran anda untuk tidak menerima sosok tsb masuk ke dalam tubuh anda, karena efeknya akan tidak baik.
Silakan dibaca tulisan saya yg berjudul Pengaruh Gaib Thd Manusia.

terima kasih

---------



 A :    
Salam sejahtera, sudah lama nih pak saya tidak tanya2 kepada bapak sehubungan dengan kebingungan saya tentang apa yg sebenarnya saya cari dalam hidup ini. Hal duniawikah ataukah hal rohani. Karena sebenarnya saya tertarik dengan hal2 kegaiban karena berhubungan dengan permasalahan duniawi saya. Bahkan saya sempat mendatangi beberapa paranormal utk memenuhi keinginan nafsu saya.
Tapi, meskipun saya mencari "bantuan lain" tersebut saya selalu merasa percaya dengan nasihat alkitab : " Jika Tuhan menghendaki, siapa bisa melawan ?  Siapa yg sanggup meluruskan apa yang dibengkokkan Tuhan dan siapa yang sanggup membelokkan apa yang diluruskan Tuhan ? ".

Saat saya bertemu bapak lewat web ini, saya malah tertarik utk lebih berhubungan dengan "roh2 dunia" utk mendapatkan keinginan saya tersebut. Karena dalam web bapak juga berisi tentang cara2 meditasi, berhubungan dengan roh2 halus dan tuah2nya yang menunjang sisi keduniawian seseorang. Tapi disitu juga bapak menjabarkan tentang sisi ketuhanan yang mana bapak banyak mengambil contoh dari sosok Yesus yang juga saya percayai.

Dan setelah saya renungkan, ternyata selama ini Tuhanlah yang saya butuhkan meskipun keinginan nafsu duniawi saya sangat menekan saya ketika saya mencari Tuhan.
Tetapi disitulah nyata firman Yesus : tidak mungkin seorang hamba mengabdi kepada 2 tuan, karena jika begitu ia akan mengasihi yang satu dan membenci yang lain.
Saya sering nangis sendiri pak kalo ingat2 bodohnya saya yang sudah seringkali diselamatkan Tuhan waktu saya minta tolong tapi tetap saja saya tidak melakukan apa yg seharusnya saya lakukan buat Dia.

Pak, kiranya bapak berkenan untuk membantu saya dalam berkeTuhanan yang benar, karena sampai sekarang pun saya belum bisa bersugesti langsung kepadaNya.
Kalo berkenan saya hanya minta nasehat ke bapak. 

1. Dalam merenung saya mencoba memposisikan diri saya dengan netral, saya tidak anti terhadap pencerahan2 atau sejarah2 dari agama2 lain supaya saya tidak egois dan menganggap hanya agamaku saja yang benar. Tapi di sisi lain saya menjadi lemah kepercayaan saya terhadap Yesus.
Sulit saya menjabarkannya tapi saya harap bapak mengerti maksud saya. Mungkin bapak punya nasehat yang berarti buat saya.

2. Dalam mencari kerajaan sorga dan kebenarannya seperti perintah Yesus, saya memposisikan diri saya sama seperti orang lain yg tidak kenal Yesus tapi ingin mendapat kebenaran tentang Tuhan yang benar. Apakah itu termasuk kemunduran pak, mengingat saya sudah dibaptis dan saya sejak kecil beragama kristen.

3. Beberapa minggu yang lalu saya waktu melakukan saat teduh / meditasi, tiba2 saya mendapat gambaran seperti kepala burung. Saya kaget dan reflek saya fokus ke pikiran. Ya setelah itu blank semua fokus batin saya. Kira2 itu halusinasi saya ato apa ya pak ??  Karena setiap saya berdoa dan meditasi saya meminta pendampingan Roh Kudus utk menguatkan roh saya agar mampu tinggal dalam firmanNya.

4. Dalam sugesti kepada Tuhan maupun mencari kebenaran tentang Tuhan apakah harus bisa olah rasa dan kebatinan dulu pak ?? Karena jujur sampai skrg saya tidak bisa masuk ke dunia gaib lewat meditasi. mungkin karena saya tidak tertarik utk mengenal roh2 dunia dan tiap hening saya hanya merenungkan ingin mencari kebenaran Tuhan yang nyata dan saya mampu juga layak tinggal dalam naungan Tuhan. Mungkin itu yang dinamakan sugesti ya pak? Interest saya ke arah situ tadi makanya saya gak bisa2. Hehehhehe..

5. (Ini sedikit menyinggung privasi bapak, terserah bapak mau menjawab atau tidak)
Sepanjang pengalaman spiritual bapak, ajaran agama mana yang bapak percaya sebagai jalan yang benar tentang Tuhan. Karena kalo saya menilai (tentunya dengan keterbatasan saya) semua agama benar menurut pandangannya sendiri2 yang sama2 tidak tahu agamanya itu benar atau tidak karena hanya mewarisi agama ortunya.

6. Sering sekali setelah hening dalam rangka pencarian spiritual kepala saya seperti penuh pak. Banyak pikiran2 dan pertanyaan2 yang sarat dengan kelogikaan suatu kebenaran. Sampai2 sumpek pak. Berpikir saya seperti tajam tapi saking tajamnya itu buat saya semakin lelah pikiran saya dan akhirnya saya sumpek sendiri karena banyaknya pertanyaan2 yang timbul dan saya tidak tahu jawabannya. Itu sangat mengganggu saya pak.
Kira2 apa yg salah ya pak, karena saat meditasi yang saya cari adalah kebenaran dan kedamaian dan saya juga tidak fokus pikiran (perasaan saya sih). Mungkin bapak berkenan "melihat" saya. Apakah ada perkembangan yang saya tidak tahu atau mungkin saya sudah terlampau jauh salahnya dalam proses laku saya..

7. Banyak kejadian alam / gaib yang berkaitan dengan banyak agama. Seperti, ada awan yang bertuliskan nama Allah dan Muhammad dalam bahasa arab, patung Bunda Maria yang menangis, dulu juga pernah ada tampak di langit awan berbentuk tapak budha dll, (saya sendiri hanya mendengar dari media, bukan melihat sendiri). Apakah ada arti tanda2 tersebut atau cuma fenomena alam biasa ?
Saya percaya hanya ada 1 Tuhan dan jalan yang benar. Tapi kenapa ya pak banyak sekali tanda seperti tadi yang notabene tanda dari berbagai macam kepercayaan. 

Saya sebagai pribadi yang sedang mencari Tuhan dan berusaha mengenal Dia, ingin sekali mengerti akan hal tsb. Sehubungan dengan keterbatasan saya sudi kiranya bapak membantu mencarikan jawabannya.. Karena banyak sekali hal2 yg membuat saya bimbang. Jalan mana yang harus saya tempuh untuk bisa mengenal Tuhan dengan benar. 

Jangan enggan atau tersinggung ya pak baca curhatan saya ini. Tapi kiranya bapak berkenan membantu proses pencarian dan usaha saya untuk sungguh2 yakin dengan Tuhan yang benar.
Semoga damai sejahteraNya turun menaungi kita.
Terima kasih pak


 J :   
Sebenarnya isi tulisan2 saya itu sudah menggambarkan perjalanan spiritual saya, mulai dari kenal batu akik, mustika, jimat, keris, ilmu-ilmu gaib, mahluk halus, kanuragan sampai kebatinan dan spiritual ketuhanan. Jadi dengan membacanya kira2 anda bisa mengenal jalan keilmuan dan jalan spiritualitas saya.

Saya dulu juga pernah berada pada posisi mencari Tuhan, sampai saya mempelajari agama2 di Indonesia, walaupun hanya kulitnya saja. Tapi ternyata Tuhan berkenan menunjukkan jalan saya, tidak membiarkan saya berlama2 dalam kebimbangan.

Ternyata dalam mencari kebenaran tentang agama yang benar bukanlah dengan cara menilai-nilai kebenaran agama atau pun membanding2kan agama, tetapi harus lebih dulu dengan benar mengenal Tuhan yang menjadi tujuan orang beragama dan beribadah. Ssesudah itu kita akan tahu sendiri bagaimana agama dan peribadatan yang seharusnya untuk memenuhi kehendak Tuhan.

Kalau manusia berkeras pada agama, tetapi ia belum tahu apakah agamanya itu nantinya akan mengantarkannya kepada Tuhan, sama saja ia sudah berspekulasi, atau bahkan sudah menghabiskan hidupnya untuk sesuatu yang sia-sia, laku beragamanya itu tidak pasti akan mengantarkannya kepada Tuhan.

Saya ditekankan untuk mengenal Tuhan lebih dulu, bukan agama, karena walaupun jalan agama kita sudah benar, belum tentu juga tatalaku kita memenuhi apa yang dikehendaki Tuhan.
Carilah lebih dulu Kerajaan Allah dan Kebenarannya, nantinya yang lainnya akan ditambahkan kepadamu.

Dari isi tulisan2 saya dan komen tanya jawab dengan para pembaca anda bisa menilai pengertian saya tentang Tuhan, penekanannya ada pada ketuhanan, bukan agama.
Secara gamblang pengertian saya itu sudah saya ungkapkan, walaupun tidak semuanya saya ungkapkan, karena tidak semua laku kebatinan dan spiritual ketuhanan bisa diterima orang, apalagi orang2 yang berpikiran agama.

Carilah lebih dulu Kerajaan Allah dan Kebenarannya, nantinya yang lainnya akan ditambahkan kepadamu.
Itulah Firman dan janji Tuhan yang saya pegang.
Dan Tuhan sudah menggenapinya.

Dari pengertian saya tentang Tuhan, Tuhan membukakan pengertian saya, sehingga saya bisa tahu kegaiban Tuhan dan tentang kegaiban yang di bumi.
Ketika saya interest tentang mahluk halus, saya bisa mengenal segala macam mahluk halus, bahkan iblis dan malaikat, sesuai yang menjadi interest saya.

Tuhan juga sudah menggenapi janjiNya tentang Anak Allah dan Kuasa yang lebih daripada roh-roh lain di bumi. Karena itu saya dapat mengukur kekuatan mahluk halus, dari yang tingkatannya rendah sampai yang kelas atas, dari kuntilanak sampai malaikat.

Karena itu kenalilah Tuhanmu lebih dulu yang menjadi tujuanmu, nantinya kamu akan tahu sendiri jalan peribadatan yang seharusnya.
Itu nasehat saya.
Nantinya yang lainnya akan ditambahkan kepadamu.

Untuk menunjang keperluan di atas saya memberikan masukan, yaitu supaya anda membaca dan menjalankan apa yg sudah saya tuliskan dalam tulisan2 berjudul :
- Olah Rasa dan Kebatinan
- Olah Roh, Manunggaling Kawula Lan Gusti
- Kebatinan Dalam Keagamaan

GBU.


 A :     Terima kasih pak atas pencerahannya..
Jujur pak, saya memang benar2 penuh kebimbangan. Dan saya tahu kebimbangan saya ini sulit membawa saya pada keimanan dan pengenalan tentang Tuhan. Saya sering sekali putus asa, karena tiap hari saya menunggu agar doa dan janji Tuhan yang ajaib bisa saya rasakan.

Pak, jika bapak berkenan bolehkah saya sering2 minta pencerahan ke bapak tentang pengenalan dengan Tuhan dan mengkoreksi apabila ada yg salah dgn cara berpikir saya tentang Tuhan selama ini. Dan jika bapak sudah mengenal Tuhan dan diberi kuasa olehNya kiranya bapak berkenan untuk memberkati saya juga agar cepat pengertian saya dibuka oleh Tuhan.. Sungguh pak, saya ingin bisa segenap hati dan jiwa mengenal dan menyembah Dia dengan benar dan mengerti dan melakukan kehendakNya.. :'(

Maaf pak kalo boleh tahu, apakah harus mengerti tentang hal gaib dulu baru bisa mencapai pengenalan akan Tuhan ?   Bagaimana jika ada orang yang tidak minat ke arah itu tapi ingin mengenal Tuhan?
Dan lagi menurut pengetahuan saya yg sempit dan kurang mengerti ini, Yesus tidak pernah menyuruh untuk olah rasa juga. Maaf bukan menyinggung.. Kiranya bapak berkenan ke saya orang bodoh ini.
Trima kasih banyak


 J :     Anda menunggu agar doa dan janji Tuhan yang ajaib bisa anda rasakan.
Ketika keajaiban itu terjadi, dapatkah anda "menginderai" bahwa itu adalah kegaiban yang dari Tuhan ?
Anda harus lebih dulu membuka diri terhadap kegaiban Tuhan, barulah anda bisa "menginderai" kegaiban Tuhan.

Sekarang ini anda masih berkutat pada pemikiran dan pendapat anda sendiri.
Mungkin nanti kalau anda sudah mau membuka pikiran dan wawasan tentang ketuhanan, barulah anda akan mengerti.

Memang Tuhan dan Yesus tidak menyuruh olah rasa
itu hanya untuk mempermudah saja kalau anda mau membuka pikiran anda,
mempermudah anda untuk belajar kebijaksanaan tentang Tuhan
tapi tidak apa2 kalau anda tidak sependapat
karena walaupun anda tetap menutup pemikiran anda
dan tetap berkeras dengan pendirian anda
kalau Tuhan berkenan menjamah anda
nantinya pengertian anda juga akan dibukakan
sehingga anda memiliki kebijaksanaan tentang Tuhan
kalau Tuhan mengetuk hatimu
jangan keraskan hatimu

 A :     Iya pak, saya sadar kalo saya berhati bebal dan keras.. Bahkan saya masih sering membenarkan diri
saya untuk menutupi kegelapan saya dan tidak mau datang kepada "terang" itu. Maka dari itu saya berharap bapak mau juga mendoakan saya agar kebebalan hati saya hilang.
Terima kasih banyak pak


 A :     Pak, kenapa ya saya sulit sekali memisahkan antara pikiran dan batin ?
Saya sudah mulai membuka hati dgn belajar lagi meditasi olah rasa seperti tulisan bapak. Tapi sulit sekali bagi saya memisahkan pikiran dan batin karena belum tampak hasilnya.. Atau mungkin saya yg tidak bisa membedakan ya pak??
Menurut bapak apa yg membuat saya sulit begini pak? 
Sudah lama juga saya mengikuti anjuran bapak dlm tulisan kebatinan dalam beragama, saya mencoba baca firman Yesus dgn bersugesti bersama Allah Bapa, Yesus dan Roh Kudus..
Menurut bapak yg bapak lihat apakah sugesti saya berhasil pak ?
Terus kekerasan batin dan watak saya apa masih lemah ya pak ??
Mohon koreksinya pak..
Maaf merepotkan.
Terimakasih

 A :     Sore pak.. Sambil menunggu balasan dari email sblmnya saya mau tanya lagi boleh ya pak,
pak apakah kalo latihan meditasi inti saat menggerakkan tangan utk mengambil energi negatif dalam visualisasinya juga pakai batin?
Saya agak kesulitan nih pak dalam bervisualisasi sambil mengerakkan tangan tanpa pikiran.. Soalnya kan kata bapak prosesnya seperti orang melamun, lha kalo melamun tapi menggerakkan tangan tanpa pikiran itu yg saya bingung. Gimana ya pak? Hehhehe...

Oh ya, kalo sering meditasi bisa membangkitkan aura wajah ya pak ?  Soalnya hari ini saya sempat latihan meditasi sebelum kerja rasanya wajah saya kok kayak enak dipandangnya.. Serasa tambah tampan..Hahahhahahahaha... Atau hanya perasaan saya saja ya ? Ehehheehe....
Mohon bimbingannya ya pak. Trims

 A :     Selamat siang pak, maaf kalo saya banyak tanya..
Kalo bapak berkenan saya mau ngajukan beberapa pertanyaan pak.. Sambil mengikuti dan belajar olah rasa dan kebatinan dalam beribadah saya juga ingin puasa pak.
Yg mau saya tanyakan :
Untuk laku puasa seperti halaman " laku prihatin dan tirakat", bapak mengatakan jika seorang yg tidak memahami dan menghayati unsur sedulur papat kegaiban puasa weton tidak berarti. Jika seperti saya yg notabene bukan org jawa apa puasa ngebleng jg tidak ada gunanya pak?
Untuk niat mendekatkan diri dan pencarian Tuhan dan berusaha menyelaraskan roh dengan ke-maha-kuasaan Tuhan dengan laku puasa ngebleng bisa gak pak?
Terus dalam laku ngebleng kan bpk bilang menjauhi kondisi bersenang-senang, apakah bekerja dan bercanda gurau di aktifitas pekerjaan juga harus dijauhi atau tidak boleh ??
Kiranya bpk berkenan menjawab pertanyaan saya..

 J :     Pada prinsipnya segala sesuatu harus dilakukan dgn mengikuti konteksnya.
Kalau anda melakukan sesuatu yg bersifat teknis modern, matematika, fisika, kimia, dsb, anda harus mengkondisikan pikiran dan batin anda pada kondisi yg sesuai untuk itu.
Kalau anda melakukan sesuatu yg bersifat kebatinan, maka anda harus mengkondisikan pikiran dan batin anda pada nuansa kebatinan.
Begitu juga dgn ketuhanan, anda harus mengkondisikan pikiran dan batin anda pada nuansa ketuhanan.
Kalau kondisi pikiran dan batin anda masih dalam suasana yg lain, agak susah bagi anda untuk bisa "masuk".

Dalam Meditasi Inti itu jangan menggunakan pikiran, tapi gunakan rasa. Tidak susah kok.
Sama seperti anda mengusap kotoran di celana anda, kan bisa dilakukan secara refleks tanpa harus berpikir.

 J :     Sebenarnya yg namanya puasa itu sifatnya tidak wajib, sifatnya hanya sebagai pelengkap saja, untuk 
membantu anda masuk dalam suasana laku yg anda jalankan.

Puasa anda akan berpengaruh thd sukma anda kalau batin anda mengsugestikan bhw puasanya adalah untuk tujuan itu, kalau tidak, maka puasa anda akan dianggap hanya sebagai usaha untuk menahan diri, menahan lapar dan haus saja, hanya untuk ketahanan jiwa, tetapi itupun juga akan menambah kekerasan batin anda.

Kalau tujuannya untuk kekuatan sukma, memang seharusnya kita tidak masuk dalam suasana yg menyebabkan kita lupa bhw kita sedang berlaku prihatin.

terima kasih

 A :     Oke... Terima kasih bimbingannya pak..
Mohon Maaf sudah merepotkan bpk dlm membalas pertanyaan2 saya.. Sampai saat ini saya masih terus belajar olah rasa, kebatinan dalam beragama dan jg meditasi inti. Oh ya pak, dalam meditasi yg Pembersihan Gaib 4 itu, yg minta kuasa Tuhan dgn mengangkat tangan ke atas, tangan saya terasa kesemutan dan dingin. Apa seperti itu rasanya ya pak ??  Terus setelah itu waktu tangan diturunkan apa dalam posisi menggenggam ??
Trims 

 J :     Dengan mengangkat tangan rasanya memang seperti itu.
Untuk memudahkan sugesti menurunkan energinya anggap saja anda menurunkan energi besar seperti sekumpulan awan yang anda tekan turun ke bawah.
thanks


______



 A :     Salam sejahtera pak.. Pak, saya tertarik dengan tulisan bapak berjudul " Dewa dan Ramalan".
Saya ada beberapa pertanyaan pak selama ini, mungkin bapak berkenan memberi saya arahan.

1. Sejauhmana Tuhan menetapkan jalan kehidupan dalam pribadi manusia ?  Seperti jodoh, rejeki, kepribadian jahat dan baik dan kematian, dll, apakah sudah ditetapkan Tuhan jauh sebelum org itu lahir ?
Jika iya, bagaimana seharusnya dan sejauhmana manusia boleh berharap dan meminta kepada Tuhan tentang keinginan manusia ?  Karena dari yg saya dengar, lahir, rejeki, jodoh, sifat baik / buruk dan mati sudah diatur dan ditetapkan Tuhan.

2. Oh ya pak, saya juga sudah rutin untuk belajar seperti tulisan bapak kebatinan dalam keagamaan, saya mencoba fokus batin kepada Allah Tritunggal. Cuma masalahnya, saya malah sering keteteran baca ayat injilnya pak karena saya lebih memfokuskan kepada Allah.. Gimana dong pak? Hehehehe..

3. Saya pernah baca komen tanya jawab juga, bapak menulis : " cara berdoa yang benar adalah berdoa dengan tulus dengan sikap hati memuliakan Tuhan (bukan mengedepankan pamrih pribadi) dan tersambung dengan Tuhan".
Pamrih pribadi yang bagaimana ya pak yang bapak maksud.. ??  karena tiap berdoa saya selalu meminta sesuatu kepadaNya.

Memang saya akui tiap berdoa saya secara tidak sadar lebih berfokus pada keinginan saya..
Saya jadi sadar saya salah pak selama ini dalam berdoa..
Mohon bapak mau memberi saya arahan bagaimana sikap hati memuliakan Tuhan dalam berdoa tsb pak...
Aduh, saya ini berdosa banget pak. Hina sekali saya.. Baca tulisan bapak itu saya merasa sudah "mempermainkan" Tuhan. Kalo sudah gini, saya jd merasa malu pak utk berdoa dan datang kpd Tuhan.. 

Pak, jika boleh minta tolong lihat.. Beberapa kali saya belajar bisa sugesti dgn Tuhan, dgn menghimpun energi. Sampai 2 hari yg lalu mau tidur saya jg berdoa dan meditasi sebentar. Bangun tidur paha saya seperti linu gak jelas, saya pikir salah tidur. Tapi saya pijat2 gak berkurang sakitnya. Saya coba mengipas2kan tangan dgn bersugesti mengipas energi negatif di paha saya, eh gak lama hilang sakitnya. Itu sakit biasa atau ada yg "nempel" ya pak?

Apa ada perkembangan dari laku saya pak? Paling tidak apa sudah ada Roh Kudus di sekitar kepala saya ?  Ya paling tidak biar saya tahu perkembangan saya saja pak, metode yg saya lakukan apa sudah benar mengikuti arahan bapak..

Mohon maaf sebesar2nya ya pak saya banyak tanya.
Mohon kesabarannya dlm menjawab saya yg bodoh ini..
Terimakasih..


 J :   
1. Pertanyaan itu sudah sering diutarakan oleh pembaca2 yg lain.

Pada kesempatan ini saya akan buka supaya semua orang mendapatkan pengertian yg benar.

Saya tidak pernah bermaksud memberikan pengertian bahwa segala sesuatunya terhadap orang per orang sebelumnya sudah ditentukan langsung oleh Tuhan, shg manusia mjd terikat hidupnya tak bisa membuat perubahan, tentang  suratan  dan  takdir  yang oleh kebanyakan orang dianggap sbg sesuatu yg sudah ditentukan Tuhan kpd manusia, tentang lahir, hidup dan mati satu per satu manusia, yg tidak dapat diubah oleh manusia, yg kemudian memunculkan banyak dogma dan doktrin dan pengkultusan tentang suratan dan takdir.

Tuhan tidak secara langsung menentukan orang per orang nantinya akan menjadi apa atau hidupnya akan bagaimana, kecuali hanya kpd orang2 tertentu saja sesuai perkenanNya. Jadi terserah si manusia mau jadi apa dan bagaimana menjalani hidupnya. Tapi Tuhan sudah memberikan berkat kehidupan untuk dunia, sehingga bukan hanya manusia, tapi juga hewan, tumbuhan dan mahluk halus, bisa menerima berkatnya.

Soal hidup manusia ada banyak bocoran rahasia yg bisa diketahui oleh manusia dan mahluk halus, shg bisa diperkirakan bagaimana peruntungannya, kesulitannya, karirnya, rejekinya, umurnya, dsb. Bagi manusia ada yg sifatnya given, ada juga yg adalah efek dari interaksi manusia dalam hidupnya.

Misalnya tentang seseorang, peruntungan, karir dan kekayaan, secara alam rahasianya bisa diketahui sejauh mana yg akan dicapai oleh orang itu, tetapi tentang bagaimana dia menjalani hidupnya, apakah akan menjadi pejabat, pengusaha, perampok, koruptor, dsb, itu terserah si manusia, bukan Tuhan yg menentukan, dan terserah si manusia juga apakah ia akan menjaga kebersihan dan kelurusan hatinya ataukah akan mengumbar hasrat duniawinya.

Jadi, Tuhan tidak secara langsung menentukan orang per orang nantinya akan menjadi apa atau hidupnya akan bagaimana.

Memang sudah banyak terjadi penyederhanaan sikap berpikir bahwa kisah penciptaan Tuhan atas kehidupan dipandang hanya sbg kisah penciptaan Tuhan atas manusia dan mahluk hidup lainnya.
Tetapi sesungguhnya di dalam penciptaan itu juga terkandung penciptaan "mekanisme kehidupan" yg kehidupan akan berjalan sendiri tanpa Tuhan harus menghabiskan waktu untuk menunggui / mengawasi dan melakukan perbuatan2 langsung untuk mengatur jalannya kehidupan satu per satu mahluk.

Mekanisme kehidupan itu mengatur bagaimana kehidupan bisa berjalan dgn sendirinya,
Mekanisme kehidupan itu mengatur bagaimana mekanisme berkembang biak dan berketurunan semua mahluk, shg Tuhan tidak harus menunggui orang2 yg sedang bersetubuh, apalagi yg sedang berzinah, apakah terjadi pembuahan ataukah tidak,
juga tidak harus menunggui binatang yg sedang bersetubuh, apakah terjadi pembuahan ataukah tidak,
Tidak perlu mengatur2 mana saja buah yg harus jatuh dan mana saja buah yg akan tumbuh mjd tumbuhan baru.
Tidak perlu mengatur2 siapa berjodoh dgn siapa, siapa kawin dgn siapa
Tidak perlu mengatur2 siapa lahir mjd anaknya siapa, siapa saja yg lahir kemudian mati
Tidak perlu mengatur2 siapa mati pada umur berapa
Tidak perlu mengatur2 binatang apa mati pada hari apa
Tidak perlu mengatur2 bagaimana manusia menjalani hidupnya
Tidak perlu mengatur2 binatang apa memangsa apa

Di halaman berjudul  Dewa dan Ramalan  ada digambarkan alam kehidupan maya yg adalah gambaran rahasia berjalannya kehidupan. Itulah yg dimaksudkan sbg mekanisme kehidupan yg diciptakan Tuhan, itulah juga sebenarnya yg sering disebut sbg takdir dan suratan hidup, yg kalau kehidupan dibiarkan saja berjalan apa adanya maka kehidupan manusia dan semua mahluk akan sama seperti yg tergambar di dalamnya. Manusia hanyalah salah satu saja subyek yg ada di dalam mekanisme kehidupan.
Sebagian rahasianya sengaja dibocorkan shg manusia merasa bisa meramal.

Jadi, dalam hubungannya dgn takdir dan suratan hidup, bukan berarti segala sesuatunya sudah ditentukan Tuhan sebelum orang per orang lahir. Yang sudah ditentukan adalah terciptanya mekanisme kehidupan, bukan bagaimana orang per orang hidup, menjalani hidup dan matinya. Manusia bisa merubah jalan hidupnya karena manusia hidup sesuai kemauan dan usahanya sendiri. Tuhan tidak secara langsung menentukan orang per orang nantinya akan menjadi apa atau hidupnya akan bagaimana, kecuali kpd orang2 tertentu saja yg Tuhan berkenan.


Dalam kisah penciptaan kehidupan sejak manusia jatuh ke dalam dosa manusia terlepas dari kesatuannya dgn Tuhan. Manusia menjadi mahluk duniawi, sama dengan mahluk duniawi lainnya.

Sejak manusia jatuh ke dalam dosa, manusia sudah lepas dari kesatuannya dgn Tuhan, dan dgn usahanya sendiri tidak mungkin manusia bisa kembali menyatu dgn Tuhan, baik selama hidupnya di dunia maupun sesudah kematiannya. Itulah yg dalam agama kristen disebut dosa asal.
Sejak manusia jatuh ke dalam dosa, sudah lepas dari kesatuannya dgn Tuhan, maka nantinya semua manusia akan dibuang ke tempat sampah dan dibakar bersama dgn sampah2 yg lain.

Inti dari kepercayaan manusia kpd Tuhan adalah bhw manusia sudah lepas dari kesatuannya dgn Tuhan, karena itu manusia harus berusaha untuk bisa kembali menyatu dgn Tuhan supaya nantinya tidak dibuang ke tempat sampah, tetapi dgn usahanya sendiri manusia tidak mungkin bisa sampai kpd Tuhan, sehingga manusia harus memohon diberikannya Kemurahan Tuhan, supaya Tuhan mau bermurah hati menerima dirinya.

Inti dari kepercayaan kpd Yesus adalah bhw Yesus sudah menghapuskan dosa asal itu, menjadi Juru Selamat bagi manusia, memungkinkan kembali bahwa nantinya manusia bisa kembali menyatu dgn Tuhan.

Dosa asal itu sudah lunas ditebus Yesus dgn darahNya, shg kemudian Ia berkuasa atas manusia, berkuasa atas Hari Penghakiman, berkuasa memasukkan siapa saja ke dalam sorga, dan berkuasa memasukkan siapa saja ke tempat sampah.

Jika anda sudah mengetahui itu, berarti anda sudah " Tercerahkan ".


Sejak manusia menjadi mahluk duniawi, sama dengan mahluk duniawi lainnya, maka manusia menjalani hidup bersama dgn mahluk lainnya sesuai mekanisme kehidupan yg sudah tercipta.

Sama seperti semua mahluk lainnya, manusia harus menanggung sendiri semua beban kehidupannya di dunia.
Atas beban hidupnya itu manusia bisa meminta pertolongan kepada Tuhan supaya membukakan jalan hidupnya, menyingkirkan rintangan2 dan meringankan beban hidupnya, tapi jika manusia mendapatkan kesenangan dan kenikmatan hidup, seharusnya dia tidak lupa diri.


2. Intinya, membaca kitab suci itu adalah untuk membuka pengertian, mengisi pengertian dan pengenalan kita akan Tuhan, dan untuk mengerti kehendak-kehendakNya, mengerti Firman-FirmanNya.
Jangan dilakukan dgn keras berpikir seperti untuk menghapal, atau seperti orang yg baru belajar agama.

Semuanya harus dilakukan untuk memuliakan Tuhan, dengan membuka diri kepada Tuhan dan membuka diri untuk menerima "Terang" dan "Hikmat" yang dari Tuhan supaya kita mengerti kitab suci, dan mengerti Tuhan, jangan berkeras dengan pemikiran sendiri dan jangan sampai salah mengerti.


3. Ya .... memang selalu ada kecenderungannya manusia egosentris, memandang segala sesuatunya dari ego dirinya sendiri, karena dirinya sendiri dan hidupnya saja lah yang dianggapnya penting. Kecenderungannya, tanpa sadarnya manusia sudah tinggi hati, merasa mulia, sombong, sampai memperlakukan Tuhan sama spt pembantu dan pelayan yg harus membantu, sama spt mesin ATM yg didatangi hanya ketika butuh saja. Kalau keinginan dan usaha kita terlaksana akan kita katakan sebagai hasil usaha kita sendiri, prestasi kita sendiri, tapi kalau keinginan kita tidak terpenuhi kemudian kita  mencerca Tuhan.
Serendah itukah Tuhan ?
Ataukah kita sendiri yg tidak tahu diri ?

Itulah yg diajarkan Yesus, yaitu spy kita memuliakan Tuhan.
Jangan putus doa
Yg diperlukan adalah kita selalu tersambung dgn Tuhan.
Dia tahu apa yg kita butuhkan walaupun tidak kita sebutkan dan
Dia tahu memberikan yg baik untuk anak-anakNya, sekalipun yg baik menurut Tuhan tidak selalu sama dgn yg kita inginkan
tidak ada larangan untuk meminta
karena Tuhan mau bermurah hati untuk mjd pengayom kita
tapi jangan juga berdoa hanya ketika kita butuh saja



Kelihatannya sakit di paha anda itu adalah karena ada ular gaib spt ular sanca yg membelit (kesambet). Tapi skr ularnya sudah tidak ada.

Dari sisi kekuatan sukma anda sudah ada perbaikan,
pancer 5 md
sedulur papat 20 md

Roh Kudus di kepala sudah ada
Kondisinya sudah sedikit aktif, seperti berasap di atasnya

terima kasih


 A :     Akhirnya ada balasan juga dari bapak, saya sudah nunggu lama. Hehehe... Terimakasih pak.
Pak jika masih berkenan saya ada beberapa pertanyaan.

Saya merasa ada "pesan" untuk saya yg tersirat dalam jawaban bapak terutama di point 1 yg bapak bilang "jika anda sudah mengetahui itu, berarti anda sudah tercerahkan".

Jujur saya sedang menghadapi "kegalauan" yg sangat mempengaruhi laku pengenalan keTuhanan saya. Mungkin bapak sudah tau itu apa.
Jika benar ada "pesan" dari Tuhan buat saya pak mohon bimbingannya..

Pak, akhir2 ini saya sering mimpi aneh2.. Seperti bergelut dengan sesuatu tapi tidak tahu itu apa..
Sering juga saya mimpi dikejar2 sesuatu tapi saya bisa lari. Sampai tadi malam saya mimpi, entah alasan apa saya seperti menjatuhkan teman saya dari tempat tinggi, setelah itu saya kembali dikejar2 orang. Apa ya pak maksudnya kira2 ?  Saya coba merenungkan tapi masih ngambang jawabannya..

Tadi malam juga kaki saya sempat seperti linu kayak dulu. Saya ingat bapak bilang dulu ada ular gaib melilit saya. Saya coba kipas2in, terus hilang, tapi terus ada lagi. Akhirnya saya sebel terus saya slentik sambil kontak batin abis itu gak datang lagi. Apa itu yg ngejar saya ya. Heheheh..

Oh ya pak, ada kalanya saya seperti mudah bersugesti dgn Tuhan Yesus, tapi ada kalanya juga seperti Ia memalingkan wajahNya dari saya. Apalagi saat saya sadar saya habis melakukan hal yg tidak sesuai dgn firmanNya. Gimana pak ya menyikapi perasaan seperti itu ?  Apa memang Tuhan memalingkan wajahNya dari saya karena perbuatan saya itu?

Terus ada Firman Yesus : " Siapa ingin ikut Aku dia harus menyangkal dirinya dan memikul salibnya ".
Apa yg dimaksud menyangkal dirinya dan memikul salibnya ya pak ?? 
Apa sama seperti mematikan keinginan tubuh duniawinya ??

Apa ada yg mengintai saya pak selain leluhur saya ?
Soalnya akhir2 ini saya merasa kalau berdoa seperti ada yg mengintai. 

Maaf merepotkan bapak... Saya ingin sekali berguru sama bapak tapi bapak gak mau dikenal orang.. Kayaknya sih emang bapak si satria piningit yg diramal orang.. Perasaan saya sih bilang begitu. Hehehhe... Terimakasih ya pak..


 J :     Untuk orang2 yg sudah "Tercerahkan", pesannya sudah jelas.
Kalau masih merasa belum jelas, berarti ia masih belum "Tercerahkan".

Mungkin mimpi dikejar2 dan yg anda rasakan ada yg mengintai adalah ular gaib itu
Mungkin pada saat berdoa itu kepekaan anda lebih baik, shg bisa merasakan kehadirannya
Kelihatannya ularnya terus mengikuti anda.
Kadang ia mengeraskan belitannya, kadang dikendorkan.
Katanya anda sudah menendang suaminya
Minta maaf saja kepadanya, katakan saja kalau anda tidak sengaja, karena anda tidak melihatnya.
Mudah-mudahan kemudian ular itu akan mau melepaskan anda, shg tidak menjadi gangguan lagi.


Firman Yesus : "Setiap orang yang mau mengikut Aku dia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku ... "

Dia harus menyangkal dirinya ....
Orang harus mau melepaskan keAkuannya dan kedegilan hatinya, untuk mau mengakui bahwa Yesus adalah Allah dan Tuhan, untuk mau percaya dan mengikut Dia.
KeAkuan dan kedegilan hati disini diartikan sebagai segala sesuatu sifat dalam pribadi manusia yg menjadi penghalang dirinya datang kpd Yesus, merasa pintar, merasa tahu Tuhan, merasa tahu agama, merasa sudah berkecukupan, merasa tidak butuh Tuhan .....

Memikul salibnya ....
Salib diartikan sebagai beban.
Mengikut Yesus tidak selalu mudah bagi semua orang.
Setiap orang harus mampu memikul bebannya / kendalanya masing2 untuk mengikut Yesus.


 A :     Terimakasih pak atas penjelasan dari Firman Yesus tsb..
Mohon bimbingan dan restu dari bapak agar saya bisa buang kedegilan hati saya.. Mohon doa juga agar Tuhan berkenan membuka pengertian saya dalam hal olah rasa dan kebatinan & dibolehkan mengenal Yesus lebih dalam..

Pak, soal ular gaib tsb dimana ya pak saya nendang suaminya ?  Di sekitar rumah kah?
Skrg apa masih mengintai saya atau malah masih membelit paha saya ya pak ??
Kalo boleh tahu berapa ya kekuatannya ular itu pak ?  Mungkin bisa saya buat "bermain" untuk bisa belajar olah rasa dan kebatinan.. He he..

Lagi pak, sedulur papat saya sudah lengkap belum ya pak ?
Terus ada peningkatan gak kekuatannya pak ?

Akhir2 ini setiap baca tulisan bapak atau sedang menghayati sesuatu rambut sekitar ubun2 selalu meremang pak.. 

Pak, punya kenalan orang ilmu kebatinan terlebih tentang keTuhanan yg sejalan dengan bapak di Surabaya gak pak ??  Mungkin saya bisa belajar langsung disini kalo ada.. Saya sungkan ngerepoti bapak terus..

Terimakasih banyak ya pak.. Maaf mengganggu.

 A :     Pak, jika ada hasrat atau keinginan dalam suatu hal, apakah berpengaruh dalam keakuratan "berita /
jawaban" saat olah rasa atau merenung ??
Pak, adakah energi potensial dalam diri saya yg sudah saya himpun ?
Menurut yg bapak lihat apakah saya sudah berhasil untuk bersugesti kpd Tuhan ??
Terimakasih banyak pak..
Mohon pencerahannya.


 J :     Saya belum tahu dimana anda menendang suami ular itu.
Kekuatannya hanya 60 md.
Kalau ada sesuatu yg tidak baik sebaiknya anda sikapi dgn benar,
Yg anda rasakan itu adalah karena ularnya hanya ingin "menegur" saja, shg tidak anda rasakan sbg ancaman yg serius. Berbeda halnya jika ular itu memang sungguh2 ingin menyerang anda, kekuatannya itu, ataupun lebih rendah lagi, cukup bisa untuk membuat hidup anda sengsara, lumpuh, atau bahkan menjadi dilayat orang.

Saya tidak punya kenalan keilmuan sehaluan disini ataupun di tempat lain.

Jika ada hasrat atau keinginan dalam suatu hal, memang sedikit banyak itu akan berpengaruh dalam keakuratan "berita / jawaban" saat kita olah rasa atau merenung. Biasanya ada satu sisi dalam diri kita, di dalam hati maupun di pikiran kita, yg ingin supaya hasrat / keinginan itu terpenuhi, atau aliran ide / ilham akan diarahkan untuk bagaimana caranya spy bisa keinginan itu terpenuhi.

Pertanyaan anda : " Menurut yg bapak lihat apakah saya sudah berhasil untuk bersugesti kpd Tuhan ?? "
Sepengetahuan saya, anda belum bisa tersambung "langsung" dengan Tuhan, tapi Roh Kudus di kepala anda sudah mulai aktif menjadi perantara Tuhan kepada anda.

Sedulur papat anda masih 2, belum lengkap 4.
Roh Pancer 5 md
Sedulur papat 40 md
Energi potensial ada, tapi cukuplah untuk anda merasakannya sendiri di tubuh anda.

Untuk menaikkan kekuatan sukma ataupun keilmuan anda secara efektif, lakukanlah tatalakunya dalam "kerangka besar" kebatinan ketuhanan. Sambil anda menjalankan laku anda, misalnya menurunkan energi, lakukanlah itu sambil fokus kpd "Sosok Tuhan", karena "Kekuatan Tuhan" itu yg akan mengisi / menjadi kekuatan yg anda turunkan / gunakan, bukan semata2 energi alam.


 A :     Selamat malam pak,
saya tadi malam dpt mimpi saya habis membunuh seseorang karena berkelahi dan kebetulan itu akibat dari pergaulan saya juga. terus saya jadi buronan.. Dalam pelarian itu, saya takut ketahuan mama saya karena sebelum kejadiannya (membunuh) itu saya menampilkan sosok "agamis" di keseharian saya. Setelah itu tiba2 ntah kenapa kaki saya ada 3 lubang, lalu saya perban. Terus tiba2 ada seorang bapak mengobati luka saya dan mengambil seperti borok yg sangat bernanah (maaf) hampir seperti kotoran manusia nanah itu. Apakah ada pemberitahuan yg bersifat gaib dari mimpi itu pak?

Sebelumnya saya merenungi dan menghayati ayat pribadi yg diberikan waktu saya sidi dulu (kebetulan saya dibaptis dan dapat pembekalan sidi dari gereja HKBP yang ada tradisi sidi / pembekalan rohani setelah akil balig.

Isi firman itu dari kitab mazmur isinya : " Fiman Allah itu pelita buat kakiku dan terang buat jalanku ", 

Saya tadi malam berdoa kepada Bapa kiranya saya diberi kemurahan untuk mengenal Dia lebih dekat dan mau mengampuni dosa2 saya.

Kemaren malam saya habis baca pengalaman pembaca yg dalam tulisan Ngobrol Kegaiban 6, saya sedikit dapat pencerahan dalam batin saya, seperti ada yg mengatakan " Pengenalan akan Tuhan bukan dilihat dari bersihnya diri, sucinya hati, keteguhan iman atau jasa2 ibadah kita. Tapi pencapaian dalam pengenalan Tuhan adalah benar2 murni anugerah Tuhan. Setelah itu jika manusia masih hidup dgn cara lama maka akibatnya bisa lebih parah dari sebelumnya karena siapa diberi sedikit darinya dipertanggung jawabkan sedikit, begitu juga sebaliknya".
Kata2 semacam itu banyak muncul dalam pikiran saya.
Saya gak tahu itu dari roh sedulur papat saya ato gaib lain.

Kiranya bapak mau mengartikan mimpi saya tsb, sebenarnya saya dapat kesimpulan dari mimpi itu bahwa Tuhan mau berkenan kepada saya dan mau mengobati luka dan mengambil segala kekotoran yg ada di dalam saya dan menerangi jalan saya. Tetapi saya takut mengambil kesimpulan seperti itu pak. Saya takut jatuh ke jalan pikiran saya sendiri. Seperti Firman Yesus "kesaksian dari 2 atau 3 orang adalah sah. Kiranya bapak sudi memberi arahan kepada saya. Mohon bimbingannya selalu.
Terimakasih banyak.

 J :   
Isi firman yg anda terima : " Fiman Allah itu pelita buat kakiku dan terang buat jalanku ", 

Firman itu, yang sudah anda terima ketika sidi itu adalah menggambarkan jatidiri anda, sekaligus juga menjadi petunjuk untuk hidup anda.

Firman itu menggambarkan bahwa anda akan berjalan di jalan yang tidak terang, tidak jelas terangnya, tidak jelas tujuan hidupnya, mungkin juga anda akan banyak menemukan kegalauan, menginjak lubang, tersandung batu, menabrak pohon, dsb.

Firman itu juga menjadi petunjuk bahwa anda akan lebih baik hidupnya, lebih terang jalannya, jika anda sudah menempatkan diri di bawah Terang Tuhan, dibanding jika anda berusaha "menerangi" jalan anda sendiri.


Mengenai arti mimpi anda, anda sudah tahu jawabannya, sudah benar begitu. Anda berusaha menutupi kekurangan2 anda, tapi Tuhan berkenan mengangkat dan membuang semua kekotoran2 anda.


Yang anda katakan : " Pengenalan akan Tuhan bukan dilihat dari bersihnya diri, sucinya hati, keteguhan iman atau jasa2 ibadah kita. Tapi pencapaian dalam pengenalan Tuhan adalah benar2 murni anugerah Tuhan. Setelah itu jika manusia masih hidup dengan cara lama maka akibatnya bisa lebih parah dari sebelumnya karena siapa diberi sedikit darinya dipertanggungjawabkan sedikit, begitu juga sebaliknya",
itu benar.

Pengenalan akan Tuhan bukan didapat karena prestasi seseorang, atau karena amal ibadahnya, tetapi adalah anugerah Tuhan yg mau membuka DiriNya kepadanya, karena Tuhan tidak membuka DiriNya, KesejatianNya, kepada semua orang, hanya kepada orang2 tertentu saja yg Ia berkenan, karena Tuhan mempunyai JalanNya sendiri.

Karena itu barangsiapa sudah menerima anugerah itu, yg sudah mengenal Tuhan, haruslah orang itu menjalani hidupnya sebagai orang yg sudah mengenal Tuhan, dan tidak memperlakukan berkat dan karunia Tuhan untuk kepentingannya sendiri, tidak bermegah diri. Jangan sampai berkat berubah menjadi laknat.


Firman Yesus "kesaksian dari 2 atau 3 orang adalah sah. Itu diambilkan dari aturan tentang menghakimi.
Dalam hal menghakimi, terutama atas tuduhan terhadap seseorang, kesaksian dari 2 atau 3 orang adalah sah, bukannya berarti benar, apalagi kalau di dalamnya ada persekongkolan, tetapi sah, bisa diterima secara hukum, dibandingkan pengakuan / kesaksian satu orang saja.

Tetapi di dunia manusia, yang terkait dgn ketuhanan, praktek itu tidak sepenuhnya bisa diterapkan disini untuk menjawab pertanyaan2 anda itu. Yg valid untuk menjawab itu hanyalah mereka saja yang Tuhan tersambung dengannya dan mereka bisa menyampaikan jawaban Tuhan kpd anda.
Saya sendiri hanya sebatas memberikan penguatan saja kepada anda dan memberikan kesaksian sebatas pengetahuan saya.
Dan atas sesuatu yg terkait dgn orang lain, mungkin Tuhan tidak akan membukakan jawabannya, karena bersifat pribadi antara orang itu dgn Tuhannya.
Jadi anda sendiri yg harus membuka diri kepada Tuhan, tersambung dengan Tuhan, melalui perantaraan Roh Kudus yg sudah dibekalkanNya kepada anda, untuk tahu jawaban yg sebenarnya dari Tuhan.




-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
                                                         Lanjut ke Ngobrol 5 - 2  >>  












Comments